Anda di halaman 1dari 15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Kode / Nama Mata Kuliah : MKB624 / Keperawatan Gawat darurat Revisi ke : -


Satuan Kredit Semester : 4 SKS (3T, 1P) Tgl revisi : -
Jml Jam kuliah dalam seminggu : 3( 2 x 60 )menit Tgl mulai berlaku :
Jml Jam kegiatan laboratorium : 3(2 x 60) menit Penyusun : Nana Rohana, SKM, M.Kep

Deskripsi Mata kuliah : Mata kuliah ini membahas tentang konsep dan perencanaan asuhan keperawatan yang etis, legal dan peka budaya
pada klien yang mempunyai masalah actual dan resiko yang terjadi secara mendadak atau tidak dapat diperkiraan
dan tanpa atau disertai kondisi lingkungan yang tidak dapat dikendalikan, serta kondisi klien yang mengalami
kritis dan mengancam kehidupan. Perencanaan asuhan keperawatan dikembangkan sedemikian rupa sehingga
diharapkan mampu mencegah atau mengurangi kematian atau kecacatan yang mungkin terjadi.
Standar Kompetensi :Setelah menyelesaikan mata ajar ini mahasiswa mampu menerapkan asuhan keperawatan gawat darurat pada
berbagai tatanan pelayanan kesehatan secara komprehensif
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
1,2,3, 1. Menjelaskan a. Konsep Mahasiswa dapat : Hal- hal yang  Mini Pendahuluan Power
4 filosofi, keperawatan perlu lecture, 1. Menjelaskan Point,
konsep gawat darurat, a. menjalaskan diperhatikan  case cakupan materi pertemuan
holistik dan peran dan fungsi Konsep dalan study, ke-4
proses perawat gawat keperawatan keperawatan  SGD 2. Menjelaskan
keperawatan darurat, gawat darurat, gawat darurat : kompetensi dasar
kegawat b. proses peran dan a. Konsep pertemuan ke-4.
daruratan keperawatan pada fungsi perawat keperawatan 3. Menjelaskan
area keperawatan gawat darurat, gawat darurat, manfaat mempelajari
gawat darurat, b. menjelaskan peran dan keperawatan kegawat
c. efek kondisi proses fungsi perawat daruratan
kegawat darurat keperawatan gawat darurat,
terhadap pasien pada area b. proses
dan keluarga , keperawatan keperawatan Penyajian
d. pengajian primer gawat darurat, pada area 4. Menjelaskan Konsep
dan sekunder, c. menjelaskan keperawatan keperawatan gawat darurat
triage, isu end of efek kondisi gawat darurat, 5. Menjelaskan peran dan
life kegawat darurat c. efek kondisi
fungsi perawat gawat
dikeparawatan terhadap pasien kegawat
darurat
gawat darurat, dan keluarga , darurat
6. Menjelaskan proses
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
mekanisme d. Menjelaskan terhadap keperawatan pada area
trauma. pengajian pasien dan keperawatan gawat darurat
primer dan keluarga 7. Menjelaskan efek kondisi
sekunder, triage, d. pengajian kegawat darurat terhadap
isu end of primer dan pasien dan keluarga
lifedikeparawat sekunder, 8. Menjelaskan pengajian
an gawat triage, isu end primer dan sekunder, triage
darurat, of life 9. Menjelaskan isu end of life
mekanisme dikeparawatan dikeparawatan gawat
trauma. gawat darurat, darurat
mekanisme 10. Menjelaskan mekanisme
trauma. trauma

Penutup
1. Memberi tugas
kepada jmahasiswa untuk
dikerjakan di rumah.
2. Menginformas
ikan materi pertemuan
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
selanjutnya.

