Anda di halaman 1dari 12

NAMA : HAMRIANI

NO. PESERTA : 19196118010001


TUGAS AKHIR MODUL 6

1. Carilah sebuah artikel jurnal internasional (3 tahun terakhir) yang menggunakan


pemodelan matematika. Buatlah resume artikel tersebut dengan menyebutkan langkah-
langkah pemodelan sesuai yang telah Anda pelajari !
JAWABAN :
Judul artikel :
Model Matematika Jumlah Perokok Dengan Dinamika Akar Kuadrat dan Faktor Migrasi
Alamat link : http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/SNTIKI/article/download/3303/2183
Resume :
Berbagai cara telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi permasalahan tentang
jumlah perokok, salah satunya dengan melakukan promosi kesehatan kepada masyarakat,
serta membuat lokasi khusus bagi perokok. Upaya lain untuk membantu pemerintah
mengatasi permasalahan jumlah perokok juga dapat dikontrol dan diminimalisir dengan
merumuskan strategi model matematika. Beberapa peneliti telah banyak melakukan
pengembangan model matematika tentang peningkatan jumlah perokok ini, diantaranya
A.Zeb, G.Zaman, dan S.Momani (2013) yang dalam jurnalnya berjudul “Square-root
dynamics of Giving up Smoking Model, Applied Mathematical Modelling”. Jurnal ini
membahas dinamika akar kuadrat dalam memodelkan jumlah perokok dengan
mengkonstruksi model menjadi empat kompartemen (subpopulasi) dan membahas
stabilitas lokal serta global dari model dan memberikan solusi umum.
Identifikasi parameter dan variabel yang digunakan dalam model
No Parameter dan Variabel Keterangan
1 P Perokok potensial
2 L Perokok kadang-kadang
3 S Perokok berat
4 Q Mantan perokok
5 𝜇 Laju kematian alami
6 d Laju kematian disebabkan oleh rokok
7 𝛽2 √𝑃𝐿 Laju kontak dinamika akar kuadrat antara perokok
potensial dengan perokok kadang-kadang
8 𝛿 Laju berhenti dari merokok
9 𝜌1 Laju imigrasi populasi perokok
10 𝜌2 Laju emigrasi populasi perokok
11 𝜆 Individu yang berumur ≥ 10 tahun
12 𝛾 Laju berkurangnya perokok kadang-kadang

Dalam artikel tersebut, yang perlu dilakukan adalah :


