Anda di halaman 1dari 17

CRITICAL JURNAL REVIEW

MK. PENGEMBANGAN SDM


PRODI S2 AP PPs

SKOR NILAI :

Global Research Network LLC


(Leadership And Management Of Education Institutions In
Improving Human Resources In Indonesia, M. Ihsan Dacholfany;
Eko Susanto; dan Andi Noviandi, 2018)

Disusun Oleh:

NAMA MAHASISWA : RIDWAN, S. Pd

NIM : 8186132002

DOSEN PENGAMPU : Dr. YASARATODO WAU, M. Pd

MATA KULIAH : MANAJEMEN PENGEMBANGAN SDM

PROGRAM STUDI S2 – ADMINISTRASI & MANAJEMEN PENDIDIKAN


PASCASARJANA – UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
MARET 2019

1
EXCECUTIVE SUMMARY

Menyadari pentingnya proses peningkatan kualitas sumber daya manusia,


pemerintah, pengelola lembaga pendidikan, pendidik dan pendidikan serta peserta
didik berusaha mewujudkan tujuan, visi dan misi melalui berbagai upaya kuat dan
tulus dalam pengembangan pendidikan yang berkualitas, antara lain melalui
pengembangan dan peningkatan kurikulum dan sistem evaluasi yang tepat,
peningkatan fasilitas pendidikan dan pengajaran, pengembangan dan pengadaan
bahan ajar, dan pelatihan untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk
lembaga pendidikan harus merevitalisasi peran lembaga pendidikan dalam rangka
memainkan peran optimal dalam mewujudkan manajemen sumber daya manusia
yang diharapkan.
Keberhasilan suatu usaha sangat erat kaitannya dengan kualitas orang yang
melakukan usaha tersebut. Begitupula keberhasilan Pendidikan juga ditentukan
oleh para pengelolanya. Apabila para pengelola Pendidikan berkualitas maka
lembaga tersebut akan mengalami kemajuan dan memiliki mutu yang baik begitu
pula jika sebaliknya. Oleh karena itu artikel ini mendiskripsikan manajemen
peningkatan mutu ketenagaan dan sumber daya manusia yang mana dalam hal ini
Pendidikan Indonesia dijadikan sebagai Negara objek penelitian. Hal yang menjadi
fokus kajiannya adalah kepemimpinan, manajemen, lembaga pendidikan, proses,
sumber daya manusia.

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah

melimpahkan rahmat dan berkat-NYA, sehingga saya dapat menyelesaikan Critical

Jurnal Review (CBR) pada mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia. Dalam

tulisan ini penulis mereview sebuah artikel international dengan dua buah artikel

international pembanding. Adapun judul artikel yang direview adalah “Leadership

And Management Of Education Institutions In Improving Human Resources In Indonesia”

ditulis oleh M. Ihsan Dacholfany; Eko Susanto; dan Andi Noviandi, sedangkan

buku pembandingnya berjudul “Human Resources Management in Higher Education

Institutions in Poland” dan “Education System in Malaysia and Indonesia for Human

Resource Development”.

Dalam penulisan review ini tidak terlepas dari petunjuk dan bimbingan dari

dosen Manajemen Pengembangan SDM oleh Bapak Dr. Yasaratodo Wau, M. Pd

selaku dosen mata kuliah tersebut. Dan penulis mengucapkan banyak terimakasih

kepada beliau semoga karya ini bermanfaat bagi para pembaca.

Akhirnya, tak ada gading yang tak retak, begitu juga dengan penulisan review

ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang

membangun sangat diharapkan. Semoga karya ini bermanfaat bagi kita untuk

menambah dan dapat wawasan pembaca.

