Anda di halaman 1dari 2

PELAPORAN KEJADIAN NYARIS CIDERA (KNC)

No dokumen No. Revisi Halaman


113/SPO/KEP/RSIA-PH/III/2016 1/2
Tanggal Terbit Ditetapkan oleh
Direktur RSIA Permata Hati

SPO 20 Maret 2016

(dr. Andi Setiawan T.,Sp.OG,M.Kes


PENGERTIAN 1. Pelaporan Kejadian Nyaris Cedera/KNC adalah Laporan kejadian yang
hampir/tidak sampai mencederai pasien yang dilaporkan maksimal 2 x 24
jam.
2. Kejadian Nyaris Cedera adalah suatu kejadian akibat melaksanakan suatu
tindakan (commission) atau tidak melaksanakan tindakan yang seharusnya
diambil (omission), yang dapat mencederai pasien tapi tidak terjadi.
TUJUAN 1. Melaksanakan sistem pelaporan dan pencatatan Kejadian Nyaris Cedera/KNC
di rumah sakit.
2. Mendapatkan awalpembelajaran untuk perbaikan pelayanan rumah sakit agar
dapat mencegah kejadian yang sama terulang lagi.
KEBIJAKAN SK Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien di RSIA Permata Hati Mataram
PROSEDUR 1. Setiap staf RS yang pertama menemukan/mengetahui/terlibat dalam insiden
pada pasien segera membuat Laporan Insiden dengan mengisi Formulir
Laporan Insiden ke atasan langsung pelapor.
2. Pelapor mengisi Form Laporan secara lengkap dan melaporkannya dalam
waktu maksimal 48 jam.
3. Bila staf yang melaporkan insiden bertugas dalam shift jaga, maka laporan
harus diselesikan dalam shift tersebut.
4. Atasan langsung akan memeriksa laporan dan menentukan grading risiko
terhadap insiden yang dilaporkan, apakah grading biru atau hijau dan segera
dilakukan investigasi sederhana.
5. Atasan langsung melaporkan hasil investigasi sederhana dengan melampirkan
Laporan Insidenyang dikirimkan ke Tim Keselamatan Pasien RS.
6. Tim Keselamatan Pasien RS akan menganalisis kembali hasil investigasi dan
PELAPORAN KEJADIAN NYARIS CIDERA (KNC)
No dokumen No. Revisi Halaman
113/SPO/KEP/RSIA-PH/III/2016 2/2
Tanggal Terbit Ditetapkan oleh
Direktur RSIA Permata Hati

SPO 20 Maret 2016

(dr. Andi Setiawan T.,Sp.OG,M.Kes


PROSEDUR Laporan Insiden dari unit kerja untuk menentukan apakah perlu dilakukan
investigasi lanjutan/Regrading.
6. Bila perlu dilakukan regrading, maka Tim Keselamatan Pasien RS segera
membentuk Tim Investigasi untuk menindaklanjuti insiden tersebut dengan
Investigasi Komprehensif/Analisis akar masalah.
7. Hasil investigasi dilaporkan kepada direksi.
UNIT TERKAIT - Seluruh Unit Kerja
- Tim Keselamatan Pasien
- Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien