Anda di halaman 1dari 6

Pengangkutan Air Melalui Xilem

Mandel Law I and II

Yulia Rahmawati
yulirahmawati.bio16@fkip.unsyiah.ac.id

Abstrak
Pada umumnya tumbuhan berpembuluh mengangkut air serta garam mineral pada pada tanah
oleh jaringan xilem. Pembuluh xilem tersusun atas trakea yang berbentuk pipa kapiler yang membuat
air bergerak antar trakea mengikuti prinsip kapileritas maupun gaya lainnya. Dalam praktikum
berjudul “Pengangkutan Air Melalui Xilem” bertujuan untuk membuktikan pengangkutan air dari
dalam tanah oleh akar ke daun tumbuhan melalui pembuluh pengangkut xilem. Praktikum ini
dilaksanakan pada 8-18 maret 2019 di Laboratorium Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah botol atau
elenmeyer, jarum suntik, dan kapas. Sedangkan bahan yang digunakan adalah pucuk tanaman
Hybiscus rosa-sinensis, vaseline, dan air. Metode yang digunakan adalah metode percobaan. Hasil
dari praktikum ini adalah data pengamatan kondisi tanaman dengan perlakuan yang berbeda-beda.
Kata Kunci: Xilem, Kohesi, Adhesi

Abstract
Gregor Mendel is known as the father of genetics after publishing the results of genetic
studies on peas, while laying the foundation of modern genetics in 1866. One of his findings was the
principle of segregation, which was discovered before the discovery of chromosomes and the process
of miosis. In the lab entitled "Mandel Law I and II" aims to prove the comparison of phenotype and
genotype ratios in monohibrid and dihibrid crosses, calculate X squares to test crossing observation
data and interpret these values with X squares table values from the data obtained. This practice
was held on March 13, 2019 at the Teacher Training and Education Faculty Biology Laboratory,
Syiah Kuala University. The tools used in this lab are 4-color cardboard, genetic buttons, and
stationery. The method used is the experimental method. The results of this practicum are X squared
data and X squared comparison analysis with the table.
Key Word : Segregation, Monohibrid, Dihibrid, Phenotype, Genotype

