Anda di halaman 1dari 18

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat
dan karunia-Nya, kami diberikan kesempatan dan kesehatan untuk menyelesaikan
makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini yang berjudul “Modal Ventura”.

Makalah ini disusun dengan tujuan utama menyelesaikan tugas mata kuliah Bank
dan Lembaga Keuangan.Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak
yang telah banyak membantu kami dalam menyelesaikan makalah ini dan kepada
dosen mata kuliah Bank dan Lembaga Keuangan Ibu Hj.Giriati,S.E.,M.E.Terima
kasih juga kami ucapkan kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu
kelompok kami dalam menyelesaikan makalah ini.

Kami menyadari sepenuhnya bahwa pengalaman dan ilmu yang dimiliki masih
terbatas dan terdapat banyak kekurangan sehingga penulisan makalah ini masih
jauh dari sempurna. Namun,kami tetap bersyukur karena dengan bimbingan dan
bantuan semua pihak, makalah ini dapat diselesaikan. Kami mengharapkan
adanya kritik dan saran yang membangun guna mencapai hasil yang lebih baik.
Semoga makalah ini dapat berguna dan bermanfaat bagi yang pembaca.

Pontianak, 28 April 2018

Penulis

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL....................................................................................................... i

KATA PENGANTAR ....................................................................................................... ii

DAFTAR ISI..................................................................................................................... iii

BAB I .................................................................................................................................. 1

PENDAHULUAN ............................................................................................................. 1

1.1 Latar Belakang ......................................................................................................... 1

1.2 Rumusan Masalah .................................................................................................... 1

1.3 Maksud dan Tujuan.................................................................................................. 2

BAB II ................................................................................................................................ 3

PEMBAHASAN ................................................................................................................ 3

A. Pengertian Modal Ventura ...................................................................................... 3

B. Landasan Hukum Pendirian Modal ventura ........................................................... 4

C. Sejarah Awal Mula Modal Ventura Modern ........................................................... 4

D. Sejarah Awal Mula Modal Ventura Di Indonesia ................................................... 5

E. Jenis-jenis Modal Ventura ..................................................................................... 7

F. Manfaat Modal Ventura .......................................................................................... 8

G. Pihak yang terlibad dalam Modal Ventura ............................................................ 9

H. Sumber dana dalam Modal Ventura...................................................................... 10

iii
I. Mekanisme Modal Ventura .................................................................................. 11

J. Divesatsi ................................................................................................................ 13

BAB III............................................................................................................................. 14

PENUTUP........................................................................................................................ 14

A. Kesimpulan ........................................................................................................... 14

B. Saran ..................................................................................................................... 14

DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................................... 15

iv
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam melakukan suatu kegiatan investasi tidak semua investasi dapat dilakukan
dengan mudah, karena hampir semua investasi mengandung suatu resiko
kerugian. Bagi investasi yang mempunyai resiko rendah hampir semua investor
ingin melakukannya. Akan tetapi jika investasi tersebut memiliki resiko tinggi,
maka tidak mudah untuk mencari investor yang mau melakukannya.

Adalah perusahaan modal ventura yang berani melakukan investasi di mana


investasi tersebut mengandung suatu resiko tinggi. Keputusan ini dibuat dengan
berbagai pertimbangan tentunya dan hal ini sesuai pula dengan maksud dan tujuan
didirikannya perusahaan modal ventura yaitu melakukan penanaman modal dalam
suatu usaha yang mengandung resiko tinggi.

Kegiatan investasi yang dibiayai oleh modal ventura biasanya dalam jangka waktu
panjang dan memiliki resiko tinggi, seperti membentuk atau pengembangan usaha
baru dibidang tertentu. Meskipun resiko yang dihadapi tinggi, pihak modal
ventura mengharapkan suatu keuntungan yang tinggi pula dari penyertaan
modalnya berupa capital gain atau deviden. Perusahaan yang pembiayaannya dari
modal ventura disebut Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) atau investee company.
Lalu apa yang dimaksud dengan perusahaan modal ventura dan kegiatan apa saja
yang dilakukannya.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apa pengertian dari modal ventura?

