Anda di halaman 1dari 2

Berbagai Pertolongan Pertama Tersengat Hewan Laut

Jika teman atau keluarga Anda tersengat hewan laut, segera bawa ke rumah sakit atau
dokter terdekat. Selain itu, lakukan pertolongan pertama tersengat hewan laut berikut
ini:

 Ubur-ubur
Saat tersengat ubur-ubur, pertolongan pertama tersengat hewan laut yang bisa
dilakukan adalah membasuh area yang tersengat dengan air cuka (asam asetat).
Air cuka diketahui dapat mematikan nematosit (sel racun yang ada di ubur-ubur)
dan menghentikan aliran racun. Jika tidak tersedia, basuh bagian tubuh yang
tersengat dengan air laut atau air hangat. Hindari membasuh area yang
tersengat dengan air dingin, karena hanya akan membuat rasa perih semakin
parah. Setelah itu, bawa segera ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan
pengobatan yang tepat.
 Bulu babi
Jangan panik jika Anda tertusuk bulu babi. Tetap tenang dan keluarkan patahan
duri yang tertancap di kulit menggunakan pinset bersih. Setelah itu, bersihkan
area yang luka menggunakan air hangat dan sabun sebagai pertolongan
pertama tersengat hewan air. Pastikan jika duri bulu babi benar-benar sudah
sepenuhnya dikeluarkan. Jika tidak, luka sengatan bisa meradang hingga
menyebabkan nyeri sendi dan otot. Untuk membantu mengurangi rasa sakit
Anda bisa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti paracetamol.
 Ikan pari
Anda dapat terkena sengatan ikan pari ketika tidak sengaja menginjak ekornya.
Bila hal itu terjadi, segera hubungi ambulans atau datangi rumah sakit terdekat.
Dibutuhkan tenaga medis ahli untuk mencabut tulang ikan pari yang tertancap di
kulit. Pertolongan pertama tersengat hewan laut yang bisa Anda lakukan
hanyalah membersihkan area yang luka menggunakan air laut ataupun air
hangat.
 Terumbu karang
Kenikmatan saat bersnokling dapat sedikit terganggu bila secara tidak sengaja
kulit tergores terumbung karang. Pertolongan pertama sengatan hewan laut yang
bisa dilakukan adalah membersihkan luka dengan sabun dan air tawar. Jika
terasa sakit, Anda bisa menggunakan cuka (asam asetat) atau alkohol isopropil
untuk mengurangi nyeri. Jangan lupa untuk mencuci luka setiap hari
dengan antiseptik atau mengoleskan salep antibiotik 3-4 kali per hari. Jika
muncul tanda-tanda infeksi, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan
pengobatan yang tepat.
 Ular laut
Ada lebih dari 52 spesies ular laut dan semua jenis ini dapat mengeluarkan bisa
ketika menggigit. Apabila terkena gigitan ular laut yang berbisa, disarankan untuk
segera menutup dan membalut luka dengan lembut, usahakan untuk tidak
menggerakkan bagian tubuh yang tergigit. Jangan mengisap bisa ular dari
gigitan ular karena hal ini tidak terbukti dapat memberi efek baik. Segera ke
rumah sakit terdekat setelah luka terbalut untuk mendapat perawatan lebih
lanjut. (Nimorakiotakis & Winkel, 2002)

Daftar Pustaka

Nimorakiotakis, B., & Winkel, K. D. (2002). Marine envenomations. Australian Family


Physician, 31(12), 969–974. https://doi.org/10.1016/j.emc.2013.09.009