Anda di halaman 1dari 14

CRITICAL BOOK REVIEW

MANAJEMEN KEUANGAN

Disusun Oleh
Hidayani 7162143009
Aulia Laili 7163143002
Mulia Winisca Rezeki 7163143024
Vivi Anggriani 7163143036

KELAS B REGULER

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BISNIS


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-
Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas Critical Book Report ini dengan baik dan
tepat waktu. Laporan ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Keuangan
yang dibimbing oleh Bapak Pasca Dwi Putra SE., M.Si

Kami menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kata sempurna, karena masih
banyak kekurangan dalam penyusunan laporan ini. Namun demikian, kami telah berusaha
semaksimal mungkin untuk menyelesaikan laporan ini dengan sempurna. Untuk itu, kritik
dan saran yang sifatnya membangun sangat diharapkan dari para pembaca guna
kesempurnaan penulisan laporan dikemudian hari.

Akhir kata, kami ucapkan terima kasih dan semoga hasil Critical Book Review ini
bermanfaat dan dapat memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan bagi kita semua.

Medan, Maret 2019

Kelompok

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................................ i


DAFTAR ISI ..................................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Identitas Buku ..........................................................................................................1


1.2 Ringkasan Isi Buku Utama ......................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Kelebihan Buku .........................................................................................................


2.2 Kekurangan Buku ......................................................................................................

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan ................................................................................................................


3.2 Saran ..........................................................................................................................

ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 IDENTITAS BUKU UTAMA

1. Judul buku : Dasar-dasar Manajemen Keuangan


Buku 1 Edisi 11
2. Pengarang : Brigham, Hoston
3. Penerbit : Salemba Empat
4. Tahun terbit : 2013
5. Jumlah Halaman : 486 halaman
6. ISBN : 978-981-4319-14-0

1.2 IDENTITAS BUKU PEMBANDING

1. Judul buku : Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi


2. Pengarang : Dr. R. Agus Sariono, M.B.A
3. Penerbit : BPFE Yogyakarta
4. Tahun terbit : 2010
5. Jumlah Halaman : xxiv + 526 halaman
6. ISBN : 979-503-057-4

1
1.3 RINGKASAN ISI BUKU UTAMA

Bab 1 Tinjauan Atas Manajemen Keuangan

Bab ini memberikan tinjauan yang luas mengenai manajemen keuangan. Tujuan
manajemen hendaknya memaksimalkan nilai jangka panjang saham perusahaan, yang artinya
nilai intrinsik seperti yang diukur oleh harga saham rata-rata selama ini. Untuk
memaksimalkan nilai, perusahaan harus mengembangkan produk yang diinginkan pelanggan,
memproduksi secara efisien, menjual dengan harga yang kompetitif, dan mengamati hukum
yang berkaitan dengan perilaku perusahaan. Jika mereka berhasil dalam memaksimalkan nilai
saham, mereka juga akan memberikan kontribusi pada kesejahteraan sosial dan kemakmuran
rakyat.

Pada tahun 1990-an, perusahaan cenderung memberikan opsi saham kepada


eksekutifnya yang dapat dilaksanakan, kemudian dijual pada tanggal tertentu. Ini
menyebabkan sebagian manajer mencoba untuk memaksimalkan harga saham pada hari
pelaksanaan opsi, bukan harga jangka panjang yang seharusnya diingkinkan oleh pemegang
saham. Masalah ini dapat diperbaiki dengan memberikan opsi secara bertahan dan dapat
dilaksanakan selama beberapa waktu, yang selanjutnya akan menyebabkan manajer
memusatkan perhatian pada nilai intrinsik jangka panjang saham.

Sebuah usaha dapat berbentuk kepemilikan perseorangan, persekutuan, atau perseroan


terbatas. Sebagian besar usaha dilakukan oleh perseroan, dan perusahaan yang paling berhasil
pada akhirnya akan berbentuk perseroan. Oleh karena itu, pada buku ini, kita akan
memusatkan perhatian pada perseroan. Kita juga membahas beberapa perkembangan baru
yang memengaruhi seluruh usaha. Yang pertama adalah fokus pada etika usaha yang timbul
akibat serangkaian skandal yang terjadi di akhir tahun 1990-an. Kedua adalah tren ke arah
globalisasi yang telah mengubah cara perusahaan melakukan usaha. Ketiga adalah teknologi
baru yang terus berkembang yang juga mengubah cara usaha dilakukan.

