Anda di halaman 1dari 7

PERJANJIAN KERJASAMA

ANTARA
PT………………..
DENGAN
PT KRISOLIS JAYA MANDIRI
Nomor : /TU.01/UM/ X /2018
Nomor : /PKS.Sp.Paru/NW/X/2018

TENTANG
PELAYANAN KESEHATAN
DIBIDANG SPESIALIS KEDOKTERAN SPESIALIS PARU
PADA RSUD ENDE

Perjanjian Kerjasama Pelayanan Kesehatan dibidang Spesialis Kedokteran Spesialis Paru Pada
RSUD Ende ini (selanjutnya disebut “Perjanjian”) pada hari ini Jum’ad tanggal Tiga Puluh Satu
Bulan Maret Tahun Dua Ribu Tujuh Belas bertempat di Ende yang bertanda tangan dibawah ini :
1. Nama : dr.Mariane Evelyn Pani,MPH
Jabatan : Direktur PT…………….
Alamat : Jalan Prof.Dr.W.Z.Yohanes Ende
Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA
2. Nama : dr. Yuli Butu
Jabatan : Kuasa Direksi
Alamat :
Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama – sama selanjutnya disebut PARA
PIHAK dan masing-masing dari PARA PIHAK disebut PIHAK.

PENDAHULUAN
A. Mengingat PIHAK PERTAMA adalah pengelola RSUD Ende yang berlokasi di [*]
(selanjutnya disebut “RSUD Ende”).
B. Mengingat PIHAK KEDUA adalah pengelola Siloam Hospitals Kupang yang berlokasi di Jl.
RW Monginsidi RT. 014 RW. 004 Fatululi Kupang dan tergabung kedalam Siloam Hospitals
Group (selanjutnya disebut “Siloam”).

PASAL 1
GAMBARAN UMUM

Perjanjian ini dibuat dalam rangka kerjasama pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten
Ende di RSUD Ende dengan maksud :
1) Mengembangkan, menguatkan dan meningkatkan mutu pelayanan spesialistik dalam
bidang Spesialis Paru di RSUD Ende

PASAL 2
DASAR HUKUM
1) Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelola
dan Keuangan Badan Pelayanan Umum Daerah;
2) Peraturan Bupati Ende Nomor 32 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengelolaan
Keuangan Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Ende
(Berita Daerah Kabupaten Ende Tahun 2012 Nomor 32);
3) Peraturan Daerah Kabupaten Ende Nomor 14 Tahun 2018 tentang Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2018 (Lembaran Daerah Kabupaten
Ende Tahun 2018 Nomor 14);
4) Peraturan Bupati Ende Nomor 44 Tahun 2018 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2018 (Berita Daerah Kabupaten
Ende Tahun 2018 Nomor 44).
5) Keputusan Bupati Ende Nomor 384 Tahun 2012 tentang Penetapan Rumah Sakit Umum
Daerah Kabupaten Ende sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD);

PASAL 3
RUANG LINGKUP KERJASAMA

Ruang lingkup Perjanjian ini meliputi pemberian keterampilan medis dan/atau training untuk
penanganan kasus dan penanganan kegawatdaruratan oleh PIHAK KEDUA kepada tenaga
kesehatan di RSUD Ende.

PASAL 4
PELAKSANAAN
1) PARA PIHAK bersepakat melaksanakan Perjanjian ini dengan prinsip saling menghormati
kepentingan masing-masing dan saling menghormati ketentuan yang ada pada masing-
masing PIHAK;
2) PARA PIHAK menjamin akan memelihara rahasia organisasi/mitra kerjasama dan tidak
akan menyebarluaskan hasil-hasil kerjasama yang bersifat rahasia kepada pihak ketiga;
3) Penggunaan data hasil kerjasama yang akan dipublikasikan harus diketahui dan disetujui
oleh PARA PIHAK secara tertulis.
4) Waktu pelaksanaan training di RSUD Ende pada minggu pertama setiap bulan selama 3 (
tiga ) hari ;

PASAL 5
HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK

1) Hak PIHAK PERTAMA :


a. Berhak menerima training dalam bidang spesialis Paru oleh PIHAK KEDUA;
b. Berhak melakukan monitoring dan pengawasan terhadap mutu serta seluruh proses
pelaksanaan kegiatan training yang dilakukan oleh PIHAK KEDUA di RSUD Ende;
c. Berhak melakukan evaluasi kinerja PIHAK KEDUA dan menindaklanjuti bila ada
pelanggaran dalam Perjanjian ini;
d. Berhak melakukan teguran lisan dan atau tertulis kepada PIHAK KEDUA jika terbukti
melakukan penyimpangan atas pelaksanaan Perjanjian ini;
e. Berhak menerima persetujuan tertulis PIHAK KEDUA untuk memanfaatkan hasil
pelaksanaan kegiatan guna pengembangan pelayanan.

