Anda di halaman 1dari 8

BIDANG SUMBER DAYA AIR

KERANGKA ACUAN KERJA

PA/KPA : JONI TRI PARDI, ST

PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS

OPD : DINAS PEKERJAAN UMUM, PENATAAN RUANG DAN PERUMAHAN RAKYAT


DAN KAWASAN PERMUKIMAN

NAMA PPK : JONI TRI PARDI, ST

NAMA PEKERJAAN : PENINGKATAN JARINGAN DAERAH IRIGASI JEMAJA (DAK


PENUGASAN)

TAHUN ANGGARAN 2018


KERANGKA ACUAN KERJA
PEKERJAAN :PENINGKATAN JARINGAN DAERAH IRIGASI JEMAJA (DAK PENUGASAN)

1. LATAR Keberadaan infrastruktur irigasi yang handal untuk mengairi areal


BELAKANG
pertanian tanaman pangan merupakan faktor utama yang harus
dikembangkan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan
nasional. Potensi pertanian di luar Pulau Jawa harus dieksplorasi
secara benar dan dimanfaatkan secara optimal untuk
meningkatkan produktivitas pertanian tanaman pangan dalam
rangka memenuhi kebutuhan beras penduduk Indonesia yang
semakin tumbuh jumlahnya setiap tahun.
Daerah Irigasi (DI) Jemaja merupakan daerah irigasi seluas ± 386
Haterletak di Pulau Jemaja yang menjadi wewenang dan
tanggungjawab Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan
Anambas yang ditetapkan melalui Permen PUPR
No.14/PRT/M/2015 tentang Kriteria dan Penetapan Status Daerah
Irigasi.DI Jemaja mempunyai tiga bendung yang berfungsi sebagai
pemasok air yaitu Bendung Matan, Bendung Dapit dan Bendung
Jelis. Namun, persawahan yang ada sudah tidak produktif karena
diindikasikan akibat kerusakan jaringan irigasi yang ada.
Dalam usaha mengoptimalkan DI Jemaja dan mewujudkan
Program Peningkatan Produksi Pangan, Pemerintah Pusat
memberi dukungan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang
Infrastruktur Irigasi. Tujuan DAK Bidang Infrastruktur Irigasi
adalah mempertahankan tingkat layanan, mengoptimalkan
fungsi, dan membangun prasarana sistem irigasi yang menjadi
kewenangan kab/kota dan provinsi khususnya daerah lumbung
pangan nasional dalam rangka mendukung program prioritas
pemerintah bidang kedaulatan pangan.
Pada tahun 2018 ini, sebagai tindak lanjut pengelolaan jaringan
irigasi agar dapat dimanfaatkan secara efektif dan optimal, Dinas
Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat dan
Kawasan Permukiman, Bidang Sumber Daya Air, Kabupaten
Kepulauan Anambas akan melanjutkan peningkatan jaringan
irigasi DI Jemaja antara lain pembangunan bending sungai dapit,
saluran sekunder, dan bangunan pelengkap lainnya yang
dibutuhkan.

2. MAKSUD DAN a. Maksud


TUJUAN
Maksud dari pekerjaan ini adalah meningkatkan produksi
pertanian dalam rangka mewujudkan prioritas nasional program
ketahanan pangan.

b. Tujuan
Adapun tujuan pekerjaan ini adalah meningkatkan fungsi jaringan
irigasi mulai dari sumber waduk, saluran primer, sekunder,
tersier, pembuang dan bangunan irigasi lainnya sehingga dapat
mengaliri sawah pertanian dengan baik.

3. TARGET/SASARA Target/sasaran yang ingin dicapai dalam pekerjaan ini adalah


N
meningkatkan jumlah petakan sawah dan produksi padi.

4. NAMA Nama Organisasi yang menyelenggarakan/melaksanakan


ORGANISASI
pengadaan jasa konstruksi iniadalah:
PENGADAAN
BARANG DAN  Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan
JASA
Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kepulauan
Anambas, Bidang Sumber Daya Air,
 PPK Kegiatan Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-Gorong
(DAK).

5. SUMBER DANA a. Sumber dana yang diperlukan untuk membiayai Peningkatan


DAN PERKIRAAN
Jaringan Daerah Irigasi Jemaja (DAK Penugasan) berasaldari Dana
BIAYA
Alokasi Khusus (DAK) Penugasan Tahun Anggaran 2018.
b. Total perkiraan biaya yang diperlukan untuk pekerjaan ini adalah
sebesar Rp. 3.561.550.000,- (tiga milyar lima ratus enam puluh
satu juta lima ratus lima puluh ribu rupiah)
6. RUANG a. Ruang lingkup pekerjaan ini adalah pembangunan bending sungai
LINGKUP,LOKASI
dapit, saluran sekunder, dan bangunan pelengkap lainnya yang
PEKERJAAN,
FASILITAS dibutuhkan.
PENUNJANG

b. Lokasi pekerjaan ini berada di Kecamatan Jemaja Timur.

Gambar 1. LokasiPekerjaan
Sumber: https://www.google.com/maps/@2.9396294,105.7772369,11.5z

7. JANGKA WAKTU Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini selama 150 (seratus lima
PELAKSANAAN
puluh) hari kalender.

