Anda di halaman 1dari 4

DAFTAR PUSTAKA

Akbar, F., Z.Anita., H.Harahap. 2013. Pengaruh Waktu Simpan Film Plastik
Biodegradasi dari Pati Kulit Singkong Terhadap Sifat Mekanikalnya.
Jurnal Teknik Kimia Universitas Sumatera Utara. Vol (2) :11-15.

Ali, M. 2010. Coconut Fiber-A Versatile Material and its Applications in


Engineering. Jurnal From Universita Politecnica Delle Marche. Italy.

Alvest,V.D.,S.Mali,A. Bele'ia dan M.V.E. Grossmann. 2007. Effect Of Glycerol


and Amylase Enrichment on Cassava Starch Film Properties. J. Food
Engginering. 78:941-945. doi:10.1016/J.J.Foodeng. 2005. 12. 007.

Anisa, Rifka. 2015. Pengaruh Konsentrasi Gliserol dan CMC Terhadap


Karakteristik Biodegradable Film Dari Limbah Buah Melon (Cucumis
melo L). (Skripsi). Fakultas Pertanian. Universitas Lampung. Lampung.

ASTM. 1983. Annual Book of ASTM Standard. American Society for Testing and
Material. Philadelphia. 247 pp.

Austin, P. A. 1985. Shereve’s Chemical Process Industries. Mc Graw-Hill Book.


Tokyo. 265 pp.

Billmeyer, Jr., F. W. 1987. Textbook of Polimer Science. Willey interscience


publication. John willey and Sons. New york. 578 pp.

Deviwings, 2008. CMC. http:www//quencawing.co.id. Diakses pada tanggal 15


April 2018.

Donhowe, I.G. dan O.R. Fennema. 1994. The effects of plasticizer on crystallinity,
permeability and mechanical properties of methylcellulose films. Journal
Food Process and Presentatif. Vol (17): 247-257.

Fatma, R. Malaka, dan M. Taufik. 2015. Karakterisitk edible film berbahan


dangke dan agar dengan mengunakan gliserol dengan persentase berbeda.
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan. No.4 Vol.2. 63-69

Fransisca, D., Zulferyenni dan Susilawati. Pengaruh Konsentrasi Tapioka


Terhadap Sifat Fisik Biodegradable Film Dari Bahan Komposit Selulosa
Nanas. Jurnal Teknologi Industri dan Hasil Pertanian. Vol.18 No.2
Gontard, N., and S. Guilbert. 1992. Bio Packaging :Tecnology and Properties Of
Edible Biodegradable Material of Agricultural Oringin. Food Packaging a
Preservation. The Aspen Publisher Inc. Maryland Gaithersburg.

Harsunu, B. 2008. Pengaruh konsentrasi plasticizer gliserol dan komposisi kitosan


dalam zat pelarut terhadap sifat fisik edible film dari kitosan. (Skripsi).
Departemen Metalurgi dan Material. Fakultas Teknik. Universitas
Indonesia.

Harumningtyas. 2010. Aplikasi edible plastik pati tapioka dengan penambahan


madu untuk pengawetan buah jeruk Citrus sp. (Skirpsi). Universitas
Airlangga. Surabaya.

Hidayati. 2000. Pemutihan Pulp Ampas Tebu sebagai Bahan Dasar Pembuatan
CMC. Jurnal Agrosains. 13(1):59-78.

INAPLAS (Indonesian Oleafin Aromatic Plastic Industry Asociation). 2015. Data


Jumlah Penggunaan Plastik.
http://www.kemenperin.go.id/artikel/6262/Semester-I,-Konsumsi-Plastik-
3,2-Juta-Ton. Diakses pada tanggal 19 April 2018.

Julianti, E. dan M.Nurminah. 2006. Buku Ajar Teknologi Pengemasan.


Departemen Teknologi Pertanian. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera
Utara. Medan.

Ketaren, S, S dan B. Djatmiko. 1978. Daya Guna Hasil Kelapa. Departemen


Teknologi Hasil Kelapa. Fatemena IPB. Bogor.

Khumairoh, Ulfa Maulidia. 2016. Pengaruh Konsentrasi Gliserol dan Konsentrasi


CMC Terhadap Karakteristik Biodegradable Film Berbasis Ampas
Rumput Laut Eucheuma cottonii. (Skripsi). Fakultas Pertanian. Universitas
Lampung. Lampung.

Kristanoko, H. 1996. Pengaruh penambahan Carboxy Methyl Cellulose dan


Sorbitol Terhadap Karakteristik edible dari ekstrak Bungkil Kedelai
(Skripsi). Intitut Pertanian Bogor. Bogor.

Lai, H.M., G.W Padua and L.S Wei. 1997. Properties and Microsrucure of Zein
Sheets Plasticized With Palmitic And Stearic Acids. Cereal Chem Vol.74
No.1

Maliangkay, R.B., dan Y.R. Matana. 2007. Debu Sabut Kelapa dan Peranannya
Dalam Penyediaan Unsur Hara. Prosiding Konperensi Nasional Kelapa VI,
Gorontalo, 16-18 Mei, Hal: 318-321.

