Anda di halaman 1dari 5

TEMPLATE OSCE STATION

1 Nomor Station
2 Judul Station Prosedur Pemeriksaan Traum Score
3 Waktu yang dibutuhkan 12 Menit
4 Tujuan Station Menilai kemampuan mahasiswa dalam melakukan pengkajian
data objektif, interpretasi data dan pengambilan keputusan
klinik, pendokumentasian, dan perilaku profesional Behaviour
5 Kompetensi 1. Pengkajian Data Subjektif
2. Pengkajian Data Objektif
3. Interpretasi Data dan pengambilan keputusan klinik
4. Keterampilan Prosedur Tindakan
5. Pendidikan Kesehatan
6. Pendokumentasian
7. Professional Behaviour

6 Kategori 1. Prosedur Pemasangan EKG & Monitoring pasien


2. Prosedur perawatan luka
3. Prosedur Pemeriksaan Traum Score
4. Prosedur Pemeriksaan BBL
5. Pendokumentasian Askep
6. Pemerikasaan fisik: Abdomen
7. Prosedur Pemeriksaan Leopold
8. Perhitungan pemberian Dosis obat
9. Pemerikasaan fisik: Jantung-Paru
10. Pencegahan infeksi
11. Prosedur Heacting Luka
12. Fisioterapi dada dan Batuk Efektif
13. Prosedur BLS
7 Instruksi untuk peserta SKENARIO KLINIK:
ujian Seorang pria usia 54 tahun dibawa ke IGD dengan trauma
kepala akibat kecelakaan. Setelah dilakukan pemeriksaan
tingkat kesadaran sopor, pasien membuka mata dengan
ransangan suara, bicara tidak tepat, dan motorik fleksi
abnormal terhadap rangsangan nyeri. TD: 80/70 mmHg, RR:
45 x/menit (adanya otot bantu napas dan retraksi dinding
dada), N: 122 x/mnt, T: 36,00C. CRT > 2 detik

TUGAS:
1. Lakukan pengkajian data objektif/value Trauma score
(sistolik, laju pernapasan, pernapasan, CRT, GCS dan
Tingkat kesadaran Pasien)
2. Lakukan interpretasi data (total point GCS, kategori
cidera, Scoring Trauma, kesimpulannya) dan keputusan
klinis sesuai dengan kasus (Primary survey dan skundery
survey)
3. Lakukan pendokumentasian
4. Terapkan perilaku professional
8 Instruksi untuk penguji SKENARIO KLINIK:
Seorang pria usia 54 tahun dibawa ke IGD dengan trauma
kepala akibat kecelakaan. Setelah dilakukan pemeriksaan
tingkat kesadaran sopor, pasien membuka mata dengan
ransangan suara, bicara tidak tepat, dan motorik fleksi
abnormal terhadap rangsangan nyeri. TD: 80/70 mmHg, RR:
45 x/menit (adanya otot bantu napas dan retraksi dinding
dada), N: 122 x/mnt, T: 36,00C. CRT > 2 detik

TUGAS:
1. Lakukan pengkajian data objektif/value Trauma score
(sistolik, laju pernapasan, pernapasan, CRT, GCS dan
Tingkat kesadaran Pasien)
2. Lakukan interpretasi data (total point GCS, kategori
cidera, Scoring Trauma, kesimpulannya) dan keputusan
klinis sesuai dengan kasus (Primary survey dan skundery
survey)
3. Lakukan pendokumentasian
4. Terapkan perilaku professional
INSTRUKSI PENGUJI:
1. Penguji mengamati dan menilai penampilan peserta
berdasarkan lembar penilaian.
2. Penguji tidak diperbolehkan melakukan interupsi ataupun
bertanya kepada peserta selain yang ditentukan.
3. Penguji mengingatkan peserta jika waktu yang tersisa 5
menit.
4. Penguji memperhatikan peralatan sesuai yang dibutuhkan
untuk peserta ujian berikutnya.
5. Penguji memperhatikan peserta melakukan dan
menyampaikan pengkajian data objektif/Value trauma
score sebagai berikut:
A. Sistolik = point trauma 3
B. Laju pernapasan= point trauma 3
C. Pernapasan = point trauma 0
D. CRT= point trauma 1
E. GCS = point trauma 3 (Tingkat kesadaran: sopor)
6. Interpretasi data : Total GCS E+V+M = 9, Kategori = CKS,
Total point Scoring Trauma A+B+C+D+E = 10.
Kesimpulan= <15% Prognosis rendah
7. Keputusan klinis: Primary survey dan Scondery survey
(airway, breathing, circulation, disability, exposure &
environtment, full set of ttv, give confort, history & head to
toe)
8. Memperhatikan komponen-komponen yang ada dalam
pendokumentasian :
a. Identitas pasien (Nama, Umur, RMK, dll)
b. Waktu pemeriksaan
c. pengkajian yang dilakukan beserta hasilnya
d. TTD Perawat pelaksana
9 Denah Ruangan -
10 Peralatan yang - Meja dan kursi penguji
dibutuhkan 1 set
- Whiteboard, spidol boardmaker dan penghapus
1 set
- Lembar skenario kasus/klinik
1 set
- Lembar dokumentasi dan alat tulis
1 set
12 Penulis M. Sobirin Mohtar, Ns.,M.Kep
13 Referensi  Kingston R, O’Flanagan SJ. Scoring system in trauma.
Irish J Med Sci. 2013; 169(3): 168-72.
 Okasha SA, Abouelela A, Hashish W. Prediction of
outcome of poly traumatized patients using diffrent trauma
scoring systems. J Amer Sci. 2011; 7(12): 281-91.
 Clarkson CA, Clarkson C, Rubiano AM, Borgaonkar M. A
comparison of the kampala trauma score with the revised
trauma score in a cohort of colombian trauma patients.
Panamerican Trauma, Critical Care & Emergency Surg.
2012; 1(3): 146-9.
RUBRIK PENILAIAN OSCE STATION
I. Rubrik
KOMPETENSI 0 1 2 3 BOBOT SKOR
1. Mengkaji data Peserta ujian tidak Peserta ujian Peserta ujian Peserta ujian
objektif melakukan melakukan melakukan pengkajian melakukan
pengkajian data pengkajian data data objektif sesuai pengkajian data
objektif sesuai objektif sesuai checklist/tabel trauma objektif sesuai
Checklist/tabel checklist/tabel trauma score secara checklist/tabel trauma
trauma score score tetapi ada menyeluruh tetapi ada score secara
beberapa langkah beberapa langkah menyeluruh dan
yang tertinggal dan yang tidak sistematis. sistematis.
tidak sistematis.