Medan, Maret 2019


Penyusun,

Ridwan, S. Pd

ii
DAFTAR ISI

Contents
EXCECUTIVE SUMMARY ................................................................................................ i
KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii
DAFTAR ISI ........................................................................................................................ iii
BAB I. PENDAHULUAN .................................................................................................. 1
A. Rasionalisasi pentingnya CJR ...................................................................................... 1
B. Tujuan penulisan CJR ..................................................................................................... 1
C. Manfaat CJR ...................................................................................................................... 1
D. Identitas Artikel dan Journal yang direview ........................................................... 2
BAB II. RINGKASAN ISI ARTIKEL ................................................................................ 3
A. Pendahuluan ..................................................................................................................... 3
B. Deskripsi Isi ....................................................................................................................... 4
BAB III. PEMBAHASAN/ANALISIS ............................................................................... 9
A. Pembahasan isi Journal .................................................................................................. 9
B. Kelebihan dan kekurangan isi Artikel Journal ..................................................... 10
BAB IV. PENUTUP ........................................................................................................... 11
A. Kesimpulan ..................................................................................................................... 11
B. Rekomendasi ................................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................ 12
LAMPIRAN ....................................................................................................................... 13

iii
BAB I. PENDAHULUAN

A. Rasionalisasi pentingnya CJR

Mereview sebuah artikel atau sering disebut dengan istilah critical jurnal

review (CJR) sudah sangat lazim dilakukan oleh mahasiswa tingkat S2 atau

pascasarjana. Kegiatan ini penting dilakukan karena mahasiswa S2 itu dituntut

untuk banyak membaca artikel atau jurnal dan harus dapat pula

membandingkannya dengan artikel-artikel referensi lain yang memiliki topik

bersesuaian. Dengan seperti ini mahasiswa tersebut akan memiliki pengetahuan

luas dan mendalam tentang jurusan yang digelutinya. Sehingga layaklah seorang

mahasiswa S2 itu mendapatkan gelar masternya jika telah banyak membaca artikel

ilmiah, mengkritisi isi artikel, bahkan membuat artikel/jurnal.

Hal demikian itu hanya bisa diperoleh jika kita mengikuti perkuliahan dengan

baik dan di universitas yang telah menggunakan kurikulum KKNI salah satunya di

Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang betul-betul menerapkan sistem ini

dengan disiplin dan terukur.

B. Tujuan penulisan CJR

CJR ini diselesaikan untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen

Pengembangan Sumber Daya Manusia dan untuk menambah wawasan mahasiswa

serta meningkatkan kualitas pengetahuan akademik sekaligus menguatkan bahwa

pentingnya untuk berkarya di bidang penelitian ilmiah.

C. Manfaat CJR
Adapun manfaat yang diharapkan penulis adalah:
1. Dapat dijadikan referensi oleh pembaca;
2. Dapat menambah pengetahuan pembaca khususnya topik pada buku yang dibahas
dalam CBR ini.

1
D. Identitas Artikel dan Journal yang direview

1. Judul Artikel : Leadership And Management Of Education

Institutions In Improving Human Resources In

Indonesia

2. Nama Journal : American Journal Of Economics And Business

Management

3. Edisi terbit : June 2018

4. Pengarang artikel : M. Ihsan Dacholfany; Eko Susanto; dan Andi

Noviandi

5. Penerbit : Global Research Network LLC

6. Kota terbit : United States

7. Nomor ISSN : 2576-5973

8. Alamat Situs : https://www.globalresearchnetwork.us/journals

2
BAB II. RINGKASAN ISI ARTIKEL

A. Pendahuluan

Perkembangan dan antusiasme lembaga pendidikan di Indonesia saat ini

telah menimbulkan keprihatinan luas di kalangan masyarakat, terutama

dihadapkan dengan krisis multidimensi yang berkepanjangan dan masyarakat juga

berharap kepastian tentang bagaimana bangsa ini akan menghadapi persaingan

dengan negara lain dalam menghadapi era globalisasi.

Peran lembaga pendidikan di Indonesia dalam mempersiapkan sumber daya

manusia yang hebat, profesional dan kompeten sangat penting dan secara umum

lembaga pendidikan di Indonesia masih tertinggal dari negara lain.