1
Yulia Rahmawati: Pengangkutan Air Melalui Xilem

Pendahuluan dan endodermis, masuk ke jaringan pembuluh


Sistem jaringan pembuluh primer akar, naik melalui unsur xilem, masuk ke daun,
merupaka hasil diferensiasi prokambuim dan dan akhirnya ke stomata untuk kemudian
terletak pada bagian dalam korteks. Jaringan ditranspirasikan ke atmosfer (Prihastanti,
ini tersusun atas xilem dan floem. Xilem 2010, p. 25).
terletak di bagian dalam sisa prokambium, Air dalam media tanam akan diserap
tersebar membentuk untaian seperti rantai ke oleh akar kemudian masuk ke dalam tanaman.
arah empelur. Sedangkan floem membentuk Selanjutnya, air akan diteruskan menuju ke
struktur lingkaran di sebelah luar prokambium. daun untuk menjalankan fotosintesis. Hasil
Xilem yang erbentuk pertama kali adalah fotosintesis kemudian digunakan oleh tanaman
protoxilem dan unsur xilem yang terbentuk untuk proses pertumbuhan. Peranan air bagi
kemudian adalah metaxilem yang menjadi kehidupan tanaman antara lain, air sebagai
dewasa secara sentrifugal, yang disebut xilem pelarut unsur hara didalam tanah sehingga
endark (Bria, 2018, p. 8). tanaman dapat dengan mudah mengambil hara
Xilem sekunder dibentuk dari kambium tersebut melalui akar sebagai makanan dan
kambium vaskuler. Setelah diameter stele sekaligus mengangkut hara tersebut ke bagian-
bertambah besar, korteks dan epidermis akan bagian tanaman yang memerlukan melalui
pecah kemudian lepas. Kambium gabus akan pembuluh xilem. Selain itu, air juga berperan
terbentuk dari perisikel stele dan menghasilkan dalam proses fotosintesis. Air akan melarutkan
periderm, yang menjadi jaringan dermal glukosa sebagai hasil fotosintesis dan
sekunder. Berbeda dari epidermis primer suatu mengangkutnya ke seluruh tubuh tumbuhan
akar yang lebih muda, periderm tidak melalui pembuluh floem. Hasil fotosintesis ini
permeabel terhadap air. Dengan demikian, akan digunakan tumbuhan untuk proses
hanya akar yang paling muda, yaitu yang pertumbuhannya (Hendriyani, 2009, pp. 148-
mewakili tubuh primer tumbuhan, yang 149).
menyerap air dan mineral dari tanah (Cambell, Jaringan pembuluh tumbuhan terdiri
2012, p. 108). dari xilem dan floem. Xilem dan floem
Xilem dapat dilihat baik pada akar, memiliki fungsi yang berbeda dan spesifik.
batang, maupun daun. Xilem dapat dilihat, Xilem berfungsi mengangkut air dan mineral
salah satunya menggunakan pewarnaan filtrat dari dalam tanah melalui akar, sedangkan
daun muda jati yang diserap oleh jaringan floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis
preparat. Bagian xilem akan tampak berada ke seluruh organ tumbuhan. Xilem mempunyai
bersebelahan dengan bagian floem dan struktur yang lebih kuat sehingga dapat utuh
jaringan kambium pada batang (Nurwanti, sewaktu berubah menjadi fosil dan dapat
2013, p.75). dipakai sebagai bahan identifikasi (Kurniawati,
Kemampuan tumbuhan mengangkut air 2013, p.2).
ke daun berhubungan dengan kelangsungan Pengangkutan air dari akar sampai ke
hidup tanaman. Penyediaan air ke daun daun bermula dari xilem akar ke xilem batang
tergantung pada keberadaan kolom air pada menuju ke xilem tangkai daun dan ke xylem
xilem dari akar ke pucuk. Apabila saluran tidak tulang daun. Tulang daun mengandung ikatan
terisi air dalam waktu lama maka dapat pembuluh. Dari xilem tulang daun, air masuk
menyebabkan tekanan hidrolik di dalam xilem ke sel-sel bunga karang pada mesofil. Air dan
menurun. Kohesi, yaitu daya tarik menarik garam-garam mineral tersebut akan digunakan
antar molekul sejenis dan daya inilah yang ikut dalam proses fotosintesis dan transportasi.
berperan dalam pergerakan air dalam lintasan Dapat disimpulkan bahwa pengangkutan air
mulai dari tanah, melalui epidermis, korteks, dan mineral dari dalam tanah sampai ke tubuh
2
Yulia Rahmawati: Pengangkutan Air Melalui Xilem

tumbuhan melalui lintasan berikut: Rambut penampakan morfologis pada pucuk batang
akar → epidermis → korteks → endodermis → tersebut.
xilem akar → xilem batang → xilem daun → Kemudian, setelah data diambil untuk
parenkim mesofil daun (Nurhidayah, 2014, pp. nantinya dianalisis dari data tersebut,
23-24). kemudian dimuat kedalam laporan praktikum.

