Anda di halaman 1dari 12

ANALISA DATA

DIAGNOSA
NO. DATA MASALAH KESEHATAN KEPERARAWATAN
KOMUNITAS
1. DO: Masalah kesehatan cenderung Perilaku kesehatan cenderung
Keluarga yang merokok dari 35 KK sebanyak 24 keluarga yang berisiko berisiko berhubungan dengan
menunjukkan perilaku kesehatan yang cenderung berisiko yang merokok
ditandai dengan:
a. 68% (24KK) keluarga merokok, 83,3% (20 KK) suami yang
merokok, 16,7% (4 KK) anak merokok
b. Sebanyak 42% (10KK) yang merokok menghabiskan lebih
dari 11 Batang rokok dalam sehari
c. Sebanyak 100 % (24KK) merokok baik didalam maupun
diluar rumah
2. DO: Masalah pemeliharaan Ketidakefektifan pemeliharaan
Jumlah masyarakat yang memiliki penyakit dari 35 KK kesehatan kesehatan berhubungan dengan
sebanyak 37 orang diantaranya ketidakcukupan sumber daya
a. 15% (23 orang) keluarga memiliki anggota keluarga (pengetahuan)
menderita hipertensi
b. 3,2% (5 orang) penyakit lain (gastritis dan diabetess melitus),
2% (3 orang) TBC, 2% (3 orang) diare, dan 2% (3 orang)
rematik
c. 51% (18 KK) tidak mendapatkan informasi tentang kesehatan
3. DO: Masalah kesehatan lansia Kesiapan meningkatkan koping
Jumlah lansia dari 35 KK sebanyak 7 orang lanjut usia yang komunitas
menunjukkan kurangnya pemahaman masyarakat tentang
kesehatan lansia yang ditandai dengan :
a. Distribusi lansia dalam keluarga, masa lanjut usia 60-74 tahun
71% (5 KK) masa lanjut usia tua 75-90 tahun (29%) 2 KK
b. 14% (1 KK) lansia mengatasi penyakitnya sendiri
c. Bentuk bantuan yang dibutuhkan lansia
 57,1% (4 KK) yang membutuhkan dana sehat
 71,4% (5 KK) yang membutuhkan pelayanan kesehatan
(posyandu lansia)
 71,4% (5 KK) yang membutuhkan penyuluhan kesehatan
 71,4% (5 KK) yang membutuhkan senam lansia

DS:
a. Beberapa warga menyatakan pernah terlaksana senam lansia
tetapi tidak berlanjut
b. Beberapa lansia ingin mengikuti senam lansia
4. DO: Masalah kesehatan remaja Ketidakefektifan koping
Jumlah remaja dari 35 KK sebanyak Kurangnya pengetahuan komunitas
remaja tentang HIV, penyakit kelamin, dan narkoba yang
ditandai dengan:
a. 86% (12 orang) remaja yang tidak paham tentang HIV dan
penyakit kelamin
b. 64% (9 orang) remaja yang tidak paham tentang narkoba

DS:
Beberapa remaja ingin mengetahui tentang HIV dan narkoba
PRIORITAS MASALAH

Tingginya Tingginya
Kemungkinan
No. Masalah Besarnya Masalah Perhatian Angka Total Keterangan
Diatasi
Masayarakat Kejadian
1. Perilaku kesehatan 1 = sangat redah
cenderung berisiko 2 = rendah
4 3 4 2 96
berhubungan dengan 3 = cukup/sedang
merokok 4 = tinggi
2. Ketidakefektifan 5 = sangat tinggi
pemeliharaan
kesehatan
berhubungan dengan 3 3 3 3 81
ketidakcukupan
sumber daya
(pengetahuan)
3. Kesiapan
meningkatkan
2 3 2 3 36
koping komunitas
(lansia)
4. Kesiapan
meningkatkan
2 2 2 3 24
koping komunitas
(remaja)
DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Perilaku kesehatan cenderung berisiko berhubungan dengan merokok


2. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan dengan ketidakcukupan sumber daya (pengetahuan)
3. Kesiapan meningkatkan koping komunitas (lansia)
4. Kesiapan meningkatkan koping komunitas (remaja)
PERENCANAAN ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS
RT 02 RW 01 KELURAHAN TAMALANREA JAYA
NO. DIAGNOSA KEPERAWATAN NOC NIC
1. Perilaku kesehatan cenderung Perilaku promosi kesehatan Modifikasi perilaku
berisiko berhubungan dengan a. Menggunakan perilaku menghindari risiko Aktivitas-aktivitas
merokok bahaya merokok dan efek yang menghisap  Tentukan motivasi klien terhadap perlunya
asap rokok perubahan perilaku
b. Memonitor lingkungan terkait dengan  Bantu klien untuk mengidentifikasi kekuatan dan
risiko bahaya asap rokok menguatkannya
c. Menghindari paparan sisa asap rokok  Dukung untuk mengganti kebiasaan yang tidak
diinginkan dengan kebiasaan yang diinginkan
 Berikan umpan balik terkait dengan perasaan
saat klien tampak bebas dari gejala-gejala dan
terlihat rileks
 Tawarkan penguatan positif dalam pembuatan
keputusan mandiri pasien
 Dukung klien untuk memeriksa perilakunya
sendiri
 Bantu klien dalam mengidentifikasi meskipun
hanya keberhasilan kecil
 Pilah-pilah perilaku menjadi bagian-bagian kecil
untuk diubah menjadi perilaku yang terukur
misalnya mengurangi jumlah rokok yang dihisap
dan tidak merokok di dalam rumah
 Fasilitasi keterlibatan keluarga dalam proses
modifikasi
2. Ketidakefektifan pemeliharaan Pengetahuan: manajemen hipertensi Pendidikan kesehatan
kesehatan berhubungan dengan a. Kisaran normal tekanan darah Aktivitas-aktivitas
b. Tanda dan gejala hipertensi
ketidakcukupan sumber daya c. Komplikasi potensial hipertensi  Targetkan sasaran pada kelompok berisiko
(pengetahuan) d. Manfaat penurunan berat badan tinggi dan rentang usia yang akan mendapat
e. Manfaat modifikasi gaya hidup manfaat besar dari pedidikan kesehatan
f. Strategi mengelola stress  Tentukan pengeatahuan kesehatan dan gaya
hidup perilaku saat ini kelompok sasaran
g. Diet yang dianjurkan
 Bantu masyarakat untuk memperjelas
h. Pilihan pengobatan hipertensi yang keyakinan dan nilai-nilai kesehatan
tersedia  Rumuskan tujuan dalam program pendidikan
kesehatan tentang hipertensi
 Kembangka materi pendidikan tentang
hipertensi yang tersedia dan sesuai dengan
kelompok sasaran
 Jaga presentasi tetap fokus
3. Kesiapan meningkatkan koping Kompetensi komunitas: Relaksasi otot progresif
komunitas (lansia) a. Tingkat partisipasi lansia dalam kegiatan  Pilih tempat yang tenang dan nyaman
komunitas lansia  Redupkan cahaya
b. Masalah komunitas lansia dibicarakan  Instruksikan lansia untuk memakai pakaian yang
dalam forum komunitas lansia nyaman dan tidak ketat
c. Kehadiran anggota pada kegiatan  Skrining adanya cedera ortopedik leher atau
punggung (hiperekstensi dari tulang punggung
komunitas lansia (senam, dll)
bagian atas akan menambah rasa tidak nyaman)
 Skrining terhadap peningkatan TIK, kerapuhan
kapiler, kecenderungan perdarahan, kesulitan
kardiak akut parah dengan hipertensi atau
kondisi lain dimana tegangan otot mungkin
menyebabkan adanya cedera fisiologis
 Instruksikan pada lansia untuk melakukan
latihan relaksasi rahang
 Biarkan lansia tegang selama 5-10 detik
 Regangkan otot kaki tidak lebih dari 5 detik
untuk menghindari keram
 Instruksikan lansia untuk berfokus pada sensasi
yang terjadi dalam otot ketika lansia menjadi
tegang
 Instruksikan lansia untuk berfokus pada sensasi
otot saat rileks
 Cek lansia secara periodic dalam rang menjamin
agar otot menjadi rileks
 Tegangkan otot-otot lansia lagi jika relaksasi
tidak terjadi
 Monitor indicator akan tiak adanya kondisi
rileks, misalnya pergerakan, pernapasan sulit,
bicara dan batuk
 Instruksilan lansia untuk bernapas dalam dan
pelan serta menghembuskan napas dan
melepaskan ketegangan
 Akhiri sesi relaksasi secara berangsur
 Berikan waktu bagi lansia untuk
mengekspresikan perasaan terkait dengan
intervensi
 Dukung lanisa untuk mempraktikan sesi secara
teratur bersama perawat
4. Kesiapan meningkatkan koping Kompetensi komunitas: Pendidikan kesehatan
komunitas (remaja) a. Tingkat partisipasi remaja dalam kegiatan Aktivitas-aktivitas
komunitas remaja  Targetkan sasaran pada kelompok berisiko
b. Masalah komunitas remaja dibicarakan tinggi dan rentang usia yang akan mendapat
dalam forum komunitas remaja manfaat besar dari pedidikan kesehatan
c. Kehadiran anggota pada kegiatan  Tentukan pengetahuan kesehatan dan gaya
hidup perilaku saat ini kelompok sasaran
komunitas remaja
 Bantu masyarakat untuk memperjelas
keyakinan dan nilai-nilai kesehatan
 Rumuskan tujuan dalam program pendidikan
kesehatan tentang HIV dan narkoba
 Kembangkan materi pendidikan tentang HIV
dan narkoba yang tersedia dan sesuai dengan
kelompok sasaran
 Jaga presentasi tetap fokus
PLAN OF ACTION (POA)