2. Bagaimana sejarah modal ventura?

3. Apa saja jenis-jenis dari modal ventura?

4. Bagaimana mekanisme kegiatan modal ventura?

5. Apa manfaat bagi perusahaan modal ventura dan pasangan usaha?

1
6. Apa saja sumber-sumber pendanaan dalam modal ventura?

7. Bagaimana tahap-tahap pembiayaan modal ventura?

8. Bagaimana bentuk pembiayaan modal ventura?

9. Bagaimana penarikan modal pada perusahaan ventura bagi pasangan usaha?

1.3 Maksud dan Tujuan

Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk melengkapi tugas mata kuliah
Bank dan Lembaga Keuangan.Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk
membantu dan mempermudah pemahaman mahasiswa/i mengenai Modal
Ventura, sejarah modal ventura, jenis-jenis modal ventura, mekanisme kegiatan
modal ventura, manfaat modal ventura, sumber-sumber pendanaan modal ventura,
tahap-tahap pembiayaan modal ventura, bentuk pembiayaan modal ventura serta
penarikan modal ventura bagi pasangan usaha. Karena materi- materi tersebut
merupakan salah satu materi penting dalam mata kuliah Bank dan Lembaga
Keuangan yang harus dikuasai.

2
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Modal Ventura

Isitlah modal ventura merupakan terjemahan dari terminology


bahasa Inggris, venture capital yang berarti sesuatu yang mengandung
resiko atau dapat berarti sebagai usaha. Jadi, secara harafiah modal
ventura berarti modal yang diinvestasikan pada suatu usaha yang
mengandung risiko. Oleh karena itu, modal ventura disebut juga risk
capital. Dikatakan mengandung risiko karena dalam investasi ini tidak
menekankan aspek jaminan (collateral) melainkan pada prospek dan
kelayakan dari usaha yang dibiayai.

Berikut ini dikemukakan beberapa definisi modal ventura baik dari


para ahli maupun dari ketentuan hukum yang mengatur tentang modal
ventura. Martono (2002, hlm. 127) mensitir definisi yang dikemukakan
oleh Tony Lorenz dan Clinton Richardson. Menurut Tony Lorenz, modal
ventura adalah investasi jangka panjang dalam bentuk pemberian modal
yang mengandung risiko dimana penyedia dana (venture capitalis)
terutama mengharapkan capital gain bukan pendapatan bunga atau
deviden. Adapun menurut Clinton Richardson, modal ventura adalah dana
yang diinvestasikan pada perusahaan atau individu yang memiliki risiko
tinggi.

Definisi lain diberikan oleh Robert White sebagaimana disitir oleh


Dahlan Siamat (2001, hlm. 333) yang menyatakan bahwa modal ventura
adalah bisnis pembiayaan untuk memungkinkan pembentukan dan
pengembangan usaha-usaha baru di bidang teknologi dan/atau non
teknologi. Menurut Handowo Dipo (1995, hlm 10) yang dimaksud dengan
modal ventura dapat diartikan dana usaha dalam bentuk saham atau
pinjaman yang dialihkan menjadi saham. Sumber dana adalah perusahaan
modal ventura yang mengharapkan keuntungan dari investasinya tersebut.
Perusahaan modal ventura dalam melakukan pembiayaan tidak hanya
menginvestasikan modalnya saja, tetapi juga sekaligus terlibat dalam
manajemen perusahaan yang dibantunya.

