Anda di halaman 1dari 102

MODUL

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI


SEKTOR KONSTRUKSI GOLONGAN POKOK
OPERATOR EXCAVATOR

MELAKSANAKAN PENGOPERASIAN EXCAVATOR SESUAI


DENGAN APLIKASI DAN TEKNIK OPERASI YANG BENAR
UNTUK JENIS PEKERJAAN KONSTRUKSI TERTENTU
DENGAN WAKTU SIKLUS ( CYCLE TIME) MAKSIMAL 150%
DARI WAKTU SIKLUS STANDAR ( STANDARD CYCLE TIME)
INA.5220.222.02.03.05

2016

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
DIREKTORAT BINA KOMPETENSI DAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI
JL. SAPTA TARUNA RAY A – KOMPLEK PU PASAR JUMAT – JAKARTA SELATAN
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

KATA PENGANTAR

Modul pelatihan berbasis kompetensi merupakan salah satu media pembelajaran yang
dapat digunakan sebagai media transformasi pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja
kepada peserta pelatihan untuk mencapai kompetensi tertentu berdasarkan program
pelatihan yang mengacu kepada Standar Kompetensi .
Modul pelatihan ini berorientasi kepada pelatihan berbasis kompetensi ( Competence Based
Training) diformulasikan menjadi 3 (tiga) buku, yaitu Buku Informasi, Buku Kerja dan Buku
Penilaian sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam penggunaanya sebagai
referensi dalam media pembelajaran bagi peserta pelatihan dan instruktur, agar
pelaksanaan pelatihan dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Untuk memenuhi
kebutuhan pelatihan berbasis kompetensi tersebut , maka disusunlah modul pelatihan
berbasis kompetensi dengan judul “MELAKSANAKAN PENGOPERASIAN EXCAVATOR
SESUAI DENGAN APLIKASI DAN TEKNIK OPERASI YANG BENAR UNTUK JENIS
PEKERJAAN KONSTRUKSI TERTENTU DENGAN WAKTU SIKLUS ( CYCLE TIME)
MAKSIMAL 150% DARI WAKTU SIKLUS STANDAR (STANDARD CYCLE TIME ) “.
menyadari bahwa modul yang di susun ini masih jauh dari sempurna . Oleh karena itu,
sangat diharapkan saran dan masukan untuk perbaikan agar tujuan dari penyusunan
modul ini menjadi lebih efektif.
Demikian disampaikan, semoga Tuhan YME memberikan tuntunan dalam melakukan
berbagai upaya perbaikan dalam menunjang proses pelaksanaan pelatihan oleh lembaga
pelatihan kerja .

Jakarta, ........................ 2016

Direktur
Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi

Dr. Ir. H. Masrianto, MT.


NIP.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 1 dari 7
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................. 1


DAFTAR ISI........................................................................................................... 2
ACUAN STANDAR KOMPETENSI KERJA DAN SILABUS PELATIHAN ............................... 3
A. Acuan Standar Kompetensi Kerja .......................................................... 3
B. Kemampuan yang Harus Dimiliki Sebelumnya ........................................ 5
B. Silabus Pelatihan Berbasis Kompetensi .................................................. 6
LAMPIRAN
1. Buku informasi
2. Buku kerja
3. Buku penilaian

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 2 dari 7
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

ACUAN STANDAR KOMPETENSI KERJA DAN SILABUS PELATIHAN

A. Acuan Standar Kompetensi Kerja

Materi modul pelatihan ini mengacu pada unit kompetensi terkait yang disalin dari
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Jabatan Kerja Operator
Excavator dengan uraian sebagai berikut:

KODE UNIT : INA.5220.222.02.03.05

JUDUL UNIT : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan


aplikasi dan teknik operasi yang benar untuk jenis pekerjaan
konstruksi tertentu dengan waktu siklus ( cycle time)
maksimal 150 % dari waktu siklus standar ( standard cycle
time)

DESKRIPSI UNIT : Unit ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan


dan sikap kerja yang diperlukan untuk mengoperasikan
excavator secara benar dan aman sesuai dengan aplikasi dan
teknik pengoperasian.

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA


1. Melaksanakan persiapan operasi 1.1 Gerakan boom, arm/stick, bucket dan
swing dicoba sesuai dengan teknik dasar
yang benar, baik secara individu maupun
simultan/kombinasi, untuk meyakinkan
bahwa semua gerakan dapat berfungsi
dengan baik
1.2 Gerakan maju-mundur, belok kiri dan
kanan dicoba untuk meyakinkan bahwa
gerakan manouver dari excavator dapat
berfungsi dengan baik
1.3 Gerakan travelling pada jalan mendatar,
mendaki dan menurun serta
menyeberang parit dilakukan dengan
benar sesuai dengan prosedur

2. Menggali material dengan waktu siklus 2.1 Excavator ditempatkan pada posisi yang
(cycle time) maksimal 150% dari rata, track menyentuh tanah secara penuh
waktu siklus (standard cycle time ) (full contact) sesuai dengan prosedur
menggali dan membuang material ( loading
& unloading)
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 3 dari 7
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA


2.2 Penggalian material dilakukan dengan
mengatur gerakan kombinasi/simultan
(menggali, mengangkat, swing dan
membuang) sesuai dengan teknik aplikasi
yang benar sehingga dicapai hasil galian
yang optimal
2.3 Level/ Pembuangan material dilakukan
dengan mengatur hasil buangan material
ke tempatdengan rapih dan efisien
2.4 Produksi galian dihitung pada akhir
pekerjaan setiap hari untuk bahan
pembuatan laporan operasi dan evaluasi
produktivitas operator
3. Membuat parit dengan waktu siklus 3.1 Excavator ditempatkan pada posisi yang
(cycle time) maksimal 150% dari rata, track menyentuh tanah secara penuh
waktu siklus standar (standard cycle (full contact) sesuai dengan prosedur
time) pekerjaan pembuatan parit/saluran
3.2 Pembuatan parit dilakukan dengan
mengatur gerakan simultan/kombinasi
(menggali, mengangkat, swing dan
membuang) sesuai dengan teknik aplikasi
yang benar sehingga dicapai hasil produksi
pembuatan parit yang optimal
3.3 Hasil galian selalu dipantau secara teliti
untuk menghasilkan parit yang rapih
sesuai dengan rambu operasional
3.4 Produksi pembuatan parit dihitung pada
akhir pekerjaan setiap hari untuk bahan
pembuatan laporan operasi dan evaluasi
produktivitas operator
4. Memuat material ke dalam dump truck 4.1 Excavator ditempatkan pada posisi yang
dengan waktu siklus (cycle time) rata, track menyentuh tanah secara penuh
maksimal 150% dari waktu siklus (full contact) sesuai dengan prosedur
standar (standard cycle time ) penggalian material yang akan dimuat ke
dalam dump truck
4.2 Pemuatan material dilakukan dengan
mengatur gerakan simultan/kombinasi
(menggali, mengangkat, swing dan
menuang material) sesuai dengan teknik
aplikasi yang benar sehingga dicapai hasil
pemuatan material yang optimal
4.3 Hasil pemuatan material ke dalam dump
selalu dipantau untuk menghasilkan
muatan dump truck yang stabil
4.4 Produksi pemuatan material ke dalam
dump truck dihitung pada akhir pekerjaan
setiap hari untuk bahan pembuatan
laporan operasi dan evaluasi produktivitas
operator

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 4 dari 7
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BASAN VARIABEL
1. Kompetensi ini harus diterapkan secara perorangan pada operator Excavator
2. Buku petunjuk pemeliharaan dan pengoperasian yang menjadi pedoman
pemeliharaan harian harus tersedia.
3. Konsultasi dengan unit terkait lain dalam kegiatan pengoperasian dan
pemeliharaan.

PANDUAN PENILAIAN
1. Untuk mendemonstrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan
pengetahuan di bidang :
a. Penerapan keselamatan kerja
b. Pemeliharaan harian excavator
c. Pengoperasian excavator pada jenis pekerjaan tertentu dengan tingkat
keterampilan yang sesuai dengan yang ditentukan
2. Konteks penilaian :
a. Unit ini dapat dinilai didalam atau diluar tempat kerja
b. Penilaian harus mencakup peragaan praktek di tempat kerja
c. Unit ini harus didukung serangkaian metode untuk menilai pengetahuan dan
keterampilan penunjang yang ditetapkan dalam Materi Uji Kompetensi MUK)
3. Aspek penting penilaian
Aspek yang harus diperhatikan :
a. Disiplin dalam melaksanakan pemeliharaan harian sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan
b. Disiplin dalam melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi
dan teknik pengoperasiannya
c. Penerapan keselamatan kerja selama pelaksanaan pengoperasian
4. Kaitan dengan Unit :
Unit ini mendukung kinerja efektif dalam serangkaian unit kompetensi operator
excavator yaitu terkait dengan :

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 5 dari 7
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

a. Menerapkan keselamatan kerja selama pemeliharaan dan pengoperasian


excavator
b. Melaksanakan pemeliharaan harian sesuai petunjuk pemeliharaan
c. Membuat laporan operasi
d.
KOMPETENSI KUNCI
TINGKAT
NO. KOMPETENSI KUNCI
KINERJA
1. Mengumpulkan, mengorganisasikan dan menganalisis informasi 1
2. Mengkomunikasikan ide dan informasi 2
3. Merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan 2
4. Bekerjasama dengan orang lain dan dalam kelompok 2
5. Menggunakan ide dan teknik matematika 1
6. Memecahkan masalah 2
7. Menggunakan teknologi 2

B. Kemampuan yang harus dimiliki sebelumnya


Adapun kemampuan yang harus dimiliki sebelumnya sebagai berikut:
- Tidak ada

C. Silabus Pelatihan Berbasis Kompetensi

UNIT / ELEMEN WAKTU


No KURIKULUM / SILABUS
KOMPETENSI Teori Praktek Jumlah
3. Melaksanakan PENGOPERASIAN
pengoperasian EXCAVATOR (Operator
excavator sesuai Kelas II) SESUAI
dengan aplikasi dan DENGAN APLIKASI DAN
teknik operasi yang TEKNIK OPERASI YANG 3 jpl
benar untuk jenis BENAR 9 jpl 12 jpl
pekerjaan konstruksi (135
(405 mnt) (540 mnt)
tertentu dengan waktu mnt)
sklus (cycle time)
maksimal 150% dari
waktu sklus standar
(standard cycle time).
3.1 Melaksanakan 1. Umum 30 mnt 45 mnt 75 mnt
persiapan operasi 2. Persiapan Operasi
3.2 Menggali material 30 mnt 90 mnt 120 mnt

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 6 dari 7
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

dengan waktu 3. Menggali Material


siklus (cycle time) 4. MembuatParit
maksimal 150%
5. Memuat Material
dari waktu siklus
(standard cycle DumpTruck
time)
3.3 Membuat parit
dengan waktu
siklus (cycle time)
maksimal 150% 30 mnt 180 mnt 210 mnt
dari waktu siklus
standar (standard
cycle time)
3.4 Memuat material
ke dalam dump
truck dengan
waktu siklus
(cycle time) 45 mnt 90 mnt 135 t
maksimal 150%
dari waktu siklus
standar (standard
cycle time)

Lampiran
1. Buku informasi
2. Buku kerja
3. Buku penilaian

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 7 dari 7
time )
Buku Informasi Versi 2016
BUKU INFORMASI
MELAKSANAKAN PENGOPERASIAN EXCAVATOR SESUAI
DENGAN APLIKASI DAN TEKNIK OPERASI YANG BENAR
UNTUK JENIS PEKERJAAN KONSTRUKSI TERTENTU
DENGAN WAKTU SIKLUS ( CYCLE TIME) MAKSIMAL 150%
DARI WAKTU SIKLUS STANDAR ( STANDARD CYCLE TIME)

INA.5220.222.02.03.05

2016

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
DIREKTORAT BINA KOMPETENSI DAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI
JL. SAPTA TARUNA RAY A – KOMPLEK PU PASAR JUMAT – JAKARTA SELATAN
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI........................................................................................................... 1
BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................ 5
A. Tujuan Umum. ................................................................................... 5
B. Tujuan Khusus.................................................................................... 5
BAB II MELAKSANAKAN PERSIAPAN OPERASI ........................................................ 6
A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Melaksanakan Persiapan Operasi. ..... 6
1. Komponen excavator. ...................................................................... 6
2. Instrumen panel ............................................................................. 7
3. Tombol/skalar................................................................................. 9
4. Gerakkan Boom, Arm/stick dan Bucket. ........................................... 10
5. Tuas kontrol ................................................................................. 11
6. Gerakan maneuver. ....................................................................... 12
7. Gerakan travelling ......................................................................... 13

B. Keterampilan yang diperlukan untuk Melaksanakan Persiapan Operasi. ... 15


1. Mencoba gerakan boom, arm/stick, bucket dan swing sesuai dengan
teknik dasar yang benar, baik secara individu maupun
simultan/kombinasi, untuk meyakinkan bahwa semua gerakan dapat
berfungsi dengan baik. .................................................................. 15
2. Mencoba gerakan maju-mundur, belok kiri dan kanan untuk
meyakinkan bahwa gerakan manouver dari excavator dapat berfungsi
dengan baik.................................................................................. 17
3. Melakukan gerakan travelling pada jalan mendatar, mendaki dan
menurun serta menyeberang parit dengan benar sesuai dengan
prosedur. ..................................................................................... 21

C. Sikap Kerja dalam Melaksanakan Persiapan Operasi. ............................... 27

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 1 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BAB III MENGGALI MATERIAL DENGAN WAKTU SIKLUS (CYCLE TIME) MAKSIMAL
150% DARI WAKTU SIKLUS STANDAR ( STANDARD CYCLE TIME) ................ 30
A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Menggali Material dengan Waktu
Siklus (Cycle Time) Maksimal 150% dari Waktu Standar (Standard Cycle
Time). ............................................................................................. 30
1. Menggali material .......................................................................... 30
2. Cycle time 150% ........................................................................... 30

