Anda di halaman 1dari 8

BAB II

METODE PENELITIAN

Menurut Sugiyono (2013) metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk

mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan hal tersebut

terdapat empat kata kunci yang perlu diperhatikan yaitu cara ilmiah, data, tujuan

dan kegunaan. Metode penelitian yang dipakai oleh peneliti merupakan metode

pemetaan geologi permukaan. Dalam hal ini metode yang digunakan meliputi

tahapan penelitian, alat yang digunakan, cara melaksanakan, pengumpulan data,

analisis data lapangan maupun laboratorium. Analisis laboratorium meliputi

analisis geomorfologi, stratigrafi, petrografi, paleontologi dan struktur geologi

yang dijumpai di lapangan maupun data yang diambil dari lokasi penelitian.

Metode - metode penelitian geologi tersebut dilakukan dengan mengikuti langkah

- langkah atau tahapan standar dalam melakukan penelitian geologi. Adapun tahap

- tahap penelitian ini secara lebih detail di jelaskan sebagai berikut :

2.1 Tahap Penelitian

Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam suatu skema alur penelitian

yang meliputi input, proses dan hasil (Gambar 2.11). Alur penelitian ini secara

umum di bagi menjadi dua tahap yang terdiri dari tahap tugas akhir 1 dan tahap

tugas akhir 2.

Tugas akhir 1 meliputi input yang terdiri dari pendahuluan (studi pustaka,

penyiapan peta dasar dan perijinan) dan reconnaissance (pengenalan medan dan

Musa Aka Halaman 7


mengetahui keadaan singkapan), proses ini juga terdiri dari pengurusan surat izin

ke Pemda Propinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Tegal, kemudian melakukan

digitasi peta, perhitungan morfometri, interpretasi awal daerah penelitian dan

penyusunan proposal laporan tugas akhir 1, selanjutnya akan mendapatkan hasil

berupa peta lokasi pengamatan, peta geomorfologi interpretasi, peta geologi

interpretasi dan draft laporan proposal tugas akhir 1. Setelah semua tahap

terlaksana selanjutnya akan dipresentasikan pada saat sidang pandadaran di

hadapan dosen penguji.

Tahapan selanjutnya yaitu tugas akhir 2, terdiri dari input berupa pemetaan

rinci (perapatan data lapangan, pengukuran unsur - unsur struktur geologi dan

pengambilan contoh batuan), pekerjaan studio (identifikasi data geomorfologi,

stratigrafi dan data struktur geologi) dan pekerjaan laboratorium (preparasi fosil,

analisa geokimia dan sayatan tipis). Proses dari tugas akhir 2 ini meliputi

penelitian mengenai kondisi geologi rinci, sortasi lokasi pengamatan, analisis

geomorfologi, stratigrafi dan struktur geologi, sejarah geologi, geologi

lingkungan, pengukuran ketebalan dan perhitungan volume komposisi batuan,

pengelompokan satuan batuan, analisis fosil, geokimia batuan dan petrografi serta

penyusunan laporan Tugas Akhir 2. Setelah melakukan proses - proses tersebut

akan menghasilkan zona kisaran/umur, nama batuan, peta lokasi pengamatan, peta

geomorfologi, peta geologi, beserta draft laporan tugas akhir 2. Setelah semua

tahap terlaksana, selanjutnya akan dipresentasikan pada saat kolokium dan sidang

pandadaran di hadapan dosen penguji.

Musa Aka Halaman 8


Pelakasanaan penelitian ini juga dapat di bagi menjadi beberapa tahapan,

meliputi tahap persiapan, tahap penelitian lapangan, tahap penelitian studio dan

laboratorium, tahap penyusunan laporan tugas akhir dan terakhir tahap presentasi.

Secara lebih jelas tahapan-tahapan penelitian, dapat dilihat dalam gambar

diagram alir berikut (Gambar 2.1.)

Gambar 2.1 Diagram skema alur penelitian.

Musa Aka Halaman 9


2.1.1 Tahap Studi Pustaka
Tahap ini merupakan tahap mempelajari literatur yang relevan dengan

kondisi geologi daerah yang akan diteliti, baik berupa buku - buku pedoman, peta

regional, jurnal, laporan penelitian maupun publikasi jenis lain. Literatur ini akan

dikaji satu - persatu sehingga dapat memperoleh suatu pendekatan yang dapat

digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam penyelesaian masalah.

2.1.2 Tahap Persiapan

Tahap persiapan ini merupakan tahap paling awal dalam melakukan

penelitian. Adapun tahap persiapan ini meliputi :

1. Pengajuan lembar peta topografi daerah penelitian yang akan dipetakan.

2. Pengajuan permohonan pembimbingan dari ketua jurusan teknik geologi

kepada dosen pembimbing.

3. Pengurusan surat tugas dari ketua STTNAS untuk dosen pembimbing.

4. Penyusunan dan pengajuan proposal tugas akhir kepada dosen

pembimbing. Dalam penyusunan proposal ini dilakukan juga interpretasi

peta topografi daerah penelitian dan hasil analisis tersebut merupakan

analisis sementara yang diharapkan dapat digunakan untuk mengetahui

gambaran umum tentang keadaan geologi daerah penelitian. Adapun

keadaan atau aspek geologi yang ditafsirkan antara lain :

a. Geomorfologi,
b. Stratigrafi,
c. Jenis dan penyebaran satuan batuan,
d. Struktur geologi.

