Anda di halaman 1dari 2

TENTANG GEREJA BEST

HT. Fengky Maukar adalah Gembala Senior gereja BEST, gereja multi-daerah dengan
jangkauan global. Berfokus pada pengajaran “BACK TO JESUS TEACHING” Gereja BEST
telah berdampak memberkati banyak jiwa. H.T. Fengky Maukar, juga merupakan penulis buku
rohani terlaris “Masalah Adalah Berkat” dan biasa berbicara di berbagai konferensi rohani. Dia
dan istrinya Ivonne dikaruniai seorang anak berbakat, Kenneth.
VISI GEREJA BEST: Bait Allah yang Keropos
Suatu malam Tuhan memperlihatkan kepada H.T. Fengky Maukar sebuah gereja dimana
halaman gereja tersebut terbuat dari tanah, tiada hujan dan angin tiba-tiba ada air keruh
memenuhi halaman tersebut. Ada suara Tuhan memanggil beliau, “Fengky, buang air itu.”
Beliau berpikir untuk melubangi halaman itu untuk dipasang paralon agar air itu terbuang jauhe
depan dan tidak megotori rumah orang. Lalu ia diangkat oleh Tuhan dan ditaruh di teras gereja,
pintu terbuka, kemudian saya masuk ke dalam. Alangkah indahnya gereja itu! Seperti bait
Allah yang megah, sementara ia termangu-mangu Tuhan menunjukkan kepadanya beberapa
tembok yang keropos. Tuhan berkata, ”Lihat umat dan hamba-Ku membangun luarnya indah
tetapi dalamnya keropos.”
Matius 23:23-31 mejadi suatu rhema bagi beliau, dimana para ahli Taurat dan orang Farisi akan
celaka karena mereka membangun, membersihkan bagian luarnya saja tetapi bagian dalamnya
hati penuh dengan kenajisan, rampasan, kerakusan dan kemunafikan. Visi ini mengilhami visi
gereja yang gereja BEST bangun dan bentuk agar menjadi suatu teladan dan kesukaan bagi
Tuhan. Memang tidak mudah tetapi menjadi suatu keharusan, sebagaimana Tuhan berpesan
agar berani melangkah dan memulainya, kemudian Dia akan meneruskan selanjutnya.
Arti BEST (BLESSING IN THE SPIRIT)
Simson mempunyai kekuatan dan karunia yang hebat, namun akhirnya ditangkap dan dicungkil
matanya dan menjadi tahanan yang bekerja diruang tahanan selama bertahun-tahun serta
menjadi lelucon. Kekuatan dan karunia dipakai bekerja bagi para musuhnya. Akhirnya simson
sadar dan bertobat. Ketika ia dikeluarkan dari penjara menjadi bahan tertawaan, tetapi akhirnya
simson meruntuhkan tiang penyangga stadion sehingga banyak orang filistin mati bersama
simson.
Mengapa simson menjadi tawanan? Karena simson telah bermain dengan dosa (Delilah).
Simson jatuh dalam bujuk pelukan dan bujuk rayu Delilah, simson bermain-main dengan
kekuatan dan karunianya. Simson lupa dan tidak serius menanggapi panggilan dan tugasnya.
Simson lemah dalam buah roh, penguasaan diri. Simson terpikat dan terjerat hal duniawi dan
berhenti sampai Delilah saja. Sehingga simson tidak mendapatkan “BlEssing in the SpiriT”.
Iblis menjerat umat Tuhan dan gereja sehingga banyak yang berhenti sampai diupah dan
duniawi bahkan karunia roh saja (godaan Delilah). Sebagian umat Tuhan dan gereja hampir
sama dengan simson yang jatuh dalam jerat pelajaran tentang kemakmuran, duniawi, karunia
roh dan kuasa tanpa buah roh. Banyak pemimpin rohani yang berhati sempit, tidak berwawasan
luas, sehingga karunia dan pelayanannya hanya mengejar upah, popularitas dan sensasi?
Sebagai pemimpin jangan lupa untuk memperlengkapi dirinya masuk dalam BlEssing in the
SpiriT, agar tidak terjebak dalam ruang tahanan (berkat mentah). Jangan berhenti sampai di
Delilah, langkahkan kaki pelayanan, terus masuk sampai meruntuhkan tiang-tiang berhala yang
dihati dan pikiran. Jangan berhenti sampai di halaman bait suci, karena halaman akan
diserahkan pada bangsa-bangsa untuk dianiaya (halaman = tingkat rohani anak-anak yang
berurusan dengan tata cara ibadah seperti pujian, penyembahan, baptisan, doktrin, program dan
mujizat serta nubuatan) Masuklah sampai ke ruang maha kudus yaitu bergaul intim dengan
Tuhan.