Anda di halaman 1dari 9

SOAL KEPERAWATAN PALIATIF DAN MENJELANG AJAL

DALAM KEARIFAN LOKAL BUDAYA

PAPER

oleh
Kelas E 2015

PROGARAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


UNIVERSITAS JEMBER
2017
1. Ny. Y usia 30 tahun dirawat sejak 2 hari yang lalu dengan riwayat penyakit Ca Mamae.
Selama proses penyembuhan dan terapi dirumah sakt, Ny. Y selalu ditunggu oleh
keluarganya. Suami Ny. Y, Tn. K beserta saudara-sadara duduk menunggu Ny. Y di
dalam ruangan dengan menggunakan karpet. Padahal oleh perawat telah diperingatkan
tidak boleh seperti itu karena mengganggu istirahat pasien. Kebiasaan yang dilakukan
oleh keluarga Tn. K merupakan sudah menjadi budaya. Dalam keperawat paliatif dan
menjelang ajal, perilaku yang dilakukan keluarga Tn. K termasuk dalam..
a. Kearifan lokal dan budaya
b. Perspektif agama
c. Keperawatan paliatif komunitas
d. Keperawatan keluarga
e. Change agent
2. Setiap individu memiliki cara berdukacita dan penanggulangan masalah yang berbeda-
beda yang terkait dengan budaya. Hal-hal di bawah ini yang benar dilakukan seorang
perawat berdasarkan konteks budaya adalah ….
a. Menolak dan menghindari kematian
b. Menyalahkan diri sendiri atas kematian seseorang
c. Memandang kematian adalah akhir dari keberadaan seseorang
d. Berpartisipasi lebih aktif dalam upacara dan lebih dapat menyesuaikan diri
secara positif terhadap kehilangan
e. Berpartisipasi dalam membuat keputusan mengenai pemakamannya
3. Asuhan paliatif merupakan perawatan secara holistik yang tidak hanya membantu
mengurangi nyeri dan gejala pasien dengan penyakit kronis, tetapi juga menguatkan
pasien dan keluarga secara psikososial dan spiritual. Namun, masih ada beberapa
hambatan yang ditemui dalam mensosialisasikan asuhan paliatif. Seperti kurangnya
pemahaman masyarakat yang tidak mau atau tidak berani membicarakan kesedihan dan
fisik atau tentang kematian.Seorang perawat harus mampu mengatasi hambatan dalam
melakukan pendekatan kepada pasien yang dapat dilakukan dengan....
a. Pendekatan sosial budaya
b. Pendekatan spiritual
c. Pendekatan keluarga
d. Peningkatan kapasitas tenaga kerja perawat
e. Peningkatan keterampilan tenaga kesehatan
4. Bagaimana peran perawat paliatif care dalam kearifan local budaya ?
a. Berhenti untuk merawat pasien dan membiarkan
b. Mengembalikan pada keluarga dan tidak ikut campur
c. Melaksanakan perannya sebagai perawat paliatif care dan mengabaikan aturan-
aturan budaya
d. Melaksanakan perannya sebagai perawat paliatif care dengan memperhatikan
budaya yang berkembang di daerah tersebut
e. Mengikuti budaya yang berkembang di daerah tersebut
5. Untuk menghadapi berbagai fenomena kebudayaan yang ada di masyarakat, maka
perawat dalam menjalankan perannya harus dapat memahami tahapan pengembangan
kompetensi budaya, yaitu (kecuali) ……..
a. Pahami bahwa budaya bersifat dinamis.
b. Budaya bukan menjadi acuan dalam berpikir dan bertindak
c. Perilaku dan nilai budaya di tunjukkan oleh masyarakat dan Budaya bersifat kreatif
dan sangat bermakana dalam hidup.
d. Menjadi sadar dan peduli dengan budaya orang lain trerutama klien yang diasuh oleh
perawat sendiri
e. Mengembangkan kemampuan untuk bekerja dengan yang lain dalam konteks
budaya, diluar penilaian etnosentris
6. Dalam suku dayak, mereka masih mempercayai hal-hal magis dalam memelihara
kesehatannya, karena itulah dalam suku dayak dukun sangat popular untuk menyebuhkan
penyakit.Dukun dari suku dayak bernama Dayung dia bisa menyembuhkan sakit
seseorang dengan cara telur ayam di letakan diatas kepala dan yang Dayung pun
mengucapkan Mantera yaitu : Ni atau Sio diman, menyat tolong lait nyengau”
diterimahkan” tolong berikan air yang dapat menghidupkan’. Kepada sisakit, ayam
dibunuh lalu darahnya di teteskan ketubuhnya, kepada hantu-hantu, doa dipanjatkan