Jumlah Mahasiswa: 5 Orang

Metode
Masalah keperawatan Sumber Waktu Penanggung
No Tujuan Umum/khusus Kegiatan Sasaran Lokasi dan
(diagnosa) dana Pelaksanaan jawab
Media
1 Perilaku Kesehatan cenderung Tujuan umum: Penyuluhan Warga RT 02 RW Metode: Swadaya November Mahasiswa:
beresiko Setelah dilakukan bahaya masyarakat 01 ceramah Mahasiswa 2018 Abdul Kadir
berhubungan dengan merokok intervensi/tindakan merokok khususnya Tamalanrea dan S.Kep
DO: keperawatan diharapkan terutama di RT 02 RW Jaya diskusi Rismawati
Keluarga yang merokok dari 35 kesadaran masyarakat akan dalam rumah 01 via door Samad S.Kep
KK sebanyak 24 keluarga yang bahaya perilaku merokok Tamalanrea to door
menunjukkan perilaku dapat meningkat Jaya Media:
kesehatan yang cenderung Lefleat,
berisiko yang ditandai dengan: Tujuan khusus: Laptop,
a. 68% (24KK) keluarga 1. Masyarakat mengetahui Video
merokok, 83,3% (20 KK) bahaya merokok di
suami yang merokok, 16,7% dalam rumah dan
(4 KK) anak merokok merokok di luar rumah
b. Sebanyak 42% (10KK) yang 2. Mengetahui manfaat
merokok menghabiskan lebih jika tidak merokok
dari 11 Batang rokok dalam 3. Mengetahui tips untuk
sehari berhenti merokok
c. Sebanyak 100 % (24KK)
merokok baik didalam
maupun diluar rumah
2 Ketidakefektifan pemeliharaan Tujuan umum: Penyuluhan Warga RT 02 RW Metode: Swadaya November Yulinar
kesehatan b/d ketidakcukupan Setelah dilakukan Hipertensi masyarakat 01 ceramah Mahasiswa 2018 Syam, S.Kep
sumber daya (pengetahuan) penyuluhan kesehatan khususnya Tamalanrea dan Irna Satriani,
DO: diharapkan masyarakat RT 02 RW Jaya diskusi S.Kep
a. Jumlah masyarakat yang mampu mengetahui tentang 01
memiliki penyakit dari 35 KK
sebanyak 37 orang bagiana penanganan Media:
diantaranya hipertensi Lefleat
b. 15% (23 orang) keluarga Tujuan khusus: dan
memiliki anggota keluarga 1. Mampu menyebutkan flipchart
menderita hipertensi pengertian hipertensi
c. 3,2% (5 orang) penyakit lain 2. Mampu menyebutkan
(gastritis dan diabetess penyebab hipertensi
melitus), 2% (3 orang) TBC, 3. Mampu menyebutkan
2% (3 orang) diare, dan 2% tanda-tanda dan bahaya
(3 orang) rematik hipertensi
d. 51% (18 KK) tidak 4. Mampu menyebutkan
mendapatkan informasi akibat hipertensi
tentang kesehatan 5. Mampu menyebutkan
upaya pencegahan
hipertensi
3. Kesiapan meningkatkan koping Tujuan umum: Relaksasi Warga RT 02 RW Metode: Swadaya November Abdul Kadir,
