Anda di halaman 1dari 6

operasi pengangkatan katarak modern dengan menggunakan alatphaco

emulsifikasi (awam disebut dengan laser) untuk melunakkan (emulsifikasi) dan


mengeluarkan lensa katarak pada saat yang bersamaan.

Katarak senilis sendiri digolongkan menjadi 3 jenis, yaitu ;

o katarak immatur yaitu keadaan dimana lensa masih memiliki bagian yang
jernih
o katarak matur yaitu dimana lensa mata sudah menjadi keruh secara
keseluruhan
o katarak hipermatur yaitu dimana ada bagian permukaan yang sudah
merembes melalui kapsul lensa dan dapat mengakibatkan peradangan pada
bagian mata lainnya.

Alat tonometer schiotz ini merupakan suatu alat yang digunakan untuk pemeriksaan mata
guna mengetahui TIO (Tekanan Intra Okuler) pada mata, sehingga lebih memudahkan para
medis dalam melakukan tindakan lanjutan.

Myopia : rabun jauh adalah sebuah kerusakan refraktif mata di mana citra yang dihasilkan
berada di depan retina ketika akomodasi dalam keadaan santai.

Ablasio Retina adalah terpisahnya/terlepasnya retina dari jaringan penyokong di


bawahnya.

Optic neuritis adalah peradangan pada saraf optik.

Presbiopia merupakan suatu kondisi yang berhubungan dengan usia dimana seseorang
tidak dapat fokus ketika melihat objek berjarak dekat. Presbiopia merupakan proses
penuaan mata yang tidak dapat dihindari dan umumnya dimulai pada sekitar umur 40 tahun.

Hipotesis

Sampai saat ini operasi katarak masih menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian orang. Namun,
dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, maka operasi katarak tidak lagi menakutkan
karena ada alat dengan teknologi modern (Mesin Phaco) yang membuat operasi katarak dapat
dilakukan dengan teknik Phaco Emulsifikasi dan tanpa membuat sayatan lebar, sehingga operasi
menjadi cepat, mudah, dan aman tanpa jahitan.

Apa yang di maksud dengan Teknik Phaco Emulsifikasi ???

yaitu operasi pengangkatan katarak modern dengan menggunakan alat phaco emulsifikasi (awam
disebut dengan laser) untuk melunakkan (emulsifikasi) dan mengeluarkan lensa katarak pada saat
yang bersamaan. Setelah itu, lensa intra-okuler (IOL) yang dapat dilipat dimasukkan ke dalam mata.
Setelah operasi, pasien dapat beraktifitas kembali tanpa penutup mata.

Beberapa kelebihan dari operasi katarak dengan menggunakan teknik Phaco Emulsifikasi yaitu:
1. Sayatan sangat kecil (± 2,2 mm)
2. Proses cepat (± 15 menit)
3. Tanpa Jahitan
4. Pasien dapat langsung pulang setelah operasi
5. Perawatan dan pemulihan lebih cepat (± 2- 5 hari)
6. Dapat dilakukan pada semua tingkatan katarak
7. Mengurangi rasa nyeri, ngeres dan ketidaknyamanan setelah operasi

Tonometer Schiotz merupakan tonometer indentasi atau menekan permukaan kornea dengan
beban yang dapat bergerak bebas pada sumbunya. Benda yang ditaruh pada bola mata (kornea)
akan menekan bola mata kedalam dan mendapatkan perlawanan tekanan dari dalam melalui
kornea. Keseimbangan tekanan tergantung beban tonometer.
Alat dan Bahan : Tonometer Schiotz dan anestesi local (pantokain 0.5%)
Teknik :
 Pasien diminta rileks dan tidur telentang
 Mata diteteskan pantokain dan ditunggu sampai pasien tidak merasa perih
 Kelopak mata pasien dibuka dengan telunjuk dan ibu jari, jangan sampai bola mata
tertekan
 Pasien diminta melihat lurus keatas dan telapak tonometer Schiotz diletakkan pada
permukaan kornea tanpa menekannya
 Baca nilai tekanan skala busur schiotz yang berantara 0-15. Apabila dengan beban 5.5 gr
(beban standar) terbaca kurang dari 3 maka ditambahkan beban 7.5 atau 10 gr.
Nilai : pembacaan skala dikonversikan pada table tonometer schoitz untuk mengetahui tekanan
bola mata dalam mmHg
Pada tekanan lebih dari 20mmHg dicurigai glaucoma, jika lebih dari 25 mmHg pasien menderita
glaucoma.

