Anda di halaman 1dari 26

INSTRUKSI KERJA

LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA


3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 1 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

DAFTAR ISI
Daftar isi 1
Sejarah Dokumen 3
Daftar distribusi dan notasi 4
1. Ruang lingkup 5
2. Tujuan 5
3. Acuan 5
4. Definisi dan Pengertian 5
4.1 Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) 5
4.2 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 6
4.3 Swakelola 6
4.4 Tim Pendukung 6
4.5 Tim Swakelola 6
5. Ketentuan Umum 6
5.1 Kewenangan Menetapkan Tim Swakelola 6
5.2 Unsur-Unsur Tim Swakelola 7
5.3 Unsur-Unsur Lain Dalam Tim Swakelola 7
5.4 Tugas dan Tanggung Jawab Tim Swakelola 8
5.5 Kriteria Swakelola Non Pekerjaan Konstruksi 9
5.6 Tugas Tim Perencana 10
5.7 Tugas Tim Pelaksana 11
5.8 Tugas Tim Pengawas 13
5.9 Tugas Narasumber/Instruktur/Tenaga Ahli 14
5.10 Tata Cara Pengangkatan Tim Swakelola 14
5.11 Waktu Pengangkatan Tim Swakelola 15
5.12 Penugasan Tim Swakelola 15
5.13 Masa Berlakunya Penugasan Tim Swakelola 15
5.14 Honorarium Tim Swakelola 15

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 2 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

5.15 Besaran Honorarium Tim Swakelola 15


5.16 Dasar Pembayaran Honorarium Tim Swakelola 15
6. Bagan Alir 15
7. Bukti Kerja 15
7.1 SK Pembentukan Tim Swakelola 15
7.2 Daftar Simak Pembentukan Tim Swakelola 15
8. Lampiran 16
8.1 Bagan/Struktur Organisasi Pengadaan Barang/Jasa 17
8.2 Contoh Surat Keputusan Pembentukan Tim Swakelola 18
8.3 Daftar Simak Pembentukan Tim Swakelola 25

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 3 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

SEJARAH DOKUMEN

TANGGAL CATATAN PERUBAHAN KETERANGAN


07 Pebruari 2012 Petunjuk Pelaksanaan diterbitkan
perdana

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 4 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

DAFTAR DISTRIBUSI DAN NOTASI

No. Distribusi Unit Penerima Dokumen Notasi

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 5 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

1. Ruang Lingkup :
Petunjuk Pelaksanaan ini berlaku untuk Pembentukan Tim Swakelola pada kegiatan
Pengadaan Barang/Jasa (Non Pekerjaan Konstruksi) yang menggunakan dana APBN di
Lingkungan Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

2. Tujuan :
Mengatur tata cara pembentukan Tim Swakelola agar memenuhi ketentuan perundang
undangan ataupun ketentuan lainnya yang berlaku.

3. Acuan:
1. PP No. 59 Tahun 2012, tentang Perubahan Atas PP No. 29 Tahun 2000 tentang
Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.
2. Perpres No. 54 Tahun 2010, tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta
perubahannya.
3. Perpres No. 70 tahun 2012, tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden
No. 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
4. Permen PU No. 04/PRT/M/2009, tentang Sistem Manajemen Mutu (SMM)
Departemen Pekerjaan Umum.
5. Permen PU No. 15/PRT/M/2015, tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
6. Permen PU No. 14/PRT/M/2011, tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan
Kementerian Pekerjan Umum Yang Merupakan Kewenangan Pemerintah dan
Dilaksanakan Sendiri.
7. Perka LKPP No. 14 tahun 2012, tentang Petunjuk Teknis Perpres No. 70 tahun
2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres No. 54 tahun 2010 tentang
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

4. Definisi dan Pengertian :


4.1 Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)
Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang
ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah
untuk menggunakan APBD.
(Perpres No. 70 tahun 2012, Pasal 1 angka 6)

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 6 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

4.2 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)


Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang
bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.
(Perpres No. 70 tahun 2012, Pasal 1 angka 7)

4.3 Swakelola
Swakelola adalah kegiatan Pengadaan Barang/Jasa dimana pekerjaannya
direncanakan, dikerjakan dan/atau diawasi sendiri oleh K/L/D/I sebagai
penanggung jawab anggaran, instansi pemerintah lain dan/atau kelompok
masyarakat.
(Perpres No. 70 Tahun 2012, Pasal 1 angka 20)

4.4 Tim Pendukung


Tim Pendukung adalah tim yang dibentuk oleh PPK untuk membantu pelaksanaan
Pengadaan Barang/Jasa.
Tim Pendukung antara lain terdiri atas Direksi Lapangan, Konsultan Pengawas,
Tim Pelaksana Swakelola, dan lain-lain.
(Penjelasan Perpres No. 70 tahun 2012, Pasal 7 ayat (3))
Penjelasan :
Yang dimaksud Tim Pelaksana Swakelola dalam Perpres No. 70 tahun 2012
tersebut diatas adalah Tim Swakelola yang terdiri dari 3 (tiga) unsur yakni Tim
Perencana, Tim Pelaksana dan Tim Pengawas.

