Anda di halaman 1dari 28

CRITICAL JOURNAL REVIEW

MK. PROFESI KEPENDIDIKAN

Skor Nilai:

NAMA MAHASISWA : KESYA INFANTRI BR PURBA


NIM : 7182142022
DOSEN PENGAMPU : Dr. Yasaratudo
MATA KULIAH :Profesi Kependidikan

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI- UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Maret 2019

.
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan
kasihNyalah sehingga saya bisa menyelesaikan “CRITICAL JOURNAL REVIEW”(CJR)
ini guna memenuhi tugas mata kuliah “PROFESI KEPENDIDIKAN”. Saya
berterimakasih kepada Bapak dosen Dr. YASARATODO WAU, M. Pdyang telah
memberikan tugas CBR ini. Melalui tugas ini, kita bias tau lebih mendalam lagi
bagaimana profesi kependidikan itu.

Semoga hasil yang saya peroleh ini bermanfaat bagi siapapun yang membaca/
membutuhkannya terutama bagi saya sendiri. Apabila makalah CJR ini masih jauh dari
kata sempurna, saya meminta maaf dan saya menerima kritik dan saran guna
membangun kesempurnaan tugas ini

Demikianlah makalah ini saya perbuat kiranya bermanfaat bagi pembacanya,


terimakasih.

Medan, Maret 2019

Kesya Infantri Br Purba


NIM: 7182142022
DAFTAR ISI

Excecutive Summary

Kata Pengantar

Daftar Isi

BAB I. PENDAHULUAN
A. Rasionalisasi pentingnya CJR
B. Tujuan penulisan CJR(alasan dibuat CJR)
C. Manfaat CJR
D. Identitas Artikel dan Jurnal yang direview
1. Judul Artikel :
2. Nama Jurnal :
3. Edisi Terbit :
4. Pengarang Artikel :
5. Penerbit :
6. Kota terbit :
7. Nomor ISSN :
8. Alamat Situs :

BAB II. RINGKASAN ISI ARTIKEL


A. Pendahuluan
B. Deskripsi Isi

BAB III. PEMBAHASAN ANALISIS


A. Pembahasan Isi Jurnal
B. Kelebihan dan kekurangan isi artikel jurnal

BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Rekomendasi
DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

1. Cover jurnal
2. Halaman Judul
3. Halaman Penerbit
4. Daftar isi Jurnal
5. Isi artikel
BAB I. PENDAHULUAN
A. Rasionalisasi pentingnya CJR
Crtiitical Journal Review(CJR) merupakan suatu hal yang penting bagi
mahasiswa karena mempermudah dalam membahas isis penelitian yang telah
ada. Sebelum mereview, kita harus meengetahui topik jurnal yang diangkat.

B. Tujuan penulisan CJR(alasan dibuat CJR)


- Memahami dan menganalisis kelebihan dan kekurangan suatu jurnal
- Mempermudah dalam membahas inti penelitian yang telah ada
- Mencari dan mengetahui infaormasi yang ada dalam sebuah jurnal

C. Manfaat CJR
- Untuk mengetahui inti dari hasil penelitian yang terdapat dalam suatu jurnal
- Meningkatkan kemampuan dalam menganalisis jurnal
- Menjadi bahan evaluasi dalam pembuatan jurnal selanjutnya

D. Identitas Artikel dan Jurnal yang direview


1. Judul Artikel : Identifying Elements Of The Code Of Professional
Ethics For Teachers In The Bhagavad Gita: A
Hermeneutic Study
2. Nama Jurnal : European Journal of Education Studies
3. Edisi Terbit : 7
4. Pengarang Artikel : Nivedita Sahni, Sumita Rao K.
5. Penerbit : National University of Educational Planning and
Administration (NUEPA
6. Kota terbit : New Delhi, India
7. Nomor ISSN : 2501 - 1111
8. Alamat Situs : www.oapub.org/edu
BAB II. RINGKASAN ISI ARTIKEL
A. Pendahuluan
Bhagavad Gita adalah kitab suci agama Hindu dan bagian dari Epik
Mahabharatha Epik. Teks ini mengacu pada wacana filosofis antara Krishna dan
prajurit Pandawa Besar Arjuna yang terjadi di medan perang Kurukshetra. Peran
yang dimainkan oleh Krishna dalam perang Mahabharata tidak hanya menjadi
kusir Arjuna, tetapi juga panduan yang mendesak Arjuna untuk mempertahankan
disposisi lurus dan pikiran lurusnya. Dalam penelitian ini, ada upaya yang
dilakukan untuk melacak implikasi pendidikan dari perspektif Krisha sebagai guru
yang ideal dan Arjuna sebagai siswa yang berbakti melalui pendekatan
hermeneutik. Enam puluh tiga ayat Bhagwad Gita telah ditarik dan implikasi telah
dibuat yang relevan dalam praktik belajar mengajar saat ini. Analisis ini
mengungkapkan bahwa filosofi Bhagavad Gita memiliki potensi besar untuk
mengatasi beberapa aspek penting Pendidikan.