Metode Hasil dan Pembahasan


Dalam praktikum ini, metode yang Tumbuhan yang mempunyai jaringan
digunakan adalah percobaan. Praktikum yang pengangkut disebut tumbuhan vaskular,
dilakukan oleh praktikan adalah dengan termasuk didalamnya Pteridophyta dan
membuat beberapa perlakuan pada tumbuhan Spermatophyta. Air yang diangkut oleh xylem
yaitu menutupi xilem, menutupi floem, dan digunakan untuk fotosintesis dan transpirasi.
menutupi bagian xilem dan floem sekaligus. Pada tumbuhan tingkat tinggi, air masuk ke
Kemudian perlakuan tersebut dibandingkan dalam sel tanaman melalui proses difusi, yang
dengan perlakuan pada kontrol. mana proses difusi ini terjadi karena perbedaan
konsentrasi, yaitu konsentrasi di ruang dalam
Waktu dan Tempat sel lebih rendah di bandingkan konsentrasi di
Praktikum dilaksanakan tanggal 8-18 luar sel. Sel tumbuhan dapat mengalami
maret 2019 di Laboratorium Pendidikan kehilangan air yang besar jika potensial air di
Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu luar sel lebih rendah dibandingkan dengan
Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. potensial air di dalam sel, sehingga akan
mengakibatkan volume isi sel akan menurun
Sample
Alat yang digunakan dalam praktikum ini dan tidak akan mampu mengisi keseluruhan
adalah botol atau elenmeyer, jarum suntik, dan yang telah dibentuk oleh sel tersebut.
kapas. Sedangkan bahan yang digunakan pada Jaringan xilem adalah suatu komponen
percobaan ini adalah pucuk tanaman Hybiscus jaringan pengangkut yang mempunyai dua
rosa-sinensis, vaseline, dan air. fungsi utama. Xylem berfungsi untuk
mengangkut air serta garam-garam mineral
Prosedur dari akar ke semua anggota tumbuhan dan juga
Disiapkan alat dan bahan. Dikerak menjadi penyokong/ kekuatan mekanis untuk
masing-masing kulit batang tumbuhan untuk tumbuhan. Istilah xilem sendiri berasal dari
menghilangkan xilem saja, floem saja, dan bahasa Yunani, xylos yang berarti kayu
xilem dan floem sekaligus kira-kira 5 cm dari sehingga xilem juga dapat disebut pembuluh
ujung bawah batang dilakukan di dalam air. kayu. Jaringan xilem mempunyai beberapa
Kemudian, diolesi bekas keratan dengan komponen seperti trakeid, serat xilem, trakea
vaseline. Kemudian batas bawah keratan dan parenkim xilem (Pamungkas, 2012, p.18)
dipotong di dalam air. Dimasukkan pucuk Jaringan pengangkut berupa xilem
batang ke dalam botol berisi air, diusahakan berpengaruh terhadap pengangkutan air. fungsi
bekas keratan berada dibawah permukaan air air sebagai larutan penting sekali artinya bagi
dan ujunng batang bawah tidak menyentuh kehidupan tumbuhan, Struktur molekul protein
dasar botol. Ditegakkan ujung batang dengan dan asam nukleat sangat ditentukan dengan
kapas dan karton penutup. Ditanda permukaan adanya molekul air disekitarnya, Aktivitas
atas air dalam botol. Diamati setiap 2 hari senyawa lain didalam protoplasma juga sangat
sekali selama 10 hari dan ditambahkan air jika ditentukan kandungan air. Berkas pengangkut
permukaan air berkurang. Dicatat volume, xilem terdapat pada bagian paling dekat
dengan empulur sedangkan floem pada pagian
3
Yulia Rahmawati: Pengangkutan Air Melalui Xilem

kulit batang. Jaringan pengangkut xilem Kapilaritas batang yaitu pengangkutan


berfungsi sebagai mengangkut air serta zat-zat air melalui xilem mengikuti prinsip kapilaritas.
yang terlarut didalamnya. Pengangkutan air melalui pembuluh kayu
(xilem), terjadi karena pembuluh kayu (xilem)
tersusun seperti rangkaian pipa-pipa kapiler.
Daya kapilaritas disebabkan karena adanya
kohesi antara molekul air dengan air dan adhesi
antara molekul air dengan dinding pembuluh
xilem. Baik kohesi maupun adhesi ini
menimbulkan tarikan terhadap molekul air dari
akal sampai ke daun secara bersambungan.
Tekanan akar juga merupakan salah satu
faktor penyebab air dapat diangkut tumbuhan.
Akar tumbuhan menyerap air dan €taram
mineral baik siang maupun malam. Pada
Gambar 1 : Keadaan pucuk tanaman malam hari, ketika transpirasi sangat rendah
atau bahkan nol, sel-sel akar masih tetap
Air dapat diserap tanaman melalui akar
menggunakan energi untuk memompa ion-ion
dan unsur hara yang terlarut di dalamnya. Air
mineral ke dalam xilem. Endodermis yang
diangkut kebagian atas tanaman, misalnya
mengelilingi stele akar tersebut membantu
menuju daun, dengan melalui pembuluh
mencegah kebocoran ion – ion ini keluar dari
xylem. Pembuluh xilem yang terdapat pada
stele.
akar, batang, maupun daun merupakan sistem
Pada tumbuhan tingkat rendah, sistem
kontinue yang berhubungan satu sama lain.
pengangkutan air dan zat mineral berlangsung
Penyebab air dapat diangkut oleh tumbuhan
secara difusi pula dan dibantu oleh adanya
adalah karena tumbuhan menggunakan daya
aliran sitoplasma dalam sel tubuh tumbuhan
tekan akar, daya kapilaritas, dan juga daya isap
tingkat rendah tersebut. Hal ini menyebabkan
daun (Lakitan, 2013, p. 22).
tumbuhan tingkat rendah hanya mampu
Daya hisap daun atau tarikan respirasi
melakukan pengangkutan air dan zat mineral
adalah ketika p ada organ daun terdapat proses
yang diperlukannya melalui sistem yang
penguapan air melalui mulut daun (stomata)
sederhana.
yang dikenal sebagai proses transpirasi. Proses
ini menyebabkan sel daun kehilangan air dan
Simpulan dan Saran
timbul tarikan terhadap air yang ada pada sel-
Simpulan
sel di bawahnya dan tarikan ini akan diteruskan
Berdasarkan hasil dan pembahasan
molekul demi molekul, menuju ke bawah
mengenai pengankutan air melalui xilem, maka
sampai ke seluruh kolom air pada xilem dapat disimpulkan bahwa bahwa jaringan
sehingga menyebabkan air tertarik ke atas dari
pengangkut pada tumbuhan terdiri dari xylem
akar menuju ke daun. Dengan adanya
dan floem, dimana xylem berguna untuk
transpirasi membantu tumbuhan dalam proses
mengangkut air dan garam mineral dari akar
penyerapan dan transportasi air di dalam
kedaun dan floem mengangkut hasil
tumbuhan. Adapun transpirasi itu sendiri
fotosintesis dari daun menuju keseluruh tubuh
merupakan mekanisme pengaturan fisiologis
tumbuhan. Dan jika jaringan pengangkut ini
yang herhubungan dengan proses adaptasi
terhambat atau ditutup sehingga xylem tidak
tumbuhan terhadap lingkungan.
bisa melakukan tarikan terhadap air maka
tanaman akan layu karena kekurangan air.
4
Yulia Rahmawati: Pengangkutan Air Melalui Xilem

