Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

DEMAM KEJANG PADA ANAK

DISUSUN OLEH KELOMPOK 5


1. JUNANTO SURAHMAN
2. NOVIA QOMARIYAH
3. NURUL ISLAMIATI

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH
KLATEN
TAHUN 2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN

DEMAM KEJANG PADA ANAK

Pokok bahasan : Kesehatan anak-anak

Sub pokok bahasan : demam kejang

Hari/tanggal :

Tempat :

Sasaran : orang tua anak-anak

Target :

A. TUJUAN PENYULUHAN

1. Tujuan Umum

Setelah dilakukan penyuluhan ini di harapkan masyarakat/orang tua dapat


mengerti dan memahami tentang demam kejang pada anak

2. Tujuan Khusus

Setelah dilakukan penyuluhan ini diharapkan masyarakat mengetahui dan


mampu:

1. Mengerti dan menjelaskan tentang pengertian demam kejang pada anak

2. Mengerti tentang penyebab demam kejang

3. Mengerti tentang pencegahan demam kejang

B. MATERI PENYULUHAN

1. Pengertian demam kejang

2. penyebab demam kejang


3. pencegahan demam kejang

C. METODE PENYULUHAN

1. Ceramah

2. Diskusi

3. Tanya jawab

D. MEDIA

1. Lembar balik

2. Leaflet

E. KEGIATAN PENYULUHAN

Tahap Waktu Kegiatan Respon Metode

Orientasi 5 menit - Memberi salam dan - Menjawab salam Ceramah


berkenalan

- Menjelaskan kontrak waktu


- Bersedia mengikuti kegiatan
- Menjelaskan Tujuan
- Mendengarkan dan
Pengajaran
memperhatikan

Kerja 20 menit - Menjelaskan pengertian - Mendengarkan dan


demam kejang memperhatikan informasi yang
dijelaskan

- Menjelaskan penyebab dari


demam kejang
- Menjelaskan tanda dan
gejala dari demam kejang

Menjelaskan cara pencegahan


demam kejang

Terminasi 5 menit - Memberikan kesempatan - Mengajukan pertanyaan Ceramah


untuk bertanya dan
tanya
- Menjawab pertanyaan
- Memperhatikan jawab
- Menyimpulkan materi yang
- Mendengarkan penjelasan
telah disampaikan

- Memberi salam penutup


- Menjawab salam

F. KRITERIA EVALUASI

1. Evaluasi penyuluhan

a. Apakah masyarakat mampu menjelaskan pengertian dari demam kejang

b. Apakah masyarakat mampu menjelaskan penyebab demam kejang

c. Apakah masyarakat mampu menjelaskan tanda dan gejala demam kejang

d. Apakah masyarakat mampu menjelaskan bagaimana cara mencegah demam


kejang

2. Evaluasi struktur

a. Persiapan alat dan media dapat di pakai dengan baik

b. Kontrak waktu dengan audien sesuai kesepakatan

c. SAP tentang demam kejang telah ada/siap


d. Menyiapkan tempat

e. Menyiapkan pertanyaan

3. Evaluasi proses

a. Penyuluhan berjalan lancar

b. Audien mengikuti penyuluhan dari depan hingga selesai

c. Audien tidak meninggalkan tempat saat penyuluhan

d. Audien member jawaban atas pertanyaan pemberi materi

e. Audien aktif bertanya bila ada hal yang belum dimengerti


4. Evaluasi hasil
Kognitif
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan:
a. Masyarakat mampu menjelaskan pengertian dari demam kejang

b. Masyarakat mampu menjelaskan penyebab demam kejang

c. Masyarakat mampu menjelaskan tanda dan gejala demam kejang

d. Masyarakat mampu menjelaskan bagaimana cara penanganan demam kejang

Pendidikan kesehatan dikatakan berhasil apabila sasaran mampu menjawab


pertanyaan 80 % lebih dengan benar

Pendidikan kesehatan dikatakan cukup berhasil / cukup baik apabila sasaran mampu
menjawab pertanyaan antara 50 – 80 % dengan benar

Pendidikan kesehatan dikatakan kurang berhasil / tidak baik apabila sasaran hanya
mampu menjawab kurang dari 50 % dengan benar.

G. MATERI(TERLAMPIR)

H. DAFTAR PUSTAKA
Lampiran Materi

1. Pengertian Kejang Demam


Kejang demam adalah proses terjadinya kenaikan suhu tubuh (suhu rectal di atas 38oC) yang
disertai dengan kejang yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium atau juga bisa
merupakan penyakit peradangan.

2. Penyebab Kejang Demam


a. Demam 38°C
b. Traumatik kepala
c. Infeksi
d. Gangguan metabolik ( rendahnya kadar gula )
e. Toksin
f. Genetik
g. Idiopatik ( penyebab tidak diketahui penyebabnya )
3. Tanda dan Gejala
a. Suhu tubuh diatas 38C atau lebih

b. Umur Anak ketika kejang antara 6 bulan –4 tahun

c. Kejang berlangsung hanya sebentar saja, tidak lebih dari 15 menit

d. Kejang timbul dalam 16 jam pertama setelah timbulnya demam

e. Mata terbalik keatas

4. Komplikasi Kejang Demam


a. Penurunan kesadaran

b. Pernafasan terhambat

c. Kecerdasan menurun

d. Lidah anak tergigit


e. Dapat terjatuh saat anak kejang sehingga dapat menimbulkan luka

f. Epilepsi

g. Cacat mental

5. Cara penanganan saat demam

a. Bila demam segera berikan obat penurunan panas sesuai dengan dosis

b. Kompres dengan air hangat

c. Beri minum yang banyak

d. Gunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat.

e. Ukur suhu tubuh anak sebelum dan sesudah melakukan tindakan diatas (± 3 jam)

f. Jika kejang tidak segera berhenti segera bawa ke puskesmas dan pelayanan rumah sakit
yang terdekat.

6. Cara penanganan Kejang Demam


a. Baringkan anak ditempat yang rata, kepala dimiringkan

b. Singkirkan benda-benda yang ada disekitar anak, lepaskan pakaian yang mengganggu
pernafassan anak ( ikat pinggang, gurita dll)

c. Bersihkan ludah yang ada disekitar mulut anak dengan menggunakan kain yang bersih

d. Lakukan kompres secara terus menerus

e. Setelah anak bangun dan sadar, berikan anak minum yang hangat

f. Tenang, ini merupakan prisip utama dalam menangani kasus kegawatan. Jangan
memegang anak untuk melawan kejang.

7. Cara pencegahan Kejang Demam


a. Menjaga kesehatan anak dengan menjaga kebersihan dan memberikan makanan dengan
gizi seimbang

b. Bila suhu meningkat, kompres dengan air hangat atau minum obat penurun panas

c. Cegah anak agar tidak mengalami benturan kepala