Martaningtiyas. 2004. Potensi plastik “Biodegradable”. Bogor. Institut Pertanian


Bogor.
Mindarwati, E. 2006. Kajian pembuatan edible film komposit dari karagenan
sebagai pengemas bumbu instan rebus (Thesis). Sekolah Pasca Sarjana.
Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Netty, K. 2010. Pengaruh Bahan Aditif CMC (Carboxyl Methyl Cellulose)


Terhadap Beberapa Parameter Pada Larutan Sukrosa. Jurnal Teknik Kimia
ITENAS.Bandung. Vol (1):78-84.

Ningsih, S. 2010. Optimasi pembuatan bioplastik polihidroksialkanoat


menggunakan bakteri mesofilik dan media limbah cair pabrik kelapa sawit.
(Tesis). Jurusan Kimia. Fakultas MIPA. Universitas Sumatera Utara.
Medan.

Pratiwi, Rimadina., D.Rahayu., M.I.Barliana. 2016. Pemanfaatan Selulosa dari


Limbah Jerami Padi (Oryza sativa) sebagai Bahan Bioplastik. Jurnal Vol.3
No.3

Rodrigues,M.,J.,Ose's, K. Ziani dan J.I Mate. 2006. Combined effect of plasticizer


and surfactants on the physical properties of starch based edible films.
Food Research International. 39:840-846. doi: 10.1016/j.foodres. 2006. 04.
002.

Rosa, M.F., E.S. Medeiros., J.A. Malmonge., K.S. Gregorski., D.F. Wood., L.H.C.
Mattoso., G. Glenn., W.J Orts., S.H. Imam. 2010. Cellulose Nanowhiskers
From Coconut Husk Fibers: Effect of Preparation Conditions On Their
Thermal and Morphological Behavior. Carbohydrate Polymers Vol.81

Saleh A., M.M.D.Pakpahan. N.Angelina. 2009. Pengaruh Konsentrasi Pelarut,


Temperatur dan Waktu Pemasakan Pada Pembuatan Pulp Dari Sabut
Kelapa Muda. Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas
Sriwijaya.

Satriyo. 2012. Kajian Penambahan Chitosan, Gliserol, dan Carboxy Methyl


Cellulose Terhadap Karakteristik Biodegradable Film dari Bahan
Komposit Selulosa Nanas. (Skripsi). Fakultas Pertanian, Universitas
Lampung. Bandar Lampung.

Suhardiyono. 1998. Tanaman Kelapa Budidaya dan Pemanfaatannya. Kanisius.


Yogyakarta.

Sumartono, N.W., F. Handayani., R. Desiriana., W. Novitasari., D.S. Hulfa. 2015.


Sintesis dan Karakterisasi Bioplastik Berbasis Alang-Alang (Imperata
Cylindrica(L.)) Dengan Penambahan Kitosan, Gliserol, dan Asam Oleat.
Jurnal PELITA, Volume X, Nomor 2

Syamsu, Khaswar. 2008. Karakterisasi Bioplastik Poli β-Hidroksialkanoat yang


Dihasilkan Oleh Ralstonia eutropha Pada Substrat Hidrolisat Pati Sagu
dengan Pemplastis Isoprofil Palmitat. Institut Teknologi Bogor. Bogor.
Ummah, N.A. 2013. Uji Ketahanan Biodegradable plastic Berbasis Tepung Biji
Durian (Durio Zibethinus Murr) Terhadap Air dan Pengukuran
Densitasnya. FMIPA UNNES. Semarang.

Waldi, J. 2007. Pembuatan bioplastik poli-β-hidroksialkanoat (PHA) yang


dihasilkan oleh Rastoniaeutropha pada substrat hidrolisat pati sagu dengan
pemlastis isopropil palmitat. (Skripsi). Fakultas Teknologi Pertanian IPB.
Bogor.

Winarno, F. G. 1992. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia utama. Jakarta.

Winarno, F.G. 1995. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Xenopoulos., L.Mascia, and S. J. Shaw. 2001. High Performance Polymers. 13 (3)


183-199.

Yuliana, E. 2014. Pengaruh Konsentrasi Gliserol Terhadap Karakteristik


Biodegradable Film dari Nata De Cassava. [Skripsi]. Fakultas
Pertanian.Universitas Lampung. Bandar Lampung. 53 hlm.

Zugenmaier, P. 2008. Crystalline Cellulose and Derivatives. Spring-Verlag.


Jerman. 215 pp.

Zulferiyenni , T. Hanum dan Suharyono A.S. 2004. Pemurnian Selulosa Nenas


Untuk bahan dasar Pembuatan Film Selulosa. Jurnal Penelitian. Pertanian
Terapan. 4(1): 55-62.

Zulferiyenni., Marniza., E.N.Sari. 2014. Pengaruh Konsentrasi Gliserol dan


Tapioka Terhadap Karakteristik Biodegradable Film Berbasis Ampas
Rumput Laut Eucheuma cottonii. Jurnal Teknologi dan Industri Hasil
Pertanian Volume 19, No.3