Kekurangan : tonometer schiotz tidak dapat dipercaya pada penderita myopia dan penyakit tiroid
dibanding dengan tonometer aplanasi karena terdapat pengaruh kekakuan sclera pada penderita
myopia dan tiroid.

Etiologi Miopia
Etiologi miopia belum diketahui secara pasti. Ada beberapa keadaan yang dapat menyebabkan
timbulnya miopia seperti alergi, gangguan endokrin, kekurangan makanan, herediter, kerja
dekat yang berlebihan dan kekurangan zat kimia (kekurangan kalsium, kekurangan vitamin)
(Desvianita cit Slone, 1997).
Pada mata miopia fokus sistem optik mata terletak di depan retina, sinar sejajar yang masuk ke
dalam mata difokuskan di dalam badan kaca. Jika penderita miopia tanpa koreksi melihat ke
objek yang jauh, sinar divergenlah yang akan mencapai retina sehingga bayangan menjadi kabur.
Ada dua penyebab yaitu : daya refraksi terlalu kuat atau sumbu mata terlalu panjang (Hoolwich,
1993).

Miopia yang sering dijumpai adalah miopia aksial. Miopia aksial adalah bayangan jatuh di depan
retina dapat terjadi jika bola mata terlalu panjang. Penyebab dari miopia aksial adalah
perkembangan yang menyimpang dari normal yang di dapat secara kongenital pada waktu awal
kelahiran, yang dinamakan tipe herediter. Bila karena peningkatan kurvatura kornea atau lensa,
kelainan ini disebut miopia kurvatura (desvianita cit Slone, 1997).
Penyebab panjangnya bola mata dapat diakibatkan beberapa keadaan :

1. Tekanan dari otot ekstra okuler selama konvergensi yang berlebihan.


2. Radang, pelunakan lapisan bola mata bersama-sama dengan peningkatan
tekanan yang dihasilkan oleh pembuluh darah dari kepala sebagai akibat dari
posisi tubuh yang membungkuk.
3. Bentuk dari lingkaran wajah yang lebar yang menyebabkan konvergensi yang
berlebihan (Desvianita cit Perera, 1997).
Peningkatan kurvatura kornea dapat ditemukan pada keratokonus yaitu kelainan pada bentuk
kornea. Pada penderita katarak (kekeruhan lensa) terjadi miopia karena lensa bertambah
cembung atau akibat bertambah padatnya inti lensa ( Desvianita cit Slone, 1997).
Miopia dapat ditimbulkan oleh karena indeks bias yang tidak normal, misalnya akibat kadar gula
yang tinggi dalam cairan mata (diabetes mellitus) atau kadar protein yang meninggi pada
peradangan mata. Miopia bias juga terjadi akibat spasme berkepanjangan dari otot siliaris
(spasme akomodatif), misalnya akibat terlalu lama melihat objek yang dekat. Keadaan ini
menimbulkan kelainan yang disebut pseudo miopia (Sastradiwiria, 1989).

Ablasio retina

Ablasio retina adalah suatu gangguan pada mata yang terjadi ketika retina (lapisan jaringan di
belakang mata yang memproses cahaya) terlepas dari jaringan yang ada di sekitarnya. Ini merupakan
salah satu gangguan mata yang serius karena bisa menyebabkan kebutaan.

Kebutaan bisa terjadi karena retina tidak bekerja dengan baik, penderita ablasio retina akan
mengalami kehilangan penglihatan yang permanen jika pasien tidak diobati dengan cepat dan tepat.