1. Membuat asumsi-asumsi yang melibatkan variabel dan parameter yakni
a. Populasi bersifat terbuka, yaitu dalam populasi terjadi proses migrasi.
b. Recruitment yang masuk pada potensial perokok adalah individu yang berusia
≥ 10 tahun.
c. Individu yang potensial perokok akan menjadi seorang perokok, disebabkan
karena adanya interaksi dengan perokok kadang-kadang, sedangkan individu
perokok kadang-kadang akan menjadi seorang perokok berat apabila
terjadinya interaksi secara intens antara keduanya.
d. Individu perokok berat akan menjadi mantan perokok jika individu tersebut
mempertimbangkan untuk berhenti merokok.
NAMA : HAMRIANI
NO. PESERTA : 19196118010001
e. Kategori perokok kadang-kadang adalah orang merokok (1-10 batang/hari)
sedangkan perokok berat adalah orang yang merokok (> 10 batang/hari).
f. Individu yang sudah berhenti merokok tidak akan merokok lagi, karena adanya
kesadaran diri oleh individu akan bahaya rokok.
g. Selalu terdapat interaksi antara individu perokok potensial dan perokok
kadang-kadang, yaitu √𝑃𝐿 ≠ 0 ini artinya 𝑃 ≠ 0 dan 𝐿 ≠ 0.
2. Diberikan model Zeb sebagai berikut :
𝑑𝑃
= 𝜆 − 𝛽√𝑃𝐿 − (𝑑 + 𝜇)𝑃
𝑑𝑡
𝑑𝐿
= 𝛽√𝑃𝐿 − (𝛾 + 𝑑 + 𝜇)𝐿
𝑑𝑡
𝑑𝑆
= 𝛾𝐿 − (𝛿 + 𝑑 + 𝜇)𝑆
𝑑𝑡
𝑑𝑄
= 𝛿𝑆 − (𝜇 + 𝑑)𝑄
𝑑𝑡
3. Dari model Zeb diatas akan ditambah parameter 𝜌1 (laju imigrasi) dan 𝜌2 (laju
emograsi) pada masing-masing populasi perokok.
Berdasarkan asumsi-asumsi diatas, dapat dijelaskan bahwa dalam setiap subpopulasi
jumlah perokok masing-masing mengalami laju kematian alami konstan
𝜇 > 0, laju kematian karena rokok sebesar D > 0, dan juga mengalami migrasi masing-
masing laju imigrasi dan emigrasi besarnya konstan dengan
𝜌1 > 0 dan 𝜌2 > 0. Jumlah perook pada subpopulasi perokok potensial bertambah karena
kehadiran individu yang berumur ≥ 10 tahun ke dalam subpopulasi sebesar
𝜆. Berdasarkan asumsi-asumsi, variabel dan parameter di atas tentang penyebaran jumlah
perokok dengan dinamika akar kuadrat dan faktor migrasi, maka diperoleh model
matematika untuk jumlah perokok dengan dinamika akar kuadrat dan faktor migrasi
sebagai berikut :
𝑑𝑃
= 𝜆 + 𝜌1 𝑃 − 𝛽√𝑃𝐿 − (𝜌2 + 𝜇 + 𝑑)𝑃
𝑑𝑡
𝑑𝐿
= 𝜌1 𝐿 + 𝛽√𝑃𝐿 − 𝛾𝐿 − (𝜌2 + 𝜇 + 𝑑)𝐿
𝑑𝑡
𝑑𝑆
= 𝜌1 𝑆 + 𝛾𝐿 − 𝛿𝑆 − (𝜌2 + 𝜇 + 𝑑)𝑆
𝑑𝑡
𝑑𝑄
= 𝜌1 𝑄 + 𝛿𝑆 − (𝜌2 + 𝜇 + 𝑑)𝑄
𝑑𝑡
Dengan N = P + L + S + Q merupakan jumlah populasi keseluruhan.

2. Lingkungan sekitar dapat menjadi inspirasi dalam mendesain soal matematika, termasuk
lingkungan sekolah.

a. Dengan mengacu pada kriteria yang telah dibahas pada modul 6.2, buatlah sebuah soal
bertipe pemodelan matematika sederhana untuk pembelajaran matematika di sekolah.
NAMA : HAMRIANI
NO. PESERTA : 19196118010001
b. Dengan mengikuti model siklus pemodelan matematika yang telah dibahas dalam
modul, selesaikan soal yang telah didesain pada poin a.
c. Masing-masing siswa mungkin akan memberikan jawaban yang bermacam-macam dan
perlu diprediksi sebelum menggunakan soal tersebut dalam proses pembelajaran. Oleh
karena itu, berikan beberapa alternatif lain cara menyelesaikan soal tersebut, gunakan
juga software matematis jika memungkinkan.
JAWABAN

