Anda di halaman 1dari 1

PENDAPAT TIDAK WAJAR

Pendapat tidak wajar ( adverse opinion ) merupakan salah satu jenis penyimpangan
dari pendapat wajar tanpa pengecualian. Pendapat tidak wajar ini menyatakan
bahwa laporan keuangan yang diaudit tidak menyajikan secara wajar posisi
keuangan, hasil usaha dan arus kas sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku di
Indonesia. Berikut merupakan kondisi yang menyebabkan pendapat ini dapat
dikeluarkan :

1. Terdapat salah saji yang sangat material


2. Penyajian laporan tidak sesuai dengan GAAP
3. Terdapat inkonsistensi penerapan prinsip yang sangat material
4. Tidak ada bukti yang memadai

Pendapat ini menyatakan bila, menurut pertimbangan auditor, laporan keuangan


secara keseluruhan tidak disajikan secara wajar sesuai dengan prinsip akuntansi yang
berlaku umum. Apabila auditor menyatakan pendapat tidak wajar, auditor harus
menjelaskan dalam paragraf terpisah sebelum paragraf pendapat dalam laporannya
meliputi ;

a. Semua alasan pendukung dari pengeluaran pendapat tidak wajar


b. Dampak utama hal yang menyebabkan dikeluarkannya pendapat tidak wajar
terhadap posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas, jika secara praktis untuk
dilaksanakan

Auditor dapat memberikan pendapat tidak wajar apabila ia tidak dibatasi lingkup
auditnya sehingga ia mampu mengumpulkan bukti yang kompeten yang cukup untuk
mendukung pendapatnya. Apabila suatu laporan keuangan yang diaudit diberikan
pendapat tidak wajar oleh seorang auditor, maka informasi yang terdapat dalam
laporan keuangan tersebut tidak dapat dipercaya, sehingga tidak dapat dipakai oleh
pemakai informasi keuangan untuk mengambil keputusan.