Anda di halaman 1dari 4

SKENARIO A BLOK 13

Adakah hubungan antara oklusi posterior ascending artery dan pendarahan di AV block?

 Gambaran EKG terdapat ST elevasi di avF dan lead 1, menandakan yang terkena
infark adalah bagian inferior, diperdarahi arteri koroner dekstra. Arteri koroner
dekstra memperdarahi atrium kanan dan ventrikel kanan. Cabang dari arteri koroner
dekstra adalah right posterior ascending artery yang memperdarahi AV node,
sehingga terjadi AV block yang berujung pada perpanjangan interval PR.

Di kerangka konsep ada hiperurisemia (gangguan fungsi ginjal), jelaskan hubungan


hiperurisemia dengan pembentukan trombus? + Kenapa pasien ini hiperurisemia?

 Uric acid merupakan salah satu trombogenik (faktor terbentuk plak). Proses
pembentukan sama seperti proses pembentukan trombus pada umumnya.

Hubungan CTR dengan nafas pendek pada kasus?

 Tidak ada hubungan


 Hubungannya lebih ke mekanisme kompensasi. Nafas pendek merupakan kompensasi
tubuh karena CO menurun (aktivasi simpatis).

Apa yang menyebabkan dia hipokalemi?

 Penyebab hipokalemi: intake kurang atau penggunaan berlebihan.


 Kecenderungan dari pasien: adanya kematian otot-otot jantung 

Apa yang menyebabkan jantung boot-shaped pada foto toraks?


 Bagian dari Left Ventricle Hypertrophy, untuk menentukan bahwa ini disebabkan
hipertensi yang sudah lama.

Penjelasan Expert
Sindroma Koroner Akut (SKA) hanya ada 3 : Unstable Angina Pectoris, STEMI, Non-
STEMI. Cara membedakannya ialah melalui identifikasi (Nama, umur, pekerjaan, tempat
tinggal, keluhan utama, mis: nyeri dada), anamnesis (keluhan utama, keluhan tambahan,
riwayat perjalanan penyakit), pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, baik yang
khusus maupun umum.
Pada kasus Mr. Y umur 68 tahun, keluhan utama nyeri dada, keluhan tambahan sesak nafas,
perjalanan penyakit (sejak...). Pemeriksaan fisik dimulai dari keadaan umum (pada kasus,
sempat tidak sadar), kemudian BP, RR, dll. + Laboratorium (Kolesterol total, LDL,HDL,
Asam Urat, GDS harusnya ada, enzim biomarker CK-MB, CK-NAC, dll. Pemeriksaan EKG:
ada LVH, ST Elevasi. Ditambah foto rontgen thorax: boot-shaped, CTR > 50.
Kesimpulan: SKA dalam bentuk STEMI Inferior
Trias Virchow: tekanan darah, pembuluh darah (usia bertambahsklerotik), aliran darah
(tergantung viskositassemakin kental, semakin cepat terjadi pembentukan trombus.
Viskositas dipengaruhi gula darah, kolesterol total, rokok, asam urat)
SKA  antara demand dan supply darah tidak seimbang, karena adanya penyempitan
pembuluh darah.
Tatalaksana: Pertama, beri O2 (tidak harus dalam keadaan pasien sesak, tidak sesak nafas pun
harus diberi oksigen), kemudian atasi nyerinya.
Diagnostik pasti ACS  kateterisasi, mulai dari arteri koroner kanan/kiri.
Cincin ada 2 macam  pake obat dan tidak pake obat. Yang lebih bagus yang pakai obat,
karena yang tidak pakai obat bisa terjadi kambuh.
Muffle heart sound  bukan karena penimbunan cairan di perikardium
Edema paru  terjadi bendungan-bendungan cairan akibat hipertensi, menyebabkan suara
jantung melemah.
Stable angina  tidak termasuk ACS karena dianggap tidak akut.
Perbedaan stable, unstable, STEMI, Non-STEMI dapat diketahui dari: onset, gejala
(typical/non-typical chest pain), EKG
3 penyebab sesak: paru, kardiovaskular, aliran nafas. Pada kasus ini disebabkan
kardiovaskular.

Untuk laporan
 Ikuti format seperti blok 1.
 Handout powerpoint di-print semua kelompok, baik maju atau tidak.
 Laporan sebaiknya tipis, to the point.

Farmakologi
SKA  MONA
Nitroglycerine  vasodilatasi. Untuk rombongan nitrat, khususnya organic nitrates, dapat
menjadi vasodilator di arteri maupun vena. Efeknya bisa dibagi, ada yang ke jantung dan ada
yang ke pembuluh darah. Untuk pembuluh darah dapat dibagi 2: jantung dan sistemik. Efek
tambahan nitrat ke jantung: ventricular stress berkurang karena adanya vasodilatasi vena.
 diubah oleh enzim, baru mengeluarkan NO di sel.
 Farmakokinetik
Absorbsi(?), Distribusi(?), Metabolisme dominan di hepar (sehingga pada pasien
tertentu perlu ditinggikan dosisnya), Eksresi di ginjal.
Rombongan nitrat dapat memiliki efek toleran.
Interaksi obat: sildenafil (vasodilator  menghambat degradasi). Nitrat 
meningkatkan NO. Keduanya bekerja sebagai vasodilator. Interaksi antar-obat dapat
menyebabkan hipotensi.