Anda di halaman 1dari 14

Lampiran 3.

RPL Bimbingan kelompok lengkap dengan evaluasinya

jRENCANA PELAKSANAAN LAYANAN


BIMBINGAN KELOMPOK
SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2018/2019

A. Topik Perilaku Bullying dan Cara Menghindarinya.


B. Konponen Layanan Layanan Dasar
C. Bidang Layanan Sosial
D. Fungsi Layanan Pencegahan dan Pengentasan
E.. Tujuan Layanan Tujuan Umum:
Peserta didik dapat memahami perilaku bullying dan dan
dapat menghindari perilaku bullying.

Tujuan Khusus:
a. Peserta didik dapat mendefinisikan pengertian perilaku
bullying.
b. Peserta didik dapat mengidentifikasikan bentuk-bentuk
bullying.
c. Peserta didik dapat menjelaskan penyebab dan dampak
terjadinya periku bullying.
d. Peserta didik mampu mencegah dan menghindarkan diri
dari perilaku bullying.
F. Materi 1. Pengertian bullying
2. Bentuk bullying
3. Dampak bullying
4. Penyebab ternyadinya perilaku bullying
5. Cara mencegah perilaku bullying di sekolah.
G. Sasaran layanan Siswa kelas VIII/ Semester ganjil
H. Tanggal Pelaksanaan Jumat, 17 Agustus 2018
I. Waktu 1 x 40 menit
J. Metode/ Teknik Diskusi Kelompok
K. Media/Alat materi tentang bullying
L. Sumber Bacaan Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan
Konseling untuk SMP-MTs kelas 8, Yogyakarta, Paramitra
Publishing
M. Uraian Kegiatan
1. Tahap Awal
a. Pernyataan Tujuan a. Guru BK atau konselor menyapa peserta
didik/konseli dengan kalimat yang membuat siswa
bersemangat.
b. Guru BK atau konselor menyampaikan tentang
tujuan bimbingan yaitu sesuai dengan tujuan khusus
yang akan dicapai meliputi aspek afektif, kognitif
dan psikomotor.
c. Guru BK menjelaskan cara dan azas-azas kegiatan
bimbingan kelompok.
b. Penjelasan tentang a. Guru BK menjelaskan proses pelaksanaan kegiatan
langkah-langkah bimbingan yaitu dengan menggunakan teknik
kegiatan kelompok diskusi kelompok.
(pembentukan b. Guru BK menjelaskan langkah-langkah kegiatan,
Kelompok) tugas dan tanggung jawab peserta didik.
c. Mengarahkan kegiatan a. Guru BK memberikan penjelasan tentang kegiatan
(Konsolidasi) yang akan dilakukan secara operasional, bahwa
selama kegiatan bimbingan kelompok berlangsung
peserta didik harus:
1) Aktif dan berani mengemukakan pendapat.
2) Hasil utama dalam kegiatan ini adalah proses
bukan keputusan.
3) Peserta didik diminta untuk menjaga tata tertib
dan etika berbicara.
b. Guru BK menanyakan kepada peserta didik/konseli
tentang kegiatan yang akan dilakukannya.
c. Perkenalan anggota kelompok.
2. Tahap Peralihan (Transisi)
a. Guru BK menanyakan a. Guru BK menanyakan kesiapan kelompok
kalau ada siswa yang melaksanakan tugas.
belum mengerti dan b. Guru BK memberi kesempatan bertanya kepada
memberikan setiap kelompok tentang tugas-tugas yang
penjelasannya belum mereka pahami.
(Storming). c. Guru BK menjelaskan kembali secara singkat
tentang tugas dan tanggung jawab peserta dalam
melakukan kegiatan.
b. Guru BK menyiapkan a. Guru BK menanyakan kesiapan para peserta
siswa untuk melakukan untuk melaksanakan tugas.
komitmen tentang b. Setelah semua peserta menyatakan siap, kemudian
kegiatan yang dilakukan guru BK memulai masuk ke tahap kerja.
(Norming).
3. Tahap Inti / Kerja
a. Proses/kegiatan yang a. Guru BK menguraikan tentang pelaksanaan tahapan
dialami peserta didik kegiatan peserta didik/konseli (’Do’) sebagai
dalam suatu kegiatan operasionalisasi teknik dalam mencapai tujuan.
bimbingan berdasarkan b. Guru BK memastikan keselarasan antara tujuan yang
teknik tertentu akan dicapai, metode yang dipilih, dengan materi
(Eksperientasi). yang digunakan.
b. Pengungkapan perasaan, a. Guru BK mengidentifikasi respon anggota kelompok
pemikiran dan melalui pertanyaan yang mengungkap
pengalaman tentang apa pengalaman peserta tentang apa yang terjadi pada
yang terjadi dalam saat mengikuti kegiatan (What Happened).
kegiatan bimbingan b. Refleksi Analisis
(refleksi). Guru BK mengajak konseli untuk menganalisis dan
memikirkan (think) sebab-sebab mengapa mereka
menunjukkan perilaku bullying dan apa yang akan
dilakukan selanjutnya (so what).
c. Refleksi Generalisasi
Guru BK mengajak peserta membuat rencana
tindakan untuk memperbaiki/mencegah perilaku
bullying yang dianggap sebagai kelemahan dirinya
(Plan).
d. Selanjutnya guru BK mengajukan pertanyaan
tentang rencana tindakan untuk memperbaiki/
mencegah perilaku bullying (Now What) dengan
pertanyaan:
“Bagaimana cara menghindari perilaku bullying di
sekolah?”
4. Tahap Pengakhiran (Terminasi)
Menutup kegiatan dan a. Guru BK memberikan penguatan terhadap aspek-
tindak lanjut aspek yang ditemukan oleh peserta dalam suatu kerja
kelompok.
b. Merencanakan tindak lanjut, yaitu
mengembangkan aspek kerjasama.
c. Akhir dari tahap ini adalah menutup kegiatan
layanan secara simpatik (Framming).
N. Evaluasi
1. Evaluasi Proses Evaluasi ini dilakukan oleh guru BK dengan melihat
proses yang terjadi dalam kegiatan bimbingan
kelompok, meliputi :
a. Guru BK terlibat dalam menumbuhkan antusiasme
peserta dalam mengikuti kegiatan.
b. Guru BK membangun dinamika kelompok.
c. Guru BK memberikan penguatan peserta didik
dalam membuat langkah yang akan dilakukannya.
2. Evaluasi Hasil Evaluasi setelah mengikut bimbingan kelompokantara
lain :
a. Bagaimanana perasaan anda selama mengikuti
kegiatan bimbingan kelompok ini?
b. Mengamati perubahan perilaku peserta setelah
bimbingan kelompok.
c. Konseli mengisi instrumen penilaian dari guru BK.
Pwj-Klampok, 18 Juli 2019
Kepala Sekolah Guru BK/Konselor

