Anda di halaman 1dari 3

PRAKTIKUM

ILMU PENYAKIT TANAMAN


“DIAGNOSIS PENYAKIT TANAMAN”

Oleh :
Nama : HIDAYATUL FAUZIAH
NIM : 165040201111038
Kelompok : C1
Asisten : Athifa Lithiflika

JURUSAN HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN


PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2019
Penyakit Virus Kuning pada Cabai
Berdasarkan pengamatan awetan sampel tanaman cabai terserang didapatkan gejala
penyakit berupa:
- Daun kerdil
- Daun mengalami bercak bercak berwarna kuning
- Buah busuk
- Daun menggulung ke atas

(gambar. Dokumentasi praktikum)


Dari identifikasi gejala diatas sesuai dengan ciri-ciri gejala yang dijelaskan menurut
Trisno et al, (2010) yang menyatakan bahwa gejala penyakit kuning pada cabai
antara lain:
- Klorosis pada daun
- Tepi daun menggulung keatas seperti mangkuk (cupping)
- Daun keriting dan menguning
- Tanaman menjadi kerdil
- Bunga rontok

(gambar oleh Trisno et al, 2010)


Gejala yang timbul pada tanaman yang terinfeksi virus menunjukkan gejala yang
berbeda-beda, menurut Polston dan Anderson (1997) dalam Trisno et al (2010)
menyatakan bahwa gejala yang timbul akibat virus bervariasi tergantung pada strain virus,
kultivar, umur tanaman terserang serta kondisi lingkungan. Sedangkan menuruut Matthew
(1992) dalam Trisno et al (2010) berpendapat bahwa gejala tanaman terinveksi virus
tergantung pada konsentrasi virus, kondisi lingkungan serta genetic tanaman. Tanaman
muda akan lebih mudah mengalami kerusakan akibat terserang pathogen virus
dibandingkan dengan tanaman yang sudah dalam fase generative.
DAFTAR PUSTAKA
Trisno, Jumsu., Hidayat, Sri Hendrastuti., Jamsari., Habzar, Trimuri., Manti, Ishak.
2010. Identifikasi Molekuler Begomovirus Penyebab Penyakit Kuning
Keriting pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) di Sumatera Barat.
Jurnal Natur Indonesia 13(1), Oktober 2010: 41-46. ISSN 1410-9379,
Keputusan Akreditasi No. 65a/DIKTI/Kep./2008.