Anda di halaman 1dari 3

ASAP INDUTSRI

Gas dan asap berasal dari hasil proses pembakaran bahan bakar yang tidak
sempurna, yang dihasilkan oleh mesin-mesin pabrik, pembangkit listrik dan kendaraan
bermotor. Selain itu, gas dan asap tersebut merupakan hasil oksidasi dari berbagai unsur
penyusun bahan bakar, yaitu: CO2 (karbondioksida), CO (karbonmonoksida), SOx
(belerang oksida) dan NOx (nitrogen oksida).
Asap adalah suspensi partikel kecil di udara (aerosol) yang berasal dari
pembakaran tak sempurna dari suatu bahan bakar. Asap umumnya merupakan produk
samping yang tak diinginkan dari api (termasuk kompor dan lampu) serta pendiangan,
tapi dapat juga digunakan untuk pembasmian hama (fumigasi), komunikasi (sinyal
asap), pertahanan (layar asap, smoke-screen) atau penghirupan tembakau atau obat bius.
Asap kadang digunakan sebagai agen pemberi rasa (flavoring agent) dan pengawet
untuk berbagai bahan makanan.

Dampak Asap Pabrik Bagi Masyarakat Sekitar


Bagi masyarakat yang rumahnya dekat di lokasi pabrik sangat merugikan, sebab
asap yang dikeluarkan dari cerobongnya bisa mengotori lingkungan sekitar, udara
menjadi kotor dan paru-paru menjadi tidak sehat karena menghisap udara tersebut.
Masyarakat telah berupaya keras salah satunya dengan mendatangi pabrik untuk
menyaring dan mengurangi asap yang dikeluarkan. Apalagi asap tersebut berwarna
hitam pekat hasil dari limbah produksi. Hampir setiap hari diwaktu yang sama asap
dikeluarkan, pada awalnya berjumlah sedikit tapi lama kelamaan volumenya semakin
banyak.

Penyakit yang ditimbulkan oleh asap industri


Beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh asap pabrik adalah :
1. Asma merupakan penyakit inflamasi kronik saluran udara di mana sel mast, eosinofil
dan sel T memainkan peranan yang penting. Pada individu yang rentan, inflamasi
tersebut menyebabkan episod bunyi bernafas seperti gesekan biola (wheezing).
2. Iritasi ringan terhadap mata, terjadi karena banyak hal: iritasi , alergi atau dapat juga
merupakan gejala dari penyakit lain yang lebih serius..
CFC DAN AEROSOL

Klorofluorokarbon (CFC) ialah sejenis sebatian organik berbentuk gas yang


mengandungi karbon, klorin dan fluorin. Ia juga dikenali dengan nama dagangan
DuPont Freon. Kegunaan utamanya ialah sebagai bahan penyejuk, bahan dorong dan
pelarut.
Aerosol merupakan istilah yang digunakan untuk sediaan semprotan kabut tipis
dari sistem bertekanan tinggi. Sering disalah artikan pada semua jenis sediaan
bertekanan, sebagian diantaranya melepaskan busa atau cairan setengah padat.

Keuntungan pemakaian aerosol


Beberapa keistimewaan aerosol farmasi yang dianggap menguntungkan lebih
dari bentuk sediaan lain adalah sebagai berikut :
1. Sebagian obat dapat dengan mudah diambil dari wadah tanpa sisanya menjadi
tercemar atau terpapar.
2. Berdasarkan pada wadah aerosol yang kedap udara, maka zat obat terlindung dari
pengaruh yang tidak diinginkan akibat O2 dan kelembapan udara.
3. Pengobatan topikal dapat diberikan secara merata, melapisi kulit tanpa menyentuh
daerah yang diobati.
4. Dengan formula yang tepat dan pengontrolan katup, bentuk fisik dan ukuran partikel
produk yang dipancarkan dapat diatur yang mungkin mempunyai andil dalam
efektivitas obat; contohnya, kabut halus yang terkendali dari aerosol inhalasi.
5. Penggunaan aerosol merupakan proses yang “bersih,” sedikit tidak memerlukan
“pencucian” oleh pemakainya.
6. Mudah digunakan dan sedikit kontak dengan tangan
7. Bahaya kontaminasi tidak ada karena wadah kedap udara
8. Iritasi yang disebabkan oleh pemakaian topikal dapat dikurangi I .Takaran yang
dikehendaki dapat diatur
9. Bentuk semprotan dapat diatur

Kerugian pemakaian aerosol


Kerugian bentuk sediaan aerosol dalam bentuk MDI (Metered Dose Inhalers) :
1. MDI biasanya mengandung bahan obat terdispersi dan masalah yang sering timbul
berkaitan dengan stabilitas fisiknya;
2. Seringnya obat menjadi kurang efektif;
3. Efikasi klinik biasanya tergantung pada kemampuan pasien menggunakan MDI
dengan baik dan benar.
PENEBANGAN LIAR

Penebangan Liar merupakan penebangan kayu secara tidak sah dan melanggar
peraturan perundang-undangan, yaitu berupa pencurian kayu di dalam kawasan hutan
negara atau hutan hak dan atau pemegang ijin melakukan penebangan melebihi dari
jatah yang telah ditetapkan dalam perizinan.

Pelaku Penebangan Liar di Indonesia


1. Masyarakat biasa
Masyarakat biasa kerap menjadi pelaku penebangan liar. Masyarakat biasa
yang dimaksud di sini ialah masyarakat yang tinggal di sekitar hutan. Biasanya,
mereka akan memanfaatkan hutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya,
terutama kayu. Tidak hanya itu, terkadang mereka juga melakukan penebangan liar
untuk membuka lahan sebagai tempat tinggal.
2. Kalangan Pejabat
Dengan adanya kekuasaan yang disalahgunakan, mereka dapat memberi izin
kepada para pelaku penenbangan liar untuk menjalankan aksinya.
3. Industri/Perusahaan
Mereka biasanya bergerak dalam bidang manufaktur. Pada umumnya, alasan
para industri/perusahaan melakukan penebangan liar ialah untuk memenuhi
kebutuhan bahan baku industry/perusahaannya.

Penyebab yang Menstimulasi Praktek Illegal Logging di Indonesia


1. Masalah Ekonomi
Seiring dengan pesatnya pertumbuhan penduduk, banyak lahan pertanian dan
perkebunan beralih fungsi menjadi permukiman.
2. Perkembangan Teknologi
Evolusi teknologi yang pesat mendorong kemampuan orang untuk
mengeksploitasi hutan khususnya untuk penebangan liar semakin mudah dilakukan,
karena dengan berkembangnya teknologi untuk menebang pohon tidak memerlukan
waktu yang lama sebab alat-alatnya semakin canggih.
3. Penjagaan dan pengawasan aparatur masih belum berjalan dengan baik
Hal ini di karenakan tidak seimbangnya jumlah personil aparat dengan
jumlah hutan di Indonesia. Penyebab lain adalah adanya pengawas yang masih
melakukan kerja sama dengan pelaku penebangan liar yang hasilnya pasti akan
semakin parah dari kondisi sebelumnya.

Dampak Penebangan Liar


1. Kepunahan berbagai varietas hayati
2. Menimbulkan Bencana Alam
3. Menipisnya Cadangan Air
4. Merusak Lapisan Tanah
5. Penyebab Global Warming
6. Berkurangnya Pendapatan Negara