Anda di halaman 1dari 283

PROFIL KESEHATAN

KOTA BANDUNG
TAHUN 2012
KATA PENGANTAR

Dalam menjalankan organisasi, fungsi-fungsi manajemen


perencanaan, monitoring dan evaluasi selalu membutuhkan pasokan data dan
informasi yang memadai dari sumber-sumber fungsionalitasnya. Seperti
halnya dalam mengukur ketercapaian Visi dan Misi sektor kesehatan di Kota
Bandung, dan dalam merencanakan berbagai program kegiatan bidang
kesehatan, juga diperlukan data dan informasi yang memadai. Maka, guna
memenuhi kebutuhan itu, disusunlah Buku Profil Kesehatan Kota Bandung
yang terbit setiap tahun. Meski demikian, Buku Profil Kesehatan Kota Bandung
Tahun 2012 ini menyajikan data dan informasi tidak hanya untuk mereka yang
berkecimpung di sektor kesehatan, tetapi juga untuk keperluan menejerial oleh
berbagai kalangan. Hal ini juga sejalan dengan pemahaman bahwa
keberhasilan pembangunan kesehatan bukan hanya tanggung jawab dari
sektor kesehatan semata, melainkan tanggung jawab dari seluruh
stakeholders terkait.
Berbagai data dan informasi yang dimuat dalam buku ini adalah
gambaran kondisi kesehatan dan lingkungan masyarakat serta kegiatan dan
program kesehatan, termasuk yang bersumber dari lintas sektor yang
berkaitan dengan bidang kesehatan yang di lakukan oleh pemerintah, swasta,
maupun yang bersumber daya masyarakat di Kota Bandung di Tahun 2012. Di
dalamnya juga memuat perbandingan variabel dan indikator kesehatan
tersebut terhadap amanah pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM),
Millenium Development Goals (MDS), dan terhadap tahun-tahun sebelumnya.
Gambaran kesehatan dalam kewilayahan dan rinciannya di Kota Bandung
juga ditampilkan dalam profil ini melalui lampiran yang terdapat dalam tabel
profil kesehatan.

Pedoman petunjuk teknis Profil Kesehatan data terpilah/


Pengarusutamaan Gender Bidang Kesehatan dari Kemenkes RI telah
dijadiakan acuan penyusunan Profil Kesehatan semenjak penyusunan Profil
Kesehatan Kota Bandung Tahun 2011 lalu, termasuk dalam Profil Kesehatan

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 1


Kota Bandung Tahun 2012. Namun kesiapan dan ketersediaan sumber data
untuk melangkapi isian data terpilah/pengarusutamaan gender bidang
kesehatan belum seluruhnya terisi. Dengan tersedianya data kesehatan yang
responsif gender, diharapkan pembaca dapat mengidentifikasi ada-tidaknya
serta besaran kesenjangan mengenai kondisi, kebutuhan, dan manfaat dalam
pembangunan bidang kesehatan.
Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan
Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 ini. Untuk itu kami sangat
mengharapkan masukan dan saran untuk perbaikan penyusunan Profil
Kesehatan Kota Bandung tahun-tahun berikutnya sehingga penyusunan profil
yang akan datang akan lebih baik lagi. Kami juga mengucapkan terimakasih
kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan buku profil ini.
Harapan kami semoga buku Profil Kesehatan Kota Bandung ini dapat
bermanfaat bagi semua pihak.

Bandung, Juli 2013

KEPALA DINAS KESEHATAN


KOTA BANDUNG

dr. Hj.Ahyani Raksanagara, M.Kes


Pembina Utama Muda
NIP. 19620713198803 2 006

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 2


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................... I


DAFTAR ISI ................................................................. II
DAFTAR TABEL ................................................................... VII
DAFTAR GAMBAR ...................................................... VIII
DAFTAR GRAFIK .................................................................. X

BAB I PENDAHULUAN

BAB II GAMBARAN UMUM KOTA BANDUNG


A. GEOGRAFI ............................................................... 4
B. KEPENDUDUKAN / DEMOGRAFI .................................. 6
C. PENDUDUK MISKIN DAN KELUARGA MISKIN ............ 10
D. KEADAAN EKONOMI .............................................. 11
E. KEADAAN PENDIDIKAN .......................................... 13
F. PEMBANGUNAN MANUSIA ......................................... ...... 15

BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN KOTA BANDUNG


A. ANGKA KEMATIAN
1. ANGKA KEMATIAN BAYI .............................. 20
2. ANGKA KEMATIAN BALITA ........................ ....... 23
3. ANGKA KEMATIAN IBU ............................... 25
B. ANGKA KESAKITAN
C. PENYAKIT MENULAR YANG DIAMATI
1. PENYAKIT ACUTE FLACCID PARALYSIS (AFP) .......... 29
2. PENYAKIT TUBERCULOSIS ............................... ...... 31
3. PENYAKIT PENUMONIA PADA BALITA ................... 33
4. PENYAKIT HIV/AIDS ......................................... 34
5. PENYAKIT INFEKSI MENULAR SEKSUAL ................. 41
6. PENYAKIT DIARE .................................................. 42

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 i


7. PENYAKIT KUSTA ............................................... 45
8. PENYAKIT MENULAR YANG DAPAT DICEGAH
DENGAN IMUNISASI (PD3I) .............................. 46
9. PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) ........... 47
10. PENYAKIT MALARIA ........................................... 52
11. PENYAKIT FILARIASIS ....................................... 52

D. STATUS GIZI
1. BERAT BAYI LAHIR RENDAH ........................... ..... 53
2. BALITA GIZI KURANG .......................................... 54
3. BALITA GIZI BURUK ....................................... ..... 55
4. BALITA GIZI LEBIH ............................................... 57

BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN DI KOTA BANDUNG


A. PELAYANAN KESEHATAN
1. PELAYANAN KESEHATAN IBU HAMIL
A. PEMERIKSAAN KESEHATAN IBU HAMIL K1 ............ 59
B. PEMERIKSAAN KESEHATAN IBU HAMIL K4 ............ 60
C. IMUNISASI TT IBU HAMIL ................................... 62
D. PERSENTASE IBU HAMIL DAPAT FE ..................... 63
E. KOMPLIKASI KEBIDANAN YANG DITANGANI ......... 65
F. PERTOLONGAN PERSALINAN OLEH
TENAGA KESEHATAN .......................................... 67
G. PELAYANAN NIFAS ........................................... 69
2. PELAYANAN KELUARGA BERENCANA
A. PESERTA KELUARGA BERENCANA BARU ............. 70
B. PESERTA KELUARGA BERENCANA AKTIF ................... 71
C. PESERRTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI .. 72
D. PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KOTRASEPSI ..... 73
3. PELAYANAN KESEHATAN BAYI
A. KUNJUNGAN NEONATUS ..................................... 75

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 ii


B. NEONATUS DENGAN KOMPLIKASI YANG
DITANDATANGANI ............................................... 76
C. KUNJUNGAN BAYI ............................................ 76
D. IMUNISASI BAYI ................................................ 77
E. ASI EKSKLUSIF ................................................ 79
4. PELAYANAN KESEHATAN ANAK BALITA .................... 81
5. PELAYANAN GIZI ................................................ 82
A. MAKANAN PENDAMPING ASI ........................... 82
B. ANAK BALITA DENGAN STATUS BAWAH GARIS MERAH
(BGM) ...................................................... 82
C. BALITA DITIMBANG BERAT BADANNYA ............... 83
D. BALITA GIZI BURUK MENDAPAT PERAWATAN ........ 87
6. PELAYANAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD
ATAU SETINGKATNYA ............................................. 88
7. PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT ..................... 88
8. GAWAT DARURAT .................................................. 90
9. POTENSI KEJADIAN LUAR BIASA (KLB)
A. POTENSI KASUS DAN WILAYAH KLB ...................... 90
B. JUMLAH PENDERITA ..................................... 92
10. PELAYANAN KESEHATAN GIGI
A. RATIO TAMBAL CABUT / GIGI TETAP ..................... 92
B. PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT
PADA ANAK SD DAN SETINGKAT ............................. 94
11. KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN ........................ 96

B. AKSES DAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN


1. JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRABAYAR …....... 97
2. PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT MISKIN ............. 98
3. KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP DI SARANA
PELAYANAN KESEHATAN ...................................... 99
4. KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 iii


PELAYANAN KESEHATAN ..................................... .... 101
5. ANGKA KEMATIAN PASEN DI RUMAH SAKIT ........... . 102
6. INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT ..... 102

C. PERILAKU HIDUP MASYARAKAT


D. KEADAAN LINGKUNGAN
1. RUMAH SEHAT ................................................ 108
2. RUMAH/BANGUNAN YANG DIPERIKSA JENTIK NYAMUK
AEDES AEGYPTI .................................................. ... 112
3. PENGGUNAAN AIR BERSIH …..................................... 114
4. SARANA SANITASI DASAR ................................ .. 115
5. TEMPAT-TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN
(TUPM) SEHAT ....................................................... 119
6. INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGAN ........ .. 122

BAB V SUMBERDAYA KESEHATAN DI KOTA BANDUNG


A. SARANA KESEHATAN
1. KETERSEDIAAN OBAT MENURUT JENIS OBAT ........... 125
2. JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT
KEPEMILIKAN/PENGELOLA ........................................ 126
3. SARANA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN
LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR................ 127
4. POSYANDU MENURUT STRATA.................................. 128
5. UPAYA KESEHATAN BERSUMBER
DAYA MASYARAKAT (UKBM) .................................... 132
B. TENAGA KESEHATAN
1. JUMLAH DAN RATIO TENAGA MEDIS (DOKTER UMUM,
DOKTER SPESIALIS, DOKTER GIGI)
DI SARANA KESEHATAN ......................................... 135
2. JUMLAH DAN RATIO TENAGA KEPERAWATAN
(BIDAN DAN PERAWAT) SARANA KESEHATAN .................137

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 iv


3. JUMLAH DAN RATIO TENAGA KEFARMASIAN DI
SARANA KESEHATAN ............................................... 138
4. JUMLAH DAN RATIO TENAGA GIZI
DI SARANA KESEHATAN................................................ 138
5. JUMLAH DAN RATIO TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT
DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN .................. 139

C. PEMBIAYAAN KESEHATAN

BAB VIKESIMPULAN DAN SARAN


A. KESIMPULAN .................................................................... 144

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 v


DAFTAR TABEL

TABEL III.1 DUA PULUH PENYAKIT TERBANYAK DI PUSKESMAS


DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ............................... 27
TABEL IV .1 JUMLAH WANITA USIA SUBUR/IBU HAMIL
DENGAN STATUS IMUNISASI TT2+
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ................................. 63
TABEL IV.2 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT
DI PUSKESMAS DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 .......... 93
TABEL IV.3 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA
ANAK SD DAN SETINGKAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ................................ 95
TABEL IV.4 INDIKATOR KINERJA RUMAH SAKIT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ................................ 104
TABEL IV.4A KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA
SANITASI DASAR DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ....... 118
TABEL IV.5 PERSENTASE TEMPAT – TEMPAT UMUM DAN
PENGOLAHAN MAKANAN (TUPM) SEHAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ................................ 119
TABEL IV.6 PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN
LINGKUNGANNYA DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ...... 124
TABEL V.1 JUMLAH SARANA DAN TENAGA KESEHATAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 .................................. 126
TABEL V.2 JUMLAH SARANA DAN TENAGA KESEHATAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ................................. 134
TABEL V.3 JUMLAH TENAGA KESEHATAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ................................. 135
TABEL V.4 JUMLAH DAN RASIO TENAGA MEDIS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ................................. 136
TABEL V.5 RASIO TENAGA DOKTER UMUM,DOKTER SPESIALIS,
DAN DOKTER GIGI DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ..... 136
TABEL V.6 JUMLAH DAN RASIO TENAGA KEPERAWATAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ................................. 137

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 vi


TABELV.7 JUMLAH DAN RASIO TENAGA KEFARMASIAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ……………………………….. 138
TABEL V.8 RASIO DAN JUMLAH TENAGA GIZI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 .............................. 139
TABELV.9 JUMLAH DAN RASIOTENAGA KESEHATAN MASYARAKAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ............................. 139
TABEL V.10 JUMLAH DAN RASIO TENAGA SANITASI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 .............................. 140
TABEL V.11 ANGGARAN KESEHATAN DENGAN BERBAGAI SUMBER
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ………………………………… 143

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 vii


DAFTAR GAMBAR

GAMBAR II.1 PETA KOTA BANDUNG ........................................ 6


GAMBAR II.2 PETA KEPADATAN PENDUDUK
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012......................... 10
GAMBAR III.1 JUMLAH KEMATIAN BAYI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012 ................ 23
GAMBAR III.2 JUMLAH KEMATIAN IBU
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012 ................ 26
GAMBAR III.3 JUMLAH KASUS KEMATIAN TB
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2011-2012 ................ 32
GAMBAR III.4 JUMLAH KASUS DIARE
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 .......................... 44
GAMBAR III.5 JUMLAH KEMATIAN DEMAM BERDARAH DENGUE
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2011-2012 ................. 51
GAMBAR IV.1 PETA CAKUPAN PERSENTASE KUNJUNGAN
BUMIL K4 DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ........... 61
GAMBAR IV.2 PETA CAKUPAN PERSENTASE PEMBERIAN
TABLET BESI (FE 90) KEPADA BUMIL
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ......................... 65
GAMBAR IV.3 PETA CAKUPAN PERSENTASE BUMIL
RISTI DITANGANIDI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012.................................................... 66
GAMBAR IV.4PETA CAKUPAN PERSENTASE LINAKES
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ....................... 68
GAMBAR IV.5PETA CAKUPAN PERSENTASE ASI EKSKLUSIF
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ........................ 80
GAMBAR IV.6 PETA WILAYAH RAWAN GIZI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ........................ 87
GAMBAR IV.7 PETA WILAYAH KELURAHAN BERPOTENSI KLB
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ....................... 91
GAMBAR IV.8 PETA JUMLAH MASYARAKAT MISKIN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 .......................... 98

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 viii


GAMBAR IV.9 PETA SEBARAN RUMAH SAKIT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ........................ 103
GAMBAR IV.10 PETA CAKUPAN PERSENTASE PHBS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ........................ 105
GAMBAR IV.11 PETA CAKUPAN PERSENTASE RUMAH SEHAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ...................... 112
GAMBAR IV.12 PETA CAKUPAN PERSENTASE BANGUNAN BEBAS
JENTIK DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ........... 114
GAMBAR IV.13 PETA CAKUPAN PERSENTASE JAMBAN SEHAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ...................... 117
GAMBAR IV.14 PETA CAKUPAN PERSENTASE SPAL SEHAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ..................... 118
GAMBAR IV.15 PETA CAKUPAN PERSENTASE TUPM SEHAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ....................... 122
GAMBAR V.1 PETA SEBARAN UPT PUSKESMAS DAN PUSKESMAS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ……………….. 127
GAMBARV.2 PETA RASIO POSYANDU TERHADAP BALITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ............... 131

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 ix


DAFTAR GRAFIK

GRAFIK II.1 PERKEMBANGAN JUMLAH PENDUDUK


DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ........................ 7
GRAFIK II.2 PENDUDUK MENURUT GOLONGAN UMUR DAN JENIS KELAMIN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ................................ 8
GRAFIK II.3 LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012 ......................... 12
GRAFIK II.4 PERSENTASE PENDUDUK BERUSIA 10 TAHUN KEATAS DIRINCI
MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN YANG DITAMATKAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2011 .................................. 13
GRAFIK II.5 PERKEMBANGAN RATA-RATA LAMA SEKOLAH
DI KOTA BANDUNG(DALAM TAHUN)TAHUN 2008–2012... 14
GRAFIK II.6 PERKEMBANGAN PERSENTASE ANGKA MELEK HURUF
DI KOTA BANDUNGTAHUN 2008–2012 ......................... 15
GRAFIK II.7 PERKEMBANGAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ........................ 16
GRAFIK II.8 PERKEMBANGAN INDEKS KESEHATAN DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2008 – 2012 ................................................ 17
GRAFIK II.9 PERKEMBANGAN ANGKA HARAPAN HIDUP DI KOTA BANDUNG
(DALAM TAHUN) TAHUN 2008–2012 ........................... 18
GRAFIK III.1 PERKEMBANGAN ANGKA KEMATIAN BAYI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ………………………… 21
GRAFIK III.2 JUMLAH KEMATIAN BAYI
DI KOTA BANDUNGTAHUN2008–2012 ……………………….. 22
GRAFIK III.3 JUMLAH KEMATIAN BALITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ……………………….. 24
GRAFIK III.4 JUMLAH KEMATIAN IBU
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ...................... 25
GRAFIK III.5 PERKEMBANGAN PENYAKIT TERBESAR DI PUSKESMAS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ...................... 29
GRAFIK III.6 JUMLAH TEMUAN KASUS ACUTE FLACCID PARALYSE ( AFP )
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012 ...................... 30

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 x


GRAFIK III.7 JUMLAH KASUS TUBERCULOSIS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012 ...................... 31
GRAFIK III.8 JUMLAH KASUS PNEUMONIA PADA BALITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2010-2012 ...................... 34
GRAFIK III.9 PERKEMBANGAN JUMLAH KOMULATIF HIV/AIDS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 1991-2012 …………………….. 35
GRAFIKIII.10 PERKEMBANGAN JUMLAH KASUS BARU HIV/AIDS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ...................... 36
GRAFIK III.11 PROPORSI KUMULATIF KASUS AIDSMENURUT FAKTOR
RESIKO DI KOTA BANDUNG TAHUN 1995–2010 …….... 37
GRAFIK III.12 PROPORSI KUMULATIF KASUS AIDSMENURUT JENIS
PEKERJAAN DI KOTA BANDUNG TAHUN 1991–2012 …. 38
GRAFIK III.13 PERKEMBANGAN JUMLAH PENDERITA HIV/AIDS MENINGGAL
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012 .................. 39
GRAFIK III.14 PERKEMBANGAN JUMLAH KUMULATIF PENDERITA HIV/AIDS
MENINGGAL DI KOTA BANDUNG TAHUN 1991–2012 ...... 40
GRAFIK III.15 PERKEMBANGAN PENYAKIT INFEKSI MENULAR SEKSUAL
DIKOTA BANDUNGTAHUN 2008–2012 …………………….. 41
GRAFIK III.16 PERKEMBANGAN PENYAKIT DIARE PADA BALITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009–2012 …………………….. 43
GRAFIK III.17 PERKEMBANGAN PENYAKIT CAMPAK
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012 .................. 47
GRAFIK III.18 PERKEMBANGAN PERSENTASE BANGUNAN DIPERIKSAJENTIK
NYAMUK DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012 ………. 49
GRAFIK III.19 PERKEMBANGAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ……………………… 50
GRAFIK III.20 JUMLAH BAYI DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012 …………………… 53
GRAFIK III.21 PERKEMBANGAN JUMLAH BALITA GIZI KURANG
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012 ..................... 55
GRAFIK III.22 PERKEMBANGAN PERSENTASE GIZI BURUK BALITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012 ..................... 56
GRAFIK III.23 PERKEMBANGAN PERSENTASE GIZI LEBIH BALITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012 ...................... 57

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 xi


GRAFIK III.24 PERKEMBANGAN PERSENTASE BALITANAIK BERAT BADAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012 ..................... 58
GRAFIK IV.1 PERKEMBANGAN CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K1
DI KOTA BANDUNG TAHUN2008–2012 ..................... 60
GRAFIKIV.2 PERKEMBANGAN CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K4
DI KOTA BANDUNG TAHUN2008–2012 ..................... 62
GRAFIK IV.3 PERKEMBANGAN PERSENTASE IBU HAMIL YANG MENDAPAT
TABLET FEDI KOTA BANDUNG TAHUN 2009-2012 ...... 64
GRAFIK IV.4 CAKUPAN KOMPLIKASI KEBIDANAN YANG DITANGANI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ............................. 67
GRAFIK IV.5 PERTOLONGAN PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ............................. 69
GRAFIK IV.6 PERKEMABANGANPERSENTASE PESERTA KB AKTIF
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009 –2012 ................... 72
GRAFIK IV.7 PERKEMABANGAN JUMLAH PESERTA KB BARU DAN AKTIF
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009-2012 .................... 72
GRAFIK IV.8 PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTASEPSI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ............................ 73
GRAFIK IV.9 PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTASEPSI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ............................ 74
GRAFIKIV.10 PERKEMBANGAN KUNJUNGAN BAYI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012 .................... 77
GRAFIK IV.11 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI BAYI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2010– 2012 .................. 78
GRAFIK IV.12 PERSENTASE BALITA DENGANBERAT BADAN DIBAWAH
GARIS MERAH (BGM) DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2008–2012 ................................................ 83
GRAFIK IV.13 PERKEMBANGAN PERSENTASE BALITA DENGAN STATUS
BAWAH GARIS MERAH (BGM) DAN GIZI BURUK
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 .................. 85
GRAFIK IV.14 PERKEMBANGAN PERSENTASE BALITA DITIMBANG DAN NAIK
BERAT BADANNYA DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2008–2012 ................................................ 86

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 xii


GRAFIKIV.15 PERKEMBANGAN PERSENTASE CAKUPAN PELAYANAN
KESEHATANUSIALANJUTDI KOTA BANDUNG
TAHUN 2009 – 2012 ............................................. 90
GRAFIK IV.16 JUMLAH TUMPATAN DAN PENCABUTAN GIGI DI PUSKESMAS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009–2012 .................... 94
GRAFIK IV.17 PERKEMBANGAN PELAYANAN UKGS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009–2012 .................. 95
GRAFIK IV.18 JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ............................ 97
GRAFIK IV.19 PERKEMBANGAN JUMLAH KUNJUGAN RAWAT JALAN DI
PUSKESMAS DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ... 100
GRAFIK IV.20 PERKEMBANGAN JUMLAH KUNJUGAN RAWAT INAP DI
PUSKESMAS DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ... 100
GRAFIK IV.21 PERSENTASE RUMAH TANGGA BER PHBS
DI KOTA BANDUNG PADA TAHUN 2012 ..................... 105
GRAFIK IV.22 PERKEMBANGAN PERSENTASE KOMPOSISI PHBS DI RUMAH
TANGGA DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ........ 106
GRAFIK IV.23 PERSENTASE PHBS DI KECAMATAN .......................... 107
GRAFIKIV.24 PERSENTASE RUMAH SEHAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 .............................. 109
GRAFIK IV.25 PERKEMBANGAN PERSENTASE RUMAH SEHAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012 ................. 110
GRAFIK IV.26 PERSENTASE RUMAH SEHAT DI KECAMATAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2011 DAN 2012 .............. 111
GRAFIK IV.27 PERKEMBANGAN PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS
JENTIK DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ................ 113
GRAFIK IV.28 PERKEMBANGAN PERSENTASE TTU DAN TUPM DIPERIKSA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2011-2012 .................... 120
GRAFIK IV.29 PERKEMBANGAN PERSENTASE TTU DAN TUPM DIPERIKSA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2011–2012 .................. 121
GRAFIK V.1 POSYANDU MENURUT STRATA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 ............................ 129

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 xiii


GRAFIK V.2 PERKEMBANGAN POSYANDU MENURUT STRATA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 .................... 130
GRAFIK V.3 PERKEMBANGAN JUMLAH POSYANDU
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008–2012 ................ 131
GRAFIK V.4 PERKEMBANGAN ANGGARAN PER KAPITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2006–2012 ................. 141
GRAFIK V.5 PERKEMBANGAN PERSENTASE ANGGARAN KESEHTAN
TERHADAP APBD DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2006-2012 ............................................... 142

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 xiv


DAFTAR TABEL DAN HALAMAN PROFIL KESEHATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012

NO NAMA TABEL NO TABEL HALAMAN

LUAS WILAYAH , JUMLAH DESA/KELURAHAN , JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN KOTA
1 BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 1 1

JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR, RATIO BEBAN TANGGUNGAN, RATIO JENIS KELAMIN DAN KECAMATAN KOTA
2 BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 2 2

3 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 3 3

4 PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF MENURUT JENIS KELAMIN DAN KECAMATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 4 4

PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN
5 DAN KECAMATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 5 5

6 JUMLAH KELAHIRAN DAN KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT KECAMATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 6 6

7 JUMLAH KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 7 7

8 JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 8 8

9 JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) DAN AFP RATE (NON POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 9 9
JUMLAH KASUS BARU TB PARU DAN KEMATIAN AKIBAT TB PARU MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG
10 TAHUN 2012 TABEL 10 10

11 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 11 12

12 JUMLAH KASUS DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+ MENURUT PRESENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 12 14

13 PENEMUAN KASUS PENEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 13 16
JUMLAH KASUS BARU HIV, AIDS, DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
14 KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 14 17

15 PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV-AIDS MENURUT JENIS KELAMIN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 15 18

16 KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 16 19

17 JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 17 20

18 KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 18 21

19 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 19 22

20 PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 20 23

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA
21 BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 21 24

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA
22 BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 22 25

23 JUMLAH KASUS DBD MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 23 26

24 KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 24 27

25 PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 25 28

26 BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 26 29

27 STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS (BB/TB(PB)) KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 27 30

28 STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS (BB/U) KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 27A 31

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS MENURUT KECAMATAN DAN
29 PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 28 32

30 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 29 33

31 JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3 MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 30 34

JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATAL RISIKO TINGGI/KOMLIKASI DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN
32 PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 31 35

CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG
33 TAHUN 2012 TABEL 32 36
DAFTAR TABEL DAN HALAMAN PROFIL KESEHATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012

NO NAMA TABEL NO TABEL HALAMAN

34 PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 33 37

35 PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 34 38

36 JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 35 39

37 CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 36 40

38 CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 37 41

39 CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 38 42

40 CAKUPAN IMUNISASI DPT, HB, DAN CAMPAK PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 39 43

41 CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 40 44

42 JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 41 45

PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI ANAK USIA 6-23 BULAN KELUARGA MISKIN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA
43 BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 42 46

PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PEMULIHAN ANAK USIA 6-59 BULAN KELUARGA MISKIN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
44 KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 42A 47

45 CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 43 48

46 JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 44 49

47 CAKUPAN BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 45 50

48 CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 46 51

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN SISWA SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN
49 2012 TABEL 47 52

50 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 48 53

51 PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 49 54

52 JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KEJADIAN POTENSI KLB MENURUT JENIS KLB KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 50 55

53 DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 51 56

54 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 52 57

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG
55 TAHUN 2012 TABEL 53 59

56 JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 54 60

CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR MENURUT JENIS JAMINAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG
57 TAHUN 2012 TABEL 55 61

CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN,
58 KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 56 62

59 CAKUPAN PELAYANAN RAWAT INAP MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 57 63

60 JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 58 64

61 ANGKA KEMATIAN DI RUMAH SAKIT KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 59 67

62 INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 60 68

63 PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 61 69

64 PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 62 70

65 PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 63 71

66 PERSENTASE KELUARGA MENURUT JENIS SARANA AIR BERSIH YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 64 72
DAFTAR TABEL DAN HALAMAN PROFIL KESEHATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012

NO NAMA TABEL NO TABEL HALAMAN

67 PERSENTASE KELUARGA MENURUT SUMBER AIR MINUM YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 65 73

68 PERSENTASE KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 66 74

69 PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 67 75

70 PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 68 76

71 KETERSEDIAAN OBAT MENURUT JENIS OBAT KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 69 77

72 JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 70 83

73 SARANA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 71 84

74 JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 72 85

75 UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KECAMATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 73 86

76 JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2008 TABEL 74 89

77 JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI SARANA KESEHATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 75 90

78 JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 76 93

79 JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 77 96

80 JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI SARANA KESEHATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 78 99

81 ANGGARAN KESEHATAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 79 102

82 POLA PENYAKIT PENDERTA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUR 0 - 28 HARI DAN 29 HARI - 1 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 80AB 103

83 POLA PENYAKIT PENDERTA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUR 1 - 4 TAHUN DAN 5 - 14 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 80CD 104

84 POLA PENYAKIT PENDERTA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUR 15 - 24 TAHUN DAN UMUR 25 - 44 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 80EF 105

POLA PENYAKIT PENDERTA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUR 45 - 65 TAHUN DAN UMUR > 65 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2013 TABEL 80GH 106

85 POLA PENYAKIT PENDERTA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUR 0 - 28 HARI DAN 29 HARI - 1 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 81AB 107

86 POLA PENYAKIT PENDERTA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUR 1 - 4 TAHUN DAN 5 - 14 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 81CD 108

87 POLA PENYAKIT PENDERTA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUR 15 - 24 TAHUN DAN 25 - 44 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 81EF 109

88 POLA PENYAKIT PENDERTA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUR 45 - 64 TAHUN DAN >65 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 81GH 110

89 POLA PENYAKIT PENDERTIAT RAWAT JALAN DI PUSKESMAS UMUR 0 - 28 HARI DAN 29 HARI - 1 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2010 TABEL 82AB 111

90 POLA PENYAKIT PENDERTIAT RAWAT JALAN DI PUSKESMAS UMUR 1 - 4 TAHUN DAN 5 - 14 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 82CD 112

91 POLA PENYAKIT PENDERTIAT RAWAT JALAN DI PUSKESMAS UMUR 15 - 44 TAHUN DAN 45 - 69 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 82EF 113

92 POLA PENYAKIT PENDERTIAT RAWAT JALAN DI PUSKESMAS UMUR =>70 TAHUN KOTA BANDUNG TAHUN 2012 TABEL 82GH 114
BAB I
PENDAHULUAN

Peran Sistem Informasi Kesehatan sangat penting dalam


pelaksanaan pembangunan kesehatan. Pembangunan kesehatan
akan berhasil dengan baik apabila didukung oleh tersedianya data
dan informasi yang akurat dan disajikan secara cepat dan tepat
waktu. Atau dengan kata lain, pencapaian pembangunan kesehatan
memerlukan dukungan informasi yang dapat diandalkan untuk
mendukung proses pengambilan keputusan di semua tingkatan
administrasi pelayanan kesehatan.
Salah satu bentuk output Sistem Informasi Kesehatan berupa
penyajian data dan informasi yang menggambarkan hasil
Pembangunan Bidang Kesehatan di Kota Bandung yangdikemas
dalam bentuk Profil Kesehatan Kota Bandung yang dibuat satu tahun
sekali.
Profil Kesehatan merupakan gambaran kondisi kesehatan
masyarakat Kota Bandung yang tercermin dariindikator-indikator
pembangungan kesehatan. Indikator-indikator ini dipakai sebagai
alat untuk mengukur hasil pembangunan sektor kesehatan dalam
mencapai visi “Bandung Kota Sehat yang Mandiri”. Visi tersebut
memiliki makna suatu kondisi di mana masyarakat Bandung
menyadari, mau dan mampu untuk mengenali, mencegah dan
mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi, sehingga dapat
bebas dari gangguan kesehatan, baik yang disebabkan karena
penyakit maupun lingkungan dan perilaku yang mendukung untuk
hidup sehat.
Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 juga
menggambarkan kinerja institusi kesehatan maupun koordinasi

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


1
dan kerjasama antar sektor terkait yang mempunyai peran penting
dalam pencapaian Visi Bandung Kota Sehat yang Mandiri.
Profil Kesehatan Kota Bandung ini dapat dipergunakan dan
dimanfaatkan secara optimal oleh segenap pengguna data dan
informasi kesehatan sebagai bahan perencanaan, pelaksanaan dan
sebagai alat melakukan evaluasi program-program kesehatan.
Untuk mempermudah pembaca dalam memahami profil ini
maka kami sajikan dengan sistematika berikut ini :

Bab I : Pendahuluan
Bab ini berisi tentang latar belakang, maksud dan
tujuan Pembuatan Profil Kesehatan Kota Bandung
Tahun 2012 serta sistematika penyajiannya.

Bab II : Gambaran Umum Kota Bandung


Bab ini menyajikan tentang gambaran umum Kota
Bandung, uraian tentang letak geografi,
kependudukan, ekonomi, dan pendidikan serta
informasi umum lainnya. Pada bab ini juga diulas
faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan
dan faktor berhubungan dengan kesehatan secara
umum di Kota Bandung.

Bab III : Situasi Derajat Kesehatan Kota Bandung


Pada bab ini diuraikan tentang Derajat Kesehatan Kota
Bandung yang digambarkan melalui indikator
mengenai angka kematian, angka kesakitan, dan
angka status gizi masyarakat Kota Bandung.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


2
Bab IV : Situasi Upaya Kesehatan di Kota Bandung
Bab ini menguraikan tentang pencapaian hasil
pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan
rujukan dan penunjang, pemberantasan penyakit
menular, pembinaan kesehatan lingkungan dan
sanitasi dasar, perbaikan gizi masyarakat, pelayanan
kefarmasian dan alat kesehatan, pelayanan kesehatan
dalam situasi bencana. Upaya pelayanan kesehatan
lainnya yang diselenggarakan di Kota Bandung.

Bab V : Situasi Sumber Daya Kesehatan


Bab ini menguraikan tentang sarana kesehatan,
tenaga kesehatan, pembiayaan kesehatan dan sumber
daya kesehatan lainnya yang ada di Kota Bandung.

Bab VI : Kesimpulan
Bab ini menyajikan tentang hal-hal penting yang perlu
ditindaklanjuti serta keberhasilan-keberhasilan yang
perlu dicatat serta mengemukakan hal-hal yang
dianggap masih kurang dalam upaya pencapaian Visi
Bandung Kota Sehat yang Mandiri.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


3
BAB II
GAMBARAN UMUM KOTA BANDUNG

A. GEOGRAFI
Kota Bandung merupakan Ibu kota Propinsi Jawa Barat yang
terletak diantara 10736’ Bujur Timur, 655’ Lintang Selatan.
Ketinggian tanah 791m di atas permukaan laut, titik terendah +
675 m berada di sebelah selatan dengan permukaan relatif datar
dan titik tertinggi + 1.050 m berada di sebelah utara dengan kontur
yang berbukit-bukit. Wilayah Kota Bandung dilewati oleh 15 sungai
sepanjang 265,05 Km, dimana sungai utamanya yaitu Sungai
Cikapundung beserta anak-anak sungainya pada umumnya mengalir
ke arah selatan dan bermuara ke Sungai Citarum. Iklim Kota
Bandung dipengaruhi oleh iklim pegunungan yang sejuk tetapi
beberapa tahun belakangan mengalami peningkatan suhu yang
disebabkan polusi dan pemanasan global.
Luas wilayah Kota Bandung Berdasarkan Peraturan Daerah
Kotamadya Tingkat II Bandung Nomor 10 Tahun 1989 tentang
Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Bandung,
luas wilayah Kota Bandung adalah 16.729,65 Ha. Wilayah
pemerintahan terbagi dalam 30 Kecamatan, 151 Kelurahan yang
terdiri dari 1.558 Rukun Warga (RT), dan 9.678 Rukun Tetangga
(RT).
Kota Bandung dipimpin oleh Walikota dibantu oleh Wakil
Walikota dan Sekretaris Daerah yang membawahi 3 Asisten
Sekretaris Daerah, dengan 11 Kepala Bagian, 11 Kepala Dinas, 6
Kepala Badan dan 2 Kepala Kantor, 1 Inspektorat serta 3 Rumah
Sakit Daerah.
Secara administratif Kota Bandung berbatasan dengan daerah
kabupaten/kota lainnya yaitu :

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


4
1. Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Bandung dan
Kabupaten Bandung Barat.
2. Sebelah Barat berbatasan dengan Kota Cimahi dan Kabupaten
Bandung Barat.
3. Sebelah Timur dan Selatan berbatasan dengan Kabupaten
Bandung dan
4. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Bandung
Dalam pelaksanaan Pembangunan Kesehatan diperlukan kerjasama
dengan ketiga Kabupaten Kota diatas karena masalah-masalah
kesehatan tidak mengenal batas wilayah kerja.
Kota Bandung sebagai kota besar juga memiliki 6 fungsi kota
yaitu sebagai :
o Pusat Pemerintahan Jawa Barat
o Kota Ekonomi dan Perdagangan
o Kota Pendidikan
o Kota Budaya dan Wisata
o Kota Industri
o Etalase Jawa Barat
Posisi strategis Kota Bandung terlihat dalam Peraturan Pemerintah
Nomor 26 Tahun 2008 tentang RTRWN, dimana Kota Bandung
ditetapkan dalam sistem perkotaan nasional sebagai bagian dari
Pusat Kegiatan Nasional (PKN) Kawasan Perkotaan Bandung Raya.
Bandung, sebagai kota besar tidak terlepas dari berbagai
permasalahan akibat urbanisasi, yang membentuk budaya
masyarakat yang heterogen sehingga pemerintah Kota Bandung
perlu mengadakan penataan kota secara tepat dancermat.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


5
GAMBAR II.1
PETA KOTA BANDUNG

B. KEPENDUDUKAN / DEMOGRAFI

1. Pertumbuhan Penduduk
Kota Bandung memiliki Jumlah penduduk sebanyak
2.455.517 jiwa dengan komposisi penduduk laki-laki sebanyak
1.244.344 jiwa (50,67%) dan penduduk perempuan sebanyak
1.211.173 jiwa (49,33%). Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) di
tahun 2012 sebesar 1,26%. Angka LPP ini naik dibandingkan tahun
2011 lalu yang sebesar 1,10%. Pertambahan penduduk di Kota
Bandung tahun 2012 sebesar 34.371 jiwa dari tahun 2011.
Sedangkan pertambahan penduduk di Tahun 2011 sebesar 30.705
jiwa terhadap tahun sebelumnya. Grafik dibawah ini menunjukkan
pertumbuhan penduduk Kota Bandung selama 5 tahun terakhir
menurut jenis kelaminnya.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


6
GRAFIK II.1
PERKEMBANGAN JUMLAH PENDUDUK DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2008 – 2012

Sumber : BPS Kota Bandung 2012

Pertambahan jumlahpenduduk di Kota Bandung dapat


disebabkan oleh migrasi yang berarti pertambahan akibat
perpindahan penduduk ke Kota Bandung (urbanisasi) lebih besar
dari penduduk yang meninggalkan Kota Bandung atau yang dikenal
dengan istilah migrasi neto positif. Selain itu juga pertambahan
penduduk dikarenakan oleh fertilitas yang cukup tinggi
(pertumbuhan penduduk alami).
Berbagai masalah akan timbul sebagai dampak dari tingginya
kepadatan penduduk seperti sosial, ekonomi, lingkungan,
perumahan, termasuk kesehatan. Kepadatan penduduk dapat
mengakibatkan permasalahan kesehatan mulai dari penyakit
menular seperti TBC, diare, dan Hepatitis hingga akses pelayanan
kesehatan yang terbatas. Program untuk mengurangi tingkat
kepadatan penduduk adalah dengan program transmigrasi ke daerah
luar Jawa dan menggalakkan Program Keluarga Berencana.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


7
Bila dilihat dari komposisi penduduk masyarakat Kota Bandung
berdasarkan jenis kelamin, penduduk laki – laki lebih banyak dari
pada perempuan,sebanyak 50,75% laki-laki dan perempuan
sebanyak 49,25 %. Komposisi penduduk menurut golongan umur
dapat dilihat pada grafik batang sebagaimana berikut ini

GRAFIK II. 2
PENDUDUK MENURUT GOLONGAN UMUR DAN JENIS
KELAMIN DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

75+ 13.292 18.894


70 - 74 13.631 15.536
65 - 69 21.211 23.157
60 - 64 27.062 28.446
55 - 59 46.000 43.169
50 - 54 60.051 59.462
45 - 49 70.684 72.118
40 - 44 86.816 84.832 LAKI-LAKI
35 - 39 101.646 96.429 PEREMPUAN
30 - 34 117.290 108.595
25 - 29 132.013 121.802
20 - 24 130.003 123.107
15 - 19 111.269 113.951
10 - 14 97.629 94.144
5-9 108.813 102.547
0-4 108.712 103.206

150.000 100.000 50.000 0 50.000 100.000 150.000

Sumber : BPS Kota BandungTahun 2012

Grafik komposisi penduduk di Kota Bandung memiliki bentuk


limas (expansive) atau disebut piramida penduduk muda, yang
menunjukkan jumlah penduduk usia muda lebih banyak dari pada
usia dewasa maupun tua, sehingga pertumbuhan penduduk sangat
tinggi. Ciri-ciri struktur grafik penduduk ini adalah : Sebagian besar
penduduk berada pada kelompok penduduk muda, kelompok usia
Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
8
tua jumlahnya sedikit, dan tingkat kelahiran bayi tinggi, sehingga
pertumbihan penduduk tinggi. Grafik diatas menunjukkan bahwa
jumlah penduduk terbanyak di Kota Bandung berada pada usia 20
– 29 tahun yaitu sebesar 20,65 %. Komposisi penduduk Kota
Bandung menurut kelompok umur menunjukkan bahwa penduduk
berusia muda yaitu 0–14 tahun25,05%, usia produktif 15–64 tahun
sebesar 70,65% dan usia tua ≥65 tahun sebesar 4,31%.
Pengelompokan penduduk berdasarkan umur berguna bagi
intervensi program kesehatan yang akan dilakukan. Kelompok umur
tertentu, seperti balita dan usia lanjut, merupakan sasaran program
kesehatan, karena kelompok tersebut merupakan kelompok rentan
terhadap resiko penyakit-penyakit tertentu yang memerlukan
penanganan kesehatan khusus.

2. Persebaran Penduduk dan Kepadatan Penduduk


Penduduk Kota Bandung mendiami 167,31 Km2 luas Kota
Bandung maka dapat diketahui bahwa kepadatan penduduk per
kilometer perseginya adalah sebesar 14.676 jiwa/Km2 atau 146 jiwa
per Ha. Kondisi ini melampaui standar sehat kepadatan penduduk
yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO) yaitu
sebesar97 jiwa / Ha. Dari standard tersebut diketahui bahwa hanya
7 kecamatan di Kota Bandung yang tergolong wilayah dengan
standar sehat padat penduduk.
Persebaran penduduk di Kota Bandung terbanyak terdapat di
Kecamatan Babakan Ciparay dengan 145.411 jiwa kemudian
Kecamatan Bandung Kulon 140.780 jiwa dan kecamatan dengan
jumlah penduduk yang paling sedikit adalah Kecamatan Cinambo
dengan 24.942 jiwa. Kepadatan penduduk tertinggi terdapat di
Kecamatan Bojong Loa Kaler dengan kepadatan 39.282 jiwa/Km2
kemudian Kecamatan Andir 25.993 jiwa/Km2 sedangkan untuk

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


9
kecamtan dengan kepadatan penduduk terendah berada di
Kecamatan Gedebage dengan kepadatan 3.826 jiwa /Km2.
Hal ini menandakan bahwa kepadatan penduduk di Kota
Bandung tidak merata masih bertumpuk pada daerah-daerah
industri kecil /industri besar.
GAMBAR II. 2
PETA KEPADATAN PENDUDUK
DI KOTA BANDUNGTAHUN2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

C. PENDUDUK MISKIN
Jumlah penduduk miskin dan hampir miskin di Kota Bandung,
yang bersumber dari kepemilikan Jamkesmas dan Jamkesda
(Bawaku Sehat) di Tahun 2012 adalah berjumlah 669.300 jiwa
dengan rincian 346.230 jiwa peserta Jamkesmas dan 323.070 jiwa
peserta Jamkesda. Jumlah ini sebesar 27,26 % dari jumlah
penduduk Kota Bandung. Wilayah dengan persentase penduduk
miskin (perbandingan penduduk miskin dengan jumlah penduduk)
Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
10
tertinggi berada di Kecamata Bojongloa Kaler dengan persentase
42,96% kemudian Kecamatan Batununggal dengan persentase
41,42%. Wilayah dengan persentase penduduk miskin terendah
berada di Kecamatan Rancasari dengan persentase 8,35%.
Kemiskinan secara tidak langsung sangat berpengaruh terhadap
kesehatan, terutama berkaitan dengan asupan gizi makanan,
kualitas lingkungan tempat tinggal, akses pelayanan kesehatan dan
lain-lain. Untuk itu, data kemiskinan dalam pembangunan kesehatan
sangat diperlukan sebagai bahan untuk menentukan kebijakan–
kebijakan promosi maupun jaminan kesehatan.

D. KEADAAN EKONOMI
Salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan
pembangunan yang ada adalah melalui perhitungan indikator
pertumbuhan ekonomi, walaupun pertumbuhan ekonomi bukanlah
tujuan akhir dari pembangunan. Tujuan utama yang ingin dicapai
adalah kesejahteraan rakyat seluas-luasnya. Laju Pertumbuhan
Ekonomi (LPE) atau Economic Growth adalah indikator yang
menunjukkan ada tidaknya kenaikan produk yang dihasilkan oleh
seluruh kegiatan ekonomi di suatu daerah pada waktu tertentu. Laju
Pertumbuhan Ekonomi merupakan indeks berantai dari masing-
masing kegiatan ekonomi.
Kondisi perekonomian masyarakat Kota Bandung dapat
terlihat dari Indikator Laju Pertumbuhan Ekonomi yang setiap tahun
mengalami kenaikan yang signifikan. Laju Pertumbuhan Ekonomi
Kota Bandung meningkat signifikan dari 8,73% pada Tahun 2011
menjadi 9,40% pada Tahun 2012. Kenaikan LPE 0,67 % terhadap
tahun lalu dapat disebabkan adanya peningkatan beberapa faktor
indikator makro yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan
ekonomi. Hal ini dapat dilihat dari grafik berikut ini.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


11
GRAFIK II. 3
LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA BANDUNG
TAHUN 2008 - 2012

9,60
9,40 9,40
9,20
9,00
8,80
8,73
8,60
8,40 LPE
8,20 8,46
8,34
8,00 8,17
7,80
7,60
7,40
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : BPS Kota Bandung Tahun 2012

Capaian Indeks Daya Beli Kota Bandung tahun 2012 juga


memperlihatkan tren yang sama dengan LPE yaitu kenaikan
terhadap tahun 2011. Indeks Daya Beli tahun 2012 adalah sebesar
66,35 naik dari Tahun 2011 65,90. Indeks Daya Beli merupakan alat
ukur untuk mengetahui standar kehidupan yang layak dan juga
sebagai indikator komposit dalam menghitung Indeks Pembangunan
Manusia (IPM).
Kekuatan ekonomi yang baik, bersama dengan sektor lain
seperti pendidikan, dapat menjadi strengh / pilar penunjang
pembangunan kesehatan. Meski demikian, peningkatan dalam
bidang perekonomian di masyarakat tanpa basis pengetahuan
kesehatan yang memadai, maka akan memunculkan permasalahan
kompleks seperti masalah kesehatan ganda, dimana masalah
penyakit infeksi muncul bersama penyakit-penyakit degeneratif.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


12
E. KEADAAN PENDIDIKAN
Manusia yang berkualitas, bermutu serta mampu bersaing
dalam menghadapi jaman merupakan hasil dari proses pendidikan
baik pendidikan formal maupun informalyang berkualitas. Penduduk
yang bermutu akan mampu berpartisipasi dalam berbagai kegiatan
pembangunan termasuk pembangunan kesehatan sehingga dapat
secara mandiri meraih kehidupan yang sehat. Tingkat pendidikan
formal penduduk yang diselesaikan dapat dijadikan dasar
perencanaan program kesehatan.

GRAFIK II.4
PERSENTASE PENDUDUK BERUSIA 10 TAHUN KEATAS DIRINCI
MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN YANG DITAMATKAN DI KOTA
BANDUNG TAHUN 2011

40,00 35,26
35,00
30,00
22,50
25,00 20,26
20,00
15,00 9,62
7,00
10,00 5,35
5,00
0,00
TIDAK/BELUM SD/MI SMP/ MTs SMA/ SMK/ MA AK/ DIPLO MA UNIVERSITAS
SEKOLAH DAN
TIDAK/ BELUM
TAMAT SD/MI

Sumber : BPS Kota Bandung Tahun 2011

Grafik diatas menunjukkan jumlah penduduk dengan


pendidikanterbanyak yang ditamatkan pada tingkat Sekolah
Menengah Atas (SLTA) sebesar 35,26%, Akademi/Diploma sebesar
5,35%, S1/S2 sebesar 9,62%. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas
sumber dayamanusia di Kota Bandung cukup memadai.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


13
Walaupun masih ditemukan penduduk yang tamat SD sebesar
22,50% serta yang belum/tidak tamat SD sebesar 7,00% yang
secara tidak langsung dapat menjadi ancaman bagi pembangunan
kesehatan di Kota Bandung.
Capaian Rata-Rata Lama Sekolah di Kota Bandung Tahun
2011Kota Bandung adalah 10,70 tahun sedangkan di Tahun 2012
sebesar 10,74. Perkembangan Rata-Rata Lama Sekolah di Kota
Bandung dalam lima tahun terakhir dapat dilihat dari grafik di bawah
ini.

GRAFIK II.5
PERKEMBANGAN RATA-RATA LAMA SEKOLAH
DI KOTA BANDUNG (DALAM TAHUN)
TAHUN 2008 – 2012
10,8
10,75 10,74
10,7
10,68 10,70
10,65
10,6
10,55 10,56
10,5 10,52
10,45
10,4
2008 2009 2010 2011 2012

RATA-RATA LAMA SEKOLAH

Sumber : BPS Kota Bandung Tahun 2012

Grafik di atas dapat diartikan bahwa rata-rata warga Kota Bandung


usia 7–18 tahun telah dapat menyelesaikan pendidikan hingga kelas
2 SMA.
Situasi pendidikan di suatu wilayah juga dapat digambarkan
melalui Angka Melek Huruf (AMH). Angka Melek Huruf adalah
proporsi seluruh penduduk berusia 15 tahun ke atas yang dapat
membaca dan menulis huruf latin atau huruf lainnya. Berikut grafik
Angka Melek Huruf di Kota Bandung dalam lima tahun terakhir.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


14
GRAFIK II.6
PERKEMBANGAN PERSENTASE ANGKA MELEK HURUF
DI KOTA BANDUNGTAHUN 2008 – 2012

99,60

99,58

99,56 99,58

99,54
99,55
99,52 99,54 99,54

99,50 99,50
99,48

99,46
2008 2009 2010 2011 2012

Angka Melek Huruf

Sumber : BPS Kota Bandung Tahun 2011

Grafik di atas memperlihatkan indikator Angka Melek Huruf,


yang menggambarkan tingkat penduduk di atas 10 tahunyang dapat
membaca. Angka Melek Huruf Kota Bandung di Tahun 2011 sebesar
99,55 % sedangkan di Tahun 2012 sebesar 99,58%.