Selanjutnya, menurut Pasal 1 angka (11) Keputusan Presiden


Nomor 61 Tahun 1988 tentang Lembaga Pembiayaan ditentukan bahwa
Perusahaan Modal Ventura (venture capital company) adalah badan usaha
yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke

3
dalam usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk
penyertaan modal ke dalam surat perusahaan Pasangan Usaha (investee
company) untuk jangka waktu tertentu. Berdasarkan definisi sebagaimana
ditentukan dalam Pasal 1 angka (11) Keppres Nomor 61 Tahun 1988 di
atas, dapat diidentifikasi lima unsur dari perusahaan modal ventura, yaitu :

 Adanya badan usaha (company) ;


 Bidang usaha,yaitu kegiatan di bidang pembiayaan (finance business) ;
 Bentuk kegiatan, yaitu penyertaan modal (equity participation) ;
 Pada perusahaan pasangan usaha (investee company) ;
 Dalam jangka waktu tertentu (long term)

B. Landasan Hukum Pendirian Modal ventura


Landasan hukum tentang kegiataan yang berkaitan dengan modal ventura di
Indonesia ditetapkan dengan berbagai peraturan. Peraturan-peraturan inilah yang
menjadi landasan hukum berdiri dan beroperasinya kegiataan modal ventura.

Peraturan yang menjadi landasan hukum yang dimaksud adalah:


1. Keputusan menteri Keuangan Nomor 469/KMK.017/1995 Tanggal 3
Oktober 1995. Tentang Pendiriaan dan pembinaan Perusahaan Modal
Ventura
2. Peraturan pemerintah Nomor 4 Tahun 1995 Pajak Penghasilan bagi
Perusahaan Modal Ventura.
3. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 227/KMK.01/1994 Tanggal 9 Juni
1994 Tentang Sektor-sektor usaha perusahaan pasangan usaha dari
Peruahaan Modal Ventura.
4. Keppres Nomor 61 Tahun 1988 Tentang Lembaga Pembiayaan.

C. Sejarah Awal Mula Modal Ventura Modern

Muculnya konsep pembiayaan dengan diawali antara tahun 1920-1930 pada


saat keluarga-keluarga kaya di Amerika Serikat seperti Ford, Rockefeller, Payson
dan lain-lain membentuk suatu pendanaan. Walaupun penyertaan modal sudah
dikenal serta dilakukan oleh investor sejak zaman dahulu,Georges Doriot dikenal
sebagai penemu dari industri modal ventura.

Pada tahun 1946, Doriot mendirikan American Research and Development


Corporation (AR&D), dimana investasinya pada perusahaan Digital Equipment
Corporation adalah merupakan sukses terbesar. Pada Tahun 1968 sewaktu Digital

4
Equipment melakukan penawaran sahamnya kepada publik,dan ini
memberikan imbal hasil investasi (return on investment-ROI) sebesar 101%
kepada AR&D.Investasi ARD's yang senilai $70.000 USD pada Digital
Equipment Corporation pada tahun 1957 tersebut telah bertumbuh nilainya
menjadi $355 juta USD.

Biasanya juga dianggap bahwa modal ventura yang pertama kali adalah
investasi yang dilakukan pada tahun 1959 oleh Venrock Associates pada
perusahaan Fairchild Semiconductor.Awal mula tumbuhnya industri modal
ventura ini adalah dengan diterbitkannya Undang-undang investasi usaha kecil
(Small Business Investment Act) di Amerika pada tahun 1958 dimana secara resmi
diperbolehkannya Kantor Pendaftaran Usaha Kecil (Small Business
Administration (SBA)) untuk mendaftarkan perusahaan modal kecil untuk
membantu pembiayaan dan permodalan dari usaha wiraswasta di Amerika.

D. Sejarah Awal Mula Modal Ventura Di Indonesia

Mengacu kepada Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.


1251/1988,perusahaan modal ventura dapat membantu permodalan maupun
bantuan teknis yang diperlukan calon pengusaha maupun usaha yang sudah
berjalan guna:

 Pengembangan suatu penemuan baru.


