Anda di halaman 1dari 4

Nama : Heriyati

Nim : 17.42.018999
Mata kuliah : Filsafat Islam
Dosen : Ibu Muslimah

PERTANYAAN : HAADY SURATMACITRA


1. Dihalaman 5,dituliskan menurutnya al-ghazali, banyak kesalahan para filsof, karena
mereka tidak teliti dalam lapangan logika dan matematika, bisa minta perjelas dengan
konkret dan bahasa yang mudah dipahami kesalahan seperti apa yang dilakukan para
filsof itu ?
2. Dihalaman 5 juga, beliau menggunakan dalil wujud Tuhan atas dua bentuk ,yaitu dalil
naqli dan aqli .Bisa minta jelaskan dari pemakalah bagaimana al-ghazali dalam
menetapkan wujud Tuhan menggunakan dua dalil tersebut ?

JAWABAN :

1. Kesalahan para filsof yakni (dua tokoh Neoplatonisme muslim = AlFarabi dan Ibnu
Sina )yang dimaksudkan al-Ghazali disini adalah tentang pendapat kedua tokoh ini
yang menyatakan :
a. Menurut para filsof tersebut alam ini qodim sedangkan menurut al-ghazali
yang qodim hanyalah Allah swt.
b. Menurut para filsof tersebut alam dan zaman ini abadi sedangkan menurut al-
ghazali alam adalah sesuatu yang baru dan bermula.
c. Menurut para filsof tersebut materi/benda bersifat abadi sedangkan menurut
al-ghazali Allah berkehendak dan Maha bisa menyanggah dan menghancurkan
alam .
2. Dalil Wujud Tuhan atas dua bentuk :
a. Dalil naqli ialah Wujud Tuhan berupa perenungan kita terhadap ayat-ayat Al-
Quran untuk melihat dan menunjukan kekuasaan Allah.
b. Dalil Aqli ialah Wujud Tuhan berupa perenungan kita terhadap alam semesta
ini untuk melihat kekuasaan Allah dan dalil ini mempertentangkan wujud
Allah dengan wujud makhluk yang dimana wujud Allah adalah qodim
sedangkan wujud makhluk adalah hadits(baru).

PERTANYAAN : SATRYA

1. Jelaskan keistimewaan Filsafat al-ghazali dibanding dengan filsuf-filsuf lainnya ?


2. Jelaskan mengapa Imam al-ghazali bisa tertarik dengan dunia Filsafat ?

JAWABAN :

1. Ketika filsafat Islam dibicarakan, maka terbayang disana hadir beberapa tokoh yang
disebut sebagai filosof muslim seperti Al-Kindi, Ibnu Sina, Al-Farabi, Ibnu Rusyd,
Al-Ghazali, dan seterusnya. Menurut saya setiap filsuf/tokoh filsafat mempunyai
keistimewaannya masing-masing karena dengan kehadiran para tokoh inilah kita
dapat mengenal filsafat islam, dan karena mereka jugalah benih-benih filsafat Islam
dikembangkan sampai saat ini . Saya kurang tahu mengenai keistimewaan filsafat al-
Ghazali jika dibanding dengan tokoh filsafat lain. Karna mereka juga manusia yang
sama-sama punya kekurangan dan kelebihannya masing-masing .Tapi yang saya tau
keistimewaan tokoh Imam al-Ghazali antara lain :
a. Beliau adalah seorang ulama yang mempunyai kemauan yang sangat besar untuk
mendalami ilmu-ilmu agama.
b. Beliau pernah beritikaf pada puncak menara masjid Umawi sebelah
barat,sepanjang hari dengan sedikit makan dan minum.
c. Beliau adalah seorang ulama yang mengunjungi beberapa kota penting yang
pernah sebagai pusat perkembangan ilmu tasawuf.
d. Beliau adalah ulama yang mandapatkan gelar Hijjatul islam karena beliau
memiliki kemampuan menghimpun akidah,syariah dan akhlak kedalam tasawuf
sehingga manjadi salah satu hujjah yang menjadi tegaknya islam.

2. Awal Imam Al-Ghazali tertarik dengan dunia Filsafat, jadi pada masa kecilnya ia
mempelajari ilmu fiqh di negerinya sendiri pada Syekh Ahmad bin Muhammad Ar-
Rozakani (teman ayahnya yang merupakan orang tua asuh al-Ghazali), kemudian ia
belajar pada Imam Abi Nasar Al-Ismaili di negeri Jurjan. Setelah mempelajri
beberapa ilmu di negerinya, maka ia berangkatke Naishabur dan belajar pada Imam
Al-Haromain. Di sinilah ia mulai menampakkan tanda-tanda ketajaman otaknya yang
luar biasa dan dapat menguasai beberapa ilmu pengetahuan pokok pada masa itu
seperti ilmu matiq (logika), falsafah dan fiqh madzhab Syafi’i. Karena kecerdasannya
itulah Imam Al-Haromain mengatakan bahwa al-Ghazali itu adalah ”lautan tak
bertepi...”.Semenjak itulah al-Ghazali mengenal dunia Filsafat dan beliau terus
menjadi guru besar dan ahli hukum dan terus berkarya didunia filsafat .Diantara
karyanya dibidang filsafat yang paling terkenal adalah IHYA ULUMUDDIN.
Jadi,awalnya al-Ghazali mengenal filsafat adalah ketika masa kecilnya ia berguru Al-
Haromain dan terus belajar, hingga disitulah dia menampakkan
kemampuan/kecerdasannya dibidang filsafat dan ilmu lainnya,sejak saat itulah dia
terus berfilsafat .
PERTANYAAN : SAHADANSAH

1. Pada bagian Filsafat Etika/akhlak , bagaimana caranya agar watak seseorang kembali
seimbang walaupun pendidikan dan lingkungannya buruk ?
2. Apa saja karya al-ghazali yang masih kita pelajari dikehidupan sehari-hari ?