Ablasio retina terjadi ketika vitreous (material normal pada bola mata berbentuk cairan kental)
menorobos masuk melalui lubang yang disebabkan oleh robekan retina. Kemudian vitreous akan
terkumpul di bawah retina. Semakin banyak robekan, maka viterous akan semakin menumpuk dan
akhirnya akan menyebabkan retina terlepas dari jaringan penyokongnya. Area dimana retina terlepas
dari jaringan di sekitarnya akan kehilangan suplai darah dan menyebabkan bagian ini berhenti
bekerja sehingga penglihatan akan hilang.

Faktor usia yang semakin menua dan juga adanya penyakit pada retina juga bisa menyebabkan retina
menipis dan rentan bocor yang berakibat pada semakin meningkatnya ablasio retina.

Pengobatan Ablasio Retina

Dokter memiliki beberapa pilihan terapi untuk mengobati ablasio retina, antara lain:

Laser (termal/ panas) atau pembekuan (cryopexy).

Kedua metode ini bisa memperbaiki sobekan jika didiagnosis dengan cepat. Prosedur ini sering
dilakukan di praktek dokter.

Pneumatic retinopexy.

Metode ini baik untuk sobekan yang kecil dan mudah menutup. Dokter akan menyuntikkan
gelembung gas yang kecil ke dalam vitreous ( substansi menyerupai gel yang terletak antara lensa
dan retina). Metode ini akan memberikan penekanan pada retina dan menutup sobekan.

Scleral buckle.

Pada prosedur operasi ini, dokter akan menjahit pita silikon di sekitar sklera (bagian putih) mata
anda. Prosedur ini akan menekan soboken hingga bagian yang sobek bisa sembuh. Pita ini tidak
terlihat dan akan menempel secara permanen.

Vitrectomy.

Operasi ini untuk memperbaiki sobekan yang besar. Dokter akan memindahkan vitreous dan
menempatkannya pada larutan garam (saline).
Tergantung dari ukuran robekannya, dokter akan mengkombinasikan vitrektomi, buckle, laser, dan
juga gelembung gas untuk memperbaiki retina mata anda.

Apa itu neuritis optik (optic neuritis)?


Neuritis optik atau optic neuritis merupakan peradangan pada saraf optik yang berasal dari
otak ke mata, yang tergolong sebagai satu porsi mata.

Seberapa umum neuritis optik (optic neuritis)?


Kondisi ini sangat umum terjadi dan lebih banyak menyerang wanita dibandingkan pria,
dengan perbandingan 3:1. Terutama pada wanita muda dalam rentang usia 14-45 tahun.
Kondisi ini juga dapat terjadi pada pasien dengan usia muda. Kejadian pada anak-anak
terjadi 60% pada anak perempuan pada usia rata-rata 9 atau 10 tahun. Pasien yang
mengalami gangguan pada satu sisi memiliki risiko lebih tinggi terhadap risiko tanda-tanda
dan gejala atau komplikasi dini.

Neuritis optik (optic neuritis) dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko dan
penting untuk mengetahui bahwa sekitar 1 dari 3 orang yang mengalami kondisi tersebut
akan mengalaminya lagi di kemudian hari. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih
lanjut.

Penyebab
Apa penyebab neuritis optik (optic neuritis)?
Kondisi ini terjadi saat saraf optik meradang. Optic neuritis kadang terjadi pada orang tanpa
kondisi kesehatan, tapi orang dengan penyakit multiple sclerosis (MS) lebih umum ditemui
dengan kondisi ini.

Risiko terbentuknya MS setelah serangan idiopathic optic neuritis telah diperkirakan setinggi
75% dalam 15 tahun.

Faktor-faktor risiko
Apa yang meningkatkan risiko neuritis optik (optic neuritis)?
Ada banyak faktor risiko untuk optic neuritis, yaitu:

 Wanita muda
 Berusia 20-40 tahun

 Memiliki mutasi genetik tertentu yang meningkatkan risiko Anda mengalami MS dan neuritis
optik
Diagnosis & pengobatan
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan
pada dokter Anda.