4.5 Tim Swakelola


Tim Swakelola adalah tim yang bertugas dan bertanggung jawab atas Pelaksanaan
Pekerjaan Swakelola, yang terdiri dari Tim Perencana, Tim Pelaksana, dan Tim
Pengawas serta diangkat oleh PA/KPA/PPK sesuai dengan struktur organisasi
swakelola.
(Sumber: Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII.B.1.b.1)

5. Ketentuan Umum:
5.1 Kewenangan Menetapkan Tim Swakelola
Tim Swakelola dapat terdiri dari Tim Perencana, Tim Pelaksana dan Tim
Pengawas, serta diangkat oleh PA/KPA/PPK sesuai dengan struktur Organisasi
Swakelola.
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII B.1.b.1))

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 7 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

Catatan :
Untuk PPK Satker Tetap Pusat pembentukan Tim Swakelola ditetapkan dan
diangkat oleh Kepala Satker selaku KPA.
(Sumber : Permen PU No. 14/PRT/M/2011, Lampiran 1.a)

5.2 Unsur-Unsur Tim Swakelola


Tim Swakelola dapat terdiri dari Tim Perencana, Tim Pelaksana dan Tim
Pengawas, serta diangkat oleh PA/KPA/PPK sesuai dengan struktur Organisasi
Swakelola.
Catatan :
1. Pembentukan Tim Swakelola dapat disesuaikan dengan Tusi pada
Bidang/Bagian.
2. Jumlah anggota Tim Swakelola dapat disesuaikan kebutuhan kegiatan
Swakelola.
3. PPK dapat dibantu oleh tim pendukung [Pengarah, Pengendali Kegiatan dan
Pelaksana Teknis Kegiatan/Narasumber/Tenaga Ahli] yang diperlukan untuk
pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.
4. Dalam SK Penetapan Tim Swakelola mencantumkan tugas pokok dan fungsi
masing-masing anggota Tim.
(Sumber : Permen PU No. 14/PRT/M/2011, Lampiran 1.a dan Perka LKPP No. 14
tahun 2012, Bab VIII.B.1.b.1)

5.3 Unsur-Unsur Lain Dalam Tim Swakelola


1. Untuk tujuan pengendalian dalam pelaksanaan kegiatan swakelola,
ditambahkan unsur-unsur : Pengarah, Pengendali Kegiatan dan Penanggung
Jawab Kegiatan.
2. Bilamana Pejabat Pembuat Komitmen berasal dari bidang di luar yang terkait
dari kegiatan swakelola, maka susunan Tim Swakelola dapat ditetapkan
sebagai berikut :

No. Susunan Pejabat Keterangan


1. Pengarah Eselon II
2. Pengendali Kegiatan Eselon III yang terkait
Penanggung Jawab
3. PPK
Pelaksanaan Kegiatan

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 8 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

Diutamakan dari bidang/subdit


4. Tim Pelaksana
/Bagian yang terkait
Diutamakan dari bidang/subdit
5. Tim Perencana
/Bagian yang terkait
Diutamakan dari bidang/subdit
6. Tim Pengawas
/Bagian yang terkait
7. Narasumber/Tenaga Ahli Diutamakan dari internal
Keterangan : Disesuaikan dimana kegiatan tersebut dilaksanakan
3. Bilamana Pejabat Pembuat Komitmen berasal dari bidang yang terkait dari
kegiatan swakelola, maka susunan Tim Swakelola dapat ditetapkan sebagai
berikut;
No. Susunan Pejabat Keterangan
1. Pengarah Eselon II
PPK sebagai Eselon III yang
2. Pengendali Kegiatan
terkait
Penanggung Jawab
3. PPK
Pelaksanaan Kegiatan.
Diutamakan dari bidang/subdit
4. Tim Pelaksana
/Bagian yang terkait
Diutamakan dari bidang/subdit
5. Tim Perencana
/Bagian yang terkait
Diutamakan dari bidang/subdit
6. Tim Pengawas
/Bagian yang terkait
7. Narasumber/Tenaga Ahli Diutamakan dari interal
Keterangan : Disesuaikan dimana kegiatan tersebut dilaksanakan

5.4 Tugas dan Tanggung Jawab Tim Swakelola


1. Pengarah mempunyai tugas memberikan arahan tercapainya sasaran kegiatan
swakelola sesuai dengan Tusi Eselon II.
2. Pengendali Kegiatan mempunyai tugas mengendalikan pelaksanaan kegiatan
swakelola sesuai dengan KAK dan Tusinya.
3. Penanggung Jawab Kegiatan (PPK) bertanggungjawab atas kebenaran material
dan akibat yang timbul dari kegiatan swakelola dan surat bukti lainnya yang
ditandatanganinya.
4. Tim Perencana mempunyai tugas dan bertanggung jawab dalam menyusun
KAK, membuat gambar rencana kerja dan/atau spesifikasi teknis.