JAWABAN :

1. Seperti yang dikatakan Imam al-Ghazali bahwa watak manusia pada dasarnya
seimbang ( maksud dari seimbang disini adalah keseimbangan antara daya ilmu dan
pengendalian amarah ), lingkungan dan pendidikanlah yang bisa memperburuknya.
Jika seseorang tinggal dilingkungan yang buruk dan dididik dengan didikan yang
buruk (pendidikan dan lingkungannya buruk ), menurut saya akan sangat sulit untuk
seseorang tersebut untuk kembali keposisi seimbang karena lingkungan sangatlah
mempengaruhi akhlak seseorang dan pendidikan juga sangat mempengaruhi
seseorang, jika seseorang tinggal dilingkungan yang baik insyaAllah orang tersebut
akan memiliki akhlak/etika yang baik (pengendalian amarah bisa ia dapatkan ),namun
jika anak tersebut tinggal dilingkungan yang tidak baik maka kemungkinan besar
anak tersebut akan tumbuh dengan akhlak yang buruk(temperamental,mencuri,dll).
Begitu pula dengan pendidikan, didikan yang baik akan membuat seseorang menjadi
baik, begitu pula sebaliknya. Jadi, untuk seseorang yang berada dipendidikan dan
lingkungan yang buruk akan sangat sulit untuk kembali keposisi seimbang, kecuali
ada kemauan yang sangat kuat dalam diri untuk tidak terpengaruh dengan lingkungan
dan pendidikan yang buruk tersebut, mempunyai kemauan yang kuat untuk merubah
diri menjadi lebih baik ( mencari pendidikan yang baik dan berakhlak yang baik ),
yang berusaha melepaskan diri dari lingkungan dan pendidikan yang buruk tersebut.
2. Karya Imam al-Ghazali yang masih kita pelajari sampai sekarang adalah IHYA
ULUMUDDIN yang memiliki tema utama tentang kaidah dan prinsip dalam
penyucian jiwa yakni menyeru kepada kebersihan jiwa dalam beragama, sifat takwa,
konsep zuhud, rasa cinta yang hakiki, merawat hati serta jiwa dan sentiasa
menanamkan sifat ikhlas di dalam beragama. Kandungan lain dari kitab ini berkenaan
tentang wajibnya menuntut ilmu, keutamaan ilmu, bahaya tanpa ilmu, persoalan-
persoalan dasar dalam ibadah seperti penjagaan thaharah dan salat, adab-adab
terhadap al-Qur'an, dzikir dan doa, penerapan adab akhlak seorang muslim di dalam
pelbagai aspek kehidupan, hakikat persaudaraan (ukhuwah), obat hati, ketenangan
jiwa, bimbingan memperbaiki akhlak, bagaimana mengendalikan syahwat, bahaya
lisan, mencegah sifat dengki dan emosi, zuhud, mendidik rasa bersyukur dan sabar,
menjauhi sifat sombong, ajakkan sentiasa bertaubat, pentingnya kedudukan tauhid,
pentingnya niat dan kejujuran, konsep mendekatkan diri kepada Allah (muraqabah),
tafakur, mengingati mati dan rahmat Allah, dan mencintai Rasulullah. Dan yang
masih sering sekali kita pelajari dalam kesaharian kita dalam karyanya ini adalah
adab-adab terhadap Al-Quran dan adab seorang muslim,Persaudaraan (social ), sholat,
bersyukur, bersabar, tauhid dllnya.

PERTANYAAN : ADRIAN

1. Apa pengaruh Filsafat al-ghazali dalam dunia islam selain tasawuf ?


2. Sebutkan nama-nama murid Imam al-ghazali ?

JAWABAN :

1. Disamping sebagai seorang sufi al-ghazali juga seorang yang ahli hukum islam dan
pendidikan,ilmunya tentang filsafat sangat luas,begitu juga tentang akhlak dan
masalah kejiwaan serta spiritualitas Islam. Di belahan Timur dunia Islam ia amat
berpengaruh bagi masyarakat islam Sunni dan memperoleh kesuksesan dalam
memimpin mereka.
Di Timur al-ghazali sukses di bidang pembaharuan mental dan spiritual umat,
sehingga pendapat-pendapatnya merupakan aliran yang penting dalam Islam.
2. Marwan At Thanzi
Jamal Al Is- lam Abu Hasan Ali Sulami
Al Hafidz Ibnu Asakir