Anda di halaman 1dari 8

ANALISIS KINERJA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP BIOMASSA MENGGUNAKAN LIMBAH

KAYU
(Studi kasus : PT. Suka Jaya Makmur Ketapang)
Isarani¹⁾,Ismail Yusuf²⁾, Kho Hie Kwee³⁾,
Program Studi Teknik Elektro Jurusan Elektro
Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Pontianak
Email :Sjace598@gmail.com

ABSTRAK
Makmur dan menjual energi listrik lagi ke
Limbah padat dari hutan tanaman konsumen. Penulisan ini diarahkan untuk
penduduk yang berupa limbah kayu dapat mengetahui analisa bahan kimia, harga ekonomis
dimanfaatkan sebagai sumber energy alternatife jual energy listrik (Rp/kWh) dan harga bahan-
pada PLTU Biomassa. Skripsi ini membahas bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap
tentang Pembangkit Listrik Tenaga Uap Biomassa. Berdasarkan hasil dari analisa dari
Biomassa 7 MW yang berada di Desa Sukaharja Pembangkit Listrik Tenaga Uap Biomassa yang
Paya Kumang Ketapang, untuk menyuplai energi berkapasitas 7 MW didapat rincian penggunaan
listrik ke PLN (Persero) dan PT. Suka Jaya listrik 5,5 MW. PLN menyerap energi listrik
Makmur sendiri untuk pengeringan bahan ply kira-kira 4,5 MW sedangkan pemakaian yang
wood laminasi, penerangan lampu dan alat digunakan PT. suka Jaya Makmur sendiri hanya
elektronik dan lainnya. Penggunaan energi listrik kira-kira 1,5 MW menurut sumber yang
sebagai poros utama yang menjalankan didapatkan di lapangan.
kebijakan pemerintah daerah membantu
menyuplai energi listrik ke PLN (Persero) Kata kunci :Air, uap, limbah kayu, zat kimia,
Kabupaten Ketapang yang masih kekurangan bahan bakar, PLTU 7 MW.
untuk suplai ke konsumen (masyarakat).
Dengan kata lain PLN (Persero) membeli
energi listrik dari PT. Suka Jaya.

1. PENDAHULUAN
Dijaman era teknologi sekarang ini dan memenuhi kebutuhan manusia akan energi
semakin mendesaknya kebutuhan manusia akan listrik. Potensi Sumber Daya Alam yang banyak
kelistrikan sebagai bahan kebutuhan sekunder, dan berlimpah, baik kayu maupun air menjadi
sangat terasa keperluan listrik bagi kelansungan nilai tersendiri untuk perencanaan membangun
hidup masyarakat di dunia pada umumnya. PLTU Biomassa, yang mana secara tidak
Selain untuk keperluan itu, listrik juga lansung dapat menghasilkan keuntungan baik
bermanfaat untuk menciptakan lapangan dari bahan bakar maupun dari perawatan
pekerjaan bagi masyarakat.Walaupun berdampak peralatannya. Sebagai peluang baik demi
pada kondisi lingkungan hidup pada masyarakat, menghasilkan energi listrik yang lebih efisien
namun dampak itu tidaklah terlalu besar bagi serta mempermudah pihak pemerintah maupun
kelansungan kehidupan mahluk hidup disekitar. swasta untuk mengembangkan PLTU Biomassa
Dan banyak keuntungan yang didapatkan didaerah-daerah dikarenakan bahan-bahan utama
daripada kerugian dari pembangunan mudah didapatkan dan berlimpah.Dan dapat
Pembangkit Listrik Biomassa berbahan bakar membuat lapangan pekerjaan bagi masyarakat
kayu sebagai sumber penghasil listrik yang setempat sebagai wujud wacana pemerintah
sangat dinamis untuk menghasilkan energi listrik untuk memberikan lapangan pekerjaan dan
yang berkepanjangan dan terus menerus dalam mengurangi pengangguran.
2. Konsep Umum Limbah kayu kekurangan energi listrik yang setiap tahunnya
semakin meningkat untuk kebutuhan hidup
Pada prosesnya PLTU Biomassa hampir sama masyarakat dan produksi berbagai jenis
kinerjannya dengan PLTU batu bara, hanya saja komoditas seferti kayu, sawit, boksit, alumunia,
dari segi bahan bakar, PLTU Biomassa ini rotan dan lain-lain di daerah Kabupaten
menggunakan bahan bakar limbah kayu yang Ketapang yang semakin banyak perusahaan yang
mana kita ketahui pembakaran dari kayu tidaklah berdiri yang memerlukan daya listrik yang
bisa semaksimal dari batu bara. Tapi sangat besar untuk pemakaian perusahaan
dikarenakan dari segi biaya bahan bakar kayu ini tersebut.
lebih banyak keuntungannya, digunakanlah Pada saat sekarang ini telah banyak disetiap
limbah kayu ini sebagai bahan bakar.Di daerah termasuk Kabupaten Ketapang
Kabupaten Ketapang yang masih terdapat hutan- mengembangkan PLTU Biomassa yang
hutan yang banyak ditumbuhi berbagai jenis berbahan bakar ekosistem tumbuhan dari hasil
kayu sangatlah melimpah. Jika dipergunakan tumbuhan itu sendri. Seperti bekas limbah
sebagai bahan bakar utama PLTU Biomassa, kelapa sawit, sampah-sampah, kayu dan
yang menggunakan kayu sebagai bahan bakar sebagainya.Sehingga dibangunlah PLTU yang
untuk pemanasan air di dapur boiler sangatlah menggunakan bahan bakar dari tumbuhan.
mendukung bagi pengoperasian PLTU. Bahan Berikut parameter-parameter dari PLTU
bakar limbah kayu ini hasil dari penghancuran Biomassa sebagai berikut :
kayu balok terlebih dahulu. a. cara meminimalisir uap panas menjadi uap
yang bisa bekerja menjalankan
pengoperasian peralatan Turbin dan
Generator DC.

