Anda di halaman 1dari 4

Nama : Essa Febriana

Kelas : Kimia B 2017

NIM : 17030234028

SAYA BANGGA MENJADI PEMUDA INDONESIA

Indonesia adalah negara yang besar. Indonesia terdiri dari ribuan pulau,
suku, ras, budaya, dan bahasa. Salah satu alasan saya mengapa saya bangga
menjadi pemuda Indonesia adalah karena Indonesia mempunyai banyak
keindahan di negerinya baik di sektor pariwisata maupun kebudayaannya.
Indonesia juga negeri yang mempunyai kekayaan alam yang begitu melimpah.
Dari sabang sampai merauke telah terbentang kekayaan alam Indonesia baik di
daratan maupun di lautan.

Indonesia disebut sebagai paru-paru dunia karena sebagai salah satu hutan
tropis yang memiliki puluhan juta spesies flora dan faunanya. Begitu banyak
kekayaan alam yang dimiliki Indonesia, potensi keindahan alam di berbagai
wilayah mempunyai banyak penghargaan dari berbagai negara karena keindahan
alamnya. Salah satunya adalah pulau Bali. Pulau Bali menjadi objek wisata
andalan bangsa kita karena pulau tersebut memiliki daya tarik yang tinggi
terhadap bangsa asing sehingga banyak orang asing yang berlibur ke pulau Bali
karena hanya ingin sekedar menikmati keindahan dari pulau tersebut. pulau Bali
beberapa kali menerima penghargaan sebagai pulau terbaik di dunia dan menurut
survei terbaru juga terdapat salah satu kota di pulau tersebut yang di nobatkan
menjadi kota terbaik di Asia, yaitu Ubud.

Selain itu, masih banyak di wilayah Indonesia yang lain yang tak kalah
indah dari Pulau Bali. Indonesia juga mempunyai kerajaan bawah laut yang begitu
memukau yaitu Kepulauan Raja Ampat di Papua dan Taman Laut Bunaken di
Sulawesi. Sunggu nikmat Tuhan manakah yang kau dustakan ketika melihat
keindahan alam bawah laut di kedua tempat tersebut. Di dalamnya terdapat
banyak sekali spesies terumbu karang dan ikan yang tidak ada di negara lain.
Terumbu karangnya sangat indah. Ikan-ikan disana pun juga beragam. Karena
keberagamannya terkadang kita yang melihatnya merasa senang.

Saya semakin bangga menjadi pemuda Indonesia karena saya berasal dari
Betawi, Jakarta. Disana banyak sekali kebudayaan, kesenian, makanan khas yang
tak ada habis-habisnya untuk saya pelajari. Setiap saya kembali ke kampung
halaman saya, bukan mall mall besar yang saya tuju untuk berlibur tetapi tempat-
tempat bersejarah lah yang harus saya kunjungi. Karena dari tempat bersejarah
tersebut saya bisa mendapatkan banyak ilmu yang sebelumnya tidak pernah saya
ketahui. Selain itu, saya juga senang dalam mempelajari sejarah-sejarah pada
masa dahulu. Dari situ saya bisa mengerti bagaimana perjuangan para pahlawan
yang dulu rela berjuang dan berkorban untuk Indonesia. Sudah ada beberapa
tempat bersejarah yang sudah saya kunjungi seperti Museum Wayang, Museum
Keramik, Museum Bank Indonesia, Museum Pancasila (Museum Lubang Buaya),
Museum Kota Tua, Museum Gajah. Banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan
selama berkunjung disana. Terkadang ada beberapa hal yang tiba-tiba membuat
saya terkagum saat mengetahui isi cerita yang sebenarnya. Terkadang juga saya
tidak menyangka bahwa pahlawan di Indonesia dahulu tidak seperti yang saya
pikirkan.

