Anda di halaman 1dari 6

Laporan Modul 4, MG3017

Tabling
LABORATORIUM PENGOLAHAN BAHAN GALIAN Luna Laurenzha (12115080) / Kelompok B/ Senin, 19 Februari 2018
PROGRAM STUDI TEKNIK METALURGI
Asisten : Alfin Rizqiadi (12514043)
FAKULTAS TEKNIK PERTAMBANGAN DAN PERMINYAKAN

Abstrak – Praktikum Modul 4 – Praktikum tabling membahas dasar-dasar dalam pemisahan serta prinsip kerja alat tabling.
Proses pemisahan ini didasari oleh adanya perbedaan massa jenis dan ukuran butir dari mineral. Di praktikum tabling ini
material dialirkan menuju alat secara horizontal. Dengan dilakukannya praktikum ini diharapkan praktikan dapat mengetahui
pengaruh variabel alat terhadap hasil pemisahan.

A. Tinjauan Pustaka gravitasi dan gaya gesek permukaan. Setelah selesai akan
terbentuk pola konsentrat. Partikel mineral yang ringan
Secara alami, mineral-mineral berharga yang ditambang akan terakumulasi di bagian bawah awal hingga akhir
akan selalu berasosiasi dengan mineral lain. Untuk meja, yang kemudian akan masuk ke bagian tailing.
mendapatkan mineral berharga tersebut, kita perlu Partikel mineral yang berat terakumulasi pada bagian akhir
melakukan pemisahan atau proses konsenstrasi. Pemisahan meja seperti gambar dibawah ini.
antara mineral berharga dan pengotornya dapat kita
lakukan dengan memanfaatkan perbedaan sifat fisik antara
material berharga dan pengotornya. Konsentrasi gravitasi
merupakan proses pemisahan mineral berdasarkan berat
jenisnya dalam suatu medium fluida, dengan menggunakan
perbedaan kecepatan dari pengendapan.
Kriteria konsentrasi adalah estimasi atau perkiraan apakah
konsenstrasi gravitasi dapat diterapkan untuk memisahkan
mineral-mineral yang mempunyai perbedaan berat jenis
serta selang ukuran yang bisa dipakai. Persamaan kriteria
konsentrasi sebagai berikut
 - 
Kriteria Konsentrasi (KK)  B
R - 
Shaking table adalah salah satu alat yang digunakan dalam
proses konsentrasi gravitasi. Shaking table bekerja
menggunakan aliran fluida tipis serta gesekan partikel
(Gambar distribusi pemisahan partikel mineral)
terhadap permukaan table atau riffle. Partikel mineral
dimasukkan dalam aliran fluida tipis, maka partikel dengan Pada shaking table ini terdapat riffle yang dapat membantu
ukuran yang lebih kecil akan lebih lambat bergerak. proses stratifikasi, yaitu mineral berat akan tertangkap
Sedangkan, partikel dengan berat jenis lebih besar akan disela-selanya.
lebih lambat laju geraknya Aliran dari fluida akan
memisahkan partikel mineral ringan yang kasar dari Variabel yang berpengaruh pada mesin shaking table
partikel mineral berat yang kecil. Shaking table ini diantaranya yaitu :
merupakan alat konsentrasi gravitasi yang lebih efisien
dibandingkan dengan alat konsentrator gravitasi yang lain 1) Tinggi dan panjang dari riffle
2) Material pelapis deck(kekasaran permukaan)
3) Mekanisme head motion
4) Cara pengumpanan
5) Kemiringan meja
6) % solid
7) Derajat liberasi
8) Amplitude/Frekuensi head motion

Selain shaking table terdapat sluicing box yang melakukan


(Gambar shaking table beserta bagian-bagiannya) proses pemisahan mineral berharga dari pengotornya
dengan prinsip aliran tipis di alat sluice box sama seperti
Huruf A pada gambar menunjukkan kemiringan meja shaking table
yang bisa diatur sedemikian rupa. Umpan akan
dimasukkan melalui bagian C dan kemudian akan dialirkan
juga air. Meja kemudian bergoyang dengan kecepatan
tertentu yang menyebabkan partikel mineral bergerak
pelan di sepanjang riffle meja. Partikel mineral akan
mengalami beberapa gaya, yaitu gaya dorong dari air, gaya
Pada praktikum ini, kasiterit dan silika sudah
8 – 10 meter disediakan oleh asisten
3. Mempelajari gerakan head motion (dengan membuka

3-5 meter
Tampak atas
dan menutup head motion) dan menggerakkan meja.
4. Memasukkan umpan secara perlahan dengan laju kira-
kira 0,5 kg/menit.
Lumpur
umpan Riffle
5. Memperhatikan gerakan partikel di atas meja dan arah
gerakannya.