a. Disebuah toko terdapat 3 paket berisi krayon dan alat tulis lainnya. Paket I seharga Rp
10.000, 00 berisi 1 krayon, 1 pensil dan 1 penggaris. Paket II seharga Rp 20.000, 00
berisi 2 krayon, 3 pensil dan 1 penggaris serta Paket III seharga 12.000, 00 berisi 1
krayon, 2 pensil dan 2 penggaris. Berapakah harga satuan krayon, pensil dan
penggaris?
b. Misalkan : a = harga satu krayon
b = harga satu pensil
c = harga satu penggaris
Dari soal tersebut diperoleh sistem persamaan linier 3 variabel yaitu :
a + b + c = 10000 ...(1)
2a + 3b + c = 20000 ...(2)
a + 2b + 2c = 12000 ...(3)
Eliminasi a dari persamaan (1) dan (3)
a + b + c = 10000
a + 2b + 2c = 12000 -
-b – c = -2000 ...(4)
Eliminasi persamaan (1) dan (2)
a + b + c = 10000 ×2
2a + 3b + c = 20000 ×1
2a + 2b + 2c = 20000
2a + 3b + c = 20000 -
-b + c = 0 ...(5)
Persamaan (4) dan (5) dieliminasi
-b – c = -2000
-b + c = 0 +
-2b = -2000
NAMA : HAMRIANI
NO. PESERTA : 19196118010001
b = 1000
Substitusikan nilai b = 1000 ke persamaan (5)
-b + c = 0
-1000 + c = 0
c = 0 + 1000
c = 1000
Substitusikan nilai b = 1000 dan c = 1000 ke persamaan (1)
a + b + c = 10000
a + 1000 + 1000 = 10000
a + 2000 = 10000
a = 10000 – 2000
a = 8000
Jadi, harga satu buah krayon adalah Rp 8.000, 00, harga satu buah pensil adalah Rp
1.000, 00 dan harga satu buah penggaris adalah Rp 1.000, 00.
c. Solusi lain adalah yaitu dengan menggunakan substitusi , determinan dan software
Geogebra.
Dengan Substitusi
Dari soal tersebut diperoleh sistem persamaan linier 3 variabel yaitu :
a + b + c = 10000 ...(1)
2a + 3b + c = 20000 ...(2)
a + 2b + 2c = 12000 ...(3)
Dari persamaan (1) diperoleh a = 10000 – b – c ...(4) yang kemudian disubstitusikan
ke persamaan (2). Sehingga menjadi,
2a + 3b + c = 20000
2(10000 – b – c) + 3b + c = 20000
20000 – 2b – 2c + 3b + c = 20000
b – c = 20000 – 20000
b–c=0
b=c ...(5)
Persamaan (4) dan (5) disubstitusikan ke persamaan (3), sehingga diperoleh :
a + 2b + 2c = 12000
(10000 – b – c) + 2b + 2b = 12000
(10000 – b – b) + 2b + 2b = 12000
10000 + 2b = 12000
NAMA : HAMRIANI
NO. PESERTA : 19196118010001
2b = 12000 – 10000
2b = 2000
b = 1000
Pada persamaan (5) diperoleh b = c = 1000 yang disubstitusika ke persamaan (1),
sehingga menjadi :
a + b + c = 10000
a + 1000 + 1000 = 10000
a + 2000 = 10000
a = 10000 – 2000
a = 8000
Jadi, harga satu buah krayon adalah Rp 8.000, 00, harga satu buah pensil adalah Rp
1.000, 00 dan harga satu buah penggaris adalah Rp 1.000, 00.
Dengan Determinan
Dari soal tersebut diperoleh sistem persamaan linier 3 variabel yaitu :
a + b + c = 10000 ...(1)
2a + 3b + c = 20000 ...(2)
a + 2b + 2c = 12000 ...(3)
1 1 1 1 1
𝐷 = |2 3 1| 2 3
1 2 2 1 2
D = ((1.3.2) + (1.1.1) + (1.2.2) – (1.3.1) + (1.1.2) + (1.2.2))
D = ((6 + 1 + 4) – (3 + 2 + 4))
D = 11 – 9
D=2
10000 1 1 10000 1
𝐷𝑎 = |20000 3 1| 20000 3
12000 2 2 12000 2

Da = ((10000.3.2) + (1.1.12000) + (1.20000.2) – (1.3.12000) + (10000.1.2) +


(1.20000.2))
Da = ((60000 + 12000 + 40000) – (36000 + 20000 + 40000)
Da = (112000 – 96000)
Da = 16000
NAMA : HAMRIANI
NO. PESERTA : 19196118010001
1 10000 1 1 10000
𝐷𝑏 = |2 20000 1| 2 20000
1 12000 2 1 12000
Db = ((1.20000.2) + (10000.1.1) + (1.2.12000) – (1.20000.1) + (1.1.12000) +
(10000.2.2)
Db = ((40000 + 10000 + 24000) – (20000 + 12000 + 40000)
Db = (74000 – 72000)
Db = 2000

