Anda di halaman 1dari 3

HSE INDUCTION FORM

PROYEK *)
:

Perusahaan : Penang. Jawab / Mandor :

Bidang Pekerjaan : Contact/ Emergency No. :


MATERI 1. POLICY, KOMITMEN & TATA TERTIB PROYEK MATERI 2. : TANGGAP DARURAT

(Singkatan nama PT) OHS Policy, Komitmen manajemen, Site Plan, Waktu Kerja proyek, Bila terjadi keadaan darurat (Kebakaran, gempa, angin kencang dll) dilarang evakuasi
1 1
jam istirahat makan, Sirine tanda lifting dan keadaan Darurat sebelum ada aba-aba dari Petugas. Tidak panik, cabut alat listrik dan berlindung

Larangan Merokok, terkait kriminal, moral dan asusila, menjaga kebersihan, membuang Cara melindungi diri saat terjadi kondisi darurat (Gempa dll) : Lindungi kepala, menjauh
2 2
sampah dan puntung pada tempatnya dari material yang bisa rubuh, menuju Core/ lift area
Body check di gate, APD standard (helm, tali dagu, sepatu), ID Card, Seragam Kerja/
Ada perintah evakuasi, ikuti Jalur Evakuasi dan berkumpul di Assembly Point, dilarang
3 rompi, Hand/Power Tools (surat jalan) . Dilarang membawa tas pakaian, menyangkutkan 3
keluar pagar, tunggu petugas pendata.
pakaian di proyek.

Larangan makan, minum, merokok dan istirahat di area konstruksi saat jam istirahat, Bila terluka, melihat orang terluka, melihat potensi bahaya, melihat api, melihat bunga
4 4
Security akan patrol dan melakukan denda api jatuh dari ketinggian, laporkan segera kepada Safety atau Security

Mengajukan work permit untuk pekerjaan berbahaya : Pengelasan, diketinggian, ruang Dilarang menggunakan Passanger hoist/ lift saat terjadi keadaan darurat, gunakan
5 5
terbatas, listrik, pengalian dll tangga darurat/ tangga scaffold, selalu tunggu dan dengarkan aba-aba petugas

Akses jalan dari Mess/ Site Office ke proyek dan sebaliknya dan patuhi rambu-rambu
6 6 Gunakan APAR jika ada potensi api yang berbahaya
yang dipasang dan ikuti seluruh aktivitas safety

MATERI 3. WORK CYCLE, JSA & ALAT PELINDUNG DIRI MATERI 4. : PERALATAN KERJA DAN ALAT BERAT
Semua alat kerja, power tools dan hand tools, harus di daftarkan kepada Kajima.
1 Menjelaskan mengenai Daily/ Weekly & Monthly Safety Work Cycle 1
Semua alat berat dan Tools harus terpasang nama dan foto
Setiap lokasi kerja akan dipasang JSA, seluruh pekerja harus bekerja aman sesuai Penyambungan listrik temporary harus seiizin mekanik/teknisi, Kabel temporary harus
2 2
JSA yang dipasang digantung/ tidak diatas lantai/ tanah
Type dan Warna Helm serta wajib Tali Dagu, Wajib safety Belt bila kerja diketinggian &
3 3 Pengaman power tools harus terpasang
Mekanisme pengadaan APD dan Seragam
Stiker wajib di Helm dan Larangan merubah dan menambahkan stiker atau tulisan lain Tabung Gas harus menggunakan keranjang, Flashback arestor, diletakkan berdiri,
4 4
pada Helm, alas / topi dibawah Helm proteksi pengelasan
Lifting dan ringging yang aman, kotak/ tempat pengadukan semen, penempatan
5 Penggunaan APD lainnya sesuai jenis/ resiko pekerjaan 5
material di lapangan

MATERI 5. BAHAYA KERJA DAN ASPEK LINGKUNGAN MATERI 6. PRAKTEK

Bila mendengar suara sirine dari TOA, artinya ada pengangkatan material dengan TC/
1 1 Menggunakan APD yang benar (Helm dan Safety Harness ) dan cara pakai APAR
Mobile Crane, segera melihat keatas dan menghindar dari lintasannya

Menunjukkan lokasi-lokasi : Tempat berkumpul/ Assembly Point, Panah Evakuasi, Lokasi


2 Helm harus selalu dipakai, kecuali pada Rest Area 2
P3K dan Klinik/ Kantor Safety, Letak-Letak APAR, seragam Safetyman/ Officer