2.2 Kapasitas Turbin Uap Yang Di


Pergunakan PT. Suka Jaya Makmur
Kapasitas turbin dan generator PLTU
Bomassa PT. Suka Jaya Makmur adalah :
a. Type Qf -7-2 RATED OUTPUT 8750
KVA
RATED-VOLTAGE 6300 V RATED-
POWER 7000 KW
RATED-CURRENT 802 A EXCITING
CURRENT 258 A
Gambar 2.1 Kayu balok sebelum dihancurkan
RATED-SPEED 3000 r/min POER-FACTOR
menjadi limbah kayu.
0.8 LAGGNG
RATED-FREQUENCY 50 HZ
PLTU Biomassa didesain menggunakan bahan
CONECCTION STYLE Y
bakar limbah kayu demi menjaga kestabilan
harga yang dikeluarkan untuk pengoperasian
2.3 Potensi Ketersediaan Bahan Bakar Kayu
PLTU Biomassa, karena batu bara dan bahan
Berdasarakan Survei Tim Lapangan
bakar minyak harganya begitu tinggi, belum lagi
sulit mendapatkan dan untuk mengembangkan
2.3.1 PT. Suka Jaya Makmur Ketapang
energi ini tidak bisa diperbaharui karena
Berdasarkan data yang didapat di lapangan,
sewaktu-waktu bisa habis keberadaaanya lain
pihak PT. Suka Jaya Makmur menjelaskan
halnya dengan kayu yang jika kita terus
bahwa untuk bahan bakar kayu yang
kembangkan kayu akan menjadi bahan bakar
dipergunakan dalam 20 tahun kedepan, cadangan
yang handal dikarenakan sangat terjamin
bahan bakar kayu akan tersedia, belum lagi
keberadaanya. Untuk kelansungan energi masa
sistim tanam pohon kembali yang dilakukan
depan yang dapat di kembangkan dan di
pihak PT. suka Jaya Makmur. Otomatis untuk
perbaharui terus menerus. Infrastuktur dari
bahan bakar yang diperlukan akan selalu
PLTU Biomassa ini mampu menghadirkan
tersedia setiap waktu untuk mencukupi
sesuatu terobosan yang bisa mendapatkan energi
kebutuhan PLTU Biomassa dalam beroperasi.
listrik dengan cara yang lebih ekonomis dan
Untuk segi kebutuhan air untuk keperluan
mudah dari segi bahan bakar dan perawatannya,
pemanasan menjadi uap juga tersedia.Tidak ada
dan bisa membantu memberikan solusi akan
kendala bearti untuk bahan bakar kayu.
2.4 Kalori Kayu v = 0,61078.exp [ ]
Persamaan nilai kalori kayu contoh :
……….……..…(2.4)
Nilai kalori kayu
Keterangan :
= ( )………….….(2.1) v = Tekanan parsial uap air ( kPa)
Dengan = Nilai air dari alat kolimeter vs = Tekanan uap air jenuh (kPa)
= Suhu mutlak a = Tekanan atmosfer ( kPa)
= Suhu setelah pembentukan = Suhu bola kering ( 0˚C )
= Bobot contoh = Suhu bola basah ( 0 C ).
= Koreksi panas pada kawat besi
Pengujian kadar air di kayu 2 gram 2.7 Volume Spesifikasi
sampel dalam open.toleransi 0,001gram ( ) Volume yang diisi 1 kg udara kering
selama kurang lebih 2 jam pada suhu dan dinyatakan dalam mᶟ / kg udara kering.
102˚FC, hingga mencapai bobot konstan ( )
yaitu bobot sampel 0,009 kadar air yang
dinyatakan dalam persen.
Kadar air = [ ]
Persamaannya :
Kadar abu ( % ) = [ ]max b 200 % [ ]
=
Dengan = Bobot abu ( ) = dengan bobot ………………….….(2.5)
kayu kg (g)
Keterangan
Nilai kalori kayu = volume spesifikasi (mᶟ/ kg udara kering
)