F. PEMBANGUNAN MANUSIA
Indeks pembangunan manusia (IPM) atau Human
Development Index(HDI) adalah indikator untuk mengukur kualitas
manusia di wilayah setempat. Indikator ini adalah indikator
komposit yang kompleks yang mengikutsertakan banyak indikator
dari berbagai bidang strategis, seperti kesehatan, pendidikan, dan
ekonomi. Badan Pusat Statistikmenghitung indikator ini setiap
tahunnya untuk mengukur kualitas manusia di wilayah setempat
tersebut sekaligus mengukur evaluasi kinerja pemerintah. Berikut
grafik IPM di Kota Bandung dalam lima tahun terakhir.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


15
GRAFIK II.7
PERKEMBANGAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA(IPM)
DI KOTA BANDUNGTAHUN 2008 – 2012
79,40
79,32
79,20
79,15
79,00 78,99
78,80
78,71
78,60
78,40
78,33
78,20
78,00
77,80
2008 2009 2010 2011 2012

IPM

Sumber : BPS Kota Bandung Tahun 2012

IPM Kota Bandung Tahun 2012 sebesar 79,32. Melalui IPM ini
dapat menjadi indikasi bahwa kesejahteraan masyarakat Kota
Bandung dari waktu ke waktu mengalami peningkatan.
Indeks Kesehatan mengukur tingkat kesehatan manusia
secara umum di suatu wilayah tertentu. Indeks Kesehatan juga
merupakan indikator komposit yang kompleks yang perhitungannya
memperhitungkan banyak indikator lain dalam bidang kesehatan.
Indikator Indeks Kesehatan setidaknya memilik 2 kelompok
penilaian indikator kesehatan. Kelompok yang pertama adalah
indikator yang menghitung jumlah kematian yang terjadi selama
periode tertentu dengan penyebabnya. Kelompok kedua adalah
indikator kesehatan mengukur tingkat kecatatan atau kesakitan
yang ada di masyarakat.Peningkatan Indeks Kesehatan merupakan
tanggung jawab seluruh pihak, bukan hanya menjadi tugas
pemerintah.
Indeks Kesehatan Kota Bandung Tahun 2011 sebesar 81,32
meningkat di Tahun 2012 menjadi 81,35. Di bawah ini grafik

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


16
yangmenggambarkan perkembangan Indeks Kesehatan di Kota
Bandung dalam lima tahun terakhir.

GRAFIK II.8
PERKEMBANGAN INDEKS KESEHATAN DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2008 – 2012
81,40
81,32 81,35
81,30
81,20 81,22
81,10 81,08
81,00
80,97
80,90
80,80
80,70
2008 2009 2010 2011 2012

Indeks Kesehatan

Sumber BPS Kota Bandung Tahun 2012

Grafik di atas memperlihatkan bahwa Indeks Kesehatan di Kota


Bandung dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dalam 5 tahun
terakhir.
Capaian Angka Harapan Hidup (AHH) Kota Bandung di Tahun
2011 sebesar 73,79 tahun. Angka ini naik sebesar 0,06 tahun bila
dibandingkan dengan tahun lalu. Definisi AHH sendiri adalah
perkiraan rata-rata lamanya hidup sejak 0 tahun yang akan dicapai
oleh sekelompok penduduk. Peningkatan AHH adalah hasil kumulatif
dari berbagai kegiatan baik yang bersifat preventif, promotif,
maupun kuratif di berbagai tingkatan pelayanan kesehatan. Di
bawah ini grafik yang menggambarkan perkembangan Angka
Harapan Hidup Kesehatan di Kota Bandung dalam lima tahun
terakhir.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


17
GRAFIK II.9
PERKEMBANGAN ANGKA HARAPAN HIDUP
DI KOTA BANDUNG (DALAM TAHUN)
TAHUN 2008 – 2012

73,85
73,80 73,81
73,79
73,75
73,73
73,70
73,65 73,65
73,60
73,58
73,55
73,50
73,45
2008 2009 2010 2011 2012

Angka Harapan Hidup

Sumber : BPS Kota Bandung Tahun 2012

Grafik di atas memperlihatkan bahwa Umur Harapan Hidup di Kota


Bandung meningkat tahun demi tahun dalam lima tahun terakhir.
Capaian Angka Harapan Hidup (AHH) Kota Bandung di Tahun 2012
sebesar 73,81 tahun. Ini berarti bayi penduduk Kota Bandung yang
dilahirkan di Tahun 2012 akan memiliki kemungkinan hidup hingga
usia 73,81 tahun.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012


18
BAB III
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

A. ANGKA KEMATIAN
Sistem statistik vital yang mencatat komponen utama
perubahan penduduk yaitu kelahiran, kematian, perkawinan, dan
perpindahan menjadi alat utama mengukur pertumbuhan penduduk
di suatu negara. Selain itu, di dalamnya juga dapat mengukur angka
kematian dengan spesifik menurut penyebab dan umur sebagai
indikator kunci. Angka kematian berguna dan vital posisinya untuk
memberikan gambaran mengenai keadaan kesejahteraan penduduk
pada satu tahun yang bersangkutan. Penyebab kematian dapat
berupa langsung, seperti patofisiologi penyakit, maupun tak
langsung. Terdapat interaksi berbagai faktor yang tingkat kematian
di masyarakat seperti faktor ekonomi, kualitas lingkungan hidup,
maupun faktor akses pelayanan kesehatan.
Meski demikian, kualitas pencatatan vital, termasuk statistik
kematian dan informasi sebab kematian di Indonesia, termasuk di
Kota Bandung masih belum memadai. Oleh karenanya, perlu upaya
mengembangkan sistem alternatif yang mengakomodir registrasi
kematian dan sebab kematian di masyarakat. Salah satunya dengan
menerapkan metode Sample Registration Sytem (SRS) yang
menggunakan pencatatan dan pelaporan ganda terhadap peristiwa
kelahiran dan kematian secara berkelanjutan dan retrospektif oleh
dua metode indipenden yang bertujuan menyediakan estimasi
tahunan yang valid mengenai tingkat kelahiran dan kematian pada
berbagai tingkat wilayah administratif.
Angka kematian yang dibahas dalam Profil Kesehatan ini
didapat dari sumber-sumber pelayanan kesehatan dasar maupun
tingkat lanjut yang direkapitulasi dan dianalisa oleh Dinas Kesehatan

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 19


Kota Bandung. Beberapa angka kematian khusus yang akan diulas
dalam Profil Kesehatan Kota Bandung ini antara lain kematian bayi,
kematian ibu, dan kematian balita.

1. Angka Kematian Bayi


Kematian bayi adalah kematian yang terjadi antara
saat setelah bayi lahir sampai bayi belum berusia tepat satu
tahun. Angka kematian bayi (AKB) atau infant mortality rate
(IMR) merupakan salah satu indikator sangat sensitif untuk
mengetahui gambaran tingkat permasalahan kesehatan
masyarakat.
Angka kematian bayi adalah kemungkinan kematian
bayi dalam 1.000 kelahiran hidup di suatu wilayah dalam
periode tertentu. Badan Pusat Statistik berwenang
menghitung dan mengeluarkan angka ini dalam periode
tertentu melalui survey-survey, seperti SUSEDA, bersama
dengan Angka Kematian Ibu (AKI). Angka Kematian Bayi di
Kota Bandung berdasarkan sumber BPS Kota Bandungtahun
2012 sebesar 29,33 / 1.000 kelahiran hidup. Angka ini naik
(secara positif) dibandingkan tahun 2011 lalu yang sebesar
32,24/1.000 kelahiran hidup. Grafik perkembangan Angka
Kematian Bayi di Kota Bandung dalam 5 tahun terakhir
dapat di lihat di bawah ini.
Gerakan di masyarakat peduli kesehatan ibu dan anak
sangat berarti dalam menurunkan kasus kematian ibu dan
bayi seperti Gerakan Katresna Sadaya di Kecamatan Bojong
Loa Kidul Kota Bandung yang merupakan wilyah binaan UPT
Puskesmas Kopo. Gerakan ini berbasiskan masyarakat
dengan melibatkan semua sektor dengan tujuan
meningkatkan kesehatan ibu dan anak, mempercepat
penurunan jumlah kematian ibu dan anak.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 20


GRAFIK III.1
PERKEMBANGAN ANGKA KEMATIAN BAYI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012

35
34
34,46 33,17
33 33,77
32 32,24
31
30 AKB
29 29,33

28
27
26
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber :BPS Kota Bandung Tahun 2012

Penyebab kematian bayi antara lain disebabkan oleh


faktor-faktor yang dibawa anak sejak lahir, yang diperolah
dari orang tuanya pada saat konsepsi atau di dapat selama
kehamilan. Faktor lain penyebab kematian bayi adalah yang
bertalian dengan pengaruh lingkungan luar (eksogen),
terutama tingkat pelayanan antenatal,tingkat keberhasilan
program KIA & KB, kondisi lingkungan, dan sosial Ekonomi.
Jumlah kematian bayi yang terungkap di Kota
Bandung pada Tahun 2012 sebesar 148 bayi dan lahir
mati sebanyak 129 bayi. Penyebab kematian tertinggi tahun
2012 untuk neonatus adalah Asfiksia 33 kasus, Prematur 30
kasus, lain-lain 26 kasus, BBLR 16 kasus, kelainan kognital
4 kasus, dan infeksi 3 kasus. Sedangkan untuk penyebab
kematian bayi adalah Pneumonia 1 kasus dan penyebab
lain-lain 33 kasus. Bila dibandingkan dengan tahun lalu,
jumlah kematian bayi mengalami penurunan jumlah kasus
sebanyak 87 kasus kematian dan lahir mati mengalami

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 21


penurunan sebesar 13 kasus kematian. Grafik
perkembangan jumlah kematian bayi di Kota Bandung
dalam 5 tahun terakhir dapat di lihat di bawah ini.
GRAFIK III.2
JUMLAH KEMATIAN BAYI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012
300

250

200

150

100
2008 2009 2010 2011 2012
JUMLAH KEMATIAN
173 227 201 235 148
BAYI

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinkes Kota Bandung Tahun 2012

Salah satu upaya percepatan penurunan AKI dan AKB


adalah melalui peningkatan cakupan persalinan yang
ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas dan penanganan
kegawatdaruratan maternal neonatal sesuai standar dan
tepat waktu yang dapat dikaji melalui Audit Maternal
Perinatal (AMP). Penelusuran penyebab setiap kematian bayi
dilakukan oleh petugas puskesmas dalam kegiatan AMP.
Berikut adalah peta Jumlah Kematian Bayi di
Kecamatan di Kota Bandung dari tahun 2008 hingga 2012.
Dari gambar tersebut tampak Kecamatan Coblong,
Batununggal, dan Ujungberung adalah kecamatan dengan
jumlah kematian yang besar diantara kecamatan lain di Kota
Bandung.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 22


GAMBAR III.1
JUMLAH KEMATIAN BAYI
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2008 - 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

2. Angka Kematian Balita


Angka Kematian Anak Balita (AKABA) adalah jumlah
kematian anak umur 12-59 bulan per 1.000 kelahiran hidup
pada periode waktu tertentu. AKABA dapat menggambarkan
tingkat permasalahan kesehatan serta faktor lain yang
mempengaruhi terhadap kesehatan anak balita seperti gizi,
sanitasi lingkungan, tingkat pelayanan KIA / Posyandu,
penyakit infeksi, dan kecelakaan.
Kematian balita di Kota Bandung pada Tahun 2012
menurut laporan bersumber fasilitas kesehatan sejumlah 12
anak. Bila dibandingkan dengan angka tahun lalu terdapat
adanya kenaikan 7 kasus kematian. Grafik berikut ini

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 23


menunjukan jumlah kematian balita di Kota Bandung selama
5 tahun terakhir.
GRAFIK III.3
JUMLAH KEMATIAN BALITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008– 2012
25

20

15

10

0
2008 2009 2010 2011 2012
Kematian Balita 3 23 20 5 12

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

Jumlah kematian balita disini yang dimaksud adalah


jumlah kematian seorang anak balita usia 12-59 bulan yang
ditemukan di Kota Bandung di Tahun 2012. AKABA di Kota
Bandung berdasarkan sumber BPS Propinsi Jabar terakhir
yang ada di Tahun 2008 sebesar 8,8 / 1.000 kelahiran
hidup.
Adapun penyebab kematian balita tersebut
dikategorikan ke dalam penyebab lain-lain, yang berarti
bukan disebabkan oleh penyebab kematian yang
dikatergorikan penyakit potensi wabah atau penyakit yang
rentan terhadap balita, seperti penyakit Diare, Campak,
Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), ataupun Demam
Berdarah Dengue (DBD).

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 24


3. Angka Kematian Ibu
Kematian ibu adalah kematian seorang wanita yang
dikarenakan oleh kehamilan, persalinan, dan masa nifasnya.
Angka kematian Ibu mencerminkan resiko yang dihadapi ibu
selama kehamilan dan melahirkan yang dipengaruhi oleh :
a. Keadaan sosial ekonomi dan kesehatan yang kurang baik
menjelang kehamilan.
b. Kejadian berbagai komplikasi pada kehamilan dan
kelahiran.
c. Tingkat tersedianya dan penggunaan fasilitas pelayanan
kesehatan termasuk pelayanan perinatal dan obstetri.
Grafik berikut ini menunjukan jumlah kematian balita di
Kota Bandung selama 5 tahun terakhir.
GRAFIK III.4
JUMLAH KEMATIAN IBU
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012
40
35
30
25
20
15
10
5
0
2008 2009 2010 2011 2012
JUMLAH KEMATIAN IBU 27 25 37 20 24

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

Kejadian kematian ibu di Kota Bandung pada tahun


2012 yang terlaporkan melalui fasilitas kesehatan dan telah
dilakukan autopsi verbal sebanyak 24 kasus. Penyebab
kematian ibu terbanyak adalah Perdarahan 6 kasus, Hipertensi

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 25


dalam kehamilan 6 kasus, infeksi 1 kasus, dan lain-lain 11
kasus.

GAMBAR III.2
JUMLAH KEMATIAN IBU
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2008 - 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota BandungTahun 2012

Penanganan terhadap ibu hamil resiko tinggi (bumil


risti) yang rendah (tidak terantisipasi) di hulu, terlambat
merujuk di pelayanan hilir, dan terlambat memperoleh
penanganan di fasilitas kesehatan merupakan faktor-faktor
yang mempengaruhi terjadinya kematian ibu di Kota Bandung.
Selain menegakkan AMP ditingkat kota, seperti halnya
kematian bayi, peran promosi kesehatan melalui Desa Siaga
dalam menjalankan fungsinya meningkatkan sistem siaga di
masyarakat terhadap kesehatan ibu hamil di wilayahnya
menjadi upaya dalam menurunkan kematian ibu. Selain itu,
bidang promosi kesehatan sebagai fungsi promotif dan

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 26


preventif melalui penyuluhan dengan menggunakan media-
media yang efektif dan menarik dapat meningkatkan
pengetahuan kesehatan ibu dan anak.
Angka Kematian Ibu (AKI), seperti halnya AKB, dihitung
dan dikeluarkan oleh BPS selaku lembaga yang berwenang
melalui survey-survey. Angka Kematian Ibu di Kota Bandung
berdasarkan sumber BPS Kota Bandung dan UNPA terakhir
yang ada di Tahun 2004 sebesar 164,70/100.000 kelahiran
hidup. Angka ini dihitung menggunakan pola/metoda kematian
dari hasil Susenas, yaitu asumsi kematian ibu terhadap
kematian wanita dewasa untuk daerah Jabar sebesar 8,70%.

B. ANGKA KESAKITAN
Data kesakitan diperlukan untuk memberikan informasi
di masyarakat (community based data) mengenai
permasalahan penyakit, perkembangan dan penyebarannya.
Data Kesakitan di Kota Bandung didapat dari laporan rumah
sakit sebagai sarana kesehatan rujukan dan laporan
puskesmas sebagai sarana kesehatan dasar. Berdasarkan
laporan yang masuk dari puskesmas yang ada di Kota
Bandung pada Tahun 2012 didapat 20 penyakit terbanyak
sebagai berikut :
TABEL III.1
20 PENYAKIT TERBANYAK DI PUSKESMAS
KOTA BANDUNG TAHUN 2012
No NAMA PENYAKIT PERSENTASE

1 Nasofaringitis Akuta (Common Cold) 14,24


2 Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas Akut tidak 14,17
Spesifik
3 Hipertensi Primer (esensial) 6,86
4 Myalgia 5,83
5 Gastroduodenitis tidak spesifik 4,78
6 Diare dan Gastroenteritis, 4,12

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 27


No NAMA PENYAKIT PERSENTASE
7 Faringitis Akuta 3,53
8 Dermatitis lain, tidak spesifik (eksema) 3,43
9 Gangguan lain pada kulit dan jaringan subkutan yang 3,35
tidak terklasifikasikan
10 Penyakit Pulpa dan jaringan Periapikal 3,24
11 TukakLambung 1,91
12 Demam yang tidak diketahui sebabnya 1,90
13 Gejala dan tanda umum lainnya 1,35
14 Gangguan Gigi dan jaringan penunjang lainnya 1,31
15 Konjungtivitis 1,24
16 Karies Gigi 1,20
17 Gangguan telinga lain tidak spesifik 1,19
18 Tonsilitis Akuta 0,99
19 Penyakit Gusi, jaringan Periodontal, dan tulang 0,91
alveolar
20 Penyakit Saluran Pernafasan Bagian Atas lainnya 0,84
21 Lain-lain 23,61
JUMLAH 100,00
Sumber : Seksi Data dan Informasi Kesehatan dari Rekapitulasi SP3 Tahun 2012

Dibandingkan Tahun 2012, Penyakit Nasofaringitis


Akuta (Common Cold) menjadi penyakit terbesar rawat
jalan di puskesmas di Kota Bandung, sedangkan Penyakit
Infeksi Saluran Pernafasan Atas Akut tidak Spesifik, Hipertensi

primer bertukar berturut-turut menjadi ke 2 dan ke 3


terbesar setelahnya di tahun 2012. Perbandingan urutan
penyakit terbesar selama tiga tahun berturut (2010 –
2012) dapat dilihat lebih detil dari grafik di bawah ini.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 28


GRAFIK III.5
PERKEMBANGAN PENYAKIT TERBESAR DI PUSKESMAS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012
0
Infeksi Saluran Pernafasan
1 1 1 1 Akut tak Spesifik
2 2 2 2 Hipertensi Primer
3 3 3 3
4 4 4 4 Nasofaringitis Acuta
5 5 5 5
Myalgia
6 6 6
7 7 Diare dan Gastroenteritis
8
Gastroduodenitis tak
2010 2011 2012
spesifik

Sumber : Seksi Data dan Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung
Tahun 2012

Selain data penyakit seperti diatas dapat disampaikan


juga data penyakit menular yang diamati sebagai berikut :

C. PENYAKIT MENULAR YANG DIAMATI


1. Penyakit Acute Flaccid Paralysis ( AFP )
Penyakit Acute Flaccid Paralysis (AFP) non Polio adalah
penyakit infeksi paralisis yang disebabkan oleh virus.
Penularan dapat terjadi secara langsung dan tak langsung.
Penyebarannya sangat ditentukan oleh kondisi kualitas
sanitasi lingkungan dan status imunisasi anak di suatu
wilayah.
Cakupan penemuan penderita penyakit Non Polio
Acute Flacid Paralysis (AFP) pada 100.000 penduduk di
bawah 15 tahuntermasuk indikator Standar Pelayanan
Minimal (SPM) Kepmenkes RI No. 828/MENKES/SK/IX
Tahun 2008. Adapun perkembangan cakupan penemuan

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 29


penderita penyakit AFP dalam 5 Tahun Terakhir di Kota
Bandung dapat dilihat dari grafik di bawah ini.

GRAFIK III.6
JUMLAH TEMUAN KASUS ACUTE FLACCID PARALYSE ( AFP )
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012

16

14 14 14

12 12
12
10

8
KASUS AFP
6 6

0
2008 2009 2010 2011 2012
Sumber : Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit
Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Penemuan kasus AFP dilaksanakan melalui monitoring ke


rumah sakit, klinik, dokter swasta maupun di puskesmas
yang ada di Kota Bandung dengan mengamati secara
cermat berbagai gejala penyakit AFP.
Tahun 2012 di Kota Bandung ditemukan kasus
AFP sebanyak 14 kasus pada anak < 15 tahun, kasus ini
ditemukan di12 Kecamatan di Kota Bandung yaitu
Kecamatan Andir, Bojong Loa Kaler, Sukasari, Cidadap,
Coblong, Batununggal, Bojongloa Kidul, Babakan Ciparay,
Bandung Kulon, Mandalajati, Cibiru, dan Buah Batu. Bila
dihitung angka kesakitannya yaitu jumlah kasus AFP pada
anak usia < 15 tahun dibandingkan dengan jumlah
penduduk pada usia <15 tahun per 100.000-nya terdapat

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 30


2,27 per 100.000 penduduk. Target SPM Nasional untuk
penemuan dan penanganan penderita penyakit AFP adalah
≥2 / 100.000 penduduk dibawah 15 tahun. Sebanyak 14
kasus tersebut diatas telah terlaporkan dan ditangani
(100%).

2. Penyakit Tuberculosis
Penderita Tuberculosis secara klinis dan laboratoris Kota
Bandung yang dapat dirunut ke dalam wilayah administrasi
pada tahun 2012 sebanyak 2.456 kasus. Bila dibandingkan
dengan tahun 2011 lalu, kasus baru Tuberculosis sebesar
2.482 kasus, sehingga berarti terjadi penurunan kasus
sebesar 26 kasus. Grafik berikut ini menunjukan
perkembangan jumlah kasus Tuberculosis di Kota Bandung
selama beberapa tahun terakhir.
GRAFIK III.7
JUMLAH KASUS TUBERCULOSIS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012
3.000

2.500 2.456
2.327 2.506 2.482
2.000

1.349 1.438 1.351 KASUS BARU TB


1.500
1.283 KLINIS
1.000 1.137 TB BTA (+)
978 1.068 1.173
500

0
2008 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota


Bandung Tahun 2012

Penderita Tuberculosis dengan TB BTA (+) sebanyak


1.173bila dibandingkan dengan tahun 2011 lalu terdapat

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 31


peningkatan yaitu 36 kasus. Penderita TB BTA (+)
sebanyak 1.173 penderita tersebut yang 1.131 (96,42 %)
diantaranya telah diobati. Prevelansi penyakit Tuberculosis
di Kota Bandung tahun 2012 adalah 108 per 100.000
penduduk dengan wilayah berturut-turut terbesar
Kecamatan Regol 186 per 100.000 penduduk, Babakan
Ciparay 179 per 100.000 penduduk, dan Andir 173 per
100.000 penduduk.
Adapun jumlah kasus kematian akibat Penyakit TB
tahun 2012 sebesar 17 kasus. Gambaran kematian akibat
TB tahun 2011 - 2012 per wilayah di Kota Bandung
tampak pada gambar di bawah ini.

GAMBAR III.3
JUMLAH KASUS KEMATIAN TB
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2011 - 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 32


Penderita TB BTA (+)pada Tahun 2012yang
mendapatkan pengobatan dan dinyatakan sembuh
sebanyak 772 kasus atau 68,26 % dan penderita yang
mendapatkan pengobatan lengkap sebesar 151 penderita
atau sebesar 13,35%. Cakupan program Tuberculosis
mengalami penurunan terhadap tahun sebelumnya yaitu
pada pengobatan dan sembuh sebanyak 821 kasus atau
76,37 %, sedangkan untuk penderita yang mendapat
pengobatan lengkap mengalami peningkatan yaitu yang
sebanyak 96 atau 8,93%.

3. Penyakit Pneumonia pada Balita


Pneumonia balita adalah penyakit infeksi yang
menyerang paru-paru ditandai dengan batuk serta nafas
cepat dan atau nafas sesak pada usia anak balita. Bahaya
Pneumonia balita mengakibatkan kematian dalam waktu 3-
10 jam apabila tidak mendapat pertolongan yang cepat dan
tepat. Jumlah balita dengan Pneumonia diperkirakan
diperkirakan sekitar 10 % dari jumlah populasi balita yang
ada di suatu wilayah.
Kota Bandung di Tahun 2012 terdapat populasi balita
sebesar 212.111 maka perkiraan balita dengan pneumonia
sebesar 10%-nya menjadi 21.211 balita. Kasus yang
ditemukan dan ditangani sebesar 18.620 kasus. Target
SPM tahun 2012 untuk penanganan penyakit Pneumonia
yang ditangani adalah 100,00%, oleh karenanya Cakupan
Pneumonia pada balita di tahun 2012 dapat mencapai
target. Kasus kunjungan balita dengan Peneumonia yang
ditemukan di Kota Bandung kurang dari perkiraan yaitu
sebesar 87,78 %-nya saja.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 33


GRAFIK III.8
JUMLAH KASUS PNEUMONIA PADA BALITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2010-2012

25.000

21.190
20.000

18.630
15.000
13.914

10.000 Kasus
Pneumonia
Balita
5.000

0
2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan


Kota Bandung Tahun 2012

Dari jumlah tersebut,bila melihat dari wilayahnya,


kasus Pneumonia pada balita terbesar berturut-turut
terdapat di Kecamatan Coblong, Bandung Kidul, dan
Cicendo.

4. Penyakit HIV/AIDS
Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) yaitu
sekumpulan gejala dan infeksi (sindrom) yang timbul
karena rusaknya sistem kekebalan tubuh akibat infeksi
virus HIV. Virusnya sendiri bernama Human
Immunodeficiency Virus (HIV) yaitu virus yang
memperlemah kekebalan tubuh manusia. Penyakit
HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit menular yang
bisa diakibatkan melalui perilaku seks yang tidak sehat dan
penggunan alat suntik narkoba bersama.
Tahun 2012 di Kota Bandung terdapat kasus baru
HIV/AIDS sebanyak 227 kasus sehingga terjadi penurunan

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 34


215 kasus dari tahun 2011 yang sebanyak 442 kasus.
Meski demikian, kasus HIV/AIDS dari tahun ketahun tetap
memiliki trend meningkat hal ini dapat dilihat pada grafik
berikut ini.
GRAFIK III.9
PERKEMBANGAN JUMLAH KUMULATIF HIV/AIDS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 1991 - 2012

3500

2883
3000
2656
2500 2214
1956
2000 1715

1500 1272
1071
1000
591
351
500 195 249 279
1 1 3 6 9 11 13 15 22 51
0
1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012
HIV 0 0 0 2 4 6 8 9 13 40 182 234 263 297 370 601 683 864 971 1092 1265 1398
AIDS 1 1 3 4 5 5 5 6 9 11 13 15 16 54 221 470 589 851 985 1122 1391 1485
TOTAL 1 1 3 6 9 11 13 15 22 51 195 249 279 351 591 1071 1272 1715 1956 2214 2656 2883

HIV AIDS TOTAL

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan


Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 35


GRAFIKIII.10
PERKEMBANGAN JUMLAH KASUS BARU HIV/AIDS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008– 2012
500
443
442
400
370
300 KASUS
BARU
241 HIV/AIDS
200 227

100

0
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pemberantasan PenyakitDinas Kesehatan


Kota Bandung Tahun 2012

Rata-rata peningkatan kasus pertahun di Kota Bandung


200 – 400 kasus. Penemuan kasus rata-rata terbanyak dari
angka peningkatan itu terjadi pada kasus AIDS, hal ini
menunjukkan layanan voluntary counselling and
testing/provider-initiated testing and counselling
(VCT/PITC) di sarana-sarana kesehatan yang masih
rendah, karenanya penjangkauan dan akses deteksi dini
belum maksimal.
Proporsi komulatif kasus AIDS dilihat dari segi faktor
resiko 1995-2010 di Kota Bandung dapat diurutkan dari
kelompok heterosekusal sebesar 55%, penasun (pengguna
napza suntik) 34%, LSL (lelaki sesama lelaki)/homoseksual
4%, tidak diketahui 4%, dan lain-lain 3%. Gambaran
proporsi komulatif kasus AIDS faktor resiko di Kota
Bandung dapat dilihat pada tabel berikut.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 36


GRAFIK III.11
PROPORSI KUMULATIF KASUS AIDS
MENURUT FAKTOR RESIKO
DI KOTA BANDUNG TAHUN 1995– 2010

3% 4%
4%

Heteroseksual
Penasun
Tidak diketahui
34% 55% Lain-lain
LSL

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas


Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Proporsi komulatif kasus AIDS dilihat dari menurut


pekerjaan 1991-2012 di Kota Bandung dapat diurutkan dari
5 terbesar yaitu kelompok pekerja swasta (20,33%), tidak
bekerja (18,80%), wiraswasta (17,69%), ibu rumah
tangga/IRT (10,58%), dan mahasiswa (10,13%). Grafik di
bawah ini memperlihatkan proporsi kumulatif kasus HIV-
AIDS menurut pekerjaan 1991-2012 di Kota Bandung.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 37


GRAFIK III.12
PROPORSI KUMULATIF KASUS AIDS
MENURUT JENIS PEKERJAAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 1991– 2012
2,08% 0,56% 0,24% 0,17% 0%
4,30%
4,34% 0,52% Swasta
Tidak Bekerja
20,33% Wiraswasta
IRT
9,54% Mahasiswa
Tidak Diketahui
Lain-lain
10,13% Pekerja Sex
18,80% PNS
Supir
Napi
10,58%
TNI/POLRI
Tenaga Medis
17,69% Buruh Kasar

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung
Tahun 2012

Penularan HIV/AIDS di Kota Bandung sudah terjadi


pada kelompok anak-anak dengan rata-rata penemuan
kasus baru sebanyak 15 kasus per tahun. Sebagian besar
(90%) infeksi HIV/AIDS pada bayi disebabkan penularan
dari ibu melalui proses kehamilan. Peningkatan kasus
HIV/AIDS pada anak menunjukkan bahwa infeksi HIV pada
ibu hamil meningkat yang berarti pula resiko pergesaran
perubahan tingkat epidemi menjadi generalized HIV
epidemi. Secara teori, menurut UNAIDS/WHO classification
of epidemic states using numerical proxy, bahwa tingkat
epidemiologi HIV/AIDS bergeser dari tingkat
concentrated/terkonsentrasi pada sub-populasi tertentu
bila penularan HIV/AIDS pada wanita hamil <1%, menjadi
generilized (tersebar) bila penularan HIV/AIDS pada wanita
hamil >1%.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 38


Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit
HIV/AIDS melalui donor darah,pada tahun 2012 PMI Kota
Bandung telah melakukan upaya dengan salah satunya
adalah melakukan skrining pada para pendonor darah.
Terdapat 105.755 darah orang pendonor di Tahun 2012 di
Kota Bandung. Persentase angka tersebut sebesar 98,87%
dari jumlah pendonor darahyaitu sebanyak 104.563 darah
orang pendonor dilakukan skrining Uji Saring Anti-HIV. Dari
hasil skrining tersebut ditemukan positif HIV/AIDS 491
sampel orang pendonor (0,47%). Mengingat masih
terdapat 1,44% pendonor yang tidak terskrining HIV/AIDS,
maka diharapkan kepada masyarakat Kota Bandung untuk
lebih berhati-hati bila memerlukan tranfusi darah.
Patofisiologi HIV/AIDS sering mengakibatkan
kematian bagi para pengidapnya. Perkembangan jumlah
penderita HIV/AIDS meninggal di Kota Bandung Tahun
2008 hingga Tahun 2012 dapat diamati dari grafik berikut
ini.
GRAFIK III.13
PERKEMBANGAN JUMLAH
PENDERITA HIV/AIDS MENINGGAL
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012
70
60 61
50
40
37
30 24
20 14
10 14
0
2008 2009 2010 2011 2012

Meninggal

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota


Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 39


Kematian HIV/AIDS Tahun 2012 menurun bila
dibandingkan dengan Tahun 2011 yaitu 14 kasus
kematian, sedangkan di Tahun 2011 terjadi kematian
akibat HIV/AIDS sebanyak 37 kasus. Namun hal tersebut
tetap membentuk tren peningkatan kematian akibat
HIV/AIDS bila ditinjau dari angka kumulatif kematian
akibat HIV/AIDS sejak tahun 1991.
GRAFIK III.14
PERKEMBANGAN JUMLAH KUMULATIF
PENDERITA HIV/AIDS MENINGGAL
DI KOTA BANDUNG TAHUN 1991 – 2012

180 164
150
160
140
113
120 99
100
75
80
60 61
40 37
14
20 1 0 2 3 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 24
14 14 14
0 1 2 1 1 1 1

Meninggal HIV/AIDS Komulatif Meninggal HI/AIDS

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota


Bandung Tahun 2012

Propinsi Jawa Barat menempati urutan pertama


perkembangan jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia,
sedangkan Kota Bandung memberikan jumlah terbesar
penderita HIV/AIDS di Jawa Barat.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 40


5. Penyakit Infeksi Menular Seksual
Kota Bandung merupakan kota besar yang
berpenduduk sangat heterogen yang juga merupakan kota
jasa dan kota wisata sehingga menjadi objek kunjungan
wisata domestik dari penjuru Indonesia dan wisata
mancanegara (wisman) yang berdampak pada kehidupan
sosial warganya. Oleh karenanya, Kota Bandung tidak
lepas dari permasalahan penyebaran penyakit infeksi
menular seksual. Perkembangan penyakit infeksi menular
seksual di Kota Bandung tahun 2008 hingga tahun 2012
dapat diamati dari grafik berikut ini.
GRAFIK III.15
PERKEMBANGAN PENYAKIT INFEKSI MENULAR SEKSUAL
DI KOTA BANDUNGTAHUN 2008– 2012
2.100
1.777
1.800
1.336 1.278 1.419
1.500
1.115
1.200

900 KASUS IMS

600

300

0
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pencegahan dan pemberantasan Penyakit


Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Infeksi menular seksual di Kota Bandung pada Tahun


2012 terdapat 1.419 kasus dan semuanya telah ditangani.
Meski demikian, bila dibandingkan dengan tahun lalu,
terjadi peningkatan jumlah kasus dari 1.278 kasus.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 41


6. Penyakit Diare
Penyakit Diare sangat erat kaitannya dengan
kebersihan individu (personal hygine). Selain itu, iklim dan
cuaca, dalam hal ini musim hujan dangan curah hujan
tinggi maka potensi banjir meningkat yang diikuti dengan
menurunnya kondisi kebersihan, tercemarnya sumber air
minum masyarakat, dan faktor lain yang menimbulkan
potensi merebaknya penyakit Diare. Secara umum,
beberapa penyebab terjadinya Diare, yaitu : infeksi oleh
bakteri, virus, atau parasit; alergi terhadap makanan atau
obat tertentu; infeksi yang menyertai penyakit lain seperti
Campak, infeksi telinga, infeksi tenggorokan dan lain-lain.
Selain dapat mengakibatkan terganggunya proses
penyerapan makanan di usus halus, Diare juga dapat
mengakibatkan tubuh kehilangan cairan tubuh (dehidrasi).
Dehidrasi ringan hanya menyebabkan bibir kering,
dehidrasi sedang menyebabkan kulit keriput, mata dan
ubun-ubun menjadi cekung (pada bayi umur kurang dari
18 bulan). Dehidrasi berat bisa berakibat fatal, biasanya
menyebabkan syok bahkan apabila tidak ditangani dengan
benar akan mengakibatkan kematian.
Penyakit ini bisa menyerang siapa sajadan sangat
dipengaruhi oleh perilaku hidup individu (personal hygiene)
dan lingkungan yang tak sehat terutama pada bayi dan
balita. Jumlah kasus Diare pada balita tahun 2012, yang
didapat dari puskesmas termasuk oleh kader kesehatan,
sebesar 49.322 kasus meningkat 10.027 kasus dari tahun
sebelumnya sebesar 39.295 kasus.Perkembangan penyakit
Diare pada Balita di Kota Bandung Tahun 2009 hingga
Tahun 2012 dapat diamati dari grafik berikut ini.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 42


GRAFIK III.16
PERKEMBANGAN PENYAKIT DIARE PADA BALITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009 – 2012
60.000
50.000 49.322
40.000 39.295
33.427
30.000 30.250
20.000
10.000
0
2009 2010 2011 2012

Kasus Diare Balita

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit


Dinas Kesehatan Kota BandungTahun 2012

Grafik di atas menunjukkan peningkatan kasus Diare dari


tahun ke tahun, terutama tahun terakhir terhadap tahun-
tahun sebelumnya, yang mengalami peningkatan cukup
besar hingga 10.027 kasus Diare pada balita.
Berbagai program kesehatan yang terkait dalam
mencegah dan menanggulangi Diare balita yaitu Promkes
dengan PHBS-nya, kesehatan ibu dan anak, hingga
program kesling yang berfokus pada menjaga kesehatan
lingkungan dan pemeriksaan penjaja jajanan/makanan
(TPM) sudah harus mengedepankan tema pencegahan dan
penanganan Diare pada balita.
Di Kota Bandung pada tahun 2012 terlaporkan
70.094 kasus Diare. Angka ini menurun 7.735 kasus
terhadap tahun 2011 lalu yang sebesar 77.829 kasus.
Kasus Diare, bila dilihat wilayahnya, terbanyak terdapat di
Kecamatan Bandung Kulon, Astanaanyar, dan

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 43


Coblong.Berikut dibawah ini merupakan Peta Jumlah Kasus
Diare di Kecamatan di Kota Bandung di tahun 2012.

GAMBAR III.4
JUMLAH KASUS DIARE
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber :Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Akan tetapi, bila dibandingkan dengan perkiraan


kasus, yaitu persentase dengan perbandingan terhadap
10% penduduk dikalikan dengan angka kesakitan nasional
Diare (423/1.000 penduduk) didapat berturut-turut wilayah
Kecamatan Bandung Wetan (198%), Astanaanyar (146%),
dan Cinambo (110,61%).
Perhatian khusus dapat difokuskan kepada
kecamatan-kecamatan yang memiliki kasus Diarebesar dan
persentase Diare tinggi dalam dua tahun berturut.
Kecamatan Astanaanyar dalam dua tahun berturut

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 44


mengalami jumlah kasus yang besar dan persentase
Diareterhadap perkiraan penyakit Diare yang tinggi
dibanding dengan kecamatan lainnya. Sedangkan
Kecamatan Bandung Wetan dalam dua tahun berturut
mengalami persentase kasus tertinggi terhadap perkiraan
penyakit Diare dibandingkan dengan kecamatan lain di
Kota Bandung.

7. Penyakit Kusta
Kasus penyakit Kusta di Kota Bandung pada tahun
2012 yang ditemukan adalah jenis MB atau Multi Basiler.
Jumlah kasus MB yang ditemukan sebanyak 4 kasus, yang
kesemuanya berusia diatas 15 tahun. Jumlah kasus baru
Penyakit Kusta di Kota Bandung pada tahun lalu juga
sebanyak 4 kasus. Terdapat satu dari empat penderita
kusta di Kota Bandung yang mengalami cacat tingkat 2
yang terdapat di wilayah Kecamatan Mandalajati.
Penderita Kusta yang ada di Kota Bandung terdapat di
Kecamatan Kiaracondong, Mandalajati, dan Ujungberung.
Perhatian dapat ditujukan kepada kecamatan Ujung Berung
karena Kecamatan Ujung Berung merupakan kecamatan
yang selama dua tahun berturut ini ditemukan Kasus Kusta
MB. New Case Detection Rate Kusta atau kasus baru
Kusta, bila dibandingkan dengan 100.000 penduduk
didapat angka 0,16.
Dari jumlah penderita kusta tersebut semuanya
sedang dalam pengobatan, bahkan penderita kasus Kusta
MB (Multi Basiler) di Tahun 2010 sebanyak 3 kasus di Kota
Bandung telah sembuh (RFT MB) 100%.
Pemerintah Kota Bandung terus memperhatikan
adanya kasus pindahan Penderita Kusta yang sedang

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 45


melanjutkan pengobatan dari kabupaten/kota sehingga
tidak menularkan penyakitnya kepada masyarakat Kota
Bandung.
8. Penyakit Menular yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi
(PD3I)
Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I)
adalah program Nasional yang indikator keberhasilannya
tergantung dari kinerja kabupaten/kota untuk
menggerakkan desa/kelurahnnya agar dapat mencapai UCI
(Universal Child Immunization) yaitu cakupan imunisasi
harus mencapai diatas 80% (herb immunity) dari populasi
yang ada. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
adalah penyakit Diptheri, Pertusis, Tetanus, Tetanus
Neonatorum, Campak, Polio, Hepatitis B. Penyakit tersebut
disamping dapat menimbulkan kematian, kesakitan, dan
juga kecacatan, bahkan apabila tak ditangani dengan benar
dan cepat dapat menular dan mengakibatkan kondisi
wabah atau kejadian luar biasa /outbrake (KLB). Salah satu
upaya pencegahan yang menyeluruh yaitu dengan
pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi.
Penyakit menular yang dapat dicegah dengan
imunisasi yang muncul di Kota Bandung pada Tahun 2012
adalah penyakit Campak dengan 274 (klinis) kasus dan 3
kasus Diptheri. Perkembangan penyakit Campak pada
Balita di Kota Bandung Tahun 2008 hingga Tahun 2012
dapat diamati dari grafik berikut ini.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 46


GRAFIK III.17
PERKEMBANGAN PENYAKIT CAMPAK
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012
800

668
600

400
374 CAMPAK
351 274
245
200

0
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pencegahan dan pemberantasan Penyakit Dinas


Kesehatan Kota Bandung Tahun2012

Penyakit Campak sempat meningkat cukup


mencolok di kota Bandung di tahun 2011 dibandingkan
dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2012 kasus
campak menurun kembali menjadi 274 kasus, sedangkan
di tahun 2011 terjadi 668 kasus Campak (klinis). Kasus
Penyakit Campak (klinis) sepanjang tahun 2012 tidak
ditemukan di empat kecamatan di Kota Bandung, yaitu
Kecamatan Sukajadi, Cicendo, Bandung Wetan, dan
Panyileukan. Adapun kasus Campak (klinis) terbesar tahun
2012 terdapat mencolok di Kecamatan Lengkong dengan
59 kasus. Khusus untuk Kecamatan Bandung Wetan, tidak
ditemukan kasus Campak (klinis) dalam dua tahun berturut
ini.

9. Penyakit Demam Berdarah Dengue ( DBD)


Mengingat penyebaran nyamuk DBD yang telah
tersebar luas di Kota Bandung, baik di rumah-rumah

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 47


maupun di tempat-tempat umum, maka upaya
pemberantasannya tidak hanya menjadi tugas pemerintah
(tenaga kesehatan) saja, tetapi harus didukung peran serta
masyarakat secara aktif. Oleh karena itu, partisipasi seluruh
lapisan masyarakat melalui strategi yang lebih bersifat
(1) akomodatif,
(2) fasilitatif/bottom up,
(3)kemitraan, yakni masyarakat termasuk lembaga
swadaya masyarakat, sektor swasta, dan lain-lain
mempunyai peran yang lebih besar,
(4) terfokus, dengan prioritas, local specific, bertahap,
(5) lebih mengoptimalkan kerjasama lintas sektor didukung
data, terutama data sosial budaya, serta
diprogramkannya PSN DBD secara luas di propinsi,
kabupaten dan kota, dan kemudian pada setiap
Puskesmas.
Untuk membatasi penularan penyakit DBD yang
cenderung meluas, mencegah KLB, dan menekan angka
kesakitan maupun kematian, perlu menggerakkan
masyarakat untuk bersama-sama dalam mencegah dan
menanggulangi terjadinya penyakit DBD sejak dini.
Pembinaan peran serta masyarakat memerlukan
pembentukan dan pengoptimalan sumber daya dan
kekompakan masyarakat setempat, sebab sejauh ini
partisipasi masyarakat dalam rangka pencegahan dan
pemberantasan DBD belum optimal. Untuk itu perlu
dipersiapkan beberapa petugas kesehatan dari dinas
kesehatan/puskesmas, terutama yang memiliki keahlian di
bidang epidemiologi, untuk memberikan pelatihan-pelatihan
kepada masyarakat untuk menjadi kader kesehatan.
Diharapkan dengan adanya kader-kader kesehatan ini,

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 48


dapat memantau setiap kegiatan masyarakat dan
lingkungannya, serta melakukan pemeriksaan jentik
nyamuk secara berkala.
Cara pencegahan dan penanggulangan penyakit
Demam Berdarah yang paling efektif sejak dulu adalah
dengan pemberantasan berbasis masyarakat yang mandiri
yaitu dengan memberantas sarang nyamuk (PSN) melalui
3M Plus (mengubur, menguras, menutup, dan mencegah
gigitan nyamuk serta memelihara tanaman/ikan pemakan
jentik) oleh masyarakat.
Meskipun cara ini dianggap efektif, tetapi kenyataan
di lapangan tidak menunjukkan adanya penurunan kasus
DBD, justru terjadi peningkatan. Hal ini disebabkan karena
kurangnya pengetahuan dan sosialisasi tentang cara tepat
melakukan 3M.

GRAFIK III.18
PERKEMBANGAN PERSENTASE
BANGUNAN DIPERIKSA JENTIK NYAMUK
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012

100,00
90,00 94,08 93,34 93,38
80,00 81,22 93,21
70,00
60,00
Persentase Periksa
50,00 45,05 Jentik
40,00 39,26 Persentase Bebas
30,00 22,16 Jentik
20,00
22,53
10,00
0,00 2,81
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pencegahan dan pemberantasan Penyakit Dinas


Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 49


Data diatas memiliki dimensi yang berbeda. Artinya
adalah persentase bangunan bebas jentik merupakan
bagian dari bangunan yang diperiksa jentik. Dari tabel di
atas didapat gamabaran bahwa meski persentase
bangunan periksa jentik tinggi (>90,00%), akan tetapi
bangunan yang diperiksa oleh petugas dan kader masih
cukup rendah (<46,00%) sehingga sangat mungkin
bangunan yang tidak diperiksa banyak yang berstatus tak
bebas jentik.
Oleh karenanya, hal ini agar selalu disosialisasikan dan
digalakkan di tengah-tengah masyarakat untuk menekan
jumlah kasus DBD yang meningkat di Kota Bandung.
Jumlah kasus DBD di Kota Bandung tahun 2011 sebanyak
3.901 kasus, sedangkan di tahun 2012 ditemukan 5.096
kasus dengan jumlah penderita meninggal 11 orang.
Perkembangan penyakit Demam Berdarah Dengue di Kota
Bandung tahun 2008 hingga tahun 2012 dapat diamati dari
grafik berikut ini.
GRAFIK III.19
PERKEMBANGAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012
8.000

6.678
6.000
5.096

4.000 3.901
3.601 3.435 KASUS DBD

2.000

0
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pencegahan dan pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan


Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 50


Kasus Penyakit Demam Berdarah Dengue paling
banyak terjadi di Kecamatan Buah Batu sebesar 407 kasus.
Kecamatan Buah Batu dapat menjadi perhatian dalam
permasalahan DBD karena dalam 2 Tahun berturut ini
menjadi Kecamatan dengan kasus DBD terbesar di Kota
Bandung dengan 396 kasus pada tahun 2011 lalu.
Sedangkan untuk jumlah kasus paling sedikit berada di
Kecamatan Cinambo sebesar 47 kasus.Dari sebanyak
5.096 kasus DBD selama Tahun 2012 di Kota Bandung
semuanya telah ditangani sehingga angka pencapaian
penderita ditanganinya mencapai 100,00 %. Ini berarti
target pencapaian SPM Tahun 2012 untuk penderita DBD
yang ditangani telah terpenuhi yaitu 100,00%.

GAMBAR III.5
JUMLAH KEMATIAN DEMAM BERDARAH DENGUE
DI KOTA BANDUNG
TAHUN2011 - 2012

Sumber :Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 51


10. Penyakit Malaria
Penyakit Malariadi Kota Bandung pada Tahun 2012
ditemukan 13 kasus baru,meskipun demikian penderita
penyakit Malaria tersebut didapat di luar wilyah Kota Bandung,
karena di wilayah Kota Bandung tidak terdapat vektor penular
penyakit Malaria serhingga bukan wilayah Endemis Malaria.

11. Penyakit Filariasis


Filariasis atau penyakit yang lebih dikenal dengan
penyakit kaki gajah adalah sejenis penyakit infeksi yang
bersifat menahun. Penyebabnya adalah cacing filaria yang
kemudian ditularkan oleh semua jenis nyamuk. Penyakit ini
dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki,
lengan, kantung buah zakar dan kelamin. Penyakit ini
ditentukan oleh kualitas kebersihan dan penjagaan pola hidup
sehat.
Hingga tahun 2012, total kasus filariasis yang ada di
Kota Bandung adalah 9 kasus (dihitung sejak tahun 2008).
Kasus baru Filariasis pada tahun 2012 berjumlah 3 penderita.
Wilayah di mana terdapat penderita filariasis tersebut telah
dilakukan survey sampel darah jari (SDJ) dengan hasil negatif.

D. STATUS GIZI
Masalah gizi merupakan hal yang sangat penting dan
mendasar dari kehidupan manusia. Kekurangan gizi selain
dapat menimbulkan masalah kesehatan (morbiditas,
mortalitas, dan disabilitas), juga dapat menurunkan kualitas
sumber daya manusia (SDM) suatu bangsa. Dalam skala yang
lebih luas, kekurangan gizi dapat menjadi ancaman bagi
ketahanan dan kelangsungan hidup suatu bangsa. Permasalah
yang umum ditemui di Indonesia adalah Kekurangan Energi

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 52


Protein (KEP), Gangguan Akibat Kurang Yodium (GAKY),
Anemi Gizi, kekurangan Vitamin A, dan termasuk
permasalahan gizi lebih atau obesitas.
Permasalahan Gizi banyak terjadi pada kelompok
rawan, seperti ibu hamil, ibu menyusui,bayi,balita, anak usia
sekolah, wanita usia subur (WUS) dan masyarakat dengan
golongan ekonomi rendah. Kondisi status gizi di Kota Bandung
sendiri yang diulas dalam profil kesehatan dapat dilihat dari
uraian berikut ini:
1. Berat BadanBayi Lahir Rendah (BBLR)
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan kondisi
berat badan bayi lahir kurang dari 2.500 Gram. Istilah ini
dipakai bagi bayi prematur atau berat bayi lahir rendah
(low birth weight). Hal ini dikarenakan tak semua bayi lahir
dengan berat kurang dari 2.500 Gram bukan bayi
prematur.
Bayi lahir dengan berat badan rendah akan beresiko
dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi selanjutnya.
Perkembangan jumlah bayi dengan berat badan lahir
rendah di Kota Bandung Tahun 2008 hingga Tahun 2012
dapat diamati dari grafik berikut ini.
GRAFIKIII.20
JUMLAH BAYI DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 - 2012
1000
726 902
800
600 463
526
400
295 BBLR
200
0
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan dasar Dinkes Kota Bandung


Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 53


Di Tahun 2012 terdapat 39.442 lahir hidup dengan
bayi lahir ditimbang sebanyak 38.954 bayi. Bila
dibandingkan dengan bayi lahir ditimbang, maka besar
BBLR adalah 2,31%. Terdapat penurunan bayi dengan
BBLR dibandingkan tahun lalu yang sebesar 726 kasus bayi
(diluar 608 kasus bayi BBLR di RS yang tak dapat dirunut
domisilinya) lahir rendah dengan persentase sebesar
3,19%.Hal ini menandakan peningkatan yang berarti,
karena dengan rendahnya kasus BBLR, menunjukkan
kualitas pelayanan kesehatan kehamilan yang memadai
selain jarak kehamilan yang lama/renggang, dan asupan
gizi yang cukup (pengetahuan dan perilaku kesehatan ibu
hamil).