B. Keterampilan yang diperlukan untuk Menggali Material dengan Waktu


Siklus (Cycle Time) Maksimal 150% dari Waktu Standar (Standard Cycle
Time). ............................................................................................. 32
1. Menempatkan excavator pada posisi yang rata, track menyentuh tanah
secara penuh (full contact) sesuai dengan prosedur menggali dan
membuang material (loading & unloading). ...................................... 32
2. Melakukan penggalian material dengan mengatur gerakan
kombinasi/simultan (menggali, mengangkat, swing dan membuang)
sesuai dengan teknik aplikasi yang benar sehingga dicapai hasil galian
yang optimal................................................................................. 33
3. Melakukan pembuangan material dengan mengatur hasil buangan
material ke tempatdengan rapih dan efisien. .................................... 35
4. Menghitung produksi galian pada akhir pekerjaan setiap hari untuk
bahan pembuatan laporan operasi dan evaluasi produktivitas operator 37

C. Sikap Kerja dalam Menggali Material dengan Waktu Siklus ( Cycle Time)
Maksimal 150% dari Waktu Standar (Standard Cycle Time). .................. 37
1. Tidak boleh beroperasi dengan menggunakan tenaga swing .............. 37
2. Tidak boleh beroperasi dengan menggunakan tenaga mundur (travel) 38
3. Tidak boleh beroperasi dengan menumbukkan bucket ....................... 38
4. Tidak boleh menggunakan berat unit sebagai tenaga gali tambahan ... 39

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 2 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BAB IV Membuat Parit dengan waktu siklus (cycle time) 150% dari waktu siklus
standar (standard cycle time)................................................................... 40
A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Membuat Parit dengan Waktu Siklus
(cycle time) 150% dari Waktu Siklus Standar (standard cycle time). ....... 40
B. Keterampilan yang diperlukan untuk Membuat Parit dengan Waktu Siklus
(cycle time) 150% dari Waktu Siklus Standar (standard cycle time). ....... 40
C. Sikap Kerja dalam Membuat Parit dengan Waktu Siklus (cycle time) 150%
dari Waktu Siklus Standar (standard cycle time) ................................... 43
BAB V MEMUAT MATERIAL KE DALAM DUMP TRUCK DENGAN WAKTU SIKLUS ( CYCLE
TIME) MAKSIMAL 150% DARI WAKTU SIKLUS STANDAR ( STANDARD CYCLE
TIME).................................................................................................... 44
A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Memuat Material ke dalam Dump
Truck dengan Waktu sikus (Cycle Time) Maksimal 150% dari Waktu Siklus
Standar (Standard Cycle Time). .......................................................... 44
B. Keterampilan yang diperlukan untuk Memuat Material ke dalam Dump
Truck dengan Waktu sikus (Cycle Time) Maksimal 150% dari Waktu Siklus
Standar (Standard Cycle Time). .......................................................... 44
1. Menempati excavator pada posisi yang rata, track menyentuh tanah
secara penuh (full contact) sesuai dengan prosedur penggalian material
yang akan dimuat ke dalam dump truck........................................... 44
2. Melakukan pemuatan material dengan mengatur gerakan
simultan/kombinasi (menggali, mengangkat, swing dan menuang
material) sesuai dengan teknik aplikasi yang benar sehingga dicapai hasil
pemuatan material yang optimal. .................................................... 45
3. Memantau hasil pemuatan material ke dalam dump, untuk menghasilkan
muatan dump truck yang stabil. ...................................................... 46
4. Produksi pemuatan material ke dalam dump truck dihitung pada akhir
pekerjaan setiap hari untuk bahan pembuatan laporan operasi dan
evaluasi produktivitas operator. ...................................................... 47
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 3 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

C. Sikap Kerja dalam Memuat Material ke dalam Dump Truck dengan Waktu
sikus (Cycle Time) Maksimal 150% dari Waktu Siklus Standar ( Standard
Cycle Time)...................................................................................... 48
BAB VI SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI .... 49
A. Sumber Daya Manusia. ........................................................................ 49
1. Pelatih ....................................................................................... 499
2. Penilai........................................................................................ 499
3. Teman kerja/sesama peserta pelatihan ............................................ 49

B. Sumber-sumber Kepustakaan. .............................................................. 50


DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................. 511
A. Buku Referensi ................................................................................... 51
B. Manual............................................................................................... 51
C. Refernsi Lainnya ............................................................................... 511
DAFTAR ALAT DAN BAHAN ................................................................................... 52
A. Peralatan yang digunakan .................................................................... 52
B. Bahan yang dibutuhkan ..................................................................... 522

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 4 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BAB I
PENDAHULUAN

A. Tujuan Umum.

Setelah mempelajari modul ini peserta latih diharapkan mampu melaksanakan


pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik operasi yang benar untuk
jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu sklus ( cycle time) maksimal 150%
dari waktu sklus standar (standard cycle time).

B. Tujuan Khusus

Pada akhir pelatihan diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut:


1. Melaksanakan persiapan operasi
2. Menggali material dengan waktu siklus ( cycle time) maksimal 150% dari waktu
siklus (standard cycle time)
3. Membuat parit dengan waktu siklus (cycle time) maksimal 150% dari waktu siklus
standar (standard cycle time)
4. Memuat material ke dalam dump truck dengan waktu siklus ( cycle time) maksimal
150% dari waktu siklus standar (standard cycle time)

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 5 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BAB II
MELAKSANAKAN PERSIAPAN OPERASI

A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Melaksanakan Persiapan Operasi.

1. Komponen excavator.
Agar dapat mengoperasikan dan memelihara excavator dengan baik dan benar,
operator harus mengetahui letak serta fungsi dari komponen-komponen unit yang
akan digunakan, seperti terlihat pada Gambar II.1,II.2 dan II.3

Arm/Stick

Connecting link/H-Link
Gambar II.1

Gambar II.2

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 6 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar II.3

2. Instrumen panel
Instrument panel terdiri dari alat monitor dan lampu lampu seperti nampak pada
Gambar II.4. Instrument panel berguna untuk memberikan peringatan/petunjuk
kepada operator pada saat unit dihidupkan/dioperasikan, agar operator bisa memonitor
dan melakukan pemeriksaan dengan benar.

Alat monitor : Menunjukan status operasi alat.


Lampu peringatan : Menunjukan keadaan unit yang tidak normal (merah).
Lampu pilot : Menunjukan status operasi alat.

Monitor yang dipasang pada unit belum sepenuhnya menjamin kondisi dari excavator,
pemeriksaan harian harus dilakukan sesuai dengan bab pemeliharaan. Bila unit
mengalami masalah maka lampu peringatan akan menyala disertai dengan bunyi
buzzer/alarm/stick. Dalam hal ini tekan tombol stop buzzer untuk memberhentikan
suara buzzer, tetapi lampu peringatan masih tetap menyala sampai masalah diperbaiki.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 7 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar II.4
b. Tuas dan pedal
Tuas dan Pedal pada excavator digunakan untuk mengoperasikan unit sesuai
dengan fungsinya, Gambar II.5 adalah contoh dari
Tuas digerakan dengan tangan dan pedal digerakan dengan kaki.
- Tuas pengontrol kanan digunakan untuk mengontrol gerakan Boom dan
Bucket
- Tuas pengontrol kiri digunakan untuk mengontrol gerakan Swing dan
Arm/stick
- Tuas Travel digunakan untuk menggerakan unit maju, mundur, berbelok kekiri
atau kekanan dengan cara mendorong atau menariknya dengan tangan.
- Pedal Travel digunakan untuk menggerakan unit maju, mundur, berbelok
kekiri atau kekanan dengan cara menginjak bagian depan atau belakang
dengan kaki.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 8 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

- Tuas Pengaman digunakan untuk menghentikan atau menjalankan fungsi dari


tuas control kanan, tuas control kiri dan tuas/pedal travel.

Gambar II.5

3. Tombol/saklar
Tombol/Saklar digunakan untuk mengaktif kan atau non aktifkan sistim pada unit
dengan cara diputar, disentuh/tekan (Gambar II.6).

Gambar II.6

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 9 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

4. Gerakkan Boom, Arm/stick dan Bucket.


Tuas kontrol untuk menggerakkan Boom, arm/stick, bucket dan swing berada diruang
kabin operator (Gambar II.7)
• Pastikan bahwa tuas kontrol dan alat kerja dalam kondisi baik.
• Tuas kontrol sebalah kiri untuk gerakan swing dan arm/stick.
• Tuas kontrol sebelah kanan untuk gerakan boom dan bucket.
• Bila tuas control dilepaskan, maka tuas kontrol akan kembali ke posisi netral secara
otomatis.

Gambar II.7

Suhu yang cocok untuk oli hidraulik siap kerja adalah sekitar 50 oC .Jika suhu tersebut
belum tercapai dan unit langsung untuk bekerja,maka akan menyebabkan kerusakan
pada sistim hidrolik.
• Hidupkan engine pada putaran rendah sekitar 5 menit.
• Naikan gas secara bertahap keputaran normal.
• Gerakan bucket sekitar 5 menit,dan jangan mengoperasikan yang lain selain
bucket.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 10 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

• Setelah itu gerakan bucket dan arm/stick sekitar 5 -10 menit ( hanya bucket dan
arm/stick )
• Jika pemanasan sudah cukup,maka gerakan semua attachment.

5. Tuas kontrol

Gambar II.8

Tuas kontrol sebalah kiri untuk gerakan swing dan arm/stick. (Gambar II.9)
• Tuas digerakkan ke arah no.1 (kedepan) Arm/stick keluar atau menjauh
• Tuas digerakkan kearah no. 2 (kebelakang) Arm/stick masuk atau mendekat
• Tuas digerakkan kearah no. 3 (kekanan) Swing kekanan atau memutar kekanan
• Tuas digerakkan kearah no. 4 (kekiri) Swing kekiri atau memutar kekiri

Gambar II.9

Tuas kontrol sebalah kanan untuk gerakan Boom dan Bucket. (Gambar II.10)
• Tuas digerakkan ke arah no.5 (kedepan) Boom turun atau kebawah
• Tuas digerakkan kearah no. 6 (kebelakang) Boom naik atau keatas
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 11 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

• Tuas digerakkan kearah no. 7 (kekanan) Bucket membuka atau membuang


• Tuas digerakkan kearah no. 8 (kekiri) Bucket menutup atau memuat

Gambar II.10

6. Gerakan maneuver.
Gerakan travel/jalan dapat dioperasikan dengan menggerakan tuas dan pedal (Gambar
II.11). Kecepatan gerak dapat dikontrol dengan mendorong tuas atau pedal
berdasarkan panjang langkah tuas atau pedal. Untuk menghentikan unit posisikan
tuas/pedal travel posisi netral/ditengah. Apabila tuas/pedal dilepaskan, maka ia akan
kembali keposisi netral/tengah. Pada posisi ini rem aktif.

Gambar II.11
a. Posisi Travel/Jalan
Posisikan perlengkapan kerja dekat ke unit, buatlah bentuk se-stabil mungkin
(seperti Gambar II.12). Pastikan travel motor dibagian belakang dan front idler
dibagian depan
• Jangan berjalan terus menerus terlalu lama.
• Kurangi kecepatan unit saat melewati jalan yang tidak rata.
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 12 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

• Hati-hati bila arah gerak unit diubah180 0 maka seluruh bagian unit akan
bergerak pula.

Gambar II.12

7. Gerakan travelling
Gerakan travel / jalan dapat dioperasikan dengan menggerakkan tuas dan pedal.
Kecepatan gerak dapat dikontrol dengan menggerakk an tuas atau pedal berdasarkan
panjang langkah tuas atau pedal. Untuk menghentikan unit posisikan tuas/pedal travel
ditengah. Apabila tuas/pedal dilepaskan, maka ia akan kembali keposisi tengah. Pada
posisi ini rem aktif. Pilih route jalan yang dituju serata mungkin. Kendalikan unit selurus
mungkin danbila berbelok buatlah sedikit perubahan berangsur -angsur pada arah yang
diinginkan. Apabila unit harus berjalan jarak jauh, maka roller komponen undercarriage
akan kontak terus menerus, yang akan mengakibatkan panas. Oleh karena itu untuk
menghindari over heat pada travel motor dan komponen undercarriage , maka setiap
berjalan 2 jam berhenti 30 menit (disesuaikan dengan Operation and Maintenance
Manual) (Gambar II.13).

Gambar II.13

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 13 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Sebelum melintasi jembatan ketahuilah kekuatan pada jembatan -tersebut dan berat
operasi alat. Bila melintasi jalan beraspal gunakan kayu agar supaya tidak merusak
jalan aspal. Bila menyeberangi rel kereta api, gunakan balok kayu agar tidak merusak
rel. Dilarang menyentuh kabel-kebel listrik dan tebing jembatan dengan unit.
Bila excavator melewati rintangan seperti batu yang besar atau tunggul pohon,
excavator akan mengalami kejutan yang besar. Untuk meredam kejutan tersebut,
turunkan kecepatan jalannya dan jalankan melalui rintangan pada tengah-tengah track.
Sedapat mungkin, singkirkan rintangan tersebut atau hindari rintangan ketika
menjalankan excavator (Gambar II.14).

Gambar II.14

Pada dasar jalan yang tidak rata terdiri dari batu alam yang besar atau jalan berbatu
besar, jalankan excavator dengan kecepatan rendah (l ow speed). Bila menjalankan
dengan kecepatan tinggi (high speed) dasar jalan harus dalam kondisi rata atau tidak
berbatu. (Gambar II.15).

Gambar II.15

Saat menjalankan excavator keluar dari air dan kelian pendakian melebihi 150 (26%),
maka bagian belakang upperstructure akan terendam dan air akan dihempaskan oleh

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 14 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

kipas pendingin radiator. Hal ini dapat mengakibatkan rusaknya kipas tersebut. Oleh
sebab itu, perlu perhatian lebih bila menjalankan excavator melalui air (Gambar II.16).

Gambar II.16

Jangan membenamkan excavator dalam air melebihi kedalaman yang diizinkan, yaitu
dibawah titik pusat carrier roller . Perlu diketahui bahwa untuk semua parts yang
terbenam dalam air dalam waktu lama, harus dilakukan penggemukan sampai gemuk
yang lama keluar dari bantalan (bearing), yaitu pada bucket pin dan yang lainnya sekitar
bucket pin (Gambar II.17).

