Anda di halaman 1dari 27

i

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

PESPA TERBANG (PESTISIDA DAN PUPUK ORGANIK TWO IN ONE


BERBAHAN DASAR BUAH MAJA, URINE SAPI,
DAN KULIT JENGKOL)

BIDANG KEGIATAN
PKM-KARSA CIPTA

DISUSUN OLEH:
AFRAN NANDO 1650080019 2016
ANDIKA SAHPUTRA 1650080006 2016
AJI MEXIKA 1850080016 2018

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU


2018
ii
DAFTAR ISI

Halaman Sampul ....................................................................................... i


Halaman Pengesahan ................................................................................ ii
Daftar Isi.................................................................................................... iii
Bab 1 – Pendahuluan ................................................................................. 1
1.1 Latar Belakang ...................................................................... 1
1.2 Tujuan ................................................................................... 1
1.3 Manfaat ................................................................................. 2
1.4 Luaran Yang di Harapkan ..................................................... 2
Bab 2 – Tinjauan Pustaka .......................................................................... 3
2.1 Pestisida Organik .................................................................. 3
2.2 Pupuk Organik ...................................................................... 3
2.3 Buah Maja ............................................................................. 4
2.4 Urine Sapi ............................................................................. 5
2.5 Kulit Jengkol ......................................................................... 5
Bab 3 – Metode Pelaksanaan .................................................................... 7
3.1 Pengumpulan Bahan ............................................................. 7
3.2 Uji Kandungan Bahan ........................................................... 7
3.3 Pembuatan Pespa Terbang .................................................... 7
3.4 Cek Kandungan Pespa Terbang ............................................ 8
Bab 4 – Biaya dan Jadwal Kegiatan .......................................................... 9
4.1 Anggaran Biaya .................................................................... 9
4.2 Jadwal Kegiatan .................................................................... 9
Daftar Pustaka ........................................................................................... 10
Lampiran ................................................................................................... 11
Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota .................................................. 11
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan .............................................. 19
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas ..... 22
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti ........................................... 23
Lampiran 5. Gambaran Teknologi yang akan diterapkan/dikembangkan 24

iii
1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakng


Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar mata
pencaharian penduduk nya adalah bertani, pada februari tahun 2016, Badan Pusat
Statistik (BPS) mencatat 31,74 persen angkatan kerja di Indonesia atau 38,29 juta
bekerja di sektor pertanian.
Kebanyakan masyarakat membasmi hama-hama pada tanaman
menggunakan pestisida yang terbuat dari bahan kimia. Akan tetapi, zat-zat kimia
yang terkandung dalam pestisida tersebut sangatlah berbahaya bagi manusia dan
lingkuangan. Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus telah
menyebabkan penurunan tingkat kesuburan lahan pertanian karena populasi
mikroorganisme tanah berkurang dan mati. Bahan-bahan kimia (pestisida) telah
dibuktikan secara nyata dan jelas memberikan dampak buruk. Penggunaan bahan-
bahan kimia pada pertanian dianggap dapat membantu kemajuan dan
perkembangan pertanian selanjutnya. Namun pada negara-negara berkembang
telah sadar bahwa bahan kimia justru sebagai penyebab utama terjadinya
pencemaran lingkungan. Oleh karena itu negara berkembang telah mengurangi
penggunaan bahan kimia, dan lebih menyukai produk-produk pertanian yang
organik atau bebas bahan kimia, serta ramah lingkungan (Prameswari, 2007).
Penggunaan pestisida dan pupuk kimia pada pertanian cukup membebani
petani mengingat harganya yang cukup tinggi. Dalam mensiasati hal ini, sebagian
petani di desa palak bengkerung kecamatan air nipis kabupaten Bengkulu Selatan
membuat pestisida organik berbahan dasar buah maja dan untuk dijadikan
pestisida alami yang berbasis lingkungan, pestisida ini diperuntukkan untuk
tanaman padi.
Dari produk tersebut belum ada pengembangan dan penyempurnaan, maka
pada kegiatan ini diusulkan rancangan konseptual PESPA TERBANG
(pestidsida dan pupuk organik two in one berbahan dasar buah maja, urine sapi,
dan kulit jengkol) yang digunakan pada tanaman padi. Secara ringkas kegiatan ini
merupakan pengambangan dari pestisida organik buatan masyarakat desa palak
bengkerung kecamatan air nipis kabupaten Bengkulu Selatan menjadi produk two
in one yaitu pestisida dan pupuk berbahan dasar buah maja, urine sapi, dan kulit
jengkol yang kemudian dinamakan PESPA TERBANG.