Bagaimana neuritis optik (optic neuritis) didiagnosis?


Sesuai dengan klasifikasi, optic neuritis didiagnosis berdasarkan kasus tipikal dan atipikal:

 Optic neuritis tipikal memerlukan perhatian lebih dari penyebab optic neuropathy yang
dapat memerlukan: MRI otak dan orbit, tes darah, lumbar puncture, rontgen dada.
 Optic neuritis atipikal jauh lebih sulit. Kadang, hasil scan MRI otak yang normal berarti
perawatannya lebih mudah jika dibandingkan dengan pasien berisiko tinggi dengan hasil MRI yang
abnormal.

Bagaimana neuritis optik (optic neuritis) ditangani?


Neuritis optik (optic neuritis) dapat ditangani dengan terapi obat. Dokter dapat meresepkan
steroid yang merupakan obat anti peradangan. Steroid dimasukkan ke dalam darah untuk
mempercepat pemulihan. Steroid juga dapat membantu meredakan gejala MS.

Pengobatan di rumah
Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan
rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi neuritis optik
(optic neuritis)?
Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi
optic neuritis:

 Lakukan metode-metode sederhana untuk mengurangi peradangan


 Tambahkan zat makanan yang penting seperti vitamin dan antioksidan

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Apa Penyebab Presbiopia?

Presbiopia disebabkan oleh proses yang berkaitan dengan usia. Ini berbeda dengan mata silindris ,
rabun jauh dan rabun dekat (hipermetropi), yang terkait dengan bentuk bola mata dan disebabkan
oleh faktor genetik dan lingkungan. Presbiopia umumnya diyakini berasal dari penebalan bertahap
dan hilangnya fleksibilitas lensa alami di dalam mata.

Seiring dengan bertambahnya usia perubahan ini terjadi pada protein yang terdapat dalam lensa
mata, membuat lensa mata menjadi lebih keras dan kurang elastis dari waktu ke waktu.
Seiring dengan bertambahnya usia juga, terjadi perubahan pada serat otot yang mengelilingi
lensa sehingga menjadi kurang elastisitas, sebagai akibatnya mata membutuhkan waktu yang lebih
lama untuk bisa fokus pada objek dekat.

Seperti telah disunggung sebelumnya, presbiopi biasanya terjadi pada usia 4o an, namun ketika
gejala presbiopi terjadi lebih awal dari biasanya, itu disebut presbiopia dini (presbiopi prematur).

Pengobatan Presbiopi
Tujuan pengobatan presbiopi adalah membantu ketidakmampuan mata untuk fokus pada
benda berjarak dekat. Beberapa cara pengobatan presbiopi adalah:

 Kacamata. Penggunaan kacamata adalah cara sederhana dan aman untuk


menangani presbiopia. Jika kacamata baca biasa tidak bisa menangani, pasien mungkin
akan diresepkan kacamata berlensa khusus untuk presbiopia.
 Lensa kontak. Alat ini bisa digunakan bagi pasien yang tidak ingin mengenakan
kacamata. Namun, lensa kontak mungkin tidak bisa digunakan jika penderita juga mengidap
kondisi tidak normal pada kelopak mata, saluran air mata, dan permukaan mata.
 Bedah refraktif. Prosedur ini bertujuan untuk mengubah bentuk kornea mata untuk
meningkatkan penglihatan jarak dekat. Namun, pasien tetap membutuhkan kacamata usai
pembedahan untuk aktivitas yang membutuhkan penglihatan jarak dekat.
 Implan lensa. Pada prosedur ini, lensa mata penderita akan diganti dengan lensa
mata sintetis. Umumnya, pasien yang memilih prosedur ini pernah menjalani pembedahan
LASIK sebelumnya.
 Inlay kornea. Dokter akan memasukkan ring plastik kecil di sudut setiap kornea
mata untuk mengubah lengkungannya. Risiko inlay kornea lebih kecil jika dibandingkan
tindakan pembedahan mata lainnya.