= tekanan atmosfir (kPa)
= ( .….(2.2)
= tetapan gas (287J / kg.mol.K)
suhu bola kering ˚C)
Dengan = Nilai air dari kelembaban = kelembaban mutlak (kg / kg udara
= Suhu mutlak kering)
= Suhu setelah pembentukan
= Bobot contoh 2.8 Kelembababan Relatif
= Koreksi panas pada kawat besi Kelembaban relatife merupakan hasil
perbandingan antara masa aktual uap air dari
campuran udara terhadap massa uap air yang
2.5 Karakteristik Uap Air dinyatakan dalam satuan persen dapat didekati
Air mendidih pada temperature 100˚C, jika dengan persamaan :
dalam kondisi tekanan atmosfer (1013,25 milibar R.H = ………...……….(2.6)
absolute). Apabila air dipanaskan dibawah
kondisi tekanan yang lebih tinggi maka titik Keterangan :
didihnya juga akan meningkat. Begitu juga pula R.H = Kelembaban relatife ( % )
sebaliknya, tekanan yang lebih rendah air akan Pv= Tekanan uap air ( kPa )
mendidih pada temperature yang lebih rendah. Pvs= Tekanan uap air jenuh ( kPa)
Kelembaban mutlak
2.6 Intensitas Tekanan Uap Air Massa uap air ( mu ) yang terkandung dalam
Tekanan parsial uap air yang ditimbulkan udara lembab persatuan massa udara kering
oleh molekul uap dalam air udara lembab pada (𝑚 ) yang dapat didekati. Persamaannya :
suhu konstan. Apabila udara mencapai kondisi W= …………………(2.7)
jenuh maka tekanan uap air tersebut air jenuh
( .vs). Pendugaan tekanan parsial uap air Keterangan :
dapat didekati dengan persamaan : = Kelembaban mutlak ( kg / kg.
v = vs { 𝑝 udara kering)
) …..……………………………….…...(2.3 Pv= Tekanan udara kering parsial uap air (
) kPa )
Persamaan uap air jenuh: Pvs = Tekanan uap jenuh ( kPa).
2.9 Sifat Thermal Campuran Udara dan Dan temperature kritisnya adalah Tc
Uap = 347,2 ˚C ( 7045,4 )
Air menunjukan intensitas kalor dalam udara Keterangan :
lembab dipersatuan massa. Udara kering diatas a. Sistem pembangkit tenaga uap merupakan tenaga
awan : uap sistem pembangkitan uap dengan energi
[ potensial superheated vapor.
) ⌉……………..…..(2.8) b. Salah satu komponen utama dalam pembangkitan
𝑝[ ] energi listrik tenaga uap adalah turbin uap.
c. Dalam klasifikasi turbin uap didasarkan pada
Keterangan :
aliran uap, prinsip kerja, proses penurunan
= tekanan parsial uap air(kPa)
tekanan dalam turbin, penuruan tekanan uap.
= tekanan uap air jenuh( kPa) d. Turbin berpungsi dalam hantaman dan menderita
= tekanan atsmosfer ( kPa) beban gaya dari nozzel yang mengeluarkan
= suhu bola kering (˚C) kinetik uap kering yang sebelumnya masuk
= suhu bola basah (˚C) masuk nozzel memiliki potensial.
e. Dalam penggunaan turbin terdapat kerugian-
2.10 Entalpi kerugian yang terjadi sehingga
Sipat thermal dari campuran udara dan uap menurunkanefisiensi isentropic.
air yang menunjukan intensitas kalor dalam
udara lembab persatuan massa udara kering 2.12 Generator
diatas suhu acuan dengan persamaan berikut Generator yang dipergunakan PT. Suka