Etty Winarti,S.Pd Budi Mulyono,S.Pd


NIP. 19591114198303 2 004. NIP
LAPORAN EVALUASI KONSELING KELOMPOK

Layanan : Konseling Kelompok


Hari/Tgl : rabu/
Kelas : IX
Jumlah : 9 orang
Konselor : Budi Mulyono

Nama Anggota

1. Aditya rahman eka saputra


2. Faqih habib lutfhi
3. Afifu rizal
4. Rama pangestu
5. Irvan affandi
6. M. Jalung bagas ummara
7. Ahmad haries darmawan
8. Angga setiawan
9. ahmad haries

A. Pelaksanaan konseling kelompok

1. Respon Siswa

Dalam kegiatan konseling kelompok, para siswa nampaknya sangat memanfaatkan kegiatan
ini untuk menyelesaikan sebuah masalah, sehingga siswa/siswa tidak sungkan untuk
mengungkapkan permasalahan yang sedang dialami. Respon siswa dalam menanggapi
pertanyaan dari konselorpun cukup baik, seperti saat konselor menanyakan permasalahan
yang sedang dialami, siswa menjawab dengan terbuka permasalahannya. Tetapi ada juga
siswa yang kurang aktif dalam kegiatan konseling masih karna masih ada siswa yang yang
bercanda sendiri.