2. Balita Gizi Kurang


Kondisi status gizi kurang balita merupakan masalah
gizi yang harus segera diatasi, karena apa bila tak
tertangani lebih lama, maka akan jatuh pada kondisi
rentan sakit dan penurunan status gizi menjadi gizi buruk
yang penanggulangan dan recovery-nya lebih sulit. Kasus-
kasus yang ada di masyarakat Kota Bandung terkait gizi
kurang (dan buruk), bukan tergantung oleh satu faktor/
faktor kesehatan saja. Akan tetapi, disebabkan dan
dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling terkait
seperti masalah sosial ekonomi dan tingkat pengetahuan
keluarga. Partisipasi masyarakat berupa kegiatan yang
menciptakan keadaan yang sehat di tatanan masyarakat
diperlukan untuk mereduksi permasalah gizi buruk pada
balita.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 54


Berdasarkan hasil Laporan Kegiatan Bulan
Penimbangan Balita di Tahun 2012, terdapat balita gizi
kurang sebanyak 6.256 balita dari jumlah balita yang
ditimbang sebanyak 132.444 balita atau sebesar 4,93%.
Bila disandingkan data tahun lalu, persentase balita dengan
status gizi kurang meningkat yaitu dari 3,69%.
Perkembangan jumlah balita gizi kurang di Kota Bandung
Tahun 2008 hingga Tahun 2012 dapat diamati dari grafik
berikut ini.
GRAFIK III.21
PERKEMBANGAN JUMLAH BALITA GIZI KURANG
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 - 2012
10
9,14
8,54 8,69
8

6
4,93
4 %GIZI KURANG
3,69

0
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

3. Balita Gizi Buruk


Masalah gizi buruk merupakan kelanjutan dari
masalah gizi kurang yang tak terangani. Gizi buruk perlu
mendapat perawatan yang sesuai dengan tatalaksana
penanganan gizi buruk agar mendapatkan hasil yang
optimal. Data status balita gizi buruk diperoleh dari hasil
Bulan Penimbangan Balita (BPB) yang rutin dilakukan 2 kali
dalam setahun yaitu bulan Pebruari dan Agustus
bersamaan dengan Bulan Pemberian Vitamin A.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 55


Persentase gizi buruk di Kota Bandung pada Tahun
2012 menurun dibandingkan dengan tahun lalu yaitu
0,49% pada menjadi 0,22 % pada Tahun 2012 dengan
jumlah 289 balita. Jumlah balita gizi buruk terbanyak
terdapat di Kecamatan Astananyar dengan 77 kasus balita
gizi buruk. Dari sebanyak 77 kasus gizi buruk yang ada di
tahun 2012 di Kota Bandung semuanya telah mendapat
perawatan, sehingga target SPM di Tahun 2012 mengenai
Gizi Buruk Mendapatkan Perawatan sebesar 100,00 % pada
tahun 2012 telah tercapai.Perkembangan jumlah balita gizi
buruk di Kota Bandung Tahun 2008 hingga tahun 2012
dapat diamati dari grafik berikut ini.

GRAFIK III.22
PERKEMBANGAN PERSENTASE GIZI BURUK BALITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 - 2012
0,8 0,73 0,74

0,6 0,49

0,4 0,43

0,22 %GIZI BURUK


0,2

0
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota


Bandung Tahun 2012

Peran orang tua sangat dominan dalam menghadapi


permasalahan gizi buruk, terutama peningkatan
pengetahuan mengenai kesehatan dan tumbuh kembang
balita. Selain itu para kader, tokoh masyarakat, aparat
pemerintah, dan petugas kesehatan juga merupakan pihak

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 56


yang berperan dalam penanggulangan gizi buruk melalui
penyuluhan kesehatan dan program pemberian makanan
tambahan.

4. Balita Gizi Lebih


Kegemukan pada anak dapat mengakibatkan dampak
negarif, baik secara fisik maupun psikologis. Secara fisik,
anak yang kegemukan lebih berisiko terhadap penyakit-
penyakit seperti kardiovaskular, diabetes, dan lain-lain.
Sedangkan dampak kegemukan pada psikologis anak
antara lain rasa kepercayaan diri yang rendah dan depresi.
Persoalan balita dengan gizi lebih seringkali luput dari
perhatian, karena permasalahan salah nutrisi (malnutrisi)
selalu berpersepsi pada gizi buruk dan kurang, tidak
termasuk gizi lebih.
Kota Bandung sebagai kota besar tak luput dari
kondisi persoalan gizi lebih pada warga balitanya. Berikut
ini adalah grafik perkembangan persentase besaran gizi
lebih diantara balita di Kota Bandung Tahun 2008-2012.
GRAFIK III.23
PERKEMBANGAN PERSENTASE GIZI LEBIH BALITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 - 2012
4,00
3,00
3,10 2,53
2,28
2,00
1,50
1,00
0,00
2008 2010 2011 2012

Persentase Gizi Lebih (BB/U)

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota


Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 57


Secara umum obesistas disebabkan oleh konsumsi
kalori yang berlebihan, sehingga tubuh mengalami
penimbunan lemak. Hal itu dipengaruhi beberapa faktor,
antara lain budaya, pola hidup dan lingkungan. Pencegahan
dengan memantau berat badan balita secara rutin, baik itu di
Posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya. Idealnya, berat
badan balita itu berada di garis normal pada grafik
pertumbuhan. Artinya, pertambahan berat badannya seimbang
dengan pertambahan tinggi badan dan usia. Saat ini para
kader posyandu juga diberi pelatihan untuk menjaring anak-
anak dengan status kelebihan gizi. Dalam Kartu Menuju Sehat
(KMS) di Posyandu, balita yang mengalami kasus obesitas
akan masuk kategori kuning pada kartu.
Selain itu, indikator gizi balita yang naik berat
badannya di suatu wilayah (N) berdasarkan BPB Tahun 2012
mengalami peningkatan bila disandingkan dengan BPB 2011.
Tahun 2012, berdasarkan BPB, balita N sebesar 63,60 %
sedangkan di tahun 2011 hanya sebesar 57,89%.
GRAFIK III.24
PERKEMBANGAN PERSENTASE BALITA NAIK BERAT BADAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 - 2012

80
70 72,74
60 63,6
57,69
50 53,22
40
30
20
10
0
2008 2010 2011 2012
Persentase BB Naik

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota


Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 58


BAB IV
SITUASI UPAYA KESEHATAN

A. PELAYANAN KESEHATAN
1. Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil
a. Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil K1
Pemeriksaan antenatal, secara program, diberi kode
sesuai tahap K1, K2, K3, dan K4 secara berkala. Maka
K4 adalah kunjungan lengkap seorang ibu hamil dalam
memeriksakan kehamilannya. Tujuan pelayanan
antenatal care sendiri adalah :
1. Menjaga agar ibu sehat selama masa kehamilan,
persalinan dan nifas, serta mengusahakan bayi yang
dilahirkan sehat.
2. Memantau kemungkinan adanya risiko-risiko
kehamilan, dan merencanakan penata laksanaan yang
optimal terhadap kehamilan risiko tinggi.
3. Menurunkan morbiditas dan mortalitas ibu dan
perinatal.
Kunjungan baru ibu hamil atau K1 adalah kontak ibu
hamil yang pertama kali dengan petugas kesehatan
untuk mendapatkan pemeriksaan kehamilan pada
trimester I.
Jumlah estimasi ibu hamil di Kota Bandung tahun
2012 adalah sebesar 49.257 bumil. Kunjungan baru ibu
hamil (K1) di Kota Bandung tahun 2012 adalah 55.265
bumil (112,20%) telah melakukan pemeriksaan yang ke
I kehamilannya dalam trimester pertama. Cakupan ini
bila dibandingkan dengan tahun 2012 mengalami

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 59


peningkatan dari capaian tahun sebelumnya yang
sebesar 99,80%.
GRAFIK IV.1
PERKEMBANGAN CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K1
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012
115
112,20
110
105
100 99,80
95 100,00
91,77 %K1
90
85
80 78,96
75
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

b. Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil K4


Pemeriksaan minimal kehamilan yang dianjurkan oleh
tenaga kesehatan seorang ibu hamil adalah 4 kali selama
kehamilan. Dengan demikian diharapkan kesehatan ibu
dan bayi yang ada di dalam kandungannya dapat terus
terpantau. Pada Tahun 2012, ibu hamil yang mendapat
pelayanan pemeriksaan kehamilan sesuai standar yang ke
4 kali (K4) sebanyak 50.228 orang atau 101,97%.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 60


GAMBAR IV.1
PETA CAKUPAN PERSENTASE
KUNJUNGAN BUMIL K4
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Sebaran cakupan Kunjungan K4 di Kota Bandung


tahun 2012 tidak merata atau masih beragam seperti
tampak pada peta tematik di atas. Peta tersebut juga
menjelaskan wilayah kecamatan mana saja yang belum
mencapai target K4 SPM Bidang Kesehatan di tahun 2012
yang sebesar 93%. Kecamatan dengan cakupan K4
tertinggi adalah kecamatan Bojongloa Kidul sedangkan
Kecamatan dengan cakupan K4 terendah ada di Kecamatan
Mandalajati.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 61


GRAFIKIV.2
PERKEMBANGAN CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL K4
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012
110

100 101,97
99,66 98,78
90 90,60

80
%K4
70 69,14

60

50
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun
2012

Bila dibandingkan dengan tahun lalu, maka pencapaian


kunjungan K4 Bumil mengalami peningkatan dari tahun
lalu yang sebesar 98,78%.
Penetapan estimasi sasaran program kesehatan dan
penataan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) dalam
pencatatan dan pelaporan di berbagai fasilitas kesehatan
dapat menghasilkan data yang valid. Penataan kembali
pencatatan dan pelaporan kegiatan dapat menghindarkan
angka cakupan yang over recorded (tercatat beberapa kali)
sehingga hasil hitung cakupan indikator persentase tak
melampaui 100,00%.

c. Imunisasi TT Ibu Hamil


Untuk mendapat kekebalan yang sempurna atau
kekebalan seumur hidup, Imunisasi Tetanus Toxoid
dilaksanakan sebanyak lima dosis dengan interval tertentu
yang dimulai saat atau sebelum kehamilan.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 62


Pada Tahun 2012 di Kota Bandung Ibu hamil yang
mendapat imunisasi TT 1 sebanyak 92,45 %. Untuk
pelayanan TT 3 telah diberikan pada 1.419 orang wanita,
TT 4 sebanyak 1.365 orang wanita serta TT 5 sebanyak
9.514 orang wanita.
Dengan demikian masyarakat /wanita di Kota
Bandung saat ini yang mempunyai kekebalan dengan
status TT2+ tentang tetanus toxoid seperti terlihat pada
tabel berikut ini.

TABEL IV .1
JUMLAH WANITA USIA SUBUR/IBU HAMIL DENGAN STATUS
IMUNISASI TT2+
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

NO JENIS IMUNISASI TT JUMLAH


1. TT2 45.536
2. TT3 51.435
3. TT4 1.471
4. TT5 9.514
Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar dan Seksi Pencegahan dan
Penenggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun
2012

d. Persentase Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Fe


Kasus anemia pada ibu hamil sering terjadi, hal ini
dapat ditanggulangi dengan pemberian tablet besi (Fe)
dalam 3 trimester selama kehamilan (Fe1s/d Fe3).
Fediberikansebanyak 90 tablet selama satu periode
kehamilan.
Pemberian Tablet Fe1 kepada ibu hamil tahun 2012 di
Kota Bandung sebanyak 44.958 bumil atau 91,27%-nya
dan pemberian Tabet Fe3 sebanyak 40.845 bumil atau
82,92%-nya. Perkembangan capaian pemberian tablet Fe

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 63


kepada ibu hamil yang tercatat di Dinkes Kota Bandung
dapat diamati sebagai perbandingan melalui grafik di
bawah ini

GRAFIK IV.3
PERKEMBANGAN PERSENTASE
IBU HAMIL YANG MENDAPAT TABLET FE
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009-2012
100,00
96,10 97,31
95,00
90,00 91,27
88,94
85,00 85,29
82,92
80,00 Fe1
77,08
75,00 Fe3
70,00 70,10
65,00
60,00
2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota


Bandung Tahun 2012

Dari data kewilayahan distribusi tablet Fe3 terendah


terdapat di Kecamatan Mandalajati dan Ujungberung
dengan kisaran Angka Capaian 0,00-50,00%. Distribusi
Tablet Fe3 per wilayah di Kota Bandung dapat dilihat dari
peta di bawah ini.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 64


GAMBAR IV.2
PETA CAKUPAN PERSENTASE PEMBERIAN
TABLET BESI (FE 90) KEPADA BUMIL
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung ahun 2012

e. Komplikasi Kebidanan yang Ditangani


Yang dimaksud dengan komplikasi kebidanan adalah
kesakitan pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas yang dapat
mengancam ibu dan / atau bayi. Penanganan komplikasi /
risti kebidanan di Kota Bandung pada tahun 2012 sebanyak
9.851 dari 49.257 ibu hamil. Semua atau 100,00% bumil
risti tersebut telah ditangani oleh para tenaga kesehatan.
Meski demikian, Cakupan Penanganan Komplikasi
Kebidananbila dilihat dari perspektif kewilayahan terdapat
beberapa wilayah/kecamatan yang cakupan bumil ristinya

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 65


masih di bawah target yang ada dalam SPM Bidang
Kesehatan tahun 2012 yaitu 77,00%.
GAMBAR IV.3
PETA CAKUPAN PERSENTASE BUMIL RISTI DITANGANI
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Rumah sakit dan fasilitas kesehatan (faskes)


memberikan kontribusi yang besar terhadap pelayanan
kesehatan ibu dan anak, termasuk pelayanan kesehatan
bumil risti. Akan tetapi, kelengkapan informasi domisili
bumil/pasien dalam pencatatan dan pelaporan kegiatan
pelayanan di faskes kepada pemerintah, dalam hal ini
Dinas Kesehatan, harus terus disempurnakan sehingga
informasi kewilayahan mengenai cakupan pelayanan
kesehatan dapat terus terupdate.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 66


Meski cakupan kebidanan komplikasi/risti
menunjukkan angka yang memenuhi target, hasil Audit
Maternal Perinatal (AMP) di Kota Bandung tahun 2012
masih berkesimpulan penanganan terhadap ibu hamil
bumil risti yang rendah (tidak terantisipasi) di hulu masih
terjadi. Penanganan bumil risti di fasilitas kesehatan
merupakan faktor yang mempengaruhi terjadinya kematian
ibu di Kota Bandung.

GRAFIK IV.4
CAKUPAN KOMPLIKASI KEBIDANAN YANG DITANGANI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
102
100,00
100
98 99,31
98,79
96 Komplikasi Kebidanan
94 yang Ditangani
92 92,58
91,64
90
88
86
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

f. Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan


Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan
menjadi salah satu indikator yang erat kaitannya dengan
kejadian kematian ibu dan bayi, oleh karena itu semua ibu
bersalin diharapkan mendapat pertolongan dari tenaga
kesehatan yang mempunyai kompetensi kebidanan.
Capaian pertolongan oleh tenaga kesehatan berkompetensi
kebidanan di Kota Bandung pada tahun 2012 sebesar
103,07% artinya jumlah ibu melahirkan yang ditolong oleh

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 67


nakes lebih besar dari jumlah ibu melahirkan yang
diperkirakan ada pada tahun tersebut.
Meski demikian apa bila ditinjau dari segi
kewilayahan, masih terdapat wilayah-wilayah dengan
cakupan bulin ditolong nakes yang rendah seperti
Kecamatan Mandalajati (53,07%) dan Sumur Bandung
(58,88%). Perhatian dapat difokuskan kepada Kecamatan
Sumur Bandung karena dalam dua tahun terakhir ini
mengalami capaian yang rendah terhadap indikator bulin
ditolong nakes.
GAMBAR IV.4
PETA CAKUPAN PERSENTASE LINAKES
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 68


Peningkatan capaian indikator kesehatan ibu hamil di
wilayah yang rendah capaiannya dapat dilakukan sweeping
langsung ke masyarakat maupun sinkronisasi data
pelayanan kesehatan ibu dengan fasilitas kesehatan
swasta. Penataan kembali sistem informasi kesehatan yang
melibatkan fasilitas kesehatan swasta untuk mendapatkan
informasi domisili pasien, dalam hal ini bumil, juga menjadi
solusi utama untuk mendapatkan informasi jumlah bumil
yang valid di suatu wilayah. Selain itu, penetapan sasaran
program kesehatan sebagai denominator ketika
menghitung indikator harus mempertimbangkan banyak
masukan dan sumber informasi, sehingga mendapatkan
jumlah sasaran yang memadai.
GRAFIK IV.5
PERTOLONGAN PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
110
103,70
100
94,67
90 87,52 95,58
80
70 69,52 LINAKES
60
50
40
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

g. Pelayanan Nifas
Nifas adalah periode mulai 6 jam sampai dengan 42
hari setelah melahirkan, dimana pada masa tersebut perlu
minimal mendapat 3 kali pengawasan / pelayanan dari
petugas kesehatan, yaitu pada 6 jam - 3 hari dan pada
minggu ke-2 dan minggu ke-4. Cakupan pelayanan
kesehatan pada ibu nifas di tahun 2012 sebesaar 85,18%.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 69


Besaran tersebut ada di atas target SPM Tahun 2012 yaitu
sebesar 80,00%.
Pemberian Vitamin A merupakan salah satu
pelayanan kesehatan pada ibu Nifas. Di Kota Bandung
pada tahun 2012 kepada ibu nifas telah diberikan vitamin A
sebanyak 29.138 bufas atau 61,97%. Angka ini menurun
bila disandingkan dengan tahun 2011 lalu yang sebesar
43.348 atau sebesar 76,05 %. Pemberian Vitamin A pada
ibu nifas melekat pada pelayanan kunjungan ibu nifas pada
tenaga kesehatan, sehingga pencatatan pemberian Vitamin
A, pelayanan nifas, dan ketersediaan kapsul Vitamin A
dapat bila diintegrasikan bersama.
Fungsi Vitamin A pada ibu nifas sangat penting yaitu
antara lain pada sistem penglihatan, pembentukan sistem
imun, dan pemulihan kesehatan ibu masa nifas. Konsumsi
Vitamin A oleh bufas juga dapat memberikan manfaat pada
bayi melalui pemberian ASI sehingga secara tak langsung
bayi juga mendapatkannya.

2. Pelayanan Keluarga Berencana


a. Peserta Keluarga Berencana (KB) Baru
Bangsa yang mandiri pada dasarnya jika sumber
daya yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk
kebutuhan dan kemakmuran rakyat. Sektor kependudukan
berperan penting dan strategis dalam mewujudkan hal
tersebut, dalam hal ini pengendalian pertumbuhan
penduduk. Dengan demikian, program KB menjadi pilihan
yang sangat tepat guna membatasi dan merencanakan
keluarga.
Cakupan Peserta KB baru diupayakan untuk
mengetahui partisipasi masyarakat dalam program
Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 70
Keluarga Berencana. Peserta KB baru di Kota Bandung
pada Tahun 2012 tercatat 61.185 meningkat 6.816 peserta
dari tahun sebelumnya yang sebesar 54.369 orang.
Kecamatan Gedebage merupakan kecamatan dengan
cakupan peserta KB baru terkecil pada tahun 2012, dengan
peserta KB baru sebanyak 382 orang, sedangkan
Kecamatan Sukajadi merupakan kecamatan dengan
peserta KB baru terbesar.

b. Peserta Keluarga Berencana Aktif


Persentase Peserta KB Aktif merupakan salah satu
indikator untuk melihat tingkat partispasi pasangan usia
subur Program KB dan pemanfaatan alat kontrasepsi.
Jumlah pasangan usia subur yang ada di Kota Bandung
pada tahun 2012 terdapat 380.120 pasang dan yang aktif
memakai KB dengan berbagai jenis kontrasepsi sebanyak
313.778 orang. Data tersebut bila disandingkan dengan
tahun lalu terdapat peningkatan sebanyak 3.230 orang.
Cakupan peserta KB Aktif di amatnatkan untuk
diperhatikan pencapaiannya per tahun. Cakupan peserta
KB Aktif tahun 2012 di Kota Bandung berada pada angka
82,55% sedangkan target dalam tahun tersebut adalah
94,00%. Akan tetapi pencapaian di tahun 2012 telah
meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar
73,92%. Kecamatan dengan cakupan KB Aktif terkecil ada
di Kecamatan Gedebage dengan capaian sebesar 75,63%
dari 66,03% di tahun lalu, sedangkan kecamatan dengan
cakupan KB Aktif terbesar ada di Kecamatan Kiaracondong
dengan capaian 87,94%.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 71


GRAFIK IV.6
PERKEMABANGANPERSENTASE PESERTA KB AKTIF
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009 –2012

100,00
95,00 92,00 93,00
91,00 94,00
90,00
85,00
80,74 82,55
80,00
75,00 81,30
73,92 %Target SPM KB Aktif
70,00 %Cakupan KB aktif
65,00
60,00
2009 2010 2011 2012

Sumber : Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP-KB) Kota Bandung Tahun
2012

Meski terdapat penurunan, jumlah peserta KB Baru dan


Aktif dari tahun ke tahun secara umum menunjukkan
peningkatan seperti yang tampak dalam tabel di bawah ini.
GRAFIK IV.7
PERKEMABANGAN JUMLAH
PESERTA KB BARU DAN AKTIF
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009 - 2012
350.000
300.000
298.205 316.211 310.548 313.778
250.000
230.386
200.000
Jumlah Peserta KB Baru
150.000
100.000 Jumlah Peserta KB Aktif
50.000
24.438 58.236 54.213 54.369 61.185
0
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP-KB) Kota Bandung Tahun
2012

c. Peserta KB Baru Menurut Jenis Kontrasepsi


Minat peserta KB baru di Kota Bandung pada tahun
2012 dalam memilih jenis kontrasepsi terbanyak pada jenis
kontrasepsi suntik sebesar 53,67% dan terkecil pada jenis
kontrasepsi MOP (metode operasi pria) sebesar 0,09% dan
Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 72
MOW (metode operasi wanita) 2,55%. Hal ini dapat dilihat
bahwa keikutsertaan ber-KB mantap pada pria maupun
wanita masih sangat kecil di Kota Bandung. Akan tetapi
angka Akan tetapi persentase angka ini telah meningkat
dibandingkan tahun sebelumnya pada kontrasepsi MOP dan
MOW yang berturut-turut hanya sebesar 0,03% dan
1,15%.
GRAFIK IV.8
PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTASEPSI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
3,87
IUD
13,84 24,16 MOP
MOW
0,09 IMPLAN
2,55
SUNTIK
1,82
PIL
KONDOM
53,67

Sumber : Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP-KB)


KotaBandung Tahun 2012

d. Peserta KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi


Partisipasi masyarakat dalam keikutsertaan ber-KB di
Kota Bandung pada Tahun 2012 banyak memakai jenis
kontrasepsi hormonal yaitu suntik sebesar 43,95% dan
jenis kontrasepsi yang paling jarang dipakai, diluar MOP
dan MOW adalah Implant sebesar 1,60%, kondom
sebesar 1,42 %. Peserta KB pria masih sangat kecil di Kota
Bandung, hal ini dapat dilihat dari keikutsertaan ber-KB
pada penggunaan alat kontrasepsi MOP dan kondom yang
kecil.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 73


GRAFIK IV.9
PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTASEPSI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

1,42
IUD
16,90 MOP
31,93 MOW
IMPLAN
SUNTIK
0,35
PIL
3,85
43,95
1,60 KONDOM

Sumber : Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP-KB)


Kota Bandung Tahun 2012

Masalah pertumbuhuhan angka kelahiran dan


kepadatan penduduk akan dapat diatasi dengan
melaksanakan program keluarga berencana yang bertujuan
meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ibu dan anak
maupun meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat
dengan mengurangi angka kelahiran sehingga
pertumbuhan penduduk tidak melebihi kapasitas produksi.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 74


3. Pelayanan Kesehatan Bayi
a. Kunjungan Neonatus
Bayi hingga kurang dari satu bulan (neonatus)
merupakan umur yang paling rentan atau memiliki risiko
gangguan kesehatan paling tinggi. Upaya kesehatan yang
dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut antara lain
dengan melakukan persalinan yang ditolong oleh nakes
dan pelayanan pada neonatus (0-28 hari). Dalam
pelayanan kesehatan neonatus, petugas selain melakukan
pemeriksaan kesehatan bayi juga memberikan konseling
perawatan bayi kepada ibu.
Pelayanan kesehatan pada neonatal dasar meliputi
ASI Ekslusif, pencegahan infeksi berupa perawatan mata,
tali pusat pemberian vitamin K, pemberian imunisasi
hepatitis B1 dan manajemen terpadu pada bayi muda.
Pelayanan ini diberikan sesuai standar sedikitnya tiga kali
yaitu pada umur 6-24 jam setelah lahir, pada 3 – 7 hari,
dan pada <28 hari yang dilakukan di fasilitas kesehatan
maupun kunjungan rumah oleh tenaga kesehatan.
Kunjungan Neonatus pertama kali (KN1) yang ada
di Kota Bandung pada tahun 2012sebesar 94,58%,
sedangkan untuk Kunjungan Neonatus lengkap (ketiga kali
/ KN3) sebesar 89,93%. Sebagai perbandingan di tahun
lalu, KN1 di Kota Bandung sebesar 93,01% dan KN3
(lengkap) sebesar 92,71%. Data tersebut menerangkan
bahwa pencapaian kunjungan pertama kali Neonatus ke
nakes mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya,
sedangkan KN3 mengalami penurunan.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 75


b. Neonatus dengan Komplikasi yang Ditangani
Neonatus dengan komplikasi adalah neonatus dengan
penyakit dan kelainan yang dapat menyebabkan
kesakitan, kecacatan dan kematian. Jumlah sasaran
Neonatus yang berkomplikasi di Kota Bandung pada tahun
2012 sebanyak 6.515 bayi dan keseluruhannya
(100,00%) telah ditangani. Capaian neonatus komplikasi
ditangani pada tahun 2011 lalu sebesar 90,58%, maka
bila disandingkan dengan tahun 2012 terdapat kenaikan
9,42%.

c. Kunjungan Bayi
Setiap bayi berumur 29 hari – 11 bulan diharapkan
memperoleh pelayanan kesehatan minimal 4 kali, yaitu 1
kali pada umur 29 hari – 3 bulan,1 kali pada umur 3 – 6
bulan, 1 kali pada umur 6-9 bulan, dan 1 kali pada umur 9
-11 bulan, yang meliputi pelayanan imunisasi dasar,
stimulasi intervensi dini tumbuh kembang bayi, dan
penyuluhan perawatan kesehatan bayi.
Pada Tahun 2012 di Kota Bandung terdapat 43.436
bayi dan 39.978 bayi atau 92,04 % diantaranya telah
mendapat pelayanan kesehatan. Walaupun terjadi
penurunan jumlah bayi dibandingkan tahun sebelumnya
dari 46.046 bayi menjadi 43.436 bayi, cakupan kunjungan
bayi juga menurun. Tahun 2011 lalu capaian kunjungan
bayi berada pada angka 94,94%. Bila melihat angka
tersebut, berarti sebanyak 7,96% bayi di Kota Bandung
yang belum mendapat pemeriksaan pelayanan kesehatan
sebagaimana mestinya.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 76


GRAFIKIV.10
PERKEMBANGAN KUNJUNGAN BAYI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008-2012

95
94,94 92,04
85
75 81,31
75,02
65 Kunjungan Bayi

55 54,52
45
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

d. Imunisasi Bayi
Imunisasi adalah upaya untuk
meningkatkan/membentuk sistem kekebalan tubuh dari
beberapa jenis penyakit menular. Program imunisasi dinilai
sangat efektif untuk menurunkan angka kesakitan dan
kematian bayi akibat penyakit-penyakit yang dapat dicegah
oleh imunisasi. Berikut adalah grafik perbandingan
persentase cakupan imunisasi bayi di Kota Bandung Tahun
2010- 2012.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 77


GRAFIK IV.11
PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI BAYI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2010– 2012

130 128,99 129,51


125 122,98
120
115 122,07 DPT1+HB1
110
105 97,94 96,38 DPT3+HB3
100 93,88
97,02 CAMPAK
95 96,86 92,39 95,24
90 BCG
95,66
2010
2011
2012

Sumber :Seksi Pencegahan dan Penaggulangan Penyakit Dinas Kesehatan


Kota Bandung Tahun 2012

Cakupan imunisasi bayi di Kota Bandung di tahun


2012 berbeda di semua jenis pemberian imunisasi seperti
tampak pada grafik di atas. Perbedaan tersebut terdapat
pada peningkatan yang mencolok dan capaian yang lebih
dari seratus persen. Beberapa kemungkinan penyebab
terjadinya angka cakupan yang mencolok dari tahun
sebelumnya tersebut adalah :
1. Metode penentuan jumlah sasaran program kesehatan,
dalam hal ini adalah kelompok bayi, sebagai
denominator perhitungan indikator, yang berbeda dari
tahun sebelumnya.
2. Sistem pencatatan dan pelaporan dari fasilitas
kesehatan ke Dinas Kesehatan yang bersifat agregasi
dan belum menyertakan analisa wilayah / tempat
tinggal /domisili.
Berbagai metode pendekatan penentuan jumlah
sasaran program kesehatan oleh semua para pemegang
dan pelaksanaprogram yang terkait harus dipahami.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 78


Penentuan tersebut mempertimbangkan sumber data, teori
perhitungan, metode, dan kondisi terakhir program terkait.
Selain itu, untuk mencapai kondisi real capaian program
yang sedekat mungkin, perlu dibenahi pula sistem
informasi mengenai content, sumber, dan alur pelaporan.
Semua kelurahan yang ada di Kota Bandung (151
kelurahan) telah mencapai 100,00 % Kelurahan UCI
(Universal Child Immunization). Hal ini dapat dilihat dari
Cakupan Imunisasi setiap kelurahan telah melebihi 80,00
% dan bila dibandingkan dengan dari Standar Pelayanan
Minimal (SPM) Program Imunisasi Bayi Kelurahan UCI di
Kota Bandung telah mencapai target.

e. ASI Ekslusif
Air susu ibu merupakan anugrah dan karunia dari
Allah SWT yang tidak terhingga baik untuk ibu maupun
untuk bayi. ASI mengandung segala zat gizi yang
diperlukan oleh bayi dan antibodi yang dapat memperkuat
daya tahan tubuh sang bayi dari serangan penyakit. Belum
lagi dalam pemberian ASI dari seorang ibu kepada bayinya
terjalin kasih sayang dan komunikasi yang erat, yang mana
nilai-nilai tersebut tidak dimiliki oleh susu formula apapun.
Sehingga, oleh karenanya, pemberian ASI dari seorang ibu
harus diberikan secara optimal kepada bayinya. ASI
Eksklusif adalah pemberian hanya air susu ibu saja kepada
bayinya di usia 0 – 6 bulan.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 79


GAMBAR IV.5
PETA CAKUPAN PERSENTASE
ASI EKSKLUSIF DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung ahun 2012

Perhitungan bayi mendapat ASI Eksklusif


menggunakan hitungan bayi usia 0-6 bulan mendapatkan
ASI saja (ASI Ekslusif progresive) dibagi dengan jumlah
bayi yang ada usia 0-6 bulan di suatu wilayah pada waktu
tertentu. Bayi yang mendapat ASI eksklusif di Kota
Bandung pada tahun 2012 sebanyak 6.289 bayi (28,96%)
dari 21.718 bayi yang ada. Secara angka persentase ASI
Eksklusif di tahun 2012 mengalami kenaikan jika
dibandingkan dengan tahun 2011 yang sebesar 21,23%.
Meski demikian kecilnya bayi mendapat ASI Eksklusif
masih menunjukkan untuk perlu lebih memasyarakatkan
lagi pemberian ASI Eksklusif melalui penyuluhan di

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 80


berbagai media dan dalam berbagai kesempatan. Promosi
ASI Eksklusif pada masyarakat luas juga dapat dilakukan
melalui ketauladanan ibu public figure-icon di masyarakat-
atau pun duta ASI Ekslusif yang memanfaatkan
ketenarannya menyampaikan informasi mengenai
keunggulan ASI dan ASI Eksklusif.

4. Pelayanan Kesehatan Anak Balita


Pelayanan kesehatan anak balita dilaksanakan
melalui pemantauan pertumbuhan dan perkembangan
anak dengan memberikan pelayanan Stimulasi Deteksi
Intervensi Dini Tumbuh Kembang minimal 8 kali dalam
setahun. Pengukuran pertumbuhan balita dengan
pengamatan pengukuran fisik sedangkan pengukuran
perkembangan meliputi pengamatan gerak, panca indera,
mental dan emosional. Selain itu pula diberikan
suplementasi Viatmin A kepada anak balita.
Jumlah anak balita di Kota Bandung pada tahun 2012
sebanyak 168.676 orang dan telah diberikan pelayanan
kesehatan melalui deteksi dini tumbuh kembang sebanyak
147.292 orang atau 87,32%. Besaran tersebut mengalami
pengurangan dari tahun sebelumnya sebesar yang sebesar
91,30% meski masih berada di atas target SPM Tahun
2012 yaitu sebesar 80,00%.
Pemberian Vitamin A pada setiap anak balita
(termasuk bayi usia 6-11 bulan) rutin diberikan 2 kali
dalam setahun yaitu pada bulan Pebruari dan Agustus
bersamaan dengan bulan penimbangan balita. Terdapat
sebanyak 168.676 anak balita di Kota Bandung (12-59
bulan), dari jumlah tersebutyang telah diberi Vitamin A2
kali tercatat sebanyak 237.389 anak balita atau 140,74%.
Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 81
Tahun lalu pemberian vitamin A2 kali pada balita sebesar
80,49% sehingga terdapat kenaikan yang cukup besar.
Akan tetapi, faktor penetapan sasaran program kesehatan
dan pencatatan dan pelaporan yang bersifat agregasi dan
tak dilengkapi dengan variabel tempat/domisili menjadi hal
yang melatarbelakangi kenaikan hingga angka yang
melibihi dari seratus persen pada pemberian Vitamin A 2
kali pada anak balita.

5. Pelayanan Gizi
a. Makanan Pendamping ASI / PMT-Pemulihan
Di Kota Bandung pada tahun 2012 terdapat 769 anak
usia 6-59 bulan dari keluarga miskin dengan masalah gizi
kurang yang telah diberikan Pemberian Makanan
Tambahan-Pemulihan (PMT-Pemulihan). Volume pemberian
PMT-Pemulihan di tahun 2012 bertamah sebanyak 94 balita
dari tahun sebelumnya yang sebanyak 675 anak.
Pemberian Makanan Tambahan-Pemulihan kepada
keluarga miskin dapat membantu orang tua balita dalam
mepertahankan status gizi dan proses tumbuh-kembang
anak balitanya. Jumlah pemberian Selain itu kontak kader
/ tenaga kesehatan kepada orang tua dari keluarga miskin
dalam pemberian MP-ASI dapat dimanfaatkan untuk
menyampaikan penyuluhan / konsultasi kesehatan dalam
rangka meningkatkan pengetahuan kesehatan.

b. Anak Balita dengan Status Bawah Garis Merah (BGM)


Balita dengan status Bawah Garis Merah (BGM)
adalah balita yang berat badannya ketika ditimbang berada
dibawah garis merah pada kartu menuju sehat.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 82


Di Kota Bandung pada Tahun 2012 terdapat 192
anak (0,17%) yang berat badannya dibawah garis merah.
Jumlah anak dengan berat badan dibawah garis merah
Tahun 2011 yaitu sebanyak 173 anak (0,13%). Dengan
demikian maka bila dibandingkan dengan data tahun 2011
terjadi sedikit peningkatan jumlah balita dengan status
BGM. Berikut adalah grafik persentase balita dengan berat
di bawah garis merah (BGM) di Kota Bandung Tahun 2008
- 2012.
GRAFIK IV.12
PERSENTASE BALITA DENGAN
BERAT BADAN DIBAWAH GARIS MERAH (BGM)
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012
1,6
1,4 1,41
1,2
1 0,96
0,8
0,6 %BGM
0,4
0,30
0,2 0,17
0,13
0
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan


Kota BandungTahun 2012

c. Balita Ditimbang Berat Badannya


Strategi utama untuk menurunkan pravelensi gizi
kurang, termasuk balita dengan BGM, adalah dengan
meningkatkan kegiatan pencegahan melalui pemantauan
pertumbuhan anak di Posyandu sebagai jalan untuk tiba
pada sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Nasional (RPJMN) 2010-2014 dan Pembangunan Milenium
dalam Milenium Development Goals (MDGs). Pemantauan
pertumbuhan balita merupakan sarana mendidik ibu balita

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 83


tentang gizi kesehatan dan sebagai upaya deteksi dan
intervensi dini gangguan pertumbuhan. Untuk
meningkatkan cakupan dan keberlangsungan kegiatan
pemantauan pertumbuhan di Posytandu diperlukan
dukungan semua pemangku kepentingan terutama lintas
sektor, kader, dan masyarakat. Terkait dengan upaya
tersebut, Pemerintah Kota Bandung, melalui Dinas
Kesehatan menyelenggarakan Bulan Penimbangan Balita
pada Bulan Pebruari dan Agustus setiap tahunnya.
Balita ditimbang di suatu wilayah menandakan
partisipasi dan kesadaran masyarakat yang meningkat
untuk memantau perkembangan tumbuh kembang
anaknya. Peran petugas kesehatan dalam hal ini petugas
gizi dan para kader menghadirkan warganya ke Posyandu
untuk diukur perkembangan dan pertumbuhan fisik
balitanya sangat dominan. Tingginya warga yang datang ke
Posyandu atau UKBM lainnya dapat menjadi tolok ukur
terjalinnya kepercayaan masyarakat terhadap tenaga
kesehatan di Puskesmas termasuk juga Program Kesehatan
itu sendiri.
Besarnya kehadiran warga (balita) ke Posyandu
merupakan modal yang sangat berharga untuk
menjalankan program-program kesehatan yang ada. Mulai
dari pengukuran tingkat kesehatan hingga peningkatkan
pengetahuan kesehatan melalui penyuluhan kesehatan oleh
petugas terkait. Didalamnya dapat dimodifikasikan bukan
hanya materi kesehatan ibu dan anak, tetapi berbagai
materi yang terkait akan kesehatan termasuk kebersihan
diri dan lingkungan. Kegiatan-kegiatan di Poyandu tersebut
selama tahun 2012 dapat digambarkan sebagai berikut
(data BPB tahun 2012).
Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 84
Jumlah balita yang ada di Kota Bandung pada Tahun
2012 sebanyak 212.111 orang dan yang ditimbang baik di
posyandu maupun sarana pelayanan kesehatan lain
sebanyak 132.444 orang atau 62,44%. Dari hasil
penimbangan tersebut terdapat balita dengan berat badan
naik sebanyak 73.561 orang atau 63,47%, balita dengan
gizi buruk sebanyak 289 orang atau 0,22%. Berikut adalah
grafik perkembangan pemantauan pertumbuhan balita di
Kota Bandung Tahun 2008 hingga Tahun 2012.

GRAFIK IV.13
PERKEMBANGAN PERSENTASE BALITA
DENGAN STATUS BAWAH GARIS MERAH (BGM)
DAN GIZI BURUK
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012

1,60
1,40 1,41

1,20
1,00 0,96
0,80 BGM
0,73
0,60 0,74 Gizi Buruk
0,49
0,40 0,43

0,20 0,30 0,22


0,17
0,13
0,00
2008 2009 2010 2011 2012

S
Sumber : Seksi Pelayanan Kesehehatan Dasar Dinas Kesehatan
Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 85


GRAFIK IV.14
PERKEMBANGAN PERSENTASE BALITA
DITIMBANG DAN NAIK BERAT BADANNYA DI
KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012

100,00
93,47 93,00
90,00
Ditimbang
80,00 78,77
Naik Berat Badan
72,74
70,00 62,44
63,03
63,47
60,00 58,47 57,69
53,22
50,00

40,00
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan


Kota Bandung Tahun 2012

Hasil pemantauan pertumbuhan balita mengalami


penurunan dalam beberapa indikator ukuratn gizi balita.
Untuk indikator balita yang ditimbang berat badannya
(D/S) yang ditujukan untuk melihat partisipasi masyarakat,
mengalami penurunan dari 63,03 % di tahun 2011 menjadi
62,44% di tahun 2012.
Wilayah rawan gizi adalah wilayah di mana
persentase jumlah balita dengan status gizi kurang dan
sangat kurang (BB/TB) lebih dari 10,00% dari keseluruhan
jumlah balita diwilayah tersebut. Berikut adalah gambar
wilayah rawan gizi di Kota Bandung Tahun 2012.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 86


GAMBAR IV.6
PETA WILAYAH RAWAN GIZI
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota BandungTahun 2012

Perlu menjadi perhatian terhadap beberapa kecamatan yaitu


Kecamatan Bojongloa Kaler, Bojongloa Kidul, Babakan
Ciparay, dan Ujungberung dikarenakan dalam dua tahun ini
menjadi wilayah dengan status rawan gizi. Luasan wilayah
kecamatan dengan rawan gizi di tahun 2012 lalu sebanyak 6
kecamatan.

d. Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan


Status gizi buruk balitaadalah kondisi gizi balita
menurut berat badan dan tinggi badan (BB/TB) berdasarkan
standar WHO (2005) dengan Z – score < - 3 SD (standar

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 87


deviasi) dan atau dengan tanda-tanda klinis (Marasmus,
Kwashiorkor, dan Marasmus Kwashiorkor).
Jumlah balita dengan gizi buruk di Kota Bandung pada
Tahun 2012 sebanyak 289 anak dan dari jumlah tersebut
semuanya telah mendapat perawatan sesuai tatalaksana gizi
buruk. Besaran tersebut telah memenuhi target SPM Tahun
2012 yaitu sebesar 100,00%. Bila dibandingkan dengan
tahun lalu, kondisi gizi buruk balita di Kota Bandung
mengalami penurunan dari 675 anak (0,49 %) pada Tahun
2011.

6. Pelayanan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat


Penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat dilakukan
melalui pemeriksaan kesehatan umum,kesehatan gigi, dan
mulut terhadap murid kelas I SD dan setingkat oleh tenaga
kesehatan bersama guru dan dokter kecil.
Jumlah murid kelas 1 SD atau setingkat yang ada di
Kota Bandung pada tahun 2012 terdapat 42.847 murid, dari
jumlah tersebut dilakukan penjaringan pelayanan kesehatan
melalui pemeriksaan kesehatan umum dan kesehatan gigi
mulut kepada 42.847 murid atau 100,00 % dari jumlah
murid yang ada. Bila melihat dari data tersebut semua
murid kelas 1 SD atau setingkat dapat diketahui kondisi
kesehatan umumnya untuk mempersiapkan diri melangkah
masuk dalam lingkungan sekolah dasar.

7. Pelayanan Kesehatan Usia lanjut


Manusia dengan usia lanjut (lansia) mengalami
kemunduran sel-sel secara fisiologis karena proses penuaan
yang berdampak pada kelemahan organ, kemunduran fisik,
dan timbulnya berbagai macam penyakit terutama penyakit

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 88


degenratif. Lansia akan mengalami hambatan dalam
keidupan mereka sehingga tidak sedikit dari mereka
menarik diri dari kehidupan sosial, depresi, dan tak
produktif. Selain itu, akan muncul berbagai penyakit
degeneratif seperti jantng koroner, stroke, patah tulang
akibat osteoporosis, demensia, dan lain-lain.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk menjadikan
status kesehatan para usia lanjut meningkat dan mandiri
dengan dibentuknya pos pembinaan terpadu (Posbindu) di
tingkat RW. Berbagai kegiatan dilaksanakan di Posbindu
antara lain pemeriksaan kesehatan, olah raga bersama,
rekreasi, penyuluhan, majlis talim, dan saling tukar
pengalaman antar usila. Selain itu juga peningkatan dan
pemantapan upaya kesehatan para usia lanjut di pelayanan
kesehatan dasar, khusunya Puskesmas dan juga kelompok
usia lanjut, dilakukan melalui konsep Puskesmas Santun
Lanjut Usia. Saat ini UPT Puskesmas Puter, Kopo,
Margahayu Raya, Citarip, Cijagra Baru, Garuda menjadi
puskesmas dengan Program Unggulan Puskesmas Santun
Lansia.
Tahun 2012 di Kota Bandung padaterdapat posbindu
sebanyak 772 kelompok dengan jumlah usila (60 tahun+)
sebanyak 234.040 orang, dari jumlah tersebut 49.384
dilayani kesehatan atau sebanyak 37,64%. Dari data
tersebut bila dibandingkan dengan tahun lalu terdapat
peningkatanyaitu dari 32,72 % di tahun 2011. Laki-laki usila
yang memeriksa kesehatannya mencapai 33,21% dari
populasi laki-laki usila, sedangkan wanita usila diperiksa
kesehatannya mencapai 40,82% dari populasi wanita usila
yang ada.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 89


GRAFIK IV.15
PERKEMBANGAN PERSENTASE CAKUPAN
PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009 - 2012
40
38 37,64
36
34 % Lansia Periksa
32,41 33,02 32,72
32 Kesehatan
30
28
2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

8. Gawat Darurat
Yang dimaksud gawat darurat level 1 adalah tempat
pelayanan gawat darurat yang memiliki dokter umum berada
ditempat 24 jam dengan kualifikasi general emergency life
support dan atau advance life support, advance cardiac life
support serta memiliki alat transportasi dan komunikasi.
Fasilitas kesehatan yang mempunyai kelengkapan
gawat darurat di Kota Bandung seperti itu terdapat di 5
puskesmas perawatan dan 28 rumah sakit dari 30 rumah sakit
(91,67%).

9. Potensi Kejadian Luar Biasa (KLB)


a. Potensi Kasus dan Wilayah KLB
Potensi Kejadian luar biasa yang terjadi di Kota
Bandung Tahun 2012 terdiri dari kejadian suspek Avian
Influenza H5N1 (Flu Burung), Suspek Leptosirosis,
Leptospirosis, Difteri, dan Keracunan Makanan.Tahun 2011
terjadi 7 kasus KLB sedangkan di tahun 2012 terjadi 6 kasus.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 90


Berikut di bawah ini gambar peta wilayah kelurahan berpotensi
KLB di Kota Bandung Tahun 2012
GAMBAR IV.7
PETA WILAYAH KELURAHAN BERPOTENSI KLB
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Adapun luasan kecamatan yang mengalami potensi KLB


adalah KecamatanCicendo, Buah Batu, Batununggal, Regol,
Arcamanik, Astana Anyar, Ujungberung, atau sebanyak 7
kecamatan (17,50%) dari 30 kecamatan yang ada. Sedangkan
untuk luasan kelurahan yang mengalami potensi KLB terdapat
10 kelurahan.
Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan Kota
Bandung, yang bertugas menangani kejadian luar biasa atau
bencana alam di setiap saat, telah menangani serta
mengadakan penyelidikan epidemiologi pada penyakit potensi
KLB tersebut, sehingga kejadian luar biasa yang terjadi dapat

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 91


ditangani kurang dari 24 jam.Dalam SPM ditargetkan semua
kelurahan yang mengalami KLB dapat dilakukan penyelidikan
epidemiologi kurang dari 24 jam. Oleh karenanya pencapaian
SPM untuk indikator ini sebesar 100% telah dapat dicapai.
Dari data di atas, penyebaran potensi kejadian luar
biasa Tahun 2012 lebih sempit dibandingkan dengan tahun
lalu yang mencakup hingga 40,00% wilayah kecamatan di
Kota Bandung. Walau tidak terjadi kasus penyakit potensi KLB
yang sama di wilayah Kecamatan Arcamanik dan Ujungberung,
kedua kecamatan itu mengalami potensi kejadian KLB dalam
dua tahun berturut ini. Kecamatan Cicendo merupakan
kecamatan yang mengalami KLB keracunan makanan dalam 2
tahun ini dengan kelurahan yang sama yaitu Kelurahan
Pasirkaliki. Kecamatan Buah Batu mengalami potensi KLB
dalam kasus Leptospirosis dan suspek H5N1 (Flu Burung)
sekaligus, demikian juga dengan Kecamatan Astanaanyar
dengan Difteri dan Leptospirosis.

b. Jumlah Penderita
Jumlah penderita penyakit berpotensi KLB tahun
2012di Kota Bandung sebanyak110 orang, yang terdiri
Suspek H5N1 (Flu Burung) 3 orang, Suspek Leptospirosis
satu orang, Leptospiriosi 2 orang, Difteri 3 orang , dan
Kasus Keracunan Makanan 161 orang. Terdapat 3 kematian
akibat kasus suspek Avian Influenza dengan CFR 100,00%
dan satu orang akibat Leptospirosis dengan CFR 50,0% (dari
2 pendertita Leptospirosis.
10. Pelayanan Kesehatan Gigi
a. Ratio Tambal Cabut / Gigi Tetap
Usaha pencegahan dan penyembuhan penyakit atau
kelainan gigi dan mulut telah banyak dilakukan di Kota
Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 92
Bandung melalui pelayanan kesehatan gigi dan mulut di
fasilitas kesehatan gigi maupun penyuluhan-penyuluhan
kesehatan gigi dan mulut di masyarakat.
Pelayanan medik gigi dasar meliputi tindakan
tumpatan gigi tetap, pencabutan gigi tetap, dan
pembuangan karang gigi (scaling). Tingkat keberhasilan
program upaya kesehatan gigi dan mulut terutama
pelayanan medik gigi dasar salah satunya dengan melihat
perbandingan antara tumpatan gigi tetap dan pencabutan
gigi tetap dengan rasio 1 : 1 sesuai dangan target yang
telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.
Pada tahun 2012 di Puskesmas Kota Bandungtelah
dilakukan tumpatan/penambalan gigi tetap sebanyak
17.802 gigi dan pencabutan gigi tetap sebanyak 15.764
gigi dengan ratio tambal/cabut 1,13. Dengan capaian
tersebut maka tumpatan gigi tetap terhadap pencabutan
gigi tetap sudah baik karena rasio tambalan gigi tetap
terhadap pencabutan gigi tetap yang ideal adalah ≥1.
TABEL IV.2
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT
DI PUSKESMASKOTA BANDUNG
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
NO URAIAN JUMLAH
1. Tumpatan Gigi tetap 17.802
2. Pencabutan Gigi tetap 15.764
3. Jumlah 33.566
4. Ratio Tambal/ cabut 1,13
Sumber : Seksi Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota BandungTahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 93


GRAFIK IV.16
JUMLAH TUMPATAN DAN PENCABUTAN GIGI
DI PUSKESMAS DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2009 – 2012

35.000
33.566
33.464 33.665
30.000 31.233

25.000
Tumpatan Gigi Tetap

20.000 17.802 Pencabutan Gigi Tetap


16.656 15.898 17.109
Jumlah
15.000 16.556
16.808 15.335 15.764

10.000
2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Rumah

b. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SD dan


Setingkat
Pelayanan kesehatan gigi juga dilakukan kepada anak
SD dan setingkat melalui kegiatan Usaha Kesehatan Gigi
Sekolah yang meliputi penyuluhan dan pemeriksaan gigi.
Jumlah siswa yang tercatat sebanyak 207.111 siswa dan
yang diperiksa kesehatan giginya sebanyak 63.579 siswa
atau hanya 30,70%. Dari hasil pemeriksaan tersebut
terdapat 25.179 siswa perlu mendapat perawatan, dan
12.199 diantaranya mendapat perawatan atau 48,45 %. Di
bawah ini tampak tabel pelayanan kesehatan gigi dan
mulut padaanak SD dan setingkat di Kota Bandung Tahun
2012.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 94


TABEL IV.3
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA
ANAK SD DAN SETINGKAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
NO URAIAN JUMLAH %
1. Jumlah Murid SD dan setingkat 207.111
2. Jumlah Murid yang diperiksa 63.579 30,70

3. Jumlah Murid yang perlu 25.179


perawatan
4. Jumlah Murid yang mendapat 12.199 48,45
perawatan
Sumber : Seksi Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota BandungTahun 2012

Bila dibandingkan dengan tahun lalu terdapat


peningkatanjumlah siswa yang mendapat perawatan dari
26,36% menjadi 30,70% pada tahun 2012. Meskipun
demikian, persentase cakupan siswa yang mendapat
perawatan gigi dan mulut terhadap siswa yang perlu
perawatan masih kecil yaitu 48,45%. Perkembangan
pelayanan UKGS di Kota Bandung yang dilakukan oleh
Puskesmas di seluruh Kota Bandung dari tahun-ketahun
dapat diamati dari grafik di bawah ini.
GRAFIK IV. 17
PERKEMBANGAN PELAYANAN UKGS
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2009 – 2012
60,00
50,00 45,53 48,45
40,00 44,25 41,00
30,70 Siswa diperiksa dalam
30,00 UKGS
26,36
20,00 17,30 Siswa mendapatkan
17,06
Perawatan Gigi
10,00
0,00
2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 95


11. Kegiatan Penyuluhan Kesehatan
Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan
yang dilakukan dengan cara menyebarkan pesan,
menanamkan keyakinan, sehingga masyarakat tidak saja
sadar, tahu dan mengerti, tetapi juga mau dan bisa
melakukan suatu anjuran yang ada hubungannya dengan
kesehatan. Penyuluhan kesehatan, dalam hal ini yang
terdapat dalam Profil Kesehatan, dilakukan oleh tenaga
kesehatan baik di dalam gedung puskesmas maupun diluar
gedung Puskesmas.
Penyuluhan kelompok adalah penyuluhan yang
dilakukan kepada sekelompok orang minmal 5 orang
peserta. Sedangkan penyuluhan massa adalah penyuluhan
yang dilaksanakan secara massa dengan menggunakan
media elektronik dan cetak yang berlangsung hanya 1
arah. Dalam periode Tahun 2012, terdapat 16.804 kali
penyuluhan kelompok dengan berbagai materi kesehatan
dan berbagai sasaran yang dilakukan oleh puskesmas.
Dinas Kesehatan Kota Bandung sebagai kantor
pengkoordinasi kegiatan kerja di puskesmas melakukan
250 penyuluhan kelompok dan 50 penyuluhan massa.
Tercatat 646 kali penyuluhan yang dilakukan oleh 15
rumah sakit di Kota Bandung.
Sejatinya penyuluhan/pendidikan kesehatan tidak
dapat diberikan oleh seseorang kepada orang lain,
bukanlah separangkat prosedur, ataupun produk yang
harus dicapai, melainkan merupakan suatu proses
perkembangan yang berubah secara dinamis, yang di
dalamnya seseorang menerima atau menolak informasi,
sikap, maupun praktek yang berhubungan dengan tujuan
hidup sehat.
Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 96
B. AKSES DAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN
1. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Prabayar
Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Prabayar adalah
suatu cara penyelenggaraan pemeliharaan kesehatan yang
paripurna berdasarkan azas usaha bersama dan
kekeluargaan, berkesinambungan dengan mutu yang
terjamin dan biaya yang terkendali. Grafik di bawah ini
menjelaskan mengenai jaminan kesehatan prabayar di
Kota Bandung Tahun 2012.
GRAFIK IV.18
JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
400.000 346.230
350.000 323.070
300.000
235.393
250.000
200.000
150.000 JAMINAN KESEHATAN
100.000 PRABAYAR
50.000
0
ASKES JAMKESMAS BAWAKU
SEHAT

Sumber : Seksi Data dan Informas Kesehatan Tim Jamkesmas Dinas


Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Jenis Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pra Bayar


di Kota Bandung jenisnya antara lain ASKES, Jamsostek,
Dana Sehat, Jamkesmas, Bawaku Sehat, dan asuransi
kesehatan lain. Namun data yang ada menyatakan bahwa
penduduk yang tercatat di Puskesmas di Kota Bandung
yang mempunyai jaminan kesehatan dari ASKES sebanyak
235.393 jiwa, yang mendapat jaminan kesehatan dari
kartu Jamkeskas sebanyak 346.230 jiwa,dan jaminan
kesehatan daerah (Bawaku Sehat) sebanyak 323.070 jiwa.
Jaminan pemeliharaan kesehatan prabayar dari penyedia

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 97


layanan asuransi kesehatan lain selain diatas, yang
merunut pesertanya berdasarkan pada domisili/status
warga Kota Bandung, belum dapat diperoleh datanya. Hal
tersebut dikarenakan keterbatasan sistem informasi yang
tidak mendukung ketersediaan data hingga ke
domisili/warga Kota Bandung.
2. Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin
Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin merupakan
tanggung jawab pemerintah baik Pemerintah
Pusat,Pemerintah DaerahPropinsi maupun Pemerintah
Daerah Kabupaten / Kota.Gambar peta di bawah ini
menjelaskan jumlah peserta Jamkesmas dan Bawaku
Sehat di Kota Bandung Tahun 2012.
GAMBAR IV.8
PETA JUMLAH MASYARAKAT MISKIN
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 98


Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada
masyarakat miskin di Kota Bandung pada Tahun 2012
berupa pelayanan kesehatan rawat jalan dan rawat inap di
sarana kesehatan pemerintah maupun swasta.
Pembiayaan pelayanan masyarakat miskin yang ada
di Kota Bandung bersumber dari Pemerintah Pusat berupa
Jamkesmas, Pemerintah Propinsi Jawa Barat berupa
Bantuan Gubernur, dan Pemerintah Kota Bandung berupa
Program Bawaku Sehat.
Pelayanan kesehatan rawat jalan bagi masyarakat
miskin di Kota Bandung di berikan di Puskesmas, rumah
sakit baik pemerintah maupun rumah sakit swasta yang
telah melakukan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota
Bandung dalam pelayanan kesehatan masyarakat miskin.
Adapun jumlah kunjungan masyarakat miskin untuk
mendapat pelayanan rawat jalan di puskesmas pada Tahun
2012 sebanyak 231.366 kunjungan, dan rawat jalan di
rumah sakit sebanyak 54.763 kunjungan atau 8,18%.