yaitu semoga penderita disembuhkan. Bila si penderita tidak dapat tertolong di pukulah
gong sebagai pemberitahuan kepada penduduk yang ada dikampung atau di hutan bahwa
sudah terjadi kematian, lelaki warga kampung bersenjata membacoki dinding rumah dan
tiang-tiang sebagai tanda memerangi hantu-hantu yang mengakibatkan kematian.
Melihat hal tersebut perawat mengadakan invosi dalam cara berpikir, bersikap,
bertingkah laku, dan meningkatkan keterampilan klien/keluarga agar menjadi sehat.
Peran pewat tersebut...
a. Care giver
b. Change agent
c. Client advocate
d. Consultan
e. Client advocate
7. Asuhan paliatif merupakan perawatan secara holistik yang tidak hanya membantu
mengurangi nyeri dan gejala pasien dengan penyakit kronis, tetapi juga menguatkan
pasien dan keluarga secara psikososial dan spiritual. Namun, masih ada beberapa
hambatan yang ditemui dalam mensosialisasikan asuhan paliatif. Seperti kurangnya
pemahaman masyarakat yang tidak mau atau tidak berani membicarakan kesedihan dan
fisik atau tentang kematian.Seorang perawat harus mampu mengatasi hambatan dalam
melakukan pendekatan kepada pasien yang dapat dilakukan dengan....
a. Pendekatan sosial budaya
b. Pendekatan spiritual
c. Pendekatan keluarga
d. Peningkatan kapasitas tenaga kerja perawat
e. Peningkatan keterampilan tenaga kesehatan
8. Faktor-faktor dibawah ini yang dapat mempengaruhi perilaku pasien paliatif (health
seeking behavior) dalam mempersepsikan penyakitnya, kecuali....
a. Pengetahuan dan pengalaman
b. Kebudayaan atau pola hidup masyarakat
c. Keputusasaan dalam perawatan
d. Pengaruh yang diberikan oleh orang-orang yang dianggap penting oleh individu
e. Sikap dan kepercayaan
9. Dalam kebudayaan jawa ketika ada anggota keluarga yang sakit parah, akan diadakan
doa bersama dengan tujuan agar pasien jika diberi kesembuhan cepat sembuh dan
sebaliknya. Dalam hal tersebut termasuk dalam..
a. budayalokal
b. normadaerah
c. peraturandaerah
d. adatistiadat
e. kemauansetiapkeluarga
10. Setiap daerah memiliki budaya lokal dalam merawat orang dengan sakit parah, sebagai
seorang perawat hal yang harus kita lakukan dengan budaya lokal yang ada adalah..
a. Menerima
b. Menolak
c. Memodifikasi
d. Membiarkan
e. Mengubahdengan paksa
11. Ibu.S akhir-akhir ini sering mengalami nyeri dibagian payudara sebelah kanan. Setelah
beberapa lama muncul benjolan di daerah nyeri tersebut. Ibu S kemudian berdiskusi
dengan keluarganya dan keluarganya menyarakan untuk periksa ke Rumah Sakit. Setelah
ke Rumah Sakit ternyata pasien di diagnosa kanker stadium awal dan akan menjalani
operasi. Namun saat di rumah Ibu S. mendapatkan info dari tetangga bahwa penyakit
tersebut adalah penyakit biasahanya perlu kedukun karena sudah menjadi tradisi
masyarakat sekitar. Akhirnya penyakit tersebut tidak kunjung sembuh melankan
bertambah parah. Kearifan lokal masyarakat dapat menjadi dampak yang negatif jika
mengandungun unsur berikut ..
a. Dapat meningkatkan derajad kesehatan masyarakat sekitar
b. Dapat mengurangi permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat
c. Dapat memperburuk keadaan karena tidak sesuai dengan Standar Operasional
Prosedur
d. Dapat mengurangi tingkat kecemasan
e. Dapat meningkatkan rasa percaya diri dalam masyarakat
12. Perawatan paliatif dengan pendekatan budaya, misal pada budaya Jawa dengan
menerapkan nilai "temen, nrima, sabar, dan rila". Hal positif yang didapatkan dengan
menerapkan hal tersebut kecuali..
a. Meningkatkan kualitas asuhan keperawatan paliatif
b. Meningkatkan tingkat kecemasan pasien
c. Meningkatkan kualitas hidup pasien
d. Menjaga kearifan budaya
e. Meningkatkan kesabaran pasien terhadap kondisinya
13. Jamu merupakan obat tradisional Indonesia. Beberapa tumbuhan obat di Indonesia telah