2) Kewajiban PIHAK PERTAMA :


a. Membangun komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Ende untuk
mendukung kegiatan yang telah disepakati dalam Perjanjian ini;
b. Berkoordinasi dengan pihak lain untuk pembiayaan demi tercapainya tujuan kegiatan
ini;
c. Menyediakan dan memberikan biaya kontribusi kepada PIHAK KEDUA untuk
penyelenggaraan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat 2);
d. Menyiapkan sarana prasarana di rumah sakit untuk pelaksanaan Perjanjian sesuai
kebutuhan dan kemampuan PIHAK PERTAMA;
e. Mentaati dan menghormati ketentuan-ketentuan yang telah disepakati bersama
termasuk hak-hak profesional tenaga medik;
f. Memberikan wewenang kepada PIHAK KEDUA, untuk melaksanakan tugas dan
mengembangkan tugas tersebut untuk pengembangan pelayanan kesehatan PIHAK
PERTAMA;
g. Menjamin keselamatan dan kenyamanan PIHAK KEDUA selama memberikan training
di RSUD Ende;
h. Membayar biaya yang timbul atas pelaksanaan Perjanjian ini sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 7 Perjanjian ini.
i. Melepaskan PIHAK KEDUA serta bertanggung jawab pada resiko yang berhubungan
dengan Perjanjian ini pada semua masalah dan kerugian yang timbul selama masa
Perjanjian dan segala hal yang berkaitan dengan Perjanjian ini yang terbukti disebabkan
oleh kelalaian PIHAK PERTAMA termasuk biaya yang timbul dalam penanganan
masalah tersebut.

3) Hak PIHAK KEDUA :


a. Mendapatkan wewenang dari PIHAK PERTAMA untuk melaksanakan training guna
pengembangan pelayanan kesehatan PIHAK PERTAMA;
b. Berhak menolak tugas di luar Perjanjian ini;
c. Menggunakan sarana dan prasarana di RSUD Ende untuk pelaksanaan Perjanjian ini
sesuai kebutuhan dan kemampuan PIHAK PERTAMA;
d.
e. Mendapatkan jaminan keselamatan dan kenyamanan selama memberikan training di
RSUD Ende.
f. Memperoleh pembayaran biaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 Perjanjian ini.

4) Kewajiban PIHAK KEDUA :


a. Melaksanakan kegiatan–kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan Pasal 4;
b. Melaksanakan training dalam bidang spesialis Paru di RSUD Ende;
c. Memberikan laporan kegiatan yang dilaksanakan kepada PIHAK PERTAMA;
d. Memberikan masukan yang konstruktif kepada PIHAK PERTAMA tentang perbaikan
pelayanan kesehatan;
e. Melakukan alih pengetahuan sesuai dengan bidang spesialisasinya;
f. Mematuhi peraturan dan tata tertib yang berlaku di RSUD Ende;

PASAL 6
HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)

1) Setiap Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang dibawa masing-masing PIHAK yang
bekerja sama melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam Perjanjian ini akan tetap menjadi
milik PIHAK yang bersangkutan, namun demikian PIHAK tersebut harus menjamin
bahwa HAKI yang dibawanya ini bukan merupakan hasil pemakaian HAKI milik pihak
lain secara tidak sah;
2) HAKI, data dan informasi yang dihasilkan dari kegiatan riset bersama akan dimiliki oleh
PARA PIHAK dan keduanya dapat menggunakan hasil riset tersebut untuk tujuan-tujuan
non komersial tanpa harus membayar royalti;
3) Apabila salah satu PIHAK akan mengadakan kerjasama dengan pihak lain untuk
penggunaan secara komersial HAKI hasil kerjasama dalam Perjanjian ini, maka sebelum
penggunaan HAKI tersebut, PIHAK yang bermaksud menggunakan HAKI tersebut harus
terlebih dahulu menyampaikan keinginannya secara tertulis kepada PIHAK lain.