3. Kunjungan Rawat Jalan dan Rawat Inap di Sarana


Pelayanan Kesehatan
Masyarakat yang berkunjung untuk mendapatkan
pelayanan kesehatan baik di puskesmas maupun di rumah
sakit terdiri dari kunjungan rawat jalan dan rawat
inap.Pada Tahun 2012 Kunjungan rawat jalan ke 73
puskesmas yang ada di Kota Bandung sebanyak
1.855.491 kunjungan, dengan tingkat rata-rata utilisasi
puskesmas perhari 85 kunjungan.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 99


GRAFIK IV.19
PERKEMBANGAN JUMLAH KUNJUGAN
RAWAT JALAN DI PUSKESMAS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 - 2012

2.100.000
1.934.172 1.913.231
1.900.000
1.855.491
1.700.000 1.800.888
Kunjungan Rawat
Jalan Puskesmas
1.500.000 1.491.362

1.300.000
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Data dan Informas Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun
2012

Kunjungan rawat inap di 5 puskesmas perawatan dengan


tempat tidur (DTP) yang ada di Kota Bandung sebanyak
1.579 kunjungan.

GRAFIK IV.20
PERKEMBANGAN JUMLAH KUNJUGAN
RAWAT INAP DI PUSKESMAS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012

1.700
1.600 1.627
1.579
1.500
1.400 1.425
1.300
1.246 Kunjungan Rawat Inap
1.200
1.100 Puskesmas
1.000
900 886
800
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Data dan Informas Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

Berdasarkan data yang ada dari pelaporan rumah


sakit di Kota Bandung, terdapat 2.106.620 orang yang

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 100


mendapatkan pelayanan rawat jalan ke rumah sakit,
terbanyak datang ke Rumah Sakit Hasan Sadikin dan yang
paling sedikit datang ke Rumah Sakit Ibu Anak Tedja.
Dilihat dari masyarakat yang menerimapelayanan rawat
inap terdapat 214.532 orang, terbanyak dirawat di RS
Hasan sadikin dan paling sedikit di rawat di RSK Ginjal
Ainun Habibie.
4. Kunjungan Gangguan Jiwa di Sarana Pelayanan Kesehatan
Kota Bandung merupakan kota besaryang juga
menghadapi permasalahan sepertitingginya permasalahan
sosial di masyarakat diantaranya tingginya biaya
kebutuhan hidup sehari-hari,menurunnya daya beli
masyarakat, hilangannya mata pencaharian, meningkatnya
persaingan/kompetisi antar kelompok/individu, tingginya
tingkat kualitas dan kuantitas kriminalitas,serta hubungan
disharmonis antar personal, menjadi pemicu meningkatnya
penyakit-penyakit gangguan kejiwaan baik skala ringan
sampai dengan berat.
Dari laporan rumah sakit yang masuk, kunjungan
rawat jalan yang mengalami gangguan jiwa sebanyak
13.113 kunjungan. Namun demikian kunjungan rawat jalan
gangguan jiwa tersebut belum tentu semuanya berasal
dari masyarakat Kota Bandung.
Penderita gangguan jiwa juga ditemukan di
Puskesmas, terutama yang skala ringan. Sistem
pencatatan dan pelaporan puskesmas (SP3) mencatat
selama tahun 2012 ditemukan kunjungankasus baru dan
lama sebanyak 10.644 kasus yang terdiriSkizoafektif 4.770
kunjungan, GangguanEmosi 2.990 kunjungan, Skizofrenia
1.780 kasus, Gangguan Samotoform 299 kunjungan,
Gangguan Jiwa Akut dan Perilaku oleh Penggunaan lebih
Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 101
dari satu Obat Psikoaktif 279 kasus, Retardasi Mental 122
kasus, dan Gangguan Jiwa dan Perilaku 83 kasus.Jumlah
kunjungan tersebut mengalami kenaikan dibandingkan
dengan tahun 2011 lalu yang sebesar 10.454 kunjungan
jiwa.
Dari data tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa
Kota Bandung sudah harus memprioritaskan upaya
peningkatan pelayanan kesehatan jiwa kepada masyarakat
baik di puskesmas maupun di fasilitas pelayanan kesehatan
lainnya.

5. Angka Kematian Pasien di Rumah Sakit


Kematian pasien di rumah sakit dapat dibedakan dari
kematian pasien kurang dari 48 jam setelah masuk rumah
sakit dan lebih dari 48 jam setelah masuk rumah sakit.
Dari laporan rumah sakit yang ada, jumlah pasien
yang meninggal lebih dari 48 jam setelah masuk rumah
sakit sebanyak 3.517 kasus. Jumlah terbanyak terjadi di
RSU Dr Hasan sadikin yaitu sebanyak 1.512 kasus. Total
kematian pasien yang terjadi di Rumah Sakit di Kota
Bandungsebanyak 53.727 kasus kematian dengan
kematian pasien terbesar ada di RSU Dr. Hasan Sadikin
sebanyak 2.709 kasus kematian.

6. Indikator kinerja Pelayanan di Rumah Sakit


Indikator Kinerja Rumah Sakit dapat dilihat dari
persentase pemakaian tempat tidur (Bed Occupancy Rate),
rata-rata pasien dirawat (Length of Stay),interval
penggunaan tempat tidur (Turn Over Interval), frekuensi
penggunaan tempat tidur (Bed Turn Over), jumlah

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 102


kematian di rumah sakit (Gross Death Rate), dan angka
kematian neto (Net Death Rate).
Jumlah rumah sakit di Kota Bandung pada Tahun
2012 terdapat 31 rumah sakit yang terdiri dari rumah sakit
umum 17 buah, rumah sakit khusus 13 buah, dan rumah
rakit bersalin 1 buah. Berdasarkan kepemilikan, rumah
sakit di Kota Bandung dapat dirinci sebagai berikut,
kepemilikan pemerintah pusat maupun daerah terdapat 6
buah, rumah sakit milik TNI 3 buah, 1 rumah sakit milik
universitas, dan rumah sakit swasta 21 buah.
GAMBAR IV.9
PETA SEBARAN RUMAH SAKIT
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 103


Indikator kinerja rumah sakit di Kota Bandung tahun 2012
dapat dilihat pada tabel berikut ini.
TABEL IV.4
INDIKATOR KINERJA RUMAH SAKIT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
INDIKATOR KINERJA RUMAH
NO SAKIT GDR NDR BOR LOS TOI
DI KOTA BANDUNG
KOTA BANDUNG 24,00 15,00 58,75 4,57 3,21
Sumber : Seksi Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

C. PERILAKU HIDUP MASYARAKAT


Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang
merupakan strategi dicanangkan oleh Departemen
Kesehatan dalam mencapai MDG’s 2015, merupakan
perilaku yang dipraktekan oleh setiap individu dengan
kesadaran sendiri untuk meningkatkan kesehatannya.
Tatanan dalam tingkatan rumah tangga adalah keluarga
dengan seluruh anggotanya berperilaku hidup bersih dan
sehat, yang meliputi 10 indikator yaitu pertolongan
persalinan oleh tenaga kesehatan, bayi diberi ASI
Ekslkusif, balita ditimbang setiap bulan,menggunakan
airbersih, mencuci tangan menggunakan air bersih dan
sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik
nyamuk di rumah sekali seminggu, makan sayur dan buah
setiap hari, melakukan aktifitas fisik setiap hari, dan tidak
merokok di dalam rumah. Gambar peta di bawah ini
menjelaskan mengenai cakupan persentase rumah tangga
ber-PHBS di Kecamatan di Kota Bandung Tahun 2012.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 104


GAMBAR IV. 10
PETA CAKUPAN PERSENTASE PHBS
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota BandungTahun 2012

Pemantauan PHBS dilaksanakan oleh petugas puskesmas


bekerja sama dengan Dasa Wisma dan Tim Penggerak PKK
di tingkat kelurahan dan kecamatan. Berikut di bawah ini
grafik yang menjelaskan mengenai persentase rumah
tangga ber-PHBS di Kota Bandung Tahun 2012.
GRAFIK IV.21
PERSENTASE RUMAH TANGGA BER PHBS
DI KOTA BANDUNG PADA TAHUN 2012

34,30

Rumah Tangga ber-


PHBS

65,70

Sumber : Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 105


Pada Tahun 2012 Di Kota Bandung telah dilakukan
pemantauan sebanyak 313.500 rumah tangga, dari jumlah
rumah tangga tersebut didapat 205.956 rumah tangga
telah melaksanakan PHBS atau 65,70%. Indikator
keluarga yang masih merokok dalam rumah/bangunan
menjadi indikator dengan nilai terendah sehingga capaian
rumah tangga dengan PHBS masih relatif kecil di Kota
Bandung dari tahun ke tahun. Perkembangan persentase
komposisi PHBS di Rumah Tangga di Kota Bandung dari
tahun ke tahun dapat diamati pada grafik di bawah ini.
GRAFIK IV.22
PERKEMBANGAN PERSENTASE
KOMPOSISI PHBS DI RUMAH TANGGA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2012
75
65 65,70
61,28 65,34 65,64
55
Rumah Tangga ber-
45 PHBS
41,45
35
25
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat dapat


melalui penyuluhan yang melibatkan tokoh masyarakat
dan peran serta kader. Pemanfaatkan berbagai media
maupun muatan kurikulum dalam pendidikan di sekolah
mengenai pengetahuan kesehatan dan kebersihankepada
masyarakat di usia sedini mungkin juga dapat merubah
positif perilaku hidup dan bersih dan sehat di masyarakat.
Berikut ini grafik yang menjelaskan mengenai
perbandingan persentase rumah tangga ber-PHBS antar
Kecamatan dan antar tahun di Kota Bandung.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 106


GRAFIK IV.23
PERSENTASE PHBS DI KECAMATAN
DI KOTA BANDUNG PADA TAHUN 2012
100,00 95,72
92,84 91,64 92,08
88,49 89,42
90,00 86,28 87,68 86,99
82,46 82,48 82,98
80,51 80,41 76,82
80,00 76,77 77,10
75,0676,37 74,77
76,38 75,38
70,83 70,55 69,29
70,00 67,12 67,15
64,38 65,35 65,95
62,85 62,26 63,58 62,46
60,89
58,13 55,78
60,00 55,33 56,10 55,06 56,27
54,28 53,40 56,16
47,56 48,35 47,69 48,40
50,00 45,32 45,66
42,15 42,93 42,08
40,00 40,78
40,00 2011
32,30 33,78
30,96 2012
30,00 26,47

20,00
12,60

10,00

GEDEBAGE
REGOL
KIARACONDONG

LENGKONG

UJUNGBERUNG

PANYILEUKAN
ARCAMANIK

CIBIRU
ANDIR
CICENDO

CINAMBO
CIDADAP

MANDALAJATI

RANCASARI
SUKASARI

BATUNUNGGAL
COBLONG

BABAKAN CIPARAY
BANDUNG WETAN

BUAHBATU
BANDUNG KULON
SUKAJADI

CIBEUNYING KALER

BOJONGLOA KALER

ANTAPANI

BANDUNG KIDUL
SUMUR BANDUNG

BOJONGLOA KIDUL
CIBEUNYING KIDUL

ASTANAANYAR

Sumber : Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan kota BandungTahun 2012

Kecamatan Cibeunying Kaler mengalami penurunan


cakupan persentase keluarga PHBS yang cukup tajam
antar tahun 2011 dan 2012 (80,91% menjadi 12,60%),
sedangkan Kecamatan Sukasari mengalami peningkatan
cakupan persentse keluarga PHBS tertinggi (47,28 %
menjadi 92,84 %).

D. KEADAAN LINGKUNGAN
Kesehatan masyarakat erat kaitannya dengan
keseimbangan ekologi antara manusia dengan
lingkungannya demi terciptanya kualitas hidup manusia

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 107


yang lebih sehat. Masyarakat yang hidup dalam kualitas
lingkungan yang baik dan bersih dapat hidup dengan
kualitas kesehatan yang lebih baik.
Di Kota Bandung penyakit berbasis lingkungan
masih menjadi permasalahan hingga saat ini. ISPA dan
Diare yang merupakan penyakit berbasis lingkungan selalu
masuk dalam 10 besar penyakit di seluruh Puskesmas di
Kota Bandung. Untuk melihat kondisi kesehatan lingkungan
di Kota Bandung dapat dikelompokan sebagai berikut :

1. Rumah Sehat
Petugas sanitarian puskesmas secara rutin langsung
melihat dan mendata rumah sehat melalui kegiatan
kunjungan diluar gedung. Adapun dari hasil pendataan
pada Tahun 2012, terdapat 421.863 rumah yang ada di
Kota Bandung, dari jumlah tersebut telah diperiksa
sebanyak 339.193 rumah atau sebesar 80,40%.
Dari hasil pemeriksaan didapat rumah yang
dikategorikan sehat sebanyak 239.774 rumah atau
70,69%. Jumlah Rumah Sehat Tahun 2012 bila
dibandingkan dengan tahun lalu mengalami peningkatan
sebesar 1,09%. Persentase rumah sehat paling kecil
terdapat di Kecamatan Babakan Ciparay dengan besaran
51,19 %.
Berikut ini grafik yang menjelaskan mengenai
persentase rumah sehat di Kota Bandung Tahun 2012.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 108


GRAFIKIV.24
PERSENTASE RUMAH SEHAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

29,31

Persen Rumah Sehat

Persen Rumah Tak


Sehat

70,69

Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

Masih rendahnya jumlah rumah sehat di Kota


Bandung disebabkan berbagai faktor seperti kepadatan
penduduk, banyaknya kantong daerah kumuh, dan
angka migrasi/mobilitas yang tinggi. Adapun kriteria
untuk pemantauan kualitas lingkungan rumah sehat,
lingkup penilaian rumah dilakukan terhadap :
1. Higiene fisik rumah yang meliputi; langit-langit,
dinding, lantai, jendela, ventilasi, sarana pembuangan
asap dapur, dan pencahayaan.
2. Kondisi sarana sanitasi rumah yang meliputi; sarana
air bersih, sarana pembuangan kotoran, sarana
pembuangan air limbah, dan sarana pembuangan
sampah
3. Perilaku penghuni rumah yang mendukung terhadap
kondisi rumah sehat yang meliputi; membuka
jendela, membersihkan rumah dan halaman,
membuang tinja bayi dan balita ke jamban,
membuang sampah pada tempatnya.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 109


Selanjutnya perkembangan Persentase Rumah Sehat
dari tahun ke tahun di Kota Bandung dapat dilihat
dari grafik di bawah ini.
GRAFIK IV.25
PERKEMBANGAN PERSENTASE RUMAH SEHAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 - 2012
78,00
76,00
75,55
74,00
72,67
72,00
70,69
70,00

68,00 69,30 69,60

66,00
2008 2009 2010 2011 2012

Rumah Sehat

Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

Perbandingan antar kecematan antar tahun di Kota


Bandung mengenai Persentase Rumah Sehat dapat
dijelaskan dari grafik berikut ini.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 110


GRAFIK IV.26
PERSENTASE RUMAH SEHAT
DI KECAMATAN DI KOTA BANDUNG
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2011 DAN 2012

90,00 86,89
83,18 84,28
85,00 80,48 80,53
78,2077,66 78,52 79,33 78,1176,82
80,00 75,40 76,6775,41 76,72
74,53
75,00 72,73 72,76
68,80 68,27 69,31
70,00 66,29 67,52
64,62
65,00 87,12 59,54 86,46
57,85 58,57 83,72
58,46
60,00 78,3378,43 77,9380,61 76,7478,3976,95 77,38
72,82 75,4176,1475,80 72,81
55,00 70,64 70,3670,02 68,46 70,77
51,16 68,04
65,49 2011
50,00 59,73 59,60 62,05 61,14 58,82 58,78
42,55 51,19 2012
45,00
40,00
LENGKONG

GEDEBAGE
PANYILEUKAN
BATUNUNGGAL

REGOL

BANDUNG KIDUL
KIARACONDONG

UJUNGBERUNG
ASTANAANYAR

BUAHBATU
BANDUNG KULON

ARCAMANIK

CIBIRU
CICENDO
ANDIR

CINAMBO
CIDADAP

ANTAPANI
MANDALAJATI
SUKASARI
SUKAJADI

BOJONGLOA KALER

RANCASARI
CIBEUNYING KALER
SUMUR BANDUNG

CIBEUNYING KIDUL

BOJONGLOA KIDUL
BABAKAN CIPARAY
BANDUNG WETAN
UPT PUTER

Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Terdapat delapan kecamatan yang mengalami penurunan


kondisi Persentase Rumah Sehat di tahun 2012, sedangkan
sisanya yaitu 22 kecamatan mengalami peningkatan.
Kecamatan dengan penurunan tertajam yaitu Kecamatan
Bandung Wetan (72,73% menjadi 59,60%), sedangkan
kecamatan dengan peningkatan tertinggi kondisi
Persentase Rumah Sehatnya adalah Kecamatan
Kiaracondong. Dapat dilihat pula bahwa Kecamatan
Babakan Ciparay adalah kecamatan dengan Persentase
rumah Sehat terendah tahun 2012, dan termasuk dalam
kecamatan dengan kondisi Persentase Rumah Sehat
terendah dalam 2 tahun terakhir (51,16 % dan 51,19 %).

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 111


Berikut adalah peta capaian Persentase Rumah Sehat di
Kota Bandung Tahun 2012.

GAMBAR IV.11
PETA CAKUPAN PERSENTASE RUMAH SEHAT
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

2. Rumah/bangunan yang Diperiksa Jentik Nyamuk Aedes


Aegypti
Dalam melakukan upaya pemberantasan sarang
Nyamuk Demam Berdarah, diawali dengan kegiatan
pemeriksaan Jentik Nyamuk Demam Berdarah di
rumah/bangunan untuk memantau tempat–tempat yang
menjadi sasaran kegiatan PSN.
Di Kota Bandung, pada tahun 2012,petugas
kesehatan bersama kader kesehatan telah memeriksa

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 112


jentik nyamuk pada 82.148 bangunan/rumah. Kegiatan
pemeriksaan bangunan bebas jentik nyamuk demam
berdarah menemukan sebanyak 82.148 bangunan/
rumah yang bebas Jentik93,21%.
GRAFIK IV.27
PERKEMBANGAN PERSENTASE
RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
100,00

95,00
94,08 93,34 93,38 93,21
90,00
Rumah / Bangunan
85,00 Bebas Jentik
81,22
80,00

75,00
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

Namun bila dilihat dari data tersebut masih ada


6,79% lagi bangunan/rumah yang tidak bebas jentik Aedes
Aegypti yang berpotensi menularkan penyakit demam
berdarah di Kota Bandung. Untuk itu perlu adanya gerakan
masyarakat yang terus menerus menjadi budaya dalam
kegiatan pemberantasan sarang nyamuk di semua tempat
kegiatan masyarakat, sehingga dapat menekan angka
kejadian kasus demam berdarah di Kota Bandung.
Adapun kondisi Persentase Bangunan/Rumah Bebas
Jentik di Kota Bandung cukup beragam. Kecamatan
Cidadap adalah kecamatan dengan capaian tertinggi yaitu
100,00 %, sedangkan Kecamatan Bandung Kulon adalah
kecamatan dengan capaian kondisi Persentase

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 113


Bangunan/Rumah Bebas Jentik terendah yaitu 81,00%.
Berikut adalah peta capaian Persentase Bangunan / Rumah
Bebas Jentik di Kota Bandung Tahun 2012.

GAMBAR IV.12
PETA CAKUPAN PERSENTASE BANGUNAN BEBAS JENTIK
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

3. Penggunaan Air Bersih


Air bersih merupakan kebutuhan pokok berkelanjutan
bagimanusiayang harus dipenuhi dan tidak bisa diganti
dengan yang lain. Akses air bersihpun penting untuk
kesehatan masyarakat dan sanitasi. Dengan adanya akses
terhadap air bersih, warga masyarakat dapat memperoleh
air bersih yang layak dalam menunjang kebutuhan sehari-
hari. Airbersih bisa didapat dari ledeng/PDAM (sistem
perpipaan), sumur pompa tangan, sumur gali,

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 114


penampungan air hujan, air kemasan dan lainnya yang
bukan sistem perpipaan.
Dari 527.520 keluarga, 59,89% dari keluarga tersebut
telah diperiksa mengenai penggunaan air bersihnya. Dari
keluarga yang diperiksa akses air bersihnya, sebesar 76,06
% telah mengakses air bersih dari berbagai sumber. Jenis
akses air bersih terbanyak yang diakses oleh keluarga yang
ada di Kota Bandung adalah dari ledeng yaitu sebanyak
34,81% dan paling sedikit jenis akses air bersih keluarga
adalah sarana air bersih lainnya (termasuk sumber
penadah air hujan atau PAH)sebanyak 2,36%.

4. Sarana Sanitasi Dasar


Untuk menjaga kesehatan anggota keluarga, maka
keluarga mengupayakan agar memiliki sarana sanitasi
dasar seperti jamban, tempat sampah, saluran
pembuangan air limbah.
Di Kota Bandung pada tahun 2012 terdapat 527.520
keluarga, dari jumlah tersebut keluarga dengan
kepemilikan sarana sanitasi dasarnya adalah untuk Jamban
Keluarga sebanyak 307.215 keluarga (54,39%), Tempat
Sampah sebanyak 369.283 (70,00%), Saluran Pengelolaan
Air Limbah sebanyak 385.395 (73,05%).
Dari hasil pemeriksaan tersebut terdapat keluarga
memiliki jamban 73,14%, memiliki tempat sampah
70,00%, dan 73,35% keluarga memiliki saluran
pembuangan air limbah. Kategori sehat menurut sarana
kesehatan lingkungan dasar terhadap kategori jamban
sehat di keluarga sebesar 71,02%, kategori tempat
sampah sehat sebesar 70,00%, dan saluran pembuangan
air limbah yang sehat sebesar 64,30%.
Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 115
Masih rendahnya kondisi jamban yang memenuhi
syarat dikarenakan masih banyak jamban dengan kondisi
fisiknya bagus akan tetapi limbah domestiknya dibuang ke
sungai begitu saja tanpa melalui saluran atau
penampungan pembuangan yang seharusnya. Hal tersebut
sudah seharusnya menjadi perhatian sehubungan dengan
masalah pembuangan limbah menjadi satu indikator dalam
Millenium Development Goal’s (MDG’s), juga menjadi
indikator penting dalam RPJMN bidang kesehatan melalui
program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).Point
pertama dalam STBM adalah ODF (open defection free)
atau bebas dari BAB sembarangan.
Bila melihat dari kewilayahan, Kecamatan Bojong
Loa Kidul Ciparay memiliki persentase keluarga yang
mempunyai jamban paling sedikit (52,78%), Kecamatan
Sumur Bandung mempunyai persentase paling sedikit
keluarga dengan tempat sampah (47,11%), dan
Kecamatan Bojongloa Kidul mempunyai persentase paling
sedikit (52,63%) terhadap keluarga dengan saluran
pembuangan air limbah.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 116


GAMBAR IV.13
PETA CAKUPAN PERSENTASE JAMBAN SEHAT
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Gerakan Cikapundung Bersih di tingkat kota sebagai


upaya yang sungguh-sungguh dari Pemerintah Kota
Bandung untuk membersihkan sungai-sungai di Kota
Bandung dari bahan pencemar termasuk limbah domestik.
Berikut ini tabel yang menjelaskan mengenai keluaraga
dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar di Kota Bandung
tahun 2012.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 117


TABEL IV.4
KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
JUMLAH KK
JUMLAH KK YANG JUMLAH YANG
NO JENIS SARANA YANG
MEMILIKI SEHAT
DIPERIKSA

216.468
1. Jamban 385.821(73,14%) 304.799
(70,99%)
204.946
2. Tempat sampah 369.283 (70,00%) 291.054
(70,42%)
Saluran
187.862
3. Pembuangan Air 385.395 (75,82%) 385.359
(64,30%)
Limbah
Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung
Tahun 2012

Kota Bandung mempunyai sistem pembuangan air


kotor yang dikelola bagian air kotor PDAM dan menampung
limbah domestik dari rumah tangga, tetapi cakupannya
masih rendah. Selebihnya limbah domestik dibuang ke
septik tank atau cubluk di tiap rumah bahkan sebagian
besar lagi keluarga membuangnya ke sungai.
GAMBAR IV.14
PETA CAKUPAN PERSENTASE SPAL SEHAT
DI KOTA BANDUNGTAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 118


5. Tempat-tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM)
Sehat
Tempat–tempat umum dan pengelolaan makanan
seperti hotel, restoran, rumah makan, pasar dan lainnya
perlu terus dipantau dan dibina tentang keadaan
lingkungan dan upaya untuk menciptakan lingkungan
sehatnya secara terus menerus oleh tenaga kesehatan.Hal
ini disebabkan karena tempat–tempat umum dan pengelola
makanan berpeluang menjadi sumber tempat tersebarnya
wabah penyakit. Di Kota Bandung pada Tahun 2012
terdata 13.992 TUPM dan 9.898 diantaranya telah
diperiksa 70,74%. Dari hasil pemeriksaan terdapat 7.821
TUPM yang tergolong sehat 79,02%. Berikut ini tabel yang
menjelaskan mengenai persentase tempat-tempat umum
di Kota Bandung Tahun 2012.
TABEL IV.5
PERSENTASE TEMPAT – TEMPAT UMUM DAN PENGOLAHAN
MAKANAN (TUPM) SEHAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
JUMLAH
JUMLAH JUMLAH %
NO JENIS SARANA YANG
YANG ADA SEHAT SEHAT
DIPERIKSA
1 Hotel 247 222 206 92,79
2 Restoran/ Rumah
770 514 416 80,93
Makan
3 Pasar 94 64 54 84,38
4 TUPM Lain 12.881 9.098 7.145 78,53
Jumlah 13.992 9.898 7.821 79,02
Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Terjadi penurunan terhadap semua jenis TTU dan


TPM (Persentase TTU dan TUPM diperiksa) yang
diperiksa/dilakukan inspeksi di tahun 2012 dibandingkan
dengan tahun 2011 seperti yang digambarkan dalam grafik

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 119


di bawah ini. Penurunan besaran Persentase TTU dan TUPM
yang diperiksa/diinspeksi menggambarkan kinerja para
Tenaga Kesehatan Lingkungan di Puskesmas dan
banyaknya TTU dan TUPM yang diperiksa. Makin sedikit
TTU dan TUMP yang diperiksa maka akan banyak TTU dan
TUPM yang tak terpantau kualitas keslingnya yang mungkin
saja dapat berpotensi menyebarkan penyakit wabah.
GRAFIK IV.28
PERKEMBANGAN PERSENTASE
TTU DAN TUPM DIPERIKSA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2011-2012

93,90
95,77
100,00 84,06 85,71

80,00 2012 Persentase


Diperiksa
60,00 2011 Persentase
89,88
66,75 70,63 Diperiksa
40,00 68,09

20,00

0,00 2011 Persentase Diperiksa


Hotel 2012 Persentase Diperiksa
Restoran/Rumah Makan
Pasar
TUPM Lain

Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Adapun grafik perkembangan Persentase jenis TTU


dan TUPM sehat di Kota Bandung tahun 2011 - 2012 dapat
diamati pada grafik di bawah ini.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 120


GRAFIK IV. 29
PERKEMBANGAN PERSENTASE
TTU DAN TUPM DIPERIKSA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2011 –2012
83,94 84,52
100,00 84,85
80,00 92,79 63,76
80,93
60,00 84,38
78,53
40,00 2012 Persentase
TUPM Sehat
20,00
0,00
2011 Persentase
Hotel
Restoran/Rumah TUPM Sehat
Makan Pasar
TUPM Lain

Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Cakupan persentase TUPM Sehat di Kecamatan di Kota


Bandung beragam capaiannya seperti tampak pada gambar
di bawah ini. Kecamatan Cibiru dengan Persentase TUPM
sehat tertinggi dengan capaian 91,16% sedangkan
Persentase TUP Sehat terendah ada di Kecamatan
Bojongloa Kidul dengan capaian 52,74%.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 121


GAMBAR IV.15
PETA CAKUPAN PERSENTASE TUPM SEHAT
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

6. Institusi Dibina Kesehatan Lingkungan


Berbagai institusi yang ada, mulai dari sarana
kesehatan, sarana pendidikan, sarana ibadah, perkantoran,
dan sarana lain, merupakan tugas dari petugas kesehatan
lingkungan untuk membina kesehatan lingkungan dalam
instistusi tersebut. Pembinaan dilakukan melalui
penyuluhan–penyuluhan dan pemeriksaan terhadap
kebersihan, sarana air bersih, sirkulasi udara, pencahayaan
jamban, dan lain – lain.
Di Kota Bandung pada tahun 2012 terdapat 5.829
institusi dan yang telah mendapat pembinaan dari petugas
kesehatan lingkungan puskesmas sebanyak 5.445 institusi

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 122


atau 93,41%. Kegiatan pembinaan ini bila dibandingkan
dengan tahunlalu terdapat kenaikan sebesar 3,67%. Hal ini
meningkat seiring dengan meningkatnya perkembangan
dunia usaha pariwisata di Kota Bandung yang cukup pesat.
Salah satu indikator pembinaan adalah penerbitan
serifikat laik sehat hotel, restoran, dan jasaboga. Akan
tetapi, tempat umum pengelola makanan (TUPM) lainnya
berbentuk makanan jajanan kaki lima, warung makan,
toko makanan belum terbina dan terawasi sepenuhnya.
Kegiatan pembinaan/inpeksi sanitasi tempat pengelola
makanan (TPM) belum berjalan dengan optimal, hambatan
yang ditemui antara lain : sanitarian di puskesmas
kesulitan dalam melaksanakan pengawasan terhadap TPM
jenis jajanan yang tak bersentra atau pedagang makanan
kaki lima, karena jarak dan rute edar pedagang jenis ini
sangat tinggi dan tak menentu, sehingga menyulitkan
dalam melaksanakan pengawasan. Berikut ini tabel yang
menjelaskan mengenai persentase institusi dibina
kesehatan lingkungannya di Kota Bandung tahun 2012.

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 123


TABEL IV.6
PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN
LINGKUNGANNYA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

JUMLAH JUMLAH
NO JENIS SARANA YANG YANG %
ADA DIBINA
1.
Sarana Kesehatan
(Puskesmas dan Rumah 101 101 100,00
Sakit di Kota Bandung)

2. Sarana Pendidikan 1.811 1.675 92,49


3. Sarana Ibadah 2.989 2.922 97,76
4. Sarana Perkantoran 828 689 83,21
5. Sarana lain 100 58 58,00
Jumlah 5.829 5.445 93,41
Sumber : Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota BandungTahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung 2012 124


BAB V
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN

A. SARANA KESEHATAN

1. Ketersediaan Obat Menurut Jenis Obat

Obat-obatan merupakan komponen yang tak tergantikan


dalam pemberian pelayanan kesehatan dan tak terlepas dari
aspek teknologi dan ekonomi yang harus diselaraskan
dengan aspek sosial dan ekonomi. Tujuan dari Program
Kefarmasian dan Alat Kesehatan yang utama adalah
mengupayakan ketersediaan, distribusi dan keamanan,
mutu, efektifitas, keterjangkauan obat, vaksin dan alat
kesehatan, serta penggunaan obat yang rasional.
Ketersediaan obat di Dinas kesehatan Kota Bandung
pada tahun 2012 dapat dibagi menurut golongan sebagai
berikut:
- Obat
- Bahan obat
- Alat kesehatan habis pakai
Kebutuhan obat, bahan obat, dan alat kesehatan habis
pakai pada tahun 2012 di Dinas kesehatan Kota Bandung
membutuhkan 180 jenis. Tingkat ketersediaan berbagai
macam obat, bahan obat, dan alat habis pakai, dengan
kebutuhan pemakaian sangat beragam. Ada beberapa
jenis obat, bahan, dan alat kesehatan yang tingkat
ketersediaanya rendah ada pula yang telah mencukupi.
Ketersediaan obat lebih lanjut dapat diamati di Tabel 69
dalam lampiran Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
ini.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 125


2. Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Menurut
Kepemilikan/Pengelola

Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Kota Bandung bertujuan


untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat
Kota Bandung. Fasilitas tersebut dapat dipilah menurut
jumlah, jenis, maupun kepemilikannya.
Jenis fasilitas dan jumlah pelayanan kesehatan dan
tenaga kesehatan yang ada di Kota Bandung dapat dilihat
dalam table berikut.
TABEL V.1
JUMLAH SARANA DAN TENAGA KESEHATAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
NO. FASILITAS / TENAGA KESEHATAN JUMLAH
1 Rumah Sakit 31
2 Puskesmas 73
3 Klinik / Balai Pemeriksa 208
4 Rumah Bersalin 21
5 Dokter Umum 3.052
6 Dokter Spesialis 2.608
7 Dokter Gigi 1.174
8 Dokter Gigi Spesialis 399
9 Bidan Swasta 1.580
10 Apotek 627
11 Optik 63
12 Laboratorium 47
13 Toko Obat 87
14 Pengobatan Tradisional 114

Kepemilikan rumah sakit tersebut terdiri dari 3 rumah sakit


milik Pemerintah Pusat, 3 rumah sakit milik Pemerintah Kota

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 126


Bandung, 3 rumah sakit milik TNI/POLRI, 1 rumah sakit
khusus gigi milik institusi pendidikan, 21 rumah sakit milik
swasta. Fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Bandung
berdasarkan kepemilikannya banyak dimiliki oleh swasta.

GAMBAR V.1
PETA SEBARAN UPT PUSKESMAS DAN PUSKESMAS
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

3. Sarana Pelayanan kesehatan dengan Kemampuan Labkes


dan Memiliki 4 Spesialis Dasar
Laboratorium Kesehatan merupakan sarana penunjang
untuk menegakkan diagnosa seorang pasien. Fasilitas
pelayanan kesehatan dengan kemampuan laboratorium
kesehatan di Kota Bandung terdapat di 29 rumah sakit,

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 127


yang terdiri 17 rumah sakit umum dan 14 rumah sakit
khusus.
Sarana pelayanan kesehatan dengan kemampuan 4
spesialis dasar yaitu pelayanan spesialis bedah, pelayanan
spesialis penyakit dalam, pelayanan spesialis anak dan
pelayanan spesialis kandungan dan kebidanan. Kota
Bandung mempunyai 17 rumah sakit umum di mana
semuanya telah melayani 4 spesialis dasar (100,00%).

4. Posyandu Menurut Strata

Posyandu salah satu bentuk upaya kesehatan


bersumber daya masyarakat, yang dikelola dan
diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat
serta keberadaannya sudah menjadi hal yang penting di
tengah masyarakat. Tahun 2012, di Kota Bandung terdapat
1.959 Posyandu, yang berarti rata-rata terdapat 12-
13Posyandu dalam satu kelurahan di Kota Bandung.
Posyandu selain berfungsi sebagai wadah pemberdayaan
masyarakat dalam alih informasi dan keterampilan dari
petugas kepada masyarakat dan antar sesama masyarakat
juga untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dasar
terutama berkaitan dengan penurunan AKI, AKB, dan
AKABA.
Berdasarkan perkembangannya, Posyandu dibagi
dalam beberapa strata yang terdiri dari pratama, madya,
purnama, dan mandiri. Posyandu yang ada di Kota Bandung
pada tahun 2012 berjumlah 1.959 buah yang terdiri dari
Pratama sebanyak 36 buah atau 1,84 %, Madya 1.276 buah
(65,14%), Purnama 579 buah (29,56 %), Mandiri 68 buah
(3,46%).

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 128


GRAFIK V.1
POSYANDU MENURUT STRATA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

3,46 1,84

29,56 PRATAMA
MADYA
PURNAMA
MANDIRI

65,14

Sumber : Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

Bila melihat dari data tersebut di Kota Bandung masih


terdapat posyandu pratama yang perlu ditingkatkan
kegiatannya serta perlu mengembangakan strata posyandu
madya ke mandiri. Kondisi ini disebabkan masih kurangnya
masyarakat yang mengikuti dana sehat, sebagai salah satu
persyaratan untuk meningkatkan strata posyandu menjadi
posayandu strata mandiri. Upaya yang harus dilakukan
salah satunya adalah dengan mengadakan advokasi kepada
pemangku kewilayahan agar dapat mengumpulkan dana
dari masyarakat (digabung dengan iuran bulanan RT),
sehingga dana tersebut dapat diolah menjadi dana sehat.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 129


GRAFIK V.2
PERKEMBANGAN POSYANDU MENURUT STRATA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 - 2012

80
68,06 67,97
70 63,82
65,14
60 58,43
50 PRATAMA
40 MADYA
29,01 25,65 26,32 26,32
30 29,56 PURNAMA
20
9,51 MANDIRI
10 8,12
2,89 3,19 3,47
0 2,40 2,73 1,84
3,05 2,52
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Promkes Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Bila melihat kebutuhan Posyandu di Kota Bandung,


berdasarkan ketetapan rasio posyandu dan balita oleh
Depkes RI tahun 2006, maka jumlah yang ada saat ini
masih kurang. Rasio Posyandu yang ditetapkan adalah 1
Posyandu untuk 80-100 balita, sehingga jumlah ideal
Posyandu yang ada di Kota Bandung adalah 2.121 buah.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 130


GAMBAR V.2
PETA RASIO POSYANDU TERHADAP BALITA
DI KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Oleh karenanya Kota Bandung, meski kecenderungan


jumlah Posyandu meninggkat, masih terdapat kekurangan
sebanyak 162 posyandu lagi. Perkembangan jumlah
Posyandu dari tahun ke tahun dapat dilihat dari grafik di
bawah ini.
GRAFIK V.3
PERKEMBANGAN JUMLAH POSYANDU
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2008 - 2012
1.980

1.960 1.957 1.959


1.940 1.945
1.938
Jumlah Posyandu
1.920

1.900 1.903
2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Seksi Promkes Dinas Kesehatan Kota Bandung


Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 131


5. Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM)

Dalam rangka meningkatkan cakupan pelayanan


kesehatan masyarakat, berbagai upaya dilakukan dengan
memanfaatkan petensi dan sumber daya yang ada termasuk
yang bersumber daya masyarakat. Upaya kesehatan
bersumber daya masyarakat diantaranya berupa posyandu,
pos obat desa, pos kesehatan pesantren, Saka Bhakti
Husada, usaha kesehatan kerja, dana sehat, kelurahan/RW
Siaga dan lain – lain.
Jumlah kelurahan di Kota bandung sebanyak 151
kelurahan dan semuanya telah menjadi kelurahan Siaga
semenjak tahun 2007, semenjak diluncurkan Program Desa
Siaga berdasarkan Kepmenkes No. 564 tahun 2006.
Kelurahan Siaga berdasarkan Kepmenkes tersebut adalah
kelurahan yang sudah memiliki :
1. Forum masyarakat kelurahan
2. Saranayan kesdas dan rujukannya
3. UKBM
4. Upaya menciptakan terwujudnya lingkungan sehat
5. Sistem pengamatan penyakit dan faktor risiko berbasis
masyarakat
6. Sistem kesiapsiagaan penaggulangan kegawat-daruratan
dan bencana berbasis masyarakat
7. Upaya menciptakan dan terwujudnya PHBS
8. Upaya menciptakan dan terwujudnya kadarzi
Dengan 8 indikator diatas, Kelurahan Siaga di Kota
Bandung dapat mencapai strata Madya dengan 123
kelurahan, Utama 12 kelurahan, dan Siaga Pratama 16
kelurahan.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 132


Kategori kelurahan aktif di kelurahan siaga adalah
apabila memiliki sistem kesiapsiagaan penanggulangan
kegawatdaruratan dan bencana berbasis masyarakat dalam
bentuk Tagana (Taruna Siaga Bencana).
Sedangkan berdasarkan Kepmenkes 828 tahun 2008 dan
Kepmenkes 1529 tahun 2010 yang disebut Kelurahan Siaga
Aktif adalah yang sudah memenuhi 8 kriteria sebagai berikut :
1. Forum Desa / kelurahan
2. KPM/Kader Kesehatan
3. Kemudahan akses pelayanan kesehatan dasar
4. Posyandudan UKBM lainnya aktif
5. Dukungan dana kegiatan kesehatan di desa :
pemerintah desa, masyarakat, dan dunia usaha
6. Peranserta masyarakat dan organisasi
kemasyarakatan
7. Peraturan kepala desa atau peraturan bupati/walikota
8. Pembinaan PHBS rumah tangga dan tatanan lain
Bila merujuk pada 2 Kepmenkes tersebut diatas, kondisi
Kelurahan Siaga di Kota Bandung belum ada yang memenuhi
kriteria no.5 untuk menjadi Kelurahan Siga Aktif Mandiri. Pada
awalnya pembagian strata pada Kelurahan Siaga adalah
Pratama, Madya, dan Utama. Akan tetapi, berdasarkan 2
Kepmenkes terakhir pembagian strata seperti strata Posyandu :
Pratama, Madya, Purnama, dan Mandiri. Upaya yang harus
dilakukan untuk mewujudkan Kelurahan Siaga Aktif Mandiri
adalah melakukan advokasi kepada pemimpin daerah untuk
memberi dukungan dana kegiatan kesehatan di kelurahan
pemerintah desa, masyarakat, dan dunia usaha.
Adapun kondisi UKBM di Kota Bandung tahun 2012 dapat
dilihat pada table di bawah ini.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 133


TABEL V.2
JUMLAH SARANA DAN TENAGA KESEHATAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
No. JENIS UKBM JUMLAH
1 POSYANDU 1.959
2 POSBINDU (PosPembinaanTerpadu) 773
3 KelurahanSiaga 151
4 POSKESDES (PosKesehatanDesa) 151
5 POSKESTREN (PosKesehatanPesantren) 8
6 SBH (Saka Bhakti Husada) 30
7 POS UKK (Usaha Kesehatan Kerja) 2
8 DANA SEHAT 14.693
9 TOGA (TanamanObatKeluarga) 32.897
10 UKGMD (Usaha Kesehatan Gigi Masyarakata Desa) 571
11 RBM (Rehabilitasi Bersumber daya Masyarakat) 30
12 WPA (WargaPeduli AIDS) 30
Sumber : Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung
Tahun 2012

B. TENAGA KESEHATAN

Tenaga Kesehatan adalah setiap orang yang


mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki
pengetahuan dan / atau keterampilan melalui pendidikan di
bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan
kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan. Tenaga
kesehatan di Kota Bandung tersebar di berbagai sarana
pelayanan kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta.
Dibawah ini disajikan tabel tenaga kesehatan yang ada
di Kota Bandung pada tahun 2012 menurut jenis tenaga
kesehatan yang bersumber dari UPT Puskesmas, Puskesmas
Jejaring, Rumah Sakit, UPT Laboratorium Kesehatan, UPT

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 134


Pelayanan Kesehatan Mobilitas, dan Dinas Kesehatan Kota
Bandung sebagai berikut:

TABEL V.3
JUMLAH TENAGA KESEHATAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

NO JENIS TENAGA JUMLAH


1 Tenaga Medis (dr. Umum, dr. 1.871
spesialis, dr. gigi)
2 Tenaga Keperawatan (Perawat , 5.138
Bidan)
3 Tenaga Kefarmasian 797
4 Tenaga Gizi 188
5 Tenaga Kesehatan Masyarakat 50
6 Tenaga Sanitasi 111
7 Tenaga Keteknisan Medis 410
8 Fisioterapis 99

Sumber : Rumah Sakit di Kota Bandung, Seksi Data dan Informasi Kesehatan, dan
Subag Kepegawaian Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

1. Jumlah Dan Rasio Tenaga Medis (Dokter Umum, Dokter


Spesialis, Dokter Gigi) di Sarana Kesehatan

Jumlah Dokter Umum, Dokter Spesialis dan Dokter Gigi


yang ada di Kota Bandung pada tahun 2012 sebanyak 1.871
orang, bila dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ada
didapat rasio76/100.000 penduduk yang berarti 100.000
penduduk dilayani oleh 76 orang tenaga medis. Bila
dibandingkan dengan indikator Indonesia Sehat 2010 rasio ini
sudah mencapai target yaitu 40/100.000 penduduk. Jumlah dan
rasio tenaga medis dapat dilihat dari tabel berikut ini.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 135


TABEL V.4
JUMLAH DAN RASIO TENAGA MEDIS
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

NO UNIT KERJA JUMLAH


1 Dinas Kesehatan Kota Bandung 14
2 UPT Puskesmas dan Jejaring 198
3 Rumah Sakit 1.656
4 UPT Mobilitas Kesehatan 2
5 UPT Labkes 4
Total 1.874
Rasio per 100.000 Penduduki 76
Sumber : Rumah Sakit di Kota Bandung, Seksi Data dan Informasi Kesehatan, dan
Subag Kepegawaian Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Jika dirinci per tenaga medis, dari fasilitas kesehatan di


atas dan Dinas Kesehatan, maka dapat diketahui bahwa Rasio
Dokter Umum di Kota Bandung berkisar 23/100.000 penduduk,
yang berarti dalam 100.000 penduduk dilayani oleh 23 orang
dokter. Rasio Dokter Spesialis di Kota Bandung pada tahun
2012 terdapat 46/100.000 penduduk yang berarti terdapat 46
orang Dokter Spesialis dalam 100.000 penduduk Kota Bandung.
Begitu juga rasio Dokter Gigi di Kota Bandung sebesar
7/100.000 penduduk.
TABEL V.5
RASIO TENAGA DOKTER UMUM,DOKTER SPESIALIS,
DAN DOKTER GIGI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

NO JML JML DR JML


UNIT KERJA
DR UMUM SPESIALIS DR GIGI
1 Dinas Kesehatan Kota 12 0 2
Bandung
2 UPT Puskesmas dan 140 3 55
jejaring
3 UPT Mobilitas 2 0 0
Kesehatan
4 UPT Labkes 1 2 0
5 Rumah Sakit 418 1.127 111
Total 1.132 573 168
Rasio per 100.000
45 23 7
Penduduki
Sumber : Rumah Sakit di Kota Bandung, Seksi Data dan Informasi Kesehatan, dan
Subag Kepegawaian Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 136


2. Jumlah dan Rasio Tenaga Keperawatan (Bidan dan
Perawat) di Sarana Kesehatan

Tenaga keperawatan adalah perawat dan bidan.


