Anda di halaman 1dari 6

DISENTRI

No. Dokumen : SPO/KKK/CDH/083


No. Revisi : 0
SOP Tanggal Terbit : 02 Januari 2017
Halaman : 1/3

PUSKESMAS Drs. Kadar Wilasmana, SKM., M.SI


Penata Tk I
BAGENDIT NIP. 19640502 198803 1 005

1 Pengertian Disentri merupakan peradangan pada usus besar yang ditandai


. dengan sakit perut dan buang air besar yang encer secara terus
menerus yang bercampur darah dan lendir.
2 Tujuan Perawat mampu menangani anak dengan Disentri sesuai dengan
. tatalaksana MTBS.
3 Kebijakan a. Keputusan Kepala Puskesmas Bagendit No.206/SK/KA –
. PKM.CDH/I/2017 tgl 02-01-2017 tentang Penugasan Penanggung
Jawab Pelayanan MTBS di Lingkungan UPTD Puskesmas
Bagendit.
b. Surat Pernyataan Pendelegasian Wewenang No: 441/TU-12/I/2017
4 Referensi 1. Permenkes No. 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak
. 2. Permenkes No. 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat
3. Perda Kabupaten Cirebon No. 3 Tahun 2009 tentang Kesehatan
Ibu, Bayi Baru Lahir, Bayi dan Anak Balita
4. Buku Pedoman Penerapan MTBS Di Puskesmas Depkes RI, Tahun
2009
5. Buku Bagan MTBS Depkes RI, Tahun 2009
6. Buku Modul MTBS Jilid 1-7 tahun 2009
5 Prosedur a. Persiapan Bahan dan Alat :
. 1. Timbangan bayi/anak
2. Pengukur panjang badan/tinggi badan
3. Termometer
4. Pojok URO
b. Langkah-langkah Prosedur :
1. Perawat melakukan anamnesa terhadap anak melalui
orangtua/keluarga.
2. Perawat melakukan penimbangan berat badan, pengukuran
tinggi badan, dan pengukuran suhu tubuh bila ada demam.
3. Perawat mencatat hasil pengukuran pada kartu Rekam Medik,
buku registrasi dan format MTBS.
4. Perawat menggunakan petunjuk pada layanan tindak lanjut jika
ini merupakan kunjungan ulang.
5. Perawat melakukan pemeriksaan pada anak dan apabila
ditemukan tanda-tanda bahaya umum maka segera dirujuk.
6. Perawat melakukan penilaian dan penentuan klasifikasi.
7. Perawat memberikan antibiotik yang sesuai.
8. Perawat menasehati ibu kapan harus kembali segera.
9. Perawat menyarankan agar ibu melakukan kunjungan ulang
setelah 2 hari.
DISENTRI
No. Dokumen : SPO/KKK/CDH/083
No. Revisi : 0
SOP Tanggal Terbit : 02 Januari 2017
Halaman : 2/3

PUSKESMAS Drs. Kadar Wilasmana, SKM., M.SI


Penata Tk I
BAGENDIT NIP. 19640502 198803 1 005

10. Perawat melakukan konseling asuhan keperawatan anak


dirumah.
11. Perawat mempersilahkan pasien pulang setelah mendapatkan
obat dan konseling pemberian obat dirumah.
6. Bagan Alir

Anamnesa

Pengukuran BB,PB/TB Nasehati ibu kapan harus


kembali segera

Catat hasil Pengukuran

Sarankan agar ibu melakukan


kunjungan ulang setelah 2 hari.
Jika kunjungan ulang gunakan
pelayanan tindak lanjut

Lakukan pemeriksaan pada Konseling asuhan keperawatan


anak, apabila ditemukan tanda- anak dirumah
tanda bahaya umum maka
segera merujuk pasien.

Lakukan penilaian dan


penentuan klasifikasi Persilahkan pasien
pulang bila telah
mendapatkan obat

Berikan antibiotik yang sesuai


DISENTRI
No. Dokumen : SPO/KKK/CDH/083
No. Revisi : 0
SOP Tanggal Terbit : 02 Januari 2017
Halaman : 3/3

PUSKESMAS Drs. Kadar Wilasmana, SKM., M.SI


Penata Tk I
BAGENDIT NIP. 19640502 198803 1 005

7. Unit Unit Pelayanan Obat, KIA, BP umum, Rawat Inap


Terkait
8. Dokumen Kartu Rekam Medik, Buku Register Pasien, Buku Pencatatan Obat,
Aplikasi ICATT/ Formulir MTBS dan e-Puskesmas, Laporan Bulanan