5. Perizinan dalam tahap ini dilakukan untuk mendapatkan izin dari pihak

terkait dalam melakukan kegiatan penelitian di daerah penelitian.

Musa Aka Halaman 10


6. Melakukan persiapan alat - alat geologi dan alat - alat pendukung lainnya

sebelum melakukan penelitian di lapangan untuk memperlancar pekerjaan

lapangan.

2.1.3 Tahap Reconnaissance

Reconnaissance / survei pendahuluan adalah suatu tahapan pekerjaan

penelitian lapangan untuk pengenalan medan dan mengetahui keadaan singkapan

sehingga diperoleh gambaran geologi secara umum di daerah penelitian. Yang

termasuk dalam tahap ini adalah interpretasi peta topografi, melakukan cek

jalan/akses menuju daerah penelitian, cek lokasi yang diperkirakan terdapat

singkapan batuan, jejak struktur, dan hal lain yang bersifat penelitian awal.

2.1.4 Tahap Penelitian Lapangan Rinci

Setelah tahap persiapan telah dilakukan, maka kegiatan selanjutnya yaitu

tahap penelitian lapangan. Tahap penelitian yang akan dilakukan di lapangan

terdiri dari :

1. Pemetaan geologi rinci, pemetaan geologi secara rinci dimaksudkan

untuk memperoleh data geologi yang lebih rinci, dilakukan dengan

cara melewati lintasan yang dimungkinkan dan di indikasikan banyak di

jumpai singkapan - singkapan batuan dan melakukan pengambilan contoh

batuan secara sistematis. Pemetaan geologi detail ini bertujuan untuk

mendapatkan data secara langsung di lapangan yang meliputi unsur

Musa Aka Halaman 11


litologi dan penyebarannya, struktur geologi, keadaan dan pola singkapan

yang dapat diketahui, dan geologi lingkungan yang ada di daerah

penelitian.

2. Checking lapangan dengan dosen pembimbing yang bertujuan untuk

mengecek hasil kerja lapangan yang dilakukan peneliti.


3. Re - Mapping atau pemetaan oleh peneliti untuk melengkapi data yang

masih kurang atau yang disarankan pembimbing.

2.1.5 Tahap Penelitian Studio dan Laboratorium

Tahapan penelitian studio dan laboratorium ini meliputi tahapan

setelah pengambilan data lapangan. Tahapan meliputi pengelolahan data

berupa bentang alam, kelerengan, erosi, contoh batuan dan data struktur

geologi yang ada di lapangan telah terkumpul dan memenuhi syarat untuk

kemudian dilakukan analisis petrografi, analisa fosil untuk mengetahui

umur relatif batuan (paleontologi), morfologi dan analisis struktur geologi,

untuk menunjang analisis data yang diperoleh secara langsung dari

lapangan.

2.1.6 Tahap Penyusunan Laporan Tugas Akhir

Setelah dilakukan pengolahan data, analisis data, interpretasi data

dan penarikan kesimpulan terhadap aspek geomorfologi, stratigrafi,

struktur geologi, sejarah geologi, geologi lingkungan dan masalah khusus

yang di angkat sebagai judul tugas akhir. Hasil akhir ini diwujudkan dalam

bentuk peta lokasi pengamatan, peta geomorfologi, dan peta geologi.

Musa Aka Halaman 12


Dilanjutkan dengan pengetikan naskah laporan Tugas akhir dalam bentuk

draft tertulis karya ilmiah, yang di dalamnya menjelaskan semua data yang

telah di analisis, baik data lapangan, data laboratorium dan studio serta

hasil interpretasi daerah penelitian.

2.1.7 Tahap Presentasi

Tahap ini merupakan tahap akhir dari seluruh rangkaian kegiatan

penelitian. Pada tahap ini laporan yang telah disusun dalam bentuk skripsi

dipresentasikan di hadapan sidang tertutup untuk mempertanggung

jawabkan hasil penelitian yang telah dilakukan.

2.2 Peralatan dan Bahan

Peralatan yang diperlukan untuk mendukung kelancaran selama dalam

pekerjaan lapangan mapun pekerjaan studio ini adalah :

a) Peta Rupa Bumi Indonesia (BAKOSURTANAL) lembar Balapulang 1308 –

633 dengan skala 1 : 25.000

b) Peta Geologi Regional lembar Purwokerto Tegal (M. Djuri dkk., 1996),skala 1

: 100.000

c) Peta Rencana Lintasan

d) Kompas geologi dan palu geologi

e) Global Positioning System (GPS)

f) Kaca pembesar (loupe)

g) Larutan HCl

h) Komparator besar butir

Musa Aka Halaman 13


i) Kamera

j) Plastik sampel batuan

k) Buku, alat tulis, dan alat gambar

l) Jas hujan

Musa Aka Halaman 14