C. Pengolahan Data Percobaan


Tampak samping
Tailing
Data Percobaan didapatkan

(Gambar sluicing box tampak atas dan tampak samping) Concentrate (90 gram)
1 2 3 4 5
H P H P H P H P H P
91 61 99 65 97 67 96 58 89 51
101 62 99 59 97 61 90 69 88 55
100 77 95 57 90 59 93 61 78 49
106 64 105 58 91 51 93 62 89 52
107 61 90 57 91 52 95 60 90 52

(Gambar arah aliran sluicing box) Middling (80 gram)


Selain itu terdapat Heavy Media Separator yang juga 1 2 3 4 5
menggunakan perbedaan densitas untuk memisahkan
H P H P H P H P H P
material berharga dengan pengotornya. Pada alat ini
digunakan sebuah medium yang mempunyai spesifik 20 43 19 55 25 57 31 61 21 48
gravity tertentu. Specifik gravity dari medium harus berada 21 56 18 51 27 58 29 60 27 56
diantara specifik gravity dari produk yang akan dihasilkan 19 61 24 52 25 59 27 49 25 51
dan material pengotor yang akan dibuang. Hal ini akan 26 56 22 58 21 54 27 55 23 50
menyebabkan material-material yang mempunyai spesifik
16 49 20 55 19 53 25 51 22 57
gravitasi yang besar akan tenggelam di dasar dan material-
material yang lebih ringan akan terapung ke atas dan
kemudian dibuang. Tailing (80 gram)
Terdapat pula log washers yang menggunakan prinsip 1 2 3 4 5
gravitasi, sehingga mineral berat akan turun ke bawah
H P H P H P H P H P
dengan cepat, sedangkan mineral ringan akan berada di
1 40 2 31 4 33 1 21 0 17
lapisan atas, dan selanjutnya menuju tempat penampungan
tailing. Pada log washer terdapat spiral-spiral sebagai 2 45 1 31 0 29 1 24 0 14
jebakannya 2 43 1 41 0 33 0 25 3 9
0 31 0 42 3 44 2 20 0 13
B. Data Percobaan 0 38 3 38 2 38 1 19 2 11
Pada praktikum ini, hanya dilakukan satu kali percobaan H = hitam (kasiterit)
yaitu proses konsentrasi gravitasi dengan menggunakan
P = putih (silika)
shaking table
Dengan asumsi :
Prosedur percobaan dari praktikum tabling dengan
menggunakan shaking table ini adalah sebagai berikut, 𝜌 𝑘𝑎𝑠𝑖𝑡𝑒𝑟𝑖𝑡 = 700 kg/m3
1. Menetapkan dan mengukur variabel alat seperti 𝜌 𝑠𝑖𝑙𝑖𝑘𝑎= 265 kg/m3
kemiringan meja, panjang stabe dan frekuensi.
Kemiringan meja diatur sebesar 2o – 5o. 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐻 𝑥 𝜌 𝐻
Kadar H = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐻 𝑥 𝜌 𝐻+ 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃 𝑥 𝜌 𝑃
Namun, pada alat shaking table yang ada di
Laboratorium tidak perlu diatur lagi kemiringannya
2. Menyiapkan contoh sebanyak 10 kg berupa campuran
kasiterit da silika.
Kadar H(Kasiterit) 0.9381 0.8544 0.7575 0.8883 1.0000
0.8949 0.9215 1.0000 0.9008 1.0000
Kadar Kasiterit pada Concentrate
0.8906 0.9395 1.0000 1.0000 0.5318
1 2 3 4 5
1.0000 1.0000 0.8474 0.7910 1.0000
0.7976 0.8009 0.7927 0.8139 0.8217
1.0000 0.8274 0.8779 0.8779 0.6756
0.8114 0.8159 0.8077 0.7751 0.8087 Rata2 = 0.8966
0.7743 0.8149 0.8012 0.8011 0.8079
0.8140 0.8271 0.8250 0.7985 0.8189 Material Balance F = K+M+T
0.8225 0.8066 0.8221 0.8070 0.8205 F = 90 gram+80 gram+80 gram = 250 gram
2
Rata = 0.8083
Metallurgical Balance F.f = K.k+Mm+T.t
Kadar Kasiterit pada Middling Kadar kasiterit pengumpanan (f)
1 2 3 4 5
250.f = 90*0.8083+80*0.5277+80*0.1034
0.5513 0.4771 0.5367 0.5731 0.5361
0.4976 0.4825 0.5515 0.5608 0.5602 f = 0.4929 = 49,29%
0.4514 0.5494 0.5281 0.5928 0.5642
Kadar silika pengumpanan (f)
0.5508 0.5005 0.5067 0.5646 0.5486
0.4631 0.4899 0.4864 0.5642 0.5048 250.f = 90*0.1917+80*0.4723+80*0.8966
2
Rata = 0.5277
f = 0.5070 = 50,7 %