 Pengembangan perusahaan yang pada tahap awal usahanya mengalami
kesulitan dana.
 Membantu perusahaan yang berada pada tahap pengembangan.
 Membantu perusahaan yang berada dalam tahap kemunduran usaha.
 Pengembangan projek penelitian dan rekayasa.
 Pengembangan berbagai penggunaan teknologi baru dan alih teknologi
baik dari dalam maupun luar negeri.
 Membantu pengalihan pemilikan perusahaan

Awal pengakuan secara formal adanya usaha modal ventura di Indonesia


adalah pada saat berlakunya paket 20 Desember 1988 ( Pakdes 20, 88 ) yang
menempatkan usaha modal ventura sebagai salah satu kegiataan pembiayaan di
samping bentuk-bentuk kegiatan pembiayaan yang lain.Perusahaan modal ventura
di Indonesia diawali dengan pembentukan PT.Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (BPUI),sebuah badan usaha milik negara (BUMN) yang sahamnya
dimilki oleh Departemen Keuangan (82,2%) dan Bank Indonesia (17,8%).
Gema nama Bahana memang sempat menggetarkan "dunia keuangan"
nusantara. Ketika pada tahun 1993 salah satu anak usahanya, PT Bahana Artha

5
Ventura (BAV), agresif melebarkan usaha ke seluruh provinsi, membentuk
Perusahaan Modal Ventura Daerah (PMVD).Sasarannya usaha kecil menengah
(UKM) untuk dibiayai.
Pada kenyataannya usaha modal ventura relatif kurang berkembang di
Indonesia dibandingkan lembaga pembiayaan yang lain. Kurang berkembangnya
usaha modal ventura di Indonesia terutama disebabkan karena :

a.Belum Dikenal
Meskipun modal ventura sudah berkembang sejak awal abad ke- 20, usaha ini
relatif belum di kenal oleh masyarakat di Indonesia baik Perusahaan Pasangan
Usaha yang potensial maupun pihak-pihak yang mempunyai kapasitas usaha
mengembangkan atau menjadi perusahaan modal ventura.

b.Risiko
Meskipun pembiayaan dengan cara penyertaan memungkinkan adanya rate of
retrun yang lebih tinggi bagi perusahaan modal ventura, namun salah satu
konsekuensi dari pembiayaan dalam bentuk penyertaan adalah adanya risiko yang
lebih tinggi terhadap tidak terbayarnya kembali pembiayaan atau penyertaan serta
tidak terbayarnya balas jasa modal.

c.Kesesuaian
Masing-masing perusahaan Modal Ventura mempunyai karakteristik dan selera
yang berbeda-beda serta spesifik mengenai calon perusahaan pasang usahanya.

d.Tenaga Profesional
Sejalan dengan kurang berkembangnya usaha modal ventura di Indonesia, tenaga
profesional yang berpengalaman dan menguasai bidang usaha modal ventura juga
tidak mudah untuk didapat.

e.Pasar modal
Penyertaan modal dengan skema modal ventura dibatasi hanya untuk jangka
waktu tertentu saja.

f.Peraturan Perundang-undangan
Peraturaan perundang-undangan yang saat ini ada belum secara lengkap
mendukung perkembangan uasaha modal ventura di Indonesia.

6
E. Jenis- Jenis Modal Ventura
Jenis – jenis pembiayaan yang dilakukan oleh perusahaan modal ventura:
 Berdasarkan Cara Pemberian Bantuan
Bantuan yang diberikan modal ventura kepada perusahaan pasangan usaha dapat
meliputi dua hal, yaitu bantuan finansial dan bantuan manajemen. Atas dasar cara
pemberian kedua jenis bantuan tersebut, mekanisme modal ventura dapat
dibedakan menjadi:
a.Single tier approach
Pendekatan ini menempatkan sebuah perusahaan modal ventura dalam dua fungsi
sekaligus, yaitu sebagai pemberi bantuan pembiayaan (fund company) dan juga
sebagai pemberian bantuan manajemen atau pengelolaan dana ( management
company ).

b.Two tier approach


Pendekatan ini memungkinkan sebuah perusahaan pasangan usaha untu menerima
bantuan pembiayaan dan bantuan manajemen dari Perusahaan Modal Ventura
yang berbeda.

