Anda di halaman 1dari 3

BABI

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Perubahan terjadi dimana-mana, kapan saja, tidak memandang jenis benda
dan usia. Pada faktanya, perubahan juga tidak dapat dihentikan oleh siapapun,
sehingga dapat disimpulkan bahwa “perubahan pasti akan terjadi” dan “akan
selalu terjadi”. Jeff Davidson, menyatakan bahwa, perubahan merupakan kejadian
alam atau perilaku orang yang berbeda dari sebelumnya.
Manajemen merupakan istilah yang sudah dikenal banyak orang saat ini.
Robin dan Coulter menyatakan bahwa manajemen adalah proses koordinasi dan
integrasi kegiatan-kegiatan (kerja) agar terselesaikan secara efektif dan efisien
melalui orang lain. Kegiatan yang dikoordinasikan dan diintegrasikan itu mulai
dari perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, sampai pada
kontrol/pengendalian.
Mengacu pada uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa manajemen
perubahan merupakan perpaduan dari kedua pengertian tersebut. Sehingga oleh
Potts dan La Marsh dinyatakan bahwa manajemen perubahan merupakan proses
sistematis dalam penerapan pengetahuan, sarana dan sumber daya yang
diperlukan untuk mempengaruhi perubahan pada SDM yg akan terkena dampak
dari proses perubahan tersebut.
Organisasi sebagai suatu bentuk kehidupan dalam masyarakat juga
mengalami perubahan, karena organisasi juga harus selalu menyesuaikan dengan
perubahan-perubahan yang terjadi. Organisasi mengalami perubahan karena
organisasi selalu menghadapi berbagai macam tantangan. Mengikuti zaman, atau
setidaknya menyesuaikan struktur dalam organisasi agar bisa tetap bersaing di
zaman modern ini.
Semua organisasi merupakan bagian dari sistem sosial yang hidup di
tengah-tengah masyarakat. Masyarakat itu sendiri memiliki sifat dinamis, selalu
mengalami perubahan dan perkembangan. Karakteristik masyarakat seperti itu
menuntut organisasi untuk juga memiliki sifat dinamis. Tanpa dinamika yang
sejalan dengan dinamika masyarakat, organisasi tidak akan survive apalagi

1
2

berkembang. Ini berarti bahwa perubahan dalam suatu organisasi merupakan


kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Secara terus menerus organisasi harus
menyesuaikan diri dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di lingkungannya.
Proses penyesuaian dengan lingkungan merupakan salah satu permasalahan besar
yang dihadapi organisasi modern.
Kecuali perubahan yang bertujuan menyesuaikan diri terhadap perubahan
lingkungan, organisasi kadang-kadang menganggap perlu secara sengaja
melakukan perubahan guna meningkatkan keefektifan pencapaian tujuan yang
sudah ditetapkan. Karena sifat dan tujuan setiap organisasi berbeda satu sama lain
maka frekuensi dan kadar perubahan yang terjadinya pun tidak selalu sama.
Organisasi-organisasi tertentu lebih sering mengalami perubahan, sementara
organisasi lain relatif jarang melakukannya.
Dalam menghadapi tentulah kita mengenal sebuah tantangan, tantangan-
tantangan dalam perubahan itulah yang menjadikan salah satu faktor bagaimana
proses perubahan itu berjalan. Makalah ini akan menggambarkan bagai mana
tantangan perubahan itu terjadi.

1.2 RumusanMasalah
Adapunyang akandibahasmengenaiketidak mampuan dalam menghadapi
tantanganpadamakalahiniadalah:
1. Apa yang dimaksud perubahan itu sendiri?
2. Apa penyebab terjadinya perubahan?
3. Bagaimana ketidak mampuan menghadapi tantangan dalam perubahan itu
dapat terjadi?
4. Bagaimana cara mengatasi ketidak mampuan menghadapi tantangan?

1.3 TujuanPembahasan
Tujuan dari pembahasan mengenai ketidak mampuan dalam menghadapi
tantangan pada makalah ini adalah:
1. Untuk mengetahui apa yang dimaksud perubahan itu sendiri.
2. Untuk mengetahui apa penyebab terjadinya perubahan.
3

3. Untuk mengetahui ketidak mampuan menghadapi tantangan dalam


perubahan dapat terjadi.
4. Untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi ketidak mampuan
menghadapi tantanagan.