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 9 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

5. Tim Pelaksana mempunyai tugas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan


pekerjaan sesuai yang direncanakan, membuat gambar pelaksanaan serta
membuat laporan pelaksanaan pekerjaan.
6. Tim Pengawas mempunyai tugas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan
pengawasan terhadap pelaksanaan dan pelaporan, baik fisik maupun
administrasi pekerjaan Swakelola
7. Narasumber/Instruktur/Tenaga Ahli mempunyai tugas dan dalam pelaksanaan
kegiatan pelatihan, pendampingan, sosialisasi, bintek, bantek, lokakarya dan
desimininasi.
(Sumber : Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.1.b.2))

5.5 Kriteria Swakelola Non Pekerjaan Konstruksi


Jenis pekerjaan yang dapat dilakukan dengan cara swakelola adalah sebagai
berikut : (Ambil Sesuai Tusi Unit Kerja Yang Bersangkutan)
1. Pekerjaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan/atau
memanfaatkan kemampuan teknis sumber daya manusia serta sesuai dengan
tugas pokok K/L/D/I; contoh : bimbingan teknis, workshop dan lain-lain;
2. Pekerjaan yang operasi dan pemeliharaannya memerlukan partisipasi langsung
masyarakat setempat; contoh: perbaikan pintu irigasi/pintu pengendali banjir,
dan lain-lain;
3. Pekerjaan yang dilihat dari segi besaran, sifat, lokasi atau pembiayaannya tidak
diminati oleh Penyedia Barang/Jasa; contoh: pemeliharaan rutin (skala kecil,
sederhana), penanaman gebalan rumput dan lain-lain.
4. Pekerjaan secara rinci/detail tidak dapat dihitung/ditentukan terlebih dahulu,
sehingga apabila dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa akan menimbulkan
ketidakpastian dan resiko yang besar; contoh: pengangkutan/pengerukan
sampah pada instalasi pompa, penimbunan daerah rawa dan lain-lain;
5. Penyelenggaraan diklat, kursus, penataran, seminar, loka karya atau
penyuluhan; contoh: pelatihan keahlian/keterampilan, kursus pengadaan
barang/jasa pemerintah dan lain-lain;
6. Pekerjaan untuk proyek percontohan (pilot project) dan survey yang bersifat
khusus untuk pengembangan teknologi/metode kerja yang belum dapat
dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. Contoh; prototype rumah tahan
gempa, prototype sumur resapan, dan lain-lain.
7. Pekerjaan survey, pemrosesan data, perumusan kebijakan pemerintah,

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 10 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

pengujian di laboratorium dan pengembangan sistem tertentu; contoh:


penyusunan/pengembangan peraturan perundang-undangan dan lain-lain;
8. Pekerjaan yang bersifat rahasia bagi K/L/D/I yang bersangkutan; contoh:
pencetakan ijazah, pembangunan bangunan rahasia, dan lain-lain;
9. Pekerjaan industri Kreatif, inovatif dan budaya dalam negeri; contoh:
pembuatan film animasi, pembuatan permainan interaktif dan lain-lain;
10. Penelitian dan pengembangan dalam negeri; contoh: penelitian konstruksi
tahan gempa dan lain-lain; dan/atau
11. Pekerjaan pengembangan industri pertahanan, industri alutsista dan industri
almatsus dalam negeri; contoh: pengembangan senjata keperluan militer dan
lain-lain;
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. A.2)

5.6 Tugas Tim Perencana


Tim Perencana mempunyai tugas dan bertanggung jawab dalam menyusun KAK,
membuat gambar rencana kerja dan/atau spesifikasi teknis.
(Sumber : Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.1)
1. Penyusunan KAK.
a. Uraian kegiatan yang dilaksanakan meliputi latar belakang, maksud dan
tujuan, sasaran serta sumber pendanaan;
b. Waktu pelaksanaan pekerjaan yang diperlukan;
c. Keperluan bahan, Jasa Lainnya, peralatan/suku cadang dan/atau tenaga
ahli perseorangan secara rinci yang dijabarkan dalam rencana kerja
bulanan, rencana kerja mingguan dan rencana kerja harian;
d. Rincian biaya pekerjaan yang dijabarkan dalam rencana kerja biaya
bulanan dan biaya mingguan;
e. Produk yang dihasilkan; dan
f. Gambar rencana kerja dan spesifikasi teknik (apabila diperlukan).
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.1.c)
2. Jadwal Rencana Pelaksanaan Pekerjaan.
a. Tim perencana membuat jadwal rencana pelaksanaan pekerjaan dalam
KAK, termasuk jadwal pengadaan bahan, Jasa Lainnya, peralatan/suku
cadang dan/tenaga ahli perseorangan yang diperlukan.