1.2 Tujuan
1. memanfaatkan potensi lokal berupa buah maja dan limbah kulit jengkol.
2. mengurangi pencemaran lingkungan yang disebapkan oleh limbah dari
pemanfaatan pupuk dan pestisida kimia.
2

1.3 Manfaat
1. sebagai alternatif pengganti untuk pupuk kima dan pestisida.
2. dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang disebapkan oleh limbah dari
pemanfaatan pupuk dan pestisida kimia.

1.4 Luaran yang Diharapkan


1. komposisi pespa terbang.
2. produk pespa terbang.
3. artikel ilmiah tentang pespa terbang.
3

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pestisida Organik


Pestisida organik merupakan suatu pestisida yang dibuat dari tumbuh-
tumbuhan yang residunya mudah terurai di alam sehingga aman bagi
lingkungandan kehidupan makhluk hidup lainnya. Tumbuhan yang dapat
digunakansebagaipestisida nabati antara lain tembakau, mimba, mindi, mahoni,
srikaya, sirsak, tuba,dan juga berbagai jenis gulma seperti babandotan
(Samsudin, 2008).
Teknik pengendalian hama menggunakan pestisida nabati yang
merupakan pengendalianhama terpadu diharapkan dapat menciptakan lingkungan
yang aman. Dalam penggunaanya, pestisida nabati cenderung bersifat mudah
terurai di alam, residunya cepat hilang, tidak mencemari lingkungan, dan aman
bagi makhluk hidup. Selain itu, pestisida nabati memiliki kandungan bioaktif yang
kurang kuat sehingga daya bunuhnya lemah. Oleh karena itu, pestisida ini lebih
tepat disebut sebagai pestisida pengendali pathogen dan bukan sebagai pembasmi
patogen (Setiadi, 2012).

2.2 Pupuk Organik


Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari bahan-bahan organik
yang diurai (dirombak) oleh mikroba, yang hasil akhirnya dapat
menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan dan
perkembangan tanaman. Bahan-bahan yang termasuk dalam pupuk organik,
antara lain pupuk kandang, kascing, sekam padi, kompos, limbah kota dan
lain sebagainya. Pupuk organik juga sangat penting artinya sebagai
penyangga sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, sehingga dapat meningkatkan
efisiensi pupuk dan produktivitas lahan (Nyoman et al., 2013)
Pupuk organik merupakan pupuk yang berperan meningkatkan aktifitas
biologi, kimia dan fisik tanah sehingga tanah menjadi subur dan baik untuk
pertumbuhan tanaman. Saat ini sebagian besar petani masih tergantung pada
pupuk anorganik karena mengandung beberapa unsur hara dalam jumlah
yang banyak, padahal jika pupuk anorganik digunakan secara terus-menerus
akan menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi tanah (Indriani, 2004).
Pupuk cair mengandung unsur-unsur hara yang dibutuhkan untuk
pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan tanaman. Unsur-unsur itu terdiri dari
nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Nitrogen digunakan untuk pertumbuhan
tunas dan batang dan daun. fosfor (P) digunakan untuk merangsang pertumbuhan
akar, buah dan biji. Sementara kalium (K) digunakan untuk
meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit
(Aldhita, 2013)
4

Menurut Said (2014), yang menyatakan bahwa pembuatan pupuk


organik cair secara sederhana dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1. Urin sapi disiapkan dalam wadah dan proses pengukuran pH dan suhu
awaldilakukan.
2. Menambahkan starter atau probiotik (seperti EM4 atau produk
lain),sebanyak 0,5 serta molases sebanyak 1 kedalam wadah.
3. Larutan urin diaduk secara merata dan ditutup dengan rapat.
4. Proses pengadukan dilakukan satu minggu sekali

