Anda di halaman 1dari 2

PENERAPAN MANAJEMEN RESIKO

LABORATORIUM
: :067/SOP.048/ADM/
No.Dok PKM SLJ /2018
No. Rev : 00
SOP Tanggal
: 27 Maret 2018
Terbit
Halaman : 1/3
Puskesmas drg. Deti Adipriati,M.KM
Salembaran NIP . 1960122988032003
Jaya
1. Pengertian Penerapan Manajemen Resiko Laboraturium adalah penerapan mengenai
tata cara penanganan resiko kerja yang bisa terjadi di laboratorium
2. Tujuan Berguna untuk keamanan kerja di laboratorium dan mengetahui cara
mengatasi bahaya kerja di laboratorium
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Salembaran Jaya Nomor
824/Kep.045/ADM/PKM SLJ/2018 tentang Pelayanan Laboratorium
4. Referensi 1.Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan
pengelolaan Lingkungan Hidup
2.Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan
Berbahaya dan Beracun
5. Prosedur / a. Petugas menggunakan jarum semprit dengan sistem pengunci untuk
langkah- mencegah tusukan dari terlepasnya jarum semprit
b. Petugas menggunakan alat suntik sekali pakai
langkah
c. Petugas mematikan sentrifuse dan jangan dibuka selama 30 menit, jika
diduga ada tabung yang pecah saat sentrifugasi
d. Petugas menggunakan sarung tangan yang tebal untuk mengambil
forsep / pecahan untuk mencegah penularan specimen yang infeksius
e. Petugas menggunakan pipet otomatis dan tidak menggunakan
pemipetan mulut karena dapat menyebabkan tertelannya organisme
pathogen
f. Petugas menggunakan masker guna melindungi terhirupnya partikel
mikroorganisme pathogen
g. Petugas menggunakan jas laborat yang telah terstandar
h. Petugas menggunakan sterilisator pada alat laborat untuk menghindari
kontaminasi mikroorganisme yang pathogen
i. Petugas menggunakan insenerator untuk penanganan limbah hasil
pemeriksaan laboratorium
j. Petugas melakukan desinfektan disebelum dan sesudah pemeriksaan
laboratorium
6. Bagan Alir 1
Petugas menggunakan jarum
semprit dengan sistim pengunci
untuk mencegah tusukan dari
terlepasnya jarum
Petugas menggunakan alat suntik sekali pakai
dan jangan dibuka selama 30 menit jika diduga
ada tabung yang pecah saat sentrifugasi
Petugas menggunakan sarung tangan untuk
mengambil forsep dan menggunakan pipet
otomatis
Petugas menggunakan masker dan jas laborat
yang terstandar
Petugas menggunakan sterilisator untuk
menghindari kontaminasi mikroorganisme yang
patogen dan inseresator untuk penanganan
limbah hasil laborat
Petugas melakukan desinfektan
7. Hal-hal Manajemen
sebelum danresiko laboratorium
sesudah pemeriksaan harus diperhatikan
yang perlu laboratorium

diperhatika
n
8. Unit Laboratorium
Terkait
9. Dokumen SOP Laboratorium
Terkait
10. Rekama
n Historis
Perubahan

N Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai


o diberlakukan