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 11 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

b. Jadwal pelaksanaan pekerjaan adalah waktu dimulainya pelaksanaan


pekerjaan hingga berakhirnya pelaksanaan pekerjaan.
c. Pembuatan jadwal rencana pelaksanaan pekerjaan disusun dengan
mempertimbangkan waktu yang cukup bagi pelaksanaan/penyelesaian
pekerjaan.
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.1.d)
3. Rincian Biaya Pekerjaan
a. Gaji Tenaga Ahli perseorangan, upah tenaga kerja dan honor Tim
Swakelola;
b. Pengadaan bahan;
c. Pengadaan dan penggunaan peralatan/suku cadang, dan;
d. Proses pengadaan dan pengeluaran lainnya yang dibutuhkan.
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.1.e)
4. Menyusun RAB ulang bila terjadi revisi, berikut rincian serta jadwal
penyerapannya (finance disbursement).
5. Mensuplai data untuk penyusunan RMP PPK, yang berkaitan dengan kegiatan
ini.
6. Mempersiapkan bahan untuk kebutuhan penyiapan naskah dan legalisasi
dengan berkoordinasi kepada PPK.

5.7 Tugas Tim Pelaksana


1. Tim Pelaksana Swakelola melaksanakan pekerjaan yang telah disusun
perencanaannya yaitu :
a. Melakukan kaji ulang dan pengukuran pada lokasi pekerjaan berdasarkan
gambar rencana kerja.
b. Mengkaji ulang jadwal pelaksanaan kerja (S-Curve) serta jadwal
kebutuhan bahan, Jasa Lainnya, peralatan/suku cadang dan/atau tenaga
ahli perseorangan.
c. Mengajukan kebutuhan bahan, jasa lainnya, peralatan/suku cadang
dan/atau tenaga ahli perseorangan kepada PPK untuk diproses oleh
ULP/Pejabat Pengadaan.
d. Mendatangkan dan mengatur penugasan tenaga kerja/tenaga ahli
perseorangan/nara sumber untuk melaksanakan kegiatan/pekerjaan sesuai
dengan jadwal pelaksanaan.

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 12 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

e. Menyusun laporan tentang penerimaan dan penggunaan bahan, Jasa


Lainnya, peralatan/suku cadang dan/atau tenaga ahli perseorangan; dan
f. Menyusun laporan kemajuan pekerjaan (realisasi fisik dan keuangan).
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.2.a)
2. Melakukan Pembayaran :
a. Pembayaran upah tenaga kerja secara harian berdasarkan kehadiran
pekerja atau dengan upah borong berdasarkan prestasi pekerja.
b. Pembayaran gaji tenaga ahli perorangan (bila diperlukan) berdasarkan
kontrak konsultan perorangan atau tanda bukti pembayaran.
c. Pembayaran bahan dan/atau suku cadang dilakukan berdasarkan kontrak
Pengadaan Barang.
d. Uang Persediaan/Uang Muka Kerja atau istilah lain yang bukan beban
Kontrak/SPK harus dipertanggung jawabkan secara berkala, paling lambat
30 (tiga puluh) hari sejak diterima.
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.2.c)
3. Pelaporan Kemajuan Pekerjaan Dan Dokumentasi
a. Laporan kemajuan pelaksanaan pekerjaan dan penggunaan keuangan
dilaporkan oleh Tim Pelaksana kepada PPK secara berkala.
b. Laporan kemajuan realisasi fisik dan keuangan dilaporkan oleh PPK kepada
PA/KPA setiap bulan.
c. Pencapaian target fisik dicatat setiap hari, dievaluasi setiap minggu serta
dibuat laporan mingguan agar dapat diketahui apakah dana yang
dikeluarkan sesuai dengan target fisik yang dicapai.
d. Pencapaian target non-fisik dicatat dan dievaluasi setiap bulan.
e. Penggunaan bahan, Jasa Lainnya, peralatan/suku cadang, dan/atau
tenaga ahli perseorangan dicatat setiap hari dalam laporan harian.
f. Laporan bulanan dibuat berdasarkan laporan mingguan.
g. Dokumentasi pekerjaan meliputi administrasi dan foto pelaksanaan
pekerjaan. Foto dari arah yang sama diambil pada saat sebelum, sedang
dan sesudah diselesaikannya pekerjaan.
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.2.d)

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 13 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

