Anda di halaman 1dari 2

Nama : Rismala

NIM : 16010024

STRATEGI PELAKSANAAN 5 RESIKO PERILAKU KEKERASAN


A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi Pasien
Klien tenang, kooperatif dan klien mampu menjawab semua pertanyaan
2. Diagnosa Keperawatan
Resiko perilaku kekerasan
3. Tujuan Khusus
a. Klien mampu membina hubungan saling percaya
4. Tindakan Keperawatan
SP 5 : latihan mengontrol perilaku kekerasan dengan cara minum obat secara teratur

B. STRATEGI KOMUNIKASI PELAKSANAAN TINDAKAN


KEPERAWATAN
1. Orientasi
a. Salam terapeutik
“Assalamualaikum, Selamat pagi IY?”, “masih ingat dengan saya ? benar
sekali.. bagus sekali IY masih ingat dengan saya”
b. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan IY saat ini ? apa masih ada perasaan marah, jengkel ?” “
apakah IY sudah melakukan latihan yang kita pelajari kemarin?”
c. Kontrak
“Baiklah, sesuai dengan janji kita kemarin hari ini kita akan mempelajari latihan
mengontrol perilaku kekerasan dengan cara minum obat secara teratur”. IY
maunya kita berbincang – bincang dimana, bagaimana kalau disini saja?”.
“Berapa lama IY mau kita berbincang-bincang ? bagaimana kalau 15 menit ?”.
2. Kerja
“IY sudah dapat obat dari dokter ?”
Berapa macam obat yang IY minum ? warnanya apa saja ? bagus ! jam berapa IY
minum ? bagus !
Obatnya ada tiga macam, yang warnanya orange namanya CPZ gunanya agar
pikiran tenang, yang putih ini namanya THP agar rileks dan tenang. Dan yang
merah jambu ini namanya HLP agar pikiran teratur dan rasa marah berkurang.
Semuanya ini harus IY minum 3 kali sehari. Jam 7 pagi, jam 1 siang dan jam 7
malam
Bila nanti setelah minum obat mulut IY tersa kering. Untuk membantu
mengatasinya IY bisa menghisap – hisap es batu
Jangan pernah berhenti minum obat sebelum berkonsultasi dengan dokter ya…
3. Terminasi
a. Evaluasi Subyektif
“Bagaimana perasaan IY setelah berbincang-bincang tentang cara mengontrol
amarah dengan cara minum obat tadi?”
b. Evaluasi Obyektif
“coba IY sebutkan jenis obat yang diminum! Bagaimana cara minum obat yang
benar? Bagus sekali!

c. Rencana Tindak Lanjut


“ mari kita masukan minum obat kedalam jadwal kegiatan IY ya? jadi, kalau IY
merasakan keinginan untuk marah, jangan lupa laksanakan semua dengan
teratur ya....
d. Kontrak
1) Topik

“Baik, bagaimana kalau besok, kita berbincang-bincang lagi dan saya ingin
mengevaluasi sejauh mana IY melaksanakan kegiatan dan sejauh mana dapat
mencegah rasa marah”
2) Tempat
“Dimana kita bisa berbincang lagi, bagaimana kalau disini saja?”
3) Waktu
“Berapa lama kita akan berbincang, bagaimana kalau 15 menit ?”