Gambar II.17

B. Keterampilan yang diperlukan untuk Melaksanakan Persiapan Operasi.

1. Mencoba gerakan boom, arm/stick, bucket dan swing sesuai dengan teknik dasar yang
benar, baik secara individu maupun simultan/kombinasi, untuk meyakinkan bahwa
semua gerakan dapat berfungsi dengan baik.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 15 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar II.18

Gerakan tuas control sebelah kiri untuk kombinasi/simultan Swing dan Arm/stick
(Gambar II.18)
• Tuas digerakkan kearah no.5 (menyilang/cros kekanan depan) terjadi gerakkan
Swing kekanan, Arm/stick kedepan
• Tuas digerakkan kearah no.6 (menyilang/cros kekanan belakang) terjadi gerakkan
Swing kekanan, Arm/stick kebelakang
• Tuas digerakkan kearah no.7 (menyilang/cros kekiri belakang) terjadi gerakkan
Swing kekiri, Arm/stick kebelakang
• Tuas digerakkan kearah no.8 (menyilang/cros kekiri depan) terjadi gerakkan Swing
kekiri, Arm/stick kedepan

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 16 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar II.19

Gerakan tuas control sebelah kanan untuk kombinasi/simultan boom dan bucket.
(Gambar II.19)
• Tuas digerakkan kearah no.5 (menyilang/cros kekiri bawah) terjadi gerakkan Boom
naik, Bucket masuk
• Tuas digerakkan kearah no.6 (menyilang/cros kekiri depan) terjadi gerakkan Boom
turun, Bucket Masuk
• Tuas digerakkan kearah no.7 (menyilang/cros kekanan atas) terjadi gerakkan Boom
turun, Bucket membuka
• Tuas digerakkan kearah no.8 (menyilang/cros kekanan bawah) terjadi gerakkan
Boom naik, Bucket membuka

2. Mencoba gerakan maju-mundur, belok kiri dan kanan untuk meyakinkan bahwa gerakan
manouver dari excavator dapat berfungsi dengan baik.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 17 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

a. Berjalan maju lurus


Untuk menjalankan unit maju lurus, doronglah kedua tuas atau injaklah kedua bagian
pedal depan secara berasamaan/seimbang pada arah yang sama (Gambar II.20).

Gambar II.20

b. Berjalan mundur lurus


Untuk menjalankan unit mundur lurus, tariklah kedua tuas atau injaklah kedua bagian
pedal belakang secara berasamaan/ seimbang pada arah yang sama (Gambar II.21)

Gambar II.21

c. Berbelok kekanan maju


Untuk menjalankan unit membelok kekanan maju, doronglah tuas sebelah kiri atau
injaklah bagian depan pedal sebelah kiri (Gambar II.22)

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 18 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar II.22

d. Berbelok kekiri maju


Untuk menjalankan unit membelok kekiri maju, doronglah tuas sebelah kanan atau
injaklah bagian depan pedal sebelah kanan (Gambar II.23)

Gambar II.23

e. Berbelok kekanan mundur


Untuk menjalankan unit membelok kekanan mundur, tariklah tuas sebelah kiriatau
injaklah bagian belakang pedal sebelah kiri (Gambar II.24).

Gambar II.24

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 19 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

f. Berbelok kekiri mundur


Untuk menjalankan unit membelok kekiri mundur, tariklah tuas sebelah kanan atau
injaklah bagian belakang pedal sebelah kanan (Gambar II.25)

Gambar II.25

g. Berbelok kekanan (360 o) putaran pendek


Untuk menjalankan unit membelok kekanan putaran pendek, doronglah tuas sebelah
kiri atau injaklah bagian depan pedal sebelah kiri dan tariklah tuas sebelah kanan atau
injaklah bagian belakang pedal sebelah kanan secara bersamaan (Gambar II.26).

Gambar II.26

h. Berbelok kekiri (360o) putaran pendek


Untuk menjalankan unit membelok kekiri putaran pendek, tariklahlah tuas sebelah kiri
atau injaklah bagian belakang pedal sebelah kiri dan doronglah tuas sebelah kanan atau
injaklah bagian depan pedal sebelah kanan secara bersamaan (Gambar II.27).

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 20 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar II.27

3. Melakukan gerakan travelling pada jalan mendatar, mendaki dan menurun serta
menyeberang parit dengan benar sesuai dengan prosedur.

a. Gerakan Travelling pada jalan mendatar


Untuk menggerakan/travelling unit pada jalan mendatar, posisikan motor travel berada
dibelakang, perlengkapan kerja/implement dekat ke unit, buatlah bentuk sestabil
mungkin arm/stick terlipat ke dalam dan angkat boom sampai posisi bucket sekitar 40
– 50 cm diatas tanah (Gambar II.28)

Gambar II.28

b. Gerakan travelling pada jalan mendaki


Sebelum excavator bergerak keatas lereng, operator harus memastikan bahwa sabuk
pengaman sudah benar-benar dikencangkan.
Posisikan sprocket (penggerak) berada dibelakang. selama excavator mulai menaiki
lereng boom perlu diturunkan dan bucket dapat digunakan untuk menjaga bila terjadi

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 21 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

slip atau tergelincir dari lereng. Posisikan arm/stick dan boom membentuk sudut 90 0 -
110 0 dan angkatlah bucket kirakira setinggi 20-30 cm diatas tanah dan turunkan
kecepatan engine (Gambar II.29)
Ketika unit di lereng dan tebing, operator perlu memantau setiap jalur traksi dan
pastikan unit tersebut berjalan dalam garis lurus ke atas lereng. Jika salah satu track
memiliki traksi kurang , unit akan cenderung membelok ke satu sisi, menyebabkan track
akan turun /mundur yang mana membuat unit tidak stabil. Pada tanah yang lembek,
track excavator cenderung untuk slip sehingga unit akan mundur kebelakang. Posisikan
motor travel berada dibelakang, perlengkapan kerja/implement dekat ke unit.

Gambar II.29

Jika kemiringan terlalu curam dan material lepas, bagian belakang unit dapat turun
memungkinkan excavator untuk mundur ke belakang. Menjaga boom dan arm/stick
diperpanjang akan membantu mendistribusikan beban pada track lebih merata yang
meningkatkan traksi.(Gambar II.30).

Gambar II.30

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 22 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Jika excavator yang tidak dapat terus naik karena kemiringan, mengatur/ menancapkan
gigi bucket ke lereng/tanah dan mulai menarik unit dengan arm/stick (Gambar II.31)
Operator perlu mengawasi bagian depan trek untuk membuat yakin unit tidak sedang
keadaan mundur sambil arm/stick ditarik masuk, dan diimbangi dengan mengangkat
boom untuk menjaga trek selalu kontak penuh dengan tanah/lereng.

Gambar II.31

Ketika bucket mendekat ke unit, maka bucket perlu diperpanjang sampai lereng untuk
ditancapkan lagi, seperti yang dilakukan sebelumnya. Operator perlu memperhatikan
unit untuk memastikan tidak akan geser ke bawah bukit. Pada lereng curam,
penancapan bucket perlu dibuat lebih sering sehingga boom dan bucket menahan berat
untuk traksi yang lebih baik dan stabilitas (Gambar II.32).

Gambar II.32

ketika excavator sampai dekat dengan bagian atas lereng, menggapai dengan arm/stick
dan boom dan tancapkan tooth bucket ke tanah di depan alat Lanjutkan untuk menarik
unit maju sampai ujung. Menurunkan bagian depan unit dengan boom dan terus maju
melewati dari lereng (Gambar II.33).
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 23 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar II.33

c. Gerakan travelling pada jalan menurun


Gerakan travelling pada jalan menurun, operasikan tuas kendali untuk menjaga agar
kecepatan tetap rendah. Apabila menjalankan menurun lebih dari 15 o (26%), Posisikan
arm/stick dan boom membentuk sudut 90 o - 110o dan angkatlah bucket kira-kira setinggi
20-30 cm diatas tanah dan turunkan kecepatan engine (Gambar II.34)

Gambar II.34

Sebelum menjalankan excavator menuruni lereng, operator harus memastikan bahwa


sabuk pengaman benar dikencangkan. Ketika menjalankan excavator mendekati
puncak lereng, Hentikan excavator sebelum berat unit cenderung turun ke lereng.
Panjangkan arm/stick dan turunkan boom serta letakan bucket ketanah untuk menahan
berat excavator turun kelereng (Gambar.II.35).

Gambar II.35

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 24 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Ketika titik berat unit berada di puncak lereng, angkat boom sedikit untuk melihat
apakah unit akan bergerak turun ke depan. Jika tidak, majulah perlahan-lahan sambil
bucket ditekan dan arm/stick ditarik sehingga titik berat unit akan condong bergerak
turun ke lereng (Gambar II.36).

Gambar II.36

Setelah unit bergerak turun ke arah lereng Excavator turun pelan-pelan dengan hati-
hati sambil boom diangkat sampai track menyentuh rata dengan permukaan tanah
(Gambar II.37)

Gambar II.37

angkat bucket dari tanah sampai bebas dari permukaan lereng (Gambar II.38)

Gambar II.38

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 25 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

d. Gerakan Travelling menyeberang parit


Jalankan unit maju sampai sedikit melewati parit (Gambar II.39)

Gambar II.39

Turunkan boom dan letakkan bucket ketanah dengan memperhitungkan jarak dengan
unitnya (agak jauh) (Gambar II.40) Bergeraklah maju sambil diimbangi gerakan
arm/stick masuk, boom turun dan kedudukan bucket tetap sampai track menapak
diseberang parit.

Gambar II.40

Lakukan swing ke kiri atau ke kanan dengan sudut putar 180 o.(Gambar II.41)

Gambar II.41

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 26 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Turunkan boom dan letakkan bucket ke tanah dengan memperhitungkan jarak dengan
unitnya (agak dekat). Bergeraklah mundur sambil diimbangi gerakan arm/stick keluar,
boom turun dan kedudukan bucket tetap hingga track menapak seluruhnya diseberang
parit. Angkat boom dan bergerak mundur menjauhi parit (Gambar II.42)

Gambar II.42

C. Sikap Kerja dalam Melaksanakan Persiapan Operasi.

Utamakan Keselamatan. Dalam


keadaan bekerja, kenakan APD sesuai
keperluan kondisi kerja (Gambar
II.43). Hampir semua kecelakaan
disebabkan karena tidak dipatuhinya
petunjuk keselamatan kerja.
Gambar II.43

Pastikan bahwa memahami


sepenuhnya isi dalam buku petunjuk
sebelum mengoperasikan alat
(Gambar II.44) Diperlukan
keperdulian penuh akan hal tersebut.

Gambar II.44

Pahami sepenuhnya keterangan dan


proses kontruksi sebelum memulai
pekerjaan. Jika menemukan sesuatu
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 27 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

yang berbahaya pada pekerjaan,


berkonsultasilah dengan pengawas
untuk melakukan tindakan
pencegahan sebelum
mengoperasikan unit (Gambar II.45).

Gambar II.45

Jangan mengoperasikan unit ketika


lelah atau setelah meminum minuman
keras,atau obat-
obatan.(GambarII.46)

Gambar II.46

Lakukan pemeriksaan harian sesuai


dengan petunjuk pengoperasian.
Perbaiki bagian-bagian yang rusak
dan kencangkan baut baut yang
longgar (Gambar II.47) Gambar II.47

Periksa untuk melihat apakah ada


kebocoran pada oli engine, oli
hidraulik, bahan bakar dan pendingin.
Jaga kebersihan unit dan bersihkan
unit setiap hari (Gambar II.48) Gambar II.48

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 28 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Jangan mengoperasikan unit, jika unit


dalam perbaikan. Operasikan setelah
unit selesai diperbaiki (Gambar II.49)

Gambar II.49
Waspadalah jika terjadi kebakaran.
Pastikan selalu alat pemadam
kebakaran berfungsi dengan baik dan
nomor telpon darurat dinas pemadam
kebakaran dekat telpon (Gambar
II.50)
Gambar II.50

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 29 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BAB III
MENGGALI MATERIAL DENGAN WAKTU SIKLUS (CYCLE TIME) MAKSIMAL
150% DARI WAKTU SIKLUS STANDAR (STANDARD CYCLE TIME )

A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Menggali Material dengan Waktu


Siklus (Cycle Time ) Maksimal 150% dari Waktu Standar (Standard Cycle
Time ).

1. Menggali material
Menggali material adalah fungsi utama dari Excavator, walaupun dalam aplikasinya
dapat untuk memuat dan mengangkat beban sesuai dengan ketentuan. Pekerjaan
menggali meliputi :
- Menggali untuk meratakan
- Menggali untuk membuat kolam/pondasi
- Menggali untuk membuat parit/saluran
- Menggali untuk membuat slope
- Menggali untuk memuat material

Berikut ini proses excavator melaksanakan penggalian (Gambar III.1)

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 30 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar III.1

Posisi 1. Rentangkan/panjangkan arm/stick dan buka bucket sampai jangkauan


pengambilan material yang paling jauh dengan memperhatikan posisi bucket
untuk menganbil material
Posisi 2. Turunkan boom sampai bucket menyentuh material yang akandiambil
Posisi 3. Tariklah arm/stick untuk menggalimaterial dengan diimbangi boom naik dan
bucket masuk untuk memuat material hingga posisi arm/stick tegak lurus
Posisi 4. Tarik arm/stick untuk mengisi material ke bucket dengan diimbangi boom
naik.
Posisi 5. bucket memuat material dan diposisikan sejajar sehingga material yang
dimuat tidak tumpah sehingga muatannya maksimum.
Posisi 6. angkatlah boom sampai posisi bucket terbebas dan material siap untuk
dibuang atau dimuat sesuai dengan rencana kerja.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 31 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

2. Cycle time 150%


Untuk mencapai cycle time 150% harus mengetahui syarat-syarat sebagai berikut:
a. Kondisi mesin baik sesuai spesifikasi
b. Sudut putar (swing) maksimum 90 o
c. Tinggi bench sepanjang arm/stick

B. Keterampilan yang diperlukan untuk Menggali Material dengan Waktu


Siklus (Cycle Time ) Maksimal 150% dari Waktu Standar (Standard Cycle
Time ).

1. Menempatkan excavator pada posisi yang rata, track menyentuh tanah secara penuh
(full contact) sesuai dengan prosedur menggali dan membuang material ( loading &
unloading).

Posisikan unit pada tempat yang rata dan sproket berada dibelakang, dengan posisi ini
penggalian akan lebih stabil dari pada sproket berada didepan

Gambar III.2

Posisi menggali dapat dilakukan dari depan dan samping dengan sudut swing kurang
dari 90o. Penggalian dari depan, panjang track diatas permukaan tanah (A) adalah
lebihpanjang dari pada track (B), sehingga bekerja dari depan akan lebih stabil.
(Gambar 4.52) Usahakan bekerja dari depan apabila keadaan memungkinkan.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 32 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar III.3

Gambar III.4

2. Melakukan penggalian material dengan mengatur gerakan kombinasi/simultan


(menggali, mengangkat, swing dan membuang) sesuai dengan teknik aplikasi yang
benar sehingga dicapai hasil galian yang optimal.

