Anda di halaman 1dari 18

Ahmad Hanif Firdaus, S.T., M.T., M.Sc.

Program Studi Teknik Mesin


Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surabaya
 Pensil Gambar
Untuk keperluan menggambar ada bermacam-macam jenis pensil
berdasarkan standar mutu dan kekerasannya. Menurut penggunaannya
terdapat dua macam pensil ( Gambar 1) yaitu pensil biasa dan pensil
yang bisa diisi kembali atau pensil mekanik. Berdasarkan
kekerasannya, pensil dibedakan menjadi 3 kelompok yaitu keras, sedang
dan lunak (Tabel 1).

Tabel 1. Jenis Pensil


Berdasarkan Kekerasannya

Gambar 1. Jenis Pensil


Berdasarkan Penggunaannya
 Kertas Gambar dan Ukurannya
Kertas gambar termasuk dalam alat gambar, sebab kertas adalah
media tempat untuk menggambar.

Tabel 2. Ukuran Kertas Gambar

Gambar 2. Perbandingan Ukuran Kertas


Gambar (Ukuran Pokok A0)
 Kotak Jangka
Kotak jangka yang sederhana paling sedikit berisi sebuah jangka
besar yang mempunyai ujung yang dapat ditukar-tukar. Isi dari kotak
jangka antara lain, ujung untuk pensil, ujung untuk tinta, alat
penyambung, jangka pegas, dan pena penggores. Jangka digunakan
untuk menggambar lingkaran atau busur.

Gambar 3. Macam Jangka dan Peralatan Pendukungnya


 Macam-macam Penggaris
1. Penggaris Segitiga, terdiri dari segitiga siku sama kaki dan
sebuah segitiga siku 60°.
2. Penggaris T, terdiri dari sebuah kepala dan sebuah daun.
3. Mal Lengkungan, dipakai untuk membuat garis-garis
lengkung yang tidak dapat dibuat menggunakan jangka.
4. Mal Bentuk, untuk membuat gambar secara cepat
dipergunakan mal-mal bentuk.

Gambar 4. Penggaris Segitiga (1 dan 2) Gambar 5. Mal Lengkungan


dan Penggaris T (3)

Gambar 6. Mal Bentuk


 Mistar Skala

Dalam gambar mesin digunakan mistar skala yang


terbuat dari bambu atau plastik dengan panjang 300
mm. Ada juga mistar skala berpenampang segitiga
dengan ukuran yang diperkecil.

Gambar 7 .Mistar Skala


 Busur Derajat
Busur derajat, terbuat dari logam (aluminium)
atau plastik, mempunyai garis pembagi dari 0°-
180°.

Gambar 8. Busur Derajat


 Penghapus
Penghapus terbuat dari karet atau plastik dan digunakan untuk
membuang/menghapus garis yang salah. Penghapus yang baik
harus dapat menghilangkan garis-garis yang tidak diinginkan dan tidak
merusak kertasnya.

 Pelindung Penghapus
Pelindung penghapus dipakai bila ingin menghapus garis yang
berdekatan dan melindungi garis yang lain. Dengan alat ini garis-
garis yang benar/perlu dapat terlindung dari penghapusan dan
hanya garis yang salah yang dapat dihapus.

Gambar 9, Pelindung Penghapus


 Pita Gambar/selotip
Pita gambar/selotip dipakai untuk
menempelkan kertas gambar di atas papan
gambar. Pita gambar mempunyai daya lekat yang
cukup untuk menempelkan kertas gambar dan
tidak merusak kertas pada saat dilepas.