Dari segi kesenian, dapat terlihat kebudayaan yang kental di Betawi adalah
dengan adanya Ondel-Ondel. Saya sangat suka sekali apabila ada pertunjukan
ondel-ondel. Biasanya digelar setiap hari libur di Monumen Nasional (Monas).
Dalam kesenian ondel-ondel, untuk mengangkatnya saja harus membutuhkan
tenaga yang besar karena ondel-ondel tersebut lebih besar dari kita dan hanya
dapat diangkat oleh satu orang saja yang berada di dalamnya. Pastinya orang
tersebut akan berusaha sekuat mungkin untuk mengangkatnya, apabila ia putus
asa maka ondel-ondel tersebut akan jatuh dan susah untuk dikembalikan berdiri
seperti semula. Dari adanya ondel-ondel tersebut saya dapat belajar, jika ingin
mencapai sesuatu haruslah di imbangi dengan usaha yang keras. Jangan mudah
berputus asa, karena ketika kita putus asa maka hancurlah sudah semua mimpi-
mimpi kita.
Dari segi makanan, banyak sekali makanan khas yang ada di Betawi.
Bahkan karena terlalu banyaknya sampai saya tidak hafal berapa banyak makanan
khas yang ada di Betawi. Beberapa makanan khas Betawi juga sudah pernah saya
coba seperti Karedok, Tauco, Toge Asap, Asinan Betawi, Semur Jengkol, Nasi
Uduk, Nasi Ulam, Oncom, Sayur Godok, dan lain-lain. Makanan tersebut
membuat saya semakin suka daripada makanan yang siap saji di restoran karena
makanan khas tersebut memiliki cita rasa yang berbeda dengan makanan siap saji
yang selama ini telah marak di Indonesia.

Saya juga bangga menjadi pemuda Indonesia karena Bahasa Indonesia.


Tetapi Bahasa Indonesia saat ini bisa dikatakan sebagai bahasa yang di-nomor
duakan. Masyarakat Indonesia rata-rata berbicara kesehariannya dengan bahasa
gaul/pokem/slang bagi anak muda, bahasa daerah di setiap pelosok daerah, bahasa
asing bagi yang bisa, hanya itu. Lalu dimana bahasa Indonesia yang telah menjadi
Sumpah Pemuda Indonesia 81 tahun yang lalu?

Mungkin tidak perlu disalahkan juga keadaan yang ada sekarang ini,
karena kita harus menyadari Indonesia kaya akan bahasa daerahnya. Kita tetap
harus melestarikan itu! tapi perlu ditekankan "budayakan bahasa Indonesia!!!
Lestarikan kekayaan bahasa daerah Indonesia!!! Minimalkan bahasa asing!!!" Jati
diri Indonesia pertama kali akan terlihat dari Bahasa Ibumu bung!.

Saya sendiri juga sudah menerapkan Bahasa Indonesia dengan baik. Di


rumah, saya berbicara menggunakan Bahasa Indonesia dengan keluarga saya. Di
lingkungan sekitar rumah saya juga tetap menggunakan Bahasa Indonesia. Di
kampus, saya berbicara dengan dosen, teman, kakak tingkat juga menggunakan
Bahasa Indonesia.

Sekarang sebagai mahasiswa kita harus melakukan suatu gebrakan.


Marilah mulai dengan mengurangi penggunaan bahasa asing dalam komunikasi
sehari-hari. Tumbuhkanlah rasa bangga di diri kita masing-masing sebagai warga
negara Indonesia dan junjung serta terapkan bahasa Indonesia dalam kehidupan
sehari-hari. Buat dunia melihat keistimewaan kita dari bahasa yang kita gunakan.
Jangan biarkan mereka bangga karena bahasa mereka yang sering kita gunakan.
Mari satukan tenaga! Satukan kekuatan! Bangkitkan kembali semangat
nasionalisme kita! Buat para pemuda terdahulu bangga akan keberadaan kita di
masa yang berbeda namun tetap menghidupkan sejarah.

Jayalah Indonesiaku..!!!