Lakukanlah pekerjaan menggali dengan menggunakan lengan ( arm/stick). Gunakan


tenaga tarik dari lengan (arm/stick) untuk menggali dan diimbangi dengan boom
gunakan bersama-sama dengan tenaga gali dari bucket, jika perlu (Gambar III.5)

Gambar III.5

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 33 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gunakan tenaga gali yang efisien. Untuk mendapatkan kekuatan maksimal menggali,
arm/stick silinder dan silinder bucket harus diletakkan di 90 derajat satu sama lain.
(Lihat gambar) ini memberikan tenaga dorong yang maksimum dari kedua silinder Dan
punggung bucket membentuk sudut 30 derajat (Gambar III.6).

Gambar III.6

Horisontal menggali
Perluas Arm/stick dan Bucket, lalu turunkan boom dan meletakkan Bucket ke dalam
tanah. Tariklah Arm/stick sambil diimbangi dengan mengangkat boom Ketika arm/stick
menjadi vertikal ke boom, selanjutnya bucket digerakkan untuk memuat tanah secara
bertahap. Angkat bucket untuk meraup tanah ketika lengan dan boom berada di sudut
30 derajat satu sama lain (Gambar III.7) (untuk mencapai cycle time 150% maka tinggi
bench sepanjang arm/stick)

Gambar III.7

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 34 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Menggali dengan arm/stick


Rentang menggali paling efisien arm/stick sekitar 45 derajat ke depan, atau 30 derajat
kebelakang dari vertikal. Menggali dalam jangkauan ini. memberikan daya yang
maksimum dan lebih stabil (Gambar III.8).

Gambar III.8

Pencegahan mengoperasikan silinder sampai ujung langkah


Bila silinder dioperasikan sampai ujung langkah selama pengoperasian, tenaga akan
menekan stopper didalam silinder dan hal ini akan mempercepat kerusakan, dan untuk
menghindarkannya harus disisakan sedikit bagian (Gambar III.9)

Gambar III.9

3. Melakukan pembuangan material dengan mengatur hasil buangan material ke


tempatdengan rapih dan efisien.

Membuang material bisa ditempatkan disisi kiri atau kanan dari unit, ini bila penggalian
dilakukan dari arah depan (Gambar III.10).

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 35 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar III.10

Dan membuang material dapat juga ditempatkan didepan unit bila dilakukan penggalian
dari arah samping (Gambar III.11). Membuang material yang paling jauh yaitu pada
posisi 180 o. Untuk mengoptimalkan tempat buangan material sehingga dicapai efisiensi
pembuangan yang tinggi, maka untuk membuang material doronglah material buangan
yang telah ada dan diikuti dengan gerakan membuang material dari bucket

Gambar III.11

Membuang material dapat juga ditempatkan didalam dump truck sehingga dapat
dibuang dilokasi yang jauh dari unit (Gambar III.12)

Gambar III.12

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 36 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

4. Menghitung produksi galian pada akhir pekerjaan setiap hari untuk bahan pembuatan
laporan operasi dan evaluasi produktivitas operator

Hasil produksi akhir galian material / tanah dapat dihitung dengan menghitung volume
galian (Gambar III.13).
Contoh menghitung hasil galian adalah :
- Panjang (P) = 20 m
- Lebar (L) = 10 m
- Kedalaman (T) = 2m
Volume galian adalah :
=PxLxT
= 20 x 10 x 2 = 400 m³ ( tanah asli/bank )

Gambar III.13

C. Sikap Kerja dalam Menggali Material dengan Waktu Siklus (Cycle Time )
Maksimal 150% dari Waktu Standar (Standard Cycle Time ).

1. Teknik dasar operasi yang benar


a. Tidak boleh beroperasi dengan menggunakan tenaga swing
Tidak boleh meratakan, menggali, menggeser material dengan tenaga swing. Hal ini
akan menyebabkan puntiran dan bengkok. (Gambar III.14)

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 37 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar III.14

b. Tidak boleh beroperasi dengan menggunakan tenaga mundur (travel)


Jangan mengoperasikan dengan menancapkan bucket pada tanah dengan dan
menggunakan kekuatan mundur (travel) untuk menggali tanah. Cara ini akan
mengakibatkan travel motor bermasalah.(Gambar III.15)

Gambar III.15

c. Tidak boleh beroperasi dengan menumbukkan bucket


Jangan menggunakan tumbukan seperti beliung, breaker atau penumbuk tiang
pancang, tumbukan tersebut akan kelebihan tenaga yang menekan pada bagian
belakang unit, dan tidak saja akan merusak tapi juga sangat berbahaya (Gambar
III.16)

Gambar III.16
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 38 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

d. Tidak boleh menggunakan berat unit sebagai tenaga gali tambahan


Jangan menaikkan bagian belakang atau bagian depan unit untuk menggunakan
berat unit, sebagai tenaga gali tambahan. Kerusakan berat pada unit dapat terjadi
(Gambar III.17).

Gambar III.17

e. Tidak boleh mengoperasikan dengan sistem jack swing


Dilarang memutar posisi excavator dengan menekan bucket dan menggunakan
swing dalam waktu bersamaan menggunakan gerakan track saling berlawanan arah
(opposite). Hal ini bisa mengakibatkan komponen swing gear lebih cepat rusak dan
mengakibatkan konstruksi boom bucket arm/stick retak.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 39 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BAB IV
MEMBUAT PARIT DENGAN WAKTU SIKLUS (CYCLE TIME) 150% DARI
WAKTU SIKLUS STANDAR (STANDARD CYCLE TIME)

A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Membuat Parit dengan Waktu Siklus


(cycle time ) 150% dari Waktu Siklus Standar (standard cycle time ).

Posisikan unit peralatan di tempat yang rata dan track menyentuh tanah secara penuh
(Full Contact) dan luruskan arah penggalian pada batas yang telah ditentukan ( Gambar
IV.1)

Gambar IV.1

Tempatkan unit parallel dengan galian parit, sprocket berada dibelakang dan ikuti pada
batas ukuran yang telah ditentukan

B. Keterampilan yang diperlukan untuk Membuat Parit dengan Waktu Siklus


(cycle time ) 150% dari Waktu Siklus Standar (standard cycle time ).

1. Menempatkan excavator pada posisi yang rata, track menyentuh tanah secara penuh
(full contact) sesuai dengan prosedur pekerjaan pembuatan parit/saluran.

Unit pada posisi yang rata dan track menyentuh tanah secara penuh (full contact),
luruskan arah penggalian pada batas yang telah ditentukan (Gambar IV.2) Pengalian
parit dapat dilakukan dari arah depan atau parallel dan dari arah sampingatau melintang
sesuai dengan rencana pembuatan parit (Gambar IV.3).

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 40 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Gambar IV.2

Gambar IV.3

2. Melakukan pembuatan parit dengan mengatur gerakan simultan/kombinasi (menggali,


mengangkat, swing dan membuang) sesuai dengan teknik aplikasi yang benar sehingga
dicapai hasil produksi pembuatan parit yang optimal.

Penggalian parit dilakukan dengan mengatur gerakan simultan (gerakan bucket,


arm/stick boom dan swing) sesuai dengan teknik aplikasi menggali yang benar (Gambar
IV.4)

Gambar IV.4

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 41 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Penggalian parit dapat dilaksanakan dengan efisien bila lebar parit/saluran sesuai
dengan lebar bucket Posisikan track sejajar dengan parit/ saluran yang akan digali.Bila
menggali parit/ saluran yang lebar, dimulai dengan menggali pada ke dua sisi parit/
saluran dan kemudian diakhiri dengan penggalian bagian tengah (Gambar IV.5).

Gambar IV.5

3. Memantau hasil galian secara teliti untuk menghasilkan parit yang rapih sesuai dengan
rambu operasional.

Hasil pembuatan parit dapat dipantau dengan cara mencek hasil fisik apakahsudah
sesuai dengan ukuran yang telahditentukan dalam gambar kerja/ spesif ikasidan bila
mana tidak sesuai, agar di adakan pembetulan (Gambar IV.6)

Gambar IV.6

4. Menghitung produksi pembuatan parit pada akhir pekerjaan setiap hari untuk bahan
pembuatan laporan operasi dan evaluasi produktivitas operator.

Hasil produksi pembuatan parit dapat dihitung dengan menghitung volume hasil galian
dan ditentukan dalam besaran (m³ ) dalam gambar sebagai berikut (Gambar IV.7)
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 42 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

- Panjang profil (p)


- Lebar dasar galian (L1)
- Lebar permukaan galian (L2)
- Kedalaman galian (T)
Maka volume galian
Dimana : L1= L2
X Volume parit= (PxL1x T ) m³

Gambar IV.7

C. Sikap Kerja dalam Membuat Parit dengan Waktu Siklus (c ycle time )
150% dari Waktu Siklus Standar (standard cycle time )

Penggalian parit harus dilakukan dengan cermat dan mengatur gerakan simultan (gerakan
bucket, arm/stick boom dan swing) sesuai dengan teknik aplikasi menggali yang benar.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 43 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BAB V
MEMUAT MATERIAL KE DALAM DUMP TRUCK DENGAN WAKTU SIKLUS
(CYCLE TIME) MAKSIMAL 150% DARI WAKTU SIKLUS STANDAR
(STANDARD CYCLE TIME )

A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Memuat Material ke dalam Dump


Truck dengan Waktu sikus (Cycle Time ) Maksimal 150% dari Waktu Siklus
Standar (Standard Cycle Time ).

1. Penilaian area tempat unit bekerja dipilih yang rata dan track menyentuh tanah (full
Contact) sesuai dengan prosedur pekerjaan pemuatan material ke dump truck.

Penggalian dan pemuatan material dilakukan dengan mengatur gerakan arm/stick,


boom dan bucket secara simultan /kombinasi sesuai teknik aplikasi yang benar.

2. Syarat pemuatan material untuk mencapai cycle time 150%


a. Kondisi mesin baik sesuai spesifikasi
b. Sudut putar (swing) maksimum 90 o
c. Tinggi bench sepanjang arm/stick

B. Keterampilan yang diperlukan untuk Memuat Material ke dalam Dump


Truck dengan Waktu sikus (Cycle Time ) Maksimal 150% dari Waktu Siklus
Standar (Standard Cycle Time ).

1. Menempati excavator pada posisi yang rata, track menyentuh tanah secara penuh ( full
contact) sesuai dengan prosedur penggalian material yang akan dimuat ke dalam dump
truck.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 44 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Posisikan excavator pada tempat yang rata dan track menyentuh tanah secara penuh
(full contact). Posisi excavator untuk memuat material bisa satu lsan dengan dump
truck atau lebih tinggi kira-kira setinggi bak dump truck. Dump Truck ditempatkan pada
lokasi yang mudah dilihat oleh operator excavator dengan posisi pada sudut
pembuangan yang paling efisien. Penggalian dan pemuatan material dilakukan dengan
mengatur gerakan arm/stick, boom dan bucket secara simultan /kombinasi sesuai
teknik aplikasi yang benar. (Gambar V.1). Pemuatan akan lebih mudah dan
kapasitasnya akan lebih besar bila pemuatan dimulai dari samping dengan tinggi bench
sesuai dengan tinggi dump body (vessel) truck jika dibandingkan dengan pemuatan
dimulai dari sisi sejajar dump body (vessel) dari dump truck.

Gambar V.1

2. Melakukan pemuatan material dengan mengatur gerakan simultan/kombinasi


(menggali, mengangkat, swing dan menuang material) sesuai dengan teknik aplikasi
yang benar sehingga dicapai hasil pemuatan material yang optimal.

Posisikan dump truck dimana operator dapat dengan mudah melihat tempat material
yang akan dimuat. Pemuatan material dilakukan dengan mengatur gerakan simultan
(swing, boom, arm/stick dan bucket) sesuai dengan gerakanteknik aplikasi

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 45 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

pembuangan material yang benar. Letakkan material kedalam dump truck dari mulai
yang paling jauh sampai mendekat. Sehingga muatan dump truck menjadi stabil.
(Gambar V.2)

Gambar V.2

3. Memantau hasil pemuatan material ke dalam dump, untuk menghasilkan muatan dump
truck yang stabil.

Apabila mengisi material ke dump truck jangan dilakukan melewati bagian depan/ruang
kabin, karena bila materialnya berserakan akan menjatuhi kaca kabin dari dump truck.
Material yang dimuat jangan sampai berlebihan, agar tidak tercecer dijalan dan
posisinya harus seimbang anatara kanan dan kirinya. Agar dump truck ketika membawa
material menjadi stabil. (Gambar V.3)

Gambar V.3

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 46 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Untuk menghindari penyok pada plat body bagian belakang ketika memuat batu
yang besar, muatilah tanah terlebih dahulu pada bak, baru muati batu (Gambar
V.4)

Gambar V.4

4. Produksi pemuatan material ke dalam dump truck dihitung pada akhir pekerjaan setiap
hari untuk bahan pembuatan laporan operasi dan evaluasi produktivitas operator.

a. Hasil akhir dari produksi material/tanah dapat dihitung dengan dua cara yaitu
Menghitung volume profil hasil galian
b. Menghitung folume material/ tanah yangdihasil dari pembuangan dump truck
(Gambar V.5)

Gambar V.5

Contoh perhitungan:
Menghitung profil hasil galian, menghasilkan profil hasil galian adalah
- panjang ( P) = 20 m
- lebar ( L ) = 10 m
- kedalaman ( T ) = 2 m
Volume galaian adalah
=pxLxT

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 47 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

= 20 x 10 x 2 = 400 m³ ( tanah asli / bank) dan bilamana,


a. Volume provil galian
= 400m³/ BCM (Bank cubic meter)

Faktor pengembangan/ Sweel 25%


volume = 1,25x 400 m³ = 500 m³ / loose

b. Volume hasil pembuangan dump truk


= 500 m3/ LCM (louse cubic meter) ( Gambar V.6)

Gambar V.6

C. Sikap Kerja dalam Memuat Material ke dalam Dump Truck dengan Waktu
sikus (Cycle Time ) Maksimal 150% dari Waktu Siklus Standar (Standard
Cycle Time ).

