Anda di halaman 1dari 2

RUMAH SAKIT UMUM

ISLAM MADINAH
Jl. Raya Sukosari No. 32,
PERAWATAN KATETER
Kasembon, Malang
Telp/Fax. : 0354 – 328144,
326688
No Dokumen No. revisi Halaman

13/PP1/MARET/2015 00 1/2
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,

04 MARET 2015
STANDART
PROSEDUR
dr. H.K.Taufiqurrohman, M.Mkes
OPERASIONAL
Pengertian Perawatan kateter adalah melakukan tindakan perawatan pada daerah genital
wanita yang terpasang kateter
1. Mencegah infeksi
Tujuan
2. Memberikan rasa nyaman
Pasien yang terpasang alat invasif wajib dilakukan pencegahan dan
dimonitoring untuk kejadian infeksi (Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum
Kebijakan Islam Madinah Nomor : 03/PER.DIR/KPPIRS/RSUIM/I/2015 Kebijakan
Pelayanan Pencegahan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit Umum Islam
Madinah Kasembon
Peralatan :
1. Sarung tangan bersih
2. 2 buah Baskom
3. 2 Wash lap / handuk kecil
4. 1 handuk besar
5. Sabun antiseptik
6. Plester dan gunting
7. Perlak/ pengalas
8. Sampiran
Penatalaksanaan
1. Melakukan pengecekan program terapi
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat
4. Memberikan salam an menyapa nama pasien
5. Menjelaskan tujuan dan prosedur pelaksanaan
6. Menanyakan persetujuan/ kesiapan pasien
7. Memasang sampiran/ menjaga privasi
8. Menyiapkan pasien dengan posisi dorsal recumbent dan melepaskan
pakaian bawah
Prosedur 9. Mendekatkan peralatan ke dekat pasien
10. Memasang perlak / pengalas
11. Memakai sarung tangan
12. Membersihkan genetalia dengan wash lap/handuk kecil yang diberi
sabun antiseptik minimal 4 x (labia mayora (kanan dan kiri) dan labia
minora(kanan dan kiri)) dengan sisi handuk atau sisi wash lap yang
berbeda. Kemudian ulangi dengan wash lap yang dibasahi dengan air
bersih
13. Bersihkan selang kateter dari area meatus uretra dengan sabun
antiseptik, kemudian ulangi dengan wash lap yang dibasahi dengan air
bersih sampai kateter bersih
14. Fiksasi selang kateter pada posisi yang aman dan nyaman. (Pria di
abdomen)
15. Memastikan posisi kateter terpasang dengan benar (menarik dengan
hati-hati, kateter tetap tertahan)
16. Melepaskan pengalas dan sarung tangan
17. Merapikan pasien
18. Mengevaluasi tindakan yang baru dilakukan
19. Merapikan pasien dan lingkungan
20. Berpamitan dengan pasien
RUMAH SAKIT UMUM
ISLAM MADINAH
Jl. Raya Sukosari No. 32,
PERAWATAN KATETER
Kasembon, Malang
Telp/Fax. : 0354 – 328144,
326688
No Dokumen No. revisi Halaman

13/PP1/MARET/2015 00 2/2
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,

04 MARET 2015
STANDART
PROSEDUR
dr. H.K.Taufiqurrohman, M.Mkes
OPERASIONAL
21. Membersihkan dan mengembalikan alat-alat ke tempat semula
22. Mencuci tangan
23. Mencatat kegiatan daam lembar catatan keperawatan

Hal –hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan kateter


1. Bersihkan daerah genitalia pasien dengan antiseptik sebelum
memasukkan selang katerer.
2. Gunakan sarung tangan steril pada saat membersihkan area genital dan
pada saat pemasangan selang kateter.
3. Setelah kateter urin terpasang , kateter harus diamankan ke paha pasien
dengan perangkat securement untuk mencegah iritasi , peradangan , dan
infeksi .
4. Letakkan urobag lebih rendah dari kandung kemih untuk mencegah
Prosedur aliran balik urin
5. Letakkan ujung urobag lebih tinggi dari lantai. Hindari ujung urobag
menempel pada lantai
6. Kosongkan kantong drainase setiap 8 jam, ketika urobag sudah terisi
dua pertiga penuh dan sebelum pasien dipindahkan atau pulang.
7. Jika kateter urin telah terpasang selama 2 hari, lakukan evaluasi
terhadap keadaan kateter dan urin. Amati adanya hematuria, dan warna
urin. Ganti kateter dan urobag setelah 14x24 jam jika pemasangan
kateter masih berlangsung lama.
8. Lakukan pembersihan pada katerer dan area genitalia menggunakan
larutan antiseptik setiap hari.
9. Mengetahui indikasi pemasangan kateter urin. Pemasangan kateter tidak
di indikasikan untuk pasien dengan mobilitas terbatas, adanya nyeri
yang tidak terkontrol, adanya luka pada bagian perineum.
1. Instalasi Rawat Jalan
Unit Terkait 2. Instalasi Rawat Inap
3. Instalasi Gawat Darurat

Anda mungkin juga menyukai