banyak digunakan untuk pengobatan kanker, baik sebagai pencegahan maupun
pengobatan. Hal ini diperkuat dengan peresmian Saintifikasi Jamu oleh Menteri
Kesehatan pada 6 Januari 2010 yang bertujuan untuk meningkatkan penyediaan jamu
yang aman, memiliki khasiat nyata yang teruji secara ilmiah, dan dimanfaatkan secara
luas baik untuk pengobatan sendiri maupun dalam fasilitas pelayanan kesehatan. Hal ini
menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia telah....
a. Mendukung pengembangan perawatan paliatif sesuai kearifan lokal masyarakat
Indonesia
b. Mendukung tercapainya peningkatan ekonomi pengusaha jamu di Indonesia
c. Meningkatkan pasar ekspor jamu tradisional ke luar negeri
d. Mengembangkan budaya dari nenek moyang
e. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan penjualan jamu
14. SeorangklienbernamaNy.X di rawat di Rumahsakitselama 1 minggu. Ny.X telah di
diagnosa kanker serviks stadium 2 pada 1 tahun yang lalu. Ny.X tidak melakukan
pengobatan di rumah sakit, melainkan rawat jalan memakai obat tardisional yang di buat
sendiri oleh keluarganya. Karena tidak kunjung membaik, Ny.X di bawa lagi ke rumah
sakit dan saat ini kankernya telah mencapai stadium 4. Saat ini Ny.X hanya dapat
pasrahakan keadaannya dan berharap jika Tuhan masih memberikan sebuah mujizat.
Maka tahap yang sedang di alami oleh Ny.X adalah….
a. Penolakan
b. Marah
c. Tawarmenawar
d. Depresi
e. Asertif
15. Disebuah desa di Jawa Timur terdapat sebuah keluarga dengan penyakit kronis. Keluarga
tersebut sudah melakukan beberapa upaya pengobatan untuk kesembuhan salah satu
keluarganya tersebut baik medis maupun alternatif namun keluarga yang sakit tersebut
tak kunjung sembuh. Sehingga membuat keluarga tersebut pasrah dan tidak melanjutkan
pengobatan kembali untuk salah satu keluarganya yang sakit tersebut. Tindakan paliatif
care apa yang termasuk dalam kearifan lokal yang dilakukan keluarga?
a. Mengajikan
b. Membiarkan
c. Menunggu mukjizat
d. Menerima dengan ikhlas
e. Memberikan perawatan sekedarnya
16. Di suatu daerah memiliki kepercayaan ketika orang sakit kronik keluarga atau tetangga
membacakan ayat suci alquran agar cepat meninggal dikarenakan dengan membaca ayat
suci tersebut orang sakit tersebut cepat meninggal agar tidak merasakan sakit lagi. Peran
perawat yang sesuai dengan kasus diatas adalah?
a. Edukator
b. Koordinator
c. Kolaborator
d. Konsultan
e. Peneliti
17. Jamu merupakan obat tradisional Indonesia. Beberapa tumbuhan obat di Indonesia telah
banyak digunakan untuk pengobatan kanker, baik sebagai pencegahan maupun
pengobatan. Hal ini diperkuat dengan peresmian Saintifikasi Jamu oleh Menteri
Kesehatan pada 6 Januari 2010 yang bertujuan untuk meningkatkan penyediaan jamu
yang aman, memiliki khasiat nyata yang teruji secara ilmiah, dan dimanfaatkan secara
luas baik untuk pengobatan sendiri maupun dalam fasilitas pelayanan kesehatan. Hal ini
menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia telah....
a. Mendukung pengembangan perawatan paliatif sesuai kearifan lokal
masyarakat Indonesia
b. Mendukung tercapainya peningkatan ekonomi pengusaha jamu di Indonesia
c. Meningkatkan pasar ekspor jamu tradisional ke luar negeri
d. Mengembangkan budaya dari nenek moyang
e. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan penjualan jamu
18. Ny. Y berumur 68 tahun mengalami penyakit kanker payudara sejak 3 tahun yang lalu.
Keluarga sudah melakukan pengobatan ke rumah sakit namun hasilnya penyakit Ny. Y
tetap dan malah semakin parah. Keluarga Ny. Y menganggap bahwa penyakit yang
dideritanya disebabkan karena diguna-guna atau disantet sehingga keluarga Ny. Y
membawa berobat ke dukun. Dari kasus diatas termasuk dalam konteks...
a. Sosial
b. Religius
c. Budaya dan sistem nilai/kepercayaan
d. Paliatif Care
e. Psikologis