2.3 Buah Maja


Buah maja (Aegle marmelos) merupakan tanaman dari suku jeruk-jerukan
atau Rutaceae yang penyebarannya tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian ±
500 mdpl. Tumbuhan ini terdapat di negara Asia Selatan dan Asia Tenggara
termasuk di Indonesia. Pohon maja mampu tumbuh di lahan basah seperti
rawarawa maupun lahan kering dan ekstrim, pada suhu 49°C pada musim
kemarau hingga -7°C pada musim dingin di Punjab (India), pada ketinggian
tempat mencapai di atas 1.200 m. buah maja ini juga biasanya banyak dibudi
dayakan di pekarangan tanpa perawatan dan buahnya tidak dipanen (Rismayani,
2013).
Menurut Rismayani (2013), dari penelitian-penelitian yang telah ada,
diketahui bahwa buah tanaman maja terdiri dari zat lemak dan minyak terbang
yang mengandung linonen. Daging buah maja mengandung substansi semacam
minyak balsem, 2-furocoumarins-psoralen dan marmelosin (C13H12O). Buah,
akar dan daun maja bersifat antibiotik. Buah maja juga mengandung marmelosin,
minyak atsiri, pektin, saponin dan tanin. Buah maja mengandung saponin dan
tanin yang mempunyai manfaat sebagai bahan pestisida nabati. Senyawa aktif
pada tanaman ini memiliki sifat anti-eksudatif dan inflamatori yang menyebabkan
buah maja berasa pahit sehingga rasanya yang pahit tersebut tidak disukai oleh
serangga yang menjadi hama pada tanaman. Pestisida nabati dari buah maja ini
juga memiliki bau yang menyengat dan mampu mengganggu fungsi pencernaan
dari serangga apabila termakan (Rismayani, 2013).
Senyawa tannin merupakan salah satu senyawa yang rasanya pahit yang
bereaksi dengan protein, asam amino dan alkaloid yang mengandung banyak
gugus hidroksil dan karboksil untuk membentuk perikatan kompleks yang kuat
dengan protein dan makromolekul yang lain sehingga rasanya yang sangat pahit
ini tidak disukai oleh serangga yang menjadi hama pada tanaman. Adanya
senyawa saponin dan tannin pada buah maja merupakan salah satu alasan
mengapa buah maja sangat direkomendasikan sebagai salah satu bahan pestisida
nabati (Rismayani, 2013).
5

2.4 Urine Sapi


Urine sapi sebagai limbah kandang, selama ini terbuang percuma tanpa
ada pemanfaatan yang berarti. Murniyati dan Safriani (2013) menyebutkan “Urine
sapi dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair karena kandungan zat hara
pada urine sapi, terutama kandungan nitrogen, fosfor, kalium, dan air lebih
banyak.” Zat zat seperti nitrogen, fosfor, dan kalium adalah unsur makro yang
diperlukan bagi pertumbuhan tanaman.
Menurut Said (2014) pupuk organik cair dari urin ternak memiliki manfaat
diantaranya adalah berbagai unsur hara seperti Nitrogen yang sebagai
pertumbuhan dan perkembangan bagian vegetative tanaman, daun tanaman
menjadi lebih hijau, meningkatkan mutu tanaman penghasil daun daunan. Unsur
fosfor sebagai perangsang pertumbuhan akar, mempercepat serta memperkuat
pertumbuhan tanaman muda menjadi dewasa, membantu proses asimilasi
dan pernafasan serta mempercepat perbungaan dan pemasakan buah. Unsur
hara Kalium berfungsi sebagai membantu pembentukan protein dan
karbohidrat, mempercepat proses pertumbuhan pada tanaman dan meningkatkan
daya tahan tanaman terhadap kekeringan dan penyakit. Urin sapi mengandung
zat perangsang tumbuh yang dapat digunakan sebagai pengatur tumbuh
diantaranya Indole aceti acid(IAA). Lebih lanjut dijelaskan bahwa urin sapi
juga memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan vegetatif
tananaman, karena baunya yang khas, urin sapi juga dapat mencegah datangnya
berbagai hama tanaman, sehingga urin sapi juga dapat berfungsi sebagai
pengendalian hama tananman serangga (Susilorini dkk, 2008).
Marliana (2012) menyebutkan “Kandungan unsur hara pada urine sapi
yaitu 0,52 % N, 0,01 % P, dan 0,56 % K. Urine ternak terdiri 90 – 95% air dan
sisanya berupa bahan padatan.