B. Deskripsi Isi
1. Perkenalan

Peran seorang guru dalam proses belajar-mengajar sangat penting dan


beragam. Tanpa guru yang baik bahkan sistem pendidikan terbaik pasti akan
gagal di mana sistem pendidikan dengan baik memiliki potensi untuk mengatasi
bahkan cacat yang ada di saya. Dalam konteks saat ini, untuk meningkatkan
kualitas proses belajar mengajar dan memastikan akuntabilitas, pengembangan
profesional guru dipertimbangkan. Kebutuhan untuk menyoroti tugas-tugas
seorang guru terhadap siswa dan proses belajar mengajar terasa jauh sebelum
yang dapat ditelusuri dalam teks filosofis yang agung, Bhagavad Gita. Ketika
diperiksa dari perspektif pendidikan, ayat-ayat Bhagavad Gita menggambarkan
tugas seorang guru ideal seperti yang dilakukan oleh Krishna untuk membimbing
muridnya Arjuna yang mencari bantuan dan bimbingannya dalam mengatasi
penyimpangan pikiran dan mempertahankan fokus terhadap tugas-tugas yang
ada.
2. Kode Etik Profesi untuk guru
Kode Etik Profesional untuk guru sekolah adalah upaya untuk memberikan
arahan dan bimbingan kepada para guru dalam meningkatkan martabat
pekerjaan profesional mereka.
Baik secara kronologis dan dalam hal jumlah, kode ini paling berfokus pada
kewajiban guru terhadap siswa. Bagian dari Kode ini menunjukkan bahwa guru
harus memihak, memperlakukan semua siswa secara setara, menahan diri dari
hukuman fisik, memenuhi kebutuhan individu (siswa) mereka sehingga
berpengetahuan luas dan menggunakan pendekatan berbeda untuk
meningkatkan proses belajar mengajarDi atas segalanya, guru harus menjadi
panutan dan diharapkan untuk bertransaksi sesuai peran dan tanggung
jawabnya.
3. Tugas seorang guru Ideal terhadap para siswa: Di Bhagavad Gita

Seorang guru harus mematuhi aturan-aturan institusi dan yang paling penting
melakukan tugasnya dengan tulus tidak hanya untuk proses belajar-mengajar
yang efektif tetapi juga untuk menanamkan kualitas tertentu seperti kejujuran,
kebaikan, ketulusan terhadap pekerjaan, dll
Kewajiban guru yang ideal/sempurna yaitu:
1. Menanamkan Pendekatan Holistik terhadap Suatu Masalah

2. Menaati aturan dan regulasi negara


3. Menjadi Penyedia Pengetahuan
4. Memecahkan Keraguan dan Kebingungan
5. Pertanyaan Pemeriksaan
6. Ulangi Konsep Kompleks
7. Jelaskan Tugas Siswa

8. Memotivasi Siswa untuk Menjalankan Tugas mereka


9. Jadilah Pemandu
10. Membuka perbedaan individu
11. Mengajar dengan bersungguh-sungguh(berkualitas pada siswa)
12. Berikan kebebasan memilih
BAB III. PEMBAHASAN ANALISIS

A. Pembahasan Isi Jurnal


1. Menurut jurnal yang saya review guru merupakan orang yang berperan penting
dalam pendidikan. Seorang guru harus melakukan peran orang tua di sekolah,
pembimbing, penasihat, penyedia pengetahuan tergantung pada situasinya. Di
atas segalanya, guru dianggap sebagai panutan dan siswa meniru mereka dan
mencoba untuk menanamkan kualitas seorang guru dalam diri mereka sendiri.
Menurut jurnal Prakasha Guru memegang posisi dan status yang sangat tinggi di
masyarakat. Guru menjadi teladan pribadi, kerendah hatian dan kesederhanaan.
Dan didalam jurnal Ackhmad Zacky AR, guru merupakan bagian dari rakyat
Indonesia yang memiliki peranan penting sebagai kebanggaan yang membantu
murid dalam kegiatan belajar mengajar.
Kesimpulannya, guru merupakan orang yang memiliki peranan penting dalam
proses pendidikan/pembelajaran.

2. Menurut jurnal yang direview Kode Etik Profesional untuk guru sekolah adalah
upaya untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada para guru dalam
meningkatkan martabat pekerjaan profesional mereka. Baik secara kronologis
dan dalam hal jumlah, kode ini paling berfokus pada kewajiban guru terhadap
siswa.
Menurut jurnal Prakasha Kode etik profesional dapat didefinisikan sebagai
seperangkat idealisme dan prinsip profesional yang dipaksakan sendiri, yang
diperlukan untuk mencapai keunggulan profesional dan kepuasan diri.
Sedangkan menurut jurnal Ackhamad Zacky AR kode etik guru merupakan
pedoman untuk terhindar dari pelanggaran
Kesimpulannya kode etik merupakan suatu aturan berperilaku bagi orang yang
berprofesi sebagai guru