1 1 10000 1 1
𝐷𝑐 = |2 3 20000| 2 3
1 2 12000 1 2
Dc = ((1.3.12000) + (1.20000.1) + (10000.2.2) – (10000.3.1) + (1.20000.2) +
(1.2.12000)
Dc = (36000 + 20000 + 40000) – (30000 + 40000 + 24000)
Dc = (96000 – 94000)
Dc = 2000
Diperoleh nilai
𝐷𝑎 16000
𝑎= = = 8000
𝐷 2
𝐷𝑏 2000
𝑏= = = 1000
𝐷 2
𝐷𝑐 2000
𝑐= = = 1000
𝐷 2
Jadi, harga satu buah krayon adalah Rp 8.000, 00, harga satu buah pensil adalah Rp
1.000, 00 dan harga satu buah penggaris adalah Rp 1.000, 00.
Dengan software Geogebra
Adapun software matematis yang dapat digunakan untuk menentukan penyelesaian
masalah persamaan kuadrat salah satunya yaitu dengan Analisis Geogebra dengan
langkah-langkah sebagai berikut :
• Pilih tampilan (vies) CAS
• Kemudian ketikkan perintah
Solutions({a+b+c=10000,2a+3b+ c=20000,a+2b+2c=12000},{a,b,c}
• Tekan “Enter”
Setelah menekan “Enter” otomatis akan keluar tampilan himpunan penyelesaian dari
Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel tersebut yaitu (8000 1000 1000)
NAMA : HAMRIANI
NO. PESERTA : 19196118010001
Berikut adalah tampilannya :

Jadi, harga satu buah krayon adalah Rp 8.000, 00, harga satu buah pensil adalah Rp
1.000, 00 dan harga satu buah penggaris adalah Rp 1.000, 00.

3. Nilai Viskositas air μ dapat ditentukan dengan menggunakan tabel berikut ini:

T(ºC) μ(10-3 Ns/m2)


0 1,792
10 1,308
30 0,801
50 0,549
70 0,406
90 0,317
100 0,284

Perkirakan harga viskositas air μ pada temperatur 40° C menggunakan polinom Newton.
JAWABAN

Harga viskositas air  pada temperatur 40° C dapat diperkirakan menggunakan polinom
beda terbagi Newton sebagai berikut :

𝜇 (10-3
T(0C) ST-1 ST-2 ST-3 ST-4 ST-5
Ns/m2)
– –
0 1,792 -0,0484 0,00076833 0,000000085000
0,000008991667 0,0000000006811
- – –
10 1,308 0,00031875 0,000000023698
0,02535 0,000003041667 0,0000000001740

30 0,801 –0,0126 0,00013625 0,000000008036
0,000001145833
NAMA : HAMRIANI
NO. PESERTA : 19196118010001
– –
50 0,549 0,00006750
0,00715 0,000000583333

70 0,406 0,00003833
0,00445
90 0,317 –0,0033
100 0,284

Taksiran harga viskositas air 𝜇 pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
1 dengan x0 = 30 sebagai titik data pertama
adalah p1(x) = 0,801 – 0,0126(40 – 30)
= 0,801 – 0,126
= 0,675
Taksiran harga viskositas air 𝜇 pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
2 dengan x0 = 10 sebagai titik data pertama adalah
p2(x) = 1,308 – 0,02535(40 – 10) + 0,00031875(40 – 10)(40 – 30)
= 1,308 – 0,7605 + 0,095625
= 0,643125
Taksiran harga viskositas air 𝜇 pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
2 dengan x0 = 30 sebagai titik data pertama adalah
p2(x) = 0,801 – 0,0126(40 – 30) + 0,00013625(40 – 30)(40 – 50)
= 0,801 – 0,126 – 0,013625
= 0,661375
Taksiran harga viskositas air 𝜇 pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
3 dengan x0 = 0 sebagai titik data pertama adalah
p3(x) = 1,792 – 0,0484(40 – 0) + 0,00076833(40 – 0)(40 – 10) –
0,00000899167(40 – 0)(40 – 10)(40 – 30)
= 1,792 – 1,936 + 0,921996 – 0,10790004
= 0,67009596
≈ 0,670096
Taksiran harga viskositas air 𝜇 pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
3 dengan x0 = 10 sebagai titik data pertama adalah
p3(x) = 1,308 – 0,02535(40 – 10) + 0,00031875(40 – 10)(40 – 30) –
0,00000304167(40 – 10)(40 – 30)(40 – 50)
= 1,308 – 0,7605 + 0,095625 + 0,00912501
NAMA : HAMRIANI
NO. PESERTA : 19196118010001
= 0,65225001
≈ 0,655250
Taksiran harga viskositas air 𝜇 pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
3 dengan x0 = 30 sebagai titik data pertama adalah
p3(x) = 0,801 – 0,0126(40 – 30) + 0,00013625(40 – 30)(40 – 50) –
0,00000114583(40 – 30)(40 – 50)(40 – 70)
= 0,801 – 0,126 – 0,013625 – 0,00343749
= 0,65793751
≈ 0,657938
Taksiran harga viskositas air 𝜇 pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
4 dengan x0 = 0 sebagai titik data pertama adalah
p4(x) = 1,792 – 0,0484(40 – 0) + 0,00076833(40 – 0)(40 – 10) –
0,00000899167(40 – 0)(40 – 10)(40 – 30) + 0,000000085(40 – 0)(40 -
10)(40 – 30)(40 – 50)
= 1,792 – 1,936 + 0,921996 – 0,10790004 – 0,0102
= 0,65989596
≈ 0,659896
Taksiran harga viskositas air  pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
4 dengan x0 = 10 sebagai titik data pertama adalah
p4(x) = 1,308 – 0,02535(40 – 10) + 0,00031875(40 – 10)(40 – 30) –
0,00000304167(40 – 10)(40 – 30)(40 – 50) + 0,000000023698(40 – 10)(40 –
30)(40 – 50)(40 – 70)

