Anda di halaman 1dari 6

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

SOAL UJI COBA


KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN

KELAS/SEMESTER : XI/ 2
WAKTU : 90 MENIT

PETUNJUK UMUM

1. Tulislah terlebih dahulu nama, nomor absen, dan kelas Anda pada lembar jawab yang
tersedia.
2. Kerjakan pada lembar jawaban yang telah disediakan.
3. Bacalah soal dengan teliti sebelum Anda mengerjakan.
4. Kerjakan terlebih dahulu soal yang Anda anggap mudah.
5. Berdoa terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal.

SELAMAT MENGERJAKAN
==================================================================
PILIHLAH JAWABAN YANG BENAR DENGAN MEMBERI TANDA SILANG (X)
PADA HURUF A, B, C, D, ATAU E PADA LEMBAR JAWAB YANG TERSEDIA.

1. Kelarutan didefinisikan sebagai . . . .


A. Banyaknya mol zat terlarut dalam 1000 gram pelarut
B. Jumlah maksimum zat yang dapat larut dalam sejumlah tertentu pelarut
C. Hasil kali konsentrasi molar ion-ion dalam pelarut
D. Tetapan hasil kali kelarutan konsentrasi molar ion-ion dalam larutan jenuh
E. Besaran yang menunjukkan banyaknya zat terlarut
2. Jika kelarutan suatu garam dinyatakan a mol/L, maka pernyataan di bawah ini yang benar
A. dalam 1 L pelarut, jumlah maksimum garam yang dapat larut a mol
B. a mol garam dilarutkan dalam 1000 gram pelarut
C. a mol garam dilarutkan akan terbentuk endapan
D. a mol garam akan larut dalam 1 gram air
E.garam dilarutkan kurang dari a mol maka terbentuk endapan
3. Berikut ini yang merupakan reaksi kesetimbangan dari senyawa Ba(OH)2 yaitu . . . .
A. Ba(OH)2(s) 2Ba+ (aq) + OH2-(aq)
B. Ba(OH)2(s) Ba2+ (aq) + OH2-(aq)
C. Ba(OH)2(s) Ba+ (aq) + OH-(aq)
D. Ba(OH)2(s) Ba2+ (aq) + 2 OH-(aq)
E. Ba(OH)2(s) 2 Ba+ (aq) + 2 OH-(aq)
4. Hasil perkalian konsentrasi ion-ion dalam larutan jenuh,masing-masing dipangkatkan
dengan koefisien ionisasinya disebut . . .
A. Zat terlarut
B. Tetapan hasil kali kelarutan
C. Hubungan kelarutan
D. Kelarutan
E. Satuan kelarutan
5. Larutan Fe(OH)3 mempunyai kelarutan dalam air sebesar s mol/L, maka Ksp larutan tesebut
adalah ….
A. s2
B. 4 s2
C. 9 s2
D. 27 s4
E. 81 s3
6. Salah satu komponen penyusun obat maag yaitu senyawa basa alumunium hidroksida.
Ungkapan kelarutan senyawa Al(OH)3 yaitu . .
A. s = √𝐾𝑠𝑝
3 𝐾𝑠𝑝
B. s = √ 4

4 𝐾𝑠𝑝
C. s = √
27

5 𝐾𝑠𝑝
D. s = √ 108
E. s = Ksp
7. Jika kelarutan senyawa berikut sama, maka yang mempunyai harga Ksp terbesar . . . .
A. AgI
B. SrSO4
C. Ag2CrO4
D. Mg(OH)2
E. Fe(OH)3

8. Tetapan hasil kali kelarutan dari tembaga (II) sulfida (CuS), kalsium fluorida (CaF2) dan
timbal (II) iodida (PbI2) yaitu sama besar pada suhu yang sama. Jika kelarutannya
dinyatakan s, pada suhu yang sama
A. s CuS = s CaF2 = s PbI2
B. s CuS> s CaF2> s PbI2
C. s CuS> s CaF2= s PbI2
D. s CuS< s CaF2< s PbI2
E. s CuS = s CaF2> s PbI2
9. Diketahui beberapa harga Ksp :
1) Mg(OH)2 = 1,8 x 10-11
2) Ca(OH)2 = 5,5 x 10-6
3) Ba(OH)2 = 5 x 10-3
4) Mn(OH)2 = 4,5 x 10-14
Urutan kelarutan dari yang paling mudah larut ke paling sukar larut . . .
A. 3,2,1,4
B. 4,1,2,3
C. 4,2,3,1
D. 3,4,2,1
E. 3,1,2,4
10. Bila kelarutan timbal (II) klorida (PbCl2) dalam air sebesar s mol L–1, maka harga Ksp
dari zat tersebut ... .