2. Keaktifan siswa

Keaktifan siswa dalam kegiatan konseling kelompok seperti saat menjabarkan permasalahnya
kemudian saat memberi saran/solusi kepada siswa yang dengan permasalahnnya menjadi
bahasan dalam konsleing kelompok ini.

3. Perubahan siswa

Perubahan yang dialami oleh siswa seperti nampak pada raut wajah siswa/i , terlihat wajah
yang cerah penuh dengan keputusan yang mantap dalam menghadapi permasalahan.
4. Tahap-tahap dan teknik yang digunakan
Teknik yang digunakan yaitu teknik home rome, yakni dengan membawa suasana rumah
kedalam proses konseling sehingga siswa tidak merasa sungkan untuk bergerak.

INSTRUMEN PENILAIAN HASIL SESUAI UNDERSTANDING, COMFORT, DAN ACTION


LAYANAN DASAR “STOP BULLYINGDAN PENGENDALIAN DIRI”
KOMPONEN INDIKATOR INSTRUMEN
PENILAIAN
UNDERSTANDING 1. Pengetahuan tentang 1. Pengertian stop bullying8u
pengertian stop bullying dan 2. Pengertian pengendalian diri
pengendalian diri 3. Ciri-ciri seseorang yang cerdas secara
2. Pengetahuan tentang cirri-ciri emosi
seseorang yang memiliki stop 4. Bentuk sikap/perilaku pengendalian diri
bullyingbaik 5. Manfaat pengendalian diri
3. Pengetahuan tentang bentuk
sikap/perilaku mengendalikan
diri
4. Pengetahuan tentang manfaat
pengendalian diri
COMFORT 1. Perasaan terhadap stop 1. Saya merasa mudah stres ketika
bullyingdan pengendalian diri mengalami kesulitan
2. Keinginan untuk memiliki 2. Saya mampu menahan diri ketika
stop bullyingbaik dan menginginkan sesuatu
pengendalian diri 3. Banyak dampak positif yang saya
rasakan apabila saya mampu mengelola
emosi dengan baik
4. Perasaan lebih tenang dan nyaman
ketika mampu mengelola emosi
5. Keyakinan untuk bisa selalu
mengendalikan diri dalam situasi
apapun
ACTION 1. Perilaku mengelola emosi dan 1. Dukungan dari keluarga dan teman
pengendalian diri untuk bisa mengelola emosi dengan
2. Intensitas pengendalian diri baik
2. Perilaku mengendalikan diri pada saat
menghadapi masalah
INSTRUMEN PENILAIAN HASIL LAYANAN INFORMASI
SESUAI UNDERSTANDING, COMFORT, DAN ACTION
BIMBINGAN DAN KONSELING

Nama Siswa : …………………………………………………………………………………


Kelas : …………………………………………………………………………………
Topik : Stop bullyingdan Pengendalian Diri

PETUNJUK
Berilah tanda ( V ) pada kolom dibawah ini sesuai dengan yang anda rasakan :
SS = Sangat Setuju
S = Setuju
TS = Tidak Setuju

No Aspek/ Pernyataan Item

SS S TS
Saya mengetahui mengelola suasana hati adalah bagian dari kecerdasan
1
emosi
2 Saya patuh dan taat pada peraturan sekolah
3 Saya merasa bosan mendengarkan orang lain bercerita
4 Saya sulit memaafkan ketika ada orang lain yang menyakiti saya
5 Dengan sabar hati menjadi tenang
6 Saya merasa mudah stress ketika mengalami kesulitan
7 Apabila menginginkan sesuatu, saat itu juga harus saya dapatkan
Teman-teman saya banyak karena saya berusaha untuk bisa memahami
8
mereka
9 Banyak teman membuat saya bahagia
Saya berusaha untuk memahami orang lain agar saya tidak mudah sakit
10
hati
Teman-teman dan keluarga dirumah selalu mengingatkan saya ketika
11
saya marah
Apabila ada orang yang berkata sesuatu tentang saya yang tidak
12
sebenarnya saya anggap angin lalu
Transkrip/ skenario tahapan bimbingan kelompok.