 Berdasarkan Cara Penghimpunan Dana


Perusahaan modal ventura secara umum dapat menghimpun dana dari pinjaman
dan juga dari modal sendiri dalam berbagai bentuk.Jika ditinjau dari cara
penghimpunan dananya modal ventura dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

a.Leverage ventura capital


Modal ventura yang bersumber dari suatu Perusahaan Modal Ventura dengan
sebagian besar penghimpunan dananya dalam bentuk pinjaman dari berbagai
macam pihak disebut leverage venture capital.

b.Equity venture capital


Modal ventura yang bersumber dari suatu Perusahaan Modal Ventura dengan
sebagian besar penghimpunan dananya dalam bentuk modal sendiri dalam
berbagai bentuk disebut equity venture capital.

 Berdasarkan Kepemilkan
Atas dasar kepemilikannya, perusahaan Modal Ventura dapat dibedakan dalam
beberapa jenis sebagai berikut:
a) Private ‘ venture-capital’ Company
Perusahaan modal ventura yang belum go-public atau belum menjual sahamnya
melalui bursa efek disebut Private ‘ venture-capital’ Company.
b) Public ‘ venture-capital’ company
Perusahaan modal ventura yang telah go-public atau menjual sahamnya melalui
bursa efek disebut Public ‘ venture-capital’ Company.
7
c) Bank Affoliate ‘ venture-capital’ Company
Perusahaan modal ventura yang didirikan oleh bank-bank yang mengalami surplus
dana atau memang mempunyai misi khusus dalam hal modal ventura disebut
Bank Affiliate ‘ venture-capital’ Company.
d) Conglomerate ‘ venture-capital’ Company
Perusahaan modal ventura yang didirikan atau dimiliki oleh sejumlah perusahaan
disebut Conglomerate ‘ venture-capital’ Company.

F. Manfaat Modal Ventura

Dari sisi perusahaan pasangan usaha (investee company), masuknya modal


ventura sebagai sumber pembiayaan pada perusahaan akan memberi manfaat bagi
perusahaan yang bersangkutan antara lain sebagai berikut :

a. Kemungkinan Berhasilnya Usaha Lebih Besar

Dengan masuknya modal ventura, maka hasil temuan akan terjamin kelancaran
produknya. Karena dalam kenyataannya, seseorang yang menemukan suatu
ciptaan baru belum tentu mampu memproduksi dan sekaligus memasarkan
produknya tersebut dengan berhasil, atau dengan kata lain, ia belum tentu
memiliki kemampuan sebagai seorang pengusaha. Pelaksanaan produksi dan
pemasaran membutuhkan suatu keahlian, pengalaman, dan jaringan yang
memadai sehingga akan menjamin kelancaran usaha. Pengusaha yang tidak
memiliki kriteria tersebut sudah barang tentu akan menimbulkan risiko investasi;
yang pada gilirannya akan menghancurkan usahanya, yang sebenarnya memiliki
prospek dan potensi besar untuk dikembangkan. Dengan masuknya modal ventura
yang memiliki kemampuan manajemen dan latar belakang bisnis yang kuat sebagi
partner usahanya, maka risiko usaha tersebut dapat dikurangi.

b. Meningkatkan Efesiensi Pendistribusian Produk

Pada awal dilakukannya produksi, biasanya jumlah produksi tidak akan efesien
apabila pendistribusian ditangani sendiri karena volume produksi belum ekonomis
untuk dilakukan distribusi sendiri. Untuk mengatasi keterbatasan ini, perusahaan
modal ventura, yang memiliki jaringan distribusi atau pemasaran yang luas, dapat
diajak serta untuk memberi pembiayaan dengan cara melakukan penyertaan pada
perusahaan pasangan usaha.