4. Pelaporan Realisasi Pekerjaan


Pelaporan realisasi pekerjaan dibuat oleh Tim Pelaksana dan dilaporkan kepada
PPK yang berisi antara lain ;
a. Struktur organisasi pekerjaan Swakelola yang terdiri dari pembagian tugas,
pendelegasian wewenang dan tanggung jawab serta pengkoordinasian
pelaksanaan pekerjaan.
b. Persiapan pelaksanaan Swakelola yang meliputi kesesuaian gambar
pelaksanaan dengan gambar rencana kerja serta kebutuhan bahan, dan
Jasa Lainnya, peralatan/suku cadang, dan/atau tenaga ahli perseorangan.
c. Pelaksanaan pekerjaan Swakelola yang meliputi kesesuaian jadwal
pelaksanaan pekerjaan terhadap jadwal rencana pelaksanaan pekerjaan,
penyerapan keuangan, penyerahan pekerjaan sampai dengan selesai
100% (sasaran akhir pekerjaan telah tercapai) dan foto-foto dokumentasi;
d. Penggunaan bahan, Jasa Lainnya, peralatan/suku cadang, dan/atau
tenaga ahli perseorangan
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.2.e)
5. Penyerahan Hasil Pekerjaan
Setelah pelaksanaan pekerjaan swakelola selesai 100% (sasaran akhir
pekerjaan telah tercapai) Ketua Tim Pelaksana menyerahkan pekerjaan kepada
PPK.
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.2.f.1))

5.8 Tugas Tim Pengawas


1. Pengawasan pekerjaan Swakelola dilakukan oleh Tim Pengawas untuk
mengawasi pekerjaan mulai dari persiapan sampai akhir pelaksanaan
pekerjaan Swakelola meliputi :
a. Pengawasan administrasi yang dilakukan terhadap dokumentasi
pelaksanaan kegiatan dan pelaporan.
b. Pengawasan teknis terhadap hasil pelaksanaan pekerjaan untuk
mengetahui realisasi fisik pekerjaan lapangan meliputi :
1) Pengawasan terhadap bahan meliputi pengadaan, pemakaian dan sisa
bahan.
2) Pengawasan terhadap penggunaan peralatan/suku cadang untuk
menghindari tumpang tindih pemakaian di lapangan; dan

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 14 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

3) Pengawasan terhadap penggunaan tenaga kerja/ahli agar pelaksanaan


pekerjaan sesuai dengan yang direncanakan.
c. Pengawasan keuangan yang mencakup cara pembayaran serta efisiensi
dan efektifitas penggunaan keuangan; dan
d. Apabila dari hasil pengawasan ditemukan penyimpangan, PPK harus segera
mengambil tindakan.
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.3.a)
2. Evaluasi
a. Tim Pengawas melakukan evaluasi setiap minggu terhadap pelaksanaan
pekerjaan yang meliputi ;
1) Pengadaan dan penggunaan bahan;
2) Pengadaan dan penggunaan tenaga kerja/ahli;
3) Pengadaan dan penggunaan peralatan/suku cadang;
4) Realisasi keuangan dan biaya yang diperlukan;
5) Pelaksanaan fisik; dan/atau
6) Hasil kerja setiap jenis pekerjaan.
b. Dari hasil evaluasi tersebut, Tim Pengawas memberikan masukan dan
rekomendasi untuk memperbaiki dan meningkatkan pelaksanaan pekerjaan
Swakelola selanjutnya.
(Perka LKPP No. 14 tahun 2012, Bab VIII. B.3.b)

5.9 Tugas Narasumber/Instruktur/Tenaga Ahli


Tugas narasumber/instruktur/tenaga ahli adalah :
1. Melaksanakan tugas pembekalan/pembelajaran sesuai materi yang telah
dijadwalkan.
2. Memberikan supervisi kepada peserta pelatihan.

5.10 Tata Cara Pengangkatan Tim Swakelola


1. Untuk pengangkatan Tim Swakelola yang berasal dari luar bidang yang dijabat
oleh PPK secara struktural, maka PPK harus berkoordinasi dengan Penanggung
Jawab Bidang atasan personil yang akan menduduki jabatan pada Tim
Swakelola.
2. Pengangkatan Tim Pendukung yang meliputi Pengarah dan Pengendali
diusulkan oleh PPK dan ditetapkan oleh KPA, dengan terlebih dahulu dilakukan

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 15 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

koordinasi dengan pejabat terkait.

5.11 Waktu Pengangkatan Tim Swakelola


Waktu pengangkatan Tim Pendukung (Tim Swakelola) ditentukan dan disesuaikan
dengan kebutuhannya.
(Sumber : Perpres No. 70 tahun 2012, Pasal 11 ayat (2).b)

5.12 Penugasan Tim Swakelola


Tim Swakelola diangkat untuk melaksanakan tugas membantu PPK. Pengangkatan
Tim Swakelola harus dilengkapi dengan menyebutkan pada bagian kegiatan mana
Tim Swakelola tersebut ditugaskan.

5.13 Masa Berlakunya Penugasan Tim Swakelola


Waktu penugasan Tim Swakelola dinyatakan dalam Surat Keputusan tentang
penetapan Tim Swakelola dan berlaku sejak tanggal ditetapkan dan berakhirnya
penugasan Tim Swakelola dinyatakan dalam Surat Keputusan, bersamaan dengan
selesainya tahun anggaran.