Jumlah perawat yang ada di fasilitas kesehatan di Kota
Bandung dan Dinas Kesehaan pada Tahun 2012 terdapat
5.153 orang dan jumlah bidan sebanyak 767orang.
Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk
terdapat rasio perawat sebesar 210/100.000 penduduk,
yang berarti dalam 100.000 penduduk Kota Bandung
terdapat oleh 210 orang perawat. Sedangkan rasio tenaga
Bidan 31/100.000 penduduk yang berarti dalam 100.000
penduduk di Kota Bandung terdapat 31 bidan. Jika
dibandingkan dengan rasio bidan dari target Indonesia
Sehat 2010, angka tersebut masih belum mencapai target
yaitu 100/100.000 penduduk.

TABEL V.6
JUMLAH DAN RASIO TENAGA KEPERAWATAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

JML JML
NO UNIT KERJA
PERAWAT BIDAN
1 Dinas Kesehatan Kota 12 3
Bandung
2 UPT Puskesmas dan jejaring 213 226
3 UPT Mobilitas Kesehatan 3 0
4 UPT Labkes 1 0
5 Rumah Sakit 4.911 538
Total 4.530 767
Rasio per 100.000 Penduduki 210 31
Sumber : Rumah Sakit di Kota Bandung, Seksi Data dan Informasi Kesehatan,
dan Subag Kepegawaian Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 137


3. Jumlah dan Rasio Tenaga Kefarmasian di Sarana Kesehatan
Tenaga kefarmasian disini terdiri dari Apoteker,
Sarjana Farmasi, DIII Farmasidan Asisten Apoteker dan lain-
lain.Jumlah tenaga kefarmasian yang ada di Kota Bandung
pada Tahun 2012 terdapat 797 orang yang dalam hal ini
yang tercatat di institusi kesehatanDinas Kesehatan, UPT
Puskesmas dan jejaring, UPT Labkes, UPT Mobilitas
Kesehatan, dan 20 Rumah Sakit di Kota Bandung. Jumlah
tersebut jika dibandingkan dengan jumlah penduduk,maka
terdapat 32 orang tenaga kefarmasian dalam 100.000
penduduk Kota Bandung atau 32/100.000 penduduk.
Bila melihat tenaga kefarmasian yang ada di
puskesmas di Kota Bandung masih kurang mengingat dari
73 puskesmas yang ada tenaga kefarmasian hanya di 39
Puskesmas.

TABELV.7
JUMLAH DAN RASIO TENAGA KEFARMASIAN
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
NO UNIT KERJA JUMLAH
1 Dinas Kesehatan Kota Bandung 12
2 UPT Puskesmas dan jejaring 39
4 UPT Mobilitas Kesehatan 0
5 UPT Labkes 0
6 Rumah Sakit 746
Total 797
Rasio per 100.000 Penduduki 32/100.000
Sumber : Rumah Sakit di Kota Bandung, Seksi Data dan Informasi Kesehatan, dan
Subag Kepegawaian Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

4. Jumlah dan Rasio Tenaga Gizi di Sarana Kesehatan


Tenaga gizi yang dimaksud disini adalah sarjana gizi,
DIV Gizi, DIIIgizi dan DI gizi. Di Kota Bandung pada Tahun
2012 terdapat 188 tenaga gizi yang tersebar di berbagai
institusi. Jika tenaga gizi dibandingkan dengan jumlah

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 138


penduduk,maka rasio didapat 8 orang tenaga gizi yang ada
dalam 100.000 penduduk atau 8/100.000 penduduk.
TABEL V.8
RASIO DAN JUMLAH TENAGA GIZI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

NO UNIT KERJA JUMLAH


1 Dinas Kesehatan Kota Bandung 3
2 UPT Puskesmas dan jejaring 67
3 UPT Mobilitas Kesehatan 0
4 UPT Labkes 0
5 Rumah Sakit 118
Total 188
Rasio per 100.000 Penduduki 8
Sumber : Rumah Sakit di Kota Bandung, Seksi Data dan Informasi Kesehatan, dan
Subag Kepegawaian DinasKesehatan Kota Bandung Tahun 2012

5. Jumlah dan Rasio Tenaga Kesehatan Masyarakat dan


Sanitasi di Sarana Kesehatan
Pada Tahun 2012, di Kota Bandung tenaga kesehatan
masyarakat yang terdiri dari tenaga sanitasi Lingkungan
dan tenaga kesehatan masyarakat hanya berjumlah 74
orang. Rincian tenaga kesehatan masyarakat di Kota
Bandung Tahun 2012 dapat diamati melalui tabel berikut
ini.
TABELV.9
JUMLAH DAN RASIO TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012
NO UNIT KERJA JUMLAH
1 Dinas Kesehatan Kota Bandung 22
2 UPT Puskesmas danjejaring 2
3 UPT Moobilitas Kesehatan 0
4 UPT Labkes 0
5 Rumah Sakit 48
Total 72
Rasio per 100.000 Penduduki 3,06
Sumber : Seksi Data dan Informasi dan Subag Kepegawaian Kesehatan Dinas
Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 139


Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk, terdapat 3
orang tenaga kesehatan masyarakat dalam 100.000
pendudukatau 3/100.000 penduduk. Namun, jika
dibandingkan dengan jumlah puskesmas dan jumlah
tenaga kesehatan masyarat, maka hanya ada 2 puskesmas
yang mempunyai tenaga kesehatan masyarakat dari 73
puskesmas di Kota Bandung. Tenaga kesehatan
masyarakat yang ada masih terkonsentrasi di Dinas
Kesehatan Kota Bandung.
Pada Tahun 2012 terdapat 117 tenaga sanitasi
(kesehatan lingkungan) di Kota Bandung menurut fasilitas
kesehatannya yaitu Rumah Sakit, UPT Puskesmas dan
Puskesmas jejaring, UPT Labkes, dan UPT Mobilitas
kesehatan.
TABEL V.10
JUMLAH DAN RASIO TENAGA SANITASI
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

NO UNIT KERJA JUMLAH


1 Dinas Kesehatan Kota Bandung 6
2 UPT Puskesmas dan jejaring 59
4 UPT Mobilitas Kesahatan 0
5 UPT Labkes 0
6 Rumah Sakit 52
Total 117
Rasio per 100.000 Penduduki 5
Sumber : Rumah Sakit di Kota Bandung, Seksi Data dan Informasi Kesehatan, dan
Subag Kepegawaian Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk,


terdapat 5 orang tenaga sanitasi dalam 100.000 penduduk
atau 5/100.000 penduduk.
Untuk mendapatkan data tenaga kesehatan dan
kegiatan lainnya dari fasilitas pelayanan kesehatan swasta
dari berbagai level, perlu adanya proses pembinaan dan
standarisasi pencatatan dan pelaporannya, bila di kalangan

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 140


rumah sakit dikenal dengan SIRS (Sistem Informasi Rumah
Sakit). Rancangan sebuah sistem informasi kesehatan yang
terpadu dan menyeluruh yang didukung oleh perwal SKKB
menjadi kunci untuk mendapatkan data dan informnasi
kesehatan yang lengkap, valid, dan tepat waktu.

C. PEMBIAYAAN KESEHATAN

Anggaran kesehatan di Kota Bandung berasal dari


berbagai sumber antara lain berasal dari Pemerintah Pusat
(APBN), APBD Propinsi, APBD Kota Bandung serta pinjaman /
hibah luar negeri yang berjumlah Rp.348.640.449.109,20.
Dari Jumlah Anggaran kesehatan dengan berbagai
sumber bila dihitung perkapita terdapat Rp. 141.982,50
/jiwa.
GRAFIK V.4
PERKEMBANGAN ANGGARAN PER KAPITA
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2006 - 2012
150.000,00 141.982,50
107.560,82
100.000,00
62.449,94
83.712,94
50.000,00
48.137,04 56.278,00 44.916,64
0,00
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Anggaran Kesehatan Per Kapita

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Anggaran kesehatan yang bersumber APBD Kota bila


dibandingkan dengan anggaran keseluruhan APBD Kota
Bandung mencapai 9,59%. Adapun perkembangan
persentase anggaran kesehatan terhadap APBD dapat
diperhatikan dalam grafik berikut.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 141


GRAFIK V.5
PERKEMBANGAN PERSENTASE ANGGARAN KESEHTAN
TERHADAP APBD
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2006 - 2012
12,00

10,00
9,59
9,06
8,00 7,98 7,86
7,16
6,00 6,01

4,00
3,23
2,00

0,00
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012

Persentase Anggaran Kesehatan

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012

Berikut ini adalah tabel anggaran kesehatan dengan


berbagai sumber anggaran di Kota Bandung tahun 2012.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 142


TABEL V.11
ANGGARAN KESEHATAN DENGAN BERBAGAI SUMBER
DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012

NO SUMBER ANGGARAN JUMLAH


A APBN
1. Dinas Kesehatan 21.848.342.000,00

2 Rumah Sakit Umum Daerah Kota 9.529.196.000,00


Bandung
3 Rumah Sakit Khusus Ibu Anak 11.294.374.170
Kota Bandung
4 Rumah Sakit Gigi dan Mulut -
B APBD PROPINSI
1. Dinas Kesehatan 471.250.000,00
Bangub
2 Rumah Sakit Ujung Berung -
3 Rumah Sakit Ibu Anak Astana -
Anyar
4 Rumah Sakit Gigi dan Mulut -
C APBD KOTA
1. Dinas Kesehatan 125.379.640.986,80
Bawaku Sehat 84.677.391.859,00
2 Rumah Sakit Umum Daerah Kota 27.811.134.260,72
Bandung
3 Rumah Sakit Ibu Anak Astana 15.154.195.572.,68
Anyar
4 Rumah Sakit Gigi dan Mulut 8.919.703.446,00
D BLN
1. Dinas Kesehatan 994.292.814,00
2 Rumah Sakit Ujung Berung -
3 Rumah Sakit Ibu Anak Astana -
Anyar
4 Rumah Sakit Gigi dan Mulut -
Sumber : RSUD Kota Bandung, RSKIA Kota Bandung, RSKGM Kota Bandung,
Dan Seksi Evaluasi Program Kesehatan Dinas Kesehatan Kota
Bandung Tahun 2012

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 143


BAB VI
KESIMPULAN

Pembangunan kesehatan merupakan bidang


pembangunan strategis pembentuk Indeks Pembangunan Manusia
(IPM) yang juga kebutuhan utama masyarakat sesuai dengan
perkembangan pembangunan. Gambaran situasi kesehatan
masyarakat dankeberhasilan pembangunan kesehatan Kota Bandung
Tahun 2012 serta kaitannya dalam mewujudkan Visi Pembangunan
Kesehatan Kota Bandung yaitu “Bandung Kota Sehat yang Mandiri”
dapat diamati dari indikator pencapaian derajat kesehatan di dalam
Profil Kesehatan Kota Bandung bawah ini:

1. Indeks Kesehatan, Angka Harapan Hidup, dan Indeks


Pembangunan Manusia
Kualitas kesehatan masyarakat di wilayah tertentu
dalam waktu tertentu dapat diukur dengan menggunakan
indikator komposit yaitu Indeks Kesehatan, Angka Harapan
Hidup, dan Indeks Pembangunan Manusia. Tahun 2012 di Kota
Bandung ketiga indikator tersebut mengalami peningkatan
dibandingkan tahun sebelumnya. Indeks Kesehatan, indeks
yang menggambarkan tingkat kesehatan secara umum, di
Tahun 2012 sebesar 81,35. Angka Harapan Hidup di Tahun
2012 mencapai 73,81, sedangkan Untuk Indeks Pembangunan
Manusia mencapai 79,32 di Tahun 2012.

2. Angka Kematian atau Mortalitas


Jumlah kematian bayi menurut data yang ada dalam
Tahun 2012 di Kota Bandung menurun dibandingkan Tahun
2011. Tahun 2011 terjadi 235 kematian bayi, sedangkan di
Tahun 2012 terjadi kemaitan bayi sebanyak 148 kematian.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 144


Jumlah kematian ibudi Tahun 2012 bertamabah dibandingkan
jumlah di tahun sebelumnya. Jumlah kematian ibu di Tahun
2012 sebanyak 24 kasus kematian dan di Tahun 2011 adalah
20 kasus kematian. Adapun untuk kematian balita (12-59
bulan), di Tahun 2012 tercatat 12 kematian balita, sedangkan
di Tahun 2011 tercatat kasus kematian balita.

3. Angka Kesakitan atau Morbiditas


Dari gugus pelaporan penyakit dari puskesmas, didapat
Penyakit terbanyak yang diderita masyarakat Kota Bandung
Tahun 2012 yaitu penyakit infeksi, terutama Infeksi Saluran
Napas Atas. Beberapa situasi penyakit dalam Tahun 2012
perlu menjadi perhatian mendalam. Infeksi Menular Seksual,
Diare pada balita, HIV/AIDS (kumulatif), dan Demam Berdarah
Dengue adalah penyakit-penyakit yang mengalami kenaikan
jumlah kasus dibandingkan dengan tahun yang telah lalu.
Penyakit–penyakit yang dapat dicegah dengan
imunisasi, terutama Campak dan Diptheri yang masih terjadi,
perlu mendapat perhatian.

4. Status Gizi
Persentase gizi buruk di tahun 2012 mengalami penurunan
terhadap tahun sebelumnya, yaitudari 0,49 % pada pada
tahun 2011 menjadi 0,22%. Namun, meski demikian,terjadi
kenaikan jumlah bayi dengan berat badan bayi lahir rendah.

5. Keadaan Lingkungan
Kondisi Kesehatan lingkungan di Kota Bandung tahun
2012 mengalami penurunan yang diwakili dari indikator-
indikator cakupan indikator rumah sehat, akses masyarakat
terhadap air bersih, kepemilikan jamban sehat oleh

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 145


masyarakat, kepemilikan keluarga terhadap tempat sampah
sehat serta, SPAL sehat di masyarakat, TUPM sehat
dimasyarakat, dan persentase institusi yang dibina. Ada dua
indikator kesling diatas yang mengalami peningkatan
dibandingkan tahun lalu yaitu Rumah Sehat dan Institusi yang
dibina, sedangkan indikator lainnya mengalami penurunan.

6. Perilaku Sehat Masyarakat


Perilaku sehat masyarakat di Kota Bandung Tahun 2012
dalam tatanan Rumah Tangga (PHBS) yaitu sebesar 65,70 %.
Cakupan ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya
yang menandakan juga peningkatan kesadaran masyarakat
akan perilaku hidup bersih dan sehat di Kota Bandung. Kunci
pokok perubahan kesehatan untuk menuju kepada Visi
Pembangunan Kesehatan di Kota Bandung, “Bandung Kota
Sehat yang Mandiri”, adalah kemandirian masyarakat dalam
ber-PHBS.

7. Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan


Ketersediaan pelayanan kesehatan dasar di Kota
Bandung, berdasarkan jumlah fasilitas pelayanan
kesehatannya, seperti Rumah Sakit, Klinik Pratama (BP),
Rumah Bersalin, dan lain-lain termasuk fasilitas penunjang
kesehatan sudah cukup. Fasilitas pelayanan kesehatan
tersebut diatas merupakan kontribusi pihak swasta maupun
pemerintah. Masyarakat Kota Bandung lebih banyak
memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan swasta. Akan
tetapi, bila diamati dari perbandingan jumlah puskesmas
dengan jumlah penduduk di wilayah tertentu belum memadai.

Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 146


TABEL 1

LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA,


DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

LUAS JUMLAH JUMLAH RATA-RATA KEPADATAN


JUMLAH
NO KECAMATAN WILAYAH RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK
DESA KELURAHAN DESA+KEL. PENDUDUK
(km 2) TANGGA TANGGA per km 2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Sukasari 6,27 - 4 4 80.971 24.756 3 12.914
2 Sukajadi 4,30 - 5 5 107.134 29.520 4 24.915
3 Cicendo 6,86 - 6 6 98.608 24.701 4 14.374
4 Andir 3,71 - 6 6 96.434 25.230 4 25.993
5 Cidadap 6,11 - 3 3 57.999 16.810 3 9.492
6 Coblong 7,35 - 6 6 130.024 47.279 3 17.690
7 Bandung Wetan 3,39 - 3 3 30.767 8.021 4 9.076
8 Sumur Bandung 3,40 - 4 4 36.161 8.857 4 10.636
9 Cibeunying Kaler 4,50 - 4 4 70.111 18.841 4 15.580
10 Cibeunying Kidul 5,25 - 6 6 106.570 28.089 4 20.299
11 Kiara Condong 6,12 - 6 6 130.460 34.032 4 21.317
12 Batununggal 5,03 - 8 8 119.541 31.481 4 23.766
13 Lengkong 5,90 - 7 7 70.371 18.600 4 11.927
14 Regol 4,30 - 7 7 80.535 20.190 4 18.729
15 Astana Anyar 2,89 - 6 6 68.041 17.136 4 23.544
16 Bojongloa Kaler 3,03 - 5 5 119.025 29.381 4 39.282
17 Bojongloa Kidul 6,26 - 6 6 84.685 21.587 4 13.528
18 Babakan Ciparay 7,45 - 6 6 145.411 37.718 4 19.518
19 Bandung Kulon 6,46 - 8 8 140.780 38.489 4 21.793
20 Antapani 3,79 - 4 4 73.609 17.982 4 19.422
21 Mandalajati 6,67 - 4 4 62.850 15.899 4 9.423
22 Arcamanik 5,87 - 4 4 68.519 16.854 4 11.673
23 Ujung Berung 6,40 - 5 5 76.022 18.685 4 11.878
24 Cinambo 3,68 - 4 4 24.942 6.638 4 6.778
25 Cibiru 6,32 - 4 4 71.192 19.710 4 11.265
26 Panyileukan 5,10 - 4 4 39.787 10.344 4 7.801
27 Gedebage 9,58 - 4 4 36.656 9.334 4 3.826
28 Rancasari 7,33 - 4 4 76.014 18.471 4 10.370
29 Buah Batu 7,93 - 4 4 94.017 23.572 4 11.856
30 Bandung Kidul 6,06 - 4 4 58.281 15.365 4 9.617
JUMLAH KOTA BANDUNG 167,31 0 151 151 2.455.517 653.572 3,76 14.676

Sumber : BPS Kota Bandung Tahun 2012


TABEL 2

JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR,


RASIO BEBAN TANGGUNGAN, RASIO JENIS KELAMIN, DAN KECAMATAN
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH PENDUDUK RASIO


RASIO
JUMLAH BEBAN
NO KECAMATAN LAKI-LAKI PEREMPUAN JENIS
PENDUDUK TANG
KELAMIN
0-4 5-14 15-44 45-64 >=65 JUMLAH 0-4 5-14 15-44 45-64 >=65 JUMLAH GUNGAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 Sukasari 80.971 3.023 6.028 23.182 6.365 1.879 40.477 2.958 5.510 23.099 6.824 2.103 40.494 36,15 99,96
2 Sukajadi 107.134 4.494 8.380 30.116 8.693 2.150 53.832 4.234 7.972 29.586 8.962 2.547 53.302 38,49 100,99
3 Cicendo 98.608 4.138 8.282 26.617 8.420 2.141 49.599 4.006 7.676 25.890 8.587 2.851 49.009 41,85 101,20
4 Andir 96.434 4.115 8.181 26.032 8.464 2.217 49.008 3.909 7.546 24.702 8.609 2.661 47.426 42,22 103,33
5 Cidadap 57.999 2.244 4.498 17.013 4.609 1.239 29.603 2.123 4.249 15.982 4.652 1.390 28.396 37,25 104,25
6 Coblong 130.024 4.802 9.037 42.455 9.443 2.628 68.363 4.547 8.560 35.437 9.854 3.263 61.661 33,79 110,87
7 Bandung Wetan 30.767 998 1.962 8.774 2.622 890 15.246 965 1.922 8.586 2.811 1.238 15.521 34,99 98,22
8 Sumur Bandung 36.161 1.358 2.716 9.965 3.232 855 18.125 1.257 2.535 9.604 3.405 1.235 18.036 37,99 100,50
9 Cibeunying Kaler 70.111 2.948 5.483 20.416 5.548 1.575 35.970 2.701 5.232 18.369 5.938 1.900 34.141 39,47 105,36
10 Cibeunying Kidul 106.570 4.805 8.880 28.956 9.133 2.225 53.999 4.545 8.680 27.080 9.375 2.891 52.571 42,96 102,72
11 Kiara Condong 130.460 5.903 10.994 35.215 11.032 2.459 65.604 5.836 10.729 34.596 10.852 2.843 64.856 42,27 101,15
12 Batununggal 119.541 5.039 10.095 32.769 10.041 2.427 60.370 5.033 9.970 30.779 10.118 3.271 59.171 42,81 102,03
13 Lengkong 70.371 2.504 5.210 18.911 6.280 2.033 34.937 2.323 5.037 18.585 6.814 2.674 35.434 39,10 98,60
14 Regol 80.535 3.174 6.173 21.780 7.228 1.941 40.296 2.893 5.876 21.338 7.670 2.462 40.239 38,82 100,14
15 Astana Anyar 68.041 2.771 5.257 17.931 6.441 1.774 34.174 2.679 5.179 17.136 6.634 2.240 33.867 41,34 100,91
16 Bojongloa Kaler 119.025 5.838 10.830 32.446 9.953 2.182 61.249 5.447 10.091 29.933 9.675 2.630 57.776 45,14 106,01
17 Bojongloa Kidul 84.685 4.060 7.341 23.947 6.543 1.355 43.246 3.968 7.242 22.248 6.358 1.623 41.439 43,30 104,36
18 Babakan Ciparay 145.411 7.553 13.214 41.134 10.820 2.026 74.746 7.072 12.670 38.309 10.244 2.370 70.665 44,68 105,77
19 Bandung Kulon 140.780 6.833 12.537 39.702 10.049 1.917 71.038 6.534 12.182 39.454 9.338 2.234 69.742 42,86 101,86
20 Antapani 73.609 3.022 5.896 19.599 7.480 1.021 37.018 2.905 5.643 19.466 7.454 1.122 36.591 36,32 101,17
21 Mandalajati 62.850 3.301 5.843 16.467 5.284 1.089 31.985 2.974 5.647 15.843 5.185 1.216 30.865 46,92 103,63
22 Arcamanik 68.519 3.129 6.170 18.097 6.169 1.083 34.648 3.024 5.928 17.867 5.814 1.238 33.871 42,90 102,30
23 Ujung Berung 76.022 3.955 7.277 20.030 6.113 1.262 38.637 3.687 6.840 19.328 6.035 1.495 37.385 47,60 103,35
24 Cinambo 24.942 1.290 2.199 7.041 1.827 377 12.734 1.264 2.100 6.700 1.714 431 12.208 44,33 104,30
25 Cibiru 71.192 3.398 6.721 19.661 5.443 1.071 36.294 3.225 6.334 19.298 4.911 1.130 34.898 44,37 104,00
26 Panyileukan 39.787 1.578 3.629 10.546 3.935 433 20.122 1.529 3.366 10.860 3.424 486 19.665 38,31 102,32
27 Gedebage 36.656 1.968 3.456 9.529 2.853 515 18.321 1.814 3.386 9.751 2.708 676 18.335 47,56 99,93
28 Rancasari 76.014 3.482 6.733 19.758 6.730 1.463 38.167 3.332 6.346 19.701 6.930 1.538 37.847 43,10 100,84
29 Buah Batu 94.017 4.255 8.266 24.874 8.349 1.544 47.287 4.083 7.777 24.889 8.195 1.787 46.730 41,79 101,19
30 Bandung Kidul 58.281 2.676 5.066 15.897 4.647 965 29.250 2.593 4.814 15.931 4.553 1.140 29.031 42,05 100,75
JUMLAH KOTA BANDUNG 2.455.517 108.652 206.356 678.857 203.746 46.733 1.244.344 103.460 197.038 650.347 203.643 56.685 1.211.173 41,40 102,74
Sumber : BPS Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 3

JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

PERSENTASE JUMLAH PENDUDUK


NO KELOMPOK UMUR (TAHUN) KELOMPOK
UMUR LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6

1 0-4 8,63 108.712 103.206 211.918


2 5-9 8,61 108.813 102.547 211.360
3 10 - 14 7,81 97.629 94.144 191.773
4 15 - 19 9,17 111.269 113.951 225.220
5 20 - 24 10,31 130.003 123.107 253.110
6 25 - 29 10,34 132.013 121.802 253.815
7 30 - 34 9,20 117.290 108.595 225.885
8 35 - 39 8,07 101.646 96.429 198.075
9 40 - 44 6,99 86.816 84.832 171.648
10 45 - 49 5,82 70.684 72.118 142.802
11 50 - 54 4,87 60.051 59.462 119.513
12 55 - 59 3,63 46.000 43.169 89.169
13 60 - 64 2,26 27.062 28.446 55.508
14 65 - 69 1,81 21.211 23.157 44.368
15 70 - 74 1,19 13.631 15.536 29.167
16 75+ 1,31 13.292 18.894 32.186

JUMLAH 100,00 1.246.122 1.209.395 2.455.517

Sumber : BPS Kota Bandung Tahun 2012


TABEL 4

PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF MENURUT JENIS KELAMIN DAN KECAMATAN
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH PENDUDUK USIA 10 KE ATAS


LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
NO KECAMATAN
MELEK MELEK MELEK
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
HURUF HURUF HURUF
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Sukasari 34.570 0,00 35.018 0,00 69.589 69.335 99,64
2 Sukajadi 45.190 0,00 45.306 0,00 90.496 90.108 99,57
3 Cicendo 41.264 0,00 41.399 0,00 82.663 82.404 99,69
4 Andir 40.749 0,00 39.926 0,00 80.674 80.345 99,59
5 Cidadap 25.002 0,00 24.070 0,00 49.072 48.779 99,40
6 Coblong 59.392 0,00 53.266 0,00 112.659 112.249 99,64
7 Bandung Wetan 13.223 0,00 13.577 0,00 26.800 26.689 99,59
8 Sumur Bandung 14.923 0,00 15.137 0,00 30.060 29.977 99,72
9 Cibeunying Kaler 30.476 0,00 29.135 0,00 59.611 59.431 99,70
10 Cibeunying Kidul 44.894 0,00 44.044 0,00 88.938 88.620 99,64
11 Kiara Condong 54.088 0,00 54.002 0,00 108.090 107.738 99,67
12 Batununggal 49.759 0,00 48.870 0,00 98.629 98.369 99,74
13 Lengkong 30.153 0,00 31.112 0,00 61.266 61.112 99,75
14 Regol 34.327 0,00 34.833 0,00 69.160 68.930 99,67
15 Astana Anyar 28.876 0,00 28.800 0,00 57.676 57.461 99,63
16 Bojongloa Kaler 50.347 0,00 47.746 0,00 98.093 97.714 99,61
17 Bojongloa Kidul 35.260 0,00 33.834 0,00 69.094 68.839 99,63
18 Babakan Ciparay 60.857 0,00 57.681 0,00 118.538 117.847 99,42
19 Bandung Kulon 58.396 0,00 57.674 0,00 116.069 115.428 99,45
20 Antapani 31.180 0,00 31.196 0,00 62.376 62.224 99,76
21 Mandalajati 25.408 0,00 24.885 0,00 50.293 50.047 99,51
22 Arcamanik 27.552 0,00 27.136 0,00 54.688 54.409 99,49
23 Ujung Berung 30.160 0,00 29.545 0,00 59.705 59.409 99,50
24 Cinambo 9.971 0,00 9.662 0,00 19.632 19.502 99,34
25 Cibiru 28.568 0,00 27.741 0,00 56.309 56.031 99,51
26 Panyileukan 16.305 0,00 16.135 0,00 32.440 32.362 99,76
27 Gedebage 13.942 0,00 14.199 0,00 28.141 27.807 98,81
28 Rancasari 30.533 0,00 30.646 0,00 61.179 60.866 99,49
29 Buah Batu 39.078 0,00 39.060 0,00 78.138 77.633 99,35
30 Bandung Kidul 24.154 0,00 24.320 0,00 48.474 48.327 99,70
JUMLAH KOTA BANDUNG 1.028.597 0 0,00 1.003.642 0 0,00 2.038.551 2.029.994 99,58
Sumber : BPS Kota Bandung Tahun 2012 (diolah) 99,55
TABEL 5

PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS


MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN DAN KECAMATAN
KOTA BANDUNG
TAHUN 2011*

LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI dan PEREMPUAN

TIDAK/BEL TIDAK/BEL TIDAK/BEL


UM UM UM
NO KECAMATAN SEKOLAH AK/ SEKOLAH AK/ SEKOLAH
SMA/ UNIVERSI SMA/ SMK/ UNIVERS SMA/ SMK/ AK/ DIPLO UNIVERSI
DANTIDAK/ SD/MI SMP/ MTs DIPLOM JUMLAH DANTIDAK/ SD/MI SMP/ MTs DIPLO JUMLAH DANTIDAK/ SD/MI SMP/ MTs JUMLAH
SMK/ MA TAS MA ITAS MA MA TAS
BELUM A BELUM MA BELUM
TAMAT TAMAT TAMAT
SD/MI SD/MI SD/MI

1 2 4 5 6 7 8 9 10 12 13 14 15 16 17 18 20 21 22 23 24 25 26
1 Sukasari 1.884 5.537 4.704 14.152 2.322 5.435 34.034 2.019 6.895 5.013 13.619 2.539 4.271 34.357 3.902 12.432 9.717 27.772 4.862 9.706 68.391
2 Sukajadi 2.822 8.286 7.872 18.543 2.493 4.475 44.489 3.037 10.609 8.252 16.166 2.781 3.605 44.450 5.859 18.895 16.123 34.708 5.274 8.079 88.939
3 Cicendo 2.601 7.782 8.320 16.158 1.951 3.811 40.624 2.880 10.011 8.738 13.532 2.244 3.212 40.618 5.481 17.793 17.058 29.690 4.195 7.023 81.242
4 Andir 2.656 7.843 9.200 16.064 1.627 2.727 40.117 2.715 9.814 9.339 13.293 1.836 2.175 39.172 5.372 17.657 18.538 29.357 3.462 4.902 79.288
5 Cidadap 1.985 5.172 4.000 10.382 990 2.086 24.614 1.880 6.397 4.088 8.705 990 1.557 23.615 3.865 11.568 8.087 19.087 1.979 3.643 48.229
6 Coblong 3.212 8.559 8.641 28.229 3.071 6.759 58.471 3.455 10.714 8.543 21.253 3.302 4.993 52.260 6.668 19.273 17.184 49.482 6.373 11.752 110.732
7 Bandung Wetan 641 1.744 1.989 5.848 842 1.954 13.017 761 2.460 2.179 5.460 889 1.572 13.321 1.402 4.204 4.168 11.308 1.731 3.526 26.338
8 Sumur Bandung 864 2.064 2.788 6.743 745 1.489 14.692 1.031 2.762 2.920 5.958 829 1.351 14.851 1.895 4.826 5.708 12.701 1.574 2.840 29.543
9 Cibeunying Kaler 1.870 4.529 4.922 12.580 1.798 4.304 30.003 2.134 5.980 4.984 10.237 1.982 3.268 28.585 4.004 10.509 9.907 22.817 3.780 7.572 58.588
10 Cibeunying Kidul 2.825 7.345 8.240 19.021 2.457 4.308 44.198 3.072 9.904 8.787 15.572 2.593 3.284 43.212 5.897 17.250 17.028 34.593 5.050 7.592 87.410
11 Kiara Condong 3.775 9.646 11.610 21.835 2.441 3.942 53.249 3.981 12.653 12.592 18.321 2.607 2.828 52.982 7.756 22.298 24.202 40.156 5.048 6.771 106.231
12 Batununggal 3.019 9.260 10.683 20.067 2.219 3.740 48.987 3.379 11.877 10.950 16.609 2.404 2.728 47.947 6.397 21.137 21.633 36.676 4.623 6.468 96.935
13 Lengkong 1.582 3.624 4.841 11.550 2.116 5.973 29.686 1.700 5.196 5.268 11.186 2.558 4.618 30.525 3.282 8.820 10.109 22.736 4.674 10.590 60.211
14 Regol 2.016 5.476 6.294 13.337 2.104 4.568 33.795 2.109 7.057 6.883 12.153 2.330 3.644 34.175 4.125 12.533 13.177 25.490 4.434 8.212 67.970
15 Astana Anyar 1.744 5.433 6.347 11.257 1.232 2.415 28.428 1.857 6.650 6.559 9.931 1.328 1.931 28.256 3.601 12.083 12.906 21.188 2.560 4.346 56.685
16 Bojongloa Kaler 3.773 13.398 11.640 16.860 1.496 2.399 49.566 3.689 14.858 10.989 13.861 1.635 1.813 46.844 7.461 28.256 22.629 30.721 3.131 4.212 96.411
17 Bojongloa Kidul 2.594 9.740 7.554 11.046 1.139 2.640 34.713 2.790 10.399 7.436 9.115 1.376 2.079 33.195 5.383 20.139 14.991 20.161 2.515 4.719 67.908
18 Babakan Ciparay 4.664 20.569 14.274 16.144 1.282 2.981 59.913 4.776 21.448 13.314 13.114 1.504 2.436 56.592 9.440 42.016 27.587 29.258 2.785 5.418 116.505
19 Bandung Kulon 4.870 16.867 13.743 16.987 1.706 3.318 57.490 5.000 17.628 13.727 15.747 1.918 2.563 56.585 9.870 34.495 27.470 32.734 3.624 5.881 114.074
20 Antapani 1.726 4.226 4.753 11.195 2.466 6.330 30.696 1.848 5.454 5.547 10.146 2.977 4.634 30.607 3.574 9.681 10.300 21.341 5.443 10.964 61.303
21 Mandalajati 1.864 5.541 5.347 9.011 1.042 2.209 25.014 2.008 6.772 5.404 7.550 1.193 1.488 24.415 3.872 12.313 10.751 16.561 2.235 3.697 49.429
22 Arcamanik 1.825 4.923 5.178 8.785 1.574 4.840 27.125 2.078 6.025 5.285 7.518 2.072 3.646 26.624 3.902 10.948 10.464 16.303 3.645 8.486 53.749
23 Ujung Berung 2.237 6.296 6.502 10.333 1.465 2.859 29.692 2.337 7.739 6.580 8.716 1.606 2.008 28.987 4.574 14.035 13.083 19.049 3.071 4.868 58.679
24 Cinambo 653 1.972 2.285 3.800 338 768 9.816 710 2.518 2.522 2.708 475 546 9.479 1.363 4.490 4.807 6.508 813 1.314 19.295
25 Cibiru 2.011 5.956 6.089 10.783 1.008 2.278 28.125 2.132 7.182 6.006 9.305 1.096 1.496 27.217 4.143 13.138 12.095 20.087 2.104 3.774 55.342
26 Panyileukan 1.036 2.483 2.972 5.970 1.065 2.525 16.052 1.004 2.893 3.135 5.821 1.206 1.772 15.831 2.040 5.376 6.106 11.791 2.272 4.297 31.882
27 Gedebage 1.151 2.550 2.578 3.944 938 2.566 13.726 1.313 3.071 2.803 3.725 1.233 1.786 13.930 2.463 5.621 5.381 7.669 2.170 4.351 27.656
28 Rancasari 2.050 5.467 4.970 9.358 2.276 5.938 30.059 2.153 6.349 5.517 9.173 2.759 4.116 30.067 4.203 11.817 10.487 18.532 5.035 10.054 60.127
29 Buah Batu 2.604 7.555 6.572 11.807 2.747 7.187 38.472 2.825 8.794 7.046 11.237 3.412 5.007 38.322 5.429 16.349 13.618 23.045 6.159 12.194 76.794
30 Bandung Kidul 1.483 4.773 5.081 8.065 1.210 3.167 23.780 1.636 6.107 5.426 6.930 1.375 2.386 23.860 3.118 10.881 10.507 14.995 2.586 5.553 47.640
JUMLAH KOTA BANDUNG 68.035 204.615 199.989 379.854 50.157 109.991 1.012.643 72.308 246.219 205.832 326.662 57.049 82.812 990.882 140.343 450.834 405.821 706.517 107.207 192.803 2.003.525

Sumber : BPS Kota Bandung Tahun 2011*


TABEL 6

JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH KELAHIRAN

NO KECAMATAN NAMA PUSKESMAS LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN

HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Sukasari UPT SUKARASA 0 0 1.170 4 1.174
2 Sukajadi UPT SUKAJADI 0 0 1.771 0 1.771
3 Cicendo UPT PASIRKALIKI 0 0 1.545 1 1.546
4 Andir UPT GARUDA 0 0 1.324 15 1.339
5 Cidadap UPT CIUMBULEUIT 0 0 928 7 935
6 Coblong UPT PUTER 0 0 1.925 28 1.953
7 Bandung Wetan UPT SALAM 0 0 333 0 333
8 Sumur Bandung UPT TAMBLONG 0 0 330 4 334
9 Cibeunying Kaler UPT NEGLASARI 0 0 1.109 0 1.109
10 Cibeunying Kidul UPT PADASUKA 0 0 1.261 8 1.269
11 Kiara Condong UPT BABAKAN SARI 0 0 2.267 2 2.269
12 Batununggal UPT IBRAHIM AJI 0 0 2.272 2 2.274
13 Lengkong UPT TALAGABODAS 0 0 1.174 1 1.175
14 Regol UPT PASUNDAN 0 0 1.056 1 1.057
15 Astana Anyar UPT PAGARSIH 0 0 959 1 960
16 Bojongloa Kaler UPT CETARIP 0 0 2.294 0 2.294
17 Bojongloa Kidul UPT KOPO 0 0 1.691 7 1.698
18 Babakan Ciparay UPT CARINGIN 0 0 2.406 8 2.414
19 Bandung Kulon UPT CIBUNTU 0 0 2.653 6 2.659
20 Antapani UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 824 5 829
21 Mandalajati UPT SINDANGJAYA 0 0 785 2 787
22 Arcamanik UPT ARCAMANIK 0 0 1.113 9 1.122
23 Ujung Berung UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 0 1.348 7 1.355
24 Cinambo UPT CINAMBO 0 0 521 1 522
25 Cibiru UPT CIBIRU 0 0 1.153 4 1.157
26 Panyileukan UPT PANGHEGAR 0 0 539 0 539
27 Gedebage UPT RIUNG BANDUNG 0 0 842 1 843
28 Rancasari UPT CIPAMOKOLAN 0 0 1.405 0 1.405
29 Buah Batu UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 1.502 5 1.507
30 Bandung Kidul UPT KUJANGSARI 0 0 942 0 942
JUMLAH KOTA BANDUNG 0 0 0 0 0 0 39.442 129 39.571
ANGKA LAHIR MATI (DILAPORKAN) #DIV/0! #DIV/0! 3
Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung 2012
Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi
TABEL 7

JUMLAH KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH KEMATIAN
LAKI - LAKI PEREMPUAN LAKI - LAKI + PEREMPUAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
ANAK ANAK NEO (0-6 BAYI (7 BAYI (29 HARI- BAYI (0-11 ANAK
BAYI BALITA BAYI BALITA BALITA
BALITA BALITA HARI) HARI-28 11BULAN) BULAN) BALITA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 Sukasari UPT SUKARASA 0 0 1 1 1 3 1 4
2 Sukajadi UPT SUKAJADI 0 0 - - - 0 0 0
3 Cicendo UPT PASIRKALIKI 0 0 1 3 - 4 0 4
4 Andir UPT GARUDA 0 0 7 1 4 12 0 12
5 Cidadap UPT CIUMBULEUIT 0 0 1 - - 1 0 1
6 Coblong UPT PUTER 0 0 15 2 6 23 4 27
7 Bandung Wetan UPT SALAM 0 0 - - - 0 0 0
8 Sumur Bandung UPT TAMBLONG 0 0 7 - - 7 0 7
9 Cibeunying Kaler UPT NEGLASARI 0 0 - - - 0 0 0
10 Cibeunying Kidul UPT PADASUKA 0 0 3 - 6 9 0 9
11 Kiara Condong UPT BABAKAN SARI 0 0 6 - 4 10 1 11
12 Batununggal UPT IBRAHIM AJI 0 0 3 - 2 5 0 5
13 Lengkong UPT TALAGABODAS 0 0 - 1 - 1 0 1
14 Regol UPT PASUNDAN 0 0 2 3 - 5 0 5
15 Astana Anyar UPT PAGARSIH 0 0 1 1 - 2 0 2
16 Bojongloa Kaler UPT CETARIP 0 0 - - - 0 0 0
17 Bojongloa Kidul UPT KOPO 0 0 2 - 1 3 1 4
18 Babakan Ciparay UPT CARINGIN 0 0 1 1 - 2 0 2
19 Bandung Kulon UPT CIBUNTU 0 0 9 1 5 15 1 16
20 Antapani UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 1 - 1 2 0 2
21 Mandalajati UPT SINDANGJAYA 0 0 3 - 1 4 0 4
22 Arcamanik UPT ARCAMANIK 0 0 6 1 1 8 1 9
23 Ujung Berung UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 0 5 2 - 7 0 7
24 Cinambo UPT CINAMBO 0 0 3 - 1 4 2 6
25 Cibiru UPT CIBIRU 0 0 - - - 0 0 0
26 Panyileukan UPT PANGHEGAR 0 0 - - - 0 0 0
27 Gedebage UPT RIUNG BANDUNG 0 0 5 - 3 8 0 8
28 Rancasari UPT CIPAMOKOLAN 0 0 5 1 - 6 1 7
29 Buah Batu UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 4 2 - 6 0 6
30 Bandung Kidul UPT KUJANGSARI 0 0 1 - - 1 0 1
JUMLAH KOTA BANDUNG 0 0 0 0 0 0 92 20 36 148 12 160
ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 3,75 0,30 4,06
Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi
TABEL 8
JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH JUMLAH KEMATIAN IBU


NO KECAMATAN PUSKESMAS LAHIR KEMATIAN IBU HAMIL KEMATIAN IBU BERSALIN KEMATIAN IBU NIFAS JUMLAH KEMATIAN IBU
HIDUP < 20 Thn 20-34 Thn ≥35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn ≥35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn ≥35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn ≥35 Thn JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 Sukasari UPT SUKARASA 1.170 0 1 1 0 0 0 1 1
2 Sukajadi UPT SUKAJADI 1.771 0 0 0 0 0 0 0
3 Cicendo UPT PASIRKALIKI 1.545 1 1 0 1 1 0 2 0 2
4 Andir UPT GARUDA 1.324 1 1 0 0 0 0 1 1
5 Cidadap UPT CIUMBULEUIT 928 0 0 0 0 0 0 0
6 Coblong UPT PUTER 1.925 0 1 1 2 2 1 2 0 3
7 Bandung Wetan UPT SALAM 333 0 0 0 0 0 0 0
8 Sumur Bandung UPT TAMBLONG 330 0 0 0 0 0 0 0
9 Cibeunying Kaler UPT NEGLASARI 1.109 1 1 2 0 0 0 1 1 2
10 Cibeunying Kidul UPT PADASUKA 1.261 1 1 1 1 1 1 1 2 0 3
11 Kiara Condong UPT BABAKAN SARI 2.267 0 1 1 0 0 0 1 1
12 Batununggal UPT IBRAHIM AJI 2.272 0 0 0 0 0 0 0
13 Lengkong UPT TALAGABODAS 1.174 0 0 0 0 0 0 0
14 Regol UPT PASUNDAN 1.056 0 0 1 1 0 0 1 1
15 Astana Anyar UPT PAGARSIH 959 1 1 1 1 0 0 2 0 2
16 Bojongloa Kaler UPT CETARIP 2.294 0 0 0 0 0 0 0
17 Bojongloa Kidul UPT KOPO 1.691 0 0 1 1 0 0 1 1
18 Babakan Ciparay UPT CARINGIN 2.406 0 0 0 0 0 0 0
19 Bandung Kulon UPT CIBUNTU 2.653 0 0 0 0 0 0 0
20 Antapani UPT GRIYA ANTAPANI 824 0 0 0 0 0 0 0
21 Mandalajati UPT SINDANGJAYA 785 1 1 1 1 0 1 1 0 2
22 Arcamanik UPT ARCAMANIK 1.113 0 1 1 0 0 0 1 1
23 Ujung Berung UPT UJUNGBERUNG INDAH 1.348 0 0 0 0 0 0 0
24 Cinambo UPT CINAMBO 521 0 0 0 0 0 0 0
25 Cibiru UPT CIBIRU 1.153 0 0 1 1 0 1 0 1
26 Panyileukan UPT PANGHEGAR 539 0 0 0 0 0 0 0
27 Gedebage UPT RIUNG BANDUNG 842 0 0 0 0 0 0 0
28 Rancasari UPT CIPAMOKOLAN 1.405 0 0 1 1 0 1 0 1
29 Buah Batu UPT MARGAHAYU RAYA 1.502 0 0 0 0 0 0 0
30 Bandung Kidul UPT KUJANGSARI 942 0 1 1 1 1 0 1 1 2
JUMLAH KOTA BANDUNG 39.442 0 5 2 7 2 3 3 8 1 5 3 9 3 13 8 24
ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) 60,85
Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
Keterangan:
- Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas
- Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populasi
TABEL 9

JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) DAN AFP RATE (NON POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

AFP RATE (NON


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PENDUDUK <15 TAHUN JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO)
POLIO)

1 2 3 4 5 6
1 Sukasari UPT SUKARASA 17.519 1 5,71
2 Sukajadi UPT SUKAJADI 25.080 0,00
3 Cicendo UPT PASIRKALIKI 24.101 0,00
4 Andir UPT GARUDA 23.750 2 8,42
5 Cidadap UPT CIUMBULEUIT 13.113 1 7,63
6 UPT PUTER UPT PUTER 26.945 1 3,71
7 Bandung Wetan UPT SALAM 5.847 0,00
8 Sumur Bandung UPT TAMBLONG 7.865 0,00
9 Cibeunying Kaler UPT NEGLASARI 16.364 0,00
10 Cibeunying Kidul UPT PADASUKA 26.910 0,00
11 Kiara Condong UPT BABAKAN SARI 33.462 0,00
12 Batununggal UPT IBRAHIM AJI 30.137 1 3,32
13 Lengkong UPT TALAGABODAS 15.074 0,00
14 Regol UPT PASUNDAN 18.117 0,00
15 Astana Anyar UPT PAGARSIH 15.886 0,00
16 Bojongloa Kaler UPT CETARIP 32.206 2 6,21
17 Bojongloa Kidul UPT KOPO 22.610 1 4,42
18 Babakan Ciparay UPT CARINGIN 40.509 1 2,47
19 Bandung Kulon UPT CIBUNTU 38.087 1 2,63
20 Antapani UPT GRIYA ANTAPANI 17.466 0,00
21 Mandalajati UPT SINDANGJAYA 17.765 1 5,63
22 Arcamanik UPT ARCAMANIK 18.251 0,00
23 Ujung Berung UPT UJUNGBERUNG INDAH 21.759 0,00
24 Cinambo UPT CINAMBO 6.853 0,00
25 Cibiru UPT CIBIRU 19.679 1 5,08
26 Panyileukan UPT PANGHEGAR 10.102 0,00
27 Gedebage UPT RIUNG BANDUNG 10.623 0,00
28 Rancasari UPT CIPAMOKOLAN 19.893 0,00
29 Buah Batu UPT MARGAHAYU RAYA 24.381 1 4,10
30 Bandung Kidul UPT KUJANGSARI 15.149 0,00
JUMLAH KOTA BANDUNG 615.505 14 2,27
Sumber: Seksi Pemantau Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 10

JUMLAH KASUS BARU TB PARU DAN KEMATIAN AKIBAT TB PARU MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH KASUS TB PARU JUMLAH


PREVALENSI
JUMLAH PENDUDUK KASUS BARU + KEMATIAN AKIBAT
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU KASUS LAMA (PER 100.000 PENDUDUK)
KASUS LAMA TB PARU
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 Sukasari UPT SUKARASA 40.477 40.494 80.971 35 32 67 6 2 8 41 34 75 101 84 93 1
2 Sukajadi UPT SUKAJADI 53.832 53.302 107.134 40 42 82 2 1 3 42 43 85 78 81 79 0
3 Cicendo UPT PASIRKALIKI 49.599 49.009 98.608 57 47 104 2 1 3 59 48 107 119 98 109 2
4 Andir UPT GARUDA 49.008 47.426 96.434 87 66 153 8 6 14 95 72 167 194 152 173 2
5 Cidadap UPT CIUMBULEUIT 29.603 28.396 57.999 23 14 37 1 0 1 24 14 38 81 49 66 1
6 Coblong UPT PUTER 68.363 61.661 130.024 61 56 117 1 1 2 62 57 119 91 92 92 0
7 Bandung Wetan UPT SALAM 15.246 15.521 30.767 17 23 40 2 0 2 19 23 42 125 148 137 0
8 Sumur Bandung UPT TAMBLONG 18.125 18.036 36.161 26 11 37 3 1 4 29 12 41 160 67 113 0
9 Cibeunying Kaler UPT NEGLASARI 35.970 34.141 70.111 7 10 17 0 0 0 7 10 17 19 29 24 0
10 Cibeunying Kidul UPT PADASUKA 53.999 52.571 106.570 41 38 79 6 2 8 47 40 87 87 76 82 1
11 Kiara Condong UPT BABAKAN SARI 65.604 64.856 130.460 51 48 99 2 7 9 53 55 108 81 85 83 1
12 Batununggal UPT IBRAHIM AJI 60.370 59.171 119.541 76 76 152 4 8 12 80 84 164 133 142 137 0
13 Lengkong UPT TALAGABODAS 34.937 35.434 70.371 32 27 59 4 1 5 36 28 64 103 79 91 3
14 Regol UPT PASUNDAN 40.296 40.239 80.535 73 58 131 17 2 19 90 60 150 223 149 186 0
15 Astana Anyar UPT PAGARSIH 34.174 33.867 68.041 44 37 81 4 3 7 48 40 88 140 118 129 1
16 Bojongloa Kaler UPT CETARIP 61.249 57.776 119.025 86 63 149 8 4 12 94 67 161 153 116 135 0
17 Bojongloa Kidul UPT KOPO 43.246 41.439 84.685 54 36 90 4 3 7 58 39 97 134 94 115 2
18 Babakan Ciparay UPT CARINGIN 74.746 70.665 145.411 128 106 234 12 15 27 140 121 261 187 171 179 1
19 Bandung Kulon UPT CIBUNTU 71.038 69.742 140.780 101 96 197 5 7 12 106 103 209 149 148 148 1
20 Antapani UPT GRIYA ANTAPANI 37.018 36.591 73.609 26 18 44 4 4 8 30 22 52 81 60 71 0
21 Mandalajati UPT SINDANGJAYA 31.985 30.865 62.850 26 20 46 2 3 5 28 23 51 88 75 81 1
22 Arcamanik UPT ARCAMANIK 34.648 33.871 68.519 24 16 40 1 0 1 25 16 41 72 47 60 0
23 Ujung Berung UPT UJUNGBERUNG INDAH 38.637 37.385 76.022 27 15 42 2 2 4 29 17 46 75 45 61 0
24 Cinambo UPT CINAMBO 12.734 12.208 24.942 5 5 10 0 0 0 5 5 10 39 41 40 0
25 Cibiru UPT CIBIRU 36.294 34.898 71.192 40 29 69 5 1 6 45 30 75 124 86 105 0
26 Panyileukan UPT PANGHEGAR 20.122 19.665 39.787 12 7 19 0 2 2 12 9 21 60 46 53 0
27 Gedebage UPT RIUNG BANDUNG 18.321 18.335 36.656 13 18 31 3 1 4 16 19 35 87 104 95 0
28 Rancasari UPT CIPAMOKOLAN 38.167 37.847 76.014 40 45 85 1 1 2 41 46 87 107 122 114 1
29 Buah Batu UPT MARGAHAYU RAYA 47.287 46.730 94.017 45 41 86 3 1 4 48 42 90 102 90 96 0
30 Bandung Kidul UPT KUJANGSARI 29.250 29.031 58.281 35 24 59 0 0 0 35 24 59 120 83 101 0
JUMLAH KOTA BANDUNG 1.244.344 1.211.173 2.455.517 1.332 1.124 2.456 112 79 191 1.444 1.203 2.647 116 99 108 0 0 18