2.5 Kulit Jengkol


Tumbuhan jengkol atau lebih dikenal dengan tumbuhan Jering adalah
termasuk dalam famili Fabaceae (suku biji-bijian). Tumbuhan ini memiliki nama
latin Pithecellobium jiringa dengan nama sinonimnya yaitu A.Jiringa,
Pithecellobium lobatum Benth., dan Archindendron pauciflorum. Tumbuhan ini
merupakan tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara dengan ukuran pohon yang
tinggi yaitu ± 20m, tegak bulat berkayu, licin, percabangan simpodial, cokelat
kotor. Bentuk majemuk, lonjong, berhadapan, panjang 10 – 20 cm, lebar 5 – 15
cm, tepi rata, ujung runcing, pangkal membulat, pertulangan menyirip, tangkai
panjang 0,5 – 1 cm, warna hijau tua. Struktur majemuk, berbentuk seperti tandan,
diujung dan ketiak daun, tangkai bulat, panjang ± 3 cm, berwarna ungu kulitnya,
bentuk buah menyerupai kelopak mangkok, benag sari kuning, putik silindris,
kuning mahkota lonjong, putih kekuningan. Bulat pipih berwarna coklat
kehitaman, berkeping dua dan berakar tunggang. Pohon Jengkol sangat
6

bermanfaat dalam konservasi air di suatu tempat hal ini dikarenakan ukuran
pohonnya yang sangat tinggi (Hutauruk, 2010).
Hasil skrinning fito kimia serbuk simplisia dan ekstrak etanol kulit buah
jengkol menunjukkan adanya kandungan senyawa kimia alkaloid, flavonoid,
tanin, saponin, glikosida, dan steroid/triterpenoid. Tanin dan flavonoid adalah
senayawa aktif antibakteri. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh
Nurussakinah di tahun 2010, ekstrak etanol kulit buah jengkol dapat menghambat
pertumbuhan bakteri Streptococcusmutans, Staphylococcus aureus, dan
Eschericia coli.
7

BAB III
TAHAP PELAKSANAAN

3.1 Pengumpulan Bahan


Tahap pertama yang dilakukan dalam proses pembuatan pespa terbang
adalah pengumpulan semua bahan baku yang akan digunakan untuk peroses
pembuatan pespa terbang.

3.2 Uji Kandungan Bahan


a. Buah Maja
Menurut Rismayani (2013), Buah maja mengandung saponin dan tanin
yang mempunyai manfaat sebagai bahan pestisida nabati. Senyawa aktif pada
tanaman ini memiliki sifat anti-eksudatif dan inflamatori yang menyebabkan buah
maja berasa pahit sehingga rasanya yang pahit tersebut tidak disukai oleh
serangga yang menjadi hama pada tanaman. Pestisida nabati dari buah maja ini
juga memiliki bau yang menyengat dan mampu mengganggu fungsi pencernaan
dari serangga apabila termakan (Rismayani, 2013).

b. Urine Sapi
Marliana (2012) menyebutkan “Kandungan unsur hara pada urine sapi
yaitu 0,52 % N, 0,01 % P, dan 0,56 % K. Urine ternak terdiri 90 – 95% air dan
sisanya berupa bahan padatan.

c. Kulit Jengkol
Hasil skrinning fitokimia serbuk simplisia dan ekstrak etanol kulit buah
jengkol menunjukkan adanya kandungan senyawa kimia alkaloid, flavonoid,
tanin, saponin, glikosida, dan steroid/triterpenoid. Tanin dan flavonoid adalah
senayawa aktif antibakteri Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh
Nurussakinah di tahun 2010, ekstrak etanol kulit buah jengkol dapat menghambat
pertumbuhan bakteri Streptococcusmutans, Staphylococcus aureus, dan
Eschericia coli.