Tugas utama seorang CFO adalah (1) memastikan sistem akuntansi memberikan
angka yang “baik” bagi keputusan internal dan investor, (2) memastikan bahwa perusahaan
telah didanai dengan cara yang baik, (3) mengevaluasi unit-unit operasi untuk memastikan
mereka telah bekerja dengan cara yang optimal, dan (4) mengevaluasi seluruh usulan
pengeluaran modal untuk memastikan usulan tersebut akan meningkatkan nilai perusahaan.

2
Dalam buku ini, dibahas mengenai bagaimana manajer keuangan akan melaksanakan tugas-
tugas tersebut.

Bab 2 Nilai Waktu Dari Uang

Pada bab ini membahas tentang pembayaran tunggal, anuitas biasa, anuitas jatuh
tempo, perpetuitas, dan aliran arus kas yang tidak sama. Ada satu persamaan mendasar,
persamaan 2-1, yang digunakan untuk menghitung nilai masa depan dari suatu jumlah
tertentu. Persamaan ini dapat diubah menjadi persamaan 2-2, kemudian digunakan untuk
menghitung nilai sekarang dari jumlah dimasa depan. Kita menggunakan garis waktu untuk
menunjukkan kapan arus kas terjadi. Kita juga melihat bahwa permasalahan nilai waktu dapat
dipecahkan dengan cara bertahap dimana kita mengerjakan setiap arus kas terjadi. Kita juga
melihat bahwa permasalahan nilai waktu dapat dipecahkan dengan cara bertahap dimana kita
mengerjakan setiap arus kas dengan rumus yang mempersingkat pendekatan, kalkulator
finansial, dan spreadsheet.

Seperti yang telah kita catat diawal, TVM merupakan konsep tunggal yang sangat
penting artinya dalam ilmu keuangan, dan prosedur yang telah dikembangkan pada Bab 2
akan digunakan disepanjang buku ini. Analisis nilai waktu digunakan untuk menghitung nilai
saham, obligasi, dan proyek penganggaran modal. Analisis tersebut juga digunakan untuk
menganalisis permasalahan keuangan pribadi, seperti isu pensiun yang diulas di vignette
pembuka. Anda akan makin familiar dengan analisis nilai waktu saat anda membaca buku ini.

Bab 3 Laporan Keuangan, Arus Kas, Dan Perpajakan

Tujuan utama bab ini adalah menguraikan laporan keuangan dasar, menyajikan latar
belakang informasi tentang arus kas, membedakan antara arus kas bersih dan laba akuntansi,
serta memberikan tinjauan atas sistem pajak penghasilan federal.

Bab ini dimulai dengan pembahasan mengenai apakah laporan keuangan dasar itu,
bagaimana laporan tersebut digunakan, dan jenis-jenis informasi keuangan apa yang
dibutuhkan oleh para pengguna. Seperti yang telah dibahas dalam bab 1, nilai dari setiap aset
usaha baik itu aset keuangan seperti saham atau obligasi maupun aset riil (fisik) seperti tanah,
bangunan, dan peralatan-akan bergantung pada penggunaan arus kas setelah pajak yang
diharapkan akan dihasilkan oleh aset tersebut. Jadi, bab ini menjelaskan juga perbedaan

3
antara laba akuntansi dan arus kas. Terakhir, karena yang penting adalah arus kas setelah
pajak, maka bab ini juga memberikan gambaran umum tentang sistem pajak pengahasilan
federal.

Bab 4 Analisis Laporan Keuangan

Tujuan utama manajemen keuangan adalah memaksimalkan kekayaan pemegang


saham dalam jangka panjang, tetapi bukan untuk memaksimalkan ukuran-ukuran akuntansi
seperti laba bersih atau EPS. Namun, data akuntansi memang memengaruhi harga saham, dan
data-data ini dapat digunakan untuk memahami penyebab suatu perusahaan memiliki kinerja
seperti sekarang dan meramalkan arah yang akan dituju.

Jika ingin memaksimalkan nilai suatu perusahaan, manajemen harus memanfaatkan


kekuatan yang ada dan memperbaiki kelemahan pada perusahaan tersebut. Analisis keuangan
melibatkan (1) perbandingan kinerja perusahaan dengan perusahaan lain, khususnya yang
bergerak dalam industri yang sama, dan (2) mengevaluasi tren posisis keuangan perusahaan
selama ini. Studi ini akan membantu manajemen dalam mengidentifikasi kelemahan dan
mengambil langkah-langkah perbaikan.