Pengisian material ke dump truck jangan dilakukan melewati bagian depan/ruang kabin,
karena bila materialnya berserakan akan menjatuhi kaca kabin dari dump truck
sehingga membahayakan saat bekerja

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 48 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BAB VI
SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

A. Sumber Daya Manusia.

1. Pelatih
Pelatih dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :
a. Membantu untuk merencanakan proses belajar.
b. Membimbing melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
c. Membantu untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab
pertanyaan mengenai proses belajar .
d. Membantu untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang
diperlukan untuk belajar.
e. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
f. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

2. Penilai
Penilai melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja.
Penilai akan :
a. Melaksanakan penilaian apabila telah siap dan merencanakan proses belajar dan
penilaian selanjutnya.
b. Menjelaskan kepada mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan
merundingkan rencana pelatihan selanjutnya.
c. Mencatat pencapaian / perolehan

3. Teman kerja/sesama peserta pelatihan


Teman kerja /sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan
bantuan. juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 49 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan
belajar/kerja dan dapat meningkatkan pengalaman belajar .

B. Sumber-sumber Kepustakaan.

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses


pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :


1. Buku referensi (text book)/ buku manual servis
2. Lembar kerja
3. Diagram-diagram, gambar
4. Contoh tugas kerja
5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu
peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.
Prinsip-prinsip dalam PBK mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber -
sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan
peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika
ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak
tersedia/tidak ada.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 50 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

DAFTAR PUSTAKA

A. Buku Referensi
1. Buku Panduan Operator Excavator
2. Buku penuntun Pengoperasian dan Perawatan

B. Manual
1. Pengoperasian Komatsu Hidraulik Excavator PC 200 -5
2. Operator’s Manual Robex 210 LC-7

C. Refernsi Lainnya
1. Pusat Pembinaan Peralatan – Departemen PU, PEDOMAN TEKNIK PENGOPERASIAN
PERALATAN DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM , Pusbinal –
Departemen PU – Jakarta.
2. Pusat Pelatihan Keterampilan Jasa Konstruksi – Departemen PU, PEMELIHARAAN
ALAT-ALAT BERAT , Pelatihan Manager Alat Berat – Puslatjakons Departemen PU –
Jakarta.
3. Komatsu, OPERATION & MAINTENANCE MANUAL PC 200, 200 LC-6 HYDRAULIC
EXCAVATOR, Komatsu – Japan.
4. Komatsu, SPECIFICATION AND APPLICATION HANDBOOK, EDITION 14 , Komatsu
– Japan.
5. Caterpillar, PERFORMANCE HANDBOOK, EDITION 31 , Caterpillar, USA.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 51 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

DAFTAR ALAT DAN BAHAN

A. Peralatan yang digunakan


1. Peralatan (excavator).
2. APD.
3. Rambu-rambu operasi dan K3.
4. Standard tools.

B. Bahan yang dibutuhkan


1. Buku pedoman pemeliharaan dan pengoperasian excavator.
2. Standard Operating Prosedure (SOP).
3. Surat Perintah Kerja.
4. Form Laporan.
5. Bahan bakar.
6. Bahan pelumas.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 52 dari 52
time )
Buku Informasi Versi 2016
BUKU KERJA
MELAKSANAKAN PENGOPERASIAN EXCAVATOR SESUAI
DENGAN APLIKASI DAN TEKNIK OPERASI YANG BENAR
UNTUK JENIS PEKERJAAN KONSTRUKSI TERTENTU
DENGAN WAKTU SIKLUS ( CYCLE TIME) MAKSIMAL 150%
DARI WAKTU SIKLUS STANDAR ( STANDARD CYCLE TIME)

INA.5220.222.02.03.05

2016

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
DIREKTORAT BINA KOMPETENSI DAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI
JL. SAPTA TARUNA RAY A – KOMPLEK PU PASAR JUMAT – JAKARTA SELATAN
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

PENJELASAN UMUM

Pelatihan berbasis kompetensi mengharuskan proses pelatihan memenuhi unit kompetensi


secara utuh yang terdiri atas pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja. Dalam buku
informasi Menyiapkan Informasi dan Laporan Pelatihan telah disampaikan informasi apa
saja yang diperlukan sebagai pengetahuan yang harus dimiliki untuk melakukan
praktik/keterampilan terhadap unit kompetensi tersebut. Setelah memperoleh
pengetahuan dilanjutkan dengan latihan-latihan guna mengaplikasikan pengetahuan yang
telah dimiliki tersebut. Untuk itu diperlukan buku kerja Menyiapkan Informasi dan Laporan
Pelatihan ini sebagai media praktik dan sekaligus mengaplikasikan sikap kerja yang telah
ditetapkan karena sikap kerja melekat pada keterampilan.

Adapun tujuan dibuatnya buku kerja ini adalah:


1. Prinsip pelatihan berbasis kompetensi dapat dilakukan sesuai dengan konsep yang
telah digariskan, yaitu pelatihan ditempuh elemen kompetensi per elemen
kompetensi, baik secara teori maupun praktik;
2. Prinsip praktik dapat dilakukan setelah dinyatakan kompeten teorinya dapat
dilakukan secara jelas dan tegas;
3. Pengukuran unjuk kerja dapat dilakukan dengan jelas dan pasti.

Ruang lingkup buku kerja ini meliputi pengerjaan tugas-tugas teori dan praktik per elemen
kompetensi dan kriteria unjuk kerja berdasarkan SKKNI. Ruang lingkup buku kerja ini
meliputi pengerjaan tugas-tugas teori dan praktik per elemen kompetensi dan kriteria
unjuk kerja.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 1 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

DAFTAR ISI

PENJELASAN UMUM ............................................................................................... 1


DAFTAR ISI........................................................................................................... 2
BAB I TAHAPAN BELAJAR ................................................................................... 3
A. Langkah-langkah/Tahapan Belajar. ....................................................... 3
1. Penyajian ....................................................................................... 3
2. Isi perencanaan .............................................................................. 3

BAB II TUGAS TEORI DAN PRAKTEK ..................................................................... 4


A. Tugas Teori........................................................................................ 4
B. Pertanyaan yang harus dijawab dengan benar oleh peserta ..................... 4
C. Lembar Pemeriksaan Peserta untuk kegiatan Tugas Teori .................... 144
D. Tugas-tugas Praktek ......................................................................... 14
E. Daftar Cek Tugas Praktek .................................................................. 17

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 2 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BAB I TAHAPAN BELAJAR

A. Langkah-langkah/Tahapan Belajar.

1. Penyajian
Penyajian bahan, pengajaran, peserta dan penilai harus yakin dapat memenuhi seluruh
rincian yang tertuang dalam standar kompetensi.

2. Isi perencanaan
Isi perencanaan merupakan kaitan antara Kriteria Unjuk Kerja (KUK) dengan pokok-
pokok keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja, yang merupakan persyaratan
kompetensi yang harus dicapai pada setiap KUK yang dijabarkan dalam Indikator Unjuk
Kerja (IUK).

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 3 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BAB II TUGAS TEORI DAN PRAKTEK

A. Tugas Teori
Tugas tertulis dapat digunankan oleh panitia untuk mengidentifikasi kesiapan Peserta
dalam melaksanakan penilaian unjuk kerja.
Penilaian akan menggunakan satu atau lebih pertanyaan untuk setiap elemen, jika
Penilai kurang puas dengan kesiapan Peserta dalam melakukan Penilaian Unj uk Kerja,
maka rencana pelatihan atau Penilaian Unjuk Kerja ulang /remidial akan dibicarakan
antara Peserta dan Penilai.

B. Pertanyaan yang harus dijawab dengan benar oleh peserta


Pilihan Ganda (Multiple Choice)
Pilihlah salah satu jawaban yang menurut anda paling benar: a, b, c atau d dengan
memberi tanda lingkaran (О) pada lembar jawaban yang tersedia

1. Buku apa yang harus dibaca oleh seorang operator sebelum mengoperasikan mesin ?
a. Buku Pengoperasian
b. Buku Pemeliharaan
c. Buku Operator Manual
d. Buku Riwayat Alat

2. Salah satu komponen dari excavator adalah :


a. Travel motor
b. Oli engine
c. Oli hydraulic
d. Air pendingin

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 4 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

3. Komponen yang berguna untuk memberikan peringatan kepada operator bila terjadi
ketidak normalan pada kerja mesin disebut :
a. monitor
b. indikator
c. gauge
d. Instrument panel

4. Tuas pengaman digunakan untuk :


a. Menghentikan atau menjalankan semua fungsi dari tuas control
b. Menghentikan atau menjalankan fungsi dari tuas control kanan
c. Menghentikan atau menjalankan fungsi dari tuas control kiri
d. Menghentikan atau menjalankan fungsi dari tuas/pedal travel.

5. Alat Pelindung Diri ( APD ) yang digunakan oleh operator excavator adalah :
a. Pakaian pelindung, helm penyelamat, sepatu pelindung, sarung tangan, kaca mata
dan pelindung telinga
b. Pakaian pelindung termasuk helm penyelamat, sepatu pelindung, sarung tangan,
kaca mata, masker dan pelindung telinga
c. Helm penyelamat, sepatu pelindung, sarung tangan, kaca mata dan pelindung telinga
d. Sepatu pelindung, helm penyelamat, sarung tangan, kaca mata dan pelindung telinga

6. Apa yang harus dipahami sepenuhnya sebelum mengoperasikan alat ?


a. Isi dalam buku petunjuk, keterangan dan proses kontruksi
b. Kerusakan alat
c. Kebutuhan bahan untuk operasi
d. Kondisi alat dan lapangan

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 5 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

7. Dalam persiapan operasi apa yang anda lakukan ?


a. Memperbaiki kerusakan alat
b. Mengisi lembar laporan harian operasi
c. Pemeriksaan harian sesuai dengan petunjuk pengoperasian
d. Memeriksa lokasi kerja

8. Bila tuas control kanan dan kiri ditarik secara bersamaan apa yang terjadi ?
a. Boom naik, bersamaan dengan swing kekanan
b. Bucket memuat, bersamaan dengan arm/stick masuk
c. Boom turun, bersamaan dengan arm/stick masuk
d. Arm/stick masuk, bersamaan dengan boom naik

9. Bila tuas kiri digerakkan kearah menyilang/cros kekanan depan apa yang terjadi ?
a. Gerakkan Swing kekanan, Arm/stick kebelakang
b. Gerakkan Swing kekanan, Arm/stick kedepan
c. Gerakkan Swing kekiri, Arm/stick kebelakang
d. Gerakkan Swing kekiri, Arm/stick kedepan

10. Bila tuas kanan digerakkan kearah menyilang/cros kekanan bawah apa yang terjadi ?
a. Gerakkan Boom naik, Bucket membuka
b. Gerakkan Boom turun, Bucket membuka
c. Gerakkan Boom turun, Bucket Masuk
d. Gerakkan Boom naik, Bucket masuk

11. Apa yang terjadi bila tuas/pedal Travel sebelah kiri didorong kedepan ?
a. Berbelok kekiri maju
b. Berbelok kekanan maju
c. Berbelok kekanan mundur
d. Berbelok kekiri mundur
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 6 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

12. Apa yang terjadi bila tuas/pedal kiri digerakkan kedepan dan tuas/pedal kanan
digerakkan kebelakang ?
a. Berbelok kekiri putaran panjang
b. Berbelok kekanan putran panjang
c. Berbelok kekiri putaran pendek
d. Berbelok kekenan putaran pendek

13. Bagaimana posisi yang baik ketika excavator berjalan/travel ?


a. Motor travel berada di depan, perlengkapan kerja dekat ke mesin, dan ketinggian
bucket sekitar 40 – 50 cm diatas tanah.
b. Motor travel berada dibelakang, perlengkapan kerja dekat ke mesin, dan ketinggian
bucket sekitar 50 – 60 cm diatas tanah.
c. Motor travel berada dibelakang, perlengkapan kerja dekat ke mesin, dan ketinggian
bucket sekitar 40 – 50 cm diatas tanah.
d. Perlengkapan kerja dekat ke mesin, arm/stick terlipat ke dalam dan angkat boom
sampai posisi bucket sekitar 40 – 50 cm diatas tanah

14. Apabila unit harus berjalan jarak jauh, untuk menghindari kerusakan undercarriage
apa yang harus dilakukan ?
a. Berjalan secepatnya agar cepat sampai tujuan
b. Berjalan dengan berhenti setiap saat
c. Berjalan dengan perlahan-lahan
d. Berjalan 1 jam berhenti 15 menit

15. Bila excavator beroperasi atau melalui daerah yang berair/sungai, harus diperhatikan
batas kedalaman yang diizinkan terendam air yaitu :
a. Sampai track shoe bagian atas
b. Sampai slewing gear
c. Sampai titik pusat carrier roller.
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 7 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

d. Sampai bagian atas track frame.

16. Bagaimana cara menjalankan excavator bila terpaksa melalui rintangan seperti batu
yang besar atau tanggul pohon ?
a. Singkirkan rintangan tersebut
b. Turunkan kecepatan jalankan pada tengah-tengah dari track
c. Tambah kecepatan dan lalui ringtangan tersebut
d. Hindari rintangan tersebut

17. Ketika excavator mendaki dan salah satu track memiliki traksi kurang apa yang terjadi?
a. Excavator akan cenderung membelok ke satu sisi
b. Excavator tetap berjalan maju
c. Excavator akan berjalan mundur
d. Excavator akan berhenti

18. Jika kemiringan terlalu curam dan material lepas, bagian belakang mesin dapat turun
memungkinkan excavator untuk mundur ke belakang apa yang harusdilakukan?
a. Menjaga boom dan bucket ditutup
b. Menjaga boom dan bucket dibuka
c. Menjaga boom dan arm/stick diperpanjang
d. Menjaga boom dan arm/stick dilipat kedalam

19. Bila menjalankan excavator (traveling) pada jalan menanjak/menurun, untuk


kestabilan alat, posisi boom dan arm/stick harus pada posisi sudut :
a. 90o - 100o
b. 90o - 110o
c. 100o - 110o
d. 110o - 120o

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 8 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

20. Apa yang anda lakukan untuk menyeberangi parit setelah unit maju sampai sedikit
melewati parit ?
a. Turunkan boom dan langsung maju untuk menyeberangi parit
b. Turunkan boom dan letakkan bucket ketanah
c. Turunkan boom dan letakkan bucket ketanah dengan memperhitungkan jarak
dengan unitnya (agak jauh)
d. Turunkan boom dan letakkan bucket ketanah mendekati unit

21. Setelah memposisikan boom dan bucket apa yang anda lakukan selanjutnya untuk
menyeberangi parit ?
a. Bergeraklah maju sampai track menapak diseberang parit.
b. Bergeraklah maju sambil diimbangi gerakan arm/stick keluar, boom naik dan
kedudukan bucket tetap sampai track menapak diseberang parit.
c. Bergeraklah maju sambil diimbangi gerakan arm/stick masuk, boom naik dan
kedudukan bucket tetap sampai track menapak diseberang parit.
d. Bergeraklah maju sambil diimbangi gerakan arm/stick masuk, boom turun dan
kedudukan bucket tetap sampai track menapak diseberang parit.