3.3 Pembuatan Pespa Terbang


a. Pencampuran Bahan
Dalam proses pembuatan pespa terbang setelah semua bahan terkumpul
adalah melakukan pencampuran semua bahan menjadi satu dan diaduk sampai
tercampur rata.

b. Pemeraman
Tahapan selanjutnya adalah melakukan pemeraman bahan yang telah
dicampuran, tujuan dari pemeraman dalam proses pembuatan pespa terbang
adalah untuk memecah ikatan pada semua bahan agar dapat tercampur secara
8

merata antara bahan yang satu dengan bahan yang lain, hal ini sesuai dengan
pendapat Astawan (1997), bahwa Reaksi yang terjadi selama proses fermentasi
tidak lain merupakan proses dari penguraian senyawa-senyawa dengan molekul
yang lebih besar khususnya protein yang menjadi senyawa yang lebih sederhana.

c. Penyaringan
tahapan selanjutnya adalah malakuan penyaringan terhadap bahan yang
telah diperan yang bertujuan untuk mengamil air dari semua bahan, karena bahan
yang akan digunakan sebagai pestisida dan pupuk organik adalah air nya.

3.4 Cek Kandungan Pespa Terbang


Tahap selanjutnya setelah pespa terbang disaring adalah melakukan
pengecekan kandungan bioaktif di labor.
9

BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1. Anggaran Biaya


Table 1.Rancangan Biaya
No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1 Peralatan Penunjang Rp. 1.075.000
2 Bahan habis pakai Rp.8.100.000
3 Perjalanan Rp. 1.000.000
4 Lain-lain Rp. 2.325.000
Jumlah Rp.12.500.000

4.2. Jadwal Kegiatan


Tabel 2. Jadwal Kegiatan
N Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5
JenisKegiatan
o 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
PersiapanBaha
1 ndanalatpembu
atansampel
Uji Kandungan
2
Bahan
Pembuatan
3
Pespa Terbang
Cek
kandungan
4
Pespa Terbang
di Labor
Laporan
5
kemajuan
6 Laporanakhir
10

DAFTAR PUSTAKA

Aldhita, T, R. 2013. Skripsi “Persepsi Petani Peternak terhadap Penggunaan


Pupuk Organik Cair dari Urin Sapi Potong di Desa Pattallasang
Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai”. Jurusan Sosial Ekonomi
Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makassar.
Astawan, M. 1997. Mengenal makanan tradisional: 2. Produk olahan ikan. Buletin
Teknologi dan Industri Pangan VIII.(3): 58–62.
Hutauruk, J.E., (2010), Isolasi Senyawa Flavonoida Dari Kulit Buah Tanama
nJengkol (Pithecellobium lobatum Ben th.), Skripsi, FMIPA, USU
I Nyoman, Puja. 2013. Kajian unsur hara tanah sawah untuk menentukan tingkat
kesuburan.Fakultas pertanian universitas Udayana: Bali
Indriani. 2004. Membuat Kompos Secara Kilat. Penebar Swadaya, Jakarta.
Marlina, N., Saputro, A., Amier, N., 2012. Respons Tanaman Padi (Oryza sativa
L.) terhadap Takaran PupukOrganik Plus dan Jenis Pestisida Organik dengan
System of Rice Intensification(SRI) di Lahan Pasang Surut. Jurnal Lahan
Suboptimal, 1 (3): 138 – 148
Murniati, N., & Safriani, E. 2013. Pemanfaatan Urine Sapi Sebagai Pupuk
Organik Cair Untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Selada
( Lactuca sativa L. ).Jurnal silampari Fakultas Pertanian UNMURA, 1 (2): 9-
17
Nurussakinah, 2010.Skrinning Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak
Kulit Buah Tanaman Jengkol (Pithecellobium jiringa (Jack) Prain) Terhadap
Bakteri Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus, dan Eschericia coli,
Skripsi,Fakultas Farmasi, USU, Medan.
Prameswari, Adistya. 2007. .Pencemaran Pestida, Dampak dan Upaya
Pencegahannya, Jakarta
Rismayani. 2013. Manfaat Buah Maja Sebagai Pestisida Nabati untuk Hama
Pengerek Buah Kakao (Conomorpha cramerella). Warta Penelitian dan
Pengembangan Tanaman Industri, vol.19, No.3.
Said, I, M. 2014. By product Ternak. IPB Press, Bogor.
Samsudin. 2008. Pengendalian Hama dengan Insektisida Botani.
Lembaga Pertanian Sehat. www.pertaniansehat.or.id. Diakses 21 Desember
2018
Setiadi. 2012. Bertanam Cabai di Lahan Pot. Penebar Swadaya. Jakarta.
Susilorini, T, E., M, E., Sawitri., Muharkem. 2008.
11

LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pendamping


A. Identitas Diri Ketua
1 Nama Lengkap Afran Nando
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Program Studi Peternakan
4 NIM 1650080019
5 Tempat dan Tanggal Lahir Palak Bengkerung, 15 Desember 1997
6 E-mail afrannando1512@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 082374080390

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD No 2 Suka Madrasah SMA Negeri 7
Negeri Tsanawiyah Bengkulu
Bengkulu Negeri Manna 2 Selatan
Selatan Suka Negeri
Jurusan - - IPS
Tahun Masuk-Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan Ilmiah / Waktu dan
No Judul Artikel Ilmiah
Seminar Tempat
1 - - -

D. Penghargaan dalam 5 tahun Terakhir (dari Pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
Institusi Pemberi
No Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
1 Juara 2 Nilai Tertinggi SMA Negeri 7 Bengkulu 2015
Ujian Nasional Jurusan Selatan
Ips

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dandapatdipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaiandengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu
Persyaratandalam pengajuan Hibah PKM – KC.
12

Bengkulu, 24 Desember 2018


Pengusul

(Afran Nando)
13

A. Identitas Diri Anggota 1


1 Nama Lengkap Andika Sahputra
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Program Studi Peternakan
4 NIM 1650080006
5 Tempat dan Tanggal Lahir Manna, 11 Desember 1998
6 E-mail andnikasahputra02@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 082376688478

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SD N 07 Kota SMP N 04 MAN 2 Kepahiang
Manna Kepahiang Kabupaten
Bengkulu Selatan Kabupaten Kepahiang
Kepahiang
Jurusan - - IPS
Tahun Masuk- 2004-2010 2010-2013 2013-2016
Lulus

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan Waktu dan
No Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah / Seminar Tempat
1 Seminar Nasional Pendidikan Berkemajuan Yogyakarta, 26
Kebangsaan dalam Prespektif K.H Oktober 2018
Ahmad Dahlan Sebagai
Solusi Mengatasi Kenakalan
Remaja

D. Penghargaan dalam 5 tahun Terakhir (dari Pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun
1 Juara III OSN Ekonomi Dinas Pendidikan dan Olahraga 2014
Bengkulu
2 Peserta Seminar Motivasi Universitas Muhammadiyah 2015
Sukses Uian Nasional Bengkulu
2016
3 Peserta Kemah Bakti Kwartir Cabang Pramuka 09 2015
Pramuka Kabupaten Kepahiang
4 Peserta Perkemahan Direktorat Jenderal Pendidikan 2015
Pramuka Madrasah Islam Kementerian Agama
Tingkat Nasional (Juara II Republik indonesia
14

Teknologi Tepat Guna)


5 Peserta Jumpa Bakti Palang Merah Indoneia Provinsi 2015
Gembira PMR (Juara Bengulu
Umum II)
6 Juara III Duta Remaja BKKBN Provinsi Bengkulu 2015
Provinsi Bengkulu
Siswa Berprestasi MAN 2 Kepahiang 2016
7 Peserta Jambore Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga 2016
Daerah (Juara UMUM Provinsi Bengkulu
2016
8 Juara I Duta Genre Jalur BKKBN Provinsi Bengkulu 2017
Masyarakat Provinsi
Bengkulu
Panitia Seleksi Jambore Kwartir Cabang Pramuka 09 2017
Nasional Pramuka Kabupatan Kepahiang
9 Juara II Duta Genre 2017
Indonesia
10 Peserta Dialog Himpunan Pengusaha Muda
Kewirausahaan Indonesia Bengkulu 2017

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dandapatdipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaiandengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu
Persyaratandalam pengajuan Hibah PKM – KC.