9. Rekaman
Historis
Yang
No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai
Harus
diberlakukan
Diperhatik
an
DISENTRI
No. Dokumen : SPO/KKK/CDH/083
No. Revisi : 0
DAFTAR Tanggal Terbit : 02 Januari 2017
TILIK Halaman : 1/1

PUSKESMAS Drs. Kadar Wilasmana, SKM., M.SI


Penata Tk I
BAGENDIT NIP. 19640502 198803 1 005

NO PERTANYAAN YA TIDAK KETERANGAN

1. Apakah Perawat melakukan anamnesa


terhadap anak melalui orangtua/keluarga?
2. Apakah dilakukan penimbangan berat badan,
pengukuran tinggi badan, dan pengukuran
suhu tubuh bila ada demam?
3. Apakah hasil pengukuran ditulis pada kartu
Rekam Medik, buku registrasi dan format
MTBS?
4. Apakah digunakan petunjuk pada layanan
tindak lanjut jika ini adalah kunjungan ulang?
5. Apakah dilakukan pemeriksaan pada anak
sakit dan apabila ditemukan tanda-tanda
bahaya umum apakah segera dirujuk?
6. Apakah dilakukan penilaian dan penentuan
klasifikasi?
7. Apakah diberikan antibiotik yang sesuai?
8. Apakah ibu dinasehati kapan harus kembali
segera ?
9. Apakah disarankan kunjungan ulang setelah
2 hari?
10. Apakah dilakukan konseling asuhan
keperawatan anak sakit dirumah ?
11. Apakah pasien dipersilahkan pulang setelah
mendapatkan obat dan konseling pemberian
obat dirumah?
ASUHAN KEPERAWATN
DISENTRI
No. Dokumen : SPO/KKK/CDH/083
No. Revisi : 0
SOP Tanggal Terbit : 02 Januari 2017
Halaman : 1/3
PUSKESMAS Drs. Kadar Wilasmana, SKM., M.SI
Penata Tk I
BAGENDIT NIP. 19640502 198803 1 005

Memberi asuhan keperawatan terhadap anak dengan Disentri yaitu


1 Pengertian
merupakan peradangan pada usus besar yang ditandai dengan sakit
perut dan buang air besar yang encer secara terus menerus serta
bercampur darah dan lendir.
Perawat mampu memberi asuhan keperawatan anak dengan Disentri
2 Tujuan
sehingga keluarga mampu merawat anak sakit dirumah.
1. Keputusan Kepala Puskesmas Bagendit No.206/SK/KA –
3 Kebijakan
PKM.CDH/I/2017 tgl 02-01-2017 tentang Penugasan Penanggung
Jawab Pelayanan MTBS di Lingkungan UPTD Puskesmas Bagendit.
2. Surat Pernyataan Pendelegasian Wewenang No: 441/TU-12/I/2017
1. Permenkes No. 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak
4 Referensi
2. Permenkes No. 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
3. Perda Kabupaten Cirebon No. 3 Tahun 2009 tentang Kesehatan Ibu,
Bayi Baru Lahir, Bayi dan Anak Balita.
4. Pedoman Asuhan Keperawatan
1. Kartu Rekam Medik
5 Persiapan
2. Format MTBS
alat
1. Perawat menjelaskan cara memonitor tanda dan gejala kekurangan
6 Prosedur
cairan dan elektrolit.
2. Perawat menjelaskan cara memonitor intake dan output agar
membuat keluaran adequat untuk membersihkan sisa metabolisme.
3. Perawat menyarankan ibu agar memberi banyak minum pada anak,
untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang.
4. Perawat menjelaskan tentang pembatasan diet yaitu makanan
berserat tinggi, berlemak dan air terlalu panas atau dingin karena
dapat merangsang mengiritasi lambung dan saluran usus.
5. Perawat menyarankan ibu agar menyajikan makanan dalam
keadaan hangat.
6. Perawat menyarankan ibu agar mampu menjaga lingkungan yang
bersih, sehat dan nyaman.
7. Perawat menyarankan agar ibu mampu menjaga keseimbangan
aktivitas dan istirahat anak.
8. Perawat menjelaskan cara pemberian obat antibiotic sebagai anti
bakteri berspektrum luas untuk menghambat endotoksin.
Unit Pelayanan Obat, KIA, BP umum, Rawat Inap
7 Unit Terkait
Kartu Rekam Medik, Buku Register Pasien, Buku Pencatatan Obat,
8 Dokumen
Aplikasi ICATT/ Formulir MTBS dan e-Puskesmas, Laporan Bulanan
Terkait