 Alas Kertas Gambar


Pita gambar/selotip dipakai untuk menempelkan
kertas gambar di atas papan gambar. Pita
gambar mempunyai daya lekat yang cukup untuk
menempelkan kertas gambar dan tidak merusak
kertas pada saat dilepas.
 Papan Gambar dan Meja Gambar
Papan gambar dan meja gambar harus mempunyai permukaan yang
rata dan tepi yang lurus, di mana penggaris T dapat digeser. Papan
gambar dan meja gambar terbuat dari kayu pohon cemara, kayu
pohon linde, dan kayu lapis atau hardboard, dengan ukuran sesuai
dengan ukuran kertas gambar

Gambar 1. 20 Papan Gambar


dan Meja gambar
Menempatkan Kertas Gambar
 Kertas putih diletakkan dengan permukaan yang halus menghadap
ke atas.
 Ukuran kertas disesuaikan dengan benda yang akan digambar.
 Kertas gambar yang diletakkan di meja gambar disesuaikan
dengan jenis meja yang digunakan.
 Kertas gambar diletakkan dekat pada sisi kiri dan sisi bawah papan
gambar (tidak berlaku bila memakai mesin gambar).
 Usahakan agar tepi kertas gambar sejajar dengan penggaris.
 Kertas gambar diletakkan pada papan gambar dengan bantuan
paku payung atau pita perekat.
 Usahakan agar kertas gambar betul-betul rata di atas papan
gambar
Memindahkan Ukuran
 Mistar diletakkan sejajar mungkin pada garis di mana
akan diletakkan ukuran yang dikehendaki.
 Dengan menggunakan pensil yang ujungnya tajam,
buatlah goresan kecil tepat di hadapan tanda bagi
yang diinginkan dan tegak lurus.
 Jika diinginkan ketelitian yang lebih tinggi, tanda
dapat dibuat dengan tusukan jarum atau dengan
sebuah kaki dari jangka pembagi.
 Jangan sekali-kali memindahkan ukuran langsung dari
mistar ukur dengan jangka pembagi karena akan
merusak mistar ukurnya.
Menggambar Garis Lurus

Beberapa hal yang disarankan berhubungan dengan cara menggambar garis lurus
adalah sebagai berikut.
 Garis lurus mendatar (horizontal) ditarik dari kiri ke kanan.
 Garis lurus vertikal ditarik dari bawah ke atas.
 Garis sembarang ditarik dari kiri ke kanan.
 Garis lurus dapat ditarik/digambar dengan menggunakan penggaris T atau
menggunakan segitiga.
 Tidak hanya garis mendatar dan tegak lurus saja, tetapi dapat juga digambar
garis miring sembarang.
 Garis-garis sejajar miring dapat digambar dengan menggunakan sepasang
segitiga.
 Pekerjaan-pekerjaan di atas dapat dipermudah oleh mesin gambar.
Menggambar Lingkaran
 Lingkaran-lingkaran kecil digambar sekaligus (satu tahap) dengan
menggunakan jangka kecil.
 Lingkaran-lingkaran besar digambar dalam dua tahap.
 Pada saat menggunakan jangka, kedua kaki jangka berdiri tegak
lurus pada kertas gambar.
 Tekanlah jangka dengan tekanan konstan untuk menghasilkan
tebal garis yang sama.
 Gunakanlah mal lingkaran untuk menggambar lingkaran kecil.
Penggunaan mal lingkaran selain mempermudah juga
mempercepat waktu menggambar.
 Garis-garis lengkung digambar menggunakan mal lengkung.
 Bagian mal lengkung luar maupun dalam dapat dipergunakan.
 Sebuah garis lengkung tidak dapat diselesaikan dengan satu tarikan.
 Bagilah garis lengkung tersebut dalam bagian-bagian yang cocok
dengan mal lengkung.
 Bagian-bagian tersebut satu dengan yang lain harus menyambung,
sehingga diperoleh garis lengkung yang licin (smooth).
Arah Penggambaran Lingkaran Cara Menggambar lingkaran

Cara Menggambar Lingkaran Besar


Penggunaan Mal Lengkung dengan Jangka dan Batang
Penyambung
 Sato, G Takeshi dan H Sugiarto, N. “Menggambar Mesin Menurut Standar ISO”
THANKS FOR YOUR ATTENTION