Anda di halaman 1dari 2

Tiga Derajat Manusia di Sisi Allah,

Anda yang Mana?


Semua manusia bertanggungjawab atas amal perbuatannya kelak di hari kiamat.
Tidak ada yang mampu menolongnya. Satu-satunya hal yang dapat membantunya
adalah amalan masing-masing saat di dunia. Kalau amalannya baik, niscaya dia
tergolong sebagai orang yang selamat.

Namun, jika sebaliknya, maka ia tergolong sebagai orang yang merugi. Merugi
dalam hal ini, bukanlah sama seperti ruginya orang yang berdagang, melainkan
merugi karena kita tidak memiliki amal yang bisa membantu kita menggapai
ridhanya.

Di sisi Allah, tidak ada pembeda antara orang yang kaya dan orang yang miskin,
tidak ada orang biasa dan pejabat negara, juga tidak ada pembeda antara laki-laki
dan perempuan. Yang dilihat oleh Allah adalah derajat kita berdasarkan amal yang
kita lakukan.

Imam al-Ghazali dalam Bidayatul Hidayah menjelaskan tiga derajat manusia di sisi
Allah:

Pertama, orang yang selamat (salim). Menurut al-Ghazali, orang-orang yang


termasuk dalam kategori ini adalah orang yang senantiasa mengerjakan kewajiban-
Nya dan meninggal larangan-Nya

Kedua, orang yang beruntung (rabih). Orang yang termasuk dalam ketegori ini
adalah orang yang dengan sukarela mengerjakan ibadah mendekatkan diri kepada
Allah dan menjalankan kesunnahan-kesunnahan. Ia tidak hanya cukup menjalankan
kewajiban dan menjauhi larangan.

Ketiga, orang yang rugi (Khasir). Ciri-ciri orang yang menjadi bagian dari kategori ini
adalah orang yang ogah-ogahan menjalankan kewajiban.

Menurut al-Ghazali, jika kita tidak bisa menjadi bagian dari golongan yang
beruntung, maka berusahalah untuk menjadi orang yang termasuk dalam kategori
selamat. Dan jangan sampai kita menjadi bagian dari golongan yang
merugi. Naudzubillahi min dzalik.

Wallahu A’lam.
AQIDAH ISLAMIYAH

1. Membina iman menuju kebenaran hakiki Selaras dengan ridho Ilahi


2. 2. UQDATUL QUBRO
3. 3. Sebelum dunia Kehidupan dunia Mau Kemana?Untuk Apa?Dari Mana?
penciptaan Kematian Setelah dunia
4. 4. Semua hal pasti memiliki alasan untuk hidup
5. Sepertinya halnya HP dan Mesin cuci yang memiliki panduan kita hidup
juga memiliki panduan
6. 5. Kitab suci dan Hadist = manual instructions
7. manusia Haruslah: 1. Berasal dari Tuhan 2. Tidak boleh memiliki
pertentangan di dalamnya 3. Mencakup petunjuk dan solusi atas semua
masalah manusia secara utuh
8. 6. Ayat penegas tujuan Al-Qur’an dibuat: TQS. Al-Baqarah : 2 Kitab (Al
Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang
bertakwa,
9. 7. Kenapa Al-Qur’an mengklaim sebagai kitab yang tidak ada keraguan
di dalamnya..? QS. Al Baqarah : 23 Dan jika kamu (tetap) dalam
keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami
(Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan
ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang
benar.
10. 8. Al Qur’an adalah manual instruction yang benar bagi manusia yang
diperoleh dari pembuktian rasional argumentatif Pilihan : 1. Membuat
ayat semisal Al Qur’an 2. Mengambil Al Qur’an sebagai pedoman hidup
11. 9. Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya
mereka mengabdi kepada-Ku.
12. 10. Kalimat berisi negasi “tidak” & ”kecuali”, menunjukkan satu satunya
tujuan manusia adalah….
13. 11. Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam
keseluruhan (QS. Al Baqarah : 208)
14. 12. Ibadah adalah setiap aktivitas manusia yang disesuaikan dengan
kehendak Allah SWT selama 24 jam karena Allah sudah menegaskan
kepada manusia bahwa satu satunya alasan hidup manusia adalah
beribadah kepada Allah.
15. 13. Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan
ingkar terhadap sebahagian yang lain? (QS. Al Baqarah: 85)
16. 14. Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu
Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-
Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan? (QS. Al
Baqarah : 28)
17. 15. Al Qur’an sebagai manual instructions merupakan sumber aturan
begi manusia sekaligus standar evalusi manusia
18. 16. Sebelum dunia Kehidupan dunia Mau Kemana?Untuk Apa?Dari
Mana? penciptaan Kematian Setelah dunia AL QUR’AN AS SUNNAH
YAUM AL QIYAMAH YAUM AL HISAB
19. 17. Kebangkitan diawali dari meningkatnya taraf berfikir untuk menjadi
yang terbaik Tujuan hidup manusia adalah hanya untuk beribadah
kepada Allah