A. s2 D. 27s4
B. 27s3 E.4s3
C. 108s5
11. Pada suhu tertentu, AgCl maksimum yang dapat larut dalam 500 mL air yaitu 7,175 x10-4
gram. Hasil kali kelarutan (Ksp) pada suhu tersebut . . .
(Ar Ag = 108, Cl = 63,5)
A. 7 x 10-11
B. 7 x 10-10
C. 2,5 x 10-11
D. 2,5 x 10-13
E. 1 x 10-12

12. Diketahui Ar Ba = 137 ; S = 32 , O = 16, jika Ksp BaSO41 x 10-10. Banyaknya BaSO4
yang terlarut dalam 4 dm3 larutan jenuhnya . . . .

A. 7,43 mgram D. 2,33 mgram


B. 15,19 mgram E. 9,32 mgram
C. 5,82 mgram
13. Hasil kali kelarutan Ca(OH)2 dalam air adalah 4 × 10−6. Maka, kelarutan Ca(OH)2
adalah...
A. 5 x 10-2 mol/L D. 2 x 10-2 mol/L
B. 4 x 10-2 mol/L E. 1 x 10-2 mol/L
C. 3 x 10-2 mol/L
14. Jika konsentrasi ion Ca2+ dalam larutan jenuh CaF2 adalah 2 x 10-4 M. Maka, hasil kali
kelarutan CaF2 adalah ...
A. 3,2 x 10-11 D. 4 x 10-8
-12
B. 3,2 x 10 E. 4 x 10-12
C. 3,2 x 10-8
15. Timbal (II) iodida PbI2 yang mengandung isotop I131 bersifat radioaktif. Jika diketahui
Ksp PbI2 = 1,4 x 10-8. Kelarutan PbI2 dalam 1 liter larutan Pb(NO3)2 0,15 M . . . mol/L

A.1,6 x 10-5 D. 3 x 10-3


B. 1,5 x 10-4 E 4,5 x 10-3
C. 1,6 x 10-4

16. Diketahui Ar Ag = 108, Cl = 35,5. Bila kelarutan AgCl dalam air 1,435 mg L–1, maka
kelarutan AgCl dalam larutan NaCl 0,1M . . . mol/L
A. 1x 10–4 D.1x 10–9
B. 1x 10–5 E. 1x 10–10
C. 1x 10–8
17. Pada suhu tertentu Ksp senyawa hidroksida B(OH)2 sebesar 4 x 10-12. pH larutan jenuh
tersebut . . . .
A. 4 – log 2 D. 10 + log 2
B. 4 + log 2 E. 10 – log 2
C. 10
18. Kelarutan L(OH)2 dalam air adalah 5 x 10-4 mol/L. pH larutan jenuh L(OH)2 adalah ...
A. 10 + log 5 D. 3
B. 10 – log 5 E. 11
C. 4 – log 5
19. Larutan jenuh X(OH)2 memiliki pH = 9. Hasil kali kelarutan (Ksp) dari X(OH)2 adalah ...
A. 5 x 10-16 D. 5 x 10-28
B. 5 x 10-20 E. 5 x 10-30
C. 5 x 10-24
20. Pernyataan yang tepat tentang hasil kali kelarutan garam AgCl yaitu .
A. Harga Ksp tetap pada suhu tetap
B. Ksp AgCl menyatakan banyaknya garam AgCl yang larut
C. Jika Ksp AgCl > [Ag+] [Cl-], berarti AgCl larut sempurna
D. Jika Ksp AgCl > [Ag+] [Cl-], berarti larutan belum jenuh
E. Jika Ksp AgCl < [Ag+] [Cl-], berarti terbentuk endapan
21. Nilai Ksp dan Qc zat diasumsikan terionisasi sempurna, dapat digunakan untuk
memperkirakan terbentuk endapan. Endapan terbentuk jika . . .
A. Ksp sangat besar D. Ksp < Qc
B. Qc sangat kecil E. Ksp > Qc
C. Ksp = Qc
22. Sebanyak 100 mL AgNO3 0,1 M dicampur dengan 100 mL KI 0,1 M. Jika diketahui Ksp
AgI = 10-16. Pernyataan yang benar . . . .