5,6,7, 2. Melakukan a. Patofisiologi, Mahasiswa dapat: Hal- hal yang •colaborat Pendahuluan Power
8,9 simulasi asuhan farmokologi dan a. Menjelaskan perlu ive 1. Menjelaskan cakupan Point,
keperawatan terapi diet pada Patofisiologi, diperhatikan learning materi pertemuan ke-5 B: 27 –
dengan kasus gangguan farmokologi dan dalan  Self 2. Menjelaskan kompetensi 61
kegawatan, berbagai sistem terapi diet pada keperawatan direct dasar pertemuan ke-5 C: 70 -
kedaruratan dan (syok, trauma gangguan gawat darurat : learning 3. Menjelaskan manfaat 94
kegawat dada, infark berbagai sistem a. Patofisiologi mempelajari keperawatan
daruratan terkait miokardium, (syok, trauma farmokologi gawat darurat
gangguan b. trauma kepala, dada, infark dan terapi diet Penyajian
berbagai sistem trauma abdomen, miokardium, pada gangguan 4. Menjelaskan Patofisiologi
pada individu trauma b. Menjelaskan berbagai farmokologi dan terapi diet
dengan muskulokeletal, trauma kepala, sistem (syok, pada gangguan berbagai
memperhatikan kegawatan trauma trauma dada, sistem (syok, trauma dada,
aspek legal dan obstetri, abdomen, infark infark miokardium,
etis. kegawatan trauma miokardium, 5. Menjelaskan trauma kepala,
psikiatrik, muskulokeletal, b. trauma trauma abdomen, trauma
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
overdosis dan kegawatan kepala, trauma muskulokeletal, kegawatan
keracunan obat ), obstetri, abdomen, obstetri, kegawatan
c. asuhan kegawatan trauma psikiatrik, overdosis dan
keperawatan psikiatrik, muskulokeleta keracunan obat ),
kegawat overdosis dan l, kegawatan 6. Menjelaskan asuhan
daruratan keracunan obstetri, keperawatan kegawat
(pengkajian, obat ), kegawatan daruratan (pengkajian,
d. analisa data , c. psikiatrik, 7. Menjelaskan analisa
diagnosis Menjelaskan overdosis dan data , diagnosis
keperawatan, asuhan keracunan keperawatan, intervensi ,
intervensi , keperawatan obat ), 8. Menjelaskan
e. implementasi kegawat c. asuhan implementasi dan evaluasi
dan evaluasi daruratan keperawatan secara komprehensif
secara (pengkajian, kegawat meliputi bio- psiko- sosio-
komprehensif d. Menjelaskan daruratan spiritual)pada berbagai
meliputi bio- analisa data , (pengkajian, sistem.
psiko- sosio- diagnosis d. analisa data ,
spiritual)pada keperawatan diagnosis Penutup
berbagai sistem. intervensi , keperawatan, 9. Memberi tugas kepada
e. Menjelaskan intervensi , mahasiswa untuk
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
implementasi e. implementasi dikerjakan di rumah.
dan evaluasi dan evaluasi 10. Menginformasikan
secara secara materi pertemuan
komprehensif komprehensif selanjutnya
meliputi bio- meliputi bio-
psiko- sosio- psiko- sosio-
spiritual)pada spiritual)pada
berbagai berbagai
sistem. sistem.