Rasio yang paling penting adalah pengembalian atas ekuitas (return of equity-ROE)
yang meruapakan laba bersih bagi pemegang saham dibagi dengan total ekuitas pemeegang
saham. Pemegang saham pastinya ingin mendapatkan tingkat pengembalian yang tinggi atas
modal yang mereka investasikan, dan ROE menunjukkan tingkat yang mereka peroleh. Jika
REO tinggi, maka harga saham juga cenderung akan tinggi dan tindakan yang meningkatkan
REO kemungkinan juga akan meningkatkan garga saham. Rasio-rasio lainnya memberikan
informasi tentang seberapa baik aset lainnya-seperti persediaan, piutang usaha, dan aset tetap
yang akan dikelola dan bagaimana perusahaan mendapatkan dana.

Bab 5 Pasar Dan Institusi Keuangan

Untuk mengambil keputusan yang baik, manajer keuangan harus memahami


lingkungan dan pasar tempat biasa binis tersebut beroperasional. Oleh karena itu bab ini
menguraikan pasar tempat diperolehnya modal efek perdaganan, dan harga saham
ditentukan, sekaligus institusi yang beromerasi dalam saham tertentu.

4
Pada bab ini, kita memberikan gambaran singkat tentang bagaimana modal akan
dialokasikan dan pasar keuangan, instrumen, dan institusi yang digunakan dalam proses
alokasi tersebut. Kita membahas bursa dengan lokasi fisik dan pasar elektronik untuk saham
biasa, pelaporan harga saham, dan indeks-indeks saham. Kita menjunjukkan ketidakstabilan
harga saham investor berharap mendapat keuntungan. Dalam jangka panjang, mereka biasa
mendapatkannya, tetapi kerugian dalam jumlah besar bisa terjadi kapan saja. Terakhir, kita
membahas efisiensi pasar modal dan pengembangannya dalam perilaku keuangan.

Setelah membaca bab ini, anda diharapkan memiliki pemahaman umum tentang
lingkungan keuangan di mana bisnis dan idividual beroperasi, tahu bahwa pengembalian
aktual sering kali berbeda dari pengembalian yang diharapkan, dan dapat membaca kutipan
harga pasar saham dari surat kabar bisnis atau berbagai situs internet. Anda diharapkan tahu
bahwa teori pasar keuangan masih merupakan “pekerjaan dalam proses”, dan masih banyak
pekerjaan yang harus dilakukan.

Bab 6 Tingkat Bunga

Tingkat bunga yang rendah dapat menurunkan biaya modal bagi kalangan bisnis,
yang kemudian mendorong investasi perusahaan dan akan merangsang belanja konsumen
serta oasar perumahan.

Perusahaan memperoleh modal dalam dua bentuk, yaitu utang dan skuitas. Sama
halnya seperti yang lain, modal akan dialokasikan melalui suatu sistem pasar, di mana dana
dipindahkan dan harga ditentukan. Tingkat bunga merupakan harga yang diterima oleh
pemberi pinjaman dan dibayarkan oleh peminjam untuk modal utang.

Pada bab ini kita telah membahas cara menentukan tingkat bunga, struktur waktu
tingkat bunga, dan beberapa cara tingkat bunga akan memengaruhi keputusan usaha. Kita
melihat bahwa tingkat bunga dari suatu obligasi tertentu, r, didasarkan atas persamaan berikut
ini:

r = r2 + IP + DRP + LP + MRP

Dimana r2 adalah tingkat bunga nyata bebas risiko, IP adalah premi untuk perkiraan inflasi,
DRP adalah premi untuk risiko gagal bayar yang kemungkinan terjadi, LP adalah premi
untuk kurangnya likuiditas (atau kemampuan untuk dipasarkan), dan MRP adalah premi

5
untuk mengompensasikan risiko inheren yang ada pada obligasi dengan waktu jatuh tempo
yang panjang. Baik r* dan berbagai premi dapat dan memang akan berubah dari waktu ke
waktu, bergantung pada kondiri perekonomian, tindakan federasi reserve, dan lain-lain.
Perubahan faktor-faktor itu sulit diramalkan, maka sulit bagi kita meramalkan arah tingkat
bunga di masa depan.

Kurva imbal gasil, yang menghubungkan tingkat bunga obligasi dengan jatuh
temponya, dapat menanjak ke atas atau melandai ke bawah, dan kurva tersebut akan
mengalami perubahan tingkat dan kelandaian seiring dengan berjalannya waktu. Determinan
utama kelandaian kurva adalah ekspektasi akan inflasi di masa depan dan MRP. Kita dapat
menganalisis data kurva imbal hasil untuk mengestimasikan kemungkinan tingkat bunga
yang diperkirakan akan terjadi di masa depan oleh para pelaku pasar.

Kita akan menggunakan pemahaman yang diperoleh dari bab ini dalam bab-bab
berikutnya ketikakita menganalisis nilai-nilai obligasi dan saham serta melihat berbagai
investasi dan pendanaan perusahaan.