c. Meningkatkan Bankabilitas

Perusahaan baru sering mengalami kesulitan untuk memperoleh pembiayaan,


antara lain karena perusahaan bersangkutan biasanya memiliki tim manajemen

8
yang lemah, di samping struktur permodalan yang kurang kuat. Alasan tersebut
menyebabkan bank menjadi kurang berminat untuk memberi pinjaman kepada
perusahaan baru.Selanjutnya,masuknya perusahaan modal ventura ke dalam
perusahaan tersebut jelas akan meningkatkan kepercayaan para calon kreditor
pada perusahaan tersebut,disamping adanya perbaikan dalam struktur permodalan.

d. Meningkatkan Kemampuan Memperoleh Keuntungan

Berbeda dengan kredit bank, pembiayaan modal ventura merupakan pembiayaan


dalam bentuk penyertaan modal sehingga perusahaan tidak perlu mengeluarkan
biaya rutin dalam bentuk bunga dan cicilan pokok, yang tentunya akan
mempengaruhi arus kas perusahaan. Di samping itu, jangka waktu pembiayaan
modal ventura relatif berjangka panjang sehingga perusahaan akan dapat
menggunakan dana tersebut untuk investasi jangka panjang pula. Penambahan
modal sendiri perusahaan yang bersumber dari penyertaan saham modal ventura
akan semakin memperkecil debt equity ratio perusahaan, yang tentunya secara
langsung akan mengurangi atau memperkecil beban biaya bunga. Kecilnya beban
biaya bunga yang ditanggung tersebut jelas akan meningkatkan kemampuan
perusahaan untuk memperbesar perolehan laba operasinya.

e. Meningkatkan Likuiditas

Pembiayaan modal ventura dengan cara penyertaan modal, seperti disebutkan di


atas, akan mengurangi beban biaya perusahaan. Di samping itu, likuiditas
perusahaan tidak perlu terganggu karena perusahaan tidak memiliki beban
pembayaran bunga dan cicilan pokok pinjaman seperti halnya dalam kredit bank
sebagaimana telah disebutkan di atas. Oleh karena itu, penyertaan modal ventura,
secara langsung, memiliki dampak positif terhadap meningkatnya likuiditas
perusahaan.

G. Pihak Yang Terlibat Dalam Modal Ventura

Mekanisme modal ventura pada prinsipnya merupakan suatu proses yang


menggambarkan arus investasi yang dimulai dari masuknya pemodal dengan
membentuk suatu pool of funds,proses pembiayaan pada perusahaan pasangan
usaha sampai proses penarikan kembali penyertaan tersebut (diinvestasi).

Dalam mekanisme modal ventura paling sedikit tiga unsur yang terlibat secara
langsung, yaitu:

1. Pemilik modal yang menginginkan keuntungan yang tinggi dari modal yang
dimilikinya. Modal dari berbagai sumber atau investor tersebut dihimpun dalam

9
suatu wadah atau lembaga khusus yang dibentuk untuk itu atau disebut ventura
capital funds.

2. Profesional yang mempunyai keahlian dalam mengolah investasi dan mencari


jenis investasi potensial. Profesional ini dapat berupa lembaga yang disebut
perusahaan atau management ventura capital funds.

3. Perusahaan yang membutuhkan modal untuk pengembangan usahanya.


Perusahaan yang dibiayai ini disebut investasi company atau perusahaan pasangan
usaha.

Tiga unsur yang terlibat dalam modal ventura ini bersifat saling berkaitan atau
mengait satu sama lainnya. Kita bisa mengkajinya secara terpisah namun harus
melihatnya sebagai satu kesatuan yang saling mempengaruhi satu sama lainnya.