ANGKA INSIDENS PER 100.000 PENDUDUK 107,04 92,80 100,02 KEMATIAN PER 100.000 PENDUDUK 0,00 0,00 0,73
TABEL 10

JUMLAH KASUS BARU TB PARU DAN KEMATIAN AKIBAT TB PARU MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH
JUMLAH KASUS
KASUS TB
TB PARU
PARU JUMLAH
JUMLAH
PREVALENSI
JUMLAH PENDUDUK KASUS BARU + KEMATIAN AKIBAT
NO FASILITAS KESEHATAN LAIN KASUS BARU KASUS LAMA (PER 100.000 PENDUDUK)
KASUS LAMA TB PARU
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

1 RUMAH SAKIT 1.654 1.533 3.187 137 96 233 1.791 1.629 3.420 21

2 LAPAS/RUTAN 13 2 15 6 0 6 19 2 21 0

3 BBKPM 164 152 316 6 4 10 170 156 326 4

4 BP SWASTA 4 1 5 0 1 1 4 2 6 0

JUMLAH DARI FASILITAS KESEHATAN LAIN 1.835 1.688 3.523 149 101 250 1.984 1.789 3.773 25
JUMLAH 3.167 2.812 5.979 261 180 441 3.428 2.992 6.420 43
Sumber: Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit 2012
Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
Catatan : Jumlah kolom 6 = jumlah kolom 7 pada Tabel 1, yaitu sebesar: 2.455.517
TABEL 11

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

TB PARU
JUMLAH PERKIRAAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU KLINIS BTA (+) ANGKA PENEMUAN KASUS (CDR)

L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 SUKASARI UPT SUKARASA 35 32 67 18 20 38 17 12 29 48,57 37,50 32,95
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 40 42 82 18 22 40 22 20 42 55,00 47,62 36,21
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 57 47 104 27 27 54 30 20 50 52,63 42,55 47,17
4 ANDIR UPT GARUDA 87 66 153 29 36 65 58 30 88 66,67 45,45 84,62
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 23 14 37 16 8 24 7 6 13 30,43 42,86 20,63
6 UPT PUTER UPT PUTER 61 56 117 30 31 61 31 25 56 50,82 44,64 39,72
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 17 23 40 8 10 18 9 13 22 52,94 56,52 66,67
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 26 11 37 12 5 17 14 6 20 53,85 54,55 52,63
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 7 10 17 5 6 11 2 4 6 28,57 40,00 7,89
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 41 38 79 17 18 35 24 20 44 58,54 52,63 37,93
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 51 48 99 28 31 59 23 17 40 45,10 35,42 28,37
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 76 76 152 43 51 94 33 25 58 43,42 32,89 44,62
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 32 27 59 20 15 35 12 12 24 37,50 44,44 31,17
14 REGOL UPT PASUNDAN 73 58 131 32 29 61 41 29 70 56,16 50,00 79,55
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 44 37 81 24 21 45 20 16 36 45,45 43,24 48,65
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 86 63 149 42 26 68 44 37 81 51,16 58,73 62,31
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 54 36 90 30 13 43 24 23 47 44,44 63,89 51,09
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 128 106 234 65 67 132 63 39 102 49,22 36,79 64,15
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 101 96 197 54 48 102 47 48 95 46,53 50,00 62,09
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 26 18 44 12 6 18 14 12 26 53,85 66,67 32,50
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 26 20 46 11 11 22 15 9 24 57,69 45,00 35,82
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 24 16 40 16 15 31 15 4 19 62,50 25,00 26,03
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 27 15 42 6 7 13 14 7 21 51,85 46,67 26,25
24 CINAMBO UPT CINAMBO 5 5 10 4 4 8 6 2 8 120,00 40,00 30,77
25 CIBIRU UPT CIBIRU 40 29 69 11 13 24 24 13 37 60,00 44,83 49,33
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 12 7 19 7 0 7 8 10 18 66,67 142,86 43,90
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 13 18 31 14 18 32 6 11 17 46,15 61,11 44,74
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 40 45 85 27 28 55 13 11 24 32,50 24,44 30,00
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 45 41 86 26 26 52 15 16 31 33,33 39,02 30,39
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 35 24 59 12 7 19 17 8 25 48,57 33,33 39,68
JUMLAH KOTA BANDUNG 1.332 1.124 2.456 664 619 1.283 668 505 1.173 50,15 44,93 47,76
JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012
TB PARU
JUMLAH PERKIRAAN
NO FASILITAS KESEHATAN LAIN KASUS BARU KLINIS BTA (+) ANGKA PENEMUAN KASUS (CDR)

L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

1 RUMAH SAKIT 1308 1223 2531 346 310 656

2 LAPAS/RUTAN 3 1 4 10 1 11

3 BBKPM 108 105 213 56 47 103

4 BP SWASTA 2 0 2 2 1 3
JUMLAH 1.421 1.329 2.750 414 359 773
JUMLAH KOTA BANDUNG 2.085 1.948 4.033 1.082 864 1.946 79,23

Sumber: Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 12

JUMLAH KASUS DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

TB PARU
BTA (+) DIOBATI KESEMBUHAN PENGOBATAN LENGKAP ANGKA KESUKSESAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P L P L+P L P L+P (SUCCESS RATE/SR)
JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 SUKASARI UPT SUKARASA 18 11 29 0,00 0,00 21 72,41 0,00 0,00 6 20,69 0,00 0,00 93,10
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 5 20 25 0,00 0,00 19 76,00 0,00 0,00 3 12,00 0,00 0,00 88,00
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 30 25 55 0,00 0,00 45 81,82 0,00 0,00 0 0,00 0,00 0,00 81,82
4 ANDIR UPT GARUDA 44 52 96 0,00 0,00 72 75,00 0,00 0,00 9 9,38 0,00 0,00 84,38
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 11 7 18 0,00 0,00 11 61,11 0,00 0,00 1 5,56 0,00 0,00 66,67
6 UPT PUTER UPT PUTER 32 11 43 0,00 0,00 26 60,47 0,00 0,00 7 16,28 0,00 0,00 76,74
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 6 7 13 0,00 0,00 6 46,15 0,00 0,00 1 7,69 0,00 0,00 53,85
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 17 10 27 0,00 0,00 15 55,56 0,00 0,00 4 14,81 0,00 0,00 70,37
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 4 5 9 0,00 0,00 5 55,56 0,00 0,00 1 11,11 0,00 0,00 66,67
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 34 17 51 0,00 0,00 21 41,18 0,00 0,00 15 29,41 0,00 0,00 70,59
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 22 25 47 0,00 0,00 27 57,45 0,00 0,00 12 25,53 0,00 0,00 82,98
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 25 29 54 0,00 0,00 39 72,22 0,00 0,00 9 16,67 0,00 0,00 88,89
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 17 19 36 0,00 0,00 22 61,11 0,00 0,00 5 13,89 0,00 0,00 75,00
14 REGOL UPT PASUNDAN 35 20 55 0,00 0,00 36 65,45 0,00 0,00 11 20,00 0,00 0,00 85,45
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 22 16 38 0,00 0,00 23 60,53 0,00 0,00 10 26,32 0,00 0,00 86,84
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 44 23 67 0,00 0,00 42 62,69 0,00 0,00 6 8,96 0,00 0,00 71,64
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 32 20 52 0,00 0,00 43 82,69 0,00 0,00 3 5,77 0,00 0,00 88,46
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 46 43 89 0,00 0,00 48 53,93 0,00 0,00 13 14,61 0,00 0,00 68,54
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 50 58 108 0,00 0,00 85 78,70 0,00 0,00 13 12,04 0,00 0,00 90,74
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 7 6 13 0,00 0,00 8 61,54 0,00 0,00 0 0,00 0,00 0,00 61,54
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 12 10 22 0,00 0,00 12 54,55 0,00 0,00 5 22,73 0,00 0,00 77,27
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 6 7 13 0,00 0,00 10 76,92 0,00 0,00 0 0,00 0,00 0,00 76,92
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 11 8 19 0,00 0,00 17 89,47 0,00 0,00 1 5,26 0,00 0,00 94,74
24 CINAMBO UPT CINAMBO 6 1 7 0,00 0,00 7 100,00 0,00 0,00 0 0,00 0,00 0,00 100,00
25 CIBIRU UPT CIBIRU 21 22 43 0,00 0,00 35 81,40 0,00 0,00 3 6,98 0,00 0,00 88,37
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 5 8 13 0,00 0,00 10 76,92 0,00 0,00 2 15,38 0,00 0,00 92,31
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 5 2 7 0,00 0,00 5 71,43 0,00 0,00 1 14,29 0,00 0,00 85,71
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 9 7 16 0,00 0,00 13 81,25 0,00 0,00 1 6,25 0,00 0,00 87,50
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 21 14 35 0,00 0,00 30 85,71 0,00 0,00 1 2,86 0,00 0,00 88,57
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 21 10 31 0,00 0,00 19 61,29 0,00 0,00 8 25,81 0,00 0,00 87,10
JUMLAH KOTA BANDUNG 618 513 1.131 0 0,00 0 0,00 772 68,26 0 0,00 0 0,00 151 13,35 0,00 0,00 81,61

TB PARU
BTA (+) DIOBATI KESEMBUHAN PENGOBATAN LENGKAP ANGKA KESUKSESAN
NO FASILITAS KESEHATAN LAIN
L P L+P L P L+P L P L+P (SUCCESS RATE/SR)
JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 RUMAH SAKIT 617 311 50,41 132 21,39 71,80
2 LAPAS/RUTAN 19 11 57,89 1 5,26 63,16
3 BBKPM 143 96 67,13 8 5,59 72,73
4 BP SWASTA 0 0 0,00 0 0,00 0,00
JUMLAH FASILITAS KESEHATAN LAIN 779 418 53,66 141 18,10 71,76
JUMLAH KASUS DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH 1.910 0 0 0 0 1.190 TB PARU


62,30 292 15,29 77,59
Sumber: Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 13

PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

PNEUMONIA PADA BALITA


JUMLAH BALITA PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PERKIRAAN PENDERITA
L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 SUKASARI UPT SUKARASA 3.023 2.958 5.981 302 296 598 0,0 0,0 839 140,28
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 4.494 4.234 8.728 449 423 873 0,0 0,0 248 28,42
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 4.138 4.006 8.144 414 401 814 0,0 0,0 1.407 172,77
4 ANDIR UPT GARUDA 4.115 3.909 8.023 411 391 802 0,0 0,0 928 115,66
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 2.244 2.123 4.367 224 212 437 0,0 0,0 186 42,59
6 COBLONG UPT PUTER 4.802 4.547 9.349 480 455 935 0,0 0,0 1.765 188,79
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 998 965 1.963 100 97 196 0,0 0,0 426 217,03
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 1.358 1.257 2.614 136 126 261 0,0 0,0 362 138,46
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 2.948 2.701 5.649 295 270 565 0,0 0,0 107 18,94
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 4.805 4.545 9.350 481 454 935 0,0 0,0 378 40,43
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 5.903 5.836 11.739 590 584 1.174 0,0 0,0 600 51,11
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 5.039 5.033 10.072 504 503 1.007 0,0 0,0 1.005 99,79
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 2.504 2.323 4.827 250 232 483 0,0 0,0 664 137,56
14 REGOL UPT PASUNDAN 3.174 2.893 6.068 317 289 607 0,0 0,0 766 126,24
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 2.771 2.679 5.450 277 268 545 0,0 0,0 574 105,33
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 5.838 5.447 11.284 584 545 1.128 0,0 0,0 405 35,89
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 4.060 3.968 8.028 406 397 803 0,0 0,0 839 104,51
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 7.553 7.072 14.625 755 707 1.463 0,0 0,0 777 53,13
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 6.833 6.534 13.368 683 653 1.337 0,0 0,0 685 51,24
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 3.022 2.905 5.927 302 291 593 0,0 0,0 339 57,20
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 3.301 2.974 6.275 330 297 628 0,0 0,0 533 84,94
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 3.129 3.024 6.153 313 302 615 0,0 0,0 285 46,32
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 3.955 3.687 7.642 395 369 764 0,0 0,0 178 23,29
24 CINAMBO UPT CINAMBO 1.290 1.264 2.554 129 126 255 0,0 0,0 133 52,08
25 CIBIRU UPT CIBIRU 3.398 3.225 6.624 340 323 662 0,0 0,0 452 68,24
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 1.578 1.529 3.107 158 153 311 0,0 0,0 422 135,84
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 1.968 1.814 3.781 197 181 378 0,0 0,0 122 32,27
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 3.482 3.332 6.814 348 333 681 0,0 0,0 628 92,16
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 4.255 4.083 8.337 425 408 834 0,0 0,0 834 100,03
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 2.676 2.593 5.269 268 259 527 0,0 0,0 1.733 328,92
JUMLAH (KAB/KOTA) 108.652 103.460 212.111 10.865 10.346 21.211 0 0,0 0 0,0 18.620 87,78
Sumber: Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 14

JUMLAH KASUS BARU HIV, AIDS, DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH KASUS BARU


JUMLAH KEMATIAN AKIBAT
INFEKSI MENULAR SEKSUAL
NO KECAMATAN PUSKESMAS HIV AIDS AIDS
LAINNYA
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 0 0 0
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 0 0 0
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 0 0 0
4 ANDIR UPT GARUDA 0 0 935 0
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 0 0 0
6 COBLONG UPT PUTER 0 0 0 0
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 0 46 0
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 0 0 0
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 0 5 0
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 0 109 0
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 0 0 0
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 0 5 0
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 0 2 0
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 0 245 0
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0 0 0 0
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 0 0 0
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 0 30 0
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 0 0 0
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 0 0 0
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 0 0
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 0 0 0
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 0 0 0
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 0 0 0
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 0 42 0
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 0 0 0
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 0 0 0
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 0 0 0
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 0 0 0
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 0 0
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 72 62 134 69 25 94 665 754 1.419 0 0 14
Sumber: Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
Ket: Jumlah kasus baru adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 15

PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV-AIDS MENURUT JENIS KELAMIN


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

DONOR DARAH
NO UNIT TRANSFUSI DARAH SAMPEL DARAH DIPERIKSA POSITIF HIV
JUMLAH PENDONOR
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

PALANG MERAH INDONESIA


1 78.320 27.435 105.755 77.193 98,56 27.370 99,76 104.563 98,87 375 0,49 116 0,42 491 0,47
(PMI) KOTA BANDUNG

JUMLAH 78.320 27.435 105.755 77.193 98,56 27.370 99,76 104.563 98,87 375 0,49 116 0 491 0,47

Sumber: Palang Merah Indonesia Kota Bandung Tahun 2012


TABEL 16

KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

DIARE
JUMLAH PENDUDUK DIARE DITANGANI
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PERKIRAAAN KASUS
L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 SUKASARI UPT SUKARASA 40.477 40.494 80.971 1.712 1.713 3.425 0 0 3.535 103,21
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 53.832 53.302 107.134 2.277 2.255 4.532 0 0 2.367 52,23
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 49.599 49.009 98.608 2.098 2.073 4.171 0 0 2.182 52,31
4 ANDIR UPT GARUDA 49.008 47.426 96.434 2.073 2.006 4.079 0 0 3.115 76,36
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 29.603 28.396 57.999 1.252 1.201 2.453 0 0 1.393 56,78
6 COBLONG UPT PUTER 68.363 61.661 130.024 2.892 2.608 5.500 0 0 4.204 76,44
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 15.246 15.521 30.767 645 657 1.301 0 0 2.579 198,16
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 18.125 18.036 36.161 767 763 1.530 0 0 1.512 98,85
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 35.970 34.141 70.111 1.522 1.444 2.966 0 0 749 25,26
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 53.999 52.571 106.570 2.284 2.224 4.508 0 0 2.357 52,29
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 65.604 64.856 130.460 2.775 2.743 5.518 0 0 1.872 33,92
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 60.370 59.171 119.541 2.554 2.503 5.057 0 0 3.463 68,48
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 34.937 35.434 70.371 1.478 1.499 2.977 0 0 2.884 96,89
14 REGOL UPT PASUNDAN 40.296 40.239 80.535 1.705 1.702 3.407 0 0 2.359 69,25
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 34.174 33.867 68.041 1.446 1.433 2.878 0 0 4.217 146,52
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 61.249 57.776 119.025 2.591 2.444 5.035 0 0 2.055 40,82
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 43.246 41.439 84.685 1.829 1.753 3.582 0 0 1.889 52,73
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 74.746 70.665 145.411 3.162 2.989 6.151 0 0 3.757 61,08
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 71.038 69.742 140.780 3.005 2.950 5.955 0 0 4.750 79,76
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 37.018 36.591 73.609 1.566 1.548 3.114 0 0 1.827 58,68
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 31.985 30.865 62.850 1.353 1.306 2.659 0 0 2.830 106,45
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 34.648 33.871 68.519 1.466 1.433 2.898 0 0 826 28,50
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 38.637 37.385 76.022 1.634 1.581 3.216 0 0 1.105 34,36
24 CINAMBO UPT CINAMBO 12.734 12.208 24.942 539 516 1.055 0 0 1.167 110,61
25 CIBIRU UPT CIBIRU 36.294 34.898 71.192 1.535 1.476 3.011 0 0 2.062 68,47
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 20.122 19.665 39.787 851 832 1.683 0 0 1.792 106,48
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 18.321 18.335 36.656 775 776 1.551 0 0 1.055 68,04
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 38.167 37.847 76.014 1.614 1.601 3.215 0 0 2.025 62,98
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 47.287 46.730 94.017 2.000 1.977 3.977 0 0 1.469 36,94
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 29.250 29.031 58.281 1.237 1.228 2.465 0 0 2.697 109,40
JUMLAH KOTA BANDUNG 1.244.344 1.211.173 2.455.517 52.636 51.233 103.868 0 0,0 0 0,0 70.094 67,48
Sumber: Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 17

JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

KASUS BARU
Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah
NO KECAMATAN PUSKESMAS PB + MB
0-14 TAHUN ≥ 15 TAHUN JUMLAH 0-14 TAHUN ≥ 15 TAHUN JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 ANDIR UPT GARUDA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 UPT PUTER UPT PUTER 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 0 0 0 0 0 2 2 2 0 2 2 0 2
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 0 1
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 1 4 3 1 4 3 1 4
ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE ) PER 100.000 PENDUDUK 0,24 0,08 0,16

Sumber: Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 18

KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

KASUS BARU
PENDERITA KUSTA 0-14 TAHUN CACAT TINGKAT 2
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA KUSTA
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SUKASARI UPT SUKARASA - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
4 ANDIR UPT GARUDA - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
6 COBLONG UPT PUTER - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 2 - 2 - 0,00 - #DIV/0! - 0,00 0,00 #DIV/0! - 0,00
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
14 REGOL UPT PASUNDAN - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 1 - 1 - 0,00 - #DIV/0! - 0,00 1 100,00 #DIV/0! 1 100,00
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH - 1 1 - #DIV/0! - 0,00 - 0,00 #DIV/0! 0,00 - 0,00
24 CINAMBO UPT CINAMBO - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
25 CIBIRU UPT CIBIRU - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 3 1 4 - 0,00 - 0,00 - 0,00 1 33,33 - 0,00 1 25,00
Sumber: Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 19

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

KASUS TERCATAT
NO KECAMATAN PUSKESMAS PB MB JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 0 0 0 0
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 0 0 0 0
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 0 0 0 0
4 ANDIR UPT GARUDA 0 0 0 0 0
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 0 0 0 0
6 COBLONG UPT PUTER 0 0 0 0 0
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 0 0 0 0
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 0 0 0 0
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 1 1 0 1 1
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 0 0 0 0
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 2 2 2 0 2
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 0 0 0 0
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 0 0 0 0
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 0 0 0 0
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0 0 0 0 0
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 0 0 0 0
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 1 1 0 1 1
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 0 0 0 0
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 0 0 0 0
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 0 0 0
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 1 1 1 0 1
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 0 0 0 0
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 1 1 0 1 1
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 0 0 0 0
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 0 0 0 0
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 0 0 0 0
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 0 0 0 0
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 0 0 0 0
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 0 0 0
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 3 3 6 3 3 6
ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK 0,02 0,02 0,02
Sumber: Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 20

PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

KUSTA (PB) KUSTA (MB)


PENDERITA PB RFT PB PENDERITA MB RFT MB
NO KECAMATAN PUSKESMAS
2011 L P L+P 2010 L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
4 ANDIR UPT GARUDA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 COBLONG UPT PUTER 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 1 1 100,00 #DIV/0! 1 100,00
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 1 #DIV/0! 1 100,00 1 100,00
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 1 1 100,00 #DIV/0! 1 100,00
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 2 1 3 2 100,00 1 100,00 3 100,00

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 21

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH KASUS PD3I


DIFTERI TETANUS (NON NEONATORUM) TETANUS NEONATORUM
NO KECAMATAN PUSKESMAS PERTUSIS
JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS
MENINGGAL MENINGGAL MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 ANDIR UPT GARUDA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 UPT PUTER UPT PUTER 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 3 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
CASE FATALITY RATE (%) 0 #DIV/0! #DIV/0!
Sumber: Seksi Pemantau Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 22
JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH KASUS PD3I


CAMPAK
NO KECAMATAN PUSKESMAS POLIO HEPATITIS B
JUMLAH KASUS
MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 SUKASARI UPT SUKARASA 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 ANDIR UPT GARUDA 1 4 5 0 0 0 0 0 0 0
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0
6 UPT PUTER UPT PUTER 9 15 24 0 0 0 0 0 0 0
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 20 7 27 0 0 0 0 0 0 0
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 4 5 9 0 0 0 0 0 0 0
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 1 3 4 0 0 0 0 0 0 0
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 12 5 17 0 0 0 0 0 0 0
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 35 24 59 0 0 0 0 0 0 0
14 REGOL UPT PASUNDAN 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 4 7 11 0 0 0 0 0 0 0
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 2 2 4 0 0 0 0 0 0 0
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 2 3 5 0 0 0 0 0 0 0
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 9 12 21 0 0 0 0 0 0 0
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 12 9 21 0 0 0 0 0 0 0
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 14 10 24 0 0 0 0 0 0 0
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 2 5 7 0 0 0 0 0 0 0
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0
24 CINAMBO UPT CINAMBO 12 5 17 0 0 0 0 0 0 0
25 CIBIRU UPT CIBIRU 2 1 3 0 0 0 0 0 0 0
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 3 0 3 0 0 0 0 0 0 0
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 14 9 23 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH KOTA BANDUNG 152 122 274 0 0 0 0 0 0 0
CASE FATALITY RATE (%) 0,0
Sumber: Seksi Pemantau Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
KETERANGAN :
1 Kasus Campak : Sumber dari Laporan rutin bulanan C1 Campak data adalah Campak klinis belum di konfirmasi
2 Kasus Hepatitis B : dari laporan LB RS. Dari STP RS & STP Puskesmas hanya laporan hepatitis saja tidak spesifik
TABEL 23

JUMLAH KASUS DBD MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH KASUS MENINGGAL CFR (%)
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA 133 134 267 0 0 0 0,00 0,00 0,00
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 105 102 207 0 0 0 0,00 0,00 0,00
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 97 88 185 1 0 1 1,03 0,00 0,54
4 ANDIR UPT GARUDA 70 67 137 0 2 2 0,00 2,99 1,46
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 80 53 133 0 0 0 0,00 0,00 0,00
6 COBLONG UPT PUTER 144 159 303 1 0 1 0,69 0,00 0,33
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 31 58 89 0 0 0 0,00 0,00 0,00
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 47 41 88 0 0 0 0,00 0,00 0,00
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 92 80 172 0 1 1 0,00 1,25 0,58
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 109 98 207 0 1 1 0,00 1,02 0,48
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 115 121 236 2 0 2 1,74 0,00 0,85
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 106 87 193 1 0 1 0,94 0,00 0,52
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 143 116 259 0 0 0 0,00 0,00 0,00
14 REGOL UPT PASUNDAN 93 71 164 0 0 0 0,00 0,00 0,00
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 53 59 112 0 0 0 0,00 0,00 0,00
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 65 66 131 0 0 0 0,00 0,00 0,00
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 43 41 84 0 0 0 0,00 0,00 0,00
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 87 70 157 0 0 0 0,00 0,00 0,00
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 85 74 159 1 0 1 1,18 0,00 0,63
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 110 122 232 0 0 0 0,00 0,00 0,00
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 51 45 96 0 0 0 0,00 0,00 0,00
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 112 93 205 0 0 0 0,00 0,00 0,00
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 67 64 131 0 0 0 0,00 0,00 0,00
24 CINAMBO UPT CINAMBO 23 24 47 0 0 0 0,00 0,00 0,00
25 CIBIRU UPT CIBIRU 79 57 136 0 0 0 0,00 0,00 0,00
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 62 62 124 0 1 1 0,00 1,61 0,81
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 40 48 88 0 0 0 0,00 0,00 0,00
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 126 103 229 0 0 0 0,00 0,00 0,00
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 234 173 407 0 0 0 0,00 0,00 0,00
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 60 58 118 0 0 0 0,00 0,00 0,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 2.662 2.434 5.096 6 5 11 5,58 6,87 6,20
INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK 213,93 200,96 207,53
Sumber: Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 24

KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

MALARIA
PENDERITA
NO KECAMATAN PUSKESMAS TANPA PEMERIKSAAN DENGAN PEMERIKSAAN MENINGGAL CFR
SEDIAAN DARAH SEDIAAN DARAH
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 ANDIR UPT GARUDA 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 UPT PUTER UPT PUTER 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 1 12 13 0 0 0 0,0 0,0 0,0
ANGKA KESAKITAN (API) PER 1.000 PENDUDUK 0,00 0,01 0,01
Sumber: Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 25

PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

PENDERITA FILARIASIS
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU DITEMUKAN JUMLAH SELURUH KASUS*
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 1 1 1 1
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 1 1 1 1
4 ANDIR UPT GARUDA 0
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0
6 COBLONG UPT PUTER 0
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0
14 REGOL UPT PASUNDAN 0
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 1
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 2
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 1
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 1
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 1
25 CIBIRU UPT CIBIRU 1 1 1 1
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 1 2 3 1 2 9
ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA) 0,08 0,17 0,37
Sumber: Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
* Kasus ditemukan sejak tahun 2008
TABEL 26

BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012
BAYI BARU LAHIR DITIMBANG BBLR
JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SUKASARI UPT SUKARASA 1.170 #DIV/0! #DIV/0! 1.162 99,32 #DIV/0! #DIV/0! 21 1,81
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 1.771 #DIV/0! #DIV/0! 1.751 98,87 #DIV/0! #DIV/0! 45 2,57
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 1.545 #DIV/0! #DIV/0! 1.543 99,87 #DIV/0! #DIV/0! 10 0,65
4 ANDIR UPT GARUDA 1.324 #DIV/0! #DIV/0! 1.326 100,15 #DIV/0! #DIV/0! 51 3,85
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 928 #DIV/0! #DIV/0! 913 98,38 #DIV/0! #DIV/0! 11 1,20
6 UPT PUTER UPT PUTER 1.925 #DIV/0! #DIV/0! 1.945 101,04 #DIV/0! #DIV/0! 32 1,65
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 333 #DIV/0! #DIV/0! 333 100,00 #DIV/0! #DIV/0! 4 1,20
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 330 #DIV/0! #DIV/0! 323 97,88 #DIV/0! #DIV/0! 14 4,33
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 1.109 #DIV/0! #DIV/0! 1.109 100,00 #DIV/0! #DIV/0! 11 0,99
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 1.261 #DIV/0! #DIV/0! 1.264 100,24 #DIV/0! #DIV/0! 29 2,29
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 2.267 #DIV/0! #DIV/0! 2.268 100,04 #DIV/0! #DIV/0! 91 4,01
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 2.272 #DIV/0! #DIV/0! 2.246 98,86 #DIV/0! #DIV/0! 106 4,72
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 1.174 #DIV/0! #DIV/0! 1.175 100,09 #DIV/0! #DIV/0! 11 0,94
14 REGOL UPT PASUNDAN 1.056 #DIV/0! #DIV/0! 1.057 100,09 #DIV/0! #DIV/0! 15 1,42
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 959 #DIV/0! #DIV/0! 959 100,00 #DIV/0! #DIV/0! 44 4,59
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 2.294 #DIV/0! #DIV/0! 2.181 95,07 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 1.691 #DIV/0! #DIV/0! 1.660 98,17 #DIV/0! #DIV/0! 5 0,30
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 2.406 #DIV/0! #DIV/0! 2.396 99,58 #DIV/0! #DIV/0! 26 1,09
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 2.653 #DIV/0! #DIV/0! 2.496 94,08 #DIV/0! #DIV/0! 76 3,04
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 824 #DIV/0! #DIV/0! 828 100,49 #DIV/0! #DIV/0! 12 1,45
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 785 #DIV/0! #DIV/0! 749 95,41 #DIV/0! #DIV/0! 12 1,60
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 1.113 #DIV/0! #DIV/0! 1.120 100,63 #DIV/0! #DIV/0! 73 6,52
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 1.348 #DIV/0! #DIV/0! 1.316 97,63 #DIV/0! #DIV/0! 15 1,14
24 CINAMBO UPT CINAMBO 521 #DIV/0! #DIV/0! 519 99,62 #DIV/0! #DIV/0! 15 2,89
25 CIBIRU UPT CIBIRU 1.153 #DIV/0! #DIV/0! 1.143 99,13 #DIV/0! #DIV/0! 7 0,61
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 539 #DIV/0! #DIV/0! 539 100,00 #DIV/0! #DIV/0! 1 0,19
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 842 #DIV/0! #DIV/0! 829 98,46 #DIV/0! #DIV/0! 12 1,45
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 1.405 #DIV/0! #DIV/0! 1.401 99,72 #DIV/0! #DIV/0! 61 4,35
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 1.502 #DIV/0! #DIV/0! 1.471 97,94 #DIV/0! #DIV/0! 43 2,90
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 942 #DIV/0! #DIV/0! 932 98,94 #DIV/0! #DIV/0! 49 5,26
JUMLAH (KAB/KOTA) 39.442 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 38.954 98,76 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 902 2,31
Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung 2012
TABEL 27
STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS (BB/U)
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

BALITA TINGKAT STATUS GIZI


NO KECAMATAN JUMLAH DITIMBANG MARAS/KWASH GIZI BURUK KURANG GIZI BAIK LEBIH MASALAH GIZI KET
BALITA N % N % N % N % N % N %
1 2 3 4 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SUKASARI 5.981 4.040 0 0 33 0,82 235 5,82 3.670 90,84 102 2,52 268 6,63 tdk rawan
2 SUKAJADI 8.728 6.910 0 0 41 0,59 366 5,30 6.328 91,58 175 2,53 407 5,89 tdk rawan
3 CICENDO 8.144 3.882 0 0 45 1,16 295 7,60 3.417 88,02 125 3,22 340 8,76 tdk rawan
4 ANDIR 8.023 5.813 0 0 47 0,81 396 6,81 5.190 89,28 180 3,10 443 7,62 tdk rawan
5 CIDADAP 4.367 2.993 0 0 38 1,27 238 7,95 2.566 85,73 151 5,05 276 9,22 tdk rawan
6 COBLONG 9.349 6.596 0 0 16 0,24 407 6,17 6.006 91,06 167 2,53 423 6,41 tdk rawan
7 BANDUNG WETAN 1.963 1.391 0 0 12 0,86 86 6,18 1.267 91,09 26 1,87 98 7,05 tdk rawan
8 SUMUR BANDUNG 2.614 1.880 0 0 17 0,90 140 7,45 1.653 87,93 70 3,72 157 8,35 tdk rawan
9 CIBEUNYING KALER 5.649 3.252 0 0 5 0,15 189 5,81 2.968 91,27 93 2,86 194 5,97 tdk rawan
10 CIBEUNYING KIDUL 9.350 6.292 0 0 43 0,68 456 7,25 5.614 89,22 179 2,84 499 7,93 tdk rawan
11 KIARACONDONG 11.739 8.025 0 0 130 1,62 740 9,22 6.958 86,70 197 2,45 870 10,84 rawan
12 BATUNUNGGAL 10.072 7.695 0 0 65 0,84 404 5,25 6.786 88,19 147 1,91 469 6,09 tdk rawan
13 LENGKONG 4.827 3.307 0 0 17 0,51 263 7,95 2.774 83,88 52 1,57 280 8,47 tdk rawan
14 REGOL 6.068 3.984 0 0 18 0,45 235 5,90 3.643 91,44 88 2,21 253 6,35 tdk rawan
15 ASTANA ANYAR 5.450 3.941 0 0 73 1,85 238 6,04 3.563 90,41 67 1,70 311 7,89 tdk rawan
16 BOJONGLOA KALER 11.284 4.788 0 0 60 1,25 469 9,80 4.153 86,74 106 2,21 529 11,05 rawan
17 BOJONGLOA KIDUL 8.028 4.857 0 0 82 1,69 450 9,26 4.224 86,97 101 2,08 532 10,95 rawan
18 BABAKAN CIPARAY 14.625 7.124 0 0 238 3,34 732 10,28 5.967 83,76 187 2,62 970 13,62 rawan
19 BANDUNG KULON 13.368 7.478 0 0 47 0,63 689 9,21 6.588 88,10 154 2,06 736 9,84 tdk rawan
20 ANTAPANI 5.927 3.970 0 0 14 0,35 108 2,72 3.784 95,31 64 1,61 122 3,07 tdk rawan
21 MANDALAJATI 6.275 4.813 0 0 62 1,29 329 6,84 4.339 90,15 83 1,72 391 8,12 tdk rawan
22 ARCAMANIK 6.153 2.809 0 0 43 1,53 189 6,73 2.515 89,53 62 2,21 232 8,26 tdk rawan
23 UJUNGBERUNG 7.642 3.268 0 0 88 2,69 287 8,78 2.780 85,07 113 3,46 375 11,47 rawan
24 CINAMBO 2.554 2.159 0 0 14 0,65 121 5,60 1.972 91,34 52 2,41 135 6,25 tdk rawan
25 CIBIRU 6.624 4.993 0 0 9 0,18 344 6,89 4.534 90,81 106 2,12 353 7,07 tdk rawan
26 PANYILEUKAN 3.107 2.280 0 0 4 0,18 98 4,30 2.131 93,46 47 2,06 102 4,47 tdk rawan
27 GEDEBAGE 3.781 2.267 0 0 28 1,24 275 12,13 1.899 83,77 65 2,87 303 13,37 rawan
28 RANCASARI 6.814 4.293 0 0 57 1,33 345 8,04 3.738 87,07 153 3,56 402 9,36 tdk rawan
29 BUAH BATU 8.337 3.738 0 0 28 0,75 319 8,53 3.247 86,86 144 3,85 347 9,28 tdk rawan
30 BANDUNG KIDUL 5.269 3.606 0 0 21 0,58 192 5,32 3.295 91,38 98 2,72 213 5,91 tdk rawan
JUMLAH KOTA BANDUNG 212.111 132.444 0 0 1.395 1,05 9.635 7,27 117.569 88,77 3.354 2,53 11.030 8,33 tdk rawan
Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung 2012
Data dari Kegiatan BPB Tahun 2012
TABEL 27 A
STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS (BB/TB(PB))
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH BALITA TINGKAT STATUS GIZI


BALITA DITIMBANG MARAS/KWASH SANGAT KURUS KURUS NORMAL GEMUK BERMASALAH GIZI
NO KECAMATAN SELURUHNYA JUMLAH CAKUPAN (%) JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 SUKASARI 5.981 4.040 67,55 0 0 0 0,00 120 2,97 3.601 89,13 319 7,90 120 2,97
2 SUKAJADI 8.728 6.910 79,17 0 0 15 0,22 295 4,27 6.213 89,91 387 5,60 310 4,49
3 CICENDO 8.144 3.882 47,67 0 0 12 0,31 225 5,80 3.267 84,16 378 9,74 237 6,11
4 ANDIR 8.023 5.813 72,45 0 0 9 0,15 351 6,04 5.069 87,20 384 6,61 360 6,19
5 CIDADAP 4.367 2.993 68,54 0 0 3 0,10 291 9,72 2.424 80,99 275 9,19 294 9,82
6 COBLONG 9.349 6.596 70,55 0 0 14 0,21 389 5,90 5.790 87,78 403 6,11 403 6,11
7 BANDUNG WETAN 1.963 1.391 70,87 0 0 1 0,07 15 1,08 1.319 94,82 56 4,03 16 1,15
8 SUMUR BANDUNG 2.614 1.880 71,91 0 0 4 0,21 66 3,51 1.697 90,27 113 6,01 70 3,72
9 CIBEUNYING KALER 5.649 3.252 57,57 0 0 11 0,34 188 5,78 2.766 85,06 287 8,83 199 6,12
10 CIBEUNYING KIDUL 9.350 6.292 67,29 0 0 12 0,19 292 4,64 5.697 90,54 291 4,62 304 4,83
11 KIARACONDONG 11.739 8.025 68,36 0 0 6 0,07 399 4,97 7.105 88,54 515 6,42 405 5,05
12 BATUNUNGGAL 10.072 7.695 76,40 0 0 4 0,05 242 3,14 6.915 89,86 534 6,94 246 3,20
13 LENGKONG 4.827 3.307 68,51 0 0 3 0,09 67 2,03 3.135 94,80 102 3,08 70 2,12
14 REGOL 6.068 3.984 65,66 0 0 1 0,03 149 3,74 3.620 90,86 214 5,37 150 3,77
15 ASTANA ANYAR 5.450 3.941 72,32 0 0 77 1,95 153 3,88 3.501 88,84 210 5,33 230 5,84
16 BOJONGLOA KALER 11.284 4.788 42,43 0 0 0 0,00 216 4,51 4.432 92,56 140 2,92 216 4,51
17 BOJONGLOA KIDUL 8.028 4.857 60,50 0 0 10 0,21 274 5,64 4.087 84,15 486 10,01 284 5,85
18 BABAKAN CIPARAY 14.625 7.124 48,71 0 0 24 0,34 413 5,80 6.149 86,31 538 7,55 437 6,13
19 BANDUNG KULON 13.368 7.478 55,94 0 0 6 0,08 566 7,57 6.514 87,11 392 5,24 572 7,65
20 ANTAPANI 5.927 3.970 66,98 0 0 3 0,08 87 2,19 3.739 94,18 141 3,55 90 2,27
21 MANDALAJATI 6.275 4.813 76,70 0 0 16 0,33 136 2,83 4.487 93,23 174 3,62 152 3,16
22 ARCAMANIK 6.153 2.809 45,65 0 0 6 0,21 76 2,71 2.596 92,42 131 4,66 82 2,92
23 UJUNGBERUNG 7.642 3.268 42,77 0 0 23 0,70 199 6,09 2.799 85,65 247 7,56 222 6,79
24 CINAMBO 2.554 2.159 84,54 0 0 8 0,37 73 3,38 1.926 89,21 152 7,04 81 3,75
25 CIBIRU 6.624 4.993 75,38 0 0 0 0,00 269 5,39 4.487 89,87 237 4,75 269 5,39
26 PANYILEUKAN 3.107 2.280 73,39 0 0 1 0,04 112 4,91 2.042 89,56 125 5,48 113 4,96
27 GEDEBAGE 3.781 2.267 59,96 0 0 15 0,66 182 8,03 2.028 89,46 42 1,85 197 8,69
28 RANCASARI 6.814 4.293 63,00 0 0 2 0,05 268 6,24 3.568 83,11 455 10,60 270 6,29
29 BUAH BATU 8.337 3.738 44,83 0 0 0 0,00 216 5,78 3.305 88,42 217 5,81 216 5,78
30 BANDUNG KIDUL 5.269 3.606 68,44 0 0 3 0,08 197 5,46 3.142 87,13 264 7,32 200 5,55
JUMLAH KOTA BANDUNG 212.111 132.444 62,44 0 0 289 0,22 6.526 4,93 117.420 88,66 8.209 6,20 6.815 5,15
Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung 2012
TABEL 28

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS
MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

IBU HAMIL IBU BERSALIN IBU NIFAS


NO KECAMATAN PUSKESMAS DITOLONG MENDAPAT
JUMLAH K1 % K4 % JUMLAH % JUMLAH %
NAKES YANKES
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 SUKASARI UPT SUKARASA 1.373 1.392 101,39 1.241 90,39 1.311 1.162 88,66 1.311 1.162 88,66
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 2.005 2.112 105,34 1.899 94,71 1.914 1.751 91,49 1.914 1.771 92,53
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 1.876 2.138 113,95 1.697 90,45 1.791 1.543 86,15 1.791 1.543 86,15
4 ANDIR UPT GARUDA 1.860 1.904 102,37 1.712 92,05 1.775 1.326 74,69 1.775 1.326 74,69
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 1.029 1.318 128,10 950 92,34 982 913 92,97 982 914 93,07
6 UPT PUTER UPT PUTER 2.305 2.405 104,35 2.270 98,50 2.200 1.945 88,41 2.200 1.945 88,41
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 434 509 117,21 388 89,35 415 333 80,34 415 323 77,92
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 575 476 82,83 362 62,99 549 323 58,88 549 323 58,88
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 1.338 1.362 101,80 1.271 95,00 1.277 1.109 86,84 1.277 1.109 86,84
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 2.131 2.297 107,77 1.774 83,23 2.035 1.264 62,13 2.035 1.266 62,22
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 2.762 3.270 118,38 2.437 88,22 2.637 2.268 86,01 2.637 2.268 86,01
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 2.364 2.921 123,54 2.406 101,76 2.257 2.246 99,52 2.257 2.247 99,56
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 1.086 1.201 110,57 1.179 108,54 1.037 1.175 113,33 1.037 1.175 113,33
14 REGOL UPT PASUNDAN 1.427 1.686 118,17 1.223 85,72 1.362 1.057 77,61 1.362 1.057 77,61
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 1.243 1.409 113,35 1.078 86,72 1.187 959 80,82 1.187 958 80,74
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 2.652 5.305 200,01 2.538 95,69 2.532 2.181 86,15 2.532 2.168 85,63
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 1.921 2.081 108,34 3.229 168,11 1.833 1.660 90,54 1.833 1.665 90,81
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 3.494 3.147 90,07 2.481 71,01 3.335 2.396 71,84 3.335 2.397 71,87
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 3.133 3.659 116,78 2.873 91,69 2.991 2.496 83,45 2.991 2.492 83,32
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 1.414 1.473 104,18 1.174 83,03 1.350 828 61,35 1.350 828 61,35
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 1.474 1.001 67,93 782 53,07 1.407 749 53,25 1.407 743 52,82
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 1.324 1.420 107,27 1.156 87,32 1.264 1.120 88,63 1.264 1.120 88,63
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 1.696 2.190 129,13 1.384 81,60 1.619 1.316 81,29 1.619 1.316 81,29
24 CINAMBO UPT CINAMBO 590 561 95,10 548 92,89 563 519 92,17 563 519 92,17
25 CIBIRU UPT CIBIRU 1.537 1.630 106,06 1.274 82,90 1.467 1.143 77,92 1.467 1.143 77,92
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 678 789 116,42 447 65,96 647 539 83,32 647 539 83,32
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 833 1.108 132,95 844 101,27 795 829 104,21 795 829 104,21
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 1.567 1.669 106,49 1.495 95,39 1.496 1.401 93,65 1.496 1.400 93,58
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 1.936 1.636 84,53 1.608 83,07 1.848 1.471 79,60 1.848 1.472 79,65
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 1.200 1.196 99,69 970 80,85 1.145 932 81,38 1.145 932 81,38
Rumah Sakit 5.538 9.804 1.101
JUMLAH KOTA BANDUNG 49.257 55.265 112,20 50.228 101,97 47.018 48.758 103,70 47.018 40.051 85,18
Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung 2012
TABEL 29

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL


JUMLAH IBU
NO KECAMATAN PUSKESMAS TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5 TT2+
HAMIL
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 SUKASARI UPT SUKARASA 1.373 1.227 89,37 1.141 83,10 41 2,99 41 2,99 221 16,10 1.444 105,17
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 2.005 1.928 96,16 1.804 89,97 134 6,68 122 6,08 1.586 79,10 3.646 181,84
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 1.876 1.665 88,74 1.608 85,70 39 2,08 45 2,40 0 - 1.692 90,18
4 ANDIR UPT GARUDA 1.860 1.045 56,19 747 40,16 74 3,98 74 3,98 207 11,13 1.102 59,25
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 1.029 752 73,09 830 80,67 12 1,17 13 1,26 276 26,83 1.131 109,93
6 UPT PUTER UPT PUTER 2.305 2.231 96,80 2.092 90,77 104 4,51 122 5,29 460 19,96 2.778 120,54
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 434 371 85,44 357 82,21 28 6,45 28 6,45 6 1,38 419 96,49
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 575 338 58,81 318 55,33 6 1,04 6 1,04 21 3,65 351 61,07
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 1.338 1.229 91,86 1.289 96,35 7 0,52 8 0,60 0 - 1.304 97,47
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 2.131 792 37,16 649 30,45 27 1,27 29 1,36 721 33,83 1.426 66,90
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 2.762 1.768 64,00 2.054 74,36 76 2,75 77 2,79 673 24,36 2.880 104,26
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 2.364 2.319 98,08 2.360 99,82 40 1,69 40 1,69 0 - 2.440 103,20
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 1.086 1.181 108,73 1.181 108,73 14 1,29 15 1,38 440 40,51 1.650 151,91
14 REGOL UPT PASUNDAN 1.427 1.211 84,87 1.193 83,61 30 2,10 30 2,10 3 0,21 1.256 88,03
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 1.243 976 78,52 788 63,39 24 1,93 11 0,88 143 11,50 966 77,71
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 2.652 2.859 107,79 2.426 91,47 121 4,56 122 4,60 450 16,97 3.119 117,60
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 1.921 1.841 95,85 1.829 95,22 183 9,53 199 10,36 740 38,53 2.951 153,64
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 3.494 1.954 55,93 1.715 49,09 48 1,37 48 1,37 403 11,53 2.214 63,37
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 3.133 3.612 115,28 2.795 89,20 161 5,14 125 3,99 722 23,04 3.803 121,37
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 1.414 984 69,59 876 61,95 8 0,57 8 0,57 239 16,90 1.131 79,99
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 1.474 716 48,59 680 46,14 6 0,41 5 0,34 352 23,89 1.043 70,78
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 1.324 1.222 92,31 1.098 82,94 4 0,30 4 0,30 160 12,09 1.266 95,63
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 1.696 1.490 87,85 1.384 81,60 4 0,24 4 0,24 0 - 1.392 82,07
24 CINAMBO UPT CINAMBO 590 471 79,84 387 65,60 151 25,60 116 19,66 77 13,05 731 123,91
25 CIBIRU UPT CIBIRU 1.537 1.197 77,89 1.120 72,88 25 1,63 25 1,63 466 30,32 1.636 106,45
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 678 213 31,43 187 27,59 4 0,59 4 0,59 138 20,36 333 49,14
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 833 1.044 125,27 849 101,87 0 0,00 0 0,00 456 54,72 1.305 156,59
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 1.567 1.509 96,28 1.191 75,99 48 3,06 44 2,81 297 18,95 1.580 100,81
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 1.936 1.427 73,71 1.486 76,76 11 0,57 13 0,67 91 4,71 1.601 82,71
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 1.200 966 80,52 712 59,35 41 3,42 55 4,58 166 13,84 974 81,18
RUMAH SAKIT 4.998 14.307
JUMLAH KOTA BANDUNG 49.257 45.536 92,45 51.453 104,46 1.471 2,99 1.433 2,91 9.514 19,32 49.564 100,62
Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar dan Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung 2012
TABEL 30

JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3


MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

FE1 (30 TABLET) FE3 (90 TABLET)


JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS
IBU HAMIL JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 SUKASARI UPT SUKARASA 1.373 1.362 99,20 1.245 90,68
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 2.005 1.887 94,11 1.894 94,46
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 1.876 1.605 85,54 1.585 84,48
4 ANDIR UPT GARUDA 1.860 1.898 102,05 1.766 94,95
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 1.029 831 80,77 933 90,68
6 UPT PUTER UPT PUTER 2.305 2.189 94,98 2.214 96,07
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 434 412 94,88 671 154,52
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 575 398 69,25 368 64,03
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 1.338 1.298 97,02 1.289 96,35
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 2.131 1.447 67,89 1.187 55,69
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 2.762 2.401 86,92 2.437 88,22
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 2.364 2.327 98,42 2.369 100,20
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 1.086 1.180 108,64 1.182 108,82
14 REGOL UPT PASUNDAN 1.427 1.232 86,35 1.214 85,08
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 1.243 1.158 93,16 1.044 83,99
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 2.652 2.850 107,45 2.538 95,69
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 1.921 1.861 96,89 1.829 95,22
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 3.494 2.929 83,83 2.573 73,64
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 3.133 3.612 115,28 2.757 87,99
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 1.414 996 70,44 949 67,12
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 1.474 755 51,23 716 48,59
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 1.324 1.259 95,10 1.155 87,25
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 1.696 1.490 87,85 - 0,00
24 CINAMBO UPT CINAMBO 590 561 95,10 548 92,89
25 CIBIRU UPT CIBIRU 1.537 1.334 86,80 1.254 81,60
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 678 409 60,35 377 55,63
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 833 1.069 128,27 849 101,87
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 1.567 1.579 100,75 1.488 94,94
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 1.936 1.577 81,48 1.578 81,52
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 1.200 1.052 87,69 836 69,68
JUMLAH KOTA BANDUNG 49.257 44.958 91,27 40.845 82,92
Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung 2012
TABEL 31

JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATAL RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

RISTI/KOMPLIKASI PERKIRAAN NEONATAL NEONATAL RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI


JUMLAH RISTI/ JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS DITANGANI RISTI/KOMPLIKASI
IBU HAMIL KOMPLIKASI L P L+P
S % L P L+P L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
1SUKASARI UPT SUKARASA 1.373 275 181 65,92 - - 1.170 - - 182 #DIV/0! #DIV/0! 42 23,13
2SUKAJADI UPT SUKAJADI 2.005 401 516 128,68 - - 1.771 - - 265 #DIV/0! #DIV/0! 204 76,92
3CICENDO UPT PASIRKALIKI 1.876 375 39 10,39 - - 1.545 - - 248 #DIV/0! #DIV/0! 9 3,63
4ANDIR UPT GARUDA 1.860 372 346 93,02 - - 1.324 - - 246 #DIV/0! #DIV/0! 181 73,57
5CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 1.029 206 40 19,44 - - 928 - - 136 #DIV/0! #DIV/0! 14 10,29
6UPT PUTER UPT PUTER 2.305 461 105 22,78 - - 1.925 - - 305 #DIV/0! #DIV/0! 32 10,50
7BANDUNG WETAN UPT SALAM 434 87 0 0,00 - - 333 - - 57 #DIV/0! #DIV/0! 3 5,22
8SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 575 115 47 40,89 - - 330 - - 76 #DIV/0! #DIV/0! 25 32,89
9CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 1.338 268 181 67,65 - - 1.109 - - 177 #DIV/0! #DIV/0! 2 1,13
10CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 2.131 426 274 64,28 - - 1.261 - - 282 #DIV/0! #DIV/0! 33 11,70
11KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 2.762 552 306 55,39 - - 2.267 - - 365 #DIV/0! #DIV/0! 100 27,37
12BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 2.364 473 270 57,10 - - 2.272 - - 313 #DIV/0! #DIV/0! 32 10,23
13LENGKONG UPT TALAGABODAS 1.086 217 36 16,57 - - 1.174 - - 144 #DIV/0! #DIV/0! 1 0,70
14REGOL UPT PASUNDAN 1.427 285 245 85,86 - - 1.056 - - 189 #DIV/0! #DIV/0! 14 7,42
15ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 1.243 249 93 37,41 - - 959 - - 164 #DIV/0! #DIV/0! 10 6,08
16BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 2.652 530 149 28,09 - - 2.294 - - 351 #DIV/0! #DIV/0! 17 4,85
17BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 1.921 384 666 173,37 - - 1.691 - - 254 #DIV/0! #DIV/0! 219 86,20
18BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 3.494 699 261 37,35 - - 2.406 - - 462 #DIV/0! #DIV/0! 149 32,24
19BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 3.133 627 560 89,36 - - 2.653 - - 414 #DIV/0! #DIV/0! 145 34,99
20ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 1.414 283 134 47,39 - - 824 - - 187 #DIV/0! #DIV/0! 69 36,89
21MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 1.474 295 122 41,39 - - 785 - - 195 #DIV/0! #DIV/0! 8 4,10
22ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 1.324 265 417 157,50 - - 1.113 - - 175 #DIV/0! #DIV/0! 135 77,10
23UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 1.696 339 163 48,05 - - 1.348 - - 224 #DIV/0! #DIV/0! 27 12,04
24CINAMBO UPT CINAMBO 590 118 114 96,62 - - 521 - - 78 #DIV/0! #DIV/0! 65 83,30
25CIBIRU UPT CIBIRU 1.537 307 179 58,24 - - 1.153 - - 203 #DIV/0! #DIV/0! 83 40,83
26PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 678 136 43 31,72 - - 539 - - 90 #DIV/0! #DIV/0! 14 15,62
27GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 833 167 73 43,80 - - 842 - - 110 #DIV/0! #DIV/0! 28 25,40
28RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 1.567 313 210 67,00 - - 1.405 - - 207 #DIV/0! #DIV/0! 76 36,66
29BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 1.936 387 397 102,59 - - 1.502 - - 256 #DIV/0! #DIV/0! 232 90,51
30BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 1.200 240 109 45,43 - - 942 - - 159 #DIV/0! #DIV/0! 84 52,93
RUMAH SAKIT - 3.575 4.463
JUMLAH (KAB/KOTA) 49.257 9.851 9.851 100,00 - - 39.442 - - 6.515 - #DIV/0! - #DIV/0! 6.516 100,01
Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung 2012
TABEL 32

CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

BAYI ANAK BALITA (1-4 TAHUN) IBU NIFAS


BAYI 6-11 BULAN MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A 2X MENDAPAT
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH JUMLAH
L P L+P L P L+P JUMLAH VIT A
L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
1 SUKASARI UPT SUKARASA 1.211 733 ##### 532 #DIV/0! 1.265 104,48 4.770 4.366 ##### 3.136 ##### 7.502 157,26 1.311 867 66,155
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 1.768 1.009 ##### 344 #DIV/0! 1.353 76,52 6.960 8.406 ##### 3.307 ##### 11.713 168,30 1.914 1.398 73,045
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 1.655 1.149 ##### 450 #DIV/0! 1.599 96,64 6.489 7.151 ##### 2.061 ##### 9.212 141,96 1.791 1.356 75,712
4 ANDIR UPT GARUDA 1.640 1.270 ##### 498 #DIV/0! 1.768 107,80 6.383 7.204 ##### 2.398 ##### 9.602 150,42 1.775 1.232 69,395
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 907 786 ##### 311 #DIV/0! 1.097 120,91 3.460 3.973 ##### 1.305 ##### 5.278 152,55 982 778 79,219
6 UPT PUTER UPT PUTER 2.032 532 ##### 556 #DIV/0! 1.088 53,54 7.317 4.687 ##### 3.567 ##### 8.254 112,81 2.200 1.450 65,912
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 383 176 ##### 134 #DIV/0! 310 80,96 1.580 1.226 ##### 1.153 ##### 2.379 150,58 415 279 67,309
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 507 335 ##### 106 #DIV/0! 441 87,02 2.108 2.285 ##### 800 ##### 3.085 146,38 549 297 54,14
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 1.180 832 ##### 418 #DIV/0! 1.250 105,95 4.469 4.281 ##### 1.572 ##### 5.853 130,96 1.277 690 54,031
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 1.880 1.129 ##### 443 #DIV/0! 1.572 83,64 7.470 7.861 ##### 3.248 ##### 11.109 148,71 2.035 595 29,245
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 2.436 1.663 ##### 908 #DIV/0! 2.571 105,55 9.303 8.032 ##### 7.840 ##### 15.872 170,61 2.637 1.941 73,613
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 2.085 1.798 ##### 783 #DIV/0! 2.581 123,79 7.987 11.019 ##### 3.126 ##### 14.145 177,11 2.257 1.520 67,349
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 958 466 ##### 249 #DIV/0! 715 74,65 3.869 3.492 ##### 2.532 ##### 6.024 155,69 1.037 771 74,361
14 REGOL UPT PASUNDAN 1.258 538 ##### 285 #DIV/0! 823 65,41 4.809 4.833 ##### 1.877 ##### 6.710 139,52 1.362 875 64,246
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 1.096 525 ##### 436 #DIV/0! 961 87,67 4.354 3.295 ##### 3.530 ##### 6.825 156,77 1.187 871 73,406
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 2.339 808 ##### 550 #DIV/0! 1.358 58,07 8.946 7.201 ##### 4.653 ##### 11.854 132,51 2.532 1.138 44,949
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 1.694 671 ##### 545 #DIV/0! 1.216 71,79 6.334 4.232 ##### 3.733 ##### 7.965 125,75 1.833 959 52,306
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 3.081 1.723 ##### 1.511 #DIV/0! 3.234 104,97 11.544 6.795 ##### 6.584 ##### 13.379 115,89 3.335 1.974 59,189
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 2.763 1.409 ##### 457 #DIV/0! 1.866 67,54 10.605 10.430 ##### 3.036 ##### 13.466 126,98 2.991 2.105 70,381
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 1.247 659 ##### 184 #DIV/0! 843 67,61 4.680 5.702 ##### 1.240 ##### 6.942 148,33 1.350 299 22,154
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 1.299 569 ##### 600 #DIV/0! 1.169 89,96 4.976 4.416 ##### 3.771 ##### 8.187 164,54 1.407 642 45,64
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 1.167 415 ##### 170 #DIV/0! 585 50,11 4.986 3.207 ##### 1.627 ##### 4.834 96,95 1.264 969 76,683
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 1.496 983 ##### 425 #DIV/0! 1.408 94,14 6.146 6.751 ##### 3.338 ##### 10.089 164,15 1.619 1.085 67,02
24 CINAMBO UPT CINAMBO 520 250 ##### 234 #DIV/0! 484 93,04 2.034 1.776 ##### 1.743 ##### 3.519 173,03 563 435 77,25
25 CIBIRU UPT CIBIRU 1.355 594 ##### 579 #DIV/0! 1.173 86,55 5.268 4.279 ##### 4.056 ##### 8.335 158,21 1.467 960 65,44
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 598 479 ##### 229 #DIV/0! 708 118,47 2.509 3.418 ##### 1.177 ##### 4.595 183,14 647 482 74,509
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 735 507 ##### 311 #DIV/0! 818 111,31 3.046 2.705 ##### 1.758 ##### 4.463 146,51 795 543 68,259
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 1.382 461 ##### 448 #DIV/0! 909 65,77 5.432 4.034 ##### 3.657 ##### 7.691 141,58 1.496 1.151 76,937
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 1.707 387 ##### 331 #DIV/0! 718 42,06 6.630 2.155 ##### 2.058 ##### 4.213 63,54 1.848 794 42,966
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 1.058 407 ##### 466 #DIV/0! 873 82,52 4.211 2.834 ##### 2.671 ##### 5.505 130,73 1.145 682 59,553
JUMLAH (KAB/KOTA) - - 43.436 23.263 ##### 13.493 #DIV/0! 36.756 84,62 168.676 152.046 ##### 86.554 ##### 238.600 141,45 47.018 29.138 61,972

Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung 2012
TABEL 33

PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

PESERTA KB AKTIF
MKJP NON MKJP
NO KECAMATAN PUSKESMAS MKJP + % MKJP +
IM KON OBAT LAIN NON MKJP NON MKJP
IUD % MOP % MOW % % JUMLAH % SUNTIK % PIL % % % % JUMLAH %
PLAN DOM VAGINA NYA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 SUKASARI UPT SUKARASA 3.477 39,67 41 0,47 676 7,71 83 0,95 4.277 48,80 2.589 29,54 1.781 20,32 117 1,34 0,0 0,0 4.487 51,20 8.764 100,00
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 4.555 22,92 40 0,20 2.369 11,92 68 0,34 7.032 35,38 6.484 32,63 5.481 27,58 876 4,41 0,0 0,0 12.841 64,62 19.873 100,00
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 3.711 30,46 22 0,18 599 4,92 111 0,91 4.443 36,47 5.235 42,97 2.397 19,68 107 0,88 0,0 0,0 7.739 63,53 12.182 100,00
4 ANDIR UPT GARUDA 2.790 22,13 63 0,50 1.029 8,16 462 3,66 4.344 34,46 5.002 39,68 3.205 25,42 55 0,44 0,0 0,0 8.262 65,54 12.606 100,00
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 1.118 19,72 7 0,12 168 2,96 493 8,70 1.786 31,50 2.923 51,56 920 16,23 40 0,71 0,0 0,0 3.883 68,50 5.669 100,00
6 COBLONG UPT PUTER 7.467 46,84 25 0,16 670 4,20 530 3,32 8.692 54,52 5.958 37,37 1.152 7,23 141 0,88 0,0 0,0 7.251 45,48 15.943 100,00
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 1.789 48,72 27 0,74 333 9,07 41 1,12 2.190 59,64 895 24,37 521 14,19 66 1,80 0,0 0,0 1.482 40,36 3.672 100,00
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 1.324 31,40 2 0,05 158 3,75 9 0,21 1.493 35,40 1.859 44,08 846 20,06 19 0,45 0,0 0,0 2.724 64,60 4.217 100,00
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 2.681 38,45 30 0,43 200 2,87 156 2,24 3.067 43,99 2.735 39,23 1.116 16,01 54 0,77 0,0 0,0 3.905 56,01 6.972 100,00
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 4.794 33,81 55 0,39 595 4,20 48 0,34 5.492 38,73 6.710 47,32 1.955 13,79 23 0,16 0,0 0,0 8.688 61,27 14.180 100,00
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 6.333 29,27 15 0,07 241 1,11 158 0,73 6.747 31,18 11.485 53,08 3.111 14,38 295 1,36 0,0 0,0 14.891 68,82 21.638 100,00
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 6.506 37,74 15 0,09 479 2,78 36 0,21 7.036 40,81 7.825 45,39 2.301 13,35 79 0,46 0,0 0,0 10.205 59,19 17.241 100,00
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 5.410 40,90 24 0,18 318 2,40 134 1,01 5.886 44,50 4.979 37,64 1.953 14,77 409 3,09 0,0 0,0 7.341 55,50 13.227 100,00
14 REGOL UPT PASUNDAN 2.122 21,20 45 0,45 296 2,96 230 2,30 2.693 26,91 4.528 45,24 2.087 20,85 700 6,99 0,0 0,0 7.315 73,09 10.008 100,00
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 3.209 37,30 42 0,49 401 4,66 262 3,05 3.914 45,50 3.446 40,06 1.118 13,00 125 1,45 0,0 0,0 4.689 54,50 8.603 100,00
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 5.310 35,82 56 0,38 442 2,98 163 1,10 5.971 40,28 5.885 39,70 2.758 18,60 210 1,42 0,0 0,0 8.853 59,72 14.824 100,00
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 2.075 21,52 32 0,33 94 0,97 202 2,09 2.403 24,92 6.092 63,18 1.121 11,63 27 0,28 0,0 0,0 7.240 75,08 9.643 100,00
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 3.033 18,83 26 0,16 281 1,74 202 1,25 3.542 21,99 9.590 59,54 2.890 17,94 84 0,52 0,0 0,0 12.564 78,01 16.106 100,00
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 3.932 25,85 9 0,06 254 1,67 253 1,66 4.448 29,24 7.703 50,64 2.991 19,66 70 0,46 0,0 0,0 10.764 70,76 15.212 100,00
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 4.089 45,59 58 0,65 116 1,29 57 0,64 4.320 48,17 3.772 42,06 816 9,10 61 0,68 0,0 0,0 4.649 51,83 8.969 100,00
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 1.497 18,40 11 0,14 172 2,11 84 1,03 1.764 21,68 4.738 58,24 1.576 19,37 57 0,70 0,0 0,0 6.371 78,32 8.135 100,00
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 1.962 30,14 23 0,35 230 3,53 326 5,01 2.541 39,04 3.033 46,60 824 12,66 111 1,71 0,0 0,0 3.968 60,96 6.509 100,00
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 4.497 41,58 34 0,31 94 0,87 207 1,91 4.832 44,68 2.424 22,42 3.487 32,25 71 0,66 0,0 0,0 5.982 55,32 10.814 100,00
24 CINAMBO UPT CINAMBO 739 22,56 6 0,18 84 2,56 27 0,82 856 26,14 1.947 59,45 439 13,40 33 1,01 0,0 0,0 2.419 73,86 3.275 100,00
25 CIBIRU UPT CIBIRU 2.722 35,11 54 0,70 106 1,37 271 3,50 3.153 40,67 3.596 46,38 900 11,61 104 1,34 0,0 0,0 4.600 59,33 7.753 100,00
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 1.909 39,34 54 1,11 88 1,81 51 1,05 2.102 43,31 2.086 42,98 523 10,78 142 2,93 0,0 0,0 2.751 56,69 4.853 100,00
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 1.614 27,21 190 3,20 1.030 17,36 173 2,92 3.007 50,69 2.151 36,26 625 10,54 149 2,51 0,0 0,0 2.925 49,31 5.932 100,00
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 4.258 44,23 42 0,44 300 3,12 74 0,77 4.674 48,55 3.513 36,49 1.360 14,13 80 0,83 0,0 0,0 4.953 51,45 9.627 100,00
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 3.700 33,36 37 0,33 149 1,34 59 0,53 3.945 35,57 5.748 51,83 1.317 11,87 81 0,73 0,0 0,0 7.146 64,43 11.091 100,00
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 1.566 25,10 26 0,42 117 1,88 35 0,56 1.744 27,95 2.964 47,50 1.470 23,56 62 0,99 0,0 0,0 4.496 72,05 6.240 100,00
JUMLAH KOTA BANDUNG 100.189 31,93 1.111 0,35 12.089 3,85 5.005 1,60 118.394 37,73 137.895 43,95 53.041 16,90 4.448 1,42 0 0,0 0 0,0 195.384 62,27 313.778 100,00
Sumber: Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Tahun 2012
Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
TABEL 34

PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

PESERTA KB BARU
MKJP NON MKJP
NO KECAMATAN PUSKESMAS MKJP + % MKJP +
OBAT LAIN NON MKJP NON MKJP
IUD % MOP % MOW % IMPLAN % JUMLAH % SUNTIK % PIL % KONDOM % % % JUMLAH %
VAGINA NYA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 SUKASARI UPT SUKARASA 355 15,86 0 0,00 0 0,00 26 1,16 381 17,02 1.345 60,10 448 20,02 64 2,86 0,00 0,00 1.857 82,98 2.238 100,00
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 2.587 43,02 0 0,00 285 4,74 98 1,63 2.970 49,39 1.842 30,63 930 15,47 271 4,51 0,00 0,00 3.043 50,61 6.013 100,00
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 518 19,41 0 0,00 7 0,26 61 2,29 586 21,96 1.325 49,64 583 21,84 175 6,56 0,00 0,00 2.083 78,04 2.669 100,00
4 ANDIR UPT GARUDA 327 26,63 5 0,41 33 2,69 15 1,22 380 30,94 610 49,67 194 15,80 44 3,58 0,00 0,00 848 69,06 1.228 100,00
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 168 12,74 49 3,71 419 31,77 0 0,00 636 48,22 629 47,69 50 3,79 4 0,30 0,00 0,00 683 51,78 1.319 100,00
6 COBLONG UPT PUTER 688 46,83 0 0,00 1 0,07 24 1,63 713 48,54 615 41,87 85 5,79 56 3,81 0,00 0,00 756 51,46 1.469 100,00
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 1.044 32,37 0 0,00 247 7,66 8 0,25 1.299 40,28 1.345 41,71 536 16,62 45 1,40 0,00 0,00 1.926 59,72 3.225 100,00
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 106 16,77 0 0,00 34 5,38 3 0,47 143 22,63 477 75,47 6 0,95 6 0,95 0,00 0,00 489 77,37 632 100,00
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 133 24,54 0 0,00 0 0,00 10 1,85 143 26,38 283 52,21 113 20,85 3 0,55 0,00 0,00 399 73,62 542 100,00
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 268 18,17 0 0,00 0 0,00 4 0,27 272 18,44 957 64,88 231 15,66 15 1,02 0,00 0,00 1.203 81,56 1.475 100,00
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 844 27,14 0 0,00 11 0,35 23 0,74 878 28,23 1.568 50,42 502 16,14 162 5,21 0,00 0,00 2.232 71,77 3.110 100,00
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 486 21,68 0 0,00 0 0,00 8 0,36 494 22,03 1.444 64,41 281 12,53 23 1,03 0,00 0,00 1.748 77,97 2.242 100,00
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 486 43,24 0 0,00 25 2,22 38 3,38 549 48,84 501 44,57 66 5,87 8 0,71 0,00 0,00 575 51,16 1.124 100,00
14 REGOL UPT PASUNDAN 341 22,54 0 0,00 5 0,33 5 0,33 351 23,20 786 51,95 356 23,53 20 1,32 0,00 0,00 1.162 76,80 1.513 100,00
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 954 17,57 0 0,00 262 4,83 124 2,28 1.340 24,68 2.883 53,09 987 18,18 220 4,05 0,00 0,00 4.090 75,32 5.430 100,00
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 635 21,61 0 0,00 0 0,00 9 0,31 644 21,92 1.723 58,65 565 19,23 6 0,20 0,00 0,00 2.294 78,08 2.938 100,00
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 410 18,73 0 0,00 37 1,69 31 1,42 478 21,84 1.473 67,29 238 10,87 0 0,00 0,00 0,00 1.711 78,16 2.189 100,00
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 119 6,40 0 0,00 0 0,00 9 0,48 128 6,89 1.546 83,21 169 9,10 15 0,81 0,00 0,00 1.730 93,11 1.858 100,00
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 272 8,85 0 0,00 0 0,00 0 0,00 272 8,85 2.132 69,40 632 20,57 36 1,17 0,00 0,00 2.800 91,15 3.072 100,00
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 75 14,29 0 0,00 0 0,00 8 1,52 83 15,81 388 73,90 46 8,76 8 1,52 0,00 0,00 442 84,19 525 100,00
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 121 13,20 0 0,00 9 0,98 22 2,40 152 16,58 648 70,67 72 7,85 45 4,91 0,00 0,00 765 83,42 917 100,00
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 209 16,32 0 0,00 0 0,00 7 0,55 216 16,86 989 77,21 67 5,23 9 0,70 0,00 0,00 1.065 83,14 1.281 100,00
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 487 18,46 0 0,00 0 0,00 235 8,91 722 27,37 1.519 57,58 387 14,67 10 0,38 0,00 0,00 1.916 72,63 2.638 100,00
24 CINAMBO UPT CINAMBO 1.328 72,06 0 0,00 164 8,90 7 0,38 1.499 81,33 264 14,32 67 3,64 13 0,71 0,00 0,00 344 18,67 1.843 100,00
25 CIBIRU UPT CIBIRU 220 10,95 0 0,00 1 0,05 93 4,63 314 15,63 1.267 63,07 391 19,46 37 1,84 0,00 0,00 1.695 84,37 2.009 100,00
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 103 14,86 0 0,00 0 0,00 18 2,60 121 17,46 524 75,61 48 6,93 0 0,00 0,00 0,00 572 82,54 693 100,00
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 189 49,48 0 0,00 3 0,79 5 1,31 197 51,57 164 42,93 20 5,24 1 0,26 0,00 0,00 185 48,43 382 100,00
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 794 32,73 0 0,00 17 0,70 33 1,36 844 34,79 1.414 58,29 141 5,81 27 1,11 0,00 0,00 1.582 65,21 2.426 100,00
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 168 11,25 0 0,00 0 0,00 10 0,67 178 11,92 1.263 84,59 51 3,42 1 0,07 0,00 0,00 1.315 88,08 1.493 100,00
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 349 12,96 0 0,00 0 0,00 180 6,69 529 19,65 912 33,88 205 7,62 1.046 38,86 0,00 0,00 2.163 80,35 2.692 100,00
JUMLAH KOTA BANDUNG 14.784 24,16 54 0,09 1.560 2,55 1.114 1,82 17.512 28,62 32.836 53,67 8.467 13,84 2.370 3,87 0,00 0,00 43.673 71,38 61.185 100,00
Sumber: Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Tahun 2012
Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
TABEL 35

JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

PESERTA KB BARU PESERTA KB AKTIF


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PUS
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 SUKASARI UPT SUKARASA 10.949 2.238 20,44 8.764 80,04
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 24.702 6.013 24,34 19.873 80,45
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 13.909 2.669 19,19 12.182 87,58
4 ANDIR UPT GARUDA 15.952 1.228 7,70 12.606 79,02
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 6.925 1.319 19,05 5.669 81,86
6 UPT PUTER UPT PUTER 19.562 1.469 7,51 15.943 81,50
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 4.679 3.225 68,92 3.672 78,48
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 5.034 632 12,55 4.217 83,77
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 8.788 542 6,17 6.972 79,34
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 16.970 1.475 8,69 14.180 83,56
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 24.605 3.110 12,64 21.638 87,94
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 20.168 2.242 11,12 17.241 85,49
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 15.553 1.124 7,23 13.227 85,04
14 REGOL UPT PASUNDAN 11.873 1.513 12,74 10.008 84,29
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 10.932 5.430 49,67 8.603 78,70
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 18.071 2.938 16,26 14.824 82,03
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 11.797 2.189 18,56 9.643 81,74
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 19.951 1.858 9,31 16.106 80,73
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 17.365 3.072 17,69 15.212 87,60
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 11.314 525 4,64 8.969 79,27
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 10.164 917 9,02 8.135 80,04
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 8.237 1.281 15,55 6.509 79,02
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 12.886 2.638 20,47 10.814 83,92
24 CINAMBO UPT CINAMBO 4.151 1.843 44,40 3.275 78,90
25 CIBIRU UPT CIBIRU 9.975 2.009 20,14 7.753 77,72
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 5.799 693 11,95 4.853 83,69
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 7.843 382 4,87 5.932 75,63
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 11.785 2.426 20,59 9.627 81,69
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 12.766 1.493 11,70 11.091 86,88
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 7.415 2.692 36,30 6.240 84,15
JUMLAH KOTA BANDUNG 380.120 61.185 16,10 313.778 82,55
Sumber: Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Tahun 2012
TABEL 36

CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

KUNJUNGAN NEONATUS 1 KALI (KN1) KUNJUNGAN NEONATUS 3 KALI (KN LENGKAP)


JUMLAH BAYI LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L +P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 0 1.211 ##### ##### 1.227 101,35 ##### ##### 1.147 94,74
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 0 1.768 ##### ##### 1.716 97,05 ##### ##### 1.606 90,83
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 0 1.655 ##### ##### 1.656 100,09 ##### ##### 1.572 95,01
4 ANDIR UPT GARUDA 0 0 1.640 ##### ##### 1.333 81,28 ##### ##### 1.247 76,03
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 0 907 ##### ##### 914 100,74 ##### ##### 1.017 112,10
6 UPT PUTER UPT PUTER 0 0 2.032 ##### ##### 1.896 93,29 ##### ##### 1.866 91,82
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 0 383 ##### ##### 332 86,70 ##### ##### 362 94,53
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 0 507 ##### ##### 331 65,31 ##### ##### 239 47,16
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 0 1.180 ##### ##### 1.109 94,00 ##### ##### 1.109 94,00
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 0 1.880 ##### ##### 1.230 65,44 ##### ##### 1.236 65,76
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 0 2.436 ##### ##### 2.246 92,21 ##### ##### 2.277 93,48
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 0 2.085 ##### ##### 2.006 96,21 ##### ##### 1.998 95,83
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 0 958 ##### ##### 1.170 122,15 ##### ##### 1.169 122,05
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 0 1.258 ##### ##### 1.055 83,85 ##### ##### 961 76,38
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0 0 1.096 ##### ##### 786 71,71 ##### ##### 833 75,99
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 0 2.339 ##### ##### 2.114 90,39 ##### ##### 2.203 94,20
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 0 1.694 ##### ##### 1.670 98,60 ##### ##### 1.670 98,60
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 0 3.081 ##### ##### 2.358 76,53 ##### ##### 1.951 63,32
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 0 2.763 ##### ##### 2.484 89,90 ##### ##### 2.377 86,03
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 1.247 ##### ##### 760 60,95 ##### ##### 776 62,24
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 0 1.299 ##### ##### 649 49,94 ##### ##### 669 51,48
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 0 1.167 ##### ##### 1.002 85,83 ##### ##### 986 84,46
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 0 1.496 ##### ##### 1.302 87,06 ##### ##### 1.249 83,51
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 0 520 ##### ##### 514 98,81 ##### ##### 497 95,54
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 0 1.355 ##### ##### 1.143 84,34 ##### ##### 1.005 74,16
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 0 598 ##### ##### 472 78,98 ##### ##### 240 40,16
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 0 735 ##### ##### 834 113,49 ##### ##### 833 113,35
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 0 1.382 ##### ##### 1.400 101,30 ##### ##### 1.402 101,44
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 1.707 ##### ##### 1.470 86,10 ##### ##### 1.392 81,55
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 0 1.058 ##### ##### 848 80,15 ##### ##### 770 72,78
RUMAH SAKIT 3.054 #DIV/0! 2.403
JUMLAH KOTA BANDUNG 0 0 43.436 0 ##### 0 ##### 41.081 94,58 0 ##### 0 ##### 39.062 89,93
Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung 2012
TABEL 37

CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

KUNJUNGAN BAYI (MINIMAL 4 KALI)


JUMLAH BAYI
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 0 1.211 #DIV/0! #DIV/0! 2.021 166,93
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 0 1.768 #DIV/0! #DIV/0! 1.735 98,13
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 0 1.655 #DIV/0! #DIV/0! 1.332 80,51
4 ANDIR UPT GARUDA 0 0 1.640 #DIV/0! #DIV/0! 1.557 94,93
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 0 907 #DIV/0! #DIV/0! 1.592 175,47
6 UPT PUTER UPT PUTER 0 0 2.032 #DIV/0! #DIV/0! 1.865 91,77
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 0 383 #DIV/0! #DIV/0! 727 189,85
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 0 507 #DIV/0! #DIV/0! 560 110,50
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 0 1.180 #DIV/0! #DIV/0! 604 51,20
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 0 1.880 #DIV/0! #DIV/0! 1.754 93,32
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 0 2.436 #DIV/0! #DIV/0! 3.904 160,27
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 0 2.085 #DIV/0! #DIV/0! 1.822 87,39
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 0 958 #DIV/0! #DIV/0! 569 59,40
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 0 1.258 #DIV/0! #DIV/0! 1.534 121,92
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0 0 1.096 #DIV/0! #DIV/0! 369 33,66
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 0 2.339 #DIV/0! #DIV/0! 1.786 76,37
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 0 1.694 #DIV/0! #DIV/0! 1.744 102,97
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 0 3.081 #DIV/0! #DIV/0! 542 17,59
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 0 2.763 #DIV/0! #DIV/0! 1.930 69,85
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 1.247 #DIV/0! #DIV/0! 828 66,41
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 0 1.299 #DIV/0! #DIV/0! 953 73,34
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 0 1.167 #DIV/0! #DIV/0! 1.552 132,95
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 0 1.496 #DIV/0! #DIV/0! 1.257 84,05
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 0 520 #DIV/0! #DIV/0! 443 85,16
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 0 1.355 #DIV/0! #DIV/0! 1.062 78,36
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 0 598 #DIV/0! #DIV/0! 364 60,91
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 0 735 #DIV/0! #DIV/0! 391 53,21
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 0 1.382 #DIV/0! #DIV/0! 1.230 89,00
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 1.707 #DIV/0! #DIV/0! 1.341 78,55
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 0 1.058 #DIV/0! #DIV/0! 802 75,81
RUMAH SAKIT 1.808
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 43.436 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 39.978 92,04
Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung 2012
TABEL 38

CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH DESA/KEL DESA/KEL UCI % DESA/KEL UCI

1 2 3 4 5 6
1 SUKASARI UPT SUKARASA 4 4 100,00
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 5 5 100,00
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 6 6 100,00
4 ANDIR UPT GARUDA 6 6 100,00
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 3 3 100,00
6 COBLONG UPT PUTER 6 6 100,00
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 3 3 100,00
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 4 4 100,00
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 4 4 100,00
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 6 6 100,00
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 6 6 100,00
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 8 8 100,00
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 7 7 100,00
14 REGOL UPT PASUNDAN 7 7 100,00
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 6 6 100,00
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 5 5 100,00
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 6 6 100,00
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 6 6 100,00
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 8 8 100,00
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 4 4 100,00
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 4 4 100,00
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 4 4 100,00
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 5 5 100,00
24 CINAMBO UPT CINAMBO 4 4 100,00
25 CIBIRU UPT CIBIRU 4 4 100,00
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 4 4 100,00
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 4 4 100,00
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 4 4 100,00
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 4 4 100,00
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 4 4 100,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 151 151 100,00

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 39

CAKUPAN IMUNISASI DPT, HB, DAN CAMPAK PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

BAYI DIIMUNISASI
DO RATE (%)
JUMLAH BAYI DPT1+HB1 DPT3+HB3 CAMPAK
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16,0 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 SUKASARI UPT SUKARASA - - 1.211 1.584 130,80 1.451 119,82 1.572 129,81 0,76
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI - - 1.768 2.505 141,69 2.507 141,80 2.405 136,03 3,99
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI - - 1.655 1.929 116,49 1.631 98,49 1.733 104,65 10,16
4 ANDIR UPT GARUDA - - 1.640 1.992 121,39 1.966 119,80 2.131 129,86 -6,98
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT - - 907 1.252 138,04 1.313 144,76 1.173 129,33 6,31
6 COBLONG UPT PUTER - - 2.032 2.421 119,14 2.197 108,12 2.149 105,76 11,24
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM - - 383 501 131,15 407 106,54 334 87,43 33,33
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG - - 507 661 130,37 713 140,63 553 109,07 16,34
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI - - 1.180 1.522 128,98 1.363 115,51 1.433 121,44 5,85
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA - - 1.880 2.022 107,61 1.777 94,57 1.921 102,24 5,00
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI - - 2.436 3.007 123,34 2.664 109,27 2.264 92,86 24,71
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI - - 2.085 3.136 150,41 3.270 156,83 3.226 154,72 -2,87
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS - - 958 1.433 149,74 1.459 152,46 1.491 155,80 -4,05
14 REGOL UPT PASUNDAN - - 1.258 1.594 126,61 1.563 124,15 1.488 118,19 6,65
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH - - 1.096 1.692 154,38 1.918 175,00 1.793 163,59 -5,97
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP - - 2.339 2.033 87,03 2.093 89,60 2.119 90,71 -4,23
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO - - 1.694 2.824 166,90 2.876 169,98 2.096 123,88 25,78
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN - - 3.081 3.575 116,11 3.313 107,60 3.681 119,55 -2,97
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU - - 2.763 3.102 112,27 2.706 97,94 3.706 134,13 -19,47
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI - - 1.247 1.525 122,29 1.444 115,80 1.344 107,78 11,87
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA - - 1.299 1.183 91,00 1.058 81,38 1.408 108,31 -19,02
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK - - 1.167 1.736 148,76 1.434 122,88 1.401 120,05 19,30
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH - - 1.496 2.174 145,32 1.840 122,99 2.171 145,12 0,14
24 CINAMBO UPT CINAMBO - - 520 933 179,42 806 155,00 906 174,23 2,89
25 CIBIRU UPT CIBIRU - - 1.355 1.891 139,56 1.628 120,15 1.614 119,11 14,65
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR - - 598 770 128,76 665 111,20 610 102,01 20,78
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG - - 735 1.028 140,05 1.064 144,96 882 120,16 14,20
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN - - 1.382 1.921 138,90 1.911 138,18 1.999 144,54 -4,06
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA - - 1.707 2.426 142,12 2.472 144,82 2.319 135,85 4,41
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI - - 1.058 1.656 156,67 1.512 143,05 1.496 141,53 9,66
JUMLAH KOTA BANDUNG - - 43.436 56.028 128,99 53.021 122,07 53.418 122,98 4,66
Sumber: Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 40

CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

BAYI DIIMUNISASI
JUMLAH BAYI BCG POLIO3
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SUKASARI UPT SUKARASA - - 1.211 1.453 119,98 1.457 120,31
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI - - 1.768 2.292 129,64 4.983 281,84
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI - - 1.655 2.038 123,07 1.684 101,69
4 ANDIR UPT GARUDA - - 1.640 2.100 127,97 2.055 125,23
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT - - 907 1.222 134,73 1.197 131,97
6 COBLONG UPT PUTER - - 2.032 2.213 108,91 2.352 115,75
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM - - 383 508 132,98 431 112,83
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG - - 507 696 137,28 671 132,35
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI - - 1.180 1.446 122,54 1.597 135,34
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA - - 1.880 2.260 120,28 1.985 105,64
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI - - 2.436 2.820 115,67 2.727 111,85
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI - - 2.085 2.766 132,66 2.977 142,78
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS - - 958 1.287 134,48 1.376 143,78
14 REGOL UPT PASUNDAN - - 1.258 1.448 115,01 1.455 115,57
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH - - 1.096 1.591 145,16 1.474 134,49
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP - - 2.339 2.509 107,41 1.819 77,87
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO - - 1.694 2.949 174,29 2.608 154,14
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN - - 3.081 4.318 140,24 3.294 106,98
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU - - 2.763 3.302 119,51 2.768 100,18
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI - - 1.247 1.415 113,47 1.436 115,16
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA - - 1.299 1.444 111,08 1.029 79,15
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK - - 1.167 1.601 137,19 1.488 127,51
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH - - 1.496 2.141 143,11 1.940 129,68
24 CINAMBO UPT CINAMBO - - 520 847 162,88 785 150,96
25 CIBIRU UPT CIBIRU - - 1.355 1.921 141,77 1.740 128,41
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR - - 598 848 141,81 653 109,20
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG - - 735 792 107,90 955 130,11
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN - - 1.382 2.089 151,05 1.845 133,41
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA - - 1.707 2.492 145,99 2.351 137,73
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI - - 1.058 1.446 136,80 1.527 144,47
JUMLAH KOTA BANDUNG - - 43.436 56.254 129,51 54.659 125,84
Sumber: Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 41

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF


JUMLAH BAYI (0-6 BLN)
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA - - 605 45 #DIV/0! 36 #DIV/0! 81 13,38
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI - - 884 158 #DIV/0! 166 #DIV/0! 324 36,65
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI - - 827 90 #DIV/0! 56 #DIV/0! 146 17,65
4 ANDIR UPT GARUDA - - 820 129 #DIV/0! 172 #DIV/0! 301 36,71
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT - - 454 104 #DIV/0! 69 #DIV/0! 173 38,14
6 COBLONG UPT PUTER - - 1.016 130 #DIV/0! 124 #DIV/0! 254 25,00
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM - - 191 47 #DIV/0! 28 #DIV/0! 75 39,17
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG - - 253 23 #DIV/0! 37 #DIV/0! 60 23,68
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI - - 590 3 #DIV/0! 8 #DIV/0! 11 1,86
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA - - 940 217 #DIV/0! 67 #DIV/0! 284 30,22
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI - - 1.218 154 #DIV/0! 137 #DIV/0! 291 23,89
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI - - 1.042 - #DIV/0! - #DIV/0! - 0,00
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS - - 479 51 #DIV/0! 26 #DIV/0! 77 16,08
14 REGOL UPT PASUNDAN - - 629 124 #DIV/0! 144 #DIV/0! 268 42,60
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH - - 548 80 #DIV/0! 53 #DIV/0! 133 24,27
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP - - 1.169 - #DIV/0! 556 #DIV/0! 556 47,55
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO - - 847 272 #DIV/0! 208 #DIV/0! 480 56,68
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN - - 1.540 124 #DIV/0! 180 #DIV/0! 304 19,73
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU - - 1.382 363 #DIV/0! 334 #DIV/0! 697 50,45
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI - - 623 231 #DIV/0! 47 #DIV/0! 278 44,59
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA - - 650 141 #DIV/0! 146 #DIV/0! 287 44,17
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK - - 584 189 #DIV/0! 38 #DIV/0! 227 38,89
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH - - 748 80 #DIV/0! 28 #DIV/0! 108 14,44
24 CINAMBO UPT CINAMBO - - 260 20 #DIV/0! 57 #DIV/0! 77 29,60
25 CIBIRU UPT CIBIRU - - 678 38 #DIV/0! 45 #DIV/0! 83 12,25
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR - - 299 18 #DIV/0! 23 #DIV/0! 41 13,72
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG - - 367 295 #DIV/0! 103 #DIV/0! 398 108,32
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN - - 691 58 #DIV/0! 59 #DIV/0! 117 16,93
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA - - 854 72 #DIV/0! - #DIV/0! 72 8,43
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI - - 529 54 #DIV/0! 32 #DIV/0! 86 16,26
JUMLAH (KAB/KOTA) - - 21.718 3.310 #DIV/0! 2.979 #DIV/0! 6.289 28,96
Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 42

PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI ANAK USIA 6-23 BULAN KELUARGA MISKIN
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

ANAK 6-23 BULAN


NO KECAMATAN PUSKESMAS DARI KELUARGA MISKIN MENDAPAT MP-ASI %
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 ANDIR UPT GARUDA 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 COBLONG UPT PUTER 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH KOTA BANDUNG 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 42A

PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PEMULIHAN ANAK USIA 6-59 BULAN KELUARGA MISKIN
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN UPT PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012
ANAK 6-59 BULAN KELUARGA MISKIN
NO KECAMATAN PUSKESMAS DARI KELUARGA MISKIN MENDAPAT MAKANAN %
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 0 17 0 0 17 0 0 100,00
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 0 25 0 0 25 0 0 100,00
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 0 58 0 0 58 0 0 100,00
4 ANDIR UPT GARUDA 0 0 27 0 0 27 0 0 100,00
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 0 3 0 0 3 0 0 100,00
6 UPT PUTER UPT PUTER 0 0 6 0 0 6 0 0 100,00
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 0 5 0 0 5 0 0 100,00
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 0 5 0 0 5 0 0 100,00
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 0 18 0 0 18 0 0 100,00
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 0 12 0 0 12 0 0 100,00
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 0 95 0 0 95 0 0 100,00
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 0 33 0 0 33 0 0 100,00
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 0 27 0 0 27 0 0 100,00
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 0 5 0 0 5 0 0 100,00
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0 0 23 0 0 23 0 0 100,00
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 0 43 0 0 43 0 0 100,00
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 0 48 0 0 48 0 0 100,00
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 0 28 0 0 28 0 0 100,00
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 0 17 0 0 17 0 0 100,00
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 5 0 0 5 0 0 100,00
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 0 20 0 0 20 0 0 100,00
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 0 20 0 0 20 0 0 100,00
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 0 110 0 0 110 0 0 100,00
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 0 1 0 0 1 0 0 100,00
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 0 32 0 0 32 0 0 100,00
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 0 5 0 0 5 0 0 100,00
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 0 33 0 0 33 0 0 100,00
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 0 5 0 0 5 0 0 100,00
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 40 0 0 40 0 0 100,00
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 0 3 0 0 3 0 0 100,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 769 0 0 769 0 0 100,00
Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 43

CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

ANAK BALITA (12-59 BULAN)


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI) 2x MENDAPAT
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PEMANTAUAN PERKEMBANGAN, 2x VIT A MENDAPAT DAN MENDAPAT MTBS
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA 4.770 #DIV/0! #DIV/0! 6.765 141,82
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 6.960 #DIV/0! #DIV/0! 7.135 102,52
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 6.489 #DIV/0! #DIV/0! 6.079 93,68
4 ANDIR UPT GARUDA 6.383 #DIV/0! #DIV/0! 5.498 86,13
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 3.460 #DIV/0! #DIV/0! 4.765 137,73
6 COBLONG UPT PUTER 7.317 #DIV/0! #DIV/0! 9.970 136,26
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 1.580 #DIV/0! #DIV/0! 2.567 162,48
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 2.108 #DIV/0! #DIV/0! 1.785 84,69
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 4.469 #DIV/0! #DIV/0! 4.765 106,62
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 7.470 #DIV/0! #DIV/0! 3.987 53,37
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 9.303 #DIV/0! #DIV/0! 7.998 85,97
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 7.987 #DIV/0! #DIV/0! 5.254 65,78
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 3.869 #DIV/0! #DIV/0! 3.978 102,81
14 REGOL UPT PASUNDAN 4.809 #DIV/0! #DIV/0! 3.997 83,11
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 4.354 #DIV/0! #DIV/0! 3.990 91,65
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 8.946 #DIV/0! #DIV/0! 4.955 55,39
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 6.334 #DIV/0! #DIV/0! 5.342 84,34
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 11.544 #DIV/0! #DIV/0! 8.534 73,93
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 10.605 #DIV/0! #DIV/0! 8.865 83,60
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 4.680 #DIV/0! #DIV/0! 5.432 116,06
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 4.976 #DIV/0! #DIV/0! 3.675 73,86
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 4.986 #DIV/0! #DIV/0! 4.118 82,59
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 6.146 #DIV/0! #DIV/0! 4.321 70,30
24 CINAMBO UPT CINAMBO 2.034 #DIV/0! #DIV/0! 1.564 76,90
25 CIBIRU UPT CIBIRU 5.268 #DIV/0! #DIV/0! 4.675 88,74
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 2.509 #DIV/0! #DIV/0! 2.654 105,78
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 3.046 #DIV/0! #DIV/0! 1.990 65,33
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 5.432 #DIV/0! #DIV/0! 4.125 75,93
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 6.630 #DIV/0! #DIV/0! 5.167 77,93
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 4.211 #DIV/0! #DIV/0! 3.342 79,37
JUMLAH KOTA BANDUNG 0 0 168.676 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 147.292 87,32
Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 44

JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

BALITA
DITIMBANG BB NAIK BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS BALITA YANG ADA
L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 0 5.981 1.742 #DIV/0! 1.368 #DIV/0! 3.110 51,99 919 52,76 710 51,92 1.629 52,39 2 0,12 2 0,15 4 0,13
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 0 8.728 3.470 #DIV/0! 2.777 #DIV/0! 6.247 71,57 2.241 64,58 1.781 64,15 4.022 64,39 2 0,06 1 0,03 3 0,05
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 0 8.144 2.989 #DIV/0! 1.719 #DIV/0! 4.708 57,81 1.864 62,37 1.063 61,81 2.927 62,16 14 0,47 7 0,40 21 0,44
4 ANDIR UPT GARUDA 0 0 8.023 2.909 #DIV/0! 2.152 #DIV/0! 5.062 63,08 1.905 65,48 1.423 66,09 3.327 65,74 4 0,14 5 0,24 9 0,18
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 0 4.367 1.868 #DIV/0! 1.250 #DIV/0! 3.118 71,39 1.328 71,09 920 73,61 2.248 72,10 2 0,11 1 0,11 3 0,11
6 UPT PUTER UPT PUTER 0 0 9.349 3.637 #DIV/0! 2.631 #DIV/0! 6.268 67,04 3.082 84,74 2.015 76,57 5.096 81,31 2 0,06 1 0,05 3 0,05
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 0 1.963 625 #DIV/0! 525 #DIV/0! 1.149 58,55 421 67,42 328 62,57 749 65,20 1 0,16 0 0,02 1 0,09
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 0 2.614 930 #DIV/0! 641 #DIV/0! 1.571 60,10 587 63,10 410 64,03 998 63,48 2 0,21 0 0,04 2 0,14
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 0 5.649 1.410 #DIV/0! 1.151 #DIV/0! 2.561 45,33 1.058 75,06 856 74,33 1.914 74,73 0 0,01 0 0,02 0 0,02
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 0 9.350 3.193 #DIV/0! 2.206 #DIV/0! 5.399 57,74 1.845 57,78 1.273 57,72 3.118 57,75 4 0,12 1 0,06 5 0,10
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 0 11.739 3.438 #DIV/0! 3.018 #DIV/0! 6.456 55,00 1.922 55,89 1.686 55,85 3.607 55,87 7 0,19 4 0,13 11 0,16
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 0 10.072 4.165 #DIV/0! 2.779 #DIV/0! 6.943 68,94 3.062 73,51 2.089 75,18 5.151 74,18 3 0,07 1 0,03 4 0,05
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 0 4.827 1.390 #DIV/0! 904 #DIV/0! 2.294 47,53 701 50,45 484 53,48 1.185 51,64 7 0,52 4 0,49 12 0,50
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 0 6.068 1.949 #DIV/0! 1.350 #DIV/0! 3.299 54,36 1.107 56,79 751 55,62 1.857 56,31 1 0,05 0 0,02 1 0,04
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0 0 5.450 1.829 #DIV/0! 1.566 #DIV/0! 3.394 62,28 1.231 67,29 1.053 67,26 2.284 67,27 6 0,35 4 0,27 11 0,31
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 0 11.284 3.813 #DIV/0! 1.251 #DIV/0! 5.064 44,87 2.396 62,85 1.030 82,33 3.426 67,66 1 0,02 0 0,01 1 0,01
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 0 8.028 2.442 #DIV/0! 1.920 #DIV/0! 4.362 54,34 1.671 68,43 1.277 66,52 2.948 67,59 1 0,05 1 0,03 2 0,04
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 0 14.625 3.688 #DIV/0! 2.774 #DIV/0! 6.462 44,19 2.250 60,99 1.718 61,92 3.967 61,39 6 0,15 5 0,17 10 0,16
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 0 13.368 3.856 #DIV/0! 2.419 #DIV/0! 6.274 46,94 2.164 56,14 1.358 56,14 3.523 56,14 5 0,13 3 0,11 8 0,12
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 0 5.927 2.381 #DIV/0! 1.369 #DIV/0! 3.749 63,26 1.592 66,87 921 67,28 2.513 67,02 2 0,09 0 0,03 3 0,07
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 0 6.275 2.033 #DIV/0! 1.661 #DIV/0! 3.694 58,86 1.153 56,71 1.002 60,34 2.155 58,34 4 0,18 5 0,29 9 0,23
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 0 6.153 1.626 #DIV/0! 1.051 #DIV/0! 2.676 43,49 822 50,56 522 49,68 1.344 50,21 25 1,55 17 1,60 42 1,57
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 0 7.642 2.505 #DIV/0! 745 #DIV/0! 3.250 42,53 2.121 84,66 620 83,26 2.741 84,34 3 0,13 1 0,16 4 0,14
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 0 2.554 984 #DIV/0! 812 #DIV/0! 1.797 70,34 564 57,25 455 55,98 1.018 56,68 1 0,05 1 0,10 1 0,07
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 0 6.624 2.207 #DIV/0! 1.824 #DIV/0! 4.030 60,85 1.250 56,63 1.015 55,64 2.264 56,18 1 0,03 0 0,02 1 0,02
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 0 3.107 1.052 #DIV/0! 699 #DIV/0! 1.751 56,38 590 56,08 392 56,08 982 56,08 1 0,13 1 0,13 2 0,13
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 0 3.781 1.308 #DIV/0! 631 #DIV/0! 1.939 51,28 783 59,89 359 56,92 1.143 58,93 6 0,46 2 0,34 8 0,42
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 0 6.814 1.906 #DIV/0! 1.510 #DIV/0! 3.417 50,14 1.186 62,21 980 64,87 2.166 63,39 1 0,05 1 0,06 2 0,05
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 0 8.337 1.816 #DIV/0! 1.473 #DIV/0! 3.289 39,45 1.030 56,75 818 55,52 1.849 56,20 4 0,21 2 0,14 6 0,18
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 0 5.269 1.486 #DIV/0! 1.078 #DIV/0! 2.565 48,67 815 54,86 595 55,22 1.411 55,01 1 0,07 2 0,19 3 0,12
JUMLAH KOTA BANDUNG 0 0 212.111 68.645 #DIV/0! 47.253 #DIV/0! 115.898 54,64 43.658 63,60 29.902 63,28 73.561 63,47 119 0,17 74 0,16 192 0,17

Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 45

CAKUPAN BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

BALITA GIZI BURUK*


MENDAPAT PERAWATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
L P L+P
L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI - - 15 #DIV/0! #DIV/0! 15 100,00
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI - - 12 #DIV/0! #DIV/0! 12 100,00
4 ANDIR UPT GARUDA - - 9 #DIV/0! #DIV/0! 9 100,00
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT - - 3 #DIV/0! #DIV/0! 3 100,00
6 UPT PUTER UPT PUTER - - 14 #DIV/0! #DIV/0! 14 100,00
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM - - 1 #DIV/0! #DIV/0! 1 100,00
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG - - 4 #DIV/0! #DIV/0! 4 100,00
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI - - 11 #DIV/0! #DIV/0! 11 100,00
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA - - 12 #DIV/0! #DIV/0! 12 100,00
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI - - 6 #DIV/0! #DIV/0! 6 100,00
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI - - 4 #DIV/0! #DIV/0! 4 100,00
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS - - 3 #DIV/0! #DIV/0! 3 100,00
14 REGOL UPT PASUNDAN - - 1 #DIV/0! #DIV/0! 1 100,00
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH - - 77 #DIV/0! #DIV/0! 77 100,00
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO - - 10 #DIV/0! #DIV/0! 10 100,00
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN - - 24 #DIV/0! #DIV/0! 24 100,00
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU - - 6 #DIV/0! #DIV/0! 6 100,00
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI - - 3 #DIV/0! #DIV/0! 3 100,00
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA - - 16 #DIV/0! #DIV/0! 16 100,00
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK - - 6 #DIV/0! #DIV/0! 6 100,00
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH - - 23 #DIV/0! #DIV/0! 23 100,00
24 CINAMBO UPT CINAMBO - - 8 #DIV/0! #DIV/0! 8 100,00
25 CIBIRU UPT CIBIRU - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR - - 1 #DIV/0! #DIV/0! 1 100,00
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG - - 15 #DIV/0! #DIV/0! 15 100,00
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN - - 2 #DIV/0! #DIV/0! 2 100,00
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI - - 3 #DIV/0! #DIV/0! 3 100,00
JUMLAH KOTA BANDUNG - - 289 - #DIV/0! - #DIV/0! 289 100,00
Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
*Berdasarkan Perhitungan Menggunakan BB/TB
TABEL 46

CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA 631 605 1.236 631 100,00 605 100,00 1.236 100,00
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 829 742 1.571 829 100,00 742 100,00 1.571 100,00
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 447 588 1.035 447 100,00 588 100,00 1.035 100,00
4 ANDIR UPT GARUDA 940 945 1.885 940 100,00 945 100,00 1.885 100,00
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 359 313 672 359 100,00 313 100,00 672 100,00
6 COBLONG UPT PUTER 882 984 1.866 882 100,00 984 100,00 1.866 100,00
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 570 548 1.118 570 100,00 548 100,00 1.118 100,00
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 546 545 1.091 546 100,00 545 100,00 1.091 100,00
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 489 459 948 489 100,00 459 100,00 948 100,00
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 719 1011 1.730 719 100,00 1011 100,00 1.730 100,00
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 999 916 1.915 999 100,00 916 100,00 1.915 100,00
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 814 788 1.602 814 100,00 788 100,00 1.602 100,00
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 770 620 1.390 770 100,00 620 100,00 1.390 100,00
14 REGOL UPT PASUNDAN 819 951 1.770 819 100,00 951 100,00 1.770 100,00
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 819 900 1.719 819 100,00 900 100,00 1.719 100,00
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 636 676 1.312 636 100,00 676 100,00 1.312 100,00
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 714 802 1.516 714 100,00 802 100,00 1.516 100,00
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 1195 1211 2.406 1195 100,00 1211 100,00 2.406 100,00
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 1098 1270 2.368 1098 100,00 1270 100,00 2.368 100,00
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 833 850 1.683 833 100,00 850 100,00 1.683 100,00
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 719 691 1.410 719 100,00 691 100,00 1.410 100,00
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 765 700 1.465 765 100,00 700 100,00 1.465 100,00
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 654 643 1.297 654 100,00 643 100,00 1.297 100,00
24 CINAMBO UPT CINAMBO 220 187 407 220 100,00 187 100,00 407 100,00
25 CIBIRU UPT CIBIRU 979 919 1.898 979 100,00 919 100,00 1.898 100,00
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 400 383 783 400 100,00 383 100,00 783 100,00
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 149 166 315 149 100,00 166 100,00 315 100,00
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 765 793 1.558 765 100,00 793 100,00 1.558 100,00
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 1100 968 2.068 1100 100,00 968 100,00 2.068 100,00
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 420 393 813 420 100,00 393 100,00 813 100,00
JUMLAH KOTA BANDUNG 21.280 21.567 42.847 21.280 100,00 21.567 100,00 42.847 100,00
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT 100,0 100,0

Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 47

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN SISWA SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

MURID SD DAN SETINGKAT


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN SESUAI STANDAR
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
4 ANDIR UPT GARUDA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 UPT PUTER UPT PUTER 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 REGOL UPT PASUNDAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
24 CINAMBO UPT CINAMBO 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
25 CIBIRU UPT CIBIRU 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
TABEL 48

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

USILA (60TAHUN+)
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA 2.820 4.610 7.430 2.108 74,75 3.076 66,72 5.184 69,77
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 3.305 6.524 9.829 1.709 51,71 2.538 38,90 4.247 43,21
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 3.581 5.485 9.066 1.970 55,01 1.861 33,93 3.831 42,26
4 ANDIR UPT GARUDA 2.933 5.922 8.855 1.428 48,69 2.646 44,68 4.074 46,01
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 1.681 3.602 5.283 737 43,84 1.489 41,34 2.226 42,14
6 UPT PUTER UPT PUTER 4.711 7.259 11.970 1.135 24,09 2.282 31,44 3.417 28,55
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 1.269 1.553 2.822 396 31,21 587 37,80 983 34,83
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 1.883 3.485 5.368 902 47,90 1.405 40,32 2.307 42,98
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 2.975 3.485 6.460 902 30,32 1.405 40,32 2.307 35,71
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 4.341 5.470 9.811 705 16,24 1.573 28,76 2.278 23,22
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 5.336 6.610 11.946 970 18,18 2.096 31,71 3.066 25,67
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 7.148 8.878 16.026 865 12,10 1.760 19,82 2.625 16,38
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 2.785 3.750 6.535 1.045 37,52 1.782 47,52 2.827 43,26
14 REGOL UPT PASUNDAN 3.318 4.137 7.455 1.395 42,04 2.007 48,51 3.402 45,63
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 2.683 3.587 6.270 1.291 48,12 2.045 57,01 3.336 53,21
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 4.811 6.162 10.973 1.095 22,76 2.679 43,48 3.774 34,39
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 3.399 4.422 7.821 868 25,54 1.625 36,75 2.493 31,88
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 5.980 7.405 13.385 1.662 27,79 2.135 28,83 3.797 28,37
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 5.335 7.620 12.955 1.577 29,56 3.074 40,34 4.651 35,90
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 2.851 3.880 6.731 1.304 45,74 2.436 62,78 3.740 55,56
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 2.440 3.668 6.108 1.467 60,12 2.152 58,67 3.619 59,25
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 2.756 3.383 6.139 632 22,93 1.301 38,46 1.933 31,49
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 2.859 3.920 6.779 566 19,80 1.380 35,20 1.946 28,71
24 CINAMBO UPT CINAMBO 897 1.325 2.222 600 66,89 1.176 88,75 1.776 79,93
25 CIBIRU UPT CIBIRU 2.801 3.504 6.305 1.250 44,63 2.254 64,33 3.504 55,57
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 1.488 2.030 3.518 638 42,88 723 35,62 1.361 38,69
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 1.466 1.745 3.211 360 24,56 1.078 61,78 1.438 44,78
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 2.955 3.823 6.778 702 23,76 1.248 32,64 1.950 28,77
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 4.670 5.947 10.617 1.227 26,27 2.249 37,82 3.476 32,74
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 2.429 2.943 5.372 1.006 41,42 1.514 51,44 2.520 46,91
JUMLAH KOTA BANDUNG 97.906 136.134 234.040 32.512 33,21 55.576 40,82 88.088 37,64
Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 49

PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR LEVEL I


NO SARANA KESEHATAN JUMLAH SARANA
JUMLAH %
1 2 3 4 5

1 RUMAH SAKIT UMUM 18 18 100,00

2 RUMAH SAKIT JIWA 0 0 -

3 RUMAH SAKIT BERSALIN 1 1 100,00

4 RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK 6 5 83,33

5 RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA 6 4 66,67

6 PUSKESMAS PERAWATAN 5 5 100,00

7 SARANA YANKES.LAINNYA - - -

JUMLAH KOTA BANDUNG 36 33 91,67


Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinkes Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 50

JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KLB


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH WILYAH YANG


WILAYAH YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK JUMLAH
JENIS PENYAKIT BERPOTENSI KEJADIAN TERSERANG ATTACK RATE (%) JUMLAH KEMATIAN CFR (%)
NO TERANCAM PENDERITA
LUAR BIASA JUMLAH JUMLAH
KECAMATAN KELURAHAN
KECAMATAN KELURAHAN L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 Suspek Avian Influenza H5N1 (Flu Burung) 3 3 Buah Batu Margasari 35.823 34.630 70.453 2 1 3 0,01 0,00 0,00 2 1 3 100,00 100,00 100,00
Batununggal Gumuruh
Regol Pasir layung
2 Suspek Leptospirosis 1 1 Arcamanik Cisaranten Kidul 8.977 8.678 17.655 1 0 1 0,01 - 0,01 0 0 0 0,00 #DIV/0! 0,00

3 Leptospirosis Konfirmasi 2 2 Buah Batu Margasari 24.170 23.365 47.535 2 0 2 0,01 - 0,00 1 0 1 50,00 #DIV/0! 50,00
Astana Anyar Karasak
4 Difteri 2 3 Ujungberung Pasir Endah 18.645 18.024 36.669 3 0 3 0,02 - 0,01 0 0 0 0,00 #DIV/0! 0,00
Pasir Wangi
Astana Anyar Karang Anyar
5 Keracunan Makanan 1 1 Cicendo Pasirkaliki 150 225 375 58 103 161 38,67 45,78 42,93 0 0,00 0,00 0,00
Batununggal* Cibangkong
Bojongloa Kidul** Situsaeur

JUMLAH 7 10 87.765 84.922 172.687 66 104 170 0,08 0,12 0,10 3 1 4 5 1 2


Sumber: Seksi Pemantau Penyakit Tahun 2012
Jumlah penduduk terancam pada kasus AI adalah jumlah keseluruhan penduduk kelurahan yang ada
*Lokasi kasus di Kota Bandung, sumber makanan & warga dari Jakarta
**Lokasi kasus di KBB berobat di RS Immanuel/Kota Bandung
TABEL 51

DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

DESA/KELURAHAN TERKENA KLB

RATA2 KEJADIAN
JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA/KELURAHAN DITANGANI <24
DESA/KELURAHAN JUMLAH %
KLB PER JUMLAH JAM
DESA/KELURAHAN
1 2 3 4 5 6 7 8
1 SUKASARI UPT SUKARASA 4 0,00 #DIV/0!
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 5 0,00 #DIV/0!
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 6 1 0,17 1 100,00
4 ANDIR UPT GARUDA 6 0,00 #DIV/0!
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 3 0,00 #DIV/0!
6 COBLONG UPT PUTER 6 0,00 #DIV/0!
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 3 0,00 #DIV/0!
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 4 0,00 #DIV/0!
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 4 0,00 #DIV/0!
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 6 0,00 #DIV/0!
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 6 0,00 #DIV/0!
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 8 2 0,25 2 100,00
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 7 0,00 #DIV/0!
14 REGOL UPT PASUNDAN 7 1 0,14 1 100,00
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 6 2 0,33 2 100,00
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 5 0,00 #DIV/0!
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 6 0,00 #DIV/0!
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 6 0,00 #DIV/0!
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 8 0,00 #DIV/0!
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 4 0,00 #DIV/0!
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 4 0,00 #DIV/0!
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 4 1 0,25 1 100,00
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 5 2 0,40 2 100,00
24 CINAMBO UPT CINAMBO 4 0,00 #DIV/0!
25 CIBIRU UPT CIBIRU 4 0,00 #DIV/0!
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 4 0,00 #DIV/0!
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 4 0,00 #DIV/0!
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 4 0,00 #DIV/0!
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 4 1 0,25 1 100,00
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 4 0,00 #DIV/0!
JUMLAH KOTA BANDUNG 151 10 0,07 10 100,00

Sumber: Seksi Pemantau Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 52

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


NO KECAMATAN PUSKESMAS TUMPATAN GIGI TETAP PENCABUTAN GIGI TETAP RASIO TUMPATAN/ PENCABUTAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 SUKASARI UPT SUKARASA 1.598 1.036 1,54
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 828 270 3,07
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 1.036 1.108 0,94
4 ANDIR UPT GARUDA 1.089 600 1,82
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 420 631 0,67
6 COBLONG UPT PUTER 1.093 544 2,01
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 779 733 1,06
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 296 849 0,35
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 112 112 1,00
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 662 1.154 0,57
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 786 806 0,98
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 1.718 1.596 1,08
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 433 323 1,34
14 REGOL UPT PASUNDAN 1.438 1.974 0,73
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 393 437 0,90
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 69 244 0,28
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 537 557 0,96
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 163 127 1,28
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 219 61 3,59
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 1.055 481 2,19
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 138 83 1,66
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 187 121 1,55
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH #DIV/0!
24 CINAMBO UPT CINAMBO 124 114 1,09
25 CIBIRU UPT CIBIRU 439 439 1,00
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 587 410 1,43
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG #DIV/0!
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 430 97 4,43
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 536 202 2,65
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 637 655 0,97
JUMLAH PUSKESMAS - - 17.802 - - 15.764 1,13
Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


NO FASILITAS KESEHATAN TUMPATAN GIGI TETAP PENCABUTAN GIGI TETAP RASIO TUMPATAN/
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 RS Dr. Hasan Sadikin 1.669 2.131 #DIV/0! #DIV/0! 0,78
2 RSD Kota Bandung 1.176 588 #DIV/0! #DIV/0! 2,00
3 RS Sartika Asih 403 586 989 367 536 903 1,10 1,09 1,10
4 RS Sariningsih 2.108 3.090 5.198 392 454 846 5,38 6,81 6,14
5 RS Dr. Salamun 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 RS Pindad 680 828 1.508 160 234 394 4,25 3,54 3,83
7 RS Muhammadiyah 1.639 778 #DIV/0! #DIV/0! 2,11
8 RS Al-Islam 897 1.526 2.423 648 1.103 1.751 1,38 1,38 1,38
9 RS St. Borromeus 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
10 RS Bungsu 316 413 729 61 92 153 5,18 4,49 4,76
11 RS Rajawali 551 856 1.407 597 840 1.437 0,92 1,02 0,98
12 RS St. Yusuf 2.098 2.325 #DIV/0! #DIV/0! 0,90
13 RS Immanuel 0 0 2.776 0 0 1.653 #DIV/0! #DIV/0! 1,68
14 RS Kebonjati 122 205 327 52 74 126 2,35 2,77 2,60
15 RS Advent 837 482 #DIV/0! #DIV/0! 1,74
16 RS Hermina Arcamanik 204 167 371 123 82 205 1,66 2,04 1,81
17 RS Santosa Hospital 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
18 RS Mata Cicendo 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
19 RSKIA Kota Bandung 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
20 RS Paru Dr H A Rotinsulu 56 81 #DIV/0! #DIV/0! 0,69
21 RSIA Limijati 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
22 RS Bedah Halmahera 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
23 RSIA Sukajadi 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
24 RSB Emma P 5 7 12 10 6 16 0,50 1,17 0,75
25 RSIA Tedja 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
26 RS Ginjal H A Habibie 21 24 45 7 10 17 3,00 2,40 2,65
27 RSIA Hermina Pasteur 1.115 194 #DIV/0! #DIV/0! 5,75
28 RSIA Melinda 0 7 7 0 3 3 #DIV/0! 2,33 2,33
29 RS Gigi dan Mulut Kota Bandung 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
30 RS Gigi dan Mulut UNPAD 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
31 RSIA Humana Prima 426 600 1.026 67 100 167 6,36 6,00 6,14
JUMLAH RUMAH SAKIT 5.733 8.309 25.408 2.484 3.534 14.250 2,31 2,35 1,78
JUMLAH KOTA BANDUNG 43.210 30.014 1,44
Sumber: Rumah Sakit di Kota Bandung 2012
TABEL 53

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

UKGS (PROMOTIF DAN PREVENTIF)


JUMLAH JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH SD/MI DGN SD/MI JUMLAH MURID SD/MI MURID SD/MI DIPERIKSA PERLU PERAWATAN MENDAPAT PERAWATAN
% %
SD/MI SIKAT GIGI MENDAPAT
MASSAL YAN. GIGI L P L+P L % P % L+P % L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 SUKASARI UPT SUKARASA 29 36 124,1 0,0 8.699 5.048 58,03 2.241 1.500 66,93
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 38 61 160,5 0,0 10.056 3.202 31,84 1.804 782 43,35
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI ##### ##### #DIV/0! #DIV/0!
4 ANDIR UPT GARUDA 36 83 230,6 0,0 12.126 4.627 38,16 1.497 724 48,36
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 17 41 241,2 0,0 4.647 1.473 31,70 411 292 71,05
6 COBLONG UPT PUTER 43 59 137,2 0,0 11.416 5.064 44,36 868 411 47,35
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 21 29 138,1 0,0 6.544 4.174 63,78 800 686 85,75
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 24 22 91,7 0,0 3.749 1.160 30,94 255 131 51,37
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 20 0,0 0,0 5.583 0,00 #DIV/0!
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 43 44 102,3 0,0 11.379 3.175 27,90 1.479 813 54,97
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 41 0,0 0,0 9.864 2.444 24,78 2.500 686 27,44
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 36 27 75,0 0,0 9.797 2.938 29,99 1.419 1.622 114,31
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 28 57 203,6 0,0 8.966 5.620 62,68 3.671 384 10,46
14 REGOL UPT PASUNDAN 37 77 208,1 0,0 11.363 4.373 38,48 1.302 413 31,72
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 36 58 161,1 0,0 3.344 2.447 73,18 782 123 15,73
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 21 5 23,8 0,0 8.094 1.289 15,93 170 48 28,24
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 23 40 173,9 0,0 7.522 1.553 20,65 876 556 63,47
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 46 30 65,2 0,0 12.765 2.768 21,68 279 339 121,51
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 40 31 77,5 0,0 13.197 1.750 13,26 628 296 47,13
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 22 21 95,5 0,0 5.994 1.277 21,30 151 243 160,93
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 15 #DIV/0! #DIV/0!
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 25 25 8.635 1.400 16,21 1.013 250 24,68
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH #DIV/0! #DIV/0!
24 CINAMBO UPT CINAMBO 6 13 2.185 518 23,71 217 219 100,92
25 CIBIRU UPT CIBIRU 24 31 9.497 1.947 20,50 228 470 206,14
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 10 33 3.915 1.817 46,41 561 339 60,43
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG #DIV/0! #DIV/0!
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 14 38 6.508 2.619 40,24 1.320 253 19,17
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 26 7.882 0,00 #DIV/0!
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 13 25 3.384 896 26,48 707 619 87,55
JUMLAH KOTA BANDUNG 719 901 125,3 - 0,0 - - 207.111 63.579 30,70 25.179 12.199 48,45
Sumber: Seksi Pelayanan Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 54

JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

PENYULUHAN KESEHATAN
JUMLAH
JUMLAH SELURUH JUMLAH KEGIATAN KESELURUHAN
No RUMAH SAKIT
KEGIATAN PENYULUHAN PENYULUHAN KEGIATAN
KELOMPOK MASSA PENYULUHAN
INDIVIDU
1 2 3 4 5
1 RSU Dr. Hasan Sadikin
2 RSUD KOTA BANDUNG 78 6
3 RSU Sartika Asih 26
4 RSU Sariningsih 2 2
5 RSU Dr. Salamun
6 RSU Pindad 22 2
7 RSU Muhammadiyah
8 RSU Al-Islam 238 21
9 RSU St. Borromeus 88 6
10 RSU Bungsu
11 RSU Rajawali 20 5
12 RSU St. Yusuf 48 6 106
13 RSU Immanuel 1 8
14 RSU Kebonjati
15 RSU Advent
16 RS Hermina Arcamanik
17 RS Santosa Hospital
18 RS Mata Cicendo 36 13
19 RSKIA Kota Bandung
20 RS Paru Dr H A Rotinsulu 5 11
21 RSB Limijati
22 RS Bedah Halmahera 30 3 7
23 RSIA Sukajadi
24 RSB Emma P 24 4
25 RSB Tedja 21 6
26 RSK Ginjal
27 RSIA Hermina Pasteur 5 12
28 RS Melinda
29 RS Gigi dan Mulut Kota Bandung
30 RS Gigi dan Mulut UNPAD 28 29
31 RSIA Humana Prima
JUMLAH RUMAH SAKIT 646 160 113
JUMLAH DINKES KOTA BANDUNG 250 0 0
JUMLAH KOTA BANDUNG 16.804 160 113
Sumber: Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 55

CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR MENURUT JENIS JAMINAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH PESERTA JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR


JUMLAH PENDUDUK MASYARAKAT MISKIN
NO KECAMATAN PUSKESMAS ASKES JAMSOSTEK LAINNYA JUMLAH %
JAMKESMAS JAMKESDA JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P L+P L+P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
1 SUKASARI UPT SUKARASA 40.477 40.494 80.971 7.854 9.268 17.122 6.072 5.105 11.177 28.299 34,95
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 53.832 53.302 107.134 2.973 3.477 6.450 11.402 14.972 26.374 32.824 30,64
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 49.599 49.009 98.608 6.674 7.768 14.442 15.321 8.690 24.011 38.453 39,00
4 ANDIR UPT GARUDA 49.008 47.426 96.434 4.155 4.701 8.856 14.494 10.732 25.226 34.082 35,34
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 29.603 28.396 57.999 1.852 2.113 3.965 3.710 2.454 6.164 10.129 17,46
6 COBLONG UPT PUTER 68.363 61.661 130.024 10.714 12.167 22.881 17.602 14.083 31.685 54.566 41,97
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 15.246 15.521 30.767 2.656 3.326 5.982 3.331 1.493 4.824 10.806 35,12
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 18.125 18.036 36.161 3.070 3.296 6.366 3.592 3.557 7.149 13.515 37,37
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 35.970 34.141 70.111 1.645 1.911 3.556 7.751 7.459 15.210 18.766 26,77
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 53.999 52.571 106.570 3.283 3.953 7.236 15.209 14.070 29.279 36.515 34,26
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 65.604 64.856 130.460 1.637 2.082 3.719 21.927 14.996 36.923 40.642 31,15
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 60.370 59.171 119.541 8.424 10.608 19.032 21.489 28.023 49.512 68.544 57,34
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 34.937 35.434 70.371 4.482 5.512 9.994 3.762 6.322 10.084 20.078 28,53
14 REGOL UPT PASUNDAN 40.296 40.239 80.535 6.101 6.751 12.852 12.346 10.799 23.145 35.997 44,70
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 34.174 33.867 68.041 3.027 3.506 6.533 10.005 8.702 18.707 25.240 37,10
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 61.249 57.776 119.025 656 789 1.445 29.024 22.111 51.135 52.580 44,18
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 43.246 41.439 84.685 2.415 2.655 5.070 15.596 17.548 33.144 38.214 45,12
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 74.746 70.665 145.411 1.757 2.080 3.837 28.006 25.408 53.414 57.251 39,37
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 71.038 69.742 140.780 2.767 3.246 6.013 21.861 17.874 39.735 45.748 32,50
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 37.018 36.591 73.609 3.933 4.253 8.186 5.788 6.372 12.160 20.346 27,64
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 31.985 30.865 62.850 3.137 3.739 6.876 12.691 12.912 25.603 32.479 51,68
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 34.648 33.871 68.519 2.472 2.732 5.204 7.931 5.052 12.983 18.187 26,54
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 38.637 37.385 76.022 4.161 4.815 8.976 13.450 9.284 22.734 31.710 41,71
24 CINAMBO UPT CINAMBO 12.734 12.208 24.942 720 797 1.517 4.265 3.748 8.013 9.530 38,21
25 CIBIRU UPT CIBIRU 36.294 34.898 71.192 3.935 4.373 8.308 8.097 13.351 21.448 29.756 41,80
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 20.122 19.665 39.787 2.234 2.434 4.668 4.291 3.170 7.461 12.129 30,48
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 18.321 18.335 36.656 687 807 1.494 2.253 5.390 7.643 9.137 24,93
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 38.167 37.847 76.014 2.421 2.712 5.133 4.885 1.459 6.344 11.477 15,10
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 47.287 46.730 94.017 5.973 6.963 12.936 12.184 14.880 27.064 40.000 42,55
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 29.250 29.031 58.281 3.135 3.609 6.744 7.895 13.054 20.949 27.693 47,52
JUMLAH KOTA BANDUNG 1.244.344 1.211.173 2.455.517 108.950 126.443 235.393 346.230 323.070 669.300 904.693
PERSENTASE KOTA BANDUNG 8,76 10,44 9,59 14,10 13,16 27,26 36,84
Sumber: PT. Askes (Persero) Cabang Utama Kota Bandung dan Tim Pengelola Jamkesmas 2012
TABEL 56

CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN)


MENDAPAT YANKES RAWAT JALAN
DICAKUP ASKESKIN/JAMKESMAS PELAYANAN KESEHATAN DASAR PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH YANG ADA
(PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1) (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3)
L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
1 SUKASARI UPT SUKARASA 11.177 #DIV/0! #DIV/0! 6.072 54,33 #DIV/0! #DIV/0! 7.008 62,70 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 26.374 #DIV/0! #DIV/0! 11.402 43,23 #DIV/0! #DIV/0! 9.137 34,64 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 24.011 #DIV/0! #DIV/0! 15.321 63,81 #DIV/0! #DIV/0! 9.154 38,12 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
4 ANDIR UPT GARUDA 25.226 #DIV/0! #DIV/0! 14.494 57,46 #DIV/0! #DIV/0! 1.425 5,65 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 6.164 #DIV/0! #DIV/0! 3.710 60,19 #DIV/0! #DIV/0! 4.789 77,69 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
6 UPT PUTER UPT PUTER 31.685 #DIV/0! #DIV/0! 17.602 55,55 #DIV/0! #DIV/0! 12.718 40,14 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 4.824 #DIV/0! #DIV/0! 3.331 69,05 #DIV/0! #DIV/0! 5.736 118,91 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 7.149 #DIV/0! #DIV/0! 3.592 50,24 #DIV/0! #DIV/0! 2.659 37,19 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 15.210 #DIV/0! #DIV/0! 7.751 50,96 #DIV/0! #DIV/0! 4.528 29,77 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 29.279 #DIV/0! #DIV/0! 15.209 51,95 #DIV/0! #DIV/0! 6.905 23,58 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 36.923 #DIV/0! #DIV/0! 21.927 59,39 #DIV/0! #DIV/0! 14.208 38,48 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 49.512 #DIV/0! #DIV/0! 21.489 43,40 #DIV/0! #DIV/0! 11.894 24,02 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 10.084 #DIV/0! #DIV/0! 3.762 37,31 #DIV/0! #DIV/0! 2.521 25,00 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
14 REGOL UPT PASUNDAN 23.145 #DIV/0! #DIV/0! 12.346 53,34 #DIV/0! #DIV/0! 4.311 18,63 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 18.707 #DIV/0! #DIV/0! 10.005 53,48 #DIV/0! #DIV/0! 12.749 68,15 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 51.135 #DIV/0! #DIV/0! 29.024 56,76 #DIV/0! #DIV/0! 17.759 34,73 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 33.144 #DIV/0! #DIV/0! 15.596 47,06 #DIV/0! #DIV/0! 7.558 22,80 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 53.414 #DIV/0! #DIV/0! 28.006 52,43 #DIV/0! #DIV/0! 14.736 27,59 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 39.735 #DIV/0! #DIV/0! 21.861 55,02 #DIV/0! #DIV/0! 15.322 38,56 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 12.160 #DIV/0! #DIV/0! 5.788 47,60 #DIV/0! #DIV/0! 5.858 48,17 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 25.603 #DIV/0! #DIV/0! 12.691 49,57 #DIV/0! #DIV/0! 10.874 42,47 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 12.983 #DIV/0! #DIV/0! 7.931 61,09 #DIV/0! #DIV/0! 3.484 26,84 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 22.734 #DIV/0! #DIV/0! 13.450 59,16 #DIV/0! #DIV/0! 5.519 24,28 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
24 CINAMBO UPT CINAMBO 8.013 #DIV/0! #DIV/0! 4.265 53,23 #DIV/0! #DIV/0! 3.244 40,48 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
25 CIBIRU UPT CIBIRU 21.448 #DIV/0! #DIV/0! 8.097 37,75 #DIV/0! #DIV/0! 7.338 34,21 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 7.461 #DIV/0! #DIV/0! 4.291 57,51 #DIV/0! #DIV/0! 6.847 91,77 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 7.643 #DIV/0! #DIV/0! 2.253 29,48 #DIV/0! #DIV/0! 1.793 23,46 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 6.344 #DIV/0! #DIV/0! 4.885 77,00 #DIV/0! #DIV/0! 4.409 69,50 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 27.064 #DIV/0! #DIV/0! 12.184 45,02 #DIV/0! #DIV/0! 9.969 36,83 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 20.949 #DIV/0! #DIV/0! 7.895 37,69 #DIV/0! #DIV/0! 6.914 33,00 #DIV/0! #DIV/0! - 0,00
JUMLAH KOTA BANDUNG - - 669.300 - #DIV/0! - #DIV/0! 346.230 51,73 - #DIV/0! - #DIV/0! 231.366 34,57 - #DIV/0! - #DIV/0! 54.763 8,18
Sumber: Tim Pengelola Jamkesmas Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012 dan Dinkes Provinsi Jabar 2012
TABEL 57

CAKUPAN PELAYANAN RAWAT INAP MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

MASYARAKAT MISKIN DAN HAMPIR MISKIN


MENDAPAT YANKES RAWAT INAP
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH YANG ADA PELAYANAN KESEHATAN DASAR PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN
(PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1) (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3)
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 SUKASARI UPT SUKARASA - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
4 ANDIR UPT GARUDA - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
6 COBLONG UPT PUTER - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
14 REGOL UPT PASUNDAN - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
24 CINAMBO UPT CINAMBO - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
25 CIBIRU UPT CIBIRU - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI - - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
JUMLAH - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!

Sumber:
TABEL 58

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH KUNJUNGAN
NO SARANA PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN RAWAT INAP
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8
1 RS Dr. Hasan Sadikin 362.902 45.426
2 RSD Kota Bandung 24.826 31.546 56.372 2.721 5.010 7.731
3 RS Sartika Asih 54.747 5.237
4 RS Sariningsih 22.836 1.819
5 RS Dr. Salamun 0 0
6 RS Pindad 42.786 3.566
7 RS Muhammadiyah 5.055 75.935 80.990 4.285 5.484 9.769
8 RS Al-Islam 185.369 10.114
9 RS St. Borromeus 143.654 11.861
10 RS Bungsu 4.684 4.600 9.284 551 972 1.523
11 RS Rajawali 46.930 6.033
12 RS St. Yusuf 62.082 76.996 139.078 6.387 7.722 14.109
13 RS Immanuel 214.999 30.390
14 RS Kebonjati 42.922 6.764
15 RS Advent 51.358 11.358
16 RS Hermina Arcamanik 36.878 19.856 56.734 1.597 2.032 3.629
17 RS Santosa Hospital 154.061 11.500
18 RS Mata Cicendo 74.356 81.611 74.408 4.698 3.620 6.604
19 RSKIA Kota Bandung 37.108 11.886
20 RS Paru Dr H A Rotinsulu 11.905 9.239 21.144 2.411
21 RSIA Limijati 61.853 2.591
22 RS Bedah Halmahera 15.254 17.734 32.988 831 546 1.377
23 RSIA Sukajadi 0 0
24 RSB Emma P 7.230 861
25 RSIA Tedja 4.563 964
26 RS Ginjal H A Habibie 18.226 161
27 RSIA Hermina Pasteur 42.350 79.309 121.659 1.288 3.169 4.457
28 RSIA Melinda 2.418 9.672 12.090 356 1.422 1.778
29 RS Gigi dan Mulut Kota Bandung 12.458 0
30 RS Gigi dan Mulut UNPAD 35.781 0
31 RSIA Humana Prima 2.090 613
SUB JUMLAH II 279.808 406.498 2.106.620 22.714 29.977 214.532
JUMLAH KOTA BANDUNG 279.808 406.498 3.962.111 22.714 29.977 216.111
JUMLAH PENDUDUK KOTA BANDUNG 1.244.344 1.211.173 2.455.517 1.244.344 1.211.173 2.455.517
CAKUPAN KUNJUNGAN (%) 22,49 33,56 161,36 1,83 2,48 8,80
Sumber: Seksi Data dan Informasi Kesehatan dan Seksi Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 58 A

JUMLAH KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA


NO KECAMATAN PUSKESMAS
JUMLAH
L P L+P
1 2 3 4 5 6
1 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 162
2 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 84
3 BOJONG LOA KALER UPT CETARIP 1.191
4 BOJONG LOA KIDUL UPT KOPO 370
5 ASTANA ANYAR UPT PAGARSIH 662
6 REGOL UPT PASUNDAN 342
7 LENGKONG UPT TALAGABODAS 368
8 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 107
9 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 326
10 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 793
11 CIBIRU UPT CIBIRU 181
12 UJUNG BERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 496
13 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 94
14 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 175
15 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 337
16 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 462
17 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 239
18 ANDIR UPT GARUDA 334
19 CICENDO UPT PASIRKALIKI 528
20 BANDUNG WETAN UPT SALAM 371
21 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 386
22 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 42
23 COBLONG UPT PUTER 243
24 SUKAJADI UPT SUKAJADI 1.222
25 SUKASARI UPT SUKARASA 456
26 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 303
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 79
28 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 92
29 CINAMBO UPT CINAMBO 95
30 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 104
SUB JUMLAH I 10.644

KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA


NO
TABEL 58 A

JUMLAH KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

NO RUMAH SAKIT
JUMLAH
L P L+P
1 2 3 4 5
1 RS Dr. Hasan Sadikin 6.426
2 RSD Kota Bandung 0 0 0
3 RS Sartika Asih
4 RS Sariningsih
5 RS Dr. Salamun
6 RS Pindad 247
7 RS Muhammadiyah 311 158 469
8 RS Al-Islam 833
9 RS St. Borromeus 651
10 RS Bungsu 0 0 0
11 RS Rajawali 115
12 RS St. Yusuf 145 148 293
13 RS Immanuel 2.570
14 RS Kebonjati 0
15 RS Advent 48
16 RS Hermina Arcamanik 3 0 3
17 RS Santosa Hospital 1.318
18 RS Mata Cicendo 0 0 0
19 RSKIA Kota Bandung 0
20 RS Paru Dr H A Rotinsulu 0 0 0
21 RSIA Limijati 0
22 RS Bedah Halmahera 0 0 0
23 RSIA Sukajadi 0
24 RSB Emma P 0
25 RSIA Tedja 0
26 RS Ginjal H A Habibie 0
27 RSIA Hermina Pasteur 67 73 140
28 RSIA Melinda 0 0 0
29 RS Gigi dan Mulut Kota Bandung 0
30 RS Gigi dan Mulut UNPAD 0
31 RSIA Humana Prima 0 0 0
SUB JUMLAH II 526 379 13.113
JUMLAH KOTA BANDUNG 23.757
Sumber: Seksi Data dan Informasi Kesehatan dan Seksi Rujukan Dinas Kesehatan Rujukan Kota Bandung Tahun 2012
*Data didapat dari lap. telah RS yang masuk
TABEL 59

ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

PASIEN KELUAR (HIDUP PASIEN KELUAR MATI ≥


a b JUMLAH TEMPAT PASIEN KELUAR MATI GDR NDR
NO NAMA RUMAH SAKIT JENIS RS + MATI) 48 JAM DIRAWAT
TIDUR
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
1 RS Dr. Hasan Sadikin RS Umum 1.124 19.672 25.754 45.426 1.126 953 2.079 837 675 1.512 5,72 3,70 45,77 4,25 2,62 33,28
2 RSD Kota Bandung RS Umum 111 2.721 5.010 7.731 131 115 246 69 51 120 4,81 2,30 31,82 2,54 1,02 15,52
3 RS Sartika Asih RS Umum 128 5.237 98 51 #DIV/0! #DIV/0! 18,71 #DIV/0! #DIV/0! 9,74
4 RS Sariningsih RS Umum 57 1.819 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
5 RS Dr. Salamun RS Umum 187 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 RS Pindad RS Umum 63 3.566 61 19 #DIV/0! #DIV/0! 17,11 #DIV/0! #DIV/0! 5,33
7 RS Muhammadiyah RS Umum 149 4.285 5.484 9.769 123 106 229 72 62 134 2,87 1,93 23,44 1,68 1,13 13,72
8 RS Al-Islam RS Umum 242 10.114 233 135 #DIV/0! #DIV/0! 23,04 #DIV/0! #DIV/0! 13,35
9 RS St. Borromeus RS Umum 416 11.861 311 233 #DIV/0! #DIV/0! 26,22 #DIV/0! #DIV/0! 19,64
10 RS Bungsu RS Umum 50 557 972 1.529 14 14 28 8 5 13 2,51 1,44 18,31 1,44 0,51 8,50
11 RS Rajawali RS Umum 146 6.033 217 128 #DIV/0! #DIV/0! 35,97 #DIV/0! #DIV/0! 21,22
12 RS St. Yusuf RS Umum 227 6.382 7.733 14.115 173 159 332 93 80 173 2,71 2,06 23,52 1,46 1,03 12,26
13 RS Immanuel RS Umum 352 30.390 833 398 #DIV/0! #DIV/0! 27,41 #DIV/0! #DIV/0! 13,10
14 RS Kebonjati RS Umum 155 6.764 218 112 #DIV/0! #DIV/0! 32,23 #DIV/0! #DIV/0! 16,56
15 RS Advent RS Umum 224 11.254 256 143 #DIV/0! #DIV/0! 22,75 #DIV/0! #DIV/0! 12,71
16 RS Hermina Arcamanik RS Umum 60 1.978 1.619 3.597 20 17 37 11 8 19 1,01 1,05 10,29 0,56 0,49 5,28
17 RS Santosa Hospital RS Umum 227 11.500 177 86 #DIV/0! #DIV/0! 15,39 #DIV/0! #DIV/0! 7,48
18 RS Mata Cicendo RS Khusus Mata 104 3.746 2.858 6.604 0 1 2 0 0 0 0,00 0,03 0,30 0,00 0,00 0,00
19 RSKIA Kota Bandung RS Khusus Ibu Anak 65 11.886 90 35 #DIV/0! #DIV/0! 7,57 #DIV/0! #DIV/0! 2,94
20 RS Paru Dr H A Rotinsulu RS Khusus Paru 109 2.458 214 170 #DIV/0! #DIV/0! 87,06 #DIV/0! #DIV/0! 69,16
21 RSIA Limijati RS Khusus Ibu Anak 60 2.591 3 1 #DIV/0! #DIV/0! 1,16 #DIV/0! #DIV/0! 0,39
22 RS Bedah Halmahera RS Khusus Bedah 30 - - 1.377 - - 6 - - 3 #VALUE! #VALUE! 4,36 #VALUE! #VALUE! 2,18
23 RSIA Sukajadi RS Khusus Ibu Anak 52 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
24 RSB Emma P RS Bersalin 25 861 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
25 RSIA Tedja RS Khusus Ibu Anak 23 964 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
26 RS Ginjal H A Habibie RS Khusus Ginjal 62 161 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
27 RSIA Hermina Pasteur RS Khusus Ibu Anak 90 1.322 3.193 4.515 34 24 58 15 17 32 2,57 0,75 12,85 1,13 0,53 7,09
28 RSIA Melinda RS Khusus Ibu Anak 30 1.396 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0,00 #DIV/0! #DIV/0! 0,00
29 RS Gigi dan Mulut Kota Bandung RS Khusus Gigi Mulut 2 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
30 RS Gigi dan Mulut UNPAD RS KhusuS Gigi Mulut 9 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
31 RSIA Humana Prima RS Khusus Ibu Anak 29 223 390 613 1 1 2 1 1 2 0,45 0,26 3,26 0,45 0,26 3,26
KOTA BANDUNG 4.608 40.663 52.623 214.131 1.622 1.390 5.730 1.106 899 3.519 4,0 2,6 26,76 2,7 1,7 16,43
Sumber: Seksi Data dan Informasi Kesehatan dan Seksi Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 60

INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH PASIEN
JUMLAH
JUMLAH HARI
NO NAMA RUMAH SAKITa JENIS RSb TEMPAT PASIEN KELUAR PASIEN KELUAR
PASIEN KELUAR BOR LOS TOI
MATI ≥ 48 JAM PERAWATAN
TIDUR (HIDUP + MATI) MATI
DIRAWAT
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 RS Dr. Hasan Sadikin RS Umum 1.124 45.426 2.079 1.512 301.351 73,45 6,63 2,40
2 RSD Kota Bandung RS Umum 111 7.731 246 120 38.534 95,11 4,98 0,26
3 RS Sartika Asih RS Umum 128 5.237 98 51 16.945 36,27 3,24 5,69
4 RS Sariningsih RS Umum 57 1.819 - - 9.698 46,61 5,33 6,11
5 RS Dr. Salamun RS Umum 187 - - - 0 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
6 RS Pindad RS Umum 63 3.566 61 19 13.715 59,64 3,85 2,60
7 RS Muhammadiyah RS Umum 149 9773 229 134 31514 57,95 3,22 2,34
8 RS Al-Islam RS Umum 242 10.114 233 135 61.972 70,16 6,13 2,61
9 RS St. Borromeus RS Umum 416 11.861 311 233 62.482 41,15 5,27 7,53
10 RS Bungsu RS Umum 50 1.529 28 13 4.165 22,82 2,72 9,21
11 RS Rajawali RS Umum 146 6.033 217 128 26.828 50,34 4,45 4,39
12 RS St. Yusuf RS Umum 227 14.115 332 173 54.972 66,35 3,89 1,98
13 RS Immanuel RS Umum 352 30.390 833 398 92.299 71,84 3,04 1,19
14 RS Kebonjati RS Umum 155 6.764 218 112 27.099 47,90 4,01 4,36
15 RS Advent RS Umum 224 11.254 256 143 54.164 66,25 4,81 2,45
16 RS Hermina Arcamanik RS Umum 60 3.597 37 19 12.123 55,36 3,37 2,72
17 RSU Santosa Hospital RS Umum 227 11.500 177 86 60.738 73,31 5,28 1,92
18 RS Mata Cicendo RS Khusus Mata 104 8.073 1 0 16.096 42,40 1,99 2,71
19 RSKIA Kota Bandung RS Khusus Ibu Anak 65 11.886 90 35 23.292 98,17 1,96 0,04
20 RS Paru Dr H A Rotinsulu RS Khusus Paru 109 2.458 214 170 22.423 56,36 9,12 7,06
21 RSIA Limijati RS Khusus Ibu Anak 60 2.591 3 1 7.909 36,11 3,05 5,40
22 RSK Bedah Halmahera RS Khusus Bedah 30 1.377 6 3 5.521 50,42 4,01 3,94
23 RSIA Sukajadi RS Khusus Ibu Anak 52 - - - 0 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
24 RSB Emma P RS Bersalin 25 861 - - 2.445 26,79 2,84 7,76
25 RSIA Tedja RS Khusus Ibu Anak 23 964 - - 4.765 56,76 4,94 3,77
26 RS Ginjal H A Habibie RS Khusus Ginjal 62 161 - - 145 0,64 0,90 139,66
27 RSIA Hermina Pasteur RS Khusus Ibu Anak 90 4.515 58 32 21.739 66,18 4,81 2,46
28 RSIA Melinda RS Khusus Ibu Anak 30 1.396 - - 9.057 82,71 6,49 1,36
29 RS Gigi dan Mulut Kota Bandung RS Khusus Gigi Mulut 2 - - - 0 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
30 RS Gigi dan Mulut UNPAD RS KhusuS Gigi Mulut 9 - - - 0 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
31 RSIA Humana Prima RS Khusus Ibu Anak 29 613 2 2 2.433 22,99 3,97 13,30
KOTA BANDUNG 4.579 214.991 5.727 3.517 981.991 58,75 4,57 3,21
Sumber: Seksi Data dan Informasi Kesehatan dan Seksi Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 61

PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

RUMAH TANGGA
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
JUMLAH % DIPANTAU BER PHBS * %
DIPANTAU
1 2 3 4 5 6 7 8
1 SUKASARI UPT SUKARASA 3.016 3.016 100,00 2.800 92,84
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 17.680 12.118 68,54 5.492 45,32
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 3.915 3.517 89,83 2.640 75,06
4 ANDIR UPT GARUDA 29.701 22.875 77,02 17.470 76,37
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 8.676 8.356 96,31 4.857 58,13
6 COBLONG UPT PUTER 10.982 10.472 95,36 9.035 86,28
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 5.672 4.919 86,72 4.508 91,64
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 4.924 1.518 30,83 1.331 87,68
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 14.118 6.277 44,46 791 12,60
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 14.938 14.855 99,44 13.145 88,49
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 23.005 23.005 100,00 11.122 48,35
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 7290 7290 100,00 4693 64,38
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 1.368 1.368 100,00 1.190 86,99
14 REGOL UPT PASUNDAN 16.688 13.536 81,11 10.392 76,77
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 14.565 3.766 25,86 1.166 30,96
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 20.264 19.982 98,61 18.400 92,08
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 13.416 12.038 89,73 5.168 42,93
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 26.272 18.330 69,77 7.713 42,08
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 10.336 10.320 99,85 6.284 60,89
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 14.720 14.510 98,57 10.237 70,55
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 12.913 12.913 100,00 8.671 67,15
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 16.490 14.230 86,29 11.734 82,46
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 17.943 15.116 84,24 9.878 65,35
24 CINAMBO UPT CINAMBO 4.701 4.701 100,00 1.917 40,78
25 CIBIRU UPT CIBIRU 13.540 12.094 89,32 6.746 55,78
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 4.979 4.802 96,45 2.702 56,27
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 7.444 7.231 97,14 3.302 45,66
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 18.197 10.228 56,21 7.087 69,29
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 14.299 8.756 61,24 6.726 76,82
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 11.361 11.361 100,00 8.759 77,10
JUMLAH KOTA BANDUNG 383.413 313.500 81,77 205.956 65,70
Sumber: Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
Tabel 46
TABEL 62

PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

RUMAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH YANG JUMLAH YANG JUMLAH YANG % RUMAH
% DIPERIKSA
ADA DIPERIKSA SEHAT SEHAT
1 2 3 4 5 6 7 8
1 SUKASARI UPT SUKARASA 12.820 11.092 86,52 9.663 87,12
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 16.182 14.371 88,81 11.257 78,33
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 17.906 14.824 82,79 11.627 78,43
4 ANDIR UPT GARUDA 17.528 12.718 72,56 7.596 59,73
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 8.387 6.753 80,52 4.770 70,64
6 UPT PUTER UPT PUTER 22.017 16.887 76,70 11.059 65,49
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 5.434 4.752 87,45 2.832 59,60
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 7.366 5.980 81,18 4.660 77,93
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 10.791 8.947 82,91 7.212 80,61
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 18.882 15.414 81,63 10.845 70,36
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 20.191 16.627 82,35 11.643 70,02
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 20.017 14.879 74,33 9.232 62,05
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 14.639 12.305 84,06 10.639 86,46
14 REGOL UPT PASUNDAN 13.882 11.363 81,85 8.275 72,82
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 11.952 9.587 80,21 6.563 68,46
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 16.784 13.324 79,39 8.146 61,14
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 14.914 11.377 76,28 8.051 70,77
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 21.607 18.040 83,49 9.234 51,19
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 20.130 16.405 81,50 9.649 58,82
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 14.506 11.096 76,49 9.290 83,72
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 13.234 10.672 80,64 6.273 58,78
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 12.598 10.580 83,98 7.978 75,41
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 15.754 12.240 77,69 9.319 76,14
24 CINAMBO UPT CINAMBO 5.341 4.285 80,23 3.248 75,80
25 CIBIRU UPT CIBIRU 10.381 8.230 79,28 5.600 68,04
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 7.935 4.170 52,55 3.200 76,74
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 6.404 5.108 79,76 4.004 78,39
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 13.608 10.862 79,82 8.358 76,95
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 20.137 17.600 87,40 12.815 72,81
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 10.536 8.705 82,62 6.736 77,38
JUMLAH KOTA BANDUNG 421.863 339.193 80,40 239.774 70,69
Sumber: Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2012
TABEL 63

PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KOTA BANDUNG
TAHUN 2012

JUMLAH RUMAH/BANGUNAN DIPERIKSA RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK


NO KECAMATAN PUSKESMAS RUMAH/BANGUNAN
YANG ADA JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 SUKASARI UPT SUKARASA 12.820 4.256 33,20 4.137 97,20
2 SUKAJADI UPT SUKAJADI 16.182 3.600 22,25 3.471 96,42
3 CICENDO UPT PASIRKALIKI 17.906 1.757 9,81 1.673 95,22
4 ANDIR UPT GARUDA 17.528 3.628 20,70 3.281 90,44
5 CIDADAP UPT CIUMBULEUIT 8.387 30 0,36 30 100,00
6 COBLONG UPT PUTER 22.017 3.222 14,63 2.905 90,16
7 BANDUNG WETAN UPT SALAM 5.434 897 16,51 889 99,11
8 SUMUR BANDUNG UPT TAMBLONG 7.366 6.757 91,73 6.388 94,54
9 CIBEUNYING KALER UPT NEGLASARI 10.791 6.467 59,93 6.182 95,59
10 CIBEUNYING KIDUL UPT PADASUKA 18.882 3.228 17,10 2.974 92,13
11 KIARACONDONG UPT BABAKAN SARI 20.191 7.311 36,21 6.742 92,22
12 BATUNUNGGAL UPT IBRAHIM AJI 20.017 4.669 23,33 4.200 89,96
13 LENGKONG UPT TALAGABODAS 14.639 5.889 40,23 5.719 97,11
14 REGOL UPT PASUNDAN 13.882 2.412 17,38 2.252 93,37
15 ASTANAANYAR UPT PAGARSIH 11.952 1.926 16,11 1.811 94,03
16 BOJONGLOA KALER UPT CETARIP 16.784 3.544 21,12 3.216 90,74
17 BOJONGLOA KIDUL UPT KOPO 14.914 1.321 8,86 1.238 93,72
18 BABAKAN CIPARAY UPT CARINGIN 21.607 2.787 12,90 2.655 95,26
19 BANDUNG KULON UPT CIBUNTU 20.130 1.013 5,03 825 81,44
20 ANTAPANI UPT GRIYA ANTAPANI 14.506 7.968 54,93 7.274 91,29
21 MANDALAJATI UPT SINDANGJAYA 13.234 715 5,40 640 89,51
22 ARCAMANIK UPT ARCAMANIK 12.598 3.067 24,35 2.898 94,49
23 UJUNGBERUNG UPT UJUNGBERUNG INDAH 15.754 210 1,33 190 90,48
24 CINAMBO UPT CINAMBO 5.341 3.966 74,26 3.793 95,64
25 CIBIRU UPT CIBIRU 10.381 5.485 52,84 4.924 89,77
26 PANYILEUKAN UPT PANGHEGAR 7.935 1.335 16,82 1.199 89,81
27 GEDEBAGE UPT RIUNG BANDUNG 6.404 491 7,67 474 96,54
28 RANCASARI UPT CIPAMOKOLAN 13.608 180 1,32 168 93,33
29 BUAHBATU UPT MARGAHAYU RAYA 20.137 576 2,86 511 88,72
30 BANDUNG KIDUL UPT KUJANGSARI 10.536 2.686 25,49 2.631 97,95
JUMLAH KOTA BANDUNG 391.190 88.131 22,53 82.148 93,21
Sumber: Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kot