Bab 7 Obligasi Dan Evaluasinya

Obligasi merupakan salah satu efek yang paling penting. Jika anda membaca The
Wall Street Journal, anda akan melihat refensi untuk beragam jenis obligasi. Keragaman ini
sepertinya membingungkan, tetapi pada kenyataannya hanya terdapat sedikit karakteristik
yang membedakan berbagai jenis obligasi. Pada bab ini kita akan membahas jenis-jenis
obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan dan pemerintah, ketentuan-ketentuan yang
tercantum dalam kontrak obligasi, prosedur, untuk menentukan harga dan tingkat
pengembalian obligasi, serta jenis-jenis resiko yang diharapi oleh investor dan emiten
obligasi.

Bab ini menguraikan jenis-jenis obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah oleh
pemerintah dan perusahaan, menjelaskan bagaimana harga obligasi ditentukan, dan
membahas bagaimana investor mengestimasi tingkat pengembalian atau obligasi. Bab ini
juga membahas berbagai jenis risiko yang dihadapi oleh investor ketika mereka membeli
obligasi.

6
Penting untuk diingat bahwa ketika seorang investor membeli obligasi suatu
perusahaan, investor itu memberikan modal pada perusahaan . jadi, ketika suatu perusahaan
menerbitkan obligasi, pengembalian yang diminta investor atas obligasi mencerminkan biaya
modal utang bagi perusahaan.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, banyak perusahaan telah menggunakan kupon
obligasi nol untuk menghimpun miliaran dolar, sementara kebangkrutan merupakan
pertimbangan bagi penting bagi perusahaan yang menerbitkan utang dan investor. Jadi, kedua
hal yang saling berhubungan itu akan dibahas secara lebih mendalam.

Bab 8 Risiko Dan Tingkat Pengembalian

Risiko dapat diukur dengan berbagai cara, dan bergantung pada alat ukut yang
digunakan, dapat diperoleh kesimpulan akhir yang berlainan tentang tingkat risiko suatu aset.
Analisis risiko cukup membingungkan, tetapi akan membantu jika anda mengingal hal-hal
berikut.

1. Seluruh aset keuangan diharapkan akan menghasilkan arus kas, dan tingkat risiko
suatu aset akan dinilai berdasarkan atas tingkat risiko arus kasnya.
2. Risiko suatu aset dapat dihitung dengan dua cara : (a) dalam basis berdiri sendiri
(stand alone) dimana arus kas aset dianalisis secara terpisah, (b) dalam konteks
portofolio dimana arus kas dari sejumlah aset digabungkan dan arus kas
konsolidasinya dianalis. Ada perbedaan penting antara risiko berdiri sendiri dan
portofolio dengan aset yang risikonya tinggi jika dimiliki sendirian mungkin akan
kurang berisiko jika dimiliki sebagai dari suatu portofolio yang lebih besar.
3. Dalam konteks portofolio, risiko sebuah aset dapat dibagi menjadi dua komponen : (a)
risiko yang dapat didiversifikasi (diversible risk) yang dapat dihilangkan melalui
diversifikasi dan bukan merupakan kekhawatiran bagi investor yang terdiversikasi,
dan (b) risiko pasar yang mencerminkan risiko penurunan pasar saham secara umum
yang tidak dapat dihilangkan oleh diversifikasi sehingga menjadi perhatian investor.
Hanya risiko pasar yang relevan bagi investor yang rasional risiko yang dapat
didiversifikasi adalah risiko yang tidak relevan karena risiko ini dapat akan
dihilangkan.

7
4. Suatu aset dengan tingkat risiko relevan (pasar) yang tinggi harus menawarkan tingkat
pengembalian yang diharapkan relatif tinggi untuk dapat menarik investor. Investor
umumnya menghindari risiko, sehingga mereka tidak akan membeli aset yang
berisiko, kecuali jika aset tersebut memiliki pengembalian yang diharapkan tinggi.
5. Jika investor rata-rata berpendapat bahwa pengembalian yang diharapkan dari suatu
efek terlalu rendah untuk dapat mengompensasi risikonya, maka harga efek tersebut
akan turun; selanjutnya, akan mendorong naiknya pengembalian yang diharapkan.
Sebaliknya, jika pengembalian yang diharapkan lebih dari cukup untuk
mengompensasi risiko, maka harga pasar efek akan naim sehingga menurunkan
pengembalian yang diharapkan. Efek akan berada dalam ekuilibrium ketika jumlah
pengembalian yang diharapkan sama persis dengan jumlah yang dibutuhkan untuk
mengompensasikan risikonya.
6. Pada bab ini, kita akan memusatkan perhatian pada aset keuangan seperti saham dan
obligasi, tetapi konsep yang dibahas disini juga berlaku pada aset fisik seperti
komputer, truk, bahkan pabrik secara keseluruhan.

