Anda di halaman 1dari 4

KOREKSI ICQ HERMAN Modul 3 Buku 1 Halaman 70 - 78

PENYIMPANAN DAN PENGAWASAN FISIK


Penyimpanan dan pengawasan fisik pada PT PETA dapat disebutkankurang efektif,
dibuktikan dengan beberapa alasan, yaitu :
1. Pada No. 3, disebutkan bahwa apakah kecuali petugas gudang dilarang masuk ke gudang?
Menurut kami, seharusnya hanya petugas gudang saja yang dapat masuk ke gudang, agar
tidak terjadi kecurangan.
2. Pada no. 9 disebutkan bahwa apakah yang mengawasi/melakukan perhitungan atau
menyusun buku ikhtisar hasil perhitungan terlepas dari penguasaan secara fisik atas
barang (penjaga gudang dan sebagainya?
Menurut kami, apabila penguasaan fisik tidak dilakukan secara terpisah, maka
kemungkinan terjadinya fraud akan lebih tinggi.
3. Pada no. 12, disebutkan bahwa apakah barang yang penjualannya lambat (slow moving),
usang (obsolete) atau rusak telah dipisahkan?
Menurut kami, seharusnya dipisahkan antara barang yang penjualannya lambat (slow
moving), usang (obsolete) atau rusak agar pada saat melakukan penjualan barang tidak
melakukan dua kali kerja.
4. Pada no. 16, disebutkan bahwa apakah barang – barang yang penjualannya lambat,
barang yang rusak (obsolete), barang yang rusak dan kelebihan persediaan dilaporkan
segera kepada manajemen (untuk perbaikan/diambil keputusan)?
Menurut kami, apakah barang – barang yang penjualannya lambat, barang yang usang
(obsolete), barang yang rusak dan kelebihan persediaan seharusnya dilaporkan segera
kepada manajemen untuk perbaikan/diambil keputusan.
5. Pada no. 17, disebutkan bahwa persediaan barang konsinyasi keluar (milik klien) dan
barang konsinyasi yang diterima (milik perusahaan lain untuk dijualkan) dikendalikan
dan dibukukan dengan baik?
Menurut kami, setiap barang konsinyasi semestinya terdapat pengendalian dan
pembukuan dengan baik, agar barang – barang yang masuk dan keluar dapat dihitung
secara jelas.
ORDER PEMBELIAN
1. Pada no.1, disebutkan bahwa apakah pembelian dilakukan dengan syarat yang
menguntungkan (misalnya tender, pemasok terseleksi)?
Menurut kami, pembelian semestinya dilakukan dengan syarat yang menguntungkan,
agar PT PETA nantinya tidak akan merugi.
2. Pada no. 3, disebutkan bahwa apakah pembelian dikoordinasikan dengan anggaran
penjualan?
Menurut kami, pembelian seharusnya dikoordinasikan dengan anggaran penjualan yang
sudah dibuat, agar nantinya pengeluaran tidak lebih besar dari pemasukan.
3. Pada no. 5, disebutkan bahwa apakah harga penawaran penjual yang terdaftar (approved)
ditinjau secara berkala, untuk memastikan bahwa selalu merupakan harga bersaing?
Menurut kami, seharusnya harga penawaran penjual yang terdaftar (approved) ditinjau
secara berkala agar harga tetap bersaing.
4. Pada no. 6, disebutkan bahwa apakah terdapat bagian penerimaan barang yang terpisah
dari bagian penyimpanan?
Menurut kami, bagian penerimaan barang seharusnya terpisah dari bagian penyimpanan,
agar barang nantiya tidak tercampur.
5. Pada no.7, disebutkan bahwa apakah barang yang diterima disertai dengan surat
keterangan pengangkut?
Menurut kami, sebaiknya barang yang diterima sebaiknya disertai dengan surat
keterangan pengangkut, karena tujuan dari adanya surat keterangan pengangkut ini adalah
untuk mencantumkan data barang – barang yang dikirim disertai dengan kualitas barang
tersebut. Dengan begitu, kita akan merasa aman apabila ada petugas berwajib seperti
polatnas atau dinas lainnya yang ingin memeriksa barang tersebut.
6. Pada no. 9, apakah laporan penerimaan barang diberi nomor cetak?
Menurut kami, laporan penerimaan barang seharusnya diberi nomor cetak agar barang
yang sudah diterima dapat diurutkan.
7. Pada no. 9, apakah laporan penerimaan barang tembusannya dikirim kepada bagian
pembelian, sebagai informasi bahwa pesanan telah diterima?
Menurut kami, laporan penerimaan barang tembusannya semestinya dikirim kepada
bagian pembelian.
8. Pada no. 16, disebutkan bahwa apakah system informasi termasuk anggaran biaya,
perbandingan antara anggaran dengan yang sebenarnya dan penjelasan tertulis atas
penyimpangan yang material (penting)?
Menurut kami informasi termasuk anggaran biaya, perbandingan antara anggaran dengan
yang sebenarnya dan penjelasan tertulis atas penyimpangan yang material seharusnya
masuk dalam system informasi
9. Pada no. 17, disebutkan bahwa apakah perhitungan rasio yang berikut secara teratur
diperiksa dan dijelaskan dengan cukup pada presentase laba kotor dengan penjualan,
presentase biaya penjualan dengan penjualan dan tingkat perputaran persediaan
(inventory turn over)?
Menurut kami, pada presentase laba kotor dengan penjualan, presentase biaya penjualan
dengan penjualan agar PT PETA dapat mengetahui tingkat keuntungan perusahaan.
10. Pada no. 18, disebutkan bahwa apakah ada prosedur yang cukup untuk menjamin
pertimbangan yang tepat pada pisah batas pembelian, penyesuaian pendapatan & biaya
dan laba yang tidak direalisasi pada barang?
Menurut kami, seharusnya terdapat pisah batas pembelian, penyesuaian pendapatan &
biaya dan laba yang tidak direalisasi pada barang agar pencatatan dilakukan pada periode
akuntansi atau tahun buku yang tepat..
11. Pada no.22, disebutkan bahwa apakah pemegang buku akun kontrol utang terpisah dari
pemegang buku pembantu utang?
Menurut kami, seharusnya buku akun kontrol utang terpisah dari pemegang buku
pembantu utang agar data yang masuk tidak tercampur dan tidak tertukar, pemisahan
buku akun ini juga agar tidak terjadi kecurangan pada pencatatan.
MODUL 3
PRAKTIKUM PENGAUDITAN dan PDE

KELOMPOK 3
GRACIELA IMMANUELITA (1607531055)
PUTU RISKA DIVIANA (1607531107)
NI PUTU ANDRIANI MEGANTARI (1607531118)
PUTU NINDYA PARISTA YANTI (1607531116)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS UDAYANA
2019