Pendidikan adalah modal dasar dalam pembangunan yang akan menentukan

kemajuan dan perkembangan suatu bangsa. Untuk membuat perubahan mendasar

dan psikologis untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi,

lembaga pendidikan harus merevitalisasi peran lembaga pendidikan.

Demikian pula dengan kualitas pendidik dan pendidikan merupakan hal

utama untuk meningkatkan daya saing lulusan institusi pendidikan. Untuk

meningkatkan kualitas lembaga pendidikan, agar dapat melaksanakan tujuan

ideal. Dengan ini penulis menyimpulkan beberapa masalah, yaitu:

1. Faktor apa saja yang mempengaruhi peningkatan kualitas sumber daya

manusia di lembaga pendidikan di Indonesia?

2. Apa saja kendala dalam proses peningkatan kualitas sumber daya manusia di

lembaga pendidikan di Indonesia?

3. Apa solusi untuk memecahkan tantangan dalam proses peningkatan kualitas

sumber daya manusia di lembaga pendidikan di Indonesia?

4. Strategi dan teknik manajemen apa yang dilakukan oleh lembaga pendidikan

dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lembaga pendidikan

di Indonesia?

3
B. Deskripsi Isi

Tinjauan Teori

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi perilaku manusia untuk

mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara terorganisir. (Blanchard, 2006).

Kepemimpinan di unit pendidikan akan melihat cara pemimpin menentukan

kebijakan, mempertimbangkan dasar pengambilan keputusan, cara dan pihak yang

menerima delegasi, tolok ukur dalam pekerjaan, dan referensi pengawasan. Karena

itu, setiap institusi, termasuk unit pendidikan, membutuhkan pemimpin yang

memiliki visi dan misi, dekat dengan pelanggan, memiliki ide-ide inovatif yang

luas, ramah, dan bermoral tinggi. (Yulk, 2002).

Karakter seorang pemimpin biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor di

baliknya yaitu: keluarga, latar belakang pendidikan, pengalaman, masyarakat

sekitar akan menentukan arah permainan.

Dengan kepemimpinan dan manajemen di lembaga pendidikan diharapkan

semua kegiatan di lembaga pendidikan dapat berjalan secara efisien dan efektif

(Bambang, 2015).

Perbaikan Mutu

Peningkatan kualitas dalam semua jenis dan tingkat pendidikan (dasar,

menengah dan tinggi), pada dasarnya difokuskan pada tiga faktor utama, yaitu:

1. Kecukupan sumber daya pendidikan untuk mendukung proses pendidikan

dalam arti kecukupan adalah penyediaan jumlah dan kualitas guru dan tenaga

kependidikan lainnya; buku teks untuk siswa dan perpustakaan; dan fasilitas

dan infrastruktur pembelajaran.

2. Kualitas proses pendidikan itu sendiri, yaitu kurikulum dan implementasi

pengajaran untuk mendorong siswa untuk belajar lebih efektif.

3. Kualitas output dari proses pendidikan, dalam hal keterampilan dan

pengetahuan yang telah diperoleh siswa. (Visi dan Strategi Pengembangan

Pendidikan, 1996).

4
Sumber Daya Manusia

Lembaga pendidikan diharapkan menghasilkan sumber daya manusia yang

setia dan berdedikasi untuk memiliki wawasan ke dalam sains dan teknologi

(Dacholfany, 2017). Sumber daya manusia adalah orang yang melakukan tugas

untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam konteks lembaga pendidikan dapat

dinyatakan secara keseluruhan penghuni sekolah, sedangkan di tingkat perguruan

tinggi ada kanselir atau ketua, perwakilan , kepala departemen, administrasi,

karyawan, yang berarti Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) adalah teknik

atau prosedur yang berkaitan dengan manajemen dan pemanfaatan tenaga sekolah,

baik tenaga kependidikan dan administrasi, efektif dan efisien, banyak tergantung

pada kemampuan kepala sekolah / madrasah baik sebagai pengurus dan pemimpin

lembaga.

1. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

a. Obsesi dengan Kualitas. Pendidikan yang berkualitas adalah hal yang

paling penting untuk diwujudkan, demi terciptanya kualitas manusia dan

kualitas masyarakat Indonesia yang berkembang dan tumbuh secara

mandiri dapat diwujudkan hanya jika pendidikan publik berhasil

ditingkatkan. (Dacholfany, 2016).

b. Pendekatan Ilmiah. Dengan pendekatan ilmiah, membuat keputusan

berdasarkan data, menemukan sumber penyebab dan menemukan solusi

dalam waktu singkat.

c. Pendidikan dan Pelatihan. Pelatihan adalah bagian dari pendidikan

meskipun pendidikan lebih bersifat filosofis dan teoretis, meskipun

pendidikan dan pelatihan atau lokakarya memiliki tujuan pembelajaran

yang sama. (Dacholfany, 2015).

d. Agen Perubahan. Pemimpin yang efektif harus terus-menerus

menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan ini dan berpikir ke depan

tentang perubahan potensial dan mana yang bisa diubah. (Dacholfany,

2013).

5
e. Kepuasan Klien/Siswa. Kepuasan siswa dapat memberikan beberapa

manfaat: (1) hubungan antara lembaga pendidikan dan siswa menjadi

harmonis; (2) memberikan dasar terbaik untuk meningkatkan jumlah siswa

untuk memasuki institusi pendidikan; (3) dapat mendorong terciptanya

loyalitas siswa; (4) reputasi lembaga baik untuk siswa; dan (5) manfaat dana

yang diperoleh lembaga pendidikan meningkat.

f. Komitmen Jangka Panjang. Meningkatkan kualitas manajemen adalah

paradigma baru dalam berbagai konteks, baik sebagai latar belakang dan

kenyataan saat ini dan berbagai tren atau kemungkinan kondisi masa depan

yang diperhitungkan melalui berbagai perspektif.

2. Faktor Penghambat Dalam Proses Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

Di Lembaga Pendidikan

Di antara faktor-faktor yang menghambat proses peningkatan kualitas sumber

daya manusia di lembaga pendidikan adalah: (a) Kualitas guru; (b) Kompensasi

atau Gaji; (c) Perbaikan mutu; (d) Kurangnya sarana dan prasarana; dan (e)

Kepemimpinan dan manajemen.

3. Solusi Dalam Menyelesaikan Tantangan Dalam Proses Meningkatkan Kualitas

Sumber Daya Manusia Di Lembaga Pendidikan

a. Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Pendidik harus mempersiapkan bahan

ajar menggunakan metode pengajaran yang sesuai dengan material

mengajarkan , selain itu para pendidik memiliki latar belakang pendidikan

sesuai dengan bidang ilmu yang diajarkan.

b. Guru Honorer. Kehormatan/penghargaan yang diberikan harus dianggap

adil dan sesuai, maka kepuasan kerja akan meningkat. Kepuasan kerja

memiliki efek langsung pada penurunan atau peningkatan komitmen guru

atau karyawan.

c. Belum ada suatu budaya yang berkualitas. Upaya penyelesaian masalah

kualitas pendidikan secara garis besar sebagai berikut: (1) Pilihan input

mentah yang lebih rasional, terutama untuk sekolah dan perguruan tinggi;

6
(2) Pengembangan kemampuan staf pendidikan melalui studi lebih lanjut;

(3) Kinerja kurikulum; (4) Pengembangan infrastruktur yang menciptakan

lingkungan belajar yang damai; (5) Penyempurnaan fasilitas pembelajaran

seperti buku teks, media pembelajaran; (6) Pengelolaan administrasi,

khususnya menyangkut anggaran; dan (7) Kegiatan kontrol kualitas.

d. Sarana dan Prasarana. Fasilitas di sekolah adalah sarana untuk mendukung

atau memfasilitasi kegiatan belajar mengajar yang efektif.