A. AgI mengendap karena [Ag+][I-]>Ksp


B. AgI mengendap karena [Ag+][I-]<Ksp
C. AgI tidak mengendap karena [Ag+][I-]<Ksp
D. AgI tidak mengendap karena [Ag+][I-]>Ksp
E. Larutan tepat jenuh karena [Ag+][I-]=Ksp
23. Dalam satu liter larutan terdapat campuran garam PbF2, CaF2, dan MgF2 yang masing-
masing konsentrasinya 0,01 M. Diketahui Ksp Pb(OH)2=2,8×10–16,Ca(OH)2=4,5×10-14 dan
Mg(OH)2 =4,5×10–17 pada suhu 25°C. Jika ditambahkan NaOH sehingga pH larutan menjadi
9, maka garam yang mengendap . . . .
A. Semua mengendap D. Hanya Ca(OH)2
B. Tidak ada E. Mg(OH)2 dan Pb(OH)2
C. Hanya Pb(OH)2

24. Sebanyak 200 mL larutan AgNO3 0,02 M, masing-masing dimasukkan ke dalam 5 wadah
yang berisi 5 jenis larutan yang mengandung ion S2-, PO43-, CrO42-, Br-, SO42- dengan
volume dan molaritas yang sama. Jika harga Ksp Ag2S = 2 × 10-49; Ag3PO4 = 1 × 10-20;
Ag2CrO4 = 6 × 10-5; AgBr = 5 × 10-13; Ag2SO4 = 3 × 10-5.
Maka garam yang akan terlarut dalam air adalah…
A. Ag2S dan Ag3PO4 D. Ag3PO4 dan AgBr
B. Ag2S dan AgBr E. AgBr dan Ag2SO4
C. Ag2CrO4 dan Ag2SO4
25. Email terdiri dari senyawa hidroksiapatit, Ca5(PO4)3OH. Senyawa ini sedikit larut dalam
suasana asam karena mengalami reaksi sebagai berikut :
Ca5(PO4)3OH(s) + 4H+(aq) 5Ca2+(aq) + 3HPO42-(aq) + H2O(l)
Suasana asam dapat terjadi karena pengaruh bakteri dalam mulut ketika menguraikan sisa-
sisa makanan yang terselip di gigi. Hal ini akan menyebabkan terjadi demineralisasi email,
dan email akan rusak. Kerusakan ini dapat dicegah dengan menyikat gigi secara teratur,
terutama sehabis makan. Salah satu cara yang lain adalah menambahkan senyawa fluorida
ke dalam pasta gigi. Menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluorida (F-) dapat
mengubah senyawa hidroksiapatit menjadi fluoroapatit, dengan reaksi :
Ca5(PO4)3OH(s) + F- (aq)  Ca5(PO4)3F(s) + OH- (aq).
Senyawa fluoroapatit lebih sukar larut dalam suasana asam.
Berdasarkan artikel di atas, perhatikan pernyataan berikut :
1) Menggosok gigi dengan pasta gigi berfluorida dapat mengubah senyawa
hidroksiapatit menjadi fluoroapatit
2) Fluoroapatit mempunyai rumus Ca5(PO4)3F yang fasenya liquid
3) Fluoroapatit lebih sukar larut dalam keadaan asam
4) Fluoroapatit lebih sukar larut dalam keadaan basa
Pernyataan yang benar mengenai fluoroapatit, kecuali. . . .
A. 1,2 dan 3 D. Hanya 4
B. 1 dan 3 E. Semua benar
C. 2 dan 4