Bengkulu, 24 Desember 2018


Pengusul

(Andika Sahputra)
15

A. Identitas Diri Anggota 2


1 Nama Lengkap Aji Mexika
2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Program Studi Peternakan
4 NIM 1850080016
5 Tempat dan Tanggal Lahir Kepahiang, 11 maret 2000
6 E-mail Ajimexika868@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 081368654250

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 03 MAN 2
Kepahiang SMPN 03 Kepahiang
Kepahiang Kabupaten
Kepahiang
Jurusan - - IPS
Tahun Masuk-Lulus 2006-2012 2012-2015 2015-2018

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan Ilmiah / Waktu dan
No Judul Artikel Ilmiah
Seminar Tempat
1 Seminar anti narkoba Penanggulangan Gedung Dinas
2017 kenakalan remaja Pendidikan
terhadap narkoba oleh Pemuda dan
DIKPORA Kab. Olahraga
Kepahiang Kab.Kepahiang

D. Penghargaan dalam 5 tahun Terakhir (dari Pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
Institusi Pemberi
No Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
1 Juara 1 Nasyid tingkat Kementerian Agama Kab. 2017
Provinsi GAS Kepahiang
2 Juara 1 solosong tingat Kementerian Agama 2017
Provinsi GAS Kab.Kephiang
3 Juara 1 syarhil Qur’an Kementerian Agama 2017
tingkat Kab.Kepahiang Kab.Kepahiang
4 Juara 3 Syarhil Qur’an Kemenetrian Agama 2017
tingkat Provinsi Provinsi Bengkulu
5 Juara 2 Mtq tingkat Kementerian Agama 2018
Provinsi GAS Kab.Kepahiang
16

6 Juara 2 Solosong lagu Dinas pendidikan dan 2016


Daerah olahraga Kab.kepahiang
7 Juara 2 Madrasah singer Kementerian Agama 2018
Kab.Kepahiang

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dandapatdipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaiandengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
Persyaratandalam pengajuan Hibah PKM – KC.

Bengkulu, 24 Desember 2018


Pengusul

(Aji Mexika)
17

A. Identitas Diri Dosen Pendamping


1 Nama Lengkap Nur Hidayah, S.Pt. M.Si
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Peternakan
4 NIDN 0206118803
5 Tempat dan Tanggal Lahir Tuban, 6 November 1988
6 E-mail hidayahintp@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 0812 9711 4749

B. Riwayat Pendidikan
Sarjana S2/Magister S3/Doktor
Nama Institusi IPB IPB -
Jurusan (Mayor) Ilmu Nutrisi dan Ilmu Nutrisi
-
Teknologi Pakan Pakan
Jurusan (Minor) Budidaya dan
Pengolahan -
Daging
Tahun Masuk-Lulus 2007-2012 2012-2014 -

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan Ilmiah / Waktu dan
No Judul Artikel Ilmiah
Seminar Tempat
1 - - -

D. Penghargaan dalam 5 tahun Terakhir (dari Pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
Institusi Pemberi
No Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
Potensi Senyawa Bioaktif
Tanaman Jengkol sebagai
1 PDP-RISKTEKDIKTI 2017
Sumber Aditif Alami pada
Ternak (Penelitian)
Peningkatan Produktivitas
Sapi Potong Berbasis
Kemandirian Lokal
2 Melalui Teknologi IPB-DIKTI 2014-2015
Flushing dan Suplementasi
Pakan di SPR Bojonegoro
(Penelitian)
Peningkatan Produksi dan
3 DIKTI-MP3EI 2013
Kualitas Daging Sapi Bali
18

melalui Penambahan
Asam Lemak Tak Jenuh
Ganda Terproteksi Asal
Tanaman pada Ransum
(Penelitian)

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dandapatdipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaiandengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu
Persyaratandalam pengajuan Hibah PKM – KC.