Bab 9 Saham Dan Valuasinya

Keputusan perusahaan hendaknya dianalisis dari segi bagaimana tindakan-tindakan


alternatif akan memengaruhi nilai suatu perusahaan. Namun, sebelum itu, kita perlu
mengetahui bagaimana harga saham ditentukan sebelum mencoba untuk mengukur pengaruh
suatu keputusan tertentu pada nilai perusahaan. Bab ini membahas hak – hak dan fasilitas
yang dimiliki oleh pemegang saham biasa, menunjukkan bagaimana nilai saham ditentukan,
dan menjelaskan bagaimana investor mengestimasikan nilai intrinsik saham dan tingat
pengembalian yang diharapkan.

Ada dua jenis model valuasi saham yang dibahas dalam bab ini: model dividen yang
didiskontokan dan model valuasi perusahaan. Model dividen berguna bagi perusahaan yang
stabil dan telah mapan, dan model ini juga lebih mudah digunakan. Akan tetapi, model
perusahaan lebih fleksibel dan lebih baik digunakan pada perusahaan yang tidak
membayarkan dividen atau perusahaan yang dividennya sulit diramalkan.

Kita juga membahas saham preferen yang merupakan suatu efek campuran serta
memiliki beberapa karakteristik saham biasa dan beberapa karakteristik obligasi. Saham

8
preferen dinilai menggunakan model yang sama dengan model untuk obligasi perpetual dan
“reguler”.

Kita juga membahas kondisi ekuilibrium pasar mencacat bahwa harga saham harus
sama dengan nilai instrinsiknya seperti yang diestimasikan oleh seorang investor merginal
agar dapat berada dalam kondisi ekuilibrium. Tingkat pengembalian yang diharapkan dan
diminta seperti yang dilihat oleh investor tersebut juga harus sama. Terakhir, kita mencatat
saham diperdagangkan di seluruh dunia bahwa pasar AS menyumbang kurang dari setengah
nilai seluruh saham di dunia; Investor AS dapat mengambil keuntungan dari diversifikasi
global, tetapi berinvestasi secara internasional juga dapat berisiko; dan bagi kebanyakan
individu, hal itu hendaknya dilakukan melalui reksa dana yang para menajernya memiliki
pengetahuan khusus dalam hal pasar luar negeri.

9
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BUKU UTAMA

Kelebihan

 Buku ini memiliki ukuran yang pas untuk dibawa kemana-mana.


 Buku utama ditulis dalam format yang fleksibel.
 Dari segi materi yang dipaparkan, buku ini membahas bagaimana seorang manajemen
keuangan melaksanakan tugas-tugasnya.
 Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan rumus-rumus mengenai perhitungan
anuitas, tingkat suku bunga, dll.

Kelemahan

 Buku ini kurang memberikan studi kasus, sehingga untuk materi pendukung
memerlukan sumber lain.

2.2 KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BUKU PEMBANDING

Kelebihan

 Buku ini terdiri dari 21 bab. Dalam buku ini terdapat banyak contoh soal yang
berkaitan dengan materi di setiap bab
 Pada akhir bab buku ini dilengkapi dengan contoh soal, agar mahasiswa bisa
mengevaluasi sejauh mana kemampuannya.
 Di bagian akhir buku ini, dilengkapi dengan lampiran tabel.

10
BAB III

PENUTUP

3.1 KESIMPULAN

Pengetahuan yang disajikan di dalam kedua buku sangat bermanfaat digunakan dalam
proses belajar mengajar, dikarenakan kedua buku menjelaskan mengenai manajemen
keuangan mulai dari dasar-dasarnya, serta dilengkapi juga dengan beberapa studi kasus.

Kedua buku sangat bagus untuk dijadikan bahan-bahan referensi dalam penulisan skripsi,
makalah, dll. Terutama bagi mahasiswa calon guru, yang mungkin nantinya ilmu ini akan
disampaikan kepada siswa-siswa nantinya.

3.2 SARAN

Setelah dilakukan review dan didapat kesimpulan, menurut kami buku ini sudah
termasuk kategori baik. Pada akhirnya, buku ini sangat bagus untuk dibaca karena memiliki
kelebihan dimasing-masing pembahasannya. Meskipun, harus dilakukan perbaikan pada
beberapa materi yang dirasa kurang lengkap serta materi yang mengalami kesalahan dalam
penulisan.

11