2. Interpretasi data Peserta ujian tidak Peserta ujian hanya Peserta ujian hanya Peserta ujian
dan Pengambilan melakukan menyebutkan menyebutkan menyebutkan
keputusan klinik interpretasi data interpretasi data interpretasi data dan interpretasi data dan
dan pengambilan tanpa pengambilan tanpa pengambilan pengambilan
keputusan klinik. keputusan klinik keputusan klinik tetapi keputusan klinik
kurang tepat dengan tepat

3. Pendokumentasia Peserta ujian tidak Peserta ujian Peserta ujian Peserta ujian
n melakukan melakukan 1 poin melakukan 2 poin melakukan 3-4 poin
pendokumentasia pendokumentasian di pendokumentasian di pendokumentasian di
n bawah ini: bawah ini: bawah ini:
a. Identitas pasien a. Identitas pasien a. Identitas pasien
(Nama, Umur, (Nama, Umur, RMK, (Nama, Umur,
RMK, dll) dll) RMK, dll)
b. Waktu b. Waktu pemeriksaan b. Waktu
pemeriksaan c. Pengkajian yang pemeriksaan
c. Pengkajian yang dilakukan beserta c. Pengkajian yang
dilakukan beserta hasilnya dilakukan beserta
hasilnya d. TTD Perawat hasilnya
d. TTD Perawat pelaksana d. TTD Perawat
pelaksana pelaksana
4. Perilaku Peserta tidak Meminta izin secara Meminta izin secara Meminta izin secara
professional meminta izin lisan dan melakukan lisan dan melakukan 3 lisan dan melakukan
secara lisan dan 2 poin di bawah ini poin di bawah ini di bawah ini secara
tidak melakukan (menggunakan (menggunakan pasien lengkap
di bawah ini pasien standar): standar): (menggunakan
(menggunakan 1. Melakukan setiap 1. Melakukan setiap pasien standar):
pasien standar): tindakan dengan tindakan dengan 1. Melakukan setiap
1. Melakukan berhati-hati dan berhati-hati dan tindakan dengan
setiap tindakan teliti sehingga teliti sehingga tidak berhati-hati dan
dengan tidak membahayakan teliti sehingga
berhati-hati membahayakan pasien dan diri tidak
dan teliti pasien dan diri sendiri. membahayakan
sehingga tidak sendiri. 2. Memperhatikan pasien dan diri
membahayaka 2. Memperhatikan kenyamanan sendiri.
n pasien dan kenyamanan pasien. 2. Memperhatikan
diri sendiri. pasien. 3. Melakukan tindakan kenyamanan
2. Memperhatika 3. Melakukan sesuai prioritas. pasien.
n kenyamanan tindakan sesuai 4. Menunjukan rasa 3. Melakukan
pasien. prioritas. hormat kepada tindakan sesuai
3. Melakukan 4. Menunjukan rasa pasien. prioritas.
tindakan hormat kepada 5. Mencuci tangan 4. Menunjukan rasa
sesuai pasien. sebelum dan hormat kepada
prioritas. 5. Mencuci tangan sesudah tindakan pasien.
4. Menunjukan sebelum dan 5. Mencuci tangan
rasa hormat sesudah tindakan sebelum dan
kepada pasien. sesudah tindakan
5. Mencuci
tangan
sebelum dan
sesudah
tindakan
II. Global Performance
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakansesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan peserta ujian!
TIDAK LULUS BORDERLINE LULUS SUPERIOR

KOMPETENSI 0 1 BOBOT SKOR


1. Interpretasi data dan
pengambilan keputusan
klinik
2. Keterampilan prosedur
tindakan
3. Pendokumentasian
4. Perilaku profesional