e. Manajemen dan Kepemimpinan. Manajemen adalah proses untuk mencapai

tujuan organisasi dengan melakukan empat fungsi - fungsinya. Jadi

pengelolaan pendidikan adalah keseluruhan proses kegiatan kerjasama

dengan memanfaatkan tenaga dan materi yang tersedia dan sesuai untuk

mencapai tujuan lembaga pendidikan yang didirikan. Di lembaga

pendidikan, pemimpin atau kepala sekolah adalah salah satu tokoh

terpenting untuk meningkatkan dan menciptakan efektivitas sekolah.

Kepemimpinan Menurut Siagian (2002) adalah kemampuan seseorang

untuk mempengaruhi orang lain, dalam hal ini, bawahannya sedemikian

rupa sehingga orang lain bersedia melakukan kehendak kepemimpinan

walaupun secara pribadi itu mungkin tidak disukai.

Kepemimpinan dan manajemen adalah bagian integral dari anatomi

pendidikan. Selain itu, kepemimpinan pendidikan menjadi arus utama

dalam menjalankan roda manajemen dan pengorganisasian pendidikan.

4. Strategi dan manajemen teknik yang dilakukan oleh lembaga pendidikan

dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia SDM

Strategi dan teknik manajemen dilakukan oleh Institusi Pendidikan dalam

meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menyelaraskan secara

bertahap struktur kelembagaan (program dan sumber daya) dengan perilaku

sivitas akademika untuk mencapai target kinerja. Konsekuensi logis dari upaya

untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah diperlukan kemauan untuk

7
meningkatkan kualitas maksimum dari setiap komponen sistem pendidikan,

mulai dari sumber daya manusia dan dalam bentuk sumber daya material.

8
BAB III. PEMBAHASAN/ANALISIS

A. Pembahasan isi Journal

1. Menurut jurnal yang direview, Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) adalah

teknik atau prosedur yang berkaitan dengan manajemen dan pemanfaatan

tenaga sekolah, baik tenaga kependidikan dan administrasi, efektif dan efisien,

banyak tergantung pada kemampuan kepala sekolah/madrasah baik sebagai

pengurus dan pemimpin lembaga.

Pada jurnal pembanding yang pertama, Manajemen Sumber Daya Manusia sebagai

“pendekatan strategis, homogen dan koheren untuk mengelola aset paling

berharga dari organisasi mana pun - orang, yang secara individu dan kolektif

berkontribusi pada pencapaian semua tujuan yang ditetapkan oleh organisasi

dan dengan demikian memperkuat daya saingnya ”(Armstrong 2000, hlm. 19).

Sementara, terkait dengan SDM pada jurnal ketiga, Donna Dare (1996) dalam

artikelnya menekankan bahwa pendidikan adalah pengembangan sumber

daya manusia.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa, Manajemen Sumber Daya Manusia adalah

teknik atau prosedur, trategis, homogen dan koheren untuk mengatur dan

memanfaatkan tenaga pendidik/karyawan baik secara individu atau kolektif

untuk berkontribusi secara efektif dan efisien mencapai tujuan yang ditetapkan

organisasi.

2. Karakteristik

Jurnal ini bersifat regular dengan pembahasan lingkup ekonomi dan bisnis

manajemen. Jurnal ini memiliki ISSN: 576-5973 yang di terbitkan oleh Global

Research Network LLC pada Juni 2018. Penulis jurnal ini adalah M. Ihsan

Dacholfany; Eko Susanto; dan Andi Noviandi, doctor Doctor of Science (DSc).

Jurnal ini bersifat ilmiah, hal itu terlihat dari isi tulisan yang memiliki referensi

luas dengan topik yang dibahas secara dalam. Selain itu, jurnal ini juga sudah

mengikuti pedoman penulisan secara international.