Dilarang merokok dan makan sambil berjalan dari keluar gate proyek menuju Mess/
3 MATERI 7. AWARENESS DAN BEHAVIOUR
kantin, atau di area kerja dan selalu membuang sampah pada tempatnya

Tilang, semua pelanggaran akan dikenakan tilang. ID card akan dilubangi, bila Awareness : Semua orang yang bekerja di proyek Kajima Indonesia harus memiliki
4 1
mendapatkan 3 lubang pada ID Card, anda akan dilarang bekerja di proyek Kajima kepedulian terhadap keselamatan terhadap diri sendiri dan orang lain

Lakukan penghematan dan pencegahan dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse Behaviour : Patuh terhadap peraturan, tata tertib, prosedur, rambu, tidak merusak rambu
5 2
& Recycle) dan proteksi, disiplin, akhlak dll
KONSEKUENSI PERILAKU TIDAK AMAN MATERI 8 : VEHICLE & COMPETENCE

Semua kendaraan yang masuk proyek harus mendapatkan Vehicle Pass dari Security, yang
Setiap perilaku yang termasuk Unsafe Behavior (Perilaku Kerja berisi peraturan atl : kendaraan hanya boleh dioperasikan oleh pengemudi yang ber SIM (tanpa
Tidak Aman) seperti di atas akan ditindak dengan tegas dan SIM kendaraan akan ditahan diluar proyek) dan memang pegangannya, dilarang meninggalkan
Kunci Kontak, supir dan crew harus menggunakan helm dan sepatu ketika turun dari kendaraan,
akan dikeluarkan dari proyek PT. ABCDEFGHIJK ! parkir ditempat aman dan rata, kecepatan maks di dalam proyek adalah 20 km/jam dll

SETIAP PEKERJA DILARANG KERAS :


1). MENGAMBIL JALAN PINTAS 8). MENGEJEK / MENGOLOK-NGOLOK
Mengeluarkan kata-kata atau berperilaku yang merendahkan pekerja lain sehingga
Tidak mau menggunakan akses aman yang sudah disediakan
menimbulkan kondisi tidak aman (perkelahian, sabotase, dll)
2). BEKERJA DENGAN CEROBOH 9). PENYALAHGUNAAN
Perilaku tergesa-gesa,karena kurang pertimbangan, bekerja sendirian dan terlalu ingin cepat Mengganti atau menggunakan alat kerja maupun wewenang yang tidak sesuai dengan prosedur
selesai perusahaan
3). MERASA PUAS / PERCAYA DIRI YANG BERLEBIH 10). MENGAGETKAN ORANG LAIN
Merasa yakin tidak akan celaka dengan tidak mencantolkan safety belt, tidak pakai APD dengan Bercanda secara berlebihan dan membuat orang lain terkejut
benar, dan lain-lain
4). MUDAH KESAL ATAU MUDAH MARAH SAAT SEDANG BEKERJA 11). MENGOPERASIKAN ALAT/BEKERJA DENGAN KECEPATAN TIDAK AMAN
Pekerja marah atau kesal pada saat ditegur oleh Supervisor atau HSE Officer karena bekerja
tidak aman
5). BINGUNG PADA SAAT MELAKUKAN PEKERJAAN 12). MENONAKTIFKAN SAFETY DEVICE PADA PERALATAN
Tidak mengetahui apa yang akan dikerjakan dan tidak mengetahui bahayanya karena kurang
pengalaman dan skill
6). BEKERJA DENGAN SEMBRONO 13). MENGGUNAKAN HP (SMS/TELPON) SAMBIL BEKERJA DI LOKASI
Menjatuhkan material dari atas, tidak membuat ijin kerja, menempatkan / menumpuk material YANG BERBAHAYA
pada posisi yang tidak aman, membakar sampah, dll
7). KERAS KEPALA 14). MEROKOK SELAIN DI SMOKING AREA
Tidak mau menerima saran dan peringatan akan bahaya dari rekan kerja, atasan, Supervisor
atau HSE Officer
PERNYATAAN DAN PARAF PEGAWAI/ PEKERJA
Kami telah mendapatkan HSE Induction dan telah mengetahui Peraturan, Tata Tertib dan Keadaan Darurat di proyek, apabila melanggar kami siap
menanggung konsekuensinya dan apabila kami melakukan salah satu dari 14 perilaku di atas, maka kami siap menanggung konsekuensinya, yaitu
berupa sangsi yang telah ditentukan oleh PT. ABCDEFGHIJK

NO TANGGAL NAMA POSISI PERUSAHAAN PARAF


PETUGAS INDUCTION NAMA: __________________________________ PARAF PETUGAS: