Anda di halaman 1dari 4

KAJIAN ANALISIS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA LOKAL

(Studi Kasus Siswa Kelas V SD N Maguwoharjo Tahun Ajaran 2018/2019)

Disusun untuk Memenuhi Sebagian Tugas Mata Kuliah Metodologi Penelitian


Dosen Pengampu: Prof. Dr. H. Soegiyanto, S.U

Oleh:

Dewi Astuti

NIM S031808012/A

PROGRAM S2 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS PASCASARJANA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2018
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
1. Pengaruh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi.
2. Pentingnya pendidikan dalam mempertahankan nilai-nilai budaya tradisional.
3. Keistimewaan DIY sebagai daerah yang menyelenggarakan pendidikan berbasis
budaya.
4. Pendidikan memiliki peran penting dalam pengembangan budaya.
5. IPS merupakan mata pelajaran yang berkaitan dengan budaya.
6. Keadaan nyata proses pembelajaran di SD N 1 Sleman yang terpengaruh oleh
arus budaya asing, sehingga menyebabkan mengikisnya budaya-budaya
tradisional.
7. Nilai-nilai budaya Indonesia mulai terkikis akibat arus budaya asing yang
masuk ke Indonesia.
8. Hubungan karakteristik anak usia sekolah dasar dengan media pembelajaran
berbasis budaya lokal.
9. Pentingnya media pembelajaran berbasis budaya berdasarkan konsep “ing
ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani” dengan
mengedepankan sifat “asih, asah, dan asuh” untuk mengatasi perkembangan
teknologi yang semakin maju.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana persepsi guru SD terhadap media pembelajaran berbasis budaya
lokal pada materi “keragaman suku bangsa dan budaya” di kelas V SD N
Maguwoharjo?
2. Bagaimana penerapan media pembelajaran berbasis budaya lokal pada materi
materi “keragaman suku bangsa dan budaya” di kelas V SD N Maguwoharjo?
C. Tujuan
1. Memdeskripsikan presepsi guru SD terhadap media pembelajaran berbasis
budaya lokal materi “keragaman suku bangsa dan budaya” di kelas V SD N
Maguwoharjo.
2. Mendeskripsikan penerapan media pembelajaran berbasis budaya lokal pada
materi materi “keragaman suku bangsa dan budaya” di kelas V SD N
Maguwoharjo.
D. Manfaat
1. Manfaat teoretis: menambah pengetahuan tentang teori yang berkaitan dengan
media pembelajaran berbasis budaya lokal.
2. Manfaat praktis: bagi guru, bagi sekolah dan bagi dinas pendidikan.
BAB II
KAJIAN TEORI
A. Deskripsi Teori
1. Tinjauan tentang Media Pembelajaran
a. Pengertian Media Pembelajaran
b. Karakteristik Media Pembelajaran
c. Jenis-jenis Media Pembelajaran
d. Kriteria Pemilihan Media Pembelajaran
e. Manfaat Media Pembelajaran
2. Tinjauan tentang Budaya
a. Budaya dan Kebudayaan
b. Wujud dan Unsur Kebudayaan
3. Tinjauan tentang Media Pembelajaran Berbasis Budaya
a. Pengertian Media Pembelajaran Berbasis Budaya
b. Prinsip Media Pembelajaran Berbasis Budaya
c. Desain Media Pembelajaran Berbasis Budaya
4. Tinjauan tentang Ilmu Pengetahuan Sosial
a. Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial
b. Tujuan IPS di SD
c. Ruang Lingkup IPS
d. Materi Pembelajaran IPS Kelas V SD
5. Tinjauan tentang Karakteristik Siswa Sekolah Dasar
6. Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Budaya pada Siswa SD
B. Kajian Penelitian yang Relevan: Penanaman dan Pengembangan Pendidikan
Karakter Berbasis Kearifan Budaya Lokal di SDN Dersono III Pacitan, Studi
mengenai Insersi Budaya Lokal dalam Pembelajaran oleh Guru Bahasa Inggris di
Yogyakarta, dan Implementasi Sekolah Berbasis Kearifan Lokal di SD Negeri
Sedangsari Pajangan.
C. Kerangka Berpikir

1. Pembelajaran yang dilaksanakan belum SD N Maguwoharjo merupakan salah satu


sepenuhnya menerapkan media sekolah yang menerapkan media
pembelajaran berbasis budaya lokal. pembelajaran berbasis budaya lokal
2. Siswa lebih suka budaya daerah lain dengan konsep “ing ngarso sung tuladha,
dan lupa dengan budaya daerah sendiri. ing madya mangun karsa, tut wuri
3. Siswa tidak menyukai Bahasa Jawa handayani tanpa meninggalkan sifat asih,
karena dianggap lebih sulit jika asah, dan asuh.
dibandingkan dengan Bahasa Indonesia
dan Bahasa Inggris.

1. Guru mengadakan ekstrakulikuler berbasis


budaya lokal.
Faktor Pendukung 2. Pelaksanaan budaya lokal dalam Faktor Penghambat
pembelajaran.
3. Penggunaan media pembelajaran berbasis
budaya lokal.

1. Siswa lebih menyukai dan mengenal budaya lokal.


2. Siswa memiliki pengetahuan tentang budaya lokal.
3. Guru menerapkan media pembelajaran berbasis budaya lokal.
BAB III
METODE PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian


1. Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan di SD N Maguwoharjo yang terletak di Dsn. Nanggulan
RT/RW 14/19 Ds./Kel Maguwoharjo, Kec. Depok, Kab. Sleman, Prov. D.I.
Yogyakarta.
2. Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan pada awal semester ganjil selama enam bulan, yaitu
pada bulan Juni 2019 - Desember 2019.
B. Bentuk dan Strategi Penelitian
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif (qualitative research).
Strategi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus (case
study).
C. Data dan Sumber Data Penelitian
Sumber informasi dalam penelitian ini adalah: informan atau narasumber, tempat
dan peristiwa serta dokumen atau arsip.
D. Teknik Pengumpulan Data
1. Wawancara semi terstrukur
2. Observasi partisipatif pasif
3. Mengkaji dokumen atau arsip
E. Validitas Data
Pada penelitian ini uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan
triangulasi teknik.
F. Teknik Analisis Data
Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Reduksi Data (Data
Reduction); Penyajian Data (Data Display), dan Verification (Conclusion
Drawing), menurut Miles dan Huberman (Sugiyono, 2016: 247-253).
G. Prosedur Penelitian
Prosedur penelitian yang akan dilakukan yaitu: persiapan penelitian, pelaksanaan
penelitian, dan penyusuan laporan penelitian.
H. Keabsahan Data
Pada penelitian ini, uji kredibilitas dilakukan dengan rekaman hasil observasi dan
wawancara. Member check dilakukan dengan subjek peneliti menandatangani hasil
observasi, dan triangulasi sumber dan teknik.