9
B. Kelebihan dan kekurangan isi Artikel Journal

1. Dari aspek ruang lingkup isi artikel

Kelebihan:

Dari aspek ruang lingkup isi artikel mengenai kepemimpinan, manajemen,

lembaga pendidikan, proses, sumber daya manusia. Artinya pembahasan

artikel ini meluas dan tidak keluar dari topik semula.

Kekurangannya:

Ruang lingkup pembahasan tidak memunculkan hal-hal baru dalam

menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi. Solusi yang diberikan bukan

hal-hal yang baru atau bukan solusi dari pemikiran yang dikutip dari seorang

ahli, masih berdasarkan pendapat sendiri.

2. Dari aspek tata bahasa:

Kelebihannya:

Artikel tersebut adalah artikel international dengan susunan bahasa yang

mudah dipahami karena sesuai dengan aturan tata bahasa inggris yang baik

dan benar. Susunan kalimat, topik, pembahasan masalah dan solusi tersusun

sistematis sehingga mudah dimengerti pembaca. Selain itu juga penulis adalah

orang Indonesia maka tidak begitu sulit untuk menerjemahkannya.

Kekurangannya:

Ada beberapa penulisa teks yang salah dan beberapa yang tidak sesuai dengan

ejaan bahasa inggris, sehingga ketika diterjemahkan artinya dan susunan

kalimatnya sulit di maknai.

10
BAB IV. PENUTUP

A. Kesimpulan

Jurnal ini membahas mengenai kepemimpinan dan manajemen lembaga

pendidikan dalam meningkatkan sumber daya manusia di Indonesia. Lembaga

pendidikan di Indonesia diharapkan menghasilkan sumber daya manusia yang

unggul dan bersaing untuk memiliki wawasan ke dalam sains dan teknologi. Untuk

mencapai harapan ini, lembaga pendidikan harus berusaha dan berperan dalam

mengoptimalkan dan mencapai keunggulan akademik, khususnya dalam

pendidikan, relevansi industri, untuk kontribusi pengetahuan baru, dan untuk

pemberdayaan. Menyadari pentingnya proses peningkatan kualitas sumber daya

manusia, pemerintah, manajer lembaga pendidikan, pendidik dan peserta didik di

Indonesia berupaya untuk mencapai tujuan, visi dan misi melalui berbagai kegiatan

untuk membangun pendidikan yang berkualitas lebih baik melalui pengembangan

pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kurikulum dan sistem

evaluasi, peningkatan fasilitas pendidikan, pengembangan dan pengadaan bahan

ajar, dan pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan agar lebih maju dan

daripada negara maju lainnya.

B. Rekomendasi

Jurnal ini cocok untuk dibaca dan dijadikan referensi oleh mahasiswa calon

magister, karena dalam jurnal ini kita diberikan penjelasan bagaimana untuk

meningkatkan kualitas SDM yang mana saat ini SDM kita di Indonesia masih

terkategori berkualitas rendah khususnya di bidang pendidikan. Untuk

memperbaiki kualitas SDM Indonesia caranya adalah dengan memperbaiki

kualitas pendidikan kita.

11
DAFTAR PUSTAKA

Dacholfany, Ihsan M, Eko, Andi. 2018. Leadership And Management Of Education

Institutions In Improving Human Resources In Indonesia. United States: Global

Research Network LLC. (https://www.researchgate.net/publication/326721630)

Othman, I. (2016). Education System in Malaysia and Indonesia for Human Resource

Development. European Journal Of Social Science Education And Research,

3(3), 117-124. doi:10.26417/ejser.v7i1.p117-124

Rudzka, Katarzyna Szelągowska. 2018. Human Resources Management in Higher

Education Institutions in Poland. Poland: Gdynia Maritime University

(https://www.degruyter.com/downloadpdf/j/manment.2017.22.issue-1/manment-

2018-0015/manment-2018-0015.xml)

12
LAMPIRAN

Cover Jurnal Review

Cover Jornal pembanding

13

Anda mungkin juga menyukai