Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAHAN KABUPATEN BANJAR

DINAS KESEHATAN
UPT. PUSKESMAS ALUH-ALUH
Jl. Inpres No.175
Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Kode Pos

SURAT KEPUTUSAN
KEPALA UPT PUSKESMAS ALUH-ALUH
NOMOR TAHUN 2019
TENTANG

KEWAJIBAN TENAGA KLINIS DALAM PENINGKATAN MUTU KLINIS


DAN KESELAMATAN PASIEN DI UPT PUSKESMAS ALUH-ALUH
KEPALA UPT PUSKESMAS SAMBUNG MAKMUR

Menimbang : a. bahwa dalam upaya meningkatkan mutu klinis dan keselamatan


pasien puskesmas, perlu disusun aturan tentang kewajiban tenaga
klinis dalam peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien;

b. bahwa sehubungan dengan butir a tersebut diatas maka perlu


menetapkan Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Aluh-Aluh
tentang Kewajiban Tenaga Klinis Dalam Peningkatan Mutu Klinis dan
Keselamatan Pasien;
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
(Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 116, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 4431);

2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga


Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 1996 Nomor 49, Tambahan
Lembaran Negara 3637);

3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 159.b/Menkes/Per/II/1998


tentang Rumah Sakit;

4. Keputusan Menteri Kesehatan Repubik Indonesia Nomor


1333/Menkes/SK/XII/1999 tentang Standar Pelayanan Rumah Sakit;
MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS SAMBUNG MAKMUR


TENTANG KEWAJIBAN TENAGA KLINIS DALAM
PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN DI
UPT PUSKESMAS ALUH-ALUH;

Kesatu : Setiap Tenaga Klinis wajib melakukan upaya peningkatan mutu klinis;

Kedua : Setiap Tenaga klinis harus memperhatikan keselamatan pasien dalam


memberikan pelayanan kesehatan;

Ketiga : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila
dikemudian hari terjadi perubahan dan atau terdapat kesalahan dalam
Keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Aluh-ALuh

Pada Tanggal :
KEPALA UPT PUSKESMAS ALUH-ALUH

drg. SURATI WIDIYANTI


LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA
UPT PUSKESMAS ALUH-
ALUH
NOMOR :
TANGGAL :

KEWAJIBAN TENAGA KLINIS DALAM MENINGKATKAN MUTU


KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN

1. Berperan aktif dalam melaksanakan identifikasi permasalahan mutu layanan klinis dan
keselamatan pasien;
2. Berperan aktif dalam melakukan analisis terhadap permasalahan mutu layanan klinis dan
keselamatan pasien;
3. Berperan aktif dalam menyusun rencana perbaikan terhadap mutu layanan klinis dan
keselamatan pasien;
4. Berperan aktif dalam melaksanakan suatu perbaikan mutu layanan klinis dan keselamatan
pasien;
5. Berperan aktif dalam menindaklanjuti hasil pelaksanaan perbaikan mutu layanan klinis dan
keselamatan pasien.