Anda di halaman 1dari 4

DAFTAR PUSTAKA

1. Saifuddin AB. Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta:
EGC. 2009.
2. The Lancet Global Health, Volume 1. Global Health; Obstetrics & Gynaecology
(Obstetrics); Paediatrics (Neonatal health) [online] 2011. (dikutip:14Mei2014)
http://www.thelancet.com/journals/langlo/article/PIIS2214-109X%2813%2970006-
8/abstract.
3. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Semarang. 2012.
4. Dinas Kesehatan Kota Semarang. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementrian
Kesehatan RI. 2011.
5. Mochtar R. Sinopsis obstetric n:sinopsisfisiologi, obstetric patologi. Jakarta: EGC. 1998.
6. Lubis. Status Gizi Ibu Hamil serta Pengaruhnya terhadap bayi yang Dilahirkan [online]
2003. [Diakses tanggal 31 Mei 2014]. Available from: http//:www.tumoutou.net.
7. Depkes RI.Penyakit Kematian Bayi Baru Lahir (Neonatal) dan Sistem Pelayanan
Kesehatan yang Berkaitan di Indonesia. Jakarta: Depkes RI. 2002.
8. Rukiyah, Ai Yeyeh, dkk et al. Asuhan Kebidanan 1. Jakarta: CV. Trans Info Media. 2010.
9. Ridwan S. Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian BBLR Di Ruang
Perinatologi RSU dr Slamet Garut. 2009
10. Setyowati T. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah.
2001. [online] Avaiblehttp://www.digilip.depkes.go.id. Diakses tanggal 8 Juni 2014.
11. Arisman. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Edisi 2. Jakarta: EGC. 2009
12. Kusmiyati Ydkk. Perawatan ibu hamil. Yogyakarta: Fitramaya. 2009.
13. Depkes RI. Pemeriksaan Kehamilan. 2010. [online] Avaible : http://www.depkes.go.id
Diakses tanggal 20 Juni 2014.
14. Amalia L. Faktor risiko Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di RSU Dr.
MM Dunda Limboto Kabupaten Gorontalo. Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri
Gorontalo. 2011.
15. Prawirohardjo S. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Yayasan Bina Pustaka,
Jakarta. 2002.
16. Hidayat A. Ketrampilan Dasar Praktik Klinik Cetakan II. Jakarta :Salemba Mardika.
2008.
17. Depkes RI. Jakarta :Direktorat Pembinaan Kesehatan Masyarakat. 2006.
18. Proverawati, A dan Ismawati, C. Bayi Berat Lahir Rendah. Yogyakarta : Nuha Medika.
2010.
19. Depkes. Buku panduan manajemen masalah bayi baru lahir untuk dokter, bidan, dan
perawat di rumah sakit.Jakarta :Depkes RI. 2007
20. Mitayani. Asuhan Keperawatan Maternitas. Jakarta.:Penerbit Salemba Medika. 2011.
21. Wiknjosastro. Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo. Jakarta.
2002.
22. Safrudin dan Hamidah. Kebidanan Komunitas. Jakarta: EGC. 2011.
23. BKKBN. Deteksi Dini Komplikasi Persalinan. Jakarta: BKKBN. 2006.
24. Prawirohardjo S.Ilmu Kebidanan. Bina Pustaka : Jakarta. 2009.
25. Suparyanto. Berat Bayi Lahir .[online]
http://www.rshappyland.com/index.php/artikelkesehatan/483-faktor-faktor-yang-
mempengaruhi-berat-bayi-lahir. 2012.
26. Supriasa, dkk. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Kedokteran EGC.2002.
27. Tarwoto W. Buku Saku Anemia pada Ibu Hamil, Konsep dan Penatalaksanaan. Jakarta:
Trans Info Media. 2007.
28. Saifudin, AB. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal & Neonatal. Jakarta:
Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 2006.
29. Organization, Wordl Health. Haemoglobin Concentrations for The Diagnosis of Anaemia
and Assasment of Severity. [online] 2011. (dikutip : 14Mei 2014)
www.who.int/vmnis/indicators/haemoglobin.pdf