h=1,006 [ ) ] Jaya Makmur adalah rancangan dari produk
………..…..….….…(2.9) china yang di operasikan di PLTU Biomassa PT.
keterangan : Suka Jaya Makmur. Kafasitas generator ini
h = entalpi (kJ / kg) adalah 7 MW. Sesuai kebutuhan yang diperlukan
= suhu bola kering (˚C) perusahaan untuk keperluan ply wood dan
= kelembaban mutlak (kg / kg udara kering) menyuplai energi listrik untuk PT. PLN.
2.11 Karakter Turbin Uap
Sistem turbin uap merupakan salah satu
jenis panas yang mengkoversi sebagian panas
yang diterimanya menjadi kerja.Sebagian panas
lainnya dibuang ke lingkungan dengan
temperatur yang lebih rendah. Dengan kata lain
mengubah energi entalpi fluida menjadi energi
mekanis. Turbin uap sendiri merupakan salah
satu komponen dasar dalam pembangkit listrik
tenaga uap.Ketel, kodensor, pompa air ketel dan Gambar 2.9 Generator PLTU Biomassa PT. Suka
turbin itu sendiri. Uap yang berfungsi sebagai Jaya Makmur
fluida kerja dihasilkan oleh ketel uap, yaitu suatu
alat yang berfungsi untuk mengubah air menjadi
uap. Macam-macam jenis turbin dibedakan 2.13 Rumus Energi Bulanan Uap Turbin
beberapa jenis fluida, jumlah bilah, tipe bilah, PLTU Biasanya Dinyatakan Dalam
maupun arah alirannya. Dalam pembuatan KWh
desain turbin diperlukan pemahaman akan Energi tersebut seperti dengan rumus
mekanika fluida, termodinamika dan mekanika persamaan sebagai berikut :
kekuatan material untuk menghitung beban gaya Ε = ( Pturbin ) ………....(2.10)
yang akan diderita sudu-sudu turbin. Seperti Dimana :
contoh rumus yang digunakan dibawah ini : Ε = Energi turbin (kWh)
- v dan .1s dengan menunjukan uap jenuh dan 𝘗turbin = Daya turbin angin (watt)
cair jenuh. Fluida kerjanya adalah (H O) T = Waktu (detik)
Air pada siklus yang dipompakan adalah
isentropic s = s yang masuk ke boiler 2.14 Sirklus Perubahan Energi Uap Menjadi
Kemudian dari boiler masuk ke turbin dengan Energi Listrik Pada PLTU Biomassa
kondisi panas h₃ = h₄
Pc = 218,3 atm (3206,2 psia)
Konversi energi panas uap air menjadi Pp =Wp. M ……..….(2.13)
energi kinetik listrik seperti pada gambar diatas.
Energi panas harus di konversikan menjadi energi 3. Gaya Konversi Energi Listrik Keluaran
kinetik listrik. Proses ini terjadi pada nozzle, pada Generator PLTU
turbin uap, nozzle terpasang disisi kasing (sudu- Dalam gerakan liniear, jika gaya diberikan
sudu stator turbin) dan ditambah pada sisi-sisi pada sebuah objek maka kecepatan dari objek
sudu generator, yang selanjutnya dikenal dengan tersebut akan berubah. Semakin besar gaya yang
reaction stage atau sisi reaksi. Pada nozzle uap air diberikan objek tersebut, semakin cepat
mengalami penambahan kecepatan dan kecepatannya berubah. Hukum Newton F = m.a.
akselerasi. Energi putar dari bilah turbin yang Konsep ini berlaku untuk gerakan rotasi
hanya terjadi pada sisi sudu-sudu yang berputar, (berputar). Semakin besar Torsi diberikan,