Kadar Kasiterit pada Tailing 𝐾.𝑘


Recovery percobaan = 𝐹.𝑓 𝑥100%
1 2 3 4 5
90 𝑥 0.8083
0.0619 0.1456 0.2425 0.1117 0.0000 =250 𝑥 0.4929 = 59,03%
0.1051 0.0785 0.0000 0.0992 0.0000
0.1094 0.0605 0.0000 0.0000 0.4682 D. Analisis Hasil Percobaan
0.0000 0.0000 0.1526 0.2090 0.0000 Shaking table digunakan untuk memisahkan mineral
0.0000 0.1726 0.1221 0.1221 0.3244 dengan perbedaan berat jenis. Material dimasukkan
Rata2 = 0.1034 kedalam feeder, yang lalu dialirkan dengan aliran tipis
fluida air. Mineral dengan perbedaan berat jenis akan
Kadar P (Silika) terpisah menjadi konsentrat, middling dan tailing. Gaya
yang terdapat dalam shaking table yaitu gaya dorong air,
Kadar Silika pada Concentrate
head motion, dan gaya gesek permukaan.
1 2 3 4 5
0.2024 0.1991 0.2073 0.1861 0.1783 Pada hasil percobaan didapatkan kadar kasiterit pada
konsentrat 80,83% dan kadar silika pada konsentrat
0.1886 0.1841 0.1923 0.2249 0.1913
19,17%. Dengan recovery percobaan 59,03%. Kisaran
0.2257 0.1851 0.1988 0.1989 0.1921 harga recovery sepert itu tergolong cukup untuk sebuah
0.1860 0.1729 0.1750 0.2015 0.1811 proses pemisahan.
0.1775 0.1934 0.1779 0.1930 0.1795
2 Hasil percobaan didapatkan kurang baik, disebabkan oleh
Rata = 0.1917
beberapa variable yang berpengaruh pada percobaan.
Bentuk umpan yang dimasukkan harusnya berbentuk
Kadar Silika pada Middling slurry, namun pada percobaan kami memasukkan material
1 2 3 4 5 kering. Hal tersebut dapat mempengaruhi pengendapan
0.4487 0.5229 0.4633 0.4269 0.4639 dari mineral. Dan terdapat kemungkinan terjadi kesalahan
dalam kecepatan memasukkan umpan ke dalam alat
0.5024 0.5175 0.4485 0.4392 0.4398
dengan terlalu cepat. Sehingga terjadi penumpukan
0.5486 0.4506 0.4719 0.4072 0.4358 material dan terjadi pengendapan pada riffle atau karpet
0.4492 0.4995 0.4933 0.4354 0.4514 shaking table. Dan dapat terjadi kesalahan saat membuang
0.5369 0.5101 0.5136 0.4358 0.4952 air dari tampungan, memungkinkan mineral ikut terbuang.
2
Rata 0.4723

Kadar Silika pada Tailing


1 2 3 4 5
E. Jawaban Pertanyaan dan Tugas biasanya antara panjang dan lebar adalah 10 dibanding
2.
Shaking Table
Log Washer
1. Apakah yang menjadi prinsip (dasar) kerja shaking
table? 1. Untuk apa log washer dipergunakan?
Jawab: Jawab:
Shaking table bekerja memisahkan mineral Memisahkan partikel mineral berharga dari
berdasarkan ukuran dan berat jenis partikel. Mineral pengotornya yang berukuran kasar dengan bantuan
dialirkan bersama dengan aliran air dari permukaan media air.
table dengan level kemiringan tertentu. Kemudian 2. Aksi-aksi apa saja yang terjadi pada log washer?
akan terjadi proses stratifikasi dengan adanya head Jawab:
motion dan riffle pada alat. Partikel mineral yang lebih Aksi gravitasi, aksi dorongan oleh aliran air, dan aksi
besar berat jenisnya akan tertahan di awal proses gesekan partikel dengan alat yang berupa spiral-spiral.
karena laju gerakannya lebih lambat, dan partikel
mineral yang lebih besar akan melaju turun lebih cepat. Heavy Media Separator
Sehingga, di akhir akan didapatkan partikel mineral
1. Salah satu media yang terpenting adalah ferosilicon.
yang berukuran besar memiliki berat jenis lebih ringan.
Bagaimanakah:
2. Faktor apakah yang mempengaruhi kapasitas dari
a) Komposisinya?
table?
b) Untung-ruginya dalam pemakaian?
Jawab:
c) Ukuran yang biasa dipakai?
Ukuran feed dan kriteria konsentrat yang diinginkan.
d) Kesulitannya dalam waktu grindingnya,
3. Untuk apakah digunakan shaking table?
bagaimana cara mengatasinya?
Jawab:
Jawab:
Untuk proses konsentrasi, yaitu memisahkan mineral
Komposisinya adalah campuran alloy Fe sebanyak
berharga dari pengotornya yang memiliki perbedaan
82% dan Si sebesar 15%.
berat jenis cukup tinggi dan yang ukurannya relatif
lebih kecil. Keuntungan penggunaannya karena bersifat inert
4. Jelaskan fungsi riffle yang ada di atas meja! dengan umpan yang akan dipisahkan dan mudah
Jawab: diambil. Kerugiannya adalah kurang efisien untuk
Untuk menahan partikel yang lebih berat agar tidak umpan yang halus.
ikut tersapu oleh aliran air. Sehingga terjadi pemisahan
antara mineral berat dengan mineral yang ringan. Ukuran yang biasa dipakai adalah 0,01 mm.