NO TAHAPAN TRANSKRIP SKENARIO


1. Tahap awal  Assalamulaikum Wr. Wb.
a. Pernyataan Tujuan  bagaimana kabar kalian hari ini?
 Bagaimana pelajaran hari ini? Ibu berharap
semuanya masih semangat ya.
 Untuk mengawali kegiatan ini, marilah kita berdoa
terlebih dahulu.
 Terimakasih kalian sudah datang tepat waktu untuk
memenuhi jadwal dan panggilan ibu untuk
mengikuti kegiatan bimbingan kelompok.
 Sebelumnya, kalian tahu apa itu yang dimaksud
dengan bimbingan kelompok?
 Bimbingan kelompok adalah proses bantuan kepada
individu dalam suasana kelompok dengan
memanfaatkan dinamika kelompok melalui fungsi
pengembangan dan pencegahan dengan anggota 8
sampai 12 orang yang dipimpin oleh konselor atau
guru BK. Nanti akan dibahas salah satu topik, yang
menyangkut kepentingan para anggota kelompok.
 Tujuan dari bimbingan kelompok ini adalah untuk
memberikan pemahaman tentang perilaku bullying
dan cara menghindarinya, nanti kalian diharapkan
untuk dapat memahami apa itu perilaku bullying,
bentuk-bentuk perilaku bullying, penyebab dan
dampak dari perilaku bullying, dan bagaimana cara
mencegah perilaku bullying di sekolah.
 Selain hal yang sudah dijelaskan ada juga cara dan
azas-azas kegiatan bimbingan kelompok, azasnya
adalah kerahasiaan kerahasiaan, keterbukaan,
kesukarelan dan kenormatifan.

b. Pembentukan Kelompok  Lalu mengapa kalian yang ibu panggil, karena


menurut angket yang telah kalian isi pada minggu
lalu mengatakan bahwa kalian belum paham tentang
bahaya dan dampak perilaku bullying, betul kan
anak-anak?

c. Mengarahkan kegiatan  Tadi ibu sudah sebutkan, bahwa bimbingan


(konsolidasi) kelompok ini akan kita lakukan dengan teknik
diskusi kelompok.
 Jadi selama kegiatan ini berlangsung kalian sebagai
anggota kelompok harus bersedia untuk
mengemukakan pendapat kalian terkait dengan
topik perilaku bullying yang akan kita bahas.
 Selama diskusi berlangsung, kalian akan dipimpin
oleh pemimpin kelompok, yaitu ibu sendiri, untuk
mengatur jalannya bimbingan.
 Dalam menyampaikan pendapat, ibu berharap
kalian tetap menjaga etika berbicara serta menjaga
ketertiban ya. Apakah kalian bisa memahami?
 Bila sudah paham, mari kita mulai dengan
perkenalan kelompok, silahkan kita semua yang ada
di sini untuk memperkenalkan diri.
2. Tahap Peralihan (Transisi)
a. Guru bimbingan dan  Sudah perkenalan semua ya, sekali lagi ibu bertanya
konseling atau konselor adakah yang belum paham tentang tugas kalian
menanyakan kalau kalau selama dalam bimbingan kelompok ini?
ada siswa yang belum
 Kalo tidak ada yang bertanya berarti kalian semua
mengerti dan
sudah paham ya.
memberikan
penjelasannya
(Storming).