PASAL 7
PEMBIAYAAN

1) Segala biaya yang timbul sebagai akibat dari pelaksanaan Perjanjian ini dibebankan kepada
PIHAK PERTAMA dan sumber-sumber lain yang sah yang sudah disetujui oleh PIHAK
KEDUA;
2) Biaya sebagaimana dimuat pada ayat 1) Pasal ini merupakan kontribusi dari PIHAK
PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dengan uraian sebagai berikut :
a. PIHAK PERTAMA menyediakan dan memberikan biaya akomodasi, transportasi dan
konsumsi kepada PIHAK KEDUA untuk penyelenggaraan kegiatan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 3 dan Pasal 4 sebesar Rp.12.500.000,- (Dua Belas Juta Lima
Ratus Ribu Rupiah ) per bulan selama Jangka Waktu Perjanjianini berlangsung;
b. Biaya tersebut dibayar melalui rekening :…… No. Rekening….. ; dimana setiap bukti
transfer akan dicopy dan diserahkan kepada PIHAK KEDUA.

PASAL 8
JANGKA WAKTU PERJANJIAN KERJASAMA

1) Perjanjian ini berlaku selama 1 ( Satu ) Tahun berlaku sejak tanggal 01 Oktober 2018
(selanjutnya disebut “Jangka Waktu Perjanjian”);
2) Perjanjian ini dapat diperpanjang, diperbaharui dan diakhiri sesuai kesepakatan PARA
PIHAK dengan pemberitahuan minimal 1(satu) bulan sebelum Jangka Waktu Perjanjian
ini berakhir;

PASAL 9
PENGAKHIRAN PERJANJIAN

1) Perjanjian ini akan berakhir pada saat Jangka Waktu berakhir.


2) Terlepas dari ayat 1 Pasal ini, Perjanjian ini dapat diakhiri oleh salah satu PIHAK sebelum
Jangka Waktu Perjanjian berakhir apabila PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA tidak
memenuhi hak dan kewajibannya sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini dengan
pemberitahuan tertulis kepada PIHAK lain paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender
sebelum tanggal pengakhiran Perjanjian.
3) Terlepas dari ayat 1 dan 2 Pasal ini PIHAK yang bermaksud mengakhiri Perjanjian ini
harus mengirimkan pemberitahuan tertulis kepada PIHAK lain paling lambat 30 (tiga
puluh) hari kalender sebelum tanggal pengakhiran Perjanjian.
4) Pengakhiran Perjanjian ini tidak serta merta menghapus kewajiban masing-masing PIHAK
yang belum terlaksana sampai dengan tanggal pengakhiran Perjanjian ini.
5) Sehubungan dengan pengakhiran Perjanjian ini, PARA PIHAK sepakat untuk
mengenyampingkan ketentuan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang
mengharuskan adanya putusan pengadilan dalam pengakhiran suatu perjanjian.

PASAL 10
SURAT MENYURAT

1) Setiap dan seluruh pemberitahuan, permintaan, permohonan dan/atau komunikasi lain


sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian ini harus dibuat secara tertulis dan dapat
dikirimkan melalui surat tercatat, kurir, faksimili (yang harus dikonfirmasikan kemudian
melalui telepon atau handphone), e-mail atau, dalam hal mendesak, telepon atau
handphone (yang harus dikonfirmasikan kemudian melalui e-mail) dan ditujukan ke alamat
korespondensi sebagai berikut:

PIHAK PERTAMA: RSUD Ende, Jl.Prof.Dr.W.Z.Yohanes, Telp./Fax (0381) 2627100,


Email : rsud.ende@gmail.com – web : www.blud – rsudende.com

PIHAK KEDUA: RSU Siloam Kupang, Jln.

2) Setiap pengubahan alamat korespondensi harus diberitahukan secara tertulis oleh PIHAK
yang melakukan perubahan kepada Pihak lain dalam waktu selambatnya 7 (tujuh) hari
kalender sebelum perubahan dimaksud berlaku.
3) Apabila PIHAK yang melakukan pengubahan lalai untuk mengirimkan pemberitahuan
sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) Pasal ini, maka segala kerugian yang timbul sebagai
akibat darinya adalah tanggungannya sepenuhnya.

PASAL 11
KEADAAN MEMAKSA (FORCE MAJEURE)