Bengkulu, 24 Desember 2018


Pendamping

(Nur Hidayah, S.Pt. M.Si)


19

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan


1. Peralatan Penunjang
Material Justifikasi Volume Harga Jumlah
Pemakaian Satuan Biaya (Rp)
Parang Alat pencaca
3 80.000 240.000
Bahan
Timbangan Menimbang
1 300.000 300.000
bahan
Baskom Wadah Untuk
Menampung 4 20.000 80.000
Bahan
Plastik kemasan Wadah sampel 15 5000 75.000
Tong Tempat
Pemeraman 1 250.000 250.000
Bahan
Saringan Menyaring Air
Bahan Yang 3 10.000 30.000
Telah di Peram
Masker Penutup
hidung dan 1 pak 50.000 50.000
mulut
Sarung tangan Alas tangan 1 pak 50.000 50.000
SUB TOTAL (Rp) 1.075.000

2. Bahan Habis Pakai


Material Justifikasi Volume Harga Jumlah
Pemakaian Satuan Biaya (Rp)
Kulit jengkol Bahan sampel 1 Karung 50.000 50.000
Buah Maja Bahan sampel 3 Karung 100.000 300.000
Urine Sapi Bahan sampel 50 14.000 700.000
Uji Kandungan Bahan Laboratorium 3 500.000 1.500.000
Uji Kandungan Laboratorium
1 1.000.000 1.000.000
PespaTerbang
Analisa Bioaktif Laboratorium
1 1000.000 1000.000
Pestisida
Analisa Bioaktif Pupuk Laboratorium
1 1000.000 1000.000

Analisa Perbandingan Laboratorium


Dalam Pemakaian di 1 2.500.000 2.500.0000
Lapangan
SUB TOTAL (Rp) 8.050.000
20

3. Perjalanan
Material Justifikasi Volume Harga Jumlah
Perjalanan Satuan Biaya (Rp)
Perjalanan ke tempat Membeli
3 50.000 150.000
perbelanjaan peralatan
Perjalanan ke Membeli
3 50.000 150.000
Kandang Sapi Urine sapi
Perjalanan ke Mengambil
3 100.000 300.000
perkebunan jengkol kulit jengkol
Perjalanan Mencari Mengambil
3 100.000 300.000
Buah Maja rumput gajah
Transportasi Pengiriman
pengiriman sampel sampel via
1 paket 150.000 150.000
jasa
pengiriman
SUB TOTAL (Rp) 1.050.000

4. Lain-lain
Material Justifikasi Volume Harga Jumlah
Perjalanan Satuan Biaya (Rp)
Materai 6000 10 8000 80.000
Voucher pulsa Komunikasi
3 100.000 300.000
kelompok
Logbook Buku catatan
harian 1 buku 30.000 30.000
kegiatan
Alat tulis kantor Alat tulis
penunjang 1 paket 150.000 150.000
kegiatan
Dokumentasi Dokumentasi
5 bulan 50.000 250.000
kegiatan
Pembuatan Proposal Proposal
1 200.000 200.000
PKM PKM
Laporan kemajuan Pencetakan
5 30.000 150.000
dan penjilitan
Laporan akhir Pencetakan
5 25.000 125.000
dan penjilitan
Poster Publikasi
ilmiah atas 3 80.000 240.000
penelitian
21

Lain-lain biaya tak


800.000 800.000
terduga
SUB TOTAL (Rp) 2.325.000
Total (Keseluruhan) 12.500.000
22

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

Alokasi
Nama / Program Waktu
No Bidang Ilmu Uraian Tugas
NIM Studi (jam
/minggu)
Penanggung jawab
kegiatan, persiapan
Afran alat dan bahan,
1 Nando/ Peternakan Peternakan 20 mengolah bahan
16500800 sampel dan
19 pengolahan data
hasil analisa
Persiapan alat dan
Andika
bahan, mengolah
Sahputra/
2 Peternakan Peternakan 20 bahan sampel dan
16500800
pengolahan data
06
hasil analisa
Persiapan alat dan
Aji
bahan, mengolah
Mexika/
3 Peternakan Peternakan 20 bahan sampel dan
18500800
pengolahan data
16
hasil analisa
23
24

Lampiran 5. Gambaran Teknologi yang akan diterapkan/dikembangkan

1.

2.
4.

3.

Keterangan:
1. Buah Maja
2. Urine Sapi
3. Kulit Jengol
4. Pespa Terbang (Pestisida Dan Pupuk Organik Two In One Berbahan Dasar
Buah Maja, Urine Sapi, Dan Kulit Jengkol)