19. Di Kabupaten Manggarai ada beberapa masyarakat sedang berbincang-bincang tentang


ritual kematian yang sedang dilakukan oleh keluarga Tn.A. Keluarga Tn.A percaya
bahwa jika ada salah satu anggota keluarganya yang akan meninggal, mereka akan
melakukan sebuah ritual. Ritual yang dimaksud adalah memberikan sesaji berupa
potongan hati dan isi daging paha yang sudah dipotong dan dibakar yang kemudian
diletakkan di tanah. Selain itu juga ada darah ayam yang diteteskan kedalam wadah
bercampur air lalu diminum secara bergiliran yang tujuaannya untuk merekatkan
hubungan darah antar anak dan cucu supaya tidak padam sekalipun dengan kematian.
Melihat fenomena tersebut,maka perawat dalam menjalankan perannya harus dapat
memahami tahapan pengembangan kompetensi budaya,yaitu....

a. Menjadi sadar dan peduli dengan budaya orang lain terutama klien yang diasuh
oleh perawat

b. Tidak memahami budaya yang dinamis

c. Bersikap acuh tak acuh dan tidak mau tau

d. Tidak mengembangkan kemampuan untuk bekerja dengan yang lain dalam konteks
budaya

e. Mementingkan dirinya sendiri dan menganggap budaya tidak penting

20. Ny s di rawat di rumah sakit,sudah 3 hari ny S dirawat di rumah sakit dengan diagnosa
kanker payudara ,ny s di rumah sakit di jaga oleh keluarganya yaitu suami dan anak
nya,tetapi banyak saudara yang ikut menjenguk dengan rombongan banyak
orang,saudara nya pun menginap di rumah sakit untuk ikut menjaga ny s,saudara ny s
membawa tikar dan bantal untuk tidurnya di luar kamar ny s,mereka menyakini bahwa
ny s akan cepat sembuh bila di temani saudara saudaranya, dalam kasus di atas termasuk
dalam...

a. Kearifan lokal

b. Tradisi

c. Budaya

d. Rukun warga

e. Kebiasaan