1) Keadaan memaksa (Force Majeure) adalah keadaan yang terjadi di luar kekuasaan PARA
PIHAK yang mengakibatkan salah satu PIHAK atau PARA PIHAK tidak dapat memenuhi
kewajibannya yang telah ditetapkan dalam Perjanjian ini;
2) Kecuali apabila sifat dari kejadian itu tidak memungkinkan, PIHAK yang terkena Force
Majeure harus memberitahukan PIHAK lainnya secara tertulis dalam jangka waktu 14
(empat belas) hari sejak terjadinya Force Majeure tersebut, dan PARA PIHAK sepakat
untuk dapat menunda atau membebaskan kewajibannya masing-masing untuk sementara
waktu dan meninjau kembali Jangka Waktu Perjanjian ini;
3) Yang termasuk keadaan memaksa (Force Majeure) yaitu keadaan akibat bencana alam,
huru-hara, banjir bandang, gempa bumi, gunung meletus tindakan sabotase oleh teroris,
pemberontakan, peperangan atau sesuatu kejadian mendadak yang berpengaruh langsung
dan tidak dapat diatasi sehingga tidak memungkinkan Perjanjian ini dilaksanakan oleh
PARA PIHAK;
4) Dalam hal terjadi Force Majeure, PARA PIHAK setuju bahwa PIHAK yang tidak terkena
Force Majeure tidak dapat mengajukan tuntutan hukum apapun terhadap pihak yang
terkena Force Majeure.

PASAL 12
PENYELESAIAN PERSELISIHAN

1) Apabila dalam pelaksanaan Perjanjian ini terjadi perselisihan di antara PARA PIHAK,
maka semaksimal mungkin akan diselesaikan secara musyawarah, mufakat dan
kekeluargaan;
2) Apabila perselisihan tidak dapat diselesaikan sebagaimana dimaksud pada ayat 1) maka
akan diselesaikan melalui bantuan pihak ketiga atau oleh suatu panitia pendamai/arbitrase
yang dibentuk dan diangkat oleh PARA PIHAK yang terdiri dari :
a. seorang wakil dari PIHAK PERTAMA sebagai anggota;
b. seorang wakil dari PIHAK KEDUA sebagai anggota; dan
c. seorang dari Pihak Ketiga sebagai ketua yang dipilih dan telah disetujui oleh PARA
PIHAK.
3) Keputusan panitia pendamai sebagaimana pada ayat 2) mengikat kedua belah PIHAK dan
biaya penyelesaian perselisihan yang dikeluarkan akan ditanggung oleh masing-masing
PIHAK;

PASAL 13
LAIN-LAIN

1) Seluruh informasi dan data sehubungan dengan Perjanjian ini, harus dijaga
kerahasiaannya oleh PARA PIHAK dan masing-masing PIHAK sepakat untuk tidak
memberitahukan sebagian atau seluruh informasi kepada PIHAK lainnya kecuali atas
persetujuan tertulis dari PARA PIHAK;
2) Apabila ada ketentuan dari Perjanjian ini yang menjadi tidak sah, tidak berlaku atau tidak
dapat dilaksanakan, maka ketentuan-ketentuan lain dari Perjanjian ini tetap berlaku.
Namun demikian, PARA PIHAK akan sesegera mungkin mengganti ketentuan tersebut
dengan ketentuan baru yang sedapat mungkin mempunyai penafsiran yang paling dekat
dengannya.
3) Masing-masing PIHAK tidak boleh mengalihkan sebagian atau seluruh hak dan
kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini kepada pihak ketiga siapapun tanpa persetujuan
tertulis lebih dulu PIHAK lain.
4) Perjanjian ini tidak bersifat eksklusif sehingga PARA PIHAK bebas mengadakan
Perjanjian yang sama dengan pihak lain;
5) Perjanjian ini mencakup seluruh syarat dan ketentuan yang disepakati oleh PARA PIHAK
dan menggantikan atau membatalkan semua komitmen atau janji sebelumnya (apabila ada)
baik lisan atau tertulis di antara PARA PIHAK dalam kaitan dengan semua syarat dan
ketentuan yang dinyatakan di dalam Perjanjian ini.
6) Lampiran-lampiran (jika ada), perubahan(-perubahan), pemberitahuan, permintaan,
permohonan dan/atau komunikasi lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat 1 dari
Perjanjian ini merupakan bagian-bagian yang tidak dapat dipisahkan dari Perjanjian ini.
7) Sebagian atau seluruh syarat dan ketentuan dari Perjanjian ini hanya dapat diubah
berdasarkan persetujuan tertulis PARA PIHAK yang akan dituangkan dalam bentuk suatu
addendum yang merupakan satu kesatuan dengan Perjanjian ini..

8) DemikianPerjanjian Kerjasama ini dibuat dengan itikad baik tanpa paksaan dan atau penipuan
dan berlaku sebagai hukum bagi PARA PIHAK;
9) Perjanjian Kerjasama ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) di atas meterai Rp.6.000,- (Enam Ribu
Rupiah) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama dan mengikat setelah
ditandatangani PARA PIHAK, dan diberikan kepada PARA PIHAK masing-masing 1 (satu)
rangkap.

PIHAK KEDUA, PIHAK PERTAMA,

dr. Yuli Butu dr.Mariane Evelyn Pani,MPH