b. Guru bimbingan dan


 Sebelum ke materi agar kalian tambah semangat
konseling atau konselor
kita melakukan pemanasan dulu. Ibu ingin melatih
menyiapkan siswa untuk
kosentrasi kalian. Perhatikan, peragakan apa yang
melakukan komitmen
ibu ucapkan, bukan yang kalian lihat ya.. siap??
tentang kegiatan yang
 Selanjutnya kita masuk ke topik kita, tentang
dilakukan (Norming)
perilaku bullying dan cara menghindarinya,
pernahkah kalian dengar kata bullying?
C. Tahap Inti
Proses/kegiatan yang  Pernahkah kalian melihat perilaku bullying di
dialami peserta didik dalam sekolah ini? Misalnya melihat teman yang sedang
dibulli oleh siswa lain. Atau pernah jadi korban
suatu kegiatan bimbingan.
bullying?
 Nah apakah kalian tahu bentuk bullying seperti apa
yang kalian pernah lihat atau alami?
 Nah iya benar, mengejek, memaki, mengancam itu
termasuk perilaku bullying.
 Adakah teman kalian yang dikucilkan di kelas? Itu
juga termasuk perilaku bullying.
 Menurut kalian apa penyebab terjadinya perilaku
bullying di sekolah?
 Baik betul sekali penyebab perilaku bullying
diantaranya adanya kelompok atau genk ya,
kemudian mereka semena-mena dengan temannya
yang pendiam. Begitu ya?
 Nah kira-kira dampak dari perilaku bullying ini apa
saja ya? Siapa yang ingin menjawab terlebih
dahulu?
 Baik, nah kalian jadi tahu ya tentang dampaknya,
ternyata banyak ya, mungkin tadinya kalian baru
tahu satu atau dua dampak, namun ternyata setelah
saling mengungkapkan kita bisa tahu banyak
tentang dampak perilaku bullying.
 Nah kira-kira, supaya kalian tidak terpengaruh dan
akhirnya ikut-ikutan membuli teman, kira-kira
bagaimanacara mencegah perilaku bullying di
sekolah?
 Bagus sekali. Kalian sungguh luar biasa.
D. Tahap pengakhiran  Baiklah, dari diskusi kita tadi maka mari kita buat
(Terminasi) kesimpulan, siapa yang ingin membantu
menyimpulkan?
 Baik mungkin ada yang ingin menambahkan?
 Jadi kita semua tahu ya bahwa perilaku bullyingitu
tidak baik dan merugikan diri sendiri maupun orang
lain, jadi lebih baik kita menghindari dan mencegah
perilaku bullying di sekolah ya?
E. Evaluasi
Proses  Kita sudah hampir mangakiri bimbingan kelompok
ini, bagaimana perasaan kalian selama bimbingan
ini berlangsung?

Hasil  Untuk memastikan apakah kalian sudah paham


dengan topik kita ini, maka silahkan isi lembar kerja
yang ibu berikan ini.
 Baik, ibu rasa sudah cukup mari kita tutup dengan
berdoa.
 Semoga kegiatan bimbingan kelompok ini
bermanfaat bagi kalian. Terima kasih sekali atas
kerjasamanya.
INSTRUMEN
PENILAIAN PROSES
(Mengacu Pada Laporan Pelaksanaan)

HASIL
NO PROSES YANG DINILAI PENGAMATAN
YA TIDAK
A Keterlaksanaan program
1. Program layanan terlaksana sesuai dengan RPL √
2. Waktu pelaksanaan sesuai dengan RPL √
3. Metode yang digunakan sesuai dengan permasalahan √
peserta didik
4. Menggunakan media layanan BK √
5. RPL minimal terdiri dari Tujuan, Materi Layanan, √
Kegiatan, Sumber, Bahan dan Alat, Penilaian
B Perhatian Peserta Didik
1. Peserta didik antusias mengikuti materi layanan BK √
2. Peserta didik aktif bertanya √
3. Peserta didik aktif menjawab √
4. Peserta didik mengerjakan tugas yang diberikan √
konselor
5. Peserta didik yang mengikuti layanan bimbingan √
kelompok hadir seluruhnya
INSTRUMEN PENILAIAN HASIL LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK

Nama Siswa :…………………………………………

Kelas :…………………………………………

Topik :…………………………………………

Pernyataan di bawah ini berisi tentang hasil yang Saudara peroleh setelah mengikuti layanan
bimbingan kelompok. Bacalah dengan cermat setiap pernyataan tersebut. Berikan jawaban
dengan cara memberi tanda silang (X) pada salah satu jawaban yang paling sesuai.