22. Bagaimana posisi menggali yang stabil ?


a. Menggali dari arah depan, tempat yang rata dan sproket berada dibelakang
b. Menggali dari arah depan, tempat yang rata dan sproket berada didepan
c. Menggali dari arah samping, tempat yang rata dan sprocket berada dikiri
d. Menggali dari arah samping, tempat yang rata dan sprocket berada dikanan

23. Ketika excavator melaksanakan operasi penggalian dan pemindahan material pada
posisi ditempat, gerakan kerja apa yang dilakukan ?
a. Gerakan boom, arm/stick dan bucket
b. Gerakan arm/stick, bucket dan swing
c. Gerakan arm/stick, boom, bucket serta gerakan swing
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 9 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

d. Gerakan boom, arm/stick dan bucket serta gerakan traveling

24. Apa yang pertama kali digunakan pada waktu melakukan penggalian ?
a. Boom
b. Arm/stick
c. Bucket
d. Swing

25. Rentang menggali paling efisien arm/stick adalah :


a. 45oke arah luar dan 30 o ke arah mesin
b. 50o ke arah luar dan 25 o ke arah mesin
c. 45o ke arah luar dan 45 o ke arah mesin
d. 30o ke arah luar dan 30 o ke arah mesin

26. Pembuangan hasil galian excavator yang paling jauh adalah :


a. 45o
b. 90o
c. 180o
d. 270o

27. Untuk mengoptimalkan tempat buangan material sehingga dicapai efisiensi


pembuangan yang tinggi, maka :
a. Material dijatuhkan/dibuang dari bucket pada ketinggian optimal
b. Material dijatuhkan/dibuang dari bucket pada posisi bucket serendah mungkin
dengan tempat pembuangan
c. Didahului dengan gerakan mendorong material buangan yang telah ada dan diikuti
dengan gerakan membuang material dari bucket
d. Material dibuang dari bucket sejauh mungkin (pada posisi jangkauan maksimum )

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 10 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

28. Posisi yang benar pada saat menggali parit/saluran seukuran lebar bucket adalah :
a. Posisi excavator sejajar dengan saluran dengan metode galian mundur.
b. Posisi excavator sproket berada didepan dengan metode galian mundur
c. Posisi excavator sejajar dengan saluran dengan metode galian maju
d. Posisi excavator sproket berada dibelakang dengan metode galian maju

29. Pada waktu loading (pemuatan material) ditempat yang luas/bebas, posisi terhadap
material yang dikerjakan adalah :
a. Kedudukan excavator sama tinggi dengan material
b. Kedudukan excavator lebih tinggi dari material
c. Kedudukan excavator lebih rendah dari material
d. Kedudukan excavator tidak banyak mempengaruhi efisiensi pemuatan
material

30. Pemuatan material ke dalam dump truck yang paling mudah dan kapasitasnya akan
lebih besar, bila :
a. Dimulai dari bagian samping dump body
b. Dimulai dari bagian depan dump body
c. Dimulai dari bagian tengah dump body
d. Dimulai dari bagian belakang dump body

Isian atau Jawaban Singkat


Isilah titik-titik dari lembar pertanyaan atau jawab pertanyaan dari lembar pertanyaan,
dengan jawaban singkat dalam lembar jawaban dengan benar

1. Mengapa operator excavator sebelum mengoperasikan mesin harus membaca dan


memahami buku operator’s manual dari mesin yang akan digunakan ?
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 11 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

2. Mengapa untuk dapat mengoperasikan dengan benar dan aman, operator harus
memahami dengan baik komponen utama dan tuas kendali operasi ?
..........................................................................................................................
..........................................................................................................................

3. Untuk menggerakkan arm/stick ke luar (menjahui mesin) dan ke dalam (mendekati


mesin) dilakukan dengan cara :
..........................................................................................................................
..........................................................................................................................

4. Mengapa ketika akan menjalankan unit (traveling) operator harus memeriksa posisi
sprocket atau front idler
..........................................................................................................................
..........................................................................................................................

5. Jelaskan posisi traveling excavator (posisi bucket, dsb)


..........................................................................................................................
..........................................................................................................................

6. Jelaskan cara membelokkan excavator ke kiri ketika unit sedang berjalan


..............................................................................................................................

..............................................................................................................................
7. Apabila unit terpaksa harus berjalan jarak jauh, apa yang harus dilakukan ?
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................

8. Mengapa operator excavator harus mencoba gerakan operasi dari unit tersebut
sebelum dioperasikan pada pekerjaan dilapangan ?
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 12 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

..............................................................................................................................
..............................................................................................................................

9. Pada rentang sudut berapa posisi arm/stick agar dicapai gerakan menggali yang efektif
?
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................

10. Pada saat membuang material, biasanya didahului dengan gerakan mendorong
material buangan yang telah ada. Mengapa ?
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................

11. Jelaskan teknik menggali parit/saluran yang paling efisien


..............................................................................................................................
..............................................................................................................................

12. Jelaskan kedudukan excavator pada saat menuruni tanjakan


..............................................................................................................................
..............................................................................................................................

13. Bagaimana prinsip operasi excavator bila melewati jalan mendaki dengan
kemiringan yang agak curam ?
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................

14. Bila beroperasi dengan menggunakan tenaga swing untuk meratakan/menyapu.


Apa yang akan terjadi pada excavator tersebut ?
..............................................................................................................................
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 13 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

..............................................................................................................................

15. Mengapa apabila mengisi material ke dump truck tidak boleh dilakukan melewati
bagian depan/ruang kabin ?
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................

C. Lembar Pemeriksaan Peserta untuk kegiatan Tugas Teori


Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani.
YA
Apakah pertanyaan Pilihan Ganda (Multiple Choice) 1 sampai 30 telah
dijawab dengan benar ?
Apakah pertanyaan Isian atau Jawaban Singkat 1 sampai 15 telah
dijawab dengan benar ?

Tanda tangan peserta : ......................................................


Tanda tangan penilai : .......................................................

Catatan Penilai :
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................

D. Tugas-tugas Praktek
Tugas 1
Mendemontrasikan KUK dari Elemen Kompetensi 1
Persiapan Operasi.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 14 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

a. Daftar Peralatan:
APD (lengkap untuk pengoperasian excavator)

b. Tugas Praktek

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


1.1 Gerakan boom, arm/stick, bucket dan 1) Melakukan pengetesan kondisi dan fungsi
swing dicoba sesuai dengan teknik dasar tuas control/tuas kendali operasi
yang benar, baik secara individu maupun 2) Melakukan pengetesan gerakan operasi
simultan/kombinasi, untuk meyakinkan
bahwa semua gerakan dapat berfungsi
dengan baik.
1.2 Gerakan maju-mundur, belok kiri dan 1) Melakukan pengetesan kondisi dan fungsi
kanan dicoba untuk meyakinkan bahwa tuas/pedal control travel
gerakan manouver dari excavator dapat 2) Melakukan gerakan maneuver maju,
berfungsi dengan baik mundur, belok kanan dan belok kiri.
1) Melakukan gerakan travelling pada jalan
1.3 Gerakan travelling pada jalan mendatar, mendatar, jalan mendaki
mendaki dan menurun serta 3) Melakukan gerakan travelling pada jalan
menyeberang parit dilakukan dengan menurun
benar sesuai dengan prosedur 4) Melakukan gerakan travelling
menyeberangi parit

Tugas 2
Mendemontrasikan KUK dari Elemen Kompetensi 2
a. Daftar Peralatan:
APD (lengkap untuk pengoperasian excavator)
b. Tugas Praktek

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


2.1 Excavator ditempatkan pada posisi yang 1) Menempatkan excavator untuk
rata, track menyentuh tanah secara menggali dan membuang/memuat material
penuh (full contact) sesuai dengan
prosedur menggali dan membuang
material (loading & unloading)
2.2 Penggalian material dilakukan dengan 1) Melakukan penggalian material
mengatur gerakan kombinasi/simultan
(menggali, mengangkat, swing dan
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 15 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

membuang) sesuai dengan teknik aplikasi


yang benar sehingga dicapai hasil galian
yang optimal
2.3 Level/ Pembuangan material dilakukan 1) Mengatur buangan material
dengan mengatur hasil buangan material
ke tempatdengan rapih dan efisien
2.4 Produksi galian dihitung pada akhir 1) Menghitung hasil produksi galian
pekerjaan setiap hari untuk bahan
pembuatan laporan operasi dan evaluasi
produktivitas operator

Tugas 3
Mendemontrasikan KUKdari Elemen Kompetensi 3
a. - Daftar Peralatan:
- APD (lengkap untuk pengoperasian excavator)
b. Tugas Praktek

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


3.1 Excavator ditempatkan pada posisi yang 1) Menempatkan excavator untuk membuat
rata, track menyentuh tanah secara parit
penuh (full contact) sesuai dengan
prosedur pekerjaan pembuatan
parit/saluran
3.2 Pembuatan parit dilakukan dengan 1) Melakukan penggalian parit
mengatur gerakan simultan/kombinasi 2) Membuat parit sesuai perintah/gambar
(menggali, mengangkat, swing dan kerja
membuang) sesuai dengan teknik aplikasi
yang benar sehingga dicapai hasil
produksi pembuatan parit yang optimal
3.3 Hasil galian selalu dipantau secara teliti 1) Memantau hasil galian parit
untuk menghasilkan parit yang rapih
sesuai dengan rambu operasional
3.4 Produksi pembuatan parit dihitung pada 1) Menghitung hasil produksi pembuatan
akhir pekerjaan setiap hari untuk bahan parie
pembuatan laporan operasi dan evaluasi 2) Mencatat hasil produksi pembuatan parit
produktivitas operator

Tugas 4
Mendemontrasikan KUK dari Elemen Kompetensi 4
a. - Daftar Peralatan:
- APD (lengkap untuk pengoperasian excavator)
b. Tugas Praktek
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 16 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


4.1 Excavator ditempatkan pada posisi yang 1) Menempatkan excavator untuk
rata, track menyentuh tanah secara memuat material ke dump truck
penuh (full contact) sesuai dengan
prosedur penggalian material yang akan
dimuat ke dalam dump truck
4.2 Pemuatan material dilakukan dengan 1) Melakukan penggalian material untuk
mengatur gerakan simultan/kombinasi dimuat ke dump truck
(menggali, mengangkat, swing dan
menuang material) sesuai dengan teknik
aplikasi yang benar sehingga dicapai hasil
pemuatan material yang optimal
4.3 Hasil pemuatan material ke dalam dump 1) Memantau hasil muatan dump truck
selalu dipantau untuk menghasilkan
muatan dump truck yang stabil
4.4 Produksi pemuatan material ke dalam 1) Menghitung hasil produksi/muatan
dump truck dihitung pada akhir pekerjaan 2) Mencatat hasil produksi/muatan
setiap hari untuk bahan pembuatan
laporan operasi dan evaluasi produktivitas
operator

E. Daftar Cek Tugas Praktek


Kode Unit : INA.5220.222.02.03.05
Judul Unit : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu sklus ( cycle
time) maksimal 150% dari waktu siklus standar (standard cycle time).
Nomor Elemen Ya Tidak Kriteria Unjuk Kerja Ya Tidak
1 1.1
1.2
1.3
2 2.1
2.2
2.3
2.4
3 3.1
3.2
3.3
3.4

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 17 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Nomor Elemen Ya Tidak Kriteria Unjuk Kerja Ya Tidak


4 4.1
4.2
4.3
4.4
Kondisi Unjuk Kerja
Penunjang Keterampilan dan Pengetahuan
Aspek – aspek penting dalam pengujian

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus ( cycle time ) maksimal 150% dari waktu siklus standar ( standard cycle Halaman 18 dari 18
time )
Buku Kerja Versi 2016
BUKU PENILAIAN
MELAKSANAKAN PENGOPERASIAN EXCAVATOR SESUAI
DENGAN APLIKASI DAN TEKNIK OPERASI YANG BENAR
UNTUK JENIS PEKERJAAN KONSTRUKSI TERTENTU
DENGAN WAKTU SIKLUS ( CYCLE TIME) MAKSIMAL 150%
DARI WAKTU SIKLUS STANDAR ( STANDARD CYCLE TIME)

INA.5220.222.02.03.05

2016

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
DIREKTORAT BINA KOMPETENSI DAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI
JL. SAPTA TARUNA RAY A – KOMPLEK PU PASAR JUMAT – JAKARTA SELATAN
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