5.14 Honorarium Tim Swakelola


Honorarium personil organisasi Pengadaan Barang/Jasa termasuk Tim Teknis, Tim
Pendukung (Tim Swakelola) dan Staf Proyek dibiayai dari APBN/APBD.
(Sumber : Perpres No. 70 tahun 2012, Pasal 23 ayat (2) huruf a)

5.15 Besaran Honorarium Tim Swakelola


Besarannya sesuai usulan besaran standar biaya terkait honorarium bagi personil
organisasi pengadaan, sebagai masukan/pertimbangan dalam penetapan standar
biaya oleh Menteri Keuangan/Kepala Daerah.
(Sumber : Perpres No. 70 tahun 2012, Pasal 23 ayat (4))

5.16 Dasar Pembayaran Honorarium Tim Swakelola


Pejabat Pembuat Komitmen membayar honor Tim Swakelola dengan anggaran
yang tersedia pada Satuan Kerja, atas dasar SK sesuai waktu penugasannya.

6. Bagan Alir
Tidak ada.

7. Bukti Kerja
7.1 SK Pembentukan Tim Swakelola
7.2 Daftar Simak Pembentukan Tim Swakelola

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 16 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

8. Lampiran
8.1 Bagan/Struktur Organisasi Pengadaan Barang/Jasa
(F:01 DITPSPAM/SMM/IK/... Rev.00)
8.2 Contoh Surat Keputusan Pembentukan Tim Swakelola
(F:02 DITPSPAM/SMM/IK/... Rev.00)
83 Daftar Simak Pembentukan Tim Swakelola
(F:03 DITPSPAM/SMM/IK/...Rev.00)

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
LEVEL
No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 17 dari 25
3 No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

Lampiran 8.1
Bagan/Struktur Organisasi Pengadaan Barang/Jasa
(F:01 DITPSPAM/SMM/IK/... Rev.00)

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 18 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

Lampiran 8.2
Contoh Surat Keputusan Pembentukan Tim Swakelola
(F:02 DITPSPAM/SMM/IK/... Rev.00)

KEPUTUSAN KUASA PENGGUNA ANGGARAN


............................................................................
DIREKTORAT ........................... – KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

NOMOR :..............
TANGGAL :..............

TENTANG
PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA. . . . . . . . . . . . . . . . . .
DIREKTORAT ...............................................
TAHUN ANGGARAN 20.......

KUASA PENGGUNA ANGGARAN


…………………………………………………………..

Menimbang : a. Bahwa dalam rangka : ............


b. Bahwa dalam pelaksanaan penyelenggaraan kegiatan tersebut butir a.
dilaksanakan dengan cara swakelola.
c. Bahwa untuk mendukung dan tertib terselenggaranya kegiatan tersebut
pada butir b. perlu dibentuk dengan Tim Pelaksana Kegiatan Swakelola
yang ditetapkan dengan Keputusan.................................................
Mengingat : 1. .................... (Isi peraturan lain yang sesuai).
2. Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan
Jasa Konstruksi;
3. Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas
Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/
Jasa Pemerintah.
4. Peraturan Kepala LKPP Nomor 14 tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis
Peraturan Presiden Nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas
Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah;
5. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 19 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

Barang/Jasa Pemerintah.
6. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14/PRT/M/2011 tentang
Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Kementerian Pekerjan Umum Yang
Merupakan Kewenangan Pemerintah dan Dilaksanakan Sendiri.
7. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 15/PRT/M/2015 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat;
8. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 04/PRT/M/2009 tentang
Sistem Manajemen Mutu (SMM) Departemen Pekerjaan Umum.
9. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor ....................... tanggal
......................... tentang Pengangkatan Atasan/Atasan Langsung Kepala
Satuan Kerja, Kepala Satuan Kerja dan Pejabat Inti Satuan Kerja di
Lingkungan Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum,
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun Anggaran
............;
Memutuskan :
Menetapkan : KEPUTUSAN KUASA PENGGUNA ANGGARAN .....................
......................... TENTANG PENETAPAN TIM SWAKELOLA
Kesatu : Tim Swakelola terdiri dari Pengarah, Penanggung Jawab Pelaksana Kegiatan,
Pengendali Kegiatan, Tim Perencana, Tim Pelaksana, Tim Pengawas dan
Narasumber/Instruktur/Tenaga Ahli untuk Kegiatan .......................................,
sebagaimana tercantum dalam Lampiran surat keputusan ini.
Kedua : Tim Swakelola ........................................................... mempunyai tugas
sebagai berikut :
1. Pengarah
a. Tugas :
Memberikan pengarahan kepada koordinator/penanggung jawab
kegiatan menyangkut kebijakan-kebijakan dan perlu mendapatkan
perhatian dalam pelaksanaan kegiatan.
b. Tanggung Jawab :
Menjamin bahwa informasi kebijakan yang diberikan kepada Tim
sesuai dengan kebijakan, peraturan dan perundangan..
c. Wewenang :
Menetapkan bahan arahan kepada Tim Pelaksana Kegiatan Swakelola.