= 1,308 – 0,7605 + 0,095625 + 0,00912501 + 0,00213282


= 0,65438283
≈ 0,654383
Taksiran harga viskositas air  pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
4 dengan x0 = 30 sebagai titik data pertama adalah
p4(x) = 0,801 – 0,0126(40 – 30) + 0,00013625(40 – 30)(40 – 50) –
0,00000114583(40 – 30)(40 – 50)(40 – 70) + 0,000000008036(40 – 30)(40 – 50)(40
– 70)(40 – 90)

= 0,801 – 0,126 – 0,013625 – 0,00343749 – 0,0012054


= 0,65673211
≈ 0,656732

Taksiran harga viskositas air  pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
5 dengan x0 = 0 sebagai titik data pertama adalah
NAMA : HAMRIANI
NO. PESERTA : 19196118010001
p5(x) = 1,792 – 0,0484(40 – 0) + 0,00076833(40 – 0)(40 – 10) –
0,00000899167(40 – 0)(40 – 10)(40 – 30) + 0,000000085(40 – 0)(40 –
10)(40 – 30)(40 – 50) – 0,0000000006811(40 – 0)(40 – 10)(40 – 30)(40 –
50)(40 – 70)
= 1,792 – 1,936 + 0,921996 – 0,10790004 – 0,0102 – 0,00245196
= 0,657444

Taksiran harga viskositas air  pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
5 dengan x0 = 10 sebagai titik data pertama adalah
p5(x) = 1,308 – 0,02535(40 – 10) + 0,00031875(40 – 10)(40 – 30) –
0,00000304167(40 – 10)(40 – 30)(40 – 50) + 0,000000023698(40 – 10)(40 –
30)(40 – 50)(40 – 70) – 0,0000000001740(40 – 10)(40 – 30)(40 – 50)(40 –
70)(40 – 90)
= 1,308 – 0,7605 + 0,095625 + 0,00912501 + 0,00213282 + 0,000783

= 0,65516583

≈ 0,655166

Taksiran harga viskositas air  pada temperatur 40° C untuk polinom Newton derajat
6 dengan x0 = 0 sebagai titik data pertama adalah

p6(x) = 1,792 – 0,0484(40 – 0) + 0,00076833(40 – 0)(40 – 10) –


0,00000899167(40 – 0)(40 – 10)(40 – 30) + 0,000000085(40 – 0)(40 –
10)(40 – 30)(40 – 50) – 0,0000000006811(40 – 0)(40 – 10)(40 – 30)(40 –
50)(40 – 70) + 0,000000000005071(40 – 0)(40 – 10)(40 – 30)(40 – 50)(40 –
70)(40 – 90)

= 1,792 – 1,936 + 0,921996 – 0,10790004 – 0,0102 – 0,00245196 –


0,000912
= 0,65653122
≈ 0,656531
NAMA : HAMRIANI
NO. PESERTA : 19196118010001

RANGKUMAN (perkiraan nilai μ pada temperatur 40° C dengan polinom Newton)

Derajat Titik Awal 𝜇


1 30 0,675
2 10 0,643125
2 30 0,661375
3 0 0,670096
3 10 0,655250
3 30 0,657938
4 0 0,659896
4 10 0,654383
4 30 0,656732
5 0 0,657444
5 10 0,655166
6 0 0,656531
NAMA : HAMRIANI
NO. PESERTA : 19196118010001