H. Sumber-Sumber dana Modal Ventura

Sumber-sumber dana yang dapat dipilih adalah sebagai berikut:


 Dari dalam perusahaan
Dana dari sumber ini dapat diperoleh melalui :
 Setoran modal dari para pemegang saham
 Cadangan laba yang belum terpakai
 Laba yang ditahan

 Dari luar perusahaan


Dana dari sumber ini dapat diperoleh dari :
 Investor baik perorangan maupun industri
 Pinjaman dari dunia Perbankan
 Pinjaman dari perusahaan asuransi
 Pinjaman dari perusahaan Dana Pensiun

Sedangkan pertimbangan untuk dana sumber dana di atas adalah:


 Jangka waktu pinjaman apakah panjang atau pendek
 Sifat Pinjaman yaitu pinjaman atau komersil
 Suku bungan atau biaya yang dibebankan dengan membandingkan dengan
sumber lainnya.
 Persyaratan untuk memperoleh pinjaman, termasuk syarat pengembaliannya

10
I. Mekanisme

a. Prinsip Bantuan

Terdapat tiga bantuan kepada suatu Perusahaan Pasangan Usaha.

1. Prinsip Pertama

Pembiayaan melalui modal ventura dapat diberikan dalam bentuk penyertaan


modal secara langsung, yaitu ekuitas ( equity ) dan/atau dapat pula diberikan
dalam bentuk pinjaman subordinasi atau obligasi konversi pada perusahaan yang
disertai, yaitu ekuitas kuasi (quasy equity).

2. Prinsip Kedua

Mengingkat pada dasarnya bentuk dari investasi modal ventura adalah berupa
peryertaan, maka pendekatan dalam pengambilan keputusan oleh Perusahaan
Modal Ventura yang berkaitan dengan perusahaan pasangan usahanya adalah
berdasarkan pemikiran jangka panjang.

3. Prinsip ketiga

Bantuan yang diberikan memang mempunyai misi jangka panjang untuk


menegmbangka usaha perusahaan yang dibiayainya, namun hal ini tidak berarti
bahwa bantuan tersebut selamnya tau tanpa batas waktu.

b. Tahap Pembiayaan
Secara lebih spesifik, perusahaan Pasangan Usahanya dapat mendapatkan bantuan
modal ventura pada saat berikut ini:

1. Pengembangan ide

Ditinjau dari segi risiko yang ditanggung dari perusahaan Modal Ventura,
tahap ini merupakan tahapyang paling berisiko.

2. Awal kegiataan usaha

Pada tahap ini, calon Perusahaan Usaha sudah sangat yakin kelayakan dan
prospek dari kegiatan usaha yang akan dilakukan dan yang bersangkutan telah
siap untu memulai kegiatan usahanya.

3. Awal pengembangan usaha

11
Pada tahap ini perusahaan pasangan uasaha telah berhasil memulaikegiataan
usahanya dan hasilnya menunjukkan tanda-tanda adanya prospek
pengembangan usaha.

4. Ekspansi

Pada tahap ini perusahaan pasangan usaha telah berhasil melaksanakan


kegiatan usaha dengan baik dan berniat untuk melakukan pengembangan
antara lain berupa peningkatan omzet, peningkatkan pangsa pasar, perluasaan
taerget pasar, diinvestasikan usaha.

5. Kejenuhan atau penurunan

Kegiatan usaha yang pada awal mulanya menunjukan tanda-tanda baik dapat
saja berubah menjadi kurang menhuntungkan karena berbagai macam sebab.

c. Bentuk Pembiayaan

Perusahaan modal ventura dapat memberikan bantuan dana dalam satu atau lebih
bentu-bentuk di bawah ini:

a. Penyertaan modal dalam bentuk saham


b. Obligasi yang dapat dikonversikan menjadi saham
c. Pinjaman yang dapat dikonversikan menjadi saham
d. Pinjaman yang memberikan hak opsi bagi Perusahaan Modal Ventura untuk
membeli saham
e. Pinjaman dengan tingkat bunga yang relative rendah
f. Pinjaman yang tidak perlu dibayar bila perusahaan belum mampu menutupi
semua biaya operasinya
g. Pinjaman yang apabila terjadi likuiditas, maka pengembaliannya berada pada
prioritas setelah obligasi dan pinjaman lainnya.
h. Dan lain-lain sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip modal ventura.