komunitas Setelah dilakukan otot masyarakat 01 Senam Masyaraka 2018 S.Kep
DO: intervensi/tindakan progresif khususnya Tamalanrea Media: t Fifi
Jumlah lansia dari 35 KK keperawatan diharapkan RT 02 RW jaya Laptop, Riskayani,
sebanyak 7 orang lanjut usia terjadi peningkatan derajat 01 Speaker S.Kep
yang menunjukkan kurangnya kesehatan melalui Tamalanrea
pemahaman masyarakat tentang serangkaian kegitan fisik jaya
kesehatan lansia yang ditandai dan mental yang disesuaikan
dengan : dengan usia dan
a. Distribusi lansia dalam kemunduran fisik dan
keluarga, masa lanjut usia 60- mental dimana hal ini karena
74 tahun 71% (5 KK) masa proses penuaan.
lanjut usia tua 75-90 tahun Tujuan khusus:
(29%) 2 KK 1. Meningkatkan kesadaran
b. 14% (1 KK) lansia mengatasi lansia untuk membina
penyakitnya sendiri sendiri kesehatannya
c. Bentuk bantuan yang 2. Meningkatnya
dibutuhkan lansia kemampuan dan peran
serta masyarakat
 57,1% (4 KK) yang khususnyya keluarga
membutuhkan dana sehat lansia dalam mengatasi
 71,4% (5 KK) yang kesehatan lansia
membutuhkan pelayanan 3. Mampu berpartisipasi
kesehatan (posyandu dalam kegiatan senam
lansia) lansia (relaksasi otot
 71,4% (5 KK) yang progresif)
membutuhkan
penyuluhan kesehatan
 71,4% (5 KK) yang
membutuhkan senam
lansia
DS:
a. Beberapa warga menyatakan
pernah terlaksana senam
lansia tetapi tidak berlanjut
b. Beberapa lansia ingin
mengikuti senam lansia
4. Kesiapan meningkatkan koping Tujuan umum: Penyuluhan Warga RT 02 RW Metode: Swadaya November Yulinar
komunitas Setelah dilakukan HIV dan masyarakat 01 ceramah Mahasiswa 2018 Syam, S.Kep
DO: intervensi/tindakan narkoba khususnya Tamalanrea dan Irna Satriani,
keperawatan diharapkan RT 02 RW jaya diskusi S.Kep
Jumlah remaja dari 35 KK
remaja mengetahui tentang 01
sebanyak Kurangnya
HIV, penyakit kelamin dan Tamalanrea Media:
pengetahuan remaja tentang
narkoba. jaya Lefleat
HIV, penyakit kelamin, dan
Tujuan khusus: dan
narkoba yang ditandai dengan:
1. Mengetahui bahaya dari flipchart
a. 86% (12 orang) remaja yang HIV dan narkoba
tidak paham tentang HIV dan 2. Mengetahui cara
penyakit kelamin pencegahan HIV dan
b. 64% (9 orang) remaja yang penyakit kelamin
tidak paham tentang narkoba
DS:

Beberapa remaja ingin


mengetahui tentang HIV dan
narkoba

Anda mungkin juga menyukai