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 20 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

2. Penanggung Jawab Pelaksana Kegiatan


a. Semua Tugas PPK, antara lain:
1) Menetapkan Jadwal, Tata Cara Pelaksanaan, Lokasi Kegiatan.
2) Mengkoordinasikan Pelaksanaan Kegiatan.
3) Menetapkan rumusan dan penyusunan KAK dan Rencana Anggaran
Biaya Kegiatan, menetapkan susunan/anggota tim Swakelola untuk
setiap kegiatan termasuk narasumber/instruktur/tenaga ahli,
mengkoordinasikan rencana pelaksanaan kegiatan dengan pihak-
pihak terkait, mengatur dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan
dan menyampaikan laporan pelaksanaan kepada Pengarah.
b. Tanggung Jawab :
1) Menjamin bahwa semua proses kegiatan berjalan sesuai rencana
dan alokasi sumber daya yang ada dalam DIPA.
2) Bertanggung jawab atas realisasasi keuangan dan keluaran/output
kegiatan yang dilaksanakan sesuai rencana yang ditetapkan dalam
DIPA.
3) Bertanggungjawab kepada Kasatker Tetap Pusat.
c. Wewenang :
Memberikan pengarahan dan mengkoordinasikan kepada Tim
Perencana, Tim Pelaksana dan Tim Pengawas mengenai hal-hal yang
berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan untuk
keberhasilan pencapaian tujuan kegiatan.
3. Pengendali Kegiatan
a. Tugas :
1) Mengatur dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan dan
menyampaikan laporan pelaksanaan kepada penanggung jawab
kegiatan.
2) Melakukan koordinasi dengan narasumber/instruktur/Tenaga Ahli.
b. Tanggung Jawab :
Menjamin kelancaran kegiatan dari awal hingga akhir dan tertib
administrasi.
c. Wewenang :
Mengendalikan Pelaksanaan Kegiatan yang berkaitan dengan teknis
penyelenggaraan kegiatan untuk mencapai hasil yang optimal.

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 21 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

4. Tim Perencana
a. Tugas :
1) Menyusun Term Of Reference (TOR) yang digunakan sebagai
acuan dalam pelaksanaan kegiatan.
2) Menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk mengetahui
berapa besar kebutuhan biaya yang diperlukan agar sesuai dengan
dana yang telah dianggarkan.
3) Menyusun Rencana Mutu Pelaksanaan Kegiatan (RMP) sebagai
panduan pelaksanaan pemantauan dan peninjauan terhadap
pelaksanaan kegiatan.
4) Menyusun/mengatur jadwal agenda kegiatan tim secara sinergis
guna terlaksananya dan kelancaran pelaksanaan kegiatan.
5) Memberikan dukungan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan.
6) memfasilitasi kebutuhan/kelancaran rapat-rapat pertemuan yang
membahas rencana pelaksana kegiatan.
b. Tanggung Jawab :
1) Bertanggung jawab atas penyusunan TOR, RAB, dan RMP sesuai
dengan format dan ketentuan.
2) Bertanggung jawab atas penyusunan jadwal kegiatan yang tepat
untuk kelacaran pelaksanaan kegiatan.
c. Wewenang :
Membuat TOR, RAB, RMP dan Prosedur untuk pelaksanaan kegiatan
sesuai dengan ketentuan.
5. Tim Pelaksana
a. Tugas :
1) Mengkaji Rencana Mutu Pelaksanaan Kegiatan (RMP) sesuai
dengan kondisi di lapangan (bila diperlukan).
2) Mengkaji ulang jadwal pelaksanaan kerja.
3) Melaksanakan kegiatan sesuai dengan Rencana Mutu Pelaksanaan
Kegiatan (RMP).
4) Melaksanakan koordinasi dengan daerah mengenai pelaksanaan
kegiatan.
5) Membuat undangan dan mendistribusikan kepada peserta kegiatan.
6) Menyediakan fasilitas yang diperlukan bagi terlaksananya
pelaksanaan kegiatan.

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 22 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

7) Melaksanakan prosedur yang telah ditetapkan.