vektor kecepatan pada stage turbin uap. semakin cepat pula sudunya berubah. Torsi
1. Cara Kerja Turbin sendiri dapat dijuluki dengan istilah gaya
Dimana contoh cara kerja turbin tertera berputar (gayayang mengenai sisi terluar dari
dibawah ini : lingkaran). Secara matematis nilai torsi dapat
Dimana turbin = Wt dirumuskan dengan persamaan sebagai berikut :
Kerja pompa = Wp T = f.r. sin ……………..….(3.1)
Kalor Masuk = Qout a. alam gerakan liniear, gaya yang bekerja
Efisiensi termodinamika =n th melalui jarak tertentu disebut Usaha (W) =
Daya = P t f.
Daya to sirklus =𝘗𝑛 Jika besarnya gaya tetap, maka
Entalpi uap masuk ke turbin = hj…….kj / kg = t.r.
Entropi uap masuk ke turbin = S .....kj / kg.k Perbandingan dengan nilai nilai suatu usaha
Kadar Uap = X denagn waktu disebut daya ( ).
X= = Wap…….(2.11) Sehingga = / .
b. Energi panas bisa dibagi 2 bagian antra lain :
Artinya kadar uap yang keluar dari turbin menuju - Bagian yang bisa dikonversikan menjadi energi
kodensor adalah % atau fluida yang keluar dari mekanik atau listrik yang disebut energi
turbin = % uap cair. Bagian yang basah ini harus - Dan bagian yang tidak bisa dikonversikan
dibuang kalornya supaya fasenya berada menjadi menjadi energi mekanik atau listrik .
kering. Maka energi totalnya dapat dihitung - Besarnya proporsi Energi bisa dihitung dengan
dengan persamaannya yaitu : persamaan :
X= h -f w =(%)= x 100 % ……(3.2)
Maka kerja turbin dapat dihitung yaitu :
Wr = h - h
Daya turbin adalah Pr = W r . m =
atau m.KW = MW
3.1 Efisiensi Generator
kalor yang dibuang kodensor =
Efisiensi Generator dapat dihitung dengan
Qout = h – h₃
rumus sebagai berikut :
H adalah energi entalpi uap yang masuk ke
( sumber modul praktikum motor bakar, 2010)
kodensor rn=kj / w
Sedangkan kerja pompa dapat dirumuskan 𝜼 =(outputgenerator/input
𝑛 𝑜
dengan persamaan :
generator) x100%...............(3.3)
Wp =V (P₄ – P₃) = h₄ –
Dimana :
h₃…………………… ………… )
Input generator (MW) = 𝑚)
Aliran massa air = P₃ tekanan air masuk pompa =
rad/s)
tekanan keluar kondesor, untuk proses ideal tidak
Output generator (MW) = daya listrik
ada rugi-rugi tekanan sehingga
dihasilkan
P₃ = 0,1 bar
Catatan : 1 KKal = 1.16 x 10¯³ KWh³
kPa = kerja pompa .Wp
Efesiensi termodinamika sirklus adalah :
3.2 Pompa
N th = Wp– Wp
Bila air dipompa misalkan 100kg/ maka
Untuk menggerakkan pompa-pompa
daya yang dikeluarkan pompa adalah
tersebut dibutuhkan motor sebagai tenaga
persamaannya :
penggerak. Energi listrik yang dibutuhkan oleh 3. Kayu Diteliti (99%)
motor itu diambil dari instalansi tersebut. Secara 4. Batu bara Tidak
umum kebutuhan daya (KW) untuk
menggerakan pompa dapat dicari dengan Tabel 2. Peralatan Yang Dipergunakan
menggunakan dua cara yaitu : Untuk Pendukung Pengoperasian PLTU
Biomasaa
Pᴘ = Peralatan penunjang umumnya dapat

