Anda di halaman 1dari 6

Tugas.

1
Tugas:

1. Download laporan keuangan salah satu perusahaan (emiten) tahun 2018 di


Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari laporan keuangan yang telah Anda download
jelaskan berapa:

1.1. Current rasio


1.2. Asset turn over
1.3. Inventory turn over
1.4. Perbandingan hutang dan modal
1.5. Berapa EBIT
1.6. Berapa EAT
1.7. Return on Equity (ROE)
1.8. Return on Asset (ROA)
1.9. Berapa persentase gross margin terhadap penjualan

Pengertian Emiten
Daftar isi
Apa yang dimaksud dengan emiten? Pengertian Emiten adalah perusahaan yang melakukan
penawaran Efek yaitu dengan menerbitkan dan menjual Efek (obligasi, saham, warant, dan
surat berharga lainnya) secara umum kepada publik untuk mendapatkan modal atau dana
tambahan.

Emiten dapat berupa perusahaan swasta ataupun BUMN, baik perusahaan terbuka maupun
perusahaan tertutup. Namun, tidak semua perusahaan merupakan emiten, tetapi hanya
perusahaan yang saham atau obligasinya diperjual-belikan di bursa efek.

Adapun beberapa Efek yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia adalah:


1. Saham (Right Issue, Warrant)
2. Obligasi Korporasi
3. Surat Berharga Negara
4. Exchange Traded Fund (ETF)
5. Efek Beragun Aset (EBA)
6. Derivatif (Kontrak Opsi Saham, Kotrak Berjangka)
Baca juga: Pengertian Pasar Modal

Emiten dan Perusahaan Publik


Tidak sedikit yang menganggap bahwa emiten dan perusahaan publik adalah sama, padahal
keduanya berbeda. Lalu apa perbedaan emiten dan perusahaan publik?

Pengertian Emiten adalah pihak atau lembaga yang melakukan Penawaran Umum, yaitu
penawaran Efek untuk menjual Efek kepada publik yang didasarkan pada tata cara yang telah
diatur dalam UU yang berlaku.

Sedangkan perusahaan publik adalah perusahaan yang sahamnya telah dimiliki oleh
setidaknya 300 pemegang saham, dan memiliki modal disetor setidaknya Rp3 miliar.

Jadi, perbedaan emiten dengan perusahaan publik adalah, emiten merupakan pihak yang
melakukan IPO sedangkan Perusahaan Publik merupakan Perseoran Terbatas(PT) yang
sudah melakukan IPO.

Tabel Perbedaan Emiten

No. Kegiatan Emiten Bukan Emiten

Perusahaan Terbuka Perusahaan Perusahaan


(Publik) Tertutup Tertutup

1 Menjual saham saja ke Ya Tidak Tidak


No. Kegiatan Emiten Bukan Emiten

publik

2 Menjual obligasi saja ke Tidak Ya Tidak


publik

3 Menjual saham dan Ya Tidak Tidak


obligasi ke publik

Syarat-Syarat Emiten
Suatu perusahaan dapat menjadi emiten bila memenuhi beberapa persyaratan tertentu.
Mengacu pada pengertian emiten, adapun syarat-syarat emiten adalah sebagai berikut:

1. Menerbitkan efek yang akan ditawarkan kepada investor untuk mendapatkan


modal.
2. Wajib menjamin efek yang diterbitkannya adalah sah secara hukum. Itulah
sebabnya emiten harus memiliki prestasi dan tidak cacat hukum agar dapat
menerbitkan efek.
3. Emiten berperan sebagai sumber informasi utama tentang efek yang diperjual-
belikan. Dengan begitu, keakuratan informasi dari emiten adalah tanggungjawab
emiten yang bersangkutan.

Tugas Emiten
Sebenarnya, apa tugas emiten? Secara umum, Emiten bertugas untuk memberikan penawaran
surat berharga kepada publik serta bertanggungjawab untuk mengelola dana publik sebaik
mungkin.

Beberapa jenis surat berharga yang ditawarkan oleh Emiten ke publik adalah:
 Saham
 Surat Pengakuan Utang
 Obligasi
 Surat Berharga Komersial
 Tanda Bukti Utang
 Kontrak Berjangka Atas Efek
 Unit Penyertaan Kontrak Investasi Kolektif
 Semua Derivatif dari Efek
Selain yang disebutkan di atas, mungkin saja ada jenis efek lainnya yang akan ditawarkan
oleh Emiten ke publik. Tentunya hal ini tergantung pada perkembangan pasar modal di
Indonesia.

Tujuan Emiten
Apa tujuan Emiten di pasar modal? Secara umum, tujuannya adalah untuk membuka peluang
investasi kepada publik terhadap perusahaan Emiten.

Dengan melepas sahamnya ke publik, maka pembeli saham tersebut akan mendapatkan porsi
kepemilikan terhadap perusahaan tersebut dan akan mendapatkan dividen dari saham
tersebut.

Setiap emiten memiliki tujuan tertentu dalam melakukan emisi. Hal tersebut umumnya
disebutkan dalam Rapat Umum Pemegang saham (RUPS), diantaranya adalah:

 Untuk memperluas usaha, dimana modal yang didapatkan dari investor


digunakan untuk perluasan bidang usaha, perluasan pasar, peningkatan kapasitas
produksi.
 Memperbaiki struktur modal, yaitu dengan menyeimbangkan antara modal
sendiri dengan modal asing.
 Melakukan pengalihan pemegang saham dari yang lama ke pemegang saham
baru.
Contoh Perusahaan Emiten
Umumnya Emiten adalah Perseroan Terbatas (PT) yang sahamnya telah diperjual-belikan di
Bursah Saham. Adapun Perseroan Terbatas (PT) yang menawarkan sahamnya adalah
perusahaan Terbuka, atau biasanya disingkat dengan Tbk.

Sesuai dengan pengertian emiten di atas, berikut ini beberapa contoh emiten yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia:

No. Kode Saham Emiten LQ45

1 ADHI Adhi Karya (Persero) Tbk.

2 ADRO Adaro Energy Tbk

3 AKRA AKR Corporindo Tbk.

4 ANTM Aneka Tambang Tbk.

5 ASII Astra International Tbk.

6 ASRI Alam Sutera Reality Tbk.

7 BBCA Bank Central Asia Tbk.

8 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

9 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

10 BBTN Bank Tabungan Indonesia (Persero) Tbk.

Baca juga: Pengertian Lembaga Keuangan


Di atas tadi adalah ulasan singkat mengenai pengertian Emiten dan Perusahaan Publik,
syarat-syarat Emiten, tujuan dan tugas Emiten, serta beberapa contoh Emiten yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.