d. Bentuk Kesepakatan

Perjanjian ini penting bagi pelaksanaan modal ventura karena kegiataan


operasional modal ventura selanjutnya akan didasarkan pada isi perjanjian
tersebut. Isi dari perjanjian tersebut meliputi:

a. jumlah pembiayaan
b. cara penarikan atau pencarian
c. jadwal penggunaan bantuan dana
d. jangka waktu bantuan dan

12
e. bentuk balas jasa financial
f. cara, jumlah, waktu pembayaran balas jasa financial
g. cara penarikan kembali investasi (divestasi)
h. syarat divestasi yang dipercepat
i. perubahan atau perpindahan kepemilikan

J. Divestasi
Divestasikan atau penarikan kembali penyertaan modal yang telah dilakukan oleh
Perusahaan Modal Ventura pada Perusahaan Pasangan Usaha dapat dilaksanakan
dengan cara-cara berikut ini:
1. pembelian kembali saham modal ventura oleh perusahaan pasangan usaha
2. penawaran saham melalui pasar modal (go-public)
3. pemberian kredit atau pinjaman dari bank
4. Perusahaan Pasangan Usaha dijual kepada perusahaan atau pihak lain
5. Perusahaan Pasang Usaha Likuiditas

13
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Menurut pasal 1 Keppres 61 tahun 1998 Perusahaan modal ventura


(venture capital company) adalah badan usaha yang melakukan pembiyaan dalam
bentuk penyertaan modal kedalam suatu perusahaan yang menerima bantuan
pembiayaan (Invest Company) untuk jangka waktu tertentu.

Karakeristik Modal Ventura:


a. Penyertaan modal berjangka menengah atau panjang dan bersifat sementara.
b. Bertujuan memperoleh return atas investasinya secara maksimal melalui
capital gain, bukan penghasilan berupa deviden.
c. Dapat disertai dengan keterlibatan dalam proses pengelolaan atau pemberian
teknis lainnya.
d. Pembiayaan dilakukan berdasarkan pertimbangan kuat atau lemahnya
kondisiperusahaan, perkembangan kegiatan usaha dimasa lampau, potensi
pasar dan pospek usaha, bukan atas dasar pertimbangan tersedianya kolateral
yang cukup.

Mekanisme modal Ventura ada 2 yaitu; Single Tier Approach yaitu


Pembentukan modal ventura yang langsung dikelola oleh manajemen perusahaan
modal ventura itu sendiri.Mekanisme modal ventura sejenis ini disebut modal
ventura konvensional yang merupakan mekanisme modal ventura yang
dipraktekkan di Indonesia.Two Tier Approach yaitu Pembentukan modal ventura
yang pengelolaannya diserahkan kepada perusahaan manajemen investasi, yang
memang memiliki keahlian di bidang modal ventura.

B. Saran
1. Untuk menunjukkan jati diri modal ventura, maka hendaknya berani untuk
sedikit berspekulasi dengan harapan keuntungan yang besar pula.
2. Demi terwujudnya hal tersebut maka diperlukan kerjasama antara modal
ventura dan perguruan tinggi dalam hal ini Lembaga Penelitian serta
pengusaha untuk memasarkan produk temuannya atau membiayai penelitian
dan rekayasa

14
DAFTAR PUSTAKA

http://lailyfaizatin.blogspot.co.id/2015/05/makalah-modal-vemtura-lengkap-
pembahasan.html

http://mohamadentusimm.blogspot.co.id/2015/04/makalah-modal-ventura-
ekonomi-moneter.html

http://fineahlaqiiainbsk.blogspot.co.id/2017/10/makalah-tentang-modal-
ventura.html

http://okyputriliyanti.blogspot.co.id/2013/12/makalah-modal-ventura.html

15