SS : Sangat Sesuai (5)

S : Sesuai (4)

CS : Cukup Sesuai (3)

KS : Kurang Sesuai (2)

STS : Sangat Tidak Sesuai (1)

Jawaban Saudara tidak menuntut jawaban benar dan salah. Jawablah semua pernyataan
secara sungguh – sungguh dan jujur sesuai diri Saudara. Hasil dari instrumen ini tidak
mempengaruhi nilai pelajaran Saudara di sekolah, namun bermanfaat sebagai pertimbangan
pemberian layanan berikutnya.

Atas bantuan dan kerjasamanya, diucapkan terima kasih.

SKOR
ASPEK/ PERNYATAAN
SS S CS KS STS
Pemahaman Diri, Sikap, dan Perilaku
1. Saya mendapatkan pengetahuan dan pemahaman √
baru mengenai materi yang disampaikan guru melalui
layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi.
2. Saya mampu menyampaikan hasil diskusi kepada √
anggota kelompok lain.
3. Saya mampu menjawab pertanyaan dari anggota √
kelompok lain mengenai materi yang saya
presentasikan.
4. Saya mampu memberikan pendapat/ tanggapan √
terhadap diskusi kelompok lain.
5. Saya mendapatkan manfaat yang besar setelah √
mengikuti layanan bimbingan kelompok.
Perasaan Positif
6. Saya merasa senang dan puas dengan kegiatan √
layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi.
7. Saya sangat terbantu dengan adanya layanan √
bimbingan kelompok dengan teknik diskusi.
8. Saya senang dapat berinteraksi dengan anggota √
kelompok lain selama proses diskusi.
9. Saya merasa keterampilan berbicara di depan umum √
meningkat.
SKOR
ASPEK/ PERNYATAAN
SS S CS KS STS
10. Saya termotivasi untuk dapat lebih meningkatkan √
keterampilan berbicara saya di depan umum.
Rencana Kegiatan Yang Akan Dilaksanakan Pasca
Layanan
11. Saya memiliki rencana kegiatan setelah mengikuti √
kegiatan layanan bimbingan kelompok.
12. Saya akan menerapkan materi yang telah didapatkan √
dalam kehidupan sehari – hari.
13. Saya akan meningkatkan keterampilan berbicara di √
depan umum.
14. Saya dapat mengambil keputusan atas permasalahan √
yang saya hadapi.
15. Saya memiliki kemantapan dalam memilih alternatif √
solusi terhadap permasalahan yang saya hadapi.
REKOMENDASI LAYANAN

1. Proses

Rekomendasi pada komponen proses, sebaiknya konselor menggunakan metode yang


lebih sesuai dengan permasalahan peserta didik dan dikemas agar lebih menarik dengan
adanya dukungan media yang digunakan. Selain itu, konselor juga perlu menciptakan
suasana bimbingan kelompok yang nyaman dan menyenangkan agar peserta didik dapat
aktif bertanya dan tidak malu – malu.

2. Hasil

Rekomendasi pada komponen hasil, sebaiknya konselor berusaha lebih keras lagi untuk
melibatkan keaktifan peserta didik dalam proses layanan bimbingan kelompok. Selain
melibatkan peserta didik dalam proses diskusi, konselor juga perlu menambahkan adanya
sesi permainan agar suasana dalam kelompok menjadi lebih akrab dan saling memberi
kenyamanan.