Anda di halaman 1dari 2

1. Jelaskan karakteristik lingkungan yang melandasi pengembangan kerangka konseptual ?

- Sisten ekonomi pasar yang maju


- Sistem produksi, keuangan, dan perbankan yang canggih
- Pemisah antara pemilik dan manajemen, kegiatan perusahaan dijalankan melalui
perusahaan / badan usaha milik investor.
- Pasar modal sebagai sarana memenuhi kebutuhan sarana modal utama selain lembaga
keuangan.
- Pemilikan pribadi sumber keuangan yang diakui dan dilindungi pemerintah,
- Reabilitas atau kredibilitas
- Informasi keuangan dicapai melalui audit independent.

2. Apakah diperlukan kerangka konseptual tersendiri untuk pelaporan keuangan organisasi


syariah ?
Organisasi syariah adalah suatu organisasi ekonomi Dimana standar yang diambil dalam
setiap fungsi manajemen terikat dengan hukum-hukum syariat (syariat Islam).
Organisasi syariah memiliki kerangka konseptual tersendiri untuk pelaporan keuangan.
Bentuk keuangan perusahaan yang lebih cocok dengan akuntansi islam adalah value added .
Value added disajikan meliputi laba bersih yang diperoleh perusahaan sebagai nilai tambah
yang kemudian didistribusikan secara adil kepada kelompok yang terlibat dengan perusahaan
dalam menghasilkan nilai tambah.
Dalam PSAK 101 dijelaskan, bahwa laporan keungan menyajikan informasi mengenai entitas
syariah yang meliputi : asset, kewajiban, ekuitas, pendapatan dan beban termasuk keuntungan
dan kerugian, arus kas, dan zakat.

3. Apakah kerangka konseptual dapat disebut sebagai teori akuntansi?


Ya , karena Kerangka konseptual mungkin dapat dipandang sebagai teori akuntansi yang
terstruktur. Hal ini disebabkan struktur kerangka konseptual sama dengan struktur teori
akuntansi yang didasarkan pada proses penalaran logis. Atas dasar penalaran ini, teori
merupakan proses pemikiran menurut kerangka konseptual dengan tujuan untuk menjelaskan
kenyataan yang terjadi dan menjelaskan apa yang harus dilakukan apabila ada fakta atau ada
fenomena baru.

4. Apakah akuntansi manajemen juga memerlukan kerangka konseptual?


Menurut kami akuntansi manajemen juga memerlukan kerangka konseptual karena kerangka
konseptual akuntansi manajemen adalah seperangkat tujuan,konsep-konsep,tanggung
jawab,tugas,teknik,dan etika yang menjadi pedoman bagi akuntan manajemen dalam
melaksanakan tugasnya dan menjadi pengarah dalam pengembangan pengetahuan
akuntansi manajemen.

5. Apa saja kriteria pengakuan laporan keuangan?


Pengakuan merupakan proses pembentukan pos yang memenuhi definisi elemen laporan
keuangan serta kriteria pengakuan.
FASB menetapkan empat kriteria pengakuan konseptual sebagai berikut :
- Definisi : suatu pos harus memenuhi definisi elemen statemen keuangan.
- Keterukuran : suatu pos harus mempunyai atribut yang berpaut dengan keputusan
dan dapat diukur dengan tingkat keterandalan yang cukup.
- Keberpautan : informasi yang dikandung suatu pos mempunyai daya untuk membuat
perbedaan dalam keputusan pemakai.
- Keterandalan : informasi yang dikandung suatu pos secara tepat menyimbolkan suatu
fenomena, teruji(terverifikasi), dan netral.