Sluice Box Kesulitan ketika grinding adalah menempelnya partikel


pada dinding karena adanya sifat magnet. Maka, untuk
1. Apakah kebaikan dan keburukan Transverse riffle dapat mengatasi masalah ini sebaiknya digunakan
dibandingkan dengan longitudinal riffle? dinding dari bahan yang bersifat tidak dapat tertarik
Jawab: oleh magnet.
Transverse riffle lebih mudah dalam penghantaran
mineral karena tidak terdapat hambatan dan tailingnya 2. Sebutkan kebaikan HMS bila dipakai untuk Coal
lebih banyak daripada longitudinal riffle. Pada Cleaning!
longitudinal riffle dibutuhkan waktu pemisahan yang Jawab:
lebih lama namun stratifikasinya cukup baik. Lebih murah dan hemat energi serta air, selain itu tidak
2. Sluice box baiknya dipergunakan untuk feed yang akan merusak batubara.
bagaimana? 3. Sebutkan faktor penting dalam pemilihan Heavy
Jawab: Medium Solid! Jelaskan msing-masing!
Biasanya sluice box digunakan pada emas. Feed yang Jawab:
berukuran kasar dengan persen solid sekitar 50%. Medium yang digunakan harus keras, tidak ada
3. Apa yang dimaksud dengan cleaning up? Berikan kecenderungan menjadi slime serta tidak terjadi
penjelasan! penurunan viskositas.
Jawab:
Mineral yang terjebak pada karpet jebakan sluice box F. Kesimpulan
diangkat dan dibersihkan untuk dimasukkan kembali
Dalam industri pengolahan bahan galian dapat dilakukan
ke sluice box, agar terjadi peningkatan recovery.
proses konsentrasi gravitasi dengan alat shaking table,
4. Apakah ada hubungan antara panjang dan lebar sluice
yang memisahkan mineral dengan memanfaatkan
box?
perbedaan berat jenis dan ukuran. Adapun cara kerja dari
Jawab:
shaking table ini adalah dengan memasukkan feed berupa
Ada, panjang dan lebar dari sluice box akan
pulp atau slurry ke dalam alat, kemudian ketika alat
mempengaruhi ketelitian. Dengan perbadingan
dijalankan head motion akan menyebabkan meja bergetar
dan membantu terjadinya proses stratifikasi. Mineral yang
berukuran butir lebih besar akan lebih cepat bergerak
turun. Mineral yang memilki berat jenis lebih besar akan
lebih lambat bergerak turun.

Pada percobaan didapatkan data sebagai berikut :

Kasiterit(%) Silika(%)
rata² kadar pada konsentrat 80.83 19.17
rata² kadar pada middling 52.77 47.23
rata² kadar pada tailing 10.34 89.66
Umpan dimasukkan ke shaking table
Dengan recovery dari percobaan yaitu 59.03%

Berdasarkan hasil yang ada di atas, dapat diambil sebuah


kesimpulan bahwa perolehan mineral berharga dipengaruhi
oleh faktor alat, dimana dikenal dengan istilah variabel
operasi alat. Adapun variabel yang berpengaruh dalam
proses konsentrasi gravitasi menggunakan shaking table
adalah sebagai berikut:
 Tinggi dan panjang dari riffle
 Material pelapis deck(kekasaran permukaan)
 Mekanisme head motion
 Cara pengumpanan
 Kemiringan meja
 % solid Aliran air tipis dialirkan
 Derajat liberasi
 Amplitude/Frekuensi head motion

G. Daftar Pustaka

Barry A. Wills, Tim Napier-Munn. 2006. Mineral


Processing Technology: “An Introduction to the
Practical Aspects of Ore Treatment and Mineral
Recovery”. Elsevier Science & Technology Books:
Australia.
Materi Perkuliahan Pengolahan Bahan Galian (Bab VIII).

H. Lampiran Konsentrat yang didapat

Middling yang didapatkan


Umpan(kasiterit+silika) yang dimasukkan pada alat
Middling yang didapatkan

Tailing yang didapatkan

Kelompok B dan Asisten Modul 4