8. TENAGA AHLI Tenaga ahli yang diperlukan untuk melaksanakan Kegiatan ini
adalah:
1. General Supertendent
 Berpendidikan minimal S1 Teknik Sipil lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang telah
disamakan,
 Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan bendung dan
bangunan irigasi sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun.
 Mempunyai Sertifikat Keahlian (SKA) Ahli Teknik
Bendungan Besar Madya dan Ahli Manajemen Konstruksi
Madya.
2. Site Manager
 Berpendidikan minimal S1 Teknik Sipil lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang telah
disamakan,
 Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaannya sekurang-
kurangnya 5 (lima) tahun.
 Mempunyai Sertifikat Keahlian (SKA) Ahli Sumber Daya Air
Utama dan Ahli Sistem Manajemen Mutu Madya.
3. Tenaga Ahli Pelaksana Lapangan
 Berpendidikan minimal S1 Teknik Sipil lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang telah
disamakan,
 Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaannya sekurang-
kurangnya 5 (lima) tahun.
 Mempunyai Sertifikat Keahlian (SKA) Ahli Sumber Daya Air
Madya.
4. Ahli K3 Konstruksi
 Berpendidikan minimal S1 Teknik Sipil lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang telah
disamakan,
 Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaannya sekurang-
kurangnya 5 (lima) tahun.
 Mempunyai Sertifikat Keahlian (SKA) Ahli K3 Konstruksi
Madya dan sertifikat SMK3.
5. Teknisi Penghitung Kuantitas Pekerjaan SDA
 Berpendidikan minimal D3 Teknik Sipil lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang telah
disamakan,
 Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaannya sekurang-
kurangnya 3 (tiga) tahun.
 Mempunyai Sertifikat Keterampilan (SKT) Teknisi
Penghitung Kuantitas Pekerjaan Sumber Daya Air.
6. Pelaksana Bangunan Irigasi
 Berpendidikan minimal D3 Teknik Sipil lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang telahdi
samakan,
 Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaannya sekurang-
kurangnya 3 (tiga) tahun.
 Mempunyai Sertifikat Keterampilan (SKT) Pelaksana
Bangunan Irigasi.
7. Teknisi Pengerukan
 Berpendidikan minimal D3 Teknik Sipil lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang telahdi
samakan,
 Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaannya sekurang-
kurangnya 3 (tiga) tahun.
 Mempunyai Sertifikat Keterampilan (SKT) Teknisi
Pengerukan.
8. Juru Ukur
 Berpendidikan minimal D3 Teknik Sipil lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang telah
disamakan,
 Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaannya sekurang-
kurangnya 3 (tiga) tahun.
 Mempunyai Sertifikat Keterampilan (SKT)
JuruUkur/Teknisi Survey Pemetaan.
9. Juru Gambar
 Berpendidikan minimal D3 Teknik Sipil lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang telah
disamakan,
 Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaannya sekurang-
kurangnya 3 (tiga) tahun.
 Mempunyai Sertifikat Keterampilan (SKT) Juru
Gambar/Draftman-sipil.
10. Mekanik Alat Berat
 Berpendidikan minimal D3 Teknik Mesin lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang telah
disamakan,
 Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaannya sekurang-
kurangnya 3 (tiga) tahun.
 Mempunyai Sertifikat Keterampilan (SKT) Mekanik Alat
Berat.
11. Pelaksana Pemasangan Pintu Air
 Berpendidikan minimal D3 Teknik Lingkungan lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang telah
disamakan,
 Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaannyas ekurang-
kurangnya 3 (tiga) tahun.
 Mempunyai Sertifikat Keterampilan (SKT) Pelaksana
Pemasangan Pintu Air
12. Administrasi
Seorang yang memiliki kualifikasi minimal SMA/SMK dengan
pengalaman dibidang Administrasi selama minimal 3 (tiga)
tahun.

9. KELUARAN Keluaran produk yang dihasilkan dari pekerjaan ini adalah


PRODUK YANG
terbangunnya jaringan irigasi yang sesuai dengan desain dan
DIHASILKAN
fungsi serta pemanfaatannya untuk masyarakat.

10. SPESIFIKASI Spesifikasi teknis yang diperlukan, meliputi:


TEKNIS
1. Ketentuan penggunaan bahan/material yang diperlukan;
PEKERJAAN
KONSTRUKSI 2. Ketentuan penggunaan peralatan yang diperlukan;
3. Ketentuan pengunaan Tenaga kerja;
4. MetodeKerja/Prosedur Pelaksanaan Pekerjaan;
5. Ketentuan gambar Kerja;
6. Ketentuan perhitungan prestasi pekerjaan untuk
pembayaran;
7. Ketentuan pembuatan laporan dan dokumentasi;
8. Ketentuan mengenai penerapan manajemen K3 konstruksi
(Keselamatan dan Kesehatan Kerja);

Tarempa, Maret2018
Ditetapkan Oleh:
Kuasa Pengguna Anggaran
Selaku
Pejabat Pembuat Komitmen

JONI TRI PARDI, ST


NIP. 19790607 200803 1 001