dilihat dari table dibawah antara lain:
Sedangkan cara ke dua adalah :
No. Nama Peralatan Jumlah
Pᴘ = √ 𝑜 1 Mesin Grizzly 1
2. Silo 2
3.3 Pengambilan Data PLTU Biomassa Di
3. Dapur Boiler 1
PT. Suka Jaya Makmur
4. Rumah screw -
Analisa data PLTU Biomassa yang akan 5. Motor -
dikonversikan menjadi energi listrik 6. Belt Konveyer -
menggunakan data sekunder dari PT. Suka Jaya 7. Alat Berat -
Makmur yang dimulai tanggal 1 sampai bulan 5
april 2015. Data PLTU Biomassa ini merupakan
olahan data pengoperasian PLTU Biomassa PT. Tabel 3. Peralatan Yang Dipergunakan Untuk
Suka Jaya Makmur yang dirangkum selama 1 Mengontrol Kinerja PLTU Biomassa
bulan kerja dengan nilai rata-rata disetiap
perharinya. Dalam 1 (satu) hari (24 jam) terdapat Data yang diambil
24 data PLTU Biomassa, yang dimana 1 (satu) No.
data merupakan data yang telah dihitung selama 1 Meja Yang bersipat angka tekanan
1 jam. control uap,suhu, temperature,
digital kecepatan dan ktinggian
3.4 Kondisi Sosial Desa Paya Kumang air(mm)
Dalam hal pendidikan di Desa Paya 2 Meja Yang bersipat angka keluaran
Kumang terdapat 3 (tiga) buah Sekolah Dasar, 1 control dari trafo Induk untuk
(satu) buah Sekolah Menengah Pertama Negeri analog perusahaan itu sendiri dan PLN
(SMPN 03) dan satu Sekolah Menengah Umum yang bersifat angka
Negeri (SMUN 03). Untuk fasilitas kesehatan, di meteran(KWh)
Desa Paya Kumang terdapat 1 (satu) Rumah
Sakit , 1(satu) buah Puskesmas dan 1(buah)
Polindes yang dimanfaatkan masyarakat Desa Tabel 4. Multi Media Filter
Paya Kumang untuk mendapatkan pelayanan Multi media filter berfungsi menyaring partikel-
kesehatan dan berobat gratis dengan program partikel yang lebih besar dari 10 mikron.
pemerintah pendidikan dan kesehatan gratis. Sangat baik dpasang setelah proses clearifier
Seperti yng kita ketahui listrik menjadi komoditi dengan tujuan untuk membantu menyaring flock
kebutuhan manusia sehari-hari, sedangkan yang lolos dari clearifier agar air proses menjadi
kebutuhan masyarakat sangat banyak di jernih dengan turbidity kurang dari 1 NTU.
pelayanan publik. Oleh sebab itu, penulis Multi media harus dilakukan back wash apabila
mencoba menggunakan Pembangkit Listrik telah terjadi perbedaan tekanan antara Inlet
Tenaga Uap Biomasa untuk membantu dengan Outlet mencapai 1 bar.
memberikan solusi membantu masyarakat. a. Normal operasi :
Inlet Pressure= 2,2 bar
Tabel 1. Bahan Bakar Yang Digunakan Outlet Pressure= 2,0 bar
Untuk Menghasilkan Uap PLTU Biomassa Service Flow= 35 M3/M
Bahan-bahan yang digunakan dapat dilihat dari Back Wash Flow : 30 M3/MH
table 1. sebagai berikut : Waktu Flashing : 15 menit
No
Bakar Nama Bahan Keterangan