Saran Preparat Jaringan Tumbuhan. BioEdu


Saat melakukan praktikum, sebaiknya 2 (1) : 73-76
semua praktikan lebih aktif dan teliti dalam Campbell, N.A. 2012. Biologi (Jilid 2).
Jakarta: Erlangga.
melakukan percobaan. Hal ini dilakukan agar
Kurniawati, Feby., 2013. Analisa
tujuan dari praktikum ini dapat tercapai. Perbandingan Bentuk Jaringan
Pembuluh Trakea pada Preparat
Daftar Pustaka Maserasi Berbagai Genus Piper
Lakitan, Benjamin. 2013. Dasar-Dasar Sebagai Sumber Belajar Biologi.
Fisiologi Tumbuhan. PT. Raja Skripsi Pendidikan Biologi MIPA
Grafindo: Jakarta FKIP Universitas Muhammadiyah
Prihastanti, Erma., 2010. Perubahan Struktur Malang
Pembuluh Xilem Akar Kakao Bria, Emilia Juliyanti., 2018. Analisis Struktur
(Theobroma cacao L.) dan Gliricidia Anatomi Batang Anyelir (Dianthus
sepium pada Cekaman Kekeringan. caryophyllus L.) dan Kontribusinya
BIOMA 12 (1) : 24-28 Terhadap Sistematik Ordo
Hendriyani, Ika Susanti., Setiari, Nintya., Caryophyllales. Jurnal Saintek Lahan
2009. Kandungan Klorofil dan Kering 1 (1) : 8-9
Pertumbuhan Kacang Panjang (Vigna Nurhidayah., Sofarini, Dini., Yunandar., 2014.
sinensis) pada Tingkat Penyediaan Air Fitoremediasi Tumbuhan Air
yang Berbeda. J. Sains & Mat. 17 (3) : Kiambang (Salvinia mrolesta) Purun
145-150 Tikus (Eleocharis dulcis) dan Perupuk
Pamungkas, 2012. Anatomi Dan Fisiologi (Phragmites karka) Sebagai Alternatif
Tumbuhan. ITB Press : Bandung. Pengolahan Limbah Cair Karet.
Nurwanti, Mita., Budiono, J. Djoko., P. EnviroScienteae 10 (3) : 18-26
Pratiwi, Rinie., 2013. Pemanfaatan
Filtrat Daun Muda Jati Sebagai Bahan
Pewarna Alternatif dalam Pembuatan

5
Yulia Rahmawati: Pengangkutan Air Melalui Xilem