Anda di halaman 1dari 3

SKENARIO D

Sesi 1

1. Golongan obat antihipertensi yang dibolehkan dan yang tidak dibolehkan? (Eva,
kedua kelompok)
 Yang dibolehkan dan sering dipakai = beta blocker, Ca blocker. Nitroprusid tidak
dianjurkan karena dapat meningkatkan tekanan intrakranial. (Flo, kel. 4)

2. Alasan memilih stroke karena ateroskeloris arteri besar jenis trombus dibandingkan
dengan 5 tipe yang lain? Talaksananya sama atau tidak? (Bella, kedua kelompok)
 Tidak menjelaskan tentang stroke di arteri besar, stroke pada a. Lenticulostriae
Gejala stroke non hemoragik tipe trombus:
- pada usia tua
- tidak selalu saat aktivitas
gejala stroke non hemoragik tipe emboli:
- pada usia muda
- pada saat aktivitas
Disimpulkan stroke non hemoragik tipe trombus (kel. 4)
 Tanggapan: apakah tatalaksananya sama? Jika a. Lenticulostriata yang terkena,
apakah itu termasuk jenis lakunar?
3. Mengapa stroke terjadi pada pagi hari? Ayu, kedua kelompok
 Pada saat tidur terjadi penurunan aktivasi simpatis dan tekanan darah sehingga
serangan terjadi pada pagi hari (Farhana)
 Deep sleep  sering terjadi nightmare, stres  tekanan darah tinggi (tiara,
kelompok 1)
 PAI1 berfungsi menghambat pemecahan bekuan darah  penyebab stroke.
Puncak dari PAI1 pagi hari (Supit, kel. 6)

Sesi 2

1. Bagaimana tatalaksana awal dari kasus? (Malika ke kedua kelompok)


 - Pastikan ABC normal. Jika sadar lanjutkan ke pemeriksaan neurologis

- Berikan oksigen

- Kontrol tekanan darah dan gula darah


- Berikan vasodilator

- Rujukan

2. Bagaimana sirkulus Wilisi? Pada kasus, pembuluh darah mana yang bisa membantu
pembuluh darah yang oklusi? (Soni ke kedua kelompok)
 A. Lenticulostriate yang memperdarahi posterior limb capsula interna
3. Mengapa laki-laki dimasukkan ke faktor resiko padahal pada saat umur lebih dari 65
tahun resikonya sama dengan wanita? Mengapa dikatakan terjadi trombus dahulu
kemudian emboli di otak bukan langsung trombus di otak? Apakah gejala klinisnya
berbeda? (Denny ke kelompok 6)
 Laki-laki dimasukkan ke faktor resiko karena laki-laki di atas umur 50 tahun
memiliki resiko 2-3x lebih besar daripada wanita. Pada kasus faktor resikonya
adalah laki-laki, DM, hipertensi.

Penjelasan expert:
- Jelaskan sirkulus Wilis dengan relevansinya ke fisiologi (dengan bagian klinisnya)
a. serebri media berapa persen?
- Perbedaan antara stroke iskemik dan hemoragik =
o Onset, stroke hemoragik terjadi pada aktivitas
o Gejala klinis dimana terdapat tanda tanda peningkatan tekanan intrakranial
- Hukum Monroe-Kelly: otak dalam kranium adalah bejana yang volumennya tetap. 3
komponen di dalam kranium: Otak, cairan, darah.
o Cerebral blood flow = 50 mL/100 gram otak, ada autoregulasi yang diatur oleh
saraf di otak
o Pada stroke hemoragik ada elemen lain yang menempati kranium sehingga
menyebabkan peningkatan tekanan kranial
o Kemungkinan ada saraf yang terdorong dsb autoregulasi terganggu
- Hipertensi pada kasus = emergensi
- Dalam 2 jam pada kasus hipertensi, harus diturunkan perlahan karena berhubungan
dengan cerebral blood flow yang harus dijaga konstan.
o TD 180-200 mmHg sistol masih diperbolehkan pada stroke, diturunkan namun
didelay hingga 48 jam
o Diturunkan perlahan
o Tidak dianjurkan nitropruside jika terdapat stroke
o Golden period = 2-3 hari dari serangan
- Tatalaksana awal:
o Pastikan ABC normal. Jika sadar lanjutkan ke pemeriksaan neurologis
o Periksa tekanan darah. Jika tinggi maka tidak diberikan trombolisis karena
dapat menyebabkan pendarahan
o Berikan trombolitik, antikoagulan (ex: heparin, warfarin), antiplatelet (ex:
aspirin – inhibitor enzim COX-1, klopidogrel – inhibitor pembentukan ADP),
neurotropik (ex: piracetam), fibrinolitik bila belum lewat golden period (ex:
alteplase, streptokinase, urokinase)
o Golden period = 3-4,5 jam
o Jangan lupa tanyakan riwayat pendarahan
- Wanita memiliki estrogen