1. Bahan Kimia Diteliti


2. Air Diteliti
Status Posisi 1. Pengontrolan pembakaran bahan bakar harus
valve Pump dicermati, agar terhindar dari gangguan
V1 V2 V3 V4 V5 pembakaran yang bisa menimbulkan resiko
Service ya ya x x x Ray percikan api bahkan ledakan yang bisa
water membahayakan keselamatan karyawan.
pump 2. Untuk mengetahui biaya pengeluaran dan
start pemasukan pengoperasian PLTU dilakukanlah
Back x x ya ya x Back analisa perhitungan agar data lebih akurat dengan
Wash wash secara berkala.
pump 3. Tekanan uap harus selalu dikontrol dengan teliti
start agar diketahui naik dan turunnya tekanan uap.
Flashing ya x x x ya Raw 4. Minimal 1 tahun pengoperasian PLTU harus
water diistirahatkan pengoperasiannya demi menghemat
pump peralatan.
start

Activated Carbon Filter berfungsi membantu


menyerap chlorine dan bau.Ini sangat baik
dipasang karena air yang masuk kedalam
Reverse Osmosis harus terhindar dari kandungan
Chlorine.
Perlakuan terhadap Activated Carbon sama
halnya dengan Multi media Filter, perbedaannya
adalah jika Back wash menggunakan pompa
intake pump dengan melalui Multi Media Filter
pada posisi Multi media Filter kondisi Service.

5. PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari hasil perhitungan dan pembahasan yang telah
disampaikan pada bab sebelumnya,
maka kesimpulan didapat adalah sebagai berikut :
1. Penggunaan bahan bakar dengan limbah kayu sangat
ekonomis dari segi harga, mudah didapat dan
sangat melimpah.
2. Penggunaan bahan bakar batu bara dan minyak
memerlukan biaya yang besar dari bahan bakar
limbah kayu, selain itu juga bahan bakar tersebut
sulit didapat dikarenakan bahan bakar tersebut
makin menipis dan terkendala kondisi tempat yang
sangat jauh.
3. Tidak memilih kayu jenis apapun, selagi kayu
tersebut tidak lapuk dan tidak ada logam yang
menempel baik itu diluar maupun didalam isi kayu.
4. Perhitungan analisa biaya pengeluaran dan
pemasukan dari penjualan energi listrik dilakukan
dengan teliti agar tidak merugikan kedua belah
pihak dan saling menguntungkan.

B. Saran
Berdasarkan hasil perhitungan dan pembahasan serta
analisa yang telah didapatkan penulis pada bab
sebelumnya, maka penulis menyarankan :
DAFTAR PUSTAKA BIOGRAFI
Isarani, lahir di
[1]. BPS Kabupaten Ketapang, “ Ketapang, 20 desember
Kabupaten Dalam Angka Tahun 1978
2015”, Ketapang 2015;⁽¹⁾ Menempuh pendidikan
[2]. Abdul Kadir, Energi sumber daya, Sarjana Teknik sejak
Inovasi, Tenaga Listrik Dan Potensi tahun 2009
Ekonomi, Edisi ke dua tahun 1995, Jurusan Teknik Elektro
Penerbit Universitas Indonesia, Program studi Teknik
Jakarta. Elektro
[3]. Pekik A Dahono, Sumber Energi
Alternatif. 2007
[4]. Paul Breeze, Power Generation
Tehnology. Jorda Hil, 2005
[5]. Zain Etab, 2005, Konversi energi
listrik terbarukan.
[6]. Tim Ahli PLTU Biomassa PT Suka
Jaya Makmur, Ketapang Kalimantan
Barat, PLTU Biomassa yang
menggunakan bahan bakar limbah
kayu, 2015.
[7]. http://www. analisis kinerja PLTU
Biomassa. 2009.
[8]. http://ACADEMIA.EDU/TURBIN
_UAP_KULIAH. 2010.
[9]. http://DIGILIB.ITB.AC.ID,
Pembangkit Listrik Tenaga Uap
Biomassa.2010
[10]. http://www.Konversi.Wordpress.com/
2011/05/21/prinsip-kerja-listrik-
tenaga-uap/diakses agustus 2015.
[11]. http://www.
Santosorisinh.Blogdspot.com. 2004.
[12]. Sumber : BPKM Indonesia investment
Coordinating Boar, 2010
[13]. Djiteng Marsudi Ir, 2005, “
Pembangkitan Energi listrik”,
Erlangga, Jakarta.