Anda di halaman 1dari 3

ABSTRAK

Literasi Kesehatan Mental dan Sikap Komunitas sebagai Prediktor


Pencarian Pertolongan Formal

Anita Novianty1 & M. Noor Rochman Hadjam2

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas penulisan ilmiah, yang diampu oleh :

Dr. Ari Udiyono, M.Kes. FIAS

Disusun Oleh :

Wardani Adi Saputra 25010116140142

UNIVERSITAS DIPONEGORO

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

SEMARANG

2019
Abstrak Gangguan mental merupakan salah satu ancaman kesehatan global, sebab
berkontribusi besar terhadap beban kesehatan mental dunia. Tingginya angka prevalensi
gangguan mental ini seringkali tidak mendapatkan pertolongan formal melainkan pertolongan
informal, hanya sekitar kurang dari 10% yang ditangani oleh pertolongan formal. Hal tersebut
dipengaruhi oleh berbagai hal diantaranya rendahnya tingkat literasi kesehatan mental dan
sikap Komunitas yang menimbulkan berbagai masalah psikologis tidak tertangani dengan
baik. Tujuan penelitian untuk menemukan signifikansi literasi kesehatan mental dan sikap
komunitas terhadap gangguan mental dengan pencarian pertolongan formal. Metode yang
dipergunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei lapangan, jumlah responden
berjumlah 168 orang yang tinggal diperkotaan. Analisa data yang digunakan analisa regresi
ganda dengan uji asumsi. Hasilnya memperlihatkan antara literasi kesehatan mental dan sikap
komunitas memiliki pengaruh terhadap gangguan mental dalam pencarian pertolongan formal,
yang secara signifikan dengan didapatkan hasil sebesar (F=3,466; p<0,05). Kesimpulan dari
penelitian ini menunjukan bahwa orang yang memiliki literasi kesehatan mental yang tinggi
dan sikap komunitas yang positif dapat mempengaruhi dalam pencarian pertolongan formal.

Kata kunci: literasi kesehatan mental; pencarian pertolongan formal; sikap komunitas
DAFTAR PUSTAKA

Anita Novianty dan M. Noor Rochman Hadjam.2017.Literasi Kesehatan Mental dan Sikap
Komunitas sebagai Prediktor Pencarian Pertolongan Formal. Yogjakarta : Universitas Gadjah
Mada