PENELASAN UMUM

Buku penilaian untuk unit kompetensi Menyiapkan Informasi dan Laporan Pelatihan dibuat
sebagai konsekuensi logis dalam pelatihan berbasis kompetensi yang telah menempuh
tahapan penerimaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja melalui buku informasi
dan buku kerja. Setelah latihan-latihan (exercise) dilakukan berdasarkan buku kerja maka
untuk mengetahui sejauh mana kompetensi yang dimilikinya perlu dilakukan uji
komprehensif secara utuh per unit kompetensi dan materi uji komprehensif itu ada dalam
buku penilaian ini.
Adapun tujuan dibuatnya buku penilaian ini, yaitu untuk menguji kompetensi peserta
pelatihan setelah selesai menempuh buku informasi dan buku kerja secara komprehensif
dan berdasarkan hasil uji inilah peserta akan dinyatakan kompeten atau belum kompeten
terhadap unit kompetensi Menyiapkan Informasi dan Laporan Pelatihan.
Metoda Penilaian yang dilakukan meliputi penilaian yang opsinya sebagai berikut:
1. Metoda Penilaian Pengetahuan
a. Tes Tertulis
Untuk menilai pengetahuan yang telah disampaikan selama proses pelatihan terlebih
dahulu dilakukan tes tertulis melalui pemberian materi tes dalam bentuk tertulis yang
dijawab secara tertulis juga. Untuk menilai pengetahuan dalam proses pelatihan materi
tes disampaikan lebih dominan dalam bentuk obyektif tes, dalam hal ini jawaban
singkat, menjodohkan, benar-salah, dan pilihan ganda. Tes essay bisa diberikan selama
tes essay tersebut tes essay tertutup, tidak essay terbuka, hal ini dimaksudkan untuk
mengurangi faktor subyektif penilai.
b. Tes Wawancara
Tes wawancara dilakukan untuk menggali atau memastikan hasil tes tertulis sejauh itu
diperlukan. Tes wawancara ini dilakukan secara perseorangan antara penil ai dengan
peserta uji/peserta pelatihan. Penilai sebaiknya lebih dari satu orang.
2. Metoda Penilaian Keterampilan
a. Tes Simulasi
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 1 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Tes simulasi ini digunakan untuk menilai keterampilan dengan menggunakan media
bukan yang sebenarnya, misalnya menggunakan tempat kerja tiruan (bukan tempat
kerja yang sebenarnya), obyek pekerjaan disediakan atau hasil rekayasa sendiri, bukan
obyek kerja yang sebenarnya.
b. Aktivitas Praktik
Penilaian dilakukan secara sebenarnya, di tempat kerja sebenarnya dengan
menggunakan obyek kerja sebenarnya.
3. Metoda Penilaian Sikap Kerja
a. Observasi
Untuk melakukan penilaian sikap kerja digunakan metoda observasi terstruktur, artinya
pengamatan yang dilakukan menggunakan lembar penilaian yang sudah disiapkan
sehigga pengamatan yang dilakukan mengikuti petunjuk penilaian yang dituntut oleh
lembar penilaian tersebut. Pengamatan dilakukan pada waktu peserta uji/peserta
pelatihan melakukan keterampilan kompetensi yang dinilai karena sikap kerja melekat
pada keterampilan tersebut.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 2 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

DAFTAR ISI

PENJELASAN UMUM ............................................................................................... 1


DAFTAR ISI........................................................................................................... 3
BAB I PENILAIAN TEORI .................................................................................... 4
A. Kunci Jawaban Tertulis (Tugas-tugas Teori) ........................................... 4
B. Kunci Jawaban Tugas-tugas Praktek ................................................. 155
C. Check List Tes Teori dan Praktek ........................................................ 19
D. Lembar Penilaian .............................................................................. 20

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 3 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

BAB I
PENILAIAN TEORI

A. Kunci Jawaban Tertulis (Tugas-tugas Teori)

1. Buku apa yang harus dibaca oleh seorang operator sebelum mengoperasikan
mesin ?
a. Buku Pengoperasian
b. Buku Pemeliharaan
c. Buku Operator Manual
d. Buku Riwayat Alat
Jawab : c

2. Salah satu komponen dari excavator adalah :


a. Travel motor
b. Oli engine
c. Oli hydraulic
d. Air pendingin
Jawab : a

3. Komponen yang berguna untuk memberikan peringatan kepada operator bila terjadi
ketidak normalan pada kerja mesin disebut :
a. monitor
b. indikator
c. gauge
d. Instrument panel
Jawab : d

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 4 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

4. Tuas pengaman digunakan untuk :


a. Menghentikan atau menjalankan semua fungsi dari tuas control
b. Menghentikan atau menjalankan fungsi dari tuas control kanan
c. Menghentikan atau menjalankan fungsi dari tuas control kiri
d. Menghentikan atau menjalankan fungsi dari tuas/pedal travel.
Jawab : a
4. Alat Pelindung Diri ( APD ) yang digunakan oleh operator excavator adalah :
a. Pakaian pelindung, helm penyelamat, sepatu pelindung, sarung tangan, kaca
mata dan pelindung telinga
b. Pakaian pelindung termasuk helm penyelamat, sepatu pelindung, sarung
tangan, kaca mata, masker dan pelindung telinga
c. Helm penyelamat, sepatu pelindung, sarung tangan, kaca mata dan pelindung
telinga
d. Sepatu pelindung, helm penyelamat, sarung tangan, kaca mata dan pelindung
telinga
Jawab : b

6. Apa yang harus dipahami sepenuhnya sebelum mengoperasikan alat ?


a. Isi dalam buku petunjuk, keterangan dan proses kontruksi
b. Kerusakan alat
c. Kebutuhan bahan untuk operasi
d. Kondisi alat dan lapangan
Jawab : a

7. Dalam persiapan operasi apa yang anda lakukan ?


a. Memperbaiki kerusakan alat
b. Mengisi lembar laporan harian operasi
c. Pemeriksaan harian sesuai dengan petunjuk pengoperasian
d. Memeriksa lokasi kerja
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 5 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Jawab : c

8. Bila tuas control kanan dan kiri ditarik secara bersamaan apa yang terjadi ?
a. Boom naik, bersamaan dengan swing kekanan
b. Bucket memuat, bersamaan dengan arm/stick masuk
c. Boom turun, bersamaan dengan arm/stick masuk
d. Arm/stick masuk, bersamaan dengan boom naik
Jawab : d

9. Bila tuas kiri digerakkan kearah menyilang/cros kekanan depan apa yang terjadi ?
a. Gerakkan Swing kekanan, Arm/stick kebelakang
b. Gerakkan Swing kekanan, Arm/stick kedepan
c. Gerakkan Swing kekiri, Arm/stick kebelakang
d. Gerakkan Swing kekiri, Arm/stick kedepan
Jawab : b

10. Bila tuas kanan digerakkan kearah menyilang/cros kekanan bawah apa yang terjadi ?
a. Gerakkan Boom naik, Bucket membuka
b. Gerakkan Boom turun, Bucket membuka
c. Gerakkan Boom turun, Bucket Masuk
d. Gerakkan Boom naik, Bucket masuk
Jawab : a

11. Apa yang terjadi bila tuas/pedal Travel sebelah kiri didorong kedepan ?
a. Berbelok kekiri maju
b. Berbelok kekanan maju
c. Berbelok kekanan mundur
d. Berbelok kekiri mundur
Jawab : b
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 6 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

12. Apa yang terjadi bila tuas/pedal kiri digerakkan kedepan dan tuas/pedal kanan
digerakkan kebelakang ?
a. Berbelok kekiri putaran panjang
b. Berbelok kekanan putran panjang
c. Berbelok kekiri putaran pendek
d. Berbelok kekenan putaran pendek
Jawab : d

13. Bagaimana posisi yang baik ketika excavator berjalan/travel ?


a. Motor travel berada di depan, perlengkapan kerja dekat ke mesin, dan ketinggian bucket
sekitar 40 – 50 cm diatas tanah.
b. Motor travel berada dibelakang, perlengkapan kerja dekat ke mesin, dan ketinggian
bucket sekitar 50 – 60 cm diatas tanah.
c. Motor travel berada dibelakang, perlengkapan kerja dekat ke mesin, dan ketinggian
bucket sekitar 40 – 50 cm diatas tanah.
d. Perlengkapan kerja dekat ke mesin, arm/stick terlipat ke dalam dan angkat boom
sampai posisi bucket sekitar 40 – 50 cm diatas tanah
Jawab : c

14. Apabila unit harus berjalan jarak jauh, untuk menghindari kerusakan undercarriage
apa yang harus dilakukan ?
a. Berjalan secepatnya agar cepat sampai tujuan
b. Berjalan dengan berhenti setiap saat
c. Berjalan dengan perlahan-lahan
d. Berjalan 1 jam berhenti 15 menit
Jawab : d

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 7 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

15. Bila excavator beroperasi atau melalui daerah yang berair/sungai, harus
diperhatikan batas kedalaman yang diizinkan terendam air yaitu :
a. Sampai track shoe bagian atas
b. Sampai slewing gear
c. Sampai titik pusat carrier roller.
d. Sampai bagian atas track frame.
Jawab : c

16. Bagaimana cara menjalankan excavator bila terpaksa melalui rintangan seperti batu
yang besar atau tanggul pohon ?
a. Singkirkan rintangan tersebut
b. Turunkan kecepatan jalankan pada tengah-tengah dari track
c. Tambah kecepatan dan lalui ringtangan tersebut
d. Hindari rintangan tersebut
Jawab : b

17. Ketika excavator mendaki dan salah satu track memiliki traksi kurang apa yang
terjadi ?
a. Excavator akan cenderung membelok ke satu sisi
b. Excavator tetap berjalan maju
c. Excavator akan berjalan mundur
d. Excavator akan berhenti
Jawab : a

18. Jika kemiringan terlalu curam dan material lepas, bagian belakang mesin dapat turun
memungkinkan excavator untuk mundur ke belakang apa yang harus dilakukan ?
a. Menjaga boom dan bucket ditutup
b. Menjaga boom dan bucket dibuka
c. Menjaga boom dan arm/stick diperpanjang
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 8 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

d. Menjaga boom dan arm/stick dilipat kedalam


Jawab : c

19. Bila menjalankan excavator (traveling) pada jalan menanjak/menurun, untuk


kestabilan alat, posisi boom dan arm/stick harus pada posisi sudut :
a. 900 - 1000
b. 900 - 1100
c. 1000 - 1100
d. 1100 - 1200
Jawab : b

20. Apa yang anda lakukan untuk menyeberangi parit setelah unit maju sampai sedikit
melewati parit ?
a. Turunkan boom dan langsung maju untuk menyeberangi parit
b. Turunkan boom dan letakkan bucket ketanah
c. Turunkan boom dan letakkan bucket ketanah dengan memperhitungkan jarak dengan
unitnya (agak jauh)
d. Turunkan boom dan letakkan bucket ketanah mendekati unit
Jawab : c

21. Setelah memposisikan boom dan bucket apa yang anda lakukan selanjutnya untuk
menyeberangi parit ?
a. Bergeraklah maju sampai track menapak diseberang parit.
b. Bergeraklah maju sambil diimbangi gerakan arm/stick keluar, boom naik dan kedudukan
bucket tetap sampai track menapak diseberang parit.
c. Bergeraklah maju sambil diimbangi gerakan arm/stick masuk, boom naik dan
kedudukan bucket tetap sampai track menapak diseberang parit.
d. Bergeraklah maju sambil diimbangi gerakan arm/stick masuk, boom turun dan
kedudukan bucket tetap sampai track menapak diseberang parit.
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 9 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Jawab : d

22. Bagaimana posisi menggali yang stabil ?


a. Menggali dari arah depan, tempat yang rata dan sproket berada dibelakang
b. Menggali dari arah depan, tempat yang rata dan sproket berada didepan
c. Menggali dari arah samping, tempat yang rata dan sprocket berada dikiri
d. Menggali dari arah samping, tempat yang rata dan sprocket berada dikanan
Jawab : a

23. Ketika excavator melaksanakan operasi penggalian dan pemindahan material pada
posisi ditempat, gerakan kerja apa yang dilakukan ?
a. Gerakan boom, arm/stick dan bucket
b. Gerakan arm/stick, bucket dan swing
c. Gerakan arm/stick, boom, bucket serta gerakan swing
d. Gerakan boom, arm/stick dan bucket serta gerakan traveling
Jawab : c

24. Apa yang pertama kali digunakan pada waktu melakukan penggalian ?
a. Boom
b. Arm/stick
c. Bucket
d. Swing
Jawab : b

25. Rentang menggali paling efisien arm/stick adalah :


a. 450 ke arah luar dan 300 ke arah mesin
b. 500 ke arah luar dan 250 ke arah mesin
c. 450 ke arah luar dan 450 ke arah mesin
d. 300 ke arah luar dan 300 ke arah mesin
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 10 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Jawab : a

26. Pembuangan hasil galian excavator yang paling jauh adalah :


a. 45 0
b. 90 0
c. 180 0
d. 270 0
Jawab : c

27. Untuk mengoptimalkan tempat buangan material sehingga dicapai efisiensi


pembuangan yang tinggi, maka :
a. Material dijatuhkan/dibuang dari bucket pada ketinggian optimal
b. Material dijatuhkan/dibuang dari bucket pada posisi bucket serendah mungkin dengan
tempat pembuangan
c. Didahului dengan gerakan mendorong material buangan yang telah ada dan diikuti
dengan gerakan membuang material dari bucket
d. Material dibuang dari bucket sejauh mungkin (pada posisi jangkauan maksimum )
Jawab : c

28. Posisi yang benar pada saat menggali parit/saluran seukuran lebar bucket adalah :
a. Posisi excavator sejajar dengan saluran dengan metode galian mundur.
b. Posisi excavator sproket berada didepan dengan metode galian mundur
c. Posisi excavator sejajar dengan saluran dengan metode galian maju
d. Posisi excavator sproket berada dibelakang dengan metode galian maju
Jawab : a

29. Pada waktu loading (pemuatan material) ditempat yang luas/bebas, posisi terhadap
material yang dikerjakan adalah :
a. Kedudukan excavator sama tinggi dengan material
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 11 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

b. Kedudukan excavator lebih tinggi dari material


c. Kedudukan excavator lebih rendah dari material
d. Kedudukan excavator tidak banyak mempengaruhi efisiensi pemuatan
material
Jawab : b

30. Pemuatan material ke dalam dump truck yang paling mudah dan kapasitasnya akan
lebih besar, bila :
a. Dimulai dari bagian samping dump body
b. Dimulai dari bagian depan dump body
c. Dimulai dari bagian tengah dump body
d. Dimulai dari bagian belakang dump body
Jawab : b

Isian atau Jawaban Singkat

1. Mengapa operator excavator sebelum mengoperasikan mesin harus membaca dan


memahami buku operator’s manual dari mesin yang akan digunakan ?
Jawab :
Karena buku manual’s tersebut berisikan informasi penting tentang Keselamatan kerja,
pengoperasian dan pemeliharaan. Sehingga operator dapat melakukan pengoperasian
dengan baik dan benar

2. Mengapa untuk dapat mengoperasikan dengan benar dan aman, operator harus
memahami dengan baik komponen utama dan tuas kendali operasi ?
Jawab :
Karena pada dasarnya mengoperasikan excavator adalah mengoperasikan komponen
utama (bucket, arm/stick, boom) dan lainnya dengan menggerakkan tuas kendali operasi

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 12 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

3. Untuk menggerakkan arm/stick ke luar (menjahui mesin) dan ke dalam (mendekati


mesin) dilakukan dengan cara :
Jawab :
Menggerakkan tuas kendali kiri ke depan dan ke belakang

4. Mengapa ketika akan menjalankan unit (traveling) operator harus memeriksa posisi
sprocket atau front idler
Jawab :
Karena posisi tersebut akan menentukan arah excavator ke depan atau ke belakang,
sehingga akan mempengaruhi cara menggerakkan tuas kendali jalan

5. Jelaskan posisi traveling excavator (posisi bucket, dsb)


Jawab :
Arm/stick diposisikan terlipat ke dalam dan boom diangkat sampai posisi bucket berada
sekitar 40-50 cm diatas tanah

6. Jelaskan cara membelokkan excavator ke kiri ketika unit sedang berjalan


Jawab :
Tuas kiri dikembalikan ke posisi netral/hold perlahan-lahan

7. Apabila unit terpaksa harus berjalan jarak jauh, apa yang harus dilakukan ?
Jawab :
yaitu dengan berhenti setiap saat agar dingin ( berjalan 1 jam berhenti 15 menit ).

