Anda di halaman 1dari 3

UJIAN TERTULIS

CALON PENERIMA SAKRAMEN KRISMA


TAHUN 2017

1. Apakah yang dimaksud dengan SAKRAMEN? Jelaskan!

2. Sebutkan dan jelaskan Tujuh Sakramen Gereja?

3. Apakah yang dimaksud dengan Sakramen Inisiasi? Sebutkan sakramen apa saja!

4. Apakah berdosa jika menerima sakramen secara tidak layak? Berikan contoh

penerimaan sakramen secara tidak layak?

5. Berapa kali seseorang dapat menerima sakramen Baptis, Krisma, Imamat,

Ekaristi, Tobat, Perkawinan dan Pengurapan? Jelaskan satu persatu!

6. Siapakah yang bisa memberikan pelayanan sakramen Baptis, Krisma, Imamat,

Ekaristi, Tobat, Perkawinan dan Pengurapan? Sebutkan dan Jelaskan!

7. Sebutkan tindakan dan lambang-lambang yang ada pada perayaan penerimaan

sakramen Krisma?

----oo00oo----
LEMBAR JAWABAN UJIAN TERTULIS
CALON PENERIMA SAKRAMEN KRISMA TAHUN 2017

NAMA LENGKAP : ...........................................................


KUNCI :
1. Arti etimologis: Kata sakramen berasal dari kata latin “sacramentum”: hal yang berhubungan
dengan yang kudus, yang ilahi. Istilah lain yang terdapat dalam kitab suci “misteri”, mysterion.
Arti luas: Sakramen adalah tanda dan sarana keselamatan, yang:
a) Terlihat, yang dapat ditangkap oleh panca indera,
b) Dilembagakan oleh yesus dan dipercayakan kepada gereja, sebagai sarana yang
dengannya rahmat ilahi diindikasikan oleh tanda yang diterimakan,
c) Membantu pribadi penerimanya untuk berkembang dalam kekudusan,
d) Berkontribusi kepada pertumbuhan gereja dalam amal-kasih dan kesaksian.

2. Gereja mengajarkan adanya tujuh sakramen dan ketujuhnya diurutkan dalam katekismus gereja
katolik (KGK) sebagai berikut:
1) Pembaptisan: membebaskan kita dari noda dosa asal, memberikan kita kelahiran dalam
hidup rahmati (KGK 1213–1284)
2) Penguatan / Krisma : memberikan penguatan rohani, pengalaman pribadi kita dalam
Pentekosta (KGK 1289): KGK 1285–1321
3) Ekaristi : memberikan kita tubuh dan darah Yesus Kristus sebagai santapan spiritual.
(KGK 1322–1419)
4) Rekonsiliasi / Pengakuan Dosa : memberikan pengampunan dosa-dosa yang dilakukan
setelah dibaptis. (KGK 1422–1498)
5) Pengurapan Orang Sakit : membawa kesembuhan pada saat sakit keras. (KGK 1499-
1532)
6) Imamat : menjadikan seseorang pria sebagai imam Kristus. (KGK 1536–1600)
7) Perkawinan : memberikan rahmat yang diperlukan bagi hidup perkawinan Kristiani.
(KGK 1601–1666)

3. Kata Inisiasi berasal dari bahasa Latin Inire yang berarti masuk ke dalam atau Initiare yang
berarti memasukkan ke dalam. Jadi, Inisiasi adalah perayaan ritus yang menjadi tanda masuknya
seseorang atau diterimanya ke dalam sebuah kelompok dan juga menjadi tanda diterimanya
menjadi dewasa. Sakramen Inisiasi terdiri dari sakramen Baptis, Krisma dan Ekaristi.
Sakramen-sakramen inisiasi ini membawa, membuat atau melantik seseorang menjadi orang
katolik dengan segala hak dan kewajibannya.
o Dengan menerima Sakramen Baptis, seseorang secara resmi masuk dalam paguyuban umat
yang beriman kepada Yesus Kristus yang disebut Gereja dengan segala hak dan
kewajibannya.
o Dengan menerima Sakramen Krisma, ia diutus ke luar Gereja, ke tengah dunia untuk
mewartakan Kabar Gembira dari Allah.
o Perayaan Ekaristi mengundang semua orang yang beriman kepada Kristus untuk
mengenangkan dia sesuai dengan amanat nya pada perjamuan terakhir dan berperan aktif di
dalam lingkungan Gereja.