3. Menurut jurnal yang direview Seorang guru harus mematuhi aturan-aturan


institusi dan yang paling penting melakukan tugasnya dengan tulus tidak hanya
untuk proses belajar-mengajar yang efektif tetapi juga untuk menanamkan
kualitas tertentu seperti kejujuran, kebaikan, ketulusan terhadap pekerjaan
Menurut jurnal Prakasha Guru harus memberikan pendidikan pembuatan
karakter dan pengembangan karakter kepada murid-muridnya, melalui perilaku
baiknya dan perilaku yang ideal.
Dan menurut jurnal Ackhamad Zacky AR guru diharapkan mampu berfungsi
secara optimal tarutama dalam meningkatkan pendidikan watak dan budi pekerti
agar dapat mengembalikan wibawa lembaga dan tanaga kependidikan.
Kesimpulannya selain memberikan ilmu pengetahuan akademik, sorang guru
juga harus mampu menanamkan kualitas kepribadian para siswanya.
4. Menurut jurnal yang direview Kewajiban guru yang ideal/sempurna (kode etik
guru) yaitu:
1. Menanamkan Pendekatan Holistik terhadap Suatu Masalah
2. Menaati aturan dan regulasi negara
3. Menjadi Penyedia Pengetahuan
4. Memecahkan Keraguan dan Kebingungan
5. Pertanyaan Pemeriksaan
6. Ulangi Konsep Kompleks
7. Jelaskan Tugas Siswa

8. Memotivasi Siswa untuk Menjalankan Tugas mereka


9. Jadilah Pemandu
10. Membuka perbedaan individu
11. Mengajar dengan bersungguh-sungguh(berkualitas pada siswa)
12. Berikan kebebasan memilih
Menurut jurnal prakasha kode etik guru, yaitu:
1. guru negara untuk menjunjung tinggi integritas profesional mereka,
2. berusaha untuk meningkatkan martabat profesi dan untuk mengambil langkah-
langkah yang sesuai untuk mengekang pelanggaran profesional.
3. Kewajiban profesional seorang guru yang berkaitan dengan hal-hal berikut,
termasuk dalam kode: (1) Guru dalam kaitannya dengan murid,
(2) Guru dalam kaitannya dengan orang tua dan wali,
(3) Guru dalam hubungannya dengan masyarakat dan
bangsa ,
(4) Guru dalam kaitannya dengan profesi, kolega dan
organisasi profesional, dan
(5) Guru dalam kaitannya dengan manajemen dan
administrasi.
Dan menurut jurnal Ackhamad Zacky AR
1. Semua guru harus taat pada semua peraturan sekolah
2. Semua guru harus ada diruang guru selamnat-lambatnya 15 menit sebelum
proses pembelajaran dimulai
3. Guru harus siap mengajar dan mengabdikan dirinya selama 24 jam
4. Memperlakukan siswa selayaknya anak sendiri
5. Guru tidak boleh mengajar di lembaga lain
6. Guru diwajibkan membuat perangkat pembelajaran dalam mengajar
7. Membantu kelancaran pelajaran baik dikelas dan sekolah pada umumnya
8. Ikut membantu agar tata tertib sekolah dapat berjalan dan ditaati.
Kesimpulannya kode etik seorang guru yaitu guru harus menaati peraturan yang
berlaku, menyayangi siswa, disiplin, memotivasi dan memandu siswa, dan lain
sebagainya.

B. Kelebihan dan kekurangan isi artikel jurnal


1. Dari aspek ruang lingkup isi dari artikel tersebut cukup bagus sebagai
pedoman kita menjadi guru.
2. Dari aspek tata bahasanya, artikel tersebut cukup baik.
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
Guru merupakan orang yang memiliki peran pentingf dalam suatu pendidikan.
Seorang guru harus mampu memberikan ilmu pengetahuan yang ia miliki
kepada muridnya dengan cara yang menurutnya adalah cara terbaik dan
termudah dimengerti oleh guru. Kode etik merupakan suatu aturan perilaku yang
harus ditaati guru sebagi suatu profesi. Beberapa kode etik guru adalah seperti
menaati peraturan yang ada, menjadi panutan, menanamkan karakter yang baik,
guru harus memperlakukan siswa sama dan selayaknya anak sendiri, dan
sebagainya
B. Rekomendasi
1. Dalam membuat contoh di suatu penjelasan, sebaiknya membuat contoh
secara umum agar lebih mudah dipahami oleh pembaca
DAFTAR PUSTAKA
Sahni, Nivedita , Sumita Rao K, 2017. International journal Identifying Elements Of The
Code Of Professional Ethics For Teachers In The Bhagavad Gita: A Hermeneutic
Study
Prakasha G S* and H R Jayamma†, 2012. Professional Ethics of Teachers in
Educational Institutions
Zacky AR, Ackhmad, 2016. Kode Etik Guru Dalam Meningkatkan Profesionalisme
Pendidik; Berektualisasi dan Pengembangan Kode Etik Guru di Madrasah Aliyah Darul
Amin Pamekasan
LAMPIRAN