8. Mengapa operator excavator harus mencoba gerakan operasi dari unit tersebut sebelum
dioperasikan pada pekerjaan dilapangan ?
Jawab :
Untuk meyakinkan bahwa semua gerakan operasi dalam keadaan baik dan siap untuk
dioperasikan
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 13 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

9. Pada rentang sudut berapa posisi arm/stick agar dicapai gerakan menggali yang efektif?
Jawab :
Rentang sudut 450 ke arah luar dan 300 ke arah dalam/mesin

10. Pada saat membuang material, biasanya didahului dengan gerakan mendorong
material buangan yang telah ada. Mengapa ?
Jawab :
Untuk mengoptimalkan tempat buangan material, sehingga dicapai efisiensi pembuangan
yang lebih tinggi

11. Jelaskan teknik menggali parit/saluran yang paling efisien


Jawab :
Memposisikan track sejajar parit/saluran dan unit bergerak mundur menggali parit secara
bertahap

12. Jelaskan kedudukan excavator pada saat menuruni tanjakan


Jawab :
- Sudut arm/stick dan boom antara 900-1100
- Bucket diangkat kira-kira setinggi 20-30 cm diatas tanah
- Posisi excavator berjalan maju

13. Bagaimana prinsip operasi excavator bila melewati jalan mendaki dengan kemiringan
yang agak curam ?
Jawab :
Menjaga boom dan arm/stick diperpanjang akan membantu mendistribusikan beban pada
track lebih merata yang meningkatkan traksi.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 14 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

14. Bila beroperasi dengan menggunakan tenaga swing untuk meratakan/menyapu. Apa
yang akan terjadi pada excavator tersebut ?
Jawab :
Akan menyebabkan puntiran dan bengkok

15. Mengapa apabila mengisi material ke dump truck tidak boleh dilakukan melewati
bagian depan/ruang kabin ?
Jawab :
Karena bila materialnya berserakan akan menjatuhi kaca kabin dari dump truck

B. Kunci Jawaban Tugas-tugas Praktek

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


1.1. Gerakan boom, arm/stick, bucket dan 1) Melakukan pengetesan kondisi dan fungsi tuas
swing dicoba sesuai dengan teknik dasar control/tuas kendali operasi
yang benar, baik secara individu maupun • Menaikan putaran gas secara bertahap
simultan/kombinasi, untuk meyakinkan keputaran menengah
bahwa semua gerakan dapat berfungsi • Mengangkat boom
dengan baik • Menggerakkan bucket sekitar 5 menit
• Menggerakkan bucket dan arm/stick
sekitar 5-10 menit
• Menggerakkan semua implemen

2) Melakukan pengetesan gerakan operasi


• Menggerakkan semua implement kerja
secara kombinasi untuk gerakan kerja
• Memastikan semua gerakan implement
kerja dalam keadaan baik

1.2. Gerakan maju-mundur, belok kiri dan 1) Melakukan pengetesan kondisi danfungsi
kanan dicoba untuk meyakinkan bahwa tuas/pedal control trevel
gerakan manouver dari excavator dapat • Memposisikan unit pada posisitravel,
berfungsi dengan baik sprocket berada dibelakang.
• Menggerakan tuas/pedal travel untuk
maju/mundur
• Menggerakkan tuas/pedal travel untuk
belok kanan/kiri
• Memastikan gerakan tus/pedal travel
dalam kondisi baik
2) Melakukan gerakan maneuver maju, mundur ,
belok kanan dan belok kiri.

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 15 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

• Melakukan gerakan maju dengan


mendorong/menginjak tuas/pedal
kedepan secara bersamaan
• Melakukan gerakan mundur dengan
menarik/menginjak tuas/pedal kebelakang
secara bersamaan.
• Melakukan gerakan belok kekanan dengan
mendorong/menginjak tuas/pedal sebelah
kiri kedepan
• Melakukan gerakan belok kekiri dengan
menarik/menginjak tuas/pedal sebelah
kanan kebelakang.
1. Melakukan gerakan travelling pada jalan
mendatar
• Memposisikan travel motor dibagian
belakang dan perlengkapan kerja dibagian
mendekat ke mesin
• Melakukan gerakan maju dengan
mendorong/menginjak tuas/pedal
kedepan secara bersamaan mengikuti rute
2. Melakukan gerakan traveling pada jalan
mendaki
• Memasang sabuk pengaman.
• Memposisikan arm/stick dan boom
membentuk sudut 90 0 - 110 0 dan bucket
kira-kira setinggi 20-30 cm diatas tanah
• Melakukan gerak\an maju dengan
menginjak pedal kedepan secara
bersamaan.
1.3. Gerakan travelling pada jalan mendatar, • Menurunkan kecepatan
mendaki dan menurun serta
menyeberang parit dilakukan dengan 3. Melakukan gerakan travelling pada jalan
benar sesuai dengan prosedur menurun
• Memposisikan arm/stick dan boom
membentuk sudut 90 0 - 110 0 dan bucket
kira-kira setinggi 20-30 cm diatas tanah
• Melakukan gerakan maju dengan
menginjak pedal kedepan secara
bersamaan.
• Mengoperasikan tuas kendali dan tuas
pengatur bahan bakar untuk menjaga agar
kecepatan tetap rendah

4. Melakukan gerakan travelling menyeberangi


parit
• Menjalankan unit maju sampai sedikit
melewati parit
• Menurunkan boom dan letakkan bucket
ketanah dengan memperhitungkan jarak
dengan unitnya (agak jauh).

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 16 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

• Menggerakan unit maju sambil diimbangi


gerakan arm/stick masuk, boom turun dan
kedudukan bucket tetap sampai track
menapak diseberang parit
• Melakukan swing ke kiri atau ke kanan
dengan sudut putar 1800
• Menurunkan boom dan letakkan bucket ke
tanah dengan memperhitungkan jarak
dengan unitnya (agak dekat)
• Bergeraklah mundur sambil diimbangi
gerakan arm/stick keluar, boom turun dan
kedudukan bucket tetap hingga track
menapak seluruhnya diseberang parit

Tugas 2

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


2.1. Excavator ditempatkan pada posisi yang rata, 1) Menempatkan excavator untuk menggali dan
track menyentuh tanah secara penuh (full membuang/memuat material
contact) sesuai dengan prosedur menggali dan • Memposisikan unit pada tempat yang rata
membuang material (loading & unloading) dan sproket berada dibelakang
2.2. Penggalian material dilakukan dengan 1) Melakukan penggalian material
mengatur gerakan kombinasi/simultan • Memanjangkan arm/stick, dan bucket,
(menggali, mengangkat, swing dan diturunkan hingga menyentuh tanah
membuang) sesuai dengan teknik aplikasi • Memposisikan arm/stick silinder dan
yang benar bucket silinder pada sudut 90 derajat,
dan bucket dengan tanah 30 derajat
• Menarik lengan (arm/stick) untuk
menggali dan diimbangi dengan boom
gunakan bersama-sama dengan tenaga
gali dari bucket,jika perlu
2.3. Pembuangan material dilakukan dengan 1) Mengatur buangan material
mengatur hasil buangan material ke tempat • Membuang material ketempat yang telah
dengan rapih dan efisien ditentukan
• Mengatur hasil buangan
2.4. Produksi galian dihitung pada akhir pekerjaan 1) Menghitung hasil produksi galian
setiap hari untuk bahan pembuatan laporan • Menghitung produksi galian
operasi dan evaluasi produktivitas operator • Mencatat hasil perhitungan
• Mengisikan ke format laporan operasi

Jawaban Tugas 3

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


3.1. Excavator ditempatkan pada posisi yang 1) Menempatkan excavator untuk membuat
rata, track menyentuh tanah secara penuh parit
(full contact) sesuai dengan prosedur • Menempatkan unit parallel dengan galian
pekerjaa pembuatan parit/saluran parit, sprocket berada dibelakang
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 17 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

• Meratakan kedudukan unit


• Meluruskan posisi unit mengikuti batas
yang telah ditentukan
3.2. Pembuatan parit dilakukan dengan 1) Melakukan penggalian parit
mengatur gerakan simultan/kombinasi • Memanjangkan arm/stick, dan bucket,
(menggali, mengangkat, swing dan diturunkan hingga menyentuh tanah
membuang)sesuai dengan teknik aplikasi • Memposisikan arm/stick silinder dan
yang benar sehingga dicapai hasil produksi bucket silinder pada sudut 90 derajat,
pembuatan parit yang optimal dan bucket dengan tanah
• 30 derajat
• Menarik lengan (arm/stick) untuk
menggali dan diimbangi dengan boom
digunakan bersama-sama dengan
tenaga gali dari bucket,jika perlu
• Merapikan bagian sisi kanan dan kiri
serta bagian bawah parit

2) Membuat parit sesuai perintah/gambar


kerja
• Melakukan penggalian parit sesuai
perintah/gambar kerja
3.3. Hasil galian selalu dipantau secara teliti 1) Memantau hasil galian parit
untuk menghasilkan parit yang rapih sesuai • Mencocokan ukuran parit sesuai
dengan rambu operasional perintah/gambar
• Memantau kelurusan galian parit
3.4. Produksi pembuatan parit dihitung pada 1) Menghitung hasil produksi pembuatan
akhir pekerjaan setiap hari untuk bahan parit
pembuatan laporan operasi dan • Menghitung produksi galian parit

2) Mencatat hasil produksi pembuatan parit


• Mencatat hasil perhitungan
• Mengisikan ke format laporan operasi

Kunci Jawaban Tugas 4

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


4.1. Excavator ditempatkan pada posisi yang 1) Menempatkan excavator untuk memuat
rata, track menyentuh tanah secara penuh material ke dump truck
(full contact) sesuai dengan prosedur • Menempatkan unit pada posisi yang
penggalian material yang akan dimuat ke rata
dalam dump truck • Menyesuaikan posisi unit pada kondisi
lapangan
• Mengatur posisi dump truck agar
mudah dimuat
4.2. Pemuatan material dilakukan dengan 1) Melakukan penggalian material untuk
mengatur gerakan simultan/kombinasi dimuat ke dump truck
(menggali, mengangkat, swing dan • Memanjangkan arm/stick, dan bucket,
menuang material) sesuai dengan teknik diturunkan hingga menyentuh tanah

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 18 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

aplikasi yang benar sehingga dicapai hasil • Memposisikan arm/stick silinder dan
pemuatan material yang optimal bucket silinder pada sudut 90 derajat,
dan bucket dengan tanah 30 derajat
• Menarik lengan (arm/stick) untuk
menggali dan diimbangi dengan boom
digunakan bersama-sama dengan
tenaga gali dari bucket, hingga
material penuh
• Melakukan swing sambil mengangkat
boom sampai batas ketinggian dump
truck.
• Meletakkan material dibagian
belakang dump truck dengan
kombinasi gerakan kerja
4.3. Hasil pemuatan material ke dalam dump 1) Memantau hasil muatan dump truck
selalu dipantau untuk menghasilkan muatan • Mengatur penempatan material pada
dump truck yang stabil dump
• Menyeimbangkan muatan material
diatas dump truck
4.4. Produksi pemuatan material ke dalam dump 1) Menghitung hasil produksi/muatan
truck dihitung pada akhir pekerjaan setiap • Menghitung produksi muatan dump
hari untuk bahan pembuatan laporan truk
operasi dan evaluasi produktivitas operator 2) Catatlah hasil produksi/muatan
• Mencatat hasil perhitungan
• Mengisikan

C. Check List Tes Teori dan Praktek

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani

Apakah semua petunjuk kerja diikuti ? Ya


Apakah peserta pelatihan mampu memilih dan menggunakan peralatan uji
yang sesuai ?
Apakah peserta pelatihan mampu menjelaskan dan melakukan persiapan
pengoperasian excavator ?
Apakah peserta pelatihan mampu menjelaskan dan melakukan pengoperasian
excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik operasi yang benar
Apakah peserta pelatihan mampu menjelaskan dan melakukan pemeliharaan
selama pengoperasian ?
Apakah peserta pelatihan mampu menjelaskan dan melakukan pemeliharaan
setelah selesai pengoperasian dan pembuatan laporan ?
Apakah peserta pelatihan sudah memberikan ide dan informasi yang tepat
sesuai dengan standar yang dibutuhkan
Apakah peserta pelatihan telah merencanakan dan menyusun
kegiatankegiatan yang tujuannya telah diperiksa oleh pelatih
Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik
operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 19 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Apakah peserta pelatihan menggunakan sumber-sumber yang


menguntungkan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk
mencapai tujuan

Tanda tangan Peserta : ..........................................................

Tanda tangan Instruktur : ..........................................................

D. Lembar Penilaian
Unit Kompetensi : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan
aplikasi dan teknik operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan
waktu siklus (cycle time) maksimal 150% dari waktu siklus standar (standard cycle time)
Kode Unit Kompetensi : INA.5220.222.02.03.05
Nama Peserta Pelatihan :
Nama Instruktur :
Kompeten
Peserta dinilai
Kompetensi yang dicapai

Umpan Balik untuk Peserta:

Tanda tangan :

Peserta sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasan-alasan mengambil keputusan
Tanda tangan penilai :
Tanggal :

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 20 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.03.05

Saya sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasan mengambil keputusan tersebut
Tanda tangan Peserta Pelatihan :
Tanggal :

Judul : Melaksanakan pengoperasian excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik


operasi yang benar untuk jenis pekerjaan konstruksi tertentu dengan waktu
siklus (cycle time) maksimal 150 % dari waktu siklus standar (standard cycle Halaman 21 dari 21
time)
Buku Penilaian Versi 2016