10,11, 3. simulasi a. Upaya – upaya Mahasiswa dapat : Hal- hal yang  colabor Pendahuluan
12,13 pendidikan pencegahan a. Menjelaskan perlu ative 1. Menjelaskan cakupan
kesehatan primer, sekunder, Upaya – upaya diperhatikan learning materi pertemuan ke-5
dengan kasus pada masalah pencegahan dalan  Self 2. Menjelaskan kompetensi
kegawatan, kasus kegawat primer, sekunder, keperawatan direct dasar pertemuan ke-5
kedaruratan dan daruratan pada masalah gawat darurat : learning 3. Menjelaskan manfaat
kegawat – b. Upaya – upaya kasus kegawat a. Upaya – upaya mempelajari keperawatan
daruratan terkait pencegahan tersier daruratan pencegahan gawat darurat
multi sistem pada masalah b. Menjelaskan primer, Penyajian
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
pada individu kasus kegawat- Upaya – upaya sekunder, pada 4. Menjelaskan Upaya – upaya
dengan berbagai daruratan berbagai pencegahan masalah kasus pencegahan primer,
tingkat usia sistem tersier pada kegawat sekunder, pada masalah
dengan c. persiapan, masalah kasus daruratan kasus kegawat daruratan
memperhatikan pelaksaan kegawat- b. Upaya – upaya 5. Menjelaskan Upaya – upaya
aspek legal dan diagnostik daruratan pencegahan pencegahan tersier pada
etis. d. dan laboratorium berbagai sistem tersier pada masalah kasus kegawat-
pada kegawat c. Menjelaskan masalah kasus daruratan berbagai sistem
daruratan berbagai persiapan, kegawat- 6. Menjelaskan persiapan,
sistem. pelaksaan daruratan pelaksaan diagnostik
diagnostik berbagai sistem 7. Menjelaskan laboratorium
d. Menjelaskan c. persiapan, pada kegawat daruratan
laboratorium pelaksaan berbagai sistem.
pada kegawat diagnostik
daruratan d. dan Penutup
berbagai sistem. laboratorium 1. Memberi tugas kepada
pada kegawat mahasiswa untuk
daruratan dikerjakan di rumah.
berbagai sistem. 2. Menginformasikan materi
pertemuan selanjutnya
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
Pendahuluan
14,15, 4.Mengintegrasi a. Hasil- hasil Mahasiswa dapat : Hal- hal yang  colabor 1. Menjelaskan cakupan
16 kan hasil- hasil penelitian terkait a. Menjelaskan perlu ative materi pertemuan ke-5
penelitian pada masalah pada Hasil- hasil diperhatikan learning 2. Menjelaskan kompetensi
kedalam asuhan kasus penelitian terkait dalan  Self dasar pertemuan ke-5
keperawatan kegawatdaruratan pada masalah keperawatan direct 3. Menjelaskan manfaat
dalam mengatasi berbagai sistem pada kasus gawat darurat : learning mempelajari keperawatan
masalah yang b. trend dan issue kegawatdaruratan a.Hasil- hasil gawat darurat
berhubungan terkait kasus berbagai sistem penelitian
dengan kegawatdaruratan b. Menjelaskan terkait pada Penyajian
kegawatan, berbagai system trend dan issue masalah pada a. Menjelaskan Hasil- hasil
kedaruratan c. evidence based terkait kasus kasus penelitian terkait pada
terkait berbagai practice dalam kegawatdaruratan kegawatdarurata masalah pada kasus
sistem. penatalakasanaan berbagai system n berbagai kegawatdaruratan berbagai
kasus c. Menjelaskan sistem sistem
kegawatdaruratan evidence based b. trend dan b. Menjelaskan trend dan issue
berbagai system practice dalam issue terkait terkait kasus
penatalakasanaan kasus kegawatdaruratan
kasus kegawatdarurata berbagai system
kegawatdaruratan n berbagai c. Menjelaskan evidence
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
berbagai sistem system based practice dalam
c. evidence based penatalakasanaan kasus
practice dalam kegawatdaruratan berbagai
penatalakasanaa sistem
n kasus Penutup
kegawatdarurata 1. Memberi tugas kepada
n berbagai mahasiswa untuk
sistem dikerjakan di rumah.
2. Menginformasikan materi
pertemuan selanjutnya

hal hal yang perlu


17,18, 5. Melakukan a. Manajemen Mahasiswa dapat  colabor pendahuluan
diperhatikan
19 simulasi pada kasus a. Menjelaskan ative 1. Menjelaskan cakupan
dalam
pengelolaan kegawat Manajemen learning materi pertemuan ke-5
keperawtan
asuhan daruratan pada kasus  Self 2.Menjelaskan kompetensi
gawat darurat :
keperawatan berbagai kegawat a.Manajemen direct dasar pertemuan ke-5
pada individu sistem. daruratan pada kasus learning 3. Menjelaskan manfaat
dengan berbagai sistem. kegawat mempelajari keperawatan
kegawatan, gawat darurat
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
kedaruratan dan daruratan
kegawat berbagai sistem. Penyajian
daruratan terkait 4. Menjelaskan Menjelaskan
berbagai sistem Manajemen pada kasus
dengan kegawat daruratan berbagai
memperhatikan system
aspek legal dan Penutup
etnis. 1. Memberi tugas kepada
mahasiswa untuk
dikerjakan di rumah.
2. Menginformasikan materi
pertemuan selanjutnya

Hal hal yang


diperhatikan dala
20,21 6. Melakukan a.Peran dan fungsi Mahasiswa dapat : keperawatan  colabor pendahuluan
fungsi advokasi perawat fungsi a. menjelaskan gawat darurat : ative 1. Menjelaskan cakupan
dan komunikasi advokasi pada Peran dan a. Peran dan learning materi pertemuan ke-5
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
pada kasus kasus kegawat- fungsi perawat fungsi  Self 2.Menjelaskan kompetensi
kegawatan, daruratan berbagai fungsi advokasi perawat direct dasar pertemuan ke-5
kedaruratan dan system pada kasus fungsi learning 3. Menjelaskan manfaat
kegawat kegawat- advokasi pada mempelajari keperawatan
daruratan terkait daruratan kasus gawat darurat
berbagai sistem. berbagai sistem kegawat- Penyajian
daruratan 4. Menjelaskan Peran dan
berbagai fungsi perawat fungsi
sistem advokasi pada kasus
kegawat- daruratan
berbagai sistem
Penutup
1. Memberi tugas kepada
Hal hal yang mahasiswa
diperhatikan 2. Menginformasikan materi
dalam pertemuan selanjutnya
1,2,3, 7.Mendemonstra Prosedur keperawtan Mahasiswa keperawatan  colabor pendahuluan
4,,5,6, sikan intervensi pada kegawatan, dapat : gawat darurat : ative 1. Menjelaskan cakupan
7,8,9, keperawtan pada kedaruratan dan Menjelaskan Prosedur learning materi pertemuan ke-5
10,11, kegawat kegawat- daruratan. Prosedur keperawtan pada Self direct 2.Menjelaskan kompetensi
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
12,13, daruratan sesuai a. Pengkajian keperawtan pada kegawatan, learning dasar pertemuan ke-5
14 dengan standart kegawatan, kegawatan, kedaruratan dan 3. Menjelaskan manfaat
yang berlaku kedaruratan dan kedaruratan dan kegawat- mempelajari keperawatan
dengan berfikir kegawat daruratan kegawat- daruratan. daruratan. gawat darurat
kreatif dan b. Triase a. Menjelaskan a. Pengkajian
inovatif c. Pembidaian Pengkajian kegawatan, Penyajian
sehingga d. Pembebasan jalan kegawatan, kedaruratan Menjelaskan Prosedur
menghasilkan nafas dan control kedaruratan dan dan kegawat keperawtan pada kegawatan,
pelayanan yang servikal kegawat daruratan kedaruratan dan kegawat-
efisien dan e. Needle daruratan b. Triase daruratan.
efektif. decompression b. Menjelaskan c. Pembidaian a. Menjelaskan Pengkajian
dan occlusive Triase d. Pembebasan kegawatan, kedaruratan
dressing c. Menjelaskan jalan nafas dan dan kegawat daruratan
•f. BCLS Pembidaian control servikal b. Menjelaskan Triase
d. Menjelaskan e. Needle c. Menjelaskan Pembidaian
Pembebasan decompression d. Menjelaskan Pembebasan
b jalan nafas dan dan occlusive jalan nafas dan control
e control servikal dressing servikal
r e. Menjelaskan f. BCLS e. Menjelaskan Needle
h Needle decompression dan
Perte Tujuan Metode Media/
Materi
- Kompetensi Pembelajaran Pembela- Sumbe
Indikator Pembela- Aktifitas Pembelajaran
muan Dasar jaran r
Jaran
ke : Belajar
u decompression occlusive dressing
b dan occlusive f. Menjelaskan BCLS
u dressing Penutup
n f. Menjelaskan 1. Memberi tugas kepada
g BCLS mahasiswa untuk
a dikerjakan di rumah.
n 2. Menginformasikan materi
d pertemuan selanjutnya
e
n
g
a

Komposisi Penilaian :

Aspek Penilaian Prosentase


Ujian Akhir Semester 40 %
Ujian Tengah Semester 30 %
Tugas Mandiri 15 %
Partisipasi Mahasiswa 10 %
Sikap 5 %
Total 100 %
Bentuk Penilaian
 Tes Tertulis
 Tes Lisan

Daftar Referensi
1. Emergency Nurse Association. (2013). Sheehy’s Manual Of Emergency Nursing: Principles And Practice. 7th Ed. Mosby: Elsevier Inc
2. Proehl, Jean. A. (2009). Emergency Nursing Procedures E- Book. Suders
3. Emergency Nursing Association. (2008). Emergency Nursing Core Curriculum (6 Eds). Sauders : Elsevier Inc.
4. Tscheschlog, B.A. & Jucch, A. (2014). Emergency Nursing Made Incredibly Easy. Wolter Kluwers.
5. Schumacher, L. & Chernecky,C.C. (2009). Sauders Nursing Survival Guide: Critical Care & Emergency Nursing, 2e. Saunders : Elsevier
Inc.

Disusun oleh : Diperiksa oleh : Disahkan oleh :


Dosen Pengampu Ketua Program Studi Ketua STIKES

Nana Rohana, SKM, M. Kep Ns. Tri Sakti Widyaningsih, M. Dr. Hargianti Dini
Kep, Sp.Kep. An Iswandari,drg.,M.M