8) Menyusun laporan – laporan yang dipersyaratkan.
b. Tanggung Jawab :
1) Bertanggung jawab atas kegiatan dari awal hingga akhir dan
tertib administrasi.
2) Bertanggung jawab atas pengendalian mutu hasil kegiatan.
3) Bertanggung jawab atas pelaksanaan prosedur secara memadai.
4) Bertanggung jawab kepada Penanggung Jawab Pelaksana
Kegiatan.
c. Wewenang :
1) Memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan sesuai
dengan rencana.
2) Mengajukan kebutuhan sumber daya kepada Penanggung Jawab
Pelaksana Kegiatan.
6. Tim Pengawas
a. Tugas :
1) Melakukan pengawasan terhadap dokumentasi pelaksanaan, hasil
pelaksanaan kegiatan dan pelaporan.
2) Melakukan pengawasan terhadap efisiensi dan efektifivitas
penggunaan dana.
3) Menjamin terselenggaranya tertib administrasi dalam pelaksanaan
kegiatan.
4) Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dan
memberikan masukan sesuai dengan hasil evaluasi untuk
memperbaiki dan meningkatkan pelaksanaan kegiatan bimbingan
teknis selanjutnya.
b. Tanggung Jawab :
1) Mengawasi pelaksanaan kegiatan dari awal hingga akhir agar
pelaksanaan kegiatan tetap konsisten dan sesuai dengan rencana.
2) Melakukan Evaluasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan sebagai
bahan masukan untuk pelaksanaan bimbingan teknis selanjutnya.
c. Wewenang :
1) Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan.
2) Melaporkan kepada Penanggung Jawab Pelaksana Kegiatan apabila
ada penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan.

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 23 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

7. Narasumber/Tenaga Ahli
a. Tugas :
1) Melaksanakan tugas pembekalan/pembelajaran sesuai materi yang
telah dijadwalkan.
2) Memberikan supervisi kepada peserta pelatihan.
b. Tanggung Jawab :
1) Bertanggung jawab atas kelancaran dan pemenuhan mutu
pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan supervisi sehingga sesuai
dengan persyaratan yang telah ditetapkan.
2) Bertanggung jawab kepada Penanggung Jawab Pelaksana
Kegiatan.
c. Wewenang :
Menetapkan cara pelaksanaan pembekalan/pembelajaran dan
supervisi.
Ketiga : Kepada Tim Pelaksana Kegiatan Swakelola diberikan honorarium sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang – undangan.
Keempat : Segala biaya sebagai akibat dilaksanakannya keputusan ini dibebankan pada
anggaran Satuan Kerja ......................................................, Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun Anggaran ............
Kelima : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan bahwa
apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan
diadakan perbaikan.

DITETAPKAN DI :.............
PADA TANGGAL :.............

KUASA PENGGUNA ANGGARAN


...................................................

…………………………………..
Nip. …………………………

Tembusan disampaiakn kepada Yth. :


1. Pejabat Pembuat Komitmen............
2. Pejabat yang melakukan pengujian dan perintah pembayaran
3. Yang bersangkutan untuk dilaksanakan

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 24 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

Lampiran Surat Keputusan tentang Pembentukan Tim Swakelola .............................................


Nomor : ..................
Tanggal : ..................

DAFTAR PEJABAT DAN PENGAWAI DALAM TIM SWAKELOLA


DIREKTORAT JENDERAL/BADAN .......................................
TAHUN ANGGARAN 20.......

No Nama Jabatan

1. ......................... Pengarah
2. ......................... Penanggung Jawab Pelaksana Kegiatan
3. ......................... Pengedali Kegiatan
4. ......................... Ketua Tim Perencana
5. ......................... Anggota Perencana
6. ......................... Anggota Perencana
7. ......................... Ketua Tim Pelaksana
8. ......................... Anggota Pelaksana
9. ......................... Anggota Pelaksana
10. ......................... Ketua Tim Pengawas
11. ......................... Anggota Pengawas
12. ......................... Anggota Pengawas
13. ......................... Nara Sumber
14. ......................... Tenaga Ahli
dst

KUASA PENGGUNA ANGGARAN


...................................................

…………………………………..
Nip. …………………………

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat
INSTRUKSI KERJA
LEVEL PEMBENTUKAN TIM SWAKELOLA
3 No. Dok : DITPSPAM/SMM/IK/22 Tgl Diterbitkan : 02 Desember 2015 Hal : 25 dari 25
No. Revisi : 00 Tgl Kaji Ulang : 02 Desember 2017 Paraf :

Lampiran 8.3

Daftar Simak
Pembentukan Tim Swakelola
(F: 03 DITPSPAM/SMM/PP/... Rev.00)

Pemenuhan Persyaratan
No Uraian
Ya Tdk Acuan
1. Ada Tim yang diperlukan untuk pekerjaan
Swakelola.
2. Jika “Ya”, ada SK Pengangkatan oleh Pejabat yang
Berwenang (PA/KPA/PPK).
3. Unsur-unsur Tim Swakelola dapat terdiri dari Tim
Perencana, Tim Pelaksana, Tim Pengawas, sesuai.
4. Tim Swakelola telah mengakomodasi adanya Tim
Pendukung (Pengarah, Pengendali).
5. SK telah mengakomodasi tugas dan tanggung
jawab masing-masing anggota Tim.
6. SK telah mengakomodasi pemberian honorarium
masing-masing anggota Tim sesuai peraturan.
7. SK telah mengakomodasi pembebanan anggaran
pada DIPA tahun berjalan.
Petugas

(.................)

Dilarang memperbanyak dokumen ini, tanpa ijin Pusat Pengendali Dokumen Direktorat