30. Wiknjosastro H. Ilmu Kebidanan. Jakarta :Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
2007.
31. Varney, H., et al. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Volume 2. Edisi 4. Jakarta: Penerbit
Buku kedokteran EGC. 2004.
32. Trihardiani, I. Faktor-Faktor Risiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Wilayah
Kerja Pukesmas Singkawang Timur dan Utara Kota Singkawang. Skripsi. Tidak
diterbitkan, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. 2011.
33. Hoetomo. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Mitra Pelajar. 2005.
34. Rochjati, P. Skrining Antenatal Pada Ibu Hamil, Pengendalian Faktor Risiko, Deteksi
Dini Ibu Hamil Risiko Tinggi. Airlangga University Press. Surabaya. 2003.
35. Manuaba, Ida Ayu Chandranita. Gadar Obstetri & Ginekologi &Obstetr iGinekologi
Sosial Untuk Profesi Bidan. Jakarta, EGC. 2009.
36. Kristiyanasari, W. ASI, Menyusui dan Sadari. Yogyakarta: Nuha Medika. 2009.
37. Sistiarani, C. Faktor Maternal Dan Kualitas Pelayanan Anternatal Yang Berisiko
Terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah( BBLR ). Tesis. Tidak diterbitkan.
Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang. 2008.
38. Maimunah, Siti. Kamus Istilah Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga
berencana Untuk Pendidikan Bidan. EGC. Jakarta. 2005
39. Varney. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Jakarta. EGC. 2006.
40. Manuaba, dkk. Ilmu Kebidanan, penyakit kandungan dan keluarga berencana untuk
pendidikan bidan edisi 2. Jakarta: EGC. 2010.
41. Friedman. Keperawatan Keluarga. Jakarta : EGC. 2004.
42. Waryono. Gizi Reproduksi. Yogyakarta: PustakaRihama. 2010.
43. SaiminJ.Hubungan antara Berat Badan Lahir dengan Status Gizi Ibu Berdasarkan
Ukuran Lingkar Lengan Atas. Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas kedokteran
Universitas Hasanudin. Makasar. 2006.
44. Manuaba, Ida Bagus Gede. Sinopsis Obstetry Jilid I. EGC. Jakarta. 1998.
45. Prawirohardjo, S.Ilmu Kandungan. Bina Pustaka : Jakarta. 2007.
46. Saifuddin AB. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Penerbit Bina
Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 2006.
47. Nugroho C. Hubungan Frekuensi Antenatal Care Dengan Angka Kejadian BayiBerat
Lahir Rendah Di RSUD Pandan Arang Boyolali. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.
[online] http://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12469 . 2013.
48. Sastroasmoro, Sudigdo dan Ismael, Sofyan. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis.
Edisi ke-3. Jakarta: SagungSeto. 2008.
49. Khomsan A. Pangan dan Gizi untuk Kesehatan. PT Rajagrafindo Persada. Jakarta. 2003.
50. Rahmawati R. Pengaruh Faktor Maternal Terhadap Bayi Berat Badan Lahir Rendah
(BBLR) Di RSU Daerah Ajjatpannge Watanoppeng Kabupaten Soppeng. 2010.
51. Afif maulidiyah & adiani sulistiani. Hubungan Lingkar lengan Atas (LILA) dan Kadar
Hemoglobin dengan Berat Lahir. Jurnal kebidanan, vol. IV. No 01. 2012.
52. Sukmawaty P. Faktor Risiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di RSUD Prof. Dr. H.
Aloei Saboe Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo. 2012.
53. Siza, JE. Risk Factors Associated With Low Birth Weight of Neonates Among Pregnant
Women Attending A Referral Hospital in Northern Tanzania. Tanzania Journal of